cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 5 (2025)" : 35 Documents clear
Pengaruh Metode Peer Teaching Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VIII di SMP Negeri 9 Sampit Utami, Fissa Iidwita; Rizal, Setria Utama; Swetyani, Sondra
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.543

Abstract

Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang disampaikan oleh pendidik, yang berdampak pada kurang optimalnya pencapaian hasil belajar. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini diarahkan untuk: (1) mengkaji secara mendalam implementasi metode peer teaching dalam proses pembelajaran di kelas VIII SMP Negeri 9 Sampit; (2) membandingkan capaian hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan metode tersebut; serta (3) menilai tingkat peningkatan hasil belajar yang terjadi sebagai akibat dari penggunaan metode peer teaching. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pra-eksperimen, mengadopsi desain one group pretest-posttest untuk memperoleh gambaran perubahan yang terukur. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan metode peer teaching berjalan dengan efektivitas yang cukup tinggi, tercermin dari nilai rata-rata implementasi sebesar 37,34 yang tergolong dalam kategori baik. Sebelum metode ini diterapkan, hasil belajar siswa berada dalam kategori tinggi, dengan rata-rata nilai pretest 17,53; setelah intervensi, terjadi peningkatan yang signifikan ke kategori sangat tinggi, ditandai oleh rata-rata nilai posttest sebesar 20,83. Selain itu, peningkatan hasil belajar yang dicapai memiliki efektivitas sedang namun berarti secara statistik, dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 57,3651%, yang menunjukkan bahwa metode peer teaching mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan prestasi akademik siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Implementasi Video Interaktif Berbasis Quizizz dalam Meningkatkan Minat Belajar Biologi Siswa Kelas X di SMA Negeri 30 Jakarta Prabowo, Indar; Kaan, Septika Augis Ulmi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.481

Abstract

Pembelajaran yang berkualitas akan memotivasi guru dan siswa untuk aktif dari awal sampai akhir kegiatan. Maka dari itu diperlukan inovasi dan kreativitas guru dalam proses perencanaan dan pemilihan media pembelajaran, salah satu media pembelajaran berbasis teknologi yang banyak digunakan saat ini adalah Quizizz. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengujicobakan variabel penelitian pada kelas eksperimen yang berjumlah 35 sampel penelitian siswa kelas X di SMAN 30 Jakarta yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Penelitian dilakukan pada 2 kelas yaitu 1 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol. Data penelitian diperoleh dengan menganalisis hasil kuisioner minat belajar dengan menggunakan SPSS 26 yang dijadikan sebagai uji hipotesis penelitian yaitu meningkatkan minat belajar siswa. Sebelumnya, peneliti melakukan observasi melalui tiga kegiatan yaitu wawancara dengan guru, wawancara dengan siswa dan pengamatan kegiatan pembelajaran di kelas. Data penelitian diperoleh dengan menganalisis hasil kuisioner minat belajar yang diberikan kepada siswa sebelum dan setelah kegiatan pembelajaran biologi dilaksanakan. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan analisis data menggunakan SPSS 26 yang dijadikan sebagai uji hipotesis penelitian yaitu meningkatkan minat belajar siswa. Hasil analisis data membuktikan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya hipotesis pada penelitian ini diterima yaitu ada pengaruh implementasi video interaktif berbasis quizizz terhadap minat belajar biologi siswa kelas X di SMA Negeri 30 Jakarta. Dengan demikian diperlukan pelatihan bagi para guru untuk mengembangkan implementasi aplikasi quizizz khususnya pengembangan video interaktif dalam pembelajaran.
Pendekatan dan Strategi Pendidikan Nilai: Komparasi Teori Paulo Freire dan Nel Noddings Ervinasari, Tri; Nursikin, Mukh.
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.594

Abstract

Penelitian ini memaparkan tentang konsep pendekatan dan strategi Pendidikan nilai dengan mengkomparasi dua tokoh yaitu Paulo Freire dan Nel Noddings. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) yang menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan penelitian ini membahas mengenai komparasi teori Paulo Freire dan Nel Noddings terkait pendekatan dan strategi Pendidikan nilai. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah teori Paulo Freire dan Nel Noddings menciptakan Pendidikan nilai yang memanusiakan. Maksudnya siswa memiliki sikap kritis dan penuh empati.
Pemanfaatan Artificial Intelligence pada Penilaian Pembelajaran Mendalam Hidayati, Heny Narendrany
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.531

Abstract

Komponen penting dalam deep learning adalah pemanfaatan teknologi digital. Guru dapat menggunakan teknologi artificial intelligence dalam melakukan penilaian pembelajaran, karena artificial intelligence mempunyai banyak manfaat bagi guru dalam penilaian. Artikel ini  mempunyai tujuan memaparkan  bagaimana penilaian pada pembelajaran mendalam ( deep learning), kemudian bagaimana manfaat penilaian dengan menggunakan artificial intelligence pada pembelajaran mendalam ( deep learning). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research ) yang dilakukan dengan cara menganalisis dokumen-dokumen berupa buku-buku, artikel-artikel yang linear dengan topik penelitian. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis content, yaitu menganalisis teks-teks untuk mengidentifikasi makna yang terkandung di dalamnya, kemudian  diintrepertasikan dan selanjutnya ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penilaian pada deep learning di lakukan oleh guru di proses pembelajaran  dinamakan penilaian formatif  atau dikenal pula dengan assessment as learning  dan assessment for learning,  dan penilaian  yang dilakukan diakhir pembelajaran   dinamakan penilaian sumatif atau penilaian assessment of learning. Adapun manfaat penilaian artificial intelligence dalam deep learning yaitu guru telah terbantu dari beban kerja mereka, yang semula membutuhkan waktu yang panjang dalam merencanakan tes, melaksanakan tes dan melakukan penilaian serta pelaporan hasil penilaian, melalui artificial intelligence penilaian mejadi lebih efektif, efesien dan hasil penilaian objektif serta akurat.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Model Pembelajaran Team Game Tournament Materi Perkalian pada Siswa Kelas 4 di SD 2 Mijen Kudus Nizam, Alif Syahrul; Fajrie, Nur; Indriani, Silvia
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi perkalian melalui penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) di kelas 4 SD 2 Mijen, Kudus. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 yang berjumlah 16 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian. Pada siklus pertama, rata-rata nilai siswa meningkat dari 65 menjadi 75, dan pada siklus kedua meningkat menjadi 86. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga menunjukkan peningkatan, terutama dalam aspek kerjasama, partisipasi, dan motivasi belajar. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran TGT terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian di kelas 4 SD 2 Mijen Kudus.
Studi Pendahuluan: Pengembangan Laboratorium Virtual Uji Zat Makanan dan Urin Materi Transpor dan Pertukaran Zat pada Manusia untuk Peserta Didik Fase F SMA Nilam, Nadia; Fitri, Rahmadhani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.589

Abstract

Penelitian ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan praktikum biologi pada materi Transpor dan Pertukaran Zat pada Manusia serta merumuskan kebutuhan pengembangan laboratorium virtual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik wawancara, angket, dokumentasi, dan analisis hasil Penilaian Harian. Hasil menunjukkan bahwa praktikum uji zat makanan dan uji urin tidak terlaksana karena keterbatasan waktu dan sarana prasarana. Sebagian besar peserta didik dan guru menyebutkan kendala tersebut sebagai faktor utama tidak berlangsungnya praktikum. Rata-rata nilai peserta didik pada materi ini juga rendah, yaitu 57, di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan temuan tersebut, pengembangan laboratorium virtual diperlukan sebagai alternatif pembelajaran yang dapat mengatasi keterbatasan dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna.
Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Melalui Model PBL Berorientasi STEAM di MIS Muslimat NU Palangka Raya Rahmah, Agustina Tazkia; Rahmad, Rahmad; Syabrina, Muhammad
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) berorientasi STEAM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di MI Muslimat NU Palangka Raya. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing terdiri dari 26 dan 28 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 10 soal yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pembelajaran pada materi “Harmoni dalam Ekosistem”. Kelas eksperimen menggunakan model PBL yang terintegrasi dengan pendekatan STEAM, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji t berpasangan (paired samples t-test), serta perhitungan skor N-Gain. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis yang signifikan pada kelas eksperimen dari nilai rata-rata 30,0 menjadi 44,7 dengan signifikansi p = 0,003. Namun, nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,1895 menunjukkan kategori peningkatan rendah. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan guru dalam mengelola waktu dan belum maksimalnya pelaksanaan seluruh tahapan pendekatan STEAM, yang berdampak pada kesiapan siswa dalam menjawab soal posttest. Meski terdapat peningkatan signifikan secara statistik, efektivitas model ini belum optimal sehingga diperlukan pelatihan guru dan pengelolaan waktu yang lebih baik agar pendekatan PBL berorientasi STEAM dapat diimplementasikan secara maksimal.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Biologi Fase E Defitra, Malika Ardha; Fitri, Rahmadhani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.602

Abstract

Pembelajaran Biologi di SMAN 1 Ampek Angkek menunjukkan rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik, terutama pada materi biologi di kelas X fase E.3. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurang optimalnya penerapan model Problem Based Learning (PBL) karena keterbatasan waktu dan rendahnya motivasi peserta didik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan model PBL. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 peserta didik fase E.3, terdiri dari 16 laki-laki dan 19 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas belajar dan tes kemampuan berpikir kritis berupa soal essay yang disusun berdasarkan lima indikator kemampuan berpikir kritis menurut Ennis. Indikator yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis yaitu memberi penjelasan sederhana, membangun kemampuan dasar, kesimpulan, membuat penjelasan lebih lanjut, serta strategi dan taktik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas belajar peserta didik, seperti peningkatan partisipasi dalam mengajukan dan menjawab pertanyaan serta keberanian dalam melengkapi jawaban teman. Selain itu, skor kemampuan berpikir kritis pada semua indikator meningkat dan berada pada kategori tinggi setelah penerapan model PBL. Peningkatan ini menunjukkan bahwa PBL efektif dalam mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif dan aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, model PBL direkomendasikan sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik di era pembelajaran abad ke-21. 
Konsep Pendidikan Nilai (Karakter) Menurut KH. Ahmad dahlan dan Syekh Az-zarnuji Fadhli, Dzawil; Nursikin, Mukh.
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.577

Abstract

Pendidikan nilai merupakan aspek fundamental dalam sistem pendidikan Islam yang bertujuan membentuk individu yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan bermoralitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan konsep pendidikan nilai menurut KH. Ahmad Dahlan dan Syekh Az-Zarnuji serta relevansinya dalam pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka terhadap berbagai literatur yang membahas pemikiran kedua tokoh tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH. Ahmad Dahlan menekankan pendidikan yang tetap berlandaskan iman namun tetap mengikuti perkembangan zaman, berbasis dakwah, serta menanamkan nilai-nilai sosial, sedangkan Syekh Az-Zarnuji lebih menekankan pembentukan akhlak serta moral (murid menghormati guru) dan bagaimana cara mengimplementasikannya. Pemikiran dari kedua tokoh ini tetap relevan dalam sistem pendidikan saat ini dan dapat diterapkan untuk menciptakan metode pendidikan yang tidak hanya mencetak individu cerdas secara akademik, akan tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan etika yang luhur.
Upaya Meningkatkan Hasil dan Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VIII Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Krisnamurti, Cyrenia Novella; Agustin, Ania
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.548

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil dan minat belajar matematika siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Yogyakarta melalui model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Yogyakarta tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 29 orang. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus. Tiap siklus dalam Penelitian Tindakan Kelas terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dari penelitian ini dikumpulkan melalui tes, angket, observasi, dan dokumentasi dari masing-masing siklus. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan penelitian ini yaitu: untuk hasil belajar lebih dari 65% siswa tuntas KKM, yaitu 70; untuk minat belajar lebih dari 65% siswa mencapai kategori tinggi atau 35% pada kategori sangat tinggi. Berdasarkan tes hasil belajar matematika Siklus I 62% siswa tuntas dengan nilai rata-rata 68,7;  Siklus II 69% siswa tuntas dengan nilai rata-rata 73,1. Berdasarkan hasil angket minat belajar menunjukkan peningkatkan persentase minat belajar siswa, yaitu Siklus I 28% siswa pada kategori sangat tinggi dan 52% pada kategori tinggi; pada Siklus II 48% pada kategori sangat tinggi dan 45% pada kategori tinggi. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar dan minat siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Yogyakarta.

Page 3 of 4 | Total Record : 35