cover
Contact Name
Aning Subiyatin
Contact Email
aningsubiyatin@umj.ac.id
Phone
+6281113803109
Journal Mail Official
myjmfkk@umj.ac.id
Editorial Address
Kantor UPT Jurnal Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Tangerang Selatan 15419 Indonesia
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Muhammadiyah Journal of Midwifery (MyJM)
ISSN : -     EISSN : 27228088     DOI : 10.24853
Core Subject : Health, Science,
MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MyJM) adalah jurnal ilmiah resmi yang diterbitkan secara rutin oleh Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta. MyJM terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Ruang lingkup jurnal ini meliputi kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan reproduksi perempuan. Jurnal ini menerima artikel hasil penelitian, review article, ataupun case report, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. MyJM mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS).
Articles 51 Documents
Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Mengenai Penyakit Gonore di SMKN 11 Jakarta Barat Syafrina, Manzelina; Anandani, Adinta
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 5 No. 1 (2024): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.5.1.12-20

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja adalah masa pencarian jati diri yang harus didukung dengan berbagai pengetahuan yang baik untuk menjadi bekal kehidupannya di masa yang akan datang. Salah satu masalah yang sering terjadi pada remaja adalah pergaulan bebas yang berujung pada tindakan seksualitas. Di Indonesia, menurut survei yang dilakukan oleh Komite Perlindungan Anak Indonesia terdapat 32% remaja dikota-kota besar di Indonesia pernah melakukan hubungan seks. Kasus gonore di Jakarta pada tahun 2019 mencapai 29,8%. Oleh karena itu diperlukannya tindakan preventif dimulai dari pemberian informasi mengenai pencegahan penyakit menular seksual di sekolah. Tujuan: Mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa  mengenai penyakit gonore di SMKN 11 Jakarta Barat. Metode: Observasional analitik dengan metode experiment one group pre-test post-test design dengan Random Sampling. Instrumen yang digunakan berupa  kuesioner yang akan diolah menggunakan SPSS 26 dengan uji paired t-test. Hasil: Dari total 86 responden, distribusi karakteristik usia siswa/i berada pada rentang usia 15-18 tahun, usia terbanyak pada usia 17 tahun (39,5%.). Distribusi karakteristik jenis kelamin, perempuan paling mendominasi sebanyak 75 orang (87,2%). Pada hasil pretest persentase tertinggi pada kategori kurang sebanyak 35 orang (40,7%) dan untuk post-test persentase paling tinggi ada pada kategori baik sebanyak 54 orang (62,8%). Setelah dilakukan analisis, terdapat adanya pengaruh promosi kesehatan dengan tingkat pengetahuan siswa. Dibuktikan dengan hasil p value 0,000 < 0,05 artinya terdapat perbedaan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah dilakukannya promosi kesehatan. Simpulan: Terdapat adanya perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan  promosi kesehatan sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh dari pemberian promosi kesehatan mengenai    penyakit gonore pada responden.
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Kebersihan Menstruasi pada Remaja Qolbah, Hayuning; Hamidah, Hamidah; Purnamawati, Dewi; Subiyatin, Aning
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 4, No 2 (2023): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.4.2.62-71

Abstract

Latar Belakang: Kebersihan menstruasi sangat mempengaruhi kesehatan reproduksi. Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) yang buruk memberikan dampak bagi fisik maupun psikologis pada remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku kebersihan menstruasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah tervalidasi. Analisis data bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar siswi memiliki perilaku menstrual hygiene yang baik yaitu sebanyak 78 siswi (63,4%). Jumlah siswi yang memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 96 siswi (78%). Sebagian besar siswi memiliki ibu yang berpendidikan rendah yaitu sebanyak 104 siswi (84,6%). Siswi yang mengatakan bahwa mereka memiliki ketersediaan sarana prasarana sekolah yang baik yaitu sebanyak 65 siswi (52,8%). Hasil analisis data menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dengan kebersihan menstruasi (p value=0,001 OR=8,114 (95% Cl=3,064-21,490)) dan tidak ada hubungan antara pendidikan ibu, ketersediaan sarana prasarana sekolah dengan perilaku kebersihan menstruasi. Simpulan: Pengetahuan memiliki hubungan dengan perilaku menstrual hygiene pada siswi kelas 7 dan 8 SMPN 3 Babelan Kabupaten Bekasi tahun 2023.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Anak Usia 0-5 Tahun di RS Budi Kemuliaan Tahun 2021 Afifah, Siti Dhiya; Windiany, Erina; Dharmasetiawani, Dharmasetiawani
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 5 No. 1 (2024): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.5.1.21-30

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi pernapasan yang disebabkan mikroorganisme pada saluran napas baik bagian atas maupun bawah. ISPA paling umum terjadi pada saluran pernafasan atas yaitu rongga hidung, faring, dan laring dengan gejala pilek, faringitis atau radang tenggorok, laringitis, dan influenza tanpa komplikasi. ISPA merupakan penyakit yang terbanyak terjadi di negara berkembang dengan tingkat morbiditas dan mortalitas cukup tinggi terutama pada anak balita. Tujuan: diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada anak usia 0-5 tahun yang berobat rawat jalan di RS Budi Kemuliaan tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis analitik observasional dengan desain cross sectional dengan perbandingan dua kelompok. Sampel penelitian adalah balita berumur 0-5 tahun dengan jumlah 178 sampel, pada kelompok kontrol 89 anak dan kelompok kasus 89 anak, sampel diambil dengan teknik random sampling dari data rekam medis. Hasil:  Menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia, status imunisasi terhadap ISPA (nilai p<0,05). Tidak ada hubungan antara berat lahir, status gizi dan pemberian ASI terhadap ISPA (nilai p> 0,05). Simpulan: berdasarkan hasil penelitian adanya hubungan yang bermakna pada usia dan status imunisasi dengan kejadian ISPA pada anak usia 0-5 tahun di RS Budi Kemuliaan tahun 2021, diketahui bahwa anak usia kurang dari 5 tahun mudah terkena penyakit karena imunitas tubuh yang masih berkembang. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada orangtua untuk meningkatkan pemberian imunisasi pada anak sesuai usianya. 
Hubungan Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswa Kesehatan Salamah, Qonita Nur; Nasir, Narila Mutia; Adi, Supri
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 4, No 2 (2023): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.4.2.72-84

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea primer merupakan nyeri atau kram perut bagian bawah saat menstruasi. Prevalensi kejadian dismenorea primer pada mahasiswa berkisar 70,8% - 89,9%. Dismenorea primer menjadi beban biologis bagi mahasiswa dan mempengaruhi produktivitas dalam perkuliahan ataupun aktivitas sehari-hari, serta berdampak pada penurunan kualitas hidup mahasiswa. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran masalah serta faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenorea primer pada Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Tahun 2021. Metode: Desain studi penelitian ini menggunakan cross–sectional dengan jumlah responden sebesar 177 mahasiswa. Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi–square dan binary logistic. Hasil: Kejadian dismenorea primer pada mahasiswa mencapai 82,5% (146 mahasiswa). Terdapat hubungan antara riwayat keluarga (OR: 3,53; 95% CI: 1,28 – 9,71) dan lama hari menstruasi (OR: 3,14; 95% CI: 1,42 – 6,97) dengan kejadian dismenorea primer pada mahasiswa (P-value: 0,019; 0,007). Usia menarche, siklus menstruasi, status gizi (IMT), tingkat stres, perilaku sarapan, aktivitas fisik, konsumsi kopi, dan lama tidur tidak berhubungan dengan kejadian dismenorea primer (P-value 0,05). Simpulan: Mahasiswa yang memiliki riwayat keluarga dismenorea dan lama hari menstruasi ≥7 hari merupakan faktor yang terbukti secara statistik berhubungan dengan kejadian dismenorea primer. Kejadian dismenorea primer secara berkala dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup mahasiswa.
Hubungan Pengetahuan Pemeriksaan Antenatal Ibu Hamil dengan Kepatuhan Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan di Puskesmas Cimpaeun Depok Ismail, Mutiara Ayu; Marindawati, Mieke; Sugiarto, Sugiarto; Sunarto, Agus
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 5 No. 1 (2024): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.5.1.31-39

Abstract

Latar Belakang: Pemeriksaan antenatal adalah pemeriksaan komprehensif yang diberikan kepada ibu hamil dan harus dilakukan secara rutin dan sesuai standar agar membantu target global Sustainable Development Goals (SDGs) menurunkan angka kematian ibu. Kepatuhan dalam melakukan kunjungan pemeriksaan kehamilan bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya pengetahuan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pemeriksaan antenatal dengan kepatuhan kunjungan ibu hamil di Puskesmas Cimpaeun Depok. Metode: Penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Cimpaeun Depok pada bulan November-Desember 2023. Penilaian pengetahuan dengan menggunakan mean dari skor responden. Sedangkan kepatuhan kunjungan dilihat dari kesesuaian standar minimal ANC sebanyak 4 kali, yang nanti terbagi menjadi Teratur dan Tidak Teratur.  Hasil: Dengan teknik purposive sampling didapatkan 30 responden. 22 responden (73,3%) berusia 20-35 tahun, 1 responden (3,3%) berusia <20 tahun, 7 responden (23,3%) berusia >35 tahun. Tingkat pendidikan SD 6 orang (20%), SLTP 9 orang (30%), SLTA 13 orang (43,3%), dan Perguruan Tinggi 2 orang (6,7%). Responden primigravida 6 orang (20%) sedangkan multigravida 24 orang (80%). Responden pengetahuan tinggi 18 orang (60%) dan pengetahuan rendah 12 responden (40%). Sebanyak 17 responden (56,7%) melakukan kunjungan antenatal teratur dan 13 responden (43,4%) tidak. Pada uji chi square terhadap pengetahuan dan kepatuhan kunjungan pemeriksaan kehamilan didapat hasil p 0,000. Simpulan: Semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu hamil, semakin teratur kunjungan pemeriksaan antenatal dan hal ini bermakna secara statistik.
Konseling Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP) Pada Orang Tua Pemula) Khikmi, Fitrotul; Machfudloh, Machfudloh; Surani, Endang
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 5 No. 1 (2024): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.5.1.50-67

Abstract

Program pendekatan yang berkontribusi terhadap penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan pencapaian peserta KB (Keluarga Berencana) baru adalah program KB pasca persalinan, karena program kehamilan yang aman dan sehat dapat direncanakan sedini mungkin. Bidan mempunyai peran dalam peningkatan pemahaman ibu untuk memutuskan KB pasca persalinan yang tepat, yaitu melalui konseling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau bukti-bukti mengenai pelaksanaan konseling keluarga berencana (KB) pada pasangan orang tua pemula. Metode yang digunakan adalah metode scoping review. Pencarian literatur menggunakan 3 database yaitu ScienceDirect, PubMed, Perpustakaan Online Willey, dan satu mesin pencari; Google Cendekia. Artikel dipilih menggunakan kriteria inklusi yaitu artikel asli, menggunakan bahasa indonesia dan bahasa inggris, terbit dalam 5 tahun terakhir (2018-2023). Total hasil pencarian yaitu sebanyak 1.027 artikel dan ditemukan 10 artikel yang memenuhi syarat inklusi. Instrumen yang digunakan untuk menilai kualitas artikel adalah alat Joanna Briggs dari Joanna Briggs Institute (JBI). Hasil review ditemukan data terkait pentingnya konseling KBPP, Hambatan, dan upaya peningkatan kualitas dari nasional dan internasional. Dari ulasan 10 artikel, didapatkan hambatan bukan hanya berasal dari reseptor tetapi juga berasal dari tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan. Upaya peningkatan kualitas pelayanan bukan hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan tetapi juga dalam peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan.
Dampak Hipnoterapi terhadap Intensitas Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester Pertama Hairunisyah, Rika; Hurdita, Merani; Novita, Nesi
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 5 No. 1 (2024): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.5.1.68-76

Abstract

Latar Belakang: Mual dan muntah merupakan gejala umum pada trimester pertama kehamilan yang seringkali mempengaruhi kualitas hidup ibu hamil. Penelitian ini menyelidiki efektivitas hipnoterapi sebagai intervensi non-farmakologis untuk mengurangi intensitas gejala tersebut, Tujuan: Untuk mengevaluasi dampak hipnoterapi terhadap intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama di Praktek Bidan Mandiri Semiyati di Muara. Enim. Metode: Penelitian quasi eksperimental ini menggunakan desain one-group pretest-posttest tanpa kontrol. Dilakukan pada April hingga Mei 2024, penelitian ini melibatkan 31 ibu hamil yang mengalami mual dan muntah tingkat satu. Peserta menjalani sesi hipnoterapi, dan intensitas mual dan muntah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sistem penilaian PUQE-24. Tes peringkat bertanda Wilcoxon digunakan untuk analisis statistik. Pra hipnoterapi, 87,1% peserta mengalami mual dan muntah tingkat sedang, dan 12,9% melaporkan gejala tingkat ringan. Post hipnoterapi, 80,6% peserta melaporkan tidak ada gejala, dan 19,4% mengalami gejala tingkat ringan. Uji Wilcoxon menunjukkan penurunan intensitas gejala yang signifikan secara statistik (nilai P = 0,001). Simpulan: Hipnoterapi secara signifikan mengurangi intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Perawatan non-farmakologis ini dapat meningkatkan kesejahteraan ibu dan dapat dipertimbangkan sebagai terapi pelengkap dalam perawatan prenatal.
Hubungan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care dengan Cara Persalinan di Puskesmas Sukaindah Kabupaten Bekasi Sunarto, Agus; Fadlina, Filda; Agusfar, Achmad Zani; Wahyuni, Tri
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 5 No. 1 (2024): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.5.1.77-86

Abstract

Latar Belakang: Persalinan normal adalah proses persalinan melalui vagina dan persalinan Caesar atau Sectio caesarea (SC) yaitu proses mengeluarkan janin melalui irisan pada dinding perut dan rahim. Menurut World Health Organization (WHO) persalinan normal terdapat (79 %) sedangkan persalinan SC terdapat (21.1%) persalinan di Dunia dari (94.5%) kelahiran hidup. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan kunjungan ANC dengan cara persalinan di Puskesmas Sukaindah. Metode: Penelitian dengan desain kuantitatif analitik cross-sectional menggunakan metode observasional. Sampel dalam penelitian ini adalah total sampling sebesar 375 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi . Analisis data secara Chi-square dengan menggunakan SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan angka tertinggi dalam distribusi kepatuhan kunjungan ANC adalah ibu hamil yang tidak patuh kunjungan ANC yaitu sebanyak (53,1%), persentase ibu dengan persalinan spontan atau normal lebih tinggi dibanding ibu bersalin secara sectio caesarea (SC) yaitu sebanyak (67,2%), terdapat (79,7%) ibu yang hamil dalam usia yang aman (20 – 35 tahun), angka paritas tertinggi yaitu pada ibu dengan paritas 2 – 3 kali (74,4%),  etiologi terbanyak yang menyebabkan ibu rujuk bersalin adalah ketuban pecah dini yaitu sebanyak (39,0%). Hasil kepatuhan kunjungan ANC dengan cara persalinan didapatkan nilai p-value 0,000 (< 0,05). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan kunjungan ANC dengan cara persalinan di Puskesmas Sukaindah. Ibu hamil yang patuh mengikuti kunjungan ANC lebih cenderung untuk melahirkan secara normal dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak patuh mengikuti kunjungan ANC. Ibu yang tidak patuh melakukan kunjungan ANC lebih berisiko 3,467 kali untuk bersalin secara sectio caesarea.
Analisis Penggunaan Aplikasi Food For Baby & Kids Terhadap Pola Asuh Gizi Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Rahmawati, Shinta Alifiana; Dewi, Lukyta Pratika
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 5 No. 2 (2024): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.5.2.87-95

Abstract

Latar belakang: pemenuhan gizi yang baik pada anak adalah faktor penting yang berperan dalam memastikan tumbuh kembang dan kecerdasan otak anak secara optimal, terutama dalam periode 1. 000 hari pertama kehidupan. Sekitar 181 juta anak di seluruh dunia yang berusia di bawah 5 tahun belum mendapat akses terhadap makanan bergizi yang beragam. Salah satu faktor penyebabnya yaitu kurang tepatnya pemberian makanan pendamping ASI. Food For Baby & Kids (FFBK) sebuah gagasan inovasi e-Health berbasis web sebagai panduan informasi makanan pendamping ASI. Tujuan: mengetahui pengaruh aplikasi FFBK terhadap pola asuh gizi bayi usia 6-12 bulan. Metode: penelitian ini merupakan sebuah penelitian kuasi-eksperimental yang menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, sebanyak 30 orang ibu bayi usia 6-12 bulan. Instrumen yang digunakan yaitu aplikasi FFBK dan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji Paired Sample t-test, serta analisis multivariat menggunakan regresi linier. Hasil: penelitian didapatkan perbedaan bermakna pola asuh gizi bayi sebelum dan setelah menggunakan aplikasi FFBK. Mean pola asuh gizi sebelum sebesar (6,60) meningkat menjadi (13,60). Hasil uji statistik menggunakan Paired Sample t-test menunjukkan p-value 0,000. Hasil analisis multivariat didapatkan bahwa variabel confounder yang berpengaruh terhadap pola asuh gizi yaitu sosial ekonomi dengan koefisien regresi sebesar 0,006 (p-value <0,05). Simpulan: ada pengaruh aplikasi FFBK terhadap pola asuh gizi bayi usia 6-12 bulan. Variabel confounder yang berpengaruh terhadap pola asuh gizi yaitu sosial ekonomi. Diharapkan para ibu agar dapat memanfaatkan aplikasi ini dalam membersamai anak pada masa MP-ASI.
Analisis Tingkat Pengetahuan dan Sikap Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta dalam Pencegahan Fluor Albus Tsamarah, Muthiah; Syamsuddin, Heryanto; Saenong, Rizqa Haerani
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 6 No. 1 (2025): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.6.1.11-17

Abstract

Latar belakang: Fluor albus atau keputihan adalah masalah ginekologi yang paling sering terjadi pada wanita di seluruh dunia dan dapat mengenai segala usia,terutama usia remaja.Tingkat Pengetahuan dan sikap yang baik merupakan faktor penentu dalam menjaga kesehatan organ reproduksi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap dalam mencegah terjadinya fluor albus pada mahasiswi fakultas kedokteran universitas Muhammadiyah Jakarta Angkatan 2019 dan 2022. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan responden dengan sistem purposive random sampling dan didapatkan 107 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian kuesioner secara online. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat yang digunakan dalam penelitian. Hasil: Dari seluruh responden sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan yang baik dengan persentase 87,9 % dan sebanyak 58 orang responden (54,2%) memiliki sikap positif terhadap pencegahan fluor albus. Uji chi-square diperoleh p=0,978 atau α > 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap dalam mencegah terjadinya fluor albus. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap dalam mencegah terjadinya fluor albus pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta Angkatan 2019 dan 2022.