cover
Contact Name
Aning Subiyatin
Contact Email
aningsubiyatin@umj.ac.id
Phone
+6281113803109
Journal Mail Official
myjmfkk@umj.ac.id
Editorial Address
Kantor UPT Jurnal Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Tangerang Selatan 15419 Indonesia
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM)
ISSN : -     EISSN : 27228088     DOI : 10.24853
Core Subject : Health, Science,
MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MyJM) adalah jurnal ilmiah resmi yang diterbitkan secara rutin oleh Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta. MyJM terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Ruang lingkup jurnal ini meliputi kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan reproduksi perempuan. Jurnal ini menerima artikel hasil penelitian, review article, ataupun case report, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. MyJM mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS).
Articles 51 Documents
Hubungan Pemberian ASI, MP-ASI, Imunisasi dan Riwayat Penyakit terhadap Pertumbuhan Anak Usia 24-36 Bulan Rayhana, Rayhana; Rizalvi, Utami
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 1, No 1 (2020): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.308 KB) | DOI: 10.24853/myjm.1.1.30-36

Abstract

Latar Belakang: Periode emas masa pertumbuhan dan perkembangan anak dibentuk pada 1000 hari pertama kehidupannya. Dalam masa ini pemberian nutrisi, pola asuh, dan pencegahan penyakit akan berpengaruh untuk pertumbuhan anak dimasa yang akan datang. Tujuan: untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi pertumbuhan pada anak 24-36 bulan di Posyandu Kelurahan Cipinang Muara RW 03. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dilakukan di Posyandu Kelurahan Cipinang Muara RW 03 pada bulan Oktober 2019. Sampel sebanyak 97 ibu-anak diambil dengan teknik total sampling. Pertumbuhan anak diukur dengan antropometri menggunakan indikator berat badan menurut umur (BB/U). Variabel independen (pemberian ASI, MP-ASI, imunisasi ibu dan anak, serta riwayat penyakit ibu dan anak) serta variabel dependen (pertumbuhan anak) dianalisis menggunakan regresi logistik ganda. Hasil: Pertumbuhan anak berdasarkan status gizi baik dialami oleh sebanyak 81,4%. Faktor dominan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan anak dengan indikator BB/U adalah riwayat penyakit anak (OR: 3,239 95% CI: 1,131-9,272). Anak yang memiliki riwayat penyakit berisiko 3 kali lebih tinggi mengalami status gizi kurang dibandingkan anak yang tidak memiliki riwayat penyakit. Kesimpulan: Perlu diperhatikan asupan nutrisi ibu selama kehamilan dan nutrisi anak setelah usia 6 bulan sehingga anak dapat tumbuh dengan sehat dan terhindar dari penyakit.
Dukungan Ayah ASI terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Yanti, Eka Safitri
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 1, No 2 (2020): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.663 KB) | DOI: 10.24853/myjm.1.2.67-74

Abstract

Latar Belakang: Menyusui merupakan masa yang tidak mudah bagi seorang ibu. Harapan seorang ibu tentunya dapat menyusui secara penuh dalam 6 bulan pertama kehidupan bayinya. Namun sayangnya, ibu menyusui sering menghadapi berbagai masalah dalam perawatan bayi yang mengakibatkan terganggunya pemberian ASI seperti stress karena belum beradaptasi dalam perannya menjadi seorang ibu, atau karena tekanan dari lingkungan sekitarnya. Peran pasangan sangat penting dalam membantu ibu mengatasi masalah-masalah yang mungkin timbul. Dukungan pasangan dapat membantu ibu terutama dalam koping ibu dalam menangani stress yang mungkin timbul saat menyusui. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan ayah ASI berupa finansial, fisik maupun emosional terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada masa antepartum, intrapartum dan masa menyusui. Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan di Desa Tanjung Gunung Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian dilakukan kepada 35 pasangan suami istri yang memiliki bayi usia 6 bulan hingga 1 tahun. Hasil: Hasil analisis statistik didapatkan bahwa tidak terlihat hubungan yang signifikan antara dukungan ayah (finansial, fisik dan emosional) yang diberikan pada masa antepartum (p=0,285), intrapartum (p=0,730) hingga masa menyusui (p=0,282) terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Walau demikian, dukungan ini menjadi bermakna jika ayah memberikan dukungan sepanjang masa kehamilan hingga 6 bulan masa menyusui tanpa ada satu periode pun yang terlewat (p=0,013). Kesimpulan: Hal ini memperlihatkan bahwa dukungan ayah (finansial, fisik dan emosional) harus dilakukan sepanjang masa antepartum, intrapartum dan masa menyusui untuk dapat menentukan keberhasilan ASI eksklusif.
Affecting and Inhibiting Factors for Exclusive Breastfeeding: Systematic Literature Review Rahmawati, Shinta Alifiana; Utami, Fitria Siswi; Herfanda, Esitra
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 1, No 1 (2020): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.952 KB) | DOI: 10.24853/myjm.1.1.1-11

Abstract

Background: Breastfeeding is one important step for the health and development of infants early in life. An international perspective, breastfeeding is important to increase the chances of a baby's survival. Newborns who are exclusively breastfed have a lower risk of dying from diarrhea and respiratory disease, benefits for cognitive and motor activities, improve the general health of the baby. The aim of the study was to identify affecting and inhibiting factors for exclusive breastfeeding. This study used a Systematic Literature Review (SLR). Searching article from 2013 to 2018, from PubMed, Science Direct, and Proquest databases. Total of 1,115 articles reviewed, 6 articles met the inclusion criteria. Results: Exclusive breastfeeding is very closely related to the support of cultural beliefs, practices, and values as well as social and professional encouragement. Husbands who provide support or motivation for exclusive breastfeeding will certainly give happiness to mothers during breastfeeding. Family support is a supporting factor which in principle is an activity both emotional and psychological given to mothers in providing exclusive breastfeeding. Knowledge is very important in shaping one's actions, one of which is the adequate knowledge of the mother about the importance of exclusive breastfeeding. Support of health workers and the workplace has a positive impact on mothers in providing exclusive breastfeeding. Conclusion: Affecting factors for exclusive breastfeeding was associated with husband, family, health worker, workplace support, cultural traditions, and knowledge. Inhibiting factors for exclusive breastfeeding are internal and external factors.
Asuhan Kebidanan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Balita dengan Wasting Hasyim, Dzul Istiqomah; Puspariny, Cynthia; Susanti, Epi
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 2, No 1 (2021): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.054 KB) | DOI: 10.24853/myjm.2.1.34-39

Abstract

Balita kurus (wasting) adalah suatu kondisi dimana balita menderita gangguan gizi dengan diagnosis yang ditegakkan berdasarkan penilaian tinggi badan per berat badan. Hal ini menunjukkan adanya defisit atau kekurangan proporsi berat badan bila dibandingkan tinggi badan pada balita. Pada tahun 2012 kematian balita berjumlah 6,6 juta jiwa artinya 18.000 jiwa balita meninggal setiap harinya dimana secara tidak langsung wasting atau balita kurus menyumbang 60% kematian balita sebagai underlying causes terhadap penyakit infeksi sebagai penyebab langsung kematian. Studi kasus ini dengan menggunakan pendokumentasian metode SOAP (Subjektif, Objektif, Assessment, Planning). Subjek penelitian ini adalah anak usia 2 tahun. Metode dalam pengumpulan data, dilakukan dengan menggunakan anamnesa, pemeriksaan fisik, analisis dan penatalaksanaan kasus. Hasil didapatkan anak perkembangannya normal dengan pertumbuhan wasting. Simpulan subjek perkembangannya normal dengan pertumbuhan wasting, penatalaksanaan kasus sudah sesuai teori dan praktek.
Hubungan Antara Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik Depo Medroxy Progesteron Acetate (DMPA) dengan Kadar Kolesterol Total pada Akseptor KB Prasetyorini, Tri; Islami, Yasyavia Hatifah; Fajrunni’mah, Rizana; Karningsih, Karningsih
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 1, No 2 (2020): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.728 KB) | DOI: 10.24853/myjm.1.2.37-44

Abstract

Latar belakang: jumlah penduduk terbanyak di dunia posisi ke-4 adalah Indonesia. Upaya untuk menekan jumlah pertumbuhan penduduk yaitu dengan program Keluarga Berencana (KB). Secara nasional pengguna KB yang paling banyak adalah KB suntik Depo Medroxy Progesteron Acetate (DMPA) yaitu lebih dari 50% dari jumlah peserta KB aktif. DMPA yang mengandung hormon Progesteron dapat mempengaruhi metabolisme lemak, khususnya lipoprotein. Lama pemakaian kontrasepsi suntik lebih dari 1 tahun akan mengakibatkan ketidak seimbangan hormon estrogen dan progesteron yang berakibat penurunan HDL dan peningkatan LDL sehingga akan meningkatkan kadar kolesterol total. Tujuan: diketahuinya hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan kadar kolesterol total pada akseptor KB DMPA. Metode: jenis penelitian yang digunakan observasional analitik cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%.  Hasil: menunjukan bahwa nilai p sebesar 0,011 (p0,05). Hal ini berarti bahwa terdapat hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik Depo Medroxy Progesteron Acetate (DMPA) dengan kadar kolesterol total pada akseptor KB. Sehingga semakin lama penggunaan kontrasepsi DMPA maka semakin meningkatkan kadar kolesterol. Kesimpulan: terdapat hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan kadar kolesterol total.
Pendidikan Kesehatan Mempengaruhi Perilaku Remaja Terhadap Pencegahan Keputihan Patologis Yulfitria, Fauziah; Karningsih, Karningsih; Mardeyanti, Mardeyanti; Wahyuni, Elly Dwi; EVK, Theresia
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 2, No 2 (2021): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.2.2.47-57

Abstract

Latar Belakang: Keputihan merupakan masalah fisiologis yang sering dialami oleh perempuan. Pada saat keputihan, diharapkan perempuan memiliki perilaku hidup sehat untuk mencegah terjadinya keputihan patologis. Dari beberapa penelitian, didapatkan sebagian besar remaja memiliki perilaku yang kurang baik dalam pencegahan keputihan patologis. Pemberian pendidikan kesehatan merupakan upaya untuk mencegah terjadinya keputihan patologis. Tujuan: Bagaimana pendidikan kesehatan dapat mempengaruhi perilaku pencegahan keputihan patologis. Metode: Semi eksperimen dengan desain pre-test post-test, sampel 150 orang, terdiri dari kelompok intervensi pendidikan kesehatan media leaflet, pendidikan kesehatan media slide power point dan kelompok kontrol. Menggunakan data primer dan analisis univariat serta bivariat. Hasil: Pendidikan kesehatan media leaflet dan slide power point dapat meningkatkan perilaku remaja dalam mencegah keputihan patologis. Simpulan: pendidikan kesehatan dapat mempengaruhi perilaku pencegahan keputihan patologis.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi Hormonal Suntik di Puskesmas Kecamatan Lowokwaru, Malang Musyayadah, Zahrotul; Hidayati, Ika Ratna; Atmadani, Rizka Novia
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 2, No 2 (2021): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.2.2.58-68

Abstract

Latar belakang: Keluarga Berencana (KB) adalah upaya untuk mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Terjadi penurunan penggunaan berbagai alat kontrasepsi di seluruh Indonesia pada tahun 2020, yaitu mengalami penurunan hingga 10% yang dikarenakan kekhawatiran masyarakat untuk mendatangi fasilitas kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Penurunan penggunaan kontrasepsi menyebabkan meningkatnya jumlah kehamilan tidak direncanakan sebanyak 15% pada tahun 2021 sehingga perlu ditingkatkan dalam penggunaan kontrasepsi untuk mencapai tujuan program KB. Di Indonesia metode yang paling banyak dipakai adalah metode kontrasepsi jenis suntik. Tujuan: mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap Wanita Usia Subur (WUS) terhadap pemakaian alat kontrasepsi hormonal suntik. Metode: Metode Penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling, sehingga didapatkan hasil sejumlah 48 responden. Analisis data yang digunakan yaitu dengan uji Chi-square. Hasil: responden yang memiliki pengetahuan yang baik 52%, pengetahuan cukup 44% dan pengetahuan kurang 4%. Responden memiliki sikap positif 58% dan sikap negatif 42%. Pemakaian KB suntik sebanyak 70,8%. Hasil nilai signifikansi uji Chi-square diperoleh nilai p-value untuk pengetahuan 0,602 dan sikap yaitu 0,915. Simpulan: pengetahuan responden kategori baik sebanyak 52%, sikap positif responden sebanyak 28% dan pemakaian KB suntik sebanyak 70,8%. Hasil nilai signifikansi uji Chi-square diperoleh nilai p-value untuk pengetahuan 0,602 dan sikap yaitu 0,915, sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan pengetahuan dan sikap terhadap pemakaian alat kontrasepsi hormonal suntik di Puskesmas Kecamatan Lowokwaru. 
Laporan Kasus Kehamilan pada Minggu Ke-34/35 dengan Covid-19, Diagnosis dan Penatalaksanaannya Widyastuti, Ratna; Prijatna, Arief
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 2, No 2 (2021): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.2.2.69-75

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang telah menyebabkan pandemi global. Pada saat penulisan, pengetahuan seputar COVID-19 dan hubungannya dengan kehamilan dan janin masih terbatas. Laporan kasus ini akan membahas COVID-19 pada seorang wanita berusia 24 tahun pada usia kehamilan 34/35 minggu. Hasil pemeriksaan rontgen dada menunjukkan adanya pneumonia bilateral, sedangkan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) SARS CoV-2 memberikan hasil positif. Pasien menjalani operasi caesar elektif. Bayi lahir dengan berat badan lahir 2700 gram, skor Apgar 7-9, dan tanpa kelainan neonates, selanjutnya pasien dirawat di ruang isolasi dengan perawatan kolaboratif dari berbagai spesialis, tidak mengalami komplikasi intrapartum maupun postpartum. Ibu dan bayi dipulangkan dari rumah sakit dalam kondisi baik. Artikel ini sangat menekankan pentingnya memberikan terapi yang optimal kepada ibu hamil yang terinfeksi COVID-19.
Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMP Budi Mulia Kabupaten Karawang Tahun 2018 Handayani, Ida Farida; Sugiarsih, Ugi
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 2, No 2 (2021): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.2.2.76-89

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi anemia pada remaja putri saat ini masih tinggi berkisar 40-88% , dan di Indonesia 21,7%. Kehilangan darah saat menstruasi menyebabkan remaja putri rentan mengalami anemia, yang berisiko mengalami anemia saat hamil. Anemia dalam kehamilan mempunyai dampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan, bahkan menyebabkan kematian ibu dan anak. Tujuan: tujuan penelitian ingin mengetahui hubungan faktor determinan kejadian anemia pada remaja putri SMP Budi Mulia Karawang tahun 2018. Metode: desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Populasi pada penelitian adalah  seluruh siswi SMP Budi Mulia, total sampel  sebanyak 67  responden. Teknik pengambilan sampel secara  simple random sampling, data dianalisa dengan uji statistik  chi square. Hasil: hasil penelitian menunjukkan kejadian  anemia  pada siswi SMP Budi Mulia sebanyak 38,8 %, status gizi, pola makan, konsumsi Fe, dan pengetahuan  tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan   kejadian anemia pada remaja putri  dengan nilai p ≥ 0,005 yaitu status gizi (p=0,281), pola makan (p=0,728), konsumsi fe (p=0,730) dan pengetahuan (p=0,728). Simpulan: faktor determinan tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian anemia pada remaja putri.
Hubungan Stres dengan Gangguan Siklus Menstruasi Mahasiswi Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta Angkatan 2019 Fitriani, Hanny; Hapsari, Yusri
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 2, No 2 (2021): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.2.2.40-46

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi adalah fenomena alam yang melibatkan keluarnya darah dari rahim melalui vagina, terjadi kurang lebih secara teratur setiap bulan interval selama masa reproduksi wanita. Stres merangsang Hypothalamus-Pitutarty-Adrenal Cortex aksis untuk menghasilkan kortisol. Hormon kortisol dapat mengganggu keseimbangan hormonal termasuk hormone reproduksi sehingga mempengaruhi siklus menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan pola siklus menstruasi. Metode: Desain penelitian dengan pendekatan studi cross-sectional. Populasi pada penelitian ini mahasiswi Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta angkatan 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 110 orang. Data tingkat stres merupakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner DASS 42 dan data siklus menstruasi merupakan data sekunder dari kuesioner siklus menstruasi. Hasil: Berdasarkan hasil pada penelitian ini secara statistik ditemukan mahasiswi sebanyak 61 orang (55.5%) mengalami stres dan 49 orang (44.5%) tidak mengalami stres. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan siklus menstruasi mahasiswi Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta angkatan 2019 dengan p-value 0.717 (0.05). Simpulan: Didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan siklus menstruasi mahasiswi Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta angkatan 2019.