cover
Contact Name
Anirwan
Contact Email
jurnalintelekmadani@gmail.com
Phone
+6285218159999
Journal Mail Official
jgpiglobal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Malengkeri, Kompleks Gerhana Alauddin, Blok D No. 18 Mangasa Tamalate Makassar
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Governance and Policy Innovation (JGPI)
ISSN : 2774907X     EISSN : 27750140     DOI : https://doi.org/10.51577/jgpi.v1i2
Core Subject : Science, Social,
JGPI merupakan jurnal ilmiah terbitan Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia dengan fokus antara lain : Politik Pemerintahan, Digital Governance, Administrasi Publik, Manajemen Publik, Kebijakan Publik, Inovasi Kebijakan Publik, Inovasi Pelayanan Publik.
Articles 50 Documents
Agile Governance pada A’kio Smart City dalam Pelayanan Publik di Kabupaten Gowa Yanto, Erwing; Anirwan, Anirwan; Sirajuddin, Sitti Mirsa
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v5i1.747

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep Agile Governance dalam sistem pelayanan publik berbasis digital melalui aplikasi A’Kio Smart City di Kabupaten Gowa. Latar belakang penelitian ini adalah tuntutan modernisasi birokrasi publik akibat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, serta kebutuhan akan layanan yang lebih cepat, transparan, dan responsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, yang dilakukan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi terhadap instansi yang terlibat langsung dalam pengembangan dan implementasi A’Kio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa A’Kio berhasil menghadirkan layanan yang lebih efisien dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat melalui prinsip-prinsip agile seperti fleksibilitas, kolaborasi lintas sektor, dan iterasi berkelanjutan. Meskipun terdapat tantangan seperti kesenjangan literasi digital dan infrastruktur, aplikasi ini membuktikan efektivitas transformasi digital dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka dan partisipatif.
Transformasi Digital Pengelolaan Anggaran Dana Desa; Studi Tentang E-Budgeting, Transparansi dan Partisipasi Masyarakat Haris, Almuhajir
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v5i1.752

Abstract

Transformasi digital dalam pengelolaan keuangan desa melalui penerapan e-budgeting merupakan langkah penting untuk menciptakan tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan melibatkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana e-budgeting berdampak dalam meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat di Desa Lempang, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa e-budgeting memudahkan proses perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan anggaran, sekaligus meningkatkan akses informasi keuangan bagi warga setempat. Selain itu, peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengawasan juga semakin diperkuat. Meski begitu, beberapa tantangan tetap ditemukan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya sarana teknologi, serta penundaan dalam pelaporan keuangan. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa penerapan e-budgeting di Desa Lempang telah memberikan perubahan positif, namun diperlukan terus-menerus peningkatan kualifikasi aparatur desa dan peningkatan infrastruktur digital agar tata kelola keuangan desa bisa lebih baik lagi.
Urgensi dan Dinamika Proses Rancangan Undang-Undang Masyarakat Hukum Adat di Indonesia Siska, Siska; Utomo, Laksanto; Sara, Rineke; Rozikin, Imam
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v5i1.759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan dinamika proses Rancangan Undang-Undang (RUU) masyarakat hukum adat di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan analisis isi. Sumber data utama yang digunakan meliputi dokumen RUU, naskah akademik, laporan hasil pembahasan DPR, serta literatur ilmiah relevan lainnya. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penelaahan mendalam terhadap dinamika panjang yang terjadi dalam pembahasan RUU Masyarakat Hukum Adat, serta bagaimana urgensinya, sehingga menjembatani kekosongan penelitian sebelumnya. Penelitian ini menemukan bahwa pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat sangat penting untuk melindungi hak-hak masyarakat adat, terutama terkait dengan tanah dan sumber daya alam yang mereka kelola. RUU ini dapat mengatasi konflik antara hukum adat dan hukum negara, memberikan kepastian hukum, serta mendukung keberlanjutan budaya dan ekosistem melalui pengakuan kearifan lokal. Meskipun telah ada upaya dari berbagai pihak, proses legislasi RUU ini terhambat oleh kurangnya koordinasi dan hambatan politik, seperti keterlambatan pengajuan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang lebih baik antara DPR, pemerintah, dan masyarakat adat untuk mempercepat pengesahan dan memastikan perlindungan hak-hak masyarakat adat secara optimal.
Peran Indeks Transformasi Digital Nasional sebagai Instrumen Evidence Based Policy di Indonesia Sagita, Sarah
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v5i2.792

Abstract

Transformasi digital menjadi agenda strategis nasional yang krusial untuk meningkatkan daya saing, efisiensi tata kelola, dan pemerataan pembangunan. Untuk mengukur kemajuan tersebut, disusunlah Indeks Transformasi Digital Nasional (ITDN) yang mencakup lima pilar utama dan tiga tahapan kematangan digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis capaian ITDN lintas provinsi serta memanfaatkannya sebagai instrumen evidence-based policy. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap data sekunder ITDN periode 2018–2022, penelitian ini menemukan bahwa skor rata-rata nasional meningkat 11,19%, namun masih berada pada kategori Cukup. Provinsi di Pulau Jawa mendominasi capaian tertinggi, sedangkan sebagian besar provinsi di kawasan timur tertinggal, khususnya pada pilar Bisnis dan Ekosistem. Analisis tahapan menunjukkan mayoritas provinsi masih berada pada level Foundation, menandakan keterbatasan dalam adopsi dan akselerasi teknologi digital. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian menghadirkan novelty berupa rumusan policy brief dengan rekomendasi kebijakan spesifik per pilar, mulai dari infrastruktur, literasi dan kemampuan digital, modernisasi UMKM, perbaikan ekosistem, serta reformasi regulasi tata kelola. Penelitian ini terbatas pada analisis deskriptif, penelitian berikutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam hubungan ITDN dengan indikator pembangunan yang lebih komprehensif.
Implementasi Program Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) di Kelurahan Loktuan Bontang Utara Umarsyah, Nhefadha Areza; Harlis, Friska Prastya
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v5i2.799

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui Implementasi Program Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) di Kelurahan Loktuan Bontang Utara serta mengidentifikasi apa saja faktor penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data hasil penelitian didapatkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara yang mendalam dengan informan terpilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana berupa pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Penelitian ini berfokus pada implementasi Program Bersinar di Kelurahan Loktuan dan faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam implementasi Program Kelurahan Bersinar di Kelurahan Loktuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) di Kelurahan Loktuan Bontang Utara sudah berjalan dengan cukup baik. Organisasi yang mencakup pembagian kerja bahwa telah berjalan dengan baik sehingga Program Kelurahan Bersinar dapat terimplementasikan, akan tetapi dalam sumber daya manusia dan dana masih kurang memadai. Selain itu, interpretasi Program Bersinar menurut pihak-pihak yang terkait sudah cukup jelas dan mereka paham serta mengerti mengenai tujuan dari Program Kelurahan Bersinar sehingga dapat terlaksana dengan lancar. Namun, pada indikator aplikasi belum dapat berjalan dengan maksimal dikarenakan masih belum adanya SOP tertulis di Kelurahan Loktuan dan IBM yang mengakibatkan kurangnya pemahaman petugas pelaksana program. Di samping itu, masih terdapat faktor penghambat sehingga program tersebut masih berjalan dengan kurang maksimal yaitu kurangnya sumber daya manusia dan dana, kurangnya kesadaran masyarakat, serta wilayah Kelurahan Loktuan yang terlalu luas.
Dampak Inovasi Terhadap Akselerasi Pelayanan Publik di Era society 5.0: Studi Literatur Yanto, Erwing; Anirwan, Anirwan; Nugroho, Tri Cahyo
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v5i2.801

Abstract

Dalam era globalisasi dan transformasi digital menuju Era 5.0, pelayanan publik dituntut untuk semakin cepat, efektif, efisien, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. Inovasi menjadi pilar utama dalam mewujudkan pelayanan yang responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran inovasi, khususnya melalui penerapan teknologi informasi, dalam akselerasi pelayanan publik. Penelitian ini merupakan studi eksploratif yang bertujuan menggali isu-isu baru dalam administrasi publik. Menggunakan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menelusuri dan mensintesis literatur secara sistematis untuk mengidentifikasi kesenjangan riset. Data dianalisis dengan analisis tematik guna menemukan pola dan tema utama yang memperkaya pengembangan teori serta praktik administrasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi, seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), big data, serta sistem manajemen antrian berbasis mikrokontroler, mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses birokrasi, dan meningkatkan transparansi layanan. Data empiris memperlihatkan pengurangan rata-rata waktu tunggu sebesar 35%, penurunan keluhan masyarakat sebesar 42%, peningkatan indeks kepuasan pelanggan sebesar 30%, serta kenaikan kepercayaan publik sebesar 45%. Selain itu, integrasi teknologi digital juga terbukti memperkuat peran pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih inklusif, transparan, dan akuntabel. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa keterbatasan kompetensi sumber daya manusia serta resistensi birokrasi terhadap perubahan. Oleh karena itu, strategi yang diperlukan adalah penguatan kapasitas aparatur, pengembangan budaya inovasi, serta kebijakan yang mendukung transformasi digital secara berkelanjutan.
Digitalisasi Pelayanan Publik Melalui Inovasi Cakar (Cari Administrasi Bagi Penduduk Kuantar): Studi Kasus di Kapanewon Kalasan Saputri, Amanda Restuana Bekti; Wicaksono, Ferri
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v5i2.804

Abstract

Di zaman perubahan digital yang cepat ini, digitalisasi dalam pelayanan publik menjadi sangat penting untuk meningkatkan kemudahan akses, kecepatan, keterbukaan, dan efisiensi layanan bagi masyarakat. Inovasi seperti CAKAR (Cari Administrasi Bagi Penduduk Kuantar) di Kapanewon Kalasan yang membantu pembuatan KTP-el untuk masyarakat yang berusia 17 tahun melalui kerja sama dengan Disdukcapil Sleman, SLTA, kalurahan, dan padukuhan menunjukkan potensi inovasi lokal dalam meningkatkan pelayanan administratif. Penelitian ini menekankan perlunya menilai keefektifan inovasi tersebut, menemukan hambatan yang ada, dan memberikan saran untuk mempercepat penerapan digitalisasi di tingkat lokal, sehingga dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Penelitian ini membahas tentang perbedaan dalam pelayanan KTP-el dengan sebelum dan sesudah adanya Inovasi CAKAR. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi Inovasi CAKAR dalam meningkatkan digitalisasi pelayanan publik di Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif, yang berfokus pada pemahaman yang mendalam mengenai fenomena sosial melalui penjabaran dan analisis data yang tidak berbentuk angka. Metode ini dipilih karena sesuai untuk menggali proses rumit dari digitalisasi layanan publik melalui inovasi seperti Inovasi CAKAR, di mana tujuan utamanya adalah untuk mengungkapkan makna, konteks, serta dinamika pelaksanaan di level lokal (Kapanewon Kalasan). Penelitian ini di desain dengan studi kasus untuk mendalami proses digitalisasi layanan publik yang dilakukan melalui inovasi. Alasan pemilihan pendekatan ini adalah untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang konteks tertentu, dinamika pelaksanaan, serta efek dari adanya inovasi digital di lingkungan pemerintahan. Temuan utama memperlihatkan perbedaan yang jelas dalam pelayanan KTP-el sebelum dan setelah adanya Inovasi CAKAR, di mana proses setelah inovasi berlangsung lebih cepat dan mencakup lebih banyak pihak, meskipun terhambat oleh fasilitas digital yang ada. Penilaian terhadap Inovasi CAKAR menunjukkan bahwa itu efektif dalam merubah pelayanan, dengan saran untuk pengintegrasian teknologi lebih lanjut untuk mendukung pembangunan yang lebih inklusif.
Pengelolaan Sumber Daya Alam Dalam Bingkai Green Accounting: Kajian Bibliometrik Falah, Syaikhul; Maulid, Taufik
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v5i2.809

Abstract

Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi isu utama dalam pembangunan ekonomi global. Salah satu pendekatan untuk mencapainya adalah melalui green accounting, yang mengintegrasikan dampak lingkungan dalam keputusan bisnis. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menganalisis data publikasi ilmiah untuk memetakan tren, dampak, dan kolaborasi. Analisis data secara statistic dan matematis, menggunakan perangkat lunak VOSviewer atau Harzing's Publish or Perish (PoP), untuk mengolah data. Penelitian ini menganalisis tren dan perkembangan green accounting dalam pengelolaan sumber daya alam menggunakan metode analisis bibliometrik. Data diambil dari 500 publikasi ilmiah yang diterbitkan antara 2014-2024, dengan kata kunci sustainability, green accounting dan natural resources. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun green accounting memiliki pengaruh signifikan, beberapa topik seperti green human resource management masih kurang dibahas. Visualisasi menggunakan VOSviewer mengidentifikasi empat klaster utama dan menunjukkan bahwa topik terkait akuntansi dan dampak lingkungan paling sering dibahas. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan lebih lanjut dalam implementasi green accounting untuk pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Good Corporate Governance Through Capital Structure Analysis to Improve Profitability Sari, Nurdela; Zaenuddin, Ksatriawan
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v5i1.813

Abstract

In an increasingly competitive business environment, the implementation of Good Corporate Governance (GCG) has become an important factor in maintaining business sustainability and increasing company profitability. This study aims to analyze the effect of capital structure on the profitability of PT Suryamas Dutamakmur Tbk from a GCG perspective. The method used is quantitative descriptive with secondary data in the form of company financial reports for the 2017–2020 period. Capital structure is measured through the Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), and Long Term Debt to Equity Ratio (LDER), while profitability is measured using Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE). The results show that during the 2017–2020 period, there was a downward trend in leverage ratios (DAR, DER, LDER) followed by an increase in profitability ratios (ROA, ROE), especially in 2020. This indicates that reducing dependence on debt has a positive impact on financial efficiency and increases company profits. From a GCG perspective, a conservative capital structure policy reflects the principles of prudential governance and accountability in financial management. However, profit fluctuations in 2018 indicate the need to improve operational efficiency so that debt control policies also create added value. With consistent implementation of GCG, PT Suryamas Dutamakmur Tbk has the potential to strengthen its financial stability and increase profitability in a sustainable manner.
Dampak dan Tanggung Jawab: Kajian Peran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barru dalam Pengelolaan Galian Golongan C Haris, Almuhajir
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober 2024, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jgpi.v4i2.645

Abstract

Sejak tahun 2015, penambangan galian golongan C di Desa Bottolai, Kabupaten Barru, berkembang pesat. Dari satu unit tambang menjadi delapan unit pada tahun 2023, tambang tersebut telah meningkat pesat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barru bertanggung jawab atas pengelolaan tambang galian C, dengan penekanan khusus pada teknologi, pasar, manajemen, hukum, lingkungan, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen manajemen, teknologi, dan pasar memenuhi persyaratan kelayakan usaha. Namun demikian, unsur hukum dan lingkungan masih menghadapi tantangan, terutama terkait dengan kelengkapan dokumen AMDAL dan perizinan. Dampak sosial dan ekonomi bervariasi, dengan manfaat seperti peningkatan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, serta risiko seperti kerusakan infrastruktur, longsor, dan polusi. Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Lingkungan Hidup menerapkan pengawasan teratur, sanksi administratif, dan pencabutan izin. Untuk mencapai pengelolaan tambang yang berkelanjutan, penelitian ini menjamin peningkatan kepatuhan hukum, pelatihan pelaku usaha, dan penguatan pengawasan berbasis lingkungan.