cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
ISSN : 28072294     EISSN : 28071808     DOI : https://doi.org/10.51878/academia.v1i2.649
Core Subject : Education,
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 222 Documents
PEREMPUAN TANGGUH, AGEN PERUBAHAN: PERAN STRATEGIS DI BPBD JAWA TIMUR Priandini, Aulia Midya; Setianingsih, Dwi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9182

Abstract

ABSTRACT The issue of gender equality in disaster management institutions remains a challenge, although the role of women is beginning to be recognized in emergency response. This study aims to examine the strategic roles and obstacles faced by female employees at the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of East Java Province. Using a descriptive qualitative approach, informants in this study consisted of female employees directly involved in the field as well as staffing officials. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews, direct observation, and documentation analysis. The results showed that women are actively involved in all phases of disaster management, starting from the pre-disaster stage, emergency response, to post-disaster recovery. Their contributions include policy formulation, community education, logistics coordination, psychosocial support, and social reconstruction. However, they face challenges such as biological constraints, cultural stereotypes that underestimate women's capacity, and the double burden of work and domestic responsibilities. Nevertheless, female employees in BPBD Jatim demonstrate resilience and leadership capacity, and are able to become agents of change in the work environment and community. Their involvement increases the inclusiveness and effectiveness of disaster programs, especially in reaching vulnerable groups such as children, the elderly, and pregnant women. This research emphasizes the importance of gender mainstreaming in disaster governance as well as the need for institutional support through gender-sensitive policies and equitable division of tasks. ABSTRAK Isu kesetaraan gender dalam kelembagaan penanggulangan bencana masih menjadi tantangan, meskipun peran perempuan mulai diakui dalam respons darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis serta hambatan yang dihadapi oleh pegawai perempuan di Badan Penanggulabngan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, informan dalam penelitian ini terdiri ats pegawai perempuan yang terlibat langsung di lapangan serta pejabat kepegawaian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dilibatkan secara aktif dalam seluruh fase penanggulangan bencana, mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pemulihan pasca bencana. Kontribusi mereka mencakup perumusan kebijakan, edukasi masyarakat, koordinasi logistik, dukungan psikososial, serta rekonstruksi sosial. Namun, terdapat berbagai tantangan yang mereka hadapi, seperti kendala biologis, stereotip budaya yang meremehkan kapasitas perempuan, serta beban ganda antara pekerjaan dan tanggung jawab domestik. Mesikupn demikian, pegawai perempuan di BPBD Jatim menunjukkan ketangguhan dan kapasitas kepemimpinan, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja dan masyarakat. Keterlibatan mereka meningkatkan inklusivitas dan efektivitas program kebencanaan, khususnya dalam menjangkau kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Penelitian ini menekankan pentingnya pengarustamaan gender dalam tata kelola bencana serta perlunya dukungan kelembagaan melalui kebijakan yang sensitif gender dan pembagian tugas yang adil
PROBLEMATIKA DAN INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM DI UIN SYAHADA PADANGSIDIMPUAN Nasution, Syahnira Wan Aisyah; Tanjung, Anisah Fitri; Hasibuan, Sulham Efendi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9271

Abstract

Islamic education learning in higher education plays an important role in shaping students who are not only academically competent but also possess moral and spiritual integrity. However, in practice, Islamic education learning still faces various challenges, particularly related to the predominance of conventional teaching methods and the suboptimal use of learning media. This study aims to analyze the challenges and innovations in Islamic education learning at UIN Syahada Padangsidimpuan. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The research subjects were students participating in Islamic education learning, selected through purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Islamic education learning is still dominated by lecture-based methods and the use of learning technology has not been implemented consistently, resulting in low student participation. However, the implementation of learning innovations, such as discussion methods, group presentations, and the use of technology-based learning media, was found to enhance student engagement and participation. ABSTRAK Pembelajaran pendidikan Islam di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual. Namun, dalam praktiknya pembelajaran pendidikan Islam masih menghadapi berbagai problematika, terutama berkaitan dengan metode pembelajaran yang cenderung konvensional dan pemanfaatan media pembelajaran yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika serta inovasi pembelajaran pendidikan Islam di UIN Syahada Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengikuti pembelajaran pendidikan Islam dan dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran pendidikan Islam masih didominasi metode ceramah dan pemanfaatan teknologi pembelajaran belum dilakukan secara konsisten, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi mahasiswa. Namun demikian, penerapan inovasi pembelajaran berupa diskusi, presentasi kelompok, dan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi mampu meningkatkan keaktifan dan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran.
PERAN MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBINAAN AKHLAK MAHASISWA UIN SYAHADA PADANGSIDIMPUAN Siregar, Riska Adinda Putri; Harahap, Uci Wardiana; Hasibuan, Sulham Efendi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9302

Abstract

This study aims to analyze the role of the Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam/PAI) course in fostering students’ moral character at Syekh Ali Hasan Ahmad Addary State Islamic University of Padangsidimpuan. Moral development has become an important issue in higher education along with the increasing moral and social challenges faced by students. This research employed a qualitative approach with a phenomenological design to explore students’ subjective experiences related to the internalization of moral values through PAI learning. Data were collected through in-depth interviews with 15 students from the Islamic Religious Education study program who had completed the PAI course. Data analysis was conducted using thematic analysis, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the PAI course plays a significant role in shaping students’ moral character, particularly in instilling values such as honesty, responsibility, discipline, tolerance, and academic ethics. Students perceive PAI as a moral and spiritual guideline that helps direct their behavior in academic and social life. Factors influencing the effectiveness of moral development include lecturer quality, learning methods, campus environment, and students’ motivation. Therefore, PAI makes an important contribution to holistic student character development. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembinaan akhlak mahasiswa di Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Pembinaan akhlak menjadi isu penting dalam pendidikan tinggi seiring dengan meningkatnya tantangan moral dan sosial di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menggali pengalaman subjektif mahasiswa terkait internalisasi nilai-nilai akhlak melalui pembelajaran PAI. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam yang telah menempuh mata kuliah PAI. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah PAI berperan signifikan dalam membentuk akhlak mahasiswa, terutama dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, toleransi, serta etika akademik. Mahasiswa memaknai PAI sebagai pedoman moral dan spiritual yang membantu mengarahkan perilaku dalam kehidupan akademik dan sosial. Faktor yang mempengaruhi efektivitas pembinaan akhlak meliputi kualitas dosen, metode pembelajaran, lingkungan kampus, serta motivasi mahasiswa. Dengan demikian, PAI memiliki kontribusi penting dalam pembinaan karakter mahasiswa secara holistik.
ISLAMISASI DI INDONESIA: SEJARAH, POLA PENYEBARAN, DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN SKI Panjaitan, Awaliyah Putri; Gultom, Nur Jelita; Hasibuan, Sulham Efendi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9389

Abstract

The arrival of Islam in Indonesia represents a historical process that significantly influenced the social, cultural, political, and educational development of the archipelago. Islamization did not occur instantly but developed gradually through peaceful interactions, particularly via trade, da‘wah, education, and cultural acculturation between Muslim migrants and local communities. This article aims to examine the history of Islam’s arrival in Indonesia by analyzing several prevailing theories, including the Arab, Gujarati, Persian, and Chinese theories, as well as the patterns of Islamic dissemination in the region. This study employs a library research method by analyzing historical books, scholarly journal articles, and other relevant documents. The findings indicate that Islam spread in Indonesia gradually and adaptively through the roles of traders, scholars, and Islamic preachers who emphasized cultural approaches and accommodation of local traditions. This process not only facilitated the acceptance of Islam but also shaped a distinctive form of Indonesian Islam characterized by moderation and tolerance. These findings are highly relevant to the teaching of Islamic Cultural History (SKI), particularly in fostering students’ understanding of cultural diversity, tolerance, and contextual historical awareness. ABSTRAK Masuknya Islam ke Indonesia merupakan proses historis yang berpengaruh besar terhadap pembentukan sosial, budaya, politik, dan pendidikan masyarakat Nusantara. Proses islamisasi tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui interaksi yang panjang dan damai, terutama melalui jalur perdagangan, dakwah, pendidikan, serta akulturasi budaya antara pendatang Muslim dan masyarakat lokal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejarah masuknya Islam ke Indonesia dengan menelaah berbagai teori yang berkembang, seperti teori Arab, Gujarat, Persia, dan Cina, serta mengkaji pola penyebaran Islam di Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode kajian kepustakaan (library research) dengan menganalisis buku-buku sejarah, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebaran Islam di Indonesia berlangsung secara bertahap dan adaptif melalui peran pedagang, ulama, dan wali yang mengedepankan pendekatan kultural terhadap tradisi lokal. Proses ini tidak hanya mempercepat penerimaan Islam, tetapi juga membentuk corak Islam Nusantara yang moderat dan toleran. Temuan penelitian ini memiliki relevansi penting dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), khususnya dalam menanamkan nilai toleransi, akulturasi budaya, dan pemahaman historis yang kontekstual kepada peserta didik.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN GUIDED NOTE TAKING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI MA. MUHAMMADIYAH CAMBAJAWAYA Agung, Eka Adnan; Nurwahdania, Nurwahdania
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9520

Abstract

Teachers are required to deliver instructional content effectively to foster active student engagement in the learning process. The selection of appropriate instructional methods is therefore essential, as less engaging approaches may lead to decreased motivation and suboptimal learning outcomes. This study aimed to examine the effect of the guided note taking method on students’ learning outcomes at MA. Muhammadiyah Cambajawaya, Bontonompo Selatan District, Gowa Regency. The study employed a quasi-experimental research design involving students of class XI.B as research participants. Data were collected through learning achievement tests and analyzed using quantitative techniques. The results demonstrated a significant improvement in students’ learning outcomes following the implementation of the guided note taking method, both individually and classically. The t-test analysis revealed a significant difference between pretest and posttest scores. In addition, simple linear regression analysis indicated that the guided note taking method had a significant effect on students’ learning outcomes, as evidenced by the calculated F-value exceeding the critical F-value at the 0.05 significance level. These findings suggest that the guided note taking method is effective in enhancing students’ learning outcomes. ABSTRAKGuru dituntut mampu menyampaikan materi pembelajaran secara efektif agar siswa terlibat aktif dalam proses belajar. Pemilihan metode pembelajaran menjadi unsur penting karena metode yang kurang menarik dapat menimbulkan kebosanan, menurunkan motivasi belajar, dan berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Permasalahan tersebut mendorong dilakukannya penelitian ini dengan menerapkan metode guided note taking sebagai alternatif pembelajaran yang berorientasi pada keaktifan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode guided note taking terhadap hasil belajar siswa di MA. Muhammadiyah Cambajawaya, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu (quasi experimental research) dengan subjek siswa kelas XI.B. Data diperoleh melalui hasil tes belajar siswa yang dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan metode guided note taking, baik secara individual maupun klasikal. Uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa metode guided note taking berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh nilai F hitung lebih besar daripada F tabel pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, metode guided note taking terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
REPRESENTATION OF WOMEN IN SHAMPOO ADVERTISEMENTS Siagian, Novitasari; Mandalahi, Esterlita; Siregar, Grace Shinta Wulandari; Marbun, Charli; Sitinjak , Vivi Novalia
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.9453

Abstract

ABSTRACT This study examines the representation of women in shampoo advertisements through a semiotic analysis of three popular brands: Sunsilk, Clear, and Pantene. Drawing on Roland Barthes’ framework, the research analyzes denotative, connotative, and ideological meanings embedded in the visual and verbal elements of the advertisements. The findings show that all three brands consistently portray women with idealized hair, which is healthy, shiny, strong, and problem-free, positioning hair as a key marker of femininity, confidence, and social value. While Sunsilk emphasizes lifestyle and self-expression, Clear highlights strength and resilience, and Pantene promotes efficiency through an all-in-one solution, these differences operate within the same ideological framework. The advertisements reproduce dominant beauty myths that associate women’s self-worth with physical appearance and continuous body management. Although some narratives adopt the language of empowerment or practicality, such strategies remain embedded within commercial and consumerist logics. This study argues that shampoo advertisements function not only as promotional media but also as ideological texts that normalize narrow beauty standards and present product consumption as the primary pathway to confidence, empowerment, and social acceptance. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji representasi perempuan dalam iklan sampo melalui analisis semiotika terhadap tiga merek populer: Sunsilk, Clear, dan Pantene. Dengan menggunakan kerangka Roland Barthes, penelitian ini menganalisis makna denotatif, konotatif, dan ideologis yang terkandung dalam elemen visual dan verbal iklan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga merek tersebut secara konsisten menampilkan perempuan dengan rambut yang diidealkan, yaitu sehat, berkilau, kuat, dan bebas masalah, serta memposisikan rambut sebagai penanda utama feminitas, kepercayaan diri, dan nilai sosial. Meskipun Sunsilk menekankan gaya hidup dan ekspresi diri, Clear menonjolkan kekuatan dan ketahanan, serta Pantene mempromosikan efisiensi melalui solusi all-in-one, perbedaan tersebut tetap beroperasi dalam kerangka ideologis yang sama. Iklan-iklan tersebut mereproduksi mitos kecantikan dominan yang mengaitkan harga diri perempuan dengan penampilan fisik dan pengelolaan tubuh secara terus-menerus. Meskipun beberapa narasi mengadopsi bahasa pemberdayaan atau kepraktisan, strategi tersebut tetap tertanam dalam logika komersial dan konsumerisme. Penelitian ini berpendapat bahwa iklan sampo tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai teks ideologis yang menormalisasi standar kecantikan yang sempit dan menghadirkan konsumsi produk sebagai jalan utama menuju kepercayaan diri, pemberdayaan, dan penerimaan sosial.
PEMETAAN KEBUTUHAN GAYA BELAJAR DAN MINAT BELAJAR ERA TRANSFORMASI DIGITAL PENDIDIKAN PADA SISWA KELAS VIII MATA PELAJARAN SKI DI MTsN Imamah, Rizkia Fifiqotul; Hidayah, Nurul lailatul
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.8660

Abstract

ABSTRACT The development of education in the digital era requires educators to gain a deep understanding of students’ learning characteristics in order to create effective and meaningful learning processes. In the context of Islamic Cultural History (SKI) learning at MTsN 1 Tuban, this study focuses on mapping the learning styles and learning interests of eighth-grade students, as well as examining the use of digital learning media in the instructional process. The study was designed using a qualitative descriptive approach, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and analysis of instructional documentation. The results indicate that students exhibit diverse learning styles, including visual, auditory, and kinesthetic, with visual learning being the most prominent. The use of digital learning media such as visual presentations, instructional videos, and interactive quizzes was shown to enhance students’ learning interest and engagement in SKI learning. Nevertheless, the implementation of digital learning continues to face several challenges, including limited availability of devices, internet connectivity constraints, and teachers’ readiness to systematically map students’ learning styles. This study concludes that digital-based mapping of learning styles and learning interests plays an important role as a foundation for designing differentiated and student-centered SKI learning in the era of digital transformation. ABSTRAK Perkembangan pendidikan di era digital menuntut pendidik untuk memahami secara mendalam karakteristik belajar peserta didik guna mewujudkan proses pembelajaran yang efektif dan bermakna. Dalam konteks pembelajaran SKI di MTsN 1 Tuban, penelitian ini difokuskan pada pemetaan gaya belajar dan minat belajar siswa kelas VIII serta kajian terhadap pemanfaatan media pembelajaran digital dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman gaya belajar siswa mencakup visual, auditorial, dan kinestetik, dengan gaya belajar visual sebagai kecenderungan yang paling menonjol. Penggunaan media pembelajaran digital, seperti presentasi visual, video pembelajaran, dan kuis interaktif, terbukti mampu meningkatkan minat serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran SKI. Meskipun demikian, pelaksanaan pembelajaran digital masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan perangkat, akses jaringan internet, serta kesiapan guru dalam melakukan pemetaan gaya belajar secara sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemetaan gaya belajar dan minat belajar berbasis digital berperan penting sebagai dasar perancangan pembelajaran SKI yang berdiferensiasi serta berorientasi pada peserta didik di era transformasi digital.
STUDI KEBUTUHAN DAN KONDISI TOILET UMUM DI TAMAN PRESTASI SURABAYA: TINJAUAN KUALITAS PELAYANAN DLH SEBAGAI DASAR PENGAWASAN KOMISI C DPRD Pangastuti, Leila
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.8860

Abstract

ABSTRACT Public toilets are basic infrastructure in green open spaces that affect visitor comfort, environmental health, and inclusivity. This study aims to: (1) map visitor needs related to public toilets at Taman Prestasi Surabaya; (2) assess existing conditions including physical aspects, cleanliness, accessibility, safety, and operations; (3) evaluate the quality of management services provided by the Environmental Agency (DLH) using the SERVQUAL framework; and (4) formulate relevant supervision indicators for Commission C of the Regional House of Representatives (DPRD). The study employed a mixed methods approach through structured observation, visitor perception surveys (expectations versus perceptions) based on SERVQUAL dimensions, and semi structured interviews. Data analysis was conducted using descriptive analysis, gap analysis (perception minus expectation), and qualitative thematic analysis. The study confirms that public toilet issues generally relate to daily maintenance, availability of consumable supplies, odor control, and responsiveness to complaints. The main recommendations include implementing cleanliness standard operating procedures based on visitation frequency, strengthening supporting facilities such as anti slip flooring, ventilation, and signage, establishing a documented rapid complaint channel, and applying measurable key performance indicators for the supervision of Commission C of the DPRD to support sustainable and accountable public service quality improvement. ABSTRAK Toilet umum merupakan infrastruktur dasar pada ruang terbuka hijau yang mempengaruhi kenyamanan, kesehatan lingkungan, dan inklusivitas pengunjung. Penelitian ini bertujuan: (1) memetakan kebutuhan pengunjung terkait toilet umum di Taman Prestasi Surabaya; (2) menilai kondisi eksisting (fisik, kebersihan, aksesibilitas, keamanan, dan operasional); (3) mengevaluasi kualitas pelayanan pengelolaan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggunakan kerangka SERVQUAL; serta (4) merumuskan indikator pengawasan yang relevan bagi Komisi C DPRD. Metode menggunakan mixed methods melalui observasi terstruktur, survei persepsi pengunjung (harapan vs persepsi) berbasis dimensi SERVQUAL, dan wawancara semi-terarah. Analisis dilakukan dengan deskriptif, gap analysis (persepsi minus harapan), serta tematik kualitatif. Studi menegaskan bahwa masalah toilet publik umumnya terletak pada pemeliharaan harian, ketersediaan bahan habis pakai, pengendalian bau, dan respons aduan. Rekomendasi utama meliputi SOP kebersihan berbasis frekuensi kunjungan, penguatan sarana pendukung (anti-slip, ventilasi, signage), penerapan kanal aduan cepat yang tercatat, serta KPI terukur untuk pengawasan Komisi C DPRD guna mendukung peningkatan kualitas layanan publik yang berkelanjutan dan akuntabel.
POTENSI DAN TANTANGAN PROGRAM SEKOLAH RAKYAT DALAM KONTEKS PENCAPAIAN SDGS PENDIDIKAN DI INDONESIA Rohani, Rohani; Akbariah, Elysa; Maisyaroh, Maisyaroh; Novaria, Eva
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.8965

Abstract

The achievement of the fourth Sustainable Development Goal (SDG), regarding quality education, in Indonesia is still faced with disparities in accessibility, especially for marginalized groups who are difficult to reach by the formal system. This study focuses on an in-depth analysis of the potential and challenges of the People's School Program as a grassroots initiative to bridge this educational gap. Using a descriptive qualitative approach that integrates literature studies and field observations, the study evaluates the program's effectiveness in providing inclusive education services. The study findings indicate that People's Schools have significant potential to reduce financial barriers and increase independent learning participation by 25%, primarily driven by strong parental support. However, the sustainability of this program is still hampered by funding uncertainty, lack of curriculum standardization, and the qualifications of volunteer teachers who have not been certified. The main conclusion confirms that People's Schools function as a strategic complement to formal education, which requires strengthening legitimacy through cross-sector collaboration between the government and the private sector. In addition, the integration of digital learning technology is recommended as an adaptive solution to overcome geographical barriers and increase graduate competitiveness to achieve equitable and inclusive national education. ABSTRAK Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin keempat mengenai pendidikan berkualitas di Indonesia masih dihadapkan pada disparitas aksesibilitas, khususnya bagi kelompok masyarakat marginal yang sulit terjangkau sistem formal. Penelitian ini berfokus pada analisis mendalam mengenai potensi dan tantangan Program Sekolah Rakyat sebagai inisiatif akar rumput dalam menjembatani kesenjangan pendidikan tersebut. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif yang mengintegrasikan studi pustaka dan observasi lapangan, penelitian mengevaluasi efektivitas program dalam memberikan layanan pendidikan inklusif. Temuan studi menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat memiliki potensi signifikan dalam mereduksi hambatan finansial dan meningkatkan partisipasi belajar mandiri sebesar 25%, terutama didorong oleh dukungan kuat dari orang tua. Namun, keberlanjutan program ini masih terkendala oleh ketidakpastian pendanaan, minimnya standarisasi kurikulum, serta kualifikasi tenaga pengajar sukarela yang belum tersertifikasi. Simpulan utama menegaskan bahwa Sekolah Rakyat berfungsi sebagai komplemen strategis bagi pendidikan formal yang memerlukan penguatan legitimasi melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan swasta. Selain itu, integrasi teknologi pembelajaran digital direkomendasikan sebagai solusi adaptif untuk mengatasi hambatan geografis dan meningkatkan daya saing lulusan demi tercapainya pemerataan pendidikan nasional yang inklusif.  
PERAN KOPERASI MERAH PUTIH SEBAGAI OFFTAKER PRODUK PERTANIAN LOKAL UNTUK STABILISASI HARGA Nuroni, Ahmad; Ahmadi, Ahmadi; Novaria, Eva
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.8966

Abstract

Agricultural commodity price volatility is a persistent structural problem in Indonesia, often detrimental to farmers due to the dominance of middlemen and long distribution chains. This study focuses on analyzing the effectiveness of the Red and White Village/Sub-district Cooperative (KMP) program as an institutional solution that acts as an offtaker or standby buyer to stabilize prices at the producer level. Using a descriptive qualitative approach through a study of pilot project evaluation documents in West Java and an analysis of supply chain management literature, this study examines the mechanisms of planting contracts, stock management, and financing facilitation. The study findings indicate that the KMP intervention significantly reduced the supply chain from 5–7 layers to 2–3 layers, which directly impacted the selling price at the farm level by 10–20% compared to the free market price during the main harvest. The forward contract mechanism proved effective in providing certainty of market absorption and transferring price risk from farmers to the cooperative. It concluded that KMP plays a vital role in transforming the agricultural ecosystem and controlling food inflation, but the sustainability of this model is highly dependent on support for access to affordable capital and the integration of digital technology for operational efficiency. ABSTRAK Volatilitas harga komoditas pertanian menjadi masalah struktural yang persisten di Indonesia, sering kali merugikan petani akibat dominasi tengkulak dan panjangnya rantai distribusi. Penelitian ini berfokus pada analisis efektivitas program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) sebagai solusi kelembagaan yang berperan sebagai offtaker atau pembeli siaga guna menstabilkan harga di tingkat produsen. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumen evaluasi pilot project di Jawa Barat serta analisis literatur manajemen rantai pasok, penelitian ini menelaah mekanisme kontrak tanam, pengelolaan stok, dan fasilitasi pembiayaan. Temuan studi menunjukkan bahwa intervensi KMP mampu memangkas rantai pasok secara signifikan dari 5–7 lapis menjadi 2–3 lapis, yang berdampak langsung pada peningkatan harga jual di tingkat petani sebesar 10–20% dibandingkan harga pasar bebas saat panen raya. Mekanisme forward contract terbukti efektif dalam memberikan kepastian serapan pasar dan mentransfer risiko harga dari petani kepada koperasi. Disimpulkan bahwa KMP memiliki peran vital dalam mentransformasi ekosistem pertanian dan mengendalikan inflasi pangan, namun keberlanjutan model ini sangat bergantung pada dukungan akses permodalan murah serta integrasi teknologi digital untuk efisiensi operasional.