cover
Contact Name
Dede Renovaldi
Contact Email
de.renovaldi@umj.ac.id
Phone
+6281113803109
Journal Mail Official
mujgfkk@umj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Tangerang Selatan 15419 Indonesia
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Muhammadiyah Journal of Geriatric
ISSN : -     EISSN : 27216837     DOI : 10.24853
Core Subject : Health, Science,
Muhammadiyah Journal of Geriatric (MuJG) merupakan jurnal ilmiah berkala, open-access, dengan skema double-blind peer-reviewed yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta. MuJG mempublikasikan informasi mengenai area klinis, preventif, kuratif, pengembangan terapi, basic sciences research dan aspek sosial pada penyakit yang berkaitan dengan geriatri dan gerontologi. Tujuan utama dari jurnal ini adalah untuk membentuk forum publikasi, edukasi, pertukaran pendapat, dan untuk mempromosikan kegiatan penelitian dan publikasi secara global. MuJG merupakan open journal yang berfokus pada ilmu kedokteran geriatri dan gerontologi, basic sciences (biokimia, genetika, biologi molekuler, mikrobiologi & parasitologi, imunologi, serta ilmu kedokteran dasar lainnya tentang geriatri dan aging), penyakit degeneratif dan penyakit-penyakit yang sering dijumpai pada pasien geriatri. MuJG menerima beberapa jenis format manuskrip diantaranya artikel penelitian (original article), literatur review (review article), dan laporan kasus (case-report). Paper yang diterima dapat berbahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia.
Articles 59 Documents
Kadar Neuroglobin dan Sitoglobin dalam Plasma, Cairan Serebro Spinalis, dan Jaringan Otak Pasien Strok Hemoragik Mudjihartini, Ninik; Saekhu, Mohamad; Jusman, Sri Widia A.; Sadikin, Mohamad
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 3, No 1 (2022): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.3.1.1-8

Abstract

Latar belakang: Otak memerlukan oksigen yang banyak selain glukosa. Hipoksia iskemik karena strok hemoragik atau Spontaneous intracerebral hemorrhage (sICH) dapat mengganggu suplai oksigen dan nutrisi ke otak berakibat produksi energi di otak akan menurun. Deplesi energi ini menyebabkan kerusakan dan kematian sel otak terjadi lebih cepat. Neuroglobin (Ngb) dan sitoglobin (Cygb) merupakan protein golongan globin yang terdapat di otak dan berperan sebagai protein pengikat oksigen di mitokondria. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran/profil kadar Ngb dan Cygb, di plasma, cairan serebro spinal (CSS), dan jaringan otak pasien strok hemoragik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan menggunakan sampel plasma, CSS, dan jaringan otak yang diperoleh saat kraniotomi evakuasi hematoma pasien strok hemoragik sICH di rumah sakit Cipto Mangunkusumo dan rumah sakit lainnya di Jakarta. Kadar protein Ngb dan Cygb dari plasma, CSS, dan jaringan otak diukur dengan metode ELISA. Hasil: Rerata kadar Ngb otak adalah 0,058 ng/mg protein otak, sedangkan di plasma dan CSS masing-masing adalah 0,017 ng/mg protein otak dan 0,013 ng/mg protein otak atau 29,31% dan 22,41% dari rerata kadar Ngb otak. Rerata kadar Cygb otak adalah 4,943 ng/mg protein otak, di CSS adalah 1,685 ng/mg protein otak, atau 25,26% dari rerata Cygb otak, sedangkan di dalam plasma hampir tidak terdeteksi. Simpulan: Pada keadaan hipoksia oleh karena strok hemoragik sICH, protein Ngb dan Cygb dapat diukur di plasma, CSS, dan jaringan otaknya.
Karakteristik Klinis dan Skor Ankle Brachial Index (ABI) Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan Renovaldi, Dede; Afrijiyah, Raudatul Sifa
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 3, No 1 (2022): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.3.1.9-16

Abstract

Latar belakang: Lansia adalah seseorang yang sudah memasuki usia 60 tahun keatas. Lansia rentan mengalami beberapa masalah kesehatan vaskular seperti, hipertensi, stroke, diabetes melitus dan jantung koroner yang terpengaruh oleh keterlambatan regeneratif yaitu fisik, kognitif bahkan emosional. Salah satu metode untuk mendeteksi gangguan ini adalah Ankle Brachial Index (ABI). Ankle Brachial Index (ABI) adalah metode yang direkomendasikan untuk diagnosis penyakit arteri perifer (PAP), yakni penyakit yang menyebabkan gangguan aliran darah pada ekstremitas yang biasanya disebabkan oleh aterosklerosis. Tujuan: Penelitian. Diketahuinya karakteristik klinis dan skor Ankle Brachial Index (ABI) pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan karakteristik klinis dengan skor ABI pada lansia dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Hasil: Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan bermakna antara indeks massa tubuh (IMT) dan riwayat komorbid terhadap skor ABI pada lansia dengan nilai p pada IMT (p=0.002) dan nilai p pada riwayat komorbid (p=0.000). namun tidak terdapat hubungan bermakna antara usia, jenis kelamin, dan riwayat merokok dengan skor Ankle Brachial Index (ABI) pada lansia dengan nilai (p= 0,05). Simpulan: Mayoritas lansia di Panti Sosial Tresna Budi Mulia 3 memiliki skor Ankle Brachial Index (ABI) yang normal. Tidak terdapat hubungan bermakna antara usia, jenis kelamin, dan riwayat merokok dengan skor Ankle Brachial Index (ABI), namun terdapat hubungan bermakna antara indeks massa tubuh (IMT) dan riwayat komorbid terhadap skor ABI. 
Pengurangan Konsumsi Daging Merah Berlebih untuk Menghambat Penuaan Susanti, Susi; Isnawati, Isnawati; Muhaimin, Fitriari Izzatunnisa
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 3, No 1 (2022): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.3.1.17-22

Abstract

Daging merah merupakan salah satu bahan makanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan protein. Daging merah sebagai salah satu sumber makronutrien memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi sesuai dengan anjuran. Namun, bila dikonsumsi berlebih akan menimbulkan banyak kerugian, misalnya menimbulkan penyakit degeneratif yang banyak diderita oleh para lansia sehingga dapat mempercepat proses penuaan. Tulisan ini merupakan literature review dari beberapa artikel jurnal yang diperoleh melalui Google Scholar, Research Gate, dan Z-library. Penulisan ini bertujuan untuk menginformasikan bahaya dalam mengonsumsi daging merah secara berlebihan yang berkaitan dengan penuaan. Konsumsi daging merah secara berlebih dapat menimbulkan penyakit degeneratif seperti kanker dan mempercepat proses penuaan akibat menumpuknya radikal bebas hasil metabolisme lemak dan protein dari daging merah.
Gambaran Pasien Stroke Pada Lansia di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Tahun 2019 Nadhifah, Tiara Amoria; Sjarqiah, Umi
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 3, No 1 (2022): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.3.1.23-30

Abstract

Latar belakang: Stroke merupakan sindrom dari beberapa tanda dan gejala serta hilangnya peran sistem saraf pusat fokal (atau global) yang terjadi secara cepat (detik atau menit). Stroke adalah hilangnya aliran darah ke otak secara tiba-tiba yang biasanya disebabkan oleh oklusi atau pecahnya arteri serebral utama. Lansia merupakan populasi yang sering mengalami kejadian multipatologi dan lansia juga termasuk ke dalam populasi yang beresiko. Lansia sering mengalami beberapa masalah kesehatan seperti hipertensi, artritis, stroke, PPOK, diabetes melitus, bahkan jantung koroner. Tujuan: untuk mengetahui prevalensi gambaran pasien stroke pada lansia di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan mengambil data sekunder yaitu rekam medis yang dilakukan selama bulan September-November 2020 di Rumah sakit Islam Jakarta Sukapura dan perhitungan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Penelitian ini meliputi, gambaran berdasarkan usia lansia muda, jenis kelamin laki-laki, jenis strok, berdasarkan rekurensi pasien stroke lansia serangan pertama, berdasarkan gambaran penyakit komorbid, berdasarkan distribusi penggunaan CT, berdasarkan letak lesi pada stroke iskemik. Simpulan: Prevalensi penelitian ini pada pasien stroke pada lansia di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura tahun 2019 sebanyak 7.1% dari total keseluruhan pasien lansia yang ada di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura tahun 2019. 
Efektivitas Senam Pada Lansia untuk Mengurangi Nyeri Sendi: Telaah Literatur Huda, Dida Nurul; Aulia, Lulyana; Shafiyah, Salsabila; Lestari, Sri Intan; Aini, Suci Nurul; Dewi, Susi Kartika; Sotissa, Vera Novita; Pradana, Anung Ahadi
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 3, No 1 (2022): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.3.1.31-35

Abstract

Proses penuaan merupakan suatu proses yang akan dialami oleh semua manusia. Penuaan dapat terjadi seiring berjalannya waktu, proses tersebut ditandai dengan perubahan degeneratif pada tubuh manusia seperti pada kulit, tulang, jantung, dan organ tubuh lain. Perubahan degeneratif memicu risiko penyakit pada lansia. Sebagian lansia sering mengeluh nyeri sendi akibat berkurangnya jumlah cairan sinovial pada persendian dan tonus otot. Hal ini terjadi karena kurangnya pergerakan pada sendi. Penanganan yang bisa dilakukan untuk mengurangi keluhan ialah melakukan terapi farmakologis dan non farmakologis. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat dilakukan secara mandiri adalah terapi senam pada nyeri sendi. Tujuan dari studi ini yaitu untuk melakukan penelusuran literatur mengenai efektivitas senam pada lansia untuk nyeri sendi. Metode yang digunakan ialah metode telaah artikel. Penelusuran database menggunakan Google Scholar, didapatkan hasil sebanyak 10 artikel menyatakan bahwa senam pada lansia untuk nyeri sendi sangat efektif dalam menurunkan nyeri sendi pada lansia, namun dengan durasi waktu yang berbeda pada setiap artikel. Manfaat yang diberikan ialah membuat peredaran darah lancar dan meningkatkan volume darah dan meningkatkan keseimbangan antara osteoblast dan osteoclast. Tidak hanya menurunkan nyeri sendi, senam pada lansia juga mampu meningkatkan kebugaran dan produktivitas lansia.
Karakteristik Lansia dan Kejadian Depresi di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Sodagaran Banyumas Septianawati, Paramita; Mustikawati, Irma Finurina; Kusuma, Inggar Ratna; Maulana, Andi Muh.
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 3, No 2 (2022): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.3.2.36-45

Abstract

Latar belakang: Peningkatan jumlah penduduk lansia diperkirakan akan menjadi masalah Kesehatan di Indonesia. Salah satu masalah pada lansia adalah depresi. Penelitian ini diperlukan untuk menginvestigasi karakteristik lansia yang mengalami depresi. Tujuan: Melihat gambaran hubungan karakteristik lansia terhadap kejadian depresi di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Sodagaran Banyumas. Metode: penelitian ini adalah cross-sectional dengan responden jumlah 42 orang dengan mengisi data pribadi, kuesioner Geriatric Depression Scale (GDS) dan mengikuti pemeriksaan fisik. Hasil: Hasil penelitian didapatkan 33 responden lansia tidak mengalami depresi serta 9 orang lansia mengalami depresi ringan berdasarkan GDS. Dalam analisis bivariat ditemukan adanya hubungan antara jenis kelamin (p=0,046), riwayat sekolah (p=0,032) dan riwayat bekerja (p=0,017) pada lansia yang mengalami depresi ringan dan tidak depresi. Selain itu tidak ada hubungan signifikan (p0,05) antara usia, riwayat menikah, lama tinggal, tekanan darah, Body Mass Index (BMI) dan lingkar pinggang pada lansia yang tidak depresi dengan lansia yang depresi. Simpulan: Diperoleh laki-laki yang memiliki riwayat pernah sekolah dan riwayat pernah bekerja lebih cenderung mengalami depresi ringan.
Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) terhadap Peningkatan Kadar Insulin Tikus Putih Model Diabetes Melitus Tipe 2 setelah Induksi STZ-NA Azhar, Religia; Romdhoni, Muhammad Fadhol; Karita, Dewi; Bahar, Yenni
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 3, No 2 (2022): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.3.2.46-53

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 adalah kelainan metabolisme yang terjadi secara kronis, ditandai dengan kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi dan fungsi insulin oleh sel beta pankreas atau terjadinya resistensi insulin. Diabetes Melitus (DM) dapat diobati secara medis dengan obat antidiabetik oral atau suntikan insulin. Namun karena mahalnya biaya, perawatan medis terkadang sulit dilakukan sehingga pengobatan DM juga dapat diatasi menggunakan tanaman obat berkhasiat, salah satunya daun kersen yang mengandung senyawa antidiabetik. Tujuan: mengetahui pengaruh ekstrak ethanol daun kersen terhadap kadar insulin pada tikus putih galur wistar penderita DM tipe 2 yang diinduksi STZ-NA. Metode: Penelitian ini berjenis eksperimental laboratorium dengan teknik simple random sampling, post-test only control group design. Analisis data menggunakan uji statistik parametrik One Way ANOVA dilanjutkan dengan post hoc LSD. Hasil: Rata-rata kadar insulin tertinggi adalah KI (0,3 mg/gBB) yaitu 7,43925 mIU/L. Uji one-way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (p0,05). Uji post hoc LSD menunjukkan perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dan kontrol negatif (p0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh ekstrak ethanoldaun kersen terhadap peningkatan kadar insulin pada tikus putih galur wistar penderita DM Tipe 2 yang diinduksi STZ-NA dengan dosis yang paling efektif 0,3 mg/gBB. 
Karakteristik Pasien Osteoartritis Genu di Poli Rehabilitasi Medik RS Setia Mitra Tahun 2020 Ghassani, Fildzah Siti; Idris, Ferial Hadipoetro
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 3, No 2 (2022): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.3.2.54-61

Abstract

Latar belakang: Osteoartritis (OA) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kerusakan tulang rawan pada persendian dan menimbulkan kekakuan, nyeri, dan gangguan gerakan. OA merupakan bentuk paling umum dari arthritis, terdapat peningkatan YLD (Years with Disability) sebesar 9,6%. Prevalensi OA di Indonesia pada pria sebesar 5% dan pada wanita 12,7% berbanding lurus dengan pertambahan usia, yaitu  sebesar 5% pada individu berusia kurang dari 40 tahun, 30% pada usia 40–60 tahun, dan 65% pada usia di atas 60 tahun. Rumah sakit memerlukan data karakteristik pasien OA agar lebih siap dalam melayani   pasien OA. Tujuan: Diketahuinya karakteristik pasien OA genu di Poli Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Setia Mitra  pada tahun  2020. Metode: Studi Deskriptif dengan pendekatan cross-sectional melalui total sampling ini melibatkan 38 data pasien dari rekam medik dengan analisis univariat. Hasil: Karakteristik pasien usia 60 tahun  60,5 %, jenis kelamin perempuan 86,8%, berat badan 54-60 kg sebesar 39,5%, dengan pekerjaan pensiunan sebesar 57,9%. Simpulan: Karakteristik pasien OA genu  di Poli Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Setia Mitra  pada tahun  2020 berdasarkan usia terbanyak adalah 60 tahun (60,5 %), jenis kelamin  terbanyak  perempuan (86,8%), berat badan 54-60 kg (39,5%), dan pekerjaan terbanyak merupakan pensiunan (57,9%).
Gambaran Karakteristik Hipertensi Pada Pasien Lansia di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Tahun 2020 Amalia, Vina Nahdia; Sjarqiah, Umi
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 3, No 2 (2022): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.3.2.62-68

Abstract

Latar belakang: lansia sangat rentan memiliki berbagai macam penyakit salah satunya adalah penyakit tidak menular yaitu hipertensi. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik 140 mmHg atau tekanan diastolik 90 mmHg. Hipertensi merupakan suatu penyakit yang perlu dikhawatirkan, karena tidak ditemukan adanya tanda dan gejala khusus pada penyakit tersebut, hal ini menyebabkan hipertensi sebagai Silent Killer. Tujuan: diketahuinya gambaran karakteristik hipertensi pada lansia di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan mengambil data sekunder yaitu rekam medis, dan menggunakan perhitungan sampel yaitu total sampling. Hasil: Ditemukan hasil 82 sampel lansia dengan hipertensi yang melakukan pengobatan di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Tahun 2020 mayoritas pada kelompok umur lansia muda yaitu 60-69 tahun sebanyak 37 orang (45.8%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 45 orang (54.9%), jenis hipertensi terbanyak adalah hipertensi tingkat 2 sebanyak 57 orang (68.7%), riwayat penyakit komorbid diabetes melitus sebanyak 66 orang (80.5%), komorbid stroke sebanyak 16 orang (19.5%) dan 47 orang (57.4%) memiliki nilai kolesterol yang tinggi. Simpulan: Gambaran karakteristik hipertensi pada lansia tertinggi terdapat pada kelompok umur lansia muda, berjenis kelamin perempuan, hipertensi tingkat 2, dengan riwayat penyakit komorbid diabetes melitus dan stroke serta memiliki nilai kolesterol yang tinggi.
Pengaturan MicroRNA pada Penuaan dan Kanker Ekowati, Ana Lucia; Telium, Havian Daulung
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 3, No 2 (2022): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.3.2.69-80

Abstract

Masalah penuaan merupakan masalah global karena jumlah populasi orang lanjut usia di dunia terus meningkat. Untuk mengatasi masalah penuaan, perlu dilakukan penatalaksanaan kehidupan para lansia supaya memiliki kualitas hidup yang baik dan sehat. Penuaan merupakan kondisi terkait penurunan fungsi fisiologis dan disertai dengan berbagai penyakit degeneratif yang dapat meningkatkan kerentanan terhadap morbiditas dan mortalitas. Salah satu penyakit terkait penuaan yang prevalensinya cukup tinggi di Indonesia adalah kanker. MicroRNA (miRNA) merupakan non-coding RNA pendek (22 nukleotida) yang dapat mengatur ekspresi gen pada pasca transkripsi dengan mekanisme epigenetik. Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan terbukti bahwa terjadi perubahan ekspresi miRNA tertentu yang terdapat pada sistem sirkulasi pada orang tua dan penderita kanker.  Hal ini dapat menunjukkan pengaturan miRNA pada penuaan dan kanker serta miRNA tertentu tersebut dapat dikembangkan sebagai biomarker penuaan dan penyakit kanker. Tujuan dari studi ini adalah memahami pengaturan miRNA pada penuaan dan kejadian kanker. Dari berbagai studi dapat disimpulkan bahwa miRNA mengatur ekspresi gen yang berperan dalam jalur persinyalan terkait penuaan dan penyakit kanker melalui beberapa hallmark penuaan yang kompatibel dalam patogenesis jenis kanker tertentu. Meskipun telah ditemukan beberapa kandidat miRNA terkait penuaan dan kanker, namun untuk sampai pada aplikasi miRNA sebagai biomarker masih terus dilakukan penelitian hingga saat ini.