cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2024)" : 15 Documents clear
Penerapan Pendidikan Keberagam (Multikultural Dan Pluralisme) pada SMAK Waingapu di Sumba Timur Syahputra, Andrian Wira; Bethan, Umar Ali
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendidikan keberagaman (multikultural dan pluralisme) baik dari kondisi keberagaman, strategi penerapan dan tantangan serta hambatan pada SMAK Waingapu di Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologis di mana peneliti menginterpretasikan serta menjelaskan pengalaman-pengalaman yang dialami seseorang dalam menjalani hidupnya, termasuk pengalaman berinteraksi dengan orang lain dan lingkungannya. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu 5 orang guru dan 10 orang siswa sedangkan sumber data sekunder merupakan dokumen catatan atau foto kegiatan pelaksanaan keberagaman di sekolah. Dalam penelitian kualitatif, data diperoleh dari berbagai sumber dengan menggunakan teknik triangulasi keabsahan data, sehingga data dikumpulkan secara terus menerus hingga datanya jenuh. Metode analisis kualitatif non statistik, dimana komponen reduksi data, dan sajian data dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data setelah data terkumpul, tiga komponen analisis (reduksi, data, sajian, penarikan kesimpulan) berinteraksi. Strategi penerapan pendidikan keberagaman di SMAK Waingapu sudah dilakukan dengan menerapkan atau mengaplikasikan pendidikan keberagaman (multikultural dan pluralisme) dalam beberapa mata pelajaran sekolah, seperti mata pelajaran, Pendidikan Pancasila dan Kewarga Negaraan, Pendidikan Agama Kristen, mata pelajaran Sosial Budaya Dasar (SBD) Serta Etika Kristen. Ini menandakan bahwa SMAK Waingapu memahami jika penerapan pendidikan pada sekolah keagamaan sangat diperlukan demi memberikan pemahaman dasar kepada para siswa tentang Multikultural dan pluralisme negara Indonesia. Faktor-faktor yang mendukung terlaksananya pendidikan multikultural dalam pembelajaran adalah lingkungan dan iklim sekolah, materi dan metode pembelajaran, program dan kegiatan sekolah, kegiatan ekstrakurikuler (bakat dan minat), dan kesadaran siswa. Tantangan dan Hambatan Internal yang dialami oleh sekolah SMAK Waingapu adalah, masih kurangnya Poster-poster tentang pendidikan multikultural dan pluralisme di sekolah dimana hal itu sangat dibutuhkan untuk menarik perhatian siswa terkait persoalan multikulturalisme serta wadah yang cukup efektif untuk mengkampanyekan keberagaman bagi siswa. Selain itu masih ada sebagian siswa yang bersikap sukuisme, hal tersebut nampak dari siswa yang sering berkumpul secara berkelompok dengan sesama sukunya sendiri tanpa melibatkan siswa dari suku lain, ini harus menjadi perhatian khusus sekolah agarpraktik sukuisme ini menjadi perhatian khusus sekolah agar lebih menanamkan kesadaran bhineka tunggal ika dalam pemahaman anak didik.
Implementasi Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Tingat SMP 'Ulya, Mustaghfirotul; Mampow, Helti Lygia; Riani, Dinar Kasih
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.313

Abstract

Penelitian ini dilandasi rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika dengan kelompok heterogen, pada observasi didapati bahwa pada kegiatan diskusi kelompok didominasi oleh peserta didik dengan kemampuan mahir saja, sedangkan peserta didik dengan kemampuan berkembang dan butuh bimbingan sangat kecil kontribusinya dalam kegiatan diskusi kelompok. Penggunaan pendekatan TaRL dalam pembelajaran matematika diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut dengan mengelompokkan peserta didik secara homogen berdasarkan tingkat kemampuan awal mereka agar dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Taggart dengan analisis data deskriptif komparatif dengan membandingkan data hasil belajar peserta didik mulai dari pra-siklus hingga siklus 2. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, asesmen diagnostik, asesmen sumatif, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil asesmen diagnostik peserta didik dibagi menjadi tiga tingkatan yaitu tingkat mahir, berkembang, dan butuh bimbngan. Hasil dari penelitian yang didapatkan yaitu penggunaan pendekatan TaRL pada pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Data kenaikan rata-rata hasil belajar peserta didik yang diperoleh yaitu naik dari pra-siklus sebesar 38,33 menjadi 69 pada siklus 1 namun masih belum mencapai KKM yang ditetapkan sekolah sebesar 75, dan naik menjadi 92,17 pada siklus 2 serta sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan oleh sekolah. Penelitian ini menitik beratkan pada pemenuhan kebutuhan peserta didik yang berbeda berdasarkan tingkat pemahaman awal mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kegiatan pembelajaran yang inovatif untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Metode Project Based Learning Materi Cuaca, Musim dan Iklim di Sekolah Dasar Nurjanah, Gina; Rokhman, Nissa Mawarda; Rijal, Akmal
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.302

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas 3 SDN Biru 01 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi cuaca, musim, serta iklim. Siswa kurang aktif dan termotivasi dalam mengikuti pelajaran. Oleh karena itu, dilakukan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode project based learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode project based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 3 SDN Biru 01 Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung tahun ajaran 2024/2025 pada pembelajaran IPA terkait materi cuaca, musim, serta iklim. Subjek penelitian ini adalah 35 siswa kelas 3 yang terdiri dari 23 siswi dan 12 siswa. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan selama dua siklus dengan membandingkan hasil belajar pada prasiklus, siklus I, dan siklus II. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar tes dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif mencakup perhitungan rata-rata dan persentase hasil belajar siswa, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi selama proses pembelajaran pada setiap siklus dan dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar pada tahap prasiklus adalah 20% dengan nilai rata-rata 51. Pada siklus I meningkat menjadi 62% dengan nilai rata-rata 70, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 85% dengan nilai rata-rata 77. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode project based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 3 SDN Biru 01 dalam pembelajaran IPA materi cuaca, musim, dan iklim. Disarankan agar metode ini digunakan secara berkesinambungan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar lainnya.
Pengaruh Servant Leadership, Iklim Organisasi, dan Karakter Individu Terhadap Kinerja Pegawai MAN 1 Semarang Saptopitoyo, Saptopitoyo; Rahayu, Sri; Rakhman, M Arif
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh kepemimpinan yang melayani terhadap kinerja pegawai, serta bagaimana iklim organisasi dan karakteristik individu mempengaruhi kinerja tersebut, dengan harapan memberikan wawasan tentang pentingnya kepemimpinan yang mendukung dan peduli terhadap pegawai, serta kontribusi iklim organisasi yang kondusif dan karakteristik individu yang positif pada peningkatan kinerja, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar bagi organisasi untuk mengimplementasikan strategi yang lebih efektif dalam mengelola sumber daya manusia mereka. Pengaruh ini terjadi secara parsial dan simultan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan analisis deksriptif dan regresi berganda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 46 pegawai MAN 1 Semarang. Sumber data didapatkan dari survei menggunakan kuisioner yang telah terbukti valid dan reliabel. Kepemimpinan yang melayani dan iklim organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja. Sementara karakteristik pribadi tidak berdampak terhadap kinerja. Secara simultan dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan yang melayani, iklim organisasi, dan karakteristik pribadi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja.
Peran Pondok Pesantren Sunan Giri dalam Pendidikan Toleransi Antar Umat Beragama di Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga Rosyid, Abdul
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan Peran Pondok Pesantren Sunan Giri dalam Pendidikan Toleransi antar Umat Beragama di Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga. Jenis penelitian yang akan dilakukan merupakan penelitian studi kasus, yakni model penelitian kualitatif yang terperinci tentang individu atau unit sosial tertentu dalam kurun waktu tertentu. Subjek dari penelitian ini adalah Pengasuh, Guru, Pengurus, Santri dan Masyarakat sekitar Pondok Pesantren Sunan Giri. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara dan penelaahan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama Pondok Pesantren Sunan Giri memberikan pendidikan toleransi melalui materi yang diberikan dalam kajian ilmu baik dalam pengajian kitab kuning ataupun majlis taklim. Pendidikan toleransi juga didapatkan melalui sikap pengasuh dan guru sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari dan juga didapatkan melalui arahan pengurus kepada santri serta melalui kegiatan yang ada di pesantren. Kedua Cara pengasuh dan guru dalam memberikan pendidikan toleransi adalah dengan menjelaskan materi yang berhubungan dengan nilai-nilai toleransi secara jelas dengan digambarkan kehidupan masyarakat sekitar yang berbeda-beda keyakinanya. Pengasuh juga menyuruh santri untuk mengikuti kegiatan diskusi, seminar dan juga forum antar umat beragama. Ketiga Memberikan pendidikan toleransi umat beragama yang dilakukan oleh pondok pesantren Sunan Giri diatas antara lain bertujuan agar supaya santri dan juga masyarakat sekitar dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai toleransi. Hidup dengan selalu mengamalkan nilai-nilai toleransi diharapakan seseorang menjadi manusia yang selalu berbuat baik dengan siapapun, menghargai segala perbedaan, sehingga hubungan antar manusia khususnya antar umat beragama dapat terjalin dengan baik dan harmonis. Keempat Pondok pesantren Sunan Giri memiliki peran penting dalam pendidikan toleransi beragama melalui kajian ilmu yang diadakan di pesantren tersebut. Peran pondok pesantren Sunan Giri dalam pendidikan toleransi beragama juga diberikan melalui sikap para pengasuh, guru dan juga santri-santrinya.
Analisis Wordwall sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Menumbuhkan Daya Tarik Belajar Siswa Kelas II SDN Pandeanlamper 03 Semarang Shaleha, Fatma Latifatul; Kartinah, Kartinah; Estiyani, Estiyani; Murniati, Ngurah Ayu Nyoman
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.303

Abstract

Semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, termasuk guru, perlu mengadaptasi perkembangan teknologi sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Diperlukan inovasi agar kegiatan pembelajaran tidak monoton dan mampu menarik minat siswa terhadap materi pelajaran, karena hal ini berpengaruh pada pencapaian tujuan pembelajaran yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan minat belajar siswa di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi terhadap tiga siswa kelas II A di SDN Pandeanlamper 03 Semarang sebagai subyek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall menghasilkan perubahan sikap dan perilaku positif pada siswa, terutama dalam meningkatkan keaktifan dan minat belajar mereka. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Wordwall efektif dalam meningkatkan daya tarik belajar siswa di tingkat Sekolah Dasar.
Guru Ideal Perspektif Al Ghazali dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Karakter Siswa Faza, Muhammad Nasih; Widiyanto, Asfa
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalasis guru ideal persfektif Imam Al-Ghazali dan implikasinya terhadap pendidikan karakter tanggung jawab siswa kelas VII di SMP Dharma Lestari kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan analisis dokumen atau studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga acara, yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisa data didasarkan pada model Miles dan Huberman antara lain mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Konsep guru ideal menurut Imam Al Ghazali antara lain: 1) Menyayangi muridnya; 2) Mengajar dengan Ikhlas; 3) Menjadikan Ilmu sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan Bukan untuk kekuasaan dan kekayaan duniaw; 4) Bijaksana; 5) Menghormati ilmu lain; 6) Mengetahui sejauh mana kemampuan murid; 7) Menyampaikan ilmu kepada murid yang terbatas kemampuannya; 8) Mengamalkan ilmunya sehingga menjadi teladan (uswatun hasanah). Implikasi terhadap pengembangan karakter tanggung jawab siswa kelas VII di SMP Dharma Lestari antara lain: 1) Meningkatkan motivasi belajar; 2) Meningkatkan keterampilan sosial dan kerjasama; 3) Meningkatkan partisipasi dan keaktifan siswa; 4) Mengembangkan etika dan moral.
Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Petualangan Berbasis Android pada Mata Pelajaran IPA Materi Perubahan Bentuk Energi Indriani, Ade Tia; Maslikhah, Maslikhah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.312

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan RD dengan menggunakan ADDIE. Jumlah subjek penelitian adalah 20 peserta didik. Analisis data menggunakan teknik deskripsi kuantitatif. Jenis instrumen yang digunakan adalah angket pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan 1) kebutuhan pengembangan media pembelajaran bagi peserta didik dan guru meliputi kebutuhan media pembelajaran yang mampu menjadikan peserta didik menjadi lebih aktif, percaya diri, mampu mengamati, mampu memecahkan masalah, tidak mudah menyerah, menjadi lebih teliti, memiliki keingintahuan yang besar serta menjadikan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan menantang untuk meningkatkan hasil belajar; 2) bentuk pengembangan media pembelajaran game edukasi petualangan berbasis android pada mata pelajaran IPA materi perubahan bentuk energi yaitu identitas dalam media pembelajaran dilengkapi dengan menambahkan kelas, pada menu utama dilengkapi dengan kompetensi dasar (KD) dan tujuan pembelajaran, pembuatan simulasi atau animasi ilustrasi pada materi sehingga lebih jelas dan menarik, serta perbaikan pada audio; dan 3) media pembelajaran game edukasi petualangan berbasis android terbukti efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA materi perubahan bentuk energi (uji independent sample t test , p = 0,000 0,05).
Analisis Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Transformasi Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka Manga’, Friskianti; Suardana, I Made; Tari, Ezra
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.305

Abstract

Tulisan ini mengkaji proses penyesuaian guru dengan kurikulum. Karena pergantian kurikulum dan kebijakan pendidikan yang sering terjadi memerlukan adaptasi yang cepat dan berkelanjutan dari pihak guru. Guru sering mengalami kesulitan untuk memperoleh akses ke pelatihan profesional yang berkelanjutan dan dukungan dari rekan kerja serta manajemen sekolah.  Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian digunakan untuk menggambarkan dan memahami fenomena atau realitas sosial yang rumit dengan cara menyelidiki pengalaman, persepsi, atau pandangan subjek yang sedang diteliti. Kurikulum Merdeka menekankan pada kebebasan dan fleksibilitas dalam proses belajar-mengajar, dengan tujuan utama untuk mengembangkan kompetensi siswa secara holistik. Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran penting dalam implementasi kurikulum ini, karena mereka tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual bagi siswa. Guru Pendidikan Agama Kristen diharapkan mampu mengarahkan siswa dalam meningkatkan kemampuan belajar secara mandiri, mengajar mereka cara mengakses dan memanfaatkan berbagai sumber belajar. Pengembangan program pelatihan bagi guru, integrasi teknologi dalam peningkatan kolaborasi dalam pembelajaran untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka dengan lebih efektif.
Analisis Keterampilan Guru Dalam Mengadakan Variasi Pembelajaran Siswa Kelas Iv Sekolah Dasar Juliasih, Juliasih; Arwen, Desri; Perdiansyah, Ferry
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i4.310

Abstract

Guru memainkan peran penting dalam pendidikan, terutama dalam interaksi langsung dengan siswa selama pembelajaran. Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam menerapkan keterampilan dasar mengajar, termasuk variasi pembelajaran. Jika guru tidak mampu melakukan variasi, siswa dapat merasa bosan dan kurang memperhatikan materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan guru kelas IV SDN Kampung Bambu I dalam mengadakan variasi pembelajaran Matematika dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan variasi suara, pemusatan perhatian, kesenyapan, kontak pandang, gerakan badan dan mimik wajah, serta perpindahan posisi. Dan menggunakan pola interaksi secara klasikal, kelompok, dan perorangan. Namun, pada penggunaan media pembelajaran kurang bervariasi, terbatas pada benda konkret dari lingkungan sekitar atau kehidupan sehari-hari, dan jarang menggunakan media berbasis teknologi seperti infokus dan komputer karena beberapa kendala. Kendala utama termasuk teknologi sebagai tantangan yang cukup sulit bagi guru dan kesulitan guru dalam menjaga motivasi belajar siswa. Disarankan agar guru berkolaborasi dengan rekan sejawat untuk meningkatkan keterampilan teknologi dan terus meningkatkan keterampilannya dalam mengadakan variasi pembelajaran guna menjaga antusiasme siswa.

Page 1 of 2 | Total Record : 15