cover
Contact Name
Safiruddin Al Baqi
Contact Email
albaqi@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285646562647
Journal Mail Official
maalim@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 156 Ronowijayan Siman Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 27456293     EISSN : 27456285     DOI : https://doi.org/10.21154/maalim
Maalim Jurnal Pendidikan Islam adalah jurnal yang dikelola oleh Juruasan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Ponorogo. Maalim Jurnal Pendidikan Islam terbit dua kali dalam satu tahun yaitu di bulan Juni dan Desember. Maalim Jurnal Pendidikan Islam menerbitkan karya ilmiah baik studi literature ataupun hasil penelitian lapangan dengan tema pendidikan agama Islam, pendidikan pesantren dan tema lain terkait pendidikan Islam.
Articles 111 Documents
Penerapan Metode Pembelajaran Fishbowl dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fiqih Zuhrotul Mufidah; Nurul Azizah; Eko Saputra
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 01 (2022): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v3i1.3878

Abstract

This study aims to determine the application of the fishbowl method in increasing student activity and learning outcomes in fiqh subjects in class VIII A Pondok Pesantren Al-Madaniyah Jaro Kalimantan. The application of this method expecting to be a solution to overcome the problem of learning "outcomes, which," are still very low, it finding that 79% of students have not reached the KKM. This type of research is classroom action research using the Kemmis & Mc Taggart model. The results of this study "indicate" that the application of the fishbowl method can increase student learning activity. In the first cycle of students who are active 60%, while in the second cycle of students who are 100% active, the increase in cycles I and II are 40%. The increase in student learning outcomes in the first cycle of students who reached the KKM reached 65%, while in the second cycle students who achieved the KKM were 100% of the total number of students. So the increase in student learning outcomes in cycles I and II is 35%. Thus it can be said that the application of the fishbowl method can increase student activity and learning outcomes in Fiqh Lesson.
Implementasi Metode Ummi dalam Pembelajaran Tahfidz di Panti Asuhan Tahfidzul Quran Yatim Piatu Muhammadiyah Belegondo-Ngariboyo-Magetan Atiq Alawiyah Ramadhani; Wilis Werdiningsih
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 01 (2022): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v3i1.3921

Abstract

Al-Qur’an merupakan kitab suci yang paling istimewa di antara kitab yang lainnya. Menghafal al-Qur’an merupakan pekerjaan yang mulia dan membutuhkan niat yang sungguh-sungguh. Panti asuhan yatim piatu Muhammadiyah Tahfidzul Quran Balegondo Ngaribiyo Magetan merupakan satu-satunya panti asuhan di Magetan yang memiliki program tahfidz bagi anak asuh. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pembelajaran tahfidz al-Qur’an di panti asuhan yatim piatu Muhammadiyah Tahfidzul Quran Balegondo Ngaribiyo Magetan menggunakan metode ummi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran tahfidz al-Qur’an menggunakan model privat/individual, klasikal individual, klasikal baca simak, dan klasikal baca simak murni; untuk mengasah kemampuan anak dalam menghafal, upaya yang dilakukan yakni mendampingi anak menghafal satu atau beberapa ayat dalam sehari sesuai dengan kemampuan anak, mengulang hafalan setiap hari, efektifitas waktu, penggunakan metode yang baik dan tepat, pemberian reward, motivasi dan muraja’ah setelah sholat fardhu.
Implementasi Diklat Ubudiyah Santri Baru dalam Kegiatan Peribadatan Sehari-hari di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak Ilma Nikmatur Rofi'ah; Tirta Dimas Wahyu Negara
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 01 (2022): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v3i1.3237

Abstract

Pondok Pesantren Darul Huda merupakan salah satu pondok terbesar di Ponorogo, Tepatnya di Desa Mayak, Kecamatan Tonatan, Kabupaten Ponorogo yang didirikan oleh KH. Hasyim Sholeh pada tahun 1968 sampai sekarang. Pondok pesantren ini memiliki jumlah santri yang sangat banyak yang nama setiap tahunnya juga menerima santri baru yang berasal dari banyak kalangan dan daerah. Dari heterogennya santri baru tersebut, adakalanya anak yang sudah tau dunia pesantren entah dari keluarganya atau tetangganya, ada juga yang sudah mengenal dunia pendidikan diniyah, namun ada juga yang sama sekali belum mengenal apa itu pesantren, sehingga santri baru kesulitan dalam mengetahui kegiatan peribadatan yang benar itu bagaimana. Hal ini menjadi tugastersendiri untuk santri baru dalam mendidik dan mengarahkan serta mempraktekkan semua kegiatan yang berhubungan dengan peribadatan sehari-hari sehingga mereka tidak kebingungan dengan banyaknya kegiatan di pondok, seperti thaharoh, wudhu, memakai mukena, sholat, serta menghilangkan najis. Kegiatan ubudiyah tersebut merupakan perkara yang sangat penting dalam agama, sehingga wajar jika harus mendapat perhatian yang lebih dalam mengenalinya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberitahu, mencontohkan serta mempraktikkan sehingga santri baru faham apa yang seharusnya dilakukan dan yang harus dihindari. Berangkat dari aset yang dimiliki para santri senior dan ustadzah yang masih berdomisili di pondok, maka adanya implementasi dari hasil diklat ubudiyah ini perlu diadakan dan dilakukan guna terciptanya kegiatan peribadatan yang nyaman, tertib dan terkondisikan secara menyeluruh. Kegiatan diklat juga diikuti oleh seluruh santri baru baik dari tingkat madrasah Tsanawiyah maupun Madrasah Aliyah yang baru masuk ke pondok. Kegiatan ini juag diadakan di dua tempat yakni untuk materi berada di kamar asrama masing-masing dan untuk praktek wudhu berada di kamar mandi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mereka antusias dan semangat dalam mengikuti kegiatan ini karena mereka merasa kurang mengetahui tentang hal peribadatan sehingga mampu memahami untuk kemudian dipraktekkan dalam kegiatan sehari-hari. Kata kunci: implementasi, diklat ubudiyah, ibadah sehari-hari
Implementasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Kurikulum 2013 di SD Unggulan Permatajingga Malang Imam Taqyudin
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 01 (2022): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v3i1.3783

Abstract

Sekolah Dasar Unggulan Permatajingga Malang adalah sekolah umum yang sudah menerapkan kurikulum 2013. Meskipun sebagai sekolah umum pimpinan SD Unggulan Permatajingga memiliki harapan agar peserta didiknya memiliki karakter islami dan kemampuan keagamaan Islam yang lebih berbobot bila dibandingkan dengan sekolah umum yang sederajat. Demi mewujudkan harapan tersebut pimpinan SD Unggulan Permatajingga berupaya mengoptimalkan program ekstrakurikuler dan pembiasaan keagamaan yang ada di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis kurikulum 2013 yang difokuskan pada ekstrakurikuler dan pembiasaan keagamaan di SD Unggulan Permatajingga Malang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data primer adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, dan guru Pendidikan Agama Islam. Data dianalisa menggunakan teknik analisa data, reduksi data, dan penyajian data, serta menarik kesimpulan. Hasil penilaian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan ekstrakurikuler dan pembiasaan keagamaan dilakukan di awal semester yang meliputi tujuan kegiatan, penyusunan program dan jadwal, serta analisa kebutuhan minat bakat peserta didik. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dan pembiasaan keagamaan berjalan sesuai rencana dan program yang telah disusun. Evaluasi dilakukan setiap enam bulan melibatkan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan sekolah. Dari evaluasi ditemukan bahwa tujuan yang diharapkan sekolah sudah tercapai namun masih terdapat kendala seperti terbatasnya sarana prasarana dan kedisplinan peserta didik.
Peningkatan Hasil Belajar Materi Tarikh Islam dengan Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis Metode Mind Mapping Saiful Anwar; Fitri Siyami; Wulan Noviyanti Asyarah; Frida Avid Khusnul Khotimah; Naila Nahdlia Ifada
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 01 (2022): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v3i01.3942

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti mengambil tempat penelitian di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus Putri2, Ngawi. Hal yang melatarbelakangi penelitian ini disebabkan oleh hasil belajar yang kurang memuaskan para siswi KMI kelas 1H pada mata pelajaran Tarikh Islam. Salah satu penyebab dari rendahnya hasil belajar dan kurangnya keaktivan siswi adalah karena penerapan metode pembelajaran yang kurang menarik dan cenderung membosankan. Metode ceramah menurut guru materi Tarikh Islam sendiri sering kali membuat anak bosan, mengobrol ataupun tertidur. Maka penelitian ini mencoba mencari solusi guna meningkatkan hasil belajar siswi dengan cara menerapkan metode pembelajaran mind mapping dengan model pembelajaran berbasis kooperatif atau kerja sama antara siswi satu dan siswi yang lainnya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart, subjeknya terdiri dari 32 siswi kelas 1H KMI PMDG Putri 2. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dan tes hasil belajar, untuk observasi diolah dengan reduksi data, klasifikasi data, dan interpretasi data. Sedangkan tes diolah dengan menghitung rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan sekitar 37,5% dari persentase hasil belajar di siklus I dan hasil belajar siklus II, yaitu persentase ketuntasan belajar siklus I sebesar 25% dan pada silklus II meningkat menjadi sebesar 62,5%. Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif dengan metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswi pada mata pelajaran Tarikh Islam kelas 1H.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-nilai Ibadah di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Polorejo Babadan Ponorogo Hepy Kusuma Astuti
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 02 (2022): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v3i2.4891

Abstract

The values of worship as a form of fostering Islamic religious education in Madrasahs are an effort to create quality human resources, so that they are able to compete in the era of globalization as is happening today while still upholding the teachings of Islam. For this reason, the teacher as the main actor in instilling religious and religious values to students requires certain strategies so that the values of worship can be absorbed and become part of the daily lives of students. Therefore, this study aims to determine the values of worship that are instilled in Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Polorejo, Babadan District, Ponorogo Regency and to find out the strategy of PAI teachers in instilling worship values. This study employed descriptive qualitative method, primary data was obtained through the method of observation, interviews, and documentation on the MI Ma'arif Polorejo teachers and related documents. The results of this study found that the values of worship instilled in MI Ma'arif Polorejo were, the value of piety, the value of discipline, the value of patience, and the value of honesty. Then, the strategy used by PAI teachers in instilling the value of worship at MI Ma'arif Polorejo is through intracurricular and extracurricular activities by modeling through stories, habituation and example. However, the value of the worship of alms (zakat, infaq, waqf) has not been prominent which has actually been implemented.
Implementasi Strategi Pembelajaran The Power Of Two dalam Meningkatkan Nilai Belajar Fiqih Santri Gontor Putri 2 Mantingan Ngawi Defi Firmansah; Alya Putri Septianti
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 02 (2022): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v3i2.5012

Abstract

Hasil belajar memiliki peranan penting sebagai alat ukur atas pencapaian tujuan dari kegiatan pembelajaran. Namun, masih ditemukan materi yang tergolong di bawah  nilai rata-rata salah satunya materi  Fiqih (Bidayatul Mujtahid). Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswi melalui penggunaan strategi pembelajaran The Power Of Two pada materi Fiqih, 2) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswi melalui penggunaan strategi The Power Of Two pada materi Fiqih. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang bersifat deskriptif kualitatif. Diterapkan di kelas 5H yang berjumlah 38 siswi di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 tahun ajaran 1442/1443 H. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan, bahwa (1) Penerapan strategi pembelajaran The Power Of Two dinilai efektif dapat meningkatkan keaktifan belajar Fiqh kelas 5H  Kulliyyatu-l-Muallimat Al-Islamiyyah di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, yaitu pada siklus pertama keaktifan belajar siswa dengan presentase 61,97% dan pada siklus kedua keaktifan belajar siswa dengan presentase 81,45%. (2) Penerapan strategi pembelajaran The Power Of Two dinilai efektif dapat meningkatkan hasil belajar Fiqih kelas 5H yaitu rata-rata hasil belajar siklus pertama 5,45 dengan presentase hasil belajar adalah 47,37% dan meningkat rata-rata hasil belajar pada siklus kedua 6,82 dengan  presentase hasil belajar 94,74%. AbstractLearning outcomes have an important role as a measuring tool for achieving the goals of learning activities. However, there are still materials that are classified as below the average value, one of which is Fiqh (Bidayatul Mujtahid) material. This study aims to 1) Know the increase in students learning activity through the use of The Power Of Two learning strategy in Fiqh material, 2) Know the increase in student learning outcomes through the use of The Power Of Two strategy in Fiqh material. This research is a classroom action research (CAR) with a descriptive qualitative model by Kemmis and McTaggart. It was applied in class 5H, which consisted of 38 students at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri, Campus 2, the academic year 1442/1443 H. Classroom Action Research was carried out in 2 cycles, consisting of planning, action, observation, and reflection. The results of this study indicate that (1) The application of The Power Of Two learning strategy is considered effective in increasing the activeness of learning Fiqh class 5H Kulliyyatu-l-Muallimat Al-Islamiyyah at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Campus 2, namely in the first cycle of learning activity students with a percentage of 61.97% and in the second cycle of student learning activities with a percentage of 81.45%. (2) The implementation of The Power Of Two learning strategy is considered effective in increasing Fiqh learning outcomes for class 5H, namely the average learning outcome in the first cycle is 5.45 with the percentage of learning outcomes being 47.37%, and increasing the average learning outcome in the second cycle 6,82 with the percentage of learning outcomes 94.74%.Keywords: Learning Outcomes, Fiqh, The Power Of Two
Meningkatkan Kemampuan Ibadah Amaliyah Melalui Kegiatan Praktik Nastiti Mufidah; Maya Zahrotul Maulida
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 02 (2022): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v3i2.4475

Abstract

ABSTRACTIt is very important for children to develop prayer skills, because right prayer will make children become pious and wake up from evil deeds. The development of the correct prayer of children has a very big influence on children to adults, if this is not considered then the wrong practice of prayer will always be carried out by children. Apart from problems with prayer practices, researchers also encountered other problems, namely about the practice of ablution and tayammum. Researchers socialize about prayer, ablution and tayammum in several days, namely Monday, Tuesday, and Wednesday. Researchers make the best use of the time to teach children about these three problems. Because the current situation makes researchers and also children have to be able to minimize the time so that children can get maximum lessons. Before doing the amaliyah worship, the researcher tried to interact with the children about understanding, intentions, and prayers. Initially, there were still many children who did not understand it properly and correctly. After the socialization and practices were held for several meetings, the children experienced a lot of changes, which at first could not practice properly and correctly, now thank God they are better than before. 
Penerapan Metode Tasmi’ dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Al-Qur’an di Pondok Pesantren Putri Tahfidz Al-Ghurobaa’ Tumpangkrasak Jati Kudus Partono Partono; Shinta Ulya Rizqiyah
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 02 (2022): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v3i2.4927

Abstract

This study aims to determine: 1) The application of the tasmi’ tasmi' method in improving the quality of memorizing the Qur'an in the female Islamic boarding school Tahfidz Al-Ghurobaa' 2) The effectiveness of the application of the tasmi' method in improving the quality of memorizing the Qur'an at the female Islamic boarding school. Tahfidz Al-Ghurobaa' 3) What are the factors that support and hinder the application of the tasmi' method at the Tahfidz Al-Ghurobaa' Islamic Boarding School for Girls. This research includes field research using a qualitative approach. The data collection techniques were obtained from participant observation, interviews, and documentation. While the data analysis of this research includes data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show that (1) The application of the tasmi' method can improve the quality of memorizing the Qur'an because it can detect errors in reading. (2) The tasmi' method is an effective method to apply because it can improve the quality of memorizing the Qur'an (3) The achievement of the tasmi' method is influenced by inhibiting and supporting factors. Supporting factors include creating a Qur'anic nuanced environment, always repeating readings with friends, and having an ideal age, while the inhibiting factors are laziness, lack of istiqomah, and difficulty in managing time.Keywords: Tasmi' Method, Memorizing Al-Qur'an, Quality of Memorizing Al-Qur'an
Peran Guru dalam Pembelajaran Al-Qur’an Melalui Aplikasi Program Holy Qur’an Release 6,5 Plus di SMP Plus Darus Sholah Jember Isnaya Qurratu Akyuni; Siti Aminah Prayogo
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 02 (2022): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v3i2.4659

Abstract

Lembaga pendidikan Islam dalam melaksanakan pembelajaran Al Qur’an bertujuan mencetak siswa bergenerasi Qur’an, dalam pelaksanannya menggunakan berbagai metode dan cara mengajar. Namun, masih kerap kali ditemukan siswa belum tepat dalam penulisan,pembacaan,maupun pemaknaan ayat Al Qur’an. Sehingga, peran guru harus lebih ditingkatkan karena saat ini perkembangan teknologi dan informasi menuntut setiap individu mampu berkecimbuk di dalamnya, lembaga sekolah menengah pertama plus Darus Sholah memanfaatkan aplikasi program holy qur’an dalam pembelajaran Al Qur’an, tanpa adanya guru berkemampuan IT (ilmu teknologi) maka tidak akan terlaksana pmbelajaran Al Qur’an Holy. sehingga perlunya pemaksimalan peran guru yang bertugas sebagai pengajar, pendidik dan pelatih. penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana peran guru sebagai pendidik,pengajar dan pelatih dalam proses pembelajaran Al Qur’an melalui Aplikasi Program Holy Qur’an Release 6,5 Plus di Sekolah menengah pertama Plus Darus Sholah,Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis dekskriptif, dan menggunakan analisis data Miles Huberman dan Saldana, Hasil penelitian ini Pertama, peran guru sebagai pendidik dalam pembelajaran Al Qur’an melalui Aplikasi Program Holy Qur’an release 6,5 plus dilaksanakan dengan menjadi contoh (Role model), pengelola lingkungan belajara Al Qur’an (Fasilitator) dan pemberi nasihat (Motivator),  Kedua,Peran guru sebagai pengajar dengan menyampaikan materi (Informator), pengarah (Direktor), dan penilai (Evaluator), Ketiga,Peran guru sebagai pelatih yaitu melatih BTA (Baca Tulis Al Qur’an) dan melatih pengoperasian icon-icon holy Qur’an.

Page 4 of 12 | Total Record : 111