cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 69 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 6 (2025)" : 69 Documents clear
Identifikasi Flow Experience Siswa dalam Menggunakan Media E- Komik Edukatif pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD N 34 Kinali Putri, Maidiya; Rayendra, Rayendra; Rahmi, Ulfia; Masnur, Alkadri
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat flow experience siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan menggunakan media e-komik edukatif. Flow experience merupakan kondisi psikologis ketika individu sepenuhnya terlibat dalam aktivitas yang menantang dan menyenangkan, sehingga merasa fokus, termotivasi, dan kehilangan rasa waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa angket flow experience berjumlah 12 item skala Likert yang dibagikan kepada 30 siswa kelas V SD Negeri 34 Kinali setelah pembelajaran menggunakan media e-komik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor flow experience sebesar 47,37 yang berada pada kategori tinggi. Sebanyak 66,7% siswa berada dalam kategori tinggi, dan 33,3% dalam kategori sedang, tanpa ada siswa yang berada dalam kategori rendah. Analisis per aspek menunjukkan bahwa aspek absorption (ketertarikan dan fokus) dan enjoyment (kesenangan) memperoleh skor rata-rata lebih tinggi dibandingkan aspek motivasi intrinsik. Rendahnya motivasi intrinsik kemungkinan dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kebiasaan belajar yang belum mandiri atau lingkungan belajar yang kurang mendukung. Temuan ini mengindikasikan bahwa media e-komik edukatif efektif dalam menciptakan keterlibatan belajar yang bermakna, namun perlu strategi tambahan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Penerapan Problem Based Learning Terintegrasi dengan Teaching At The Right Level Terhadap Hasil Belajar Akuntansi Fitriana, Defi; Hidayati, Khusnul; Setyaningrum, Farida
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.680

Abstract

Untuk meningkatkan pembelajaran kognitif siswa pada materi akuntansi keuangan, dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan teknik Teaching at the Right Level (TaRL) terhadap siswa kelas XI di SMKN 2 Jiwan. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini, yang terdiri dari dua siklus dan melibatkan tiga puluh siswa. Format penilaian digunakan untuk mengukur perkembangan yang telah dicapai siswa dalam pembelajarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua pendekatan tersebut berhasil, terbukti dari fakta bahwa tingkat penyelesaian pembelajaran siswa meningkat secara signifikan dari 57% pada siklus pertama menjadi 77% pada siklus kedua.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Darmono, Prasetyo; Maryam, Isnaeni
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa MTs. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Purworejo sebanyak 240 siswa. Sampel dipilih dengan teknik cluster random sampling, sehingga terpilih kelas VIII D (30 siswa) sebagai eksperimen dan VIII A (31 siswa) sebagai kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kreatif dengan indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Validitas isi instrumen diperoleh melalui expert judgment, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Alpha Cronbach (0,82). Data dianalisis dengan uji-t dan perhitungan effect size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai eksperimen (70,43) lebih tinggi dibandingkan kontrol (58,25), dengan thitung = 2,43 ttabel = 2,001 pada taraf signifikansi 5% serta effect size sebesar 0,65 (kategori sedang). Hal ini membuktikan bahwa penerapan PBL berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, khususnya pada aspek keluwesan dan keaslian.
Dinamika Penerimaan Diri pada Individu Korban Perceraian Orang Tua (Studi Fenomenologi) Rani, Diva Salsa Puspita; Sarwono, Robertus Budi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui dan memahami bagaimana cara subjek berdamai dengan diri sendiri pada kondisi perceraian orang tua. (2) Mengidentifikasi dan menganalisis pembentukan penerimaan diri pada subjek korban perceraian orang tua. (3) Mendeskripsikan dan memahami aspek psikologis pada subjek yang berperan dalam membentuk penerimaan diri setelah perceraian orang tua terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa dengan kisaran usia 20-22 tahun dan berjumlah tiga (3) orang yang sesuai dengan kriteria penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini secara teoritis menggunakan cara yang dikembangkan oleh Moleong, yaitu dengan mengumpulkan data, reduksi data, coding yang dilakukan secara manual, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan perbedaan dalam proses penerimaan diri pada setiap individu korban perceraian orang tua. Terdapat subjek yang memilih untuk berfokus pada nilai-nilai hidup dan komunikasi efektif dengan orang tua, serta melihat pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk masa depan. Strategi penerimaan yang cenderung pasif dan internal, seperti mengembangkan pola pikir “let it go”, serta mengalihkan emosi melalui hobi dengan bermain game dan musik menjadi salah satu pilihan bagi sebagian subjek yang juga menekankan penerimaan takdir dan menjadi lebih mandiri setelah hidup sendiri. Sementara itu, subjek lainnya memilih belajar menjadi individu yang lebih mandiri, mencari dukungan dari sahabat, dan melakukan aktivitas self-care untuk pemulihan, serta berusaha memaafkan diri sendiri.
Pengembangan Media Powerpoint Interaktif Terintegrasi Multipel Representasi Kimia pada Materi Laju Reaksi Fase F SMA/MA Annisa, Annisa; Parbuntari, Hesty
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.688

Abstract

Materi laju reaksi memiliki karakteristik yang mencakup berbagai konsep abstrak dan seringkali dianggap sulit oleh siswa sehingga menimbulkan miskonsepsi pada saat proses pembelajaran. Materi laju reaksi bersifat abstrak yang perlu dijelaskan dengan multipel representasi kimia yaitu level makroskopis, submikroskopis, dan simbolik. Salah satu upaya untuk menghindari miskonsepsi siswa pada materi laju reaksi yang bersifat abstrak adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang terintegrasi dengan multipel representasi kimia. Media powerpoint interaktif merupakan salah satu media yang dapat memenuhi tuntutan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan menerapkan model pengembangan 4D. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa media powerpoint interaktif terintegrasi multipel representasi kimia pada materi laju reaksi fase F SMA/MA dan menentukan tingkat validitas dan praktikalitas dari produk yang dikembangkan. Media powerpoint interaktif divalidasi oleh 5 validator yaitu 3 orang dosen kimia FMIPA UNP dan 2 orang guru kimia SMA Negeri 1 Banuhampu. Uji praktikalitas dilaksanakan dengan 2 orang guru kimia SMA Negeri 1 Banuhampu serta 26 siswa fase F SMA Negeri 1 Banuhampu. Rumus yang digunakan untuk menganalisis tingkat validitas adalah rumus Aiken’s V dengan nilai validitas 0,91 yang dinyatakan valid dan tingkat praktikalitas guru dan siswa dianalisis dengan rumus Purwanto dengan nilai praktikalitas guru dan siswa berturut-turut 96% dan 90% yang dikategorikan sangat praktis.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di Sekolah Menengah Pertama Plus Jhon Fisher Bani, Sifensia; Kleden, Yakobus; Hauoni, Yusmina Eliseba
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di Sekolah Menengah Pertama Plus Jhon Fisher Wekbelar, Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan kepala sekolah, siswa, dan observasi langsung terhadap kegiatan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Peran tersebut meliputi: (1) sebagai pemimpin visioner, (2) sebagai pemimpin manajerial, (3) sebagai pemimpin intruksional, (4) sebagai pemimpin motivator, dan (5) sebagai pemimpin disiplin dan pengawasan. Selain itu, penelitian ini juga menemukan beberapa faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa, (1) kepatuhan terhadap aturan sekolah, (2) kedisiplinan akademik, (3) kedisiplinan sosial dan etika, (4) kemandirian dan tanggung jawab pribadi. 
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Google Sites untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Mata Pelajaran Akuntansi Dasar Materi Jurnal Penyesuaian Anggarini, Alifia Ganeshi; Hidayati, Khusnul; Setyaningrum, Farida
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.682

Abstract

Pada penelitian yang di ulas ini bertujuan guna membentuk peningkatan hasil belajar pada peserta didik pada pembelajaran kognitif mata pelajarn akutansi. Dasar materi jurnal penyesuaian melalui implementasi media pembelajaran dengan berbasis Google Sites. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap materi yang bersifat abstrak akibat penggunaan media pembelajaran yang konvensional dan kurang interaktif. Pada tahap metode ini penelitian yang di ulas menggunakan (PTK) dengan melaksanakan 2 siklus yaitu tahapan perencanaan kemudian pelaksanaan, dilanjutkan observasi, dan refleksi. Pada penelitian kali ini subjek yang di ambil dari 28 siswa kelas X AKN 5 SMKN 2 Jiwan. Pada tahapan berikutnya peneliti melakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Pada siklus pertama , media pembelajaran yang dinamai Sitesuai diimplementasikan dan  menunjukkan hasil peningkatan nilai rata-rata 75,53 dengan ketuntasan klasikal sebesar 67,85%, meskipun belum mencapai indikator keberhasilan. Setelah dilakukan perbaikan pada media, hasil siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata 89,82 dan persentase ketuntasan belajar sebesar 89,28%. Pada hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Google Sites yang interaktif dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi akuntansi, mendorong keterlibatan aktif, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan teknologi digital berbasis kebutuhan peserta didik sebagai strategi pembelajaran efektif dalam konteks pendidikan vokasi.
Pengembangan Game Edukatif pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Sekolah Dasar Suherman, Abiem Haekal; Hendri, Nofri; Anugrah, Septrian; Masnur, Alkadri
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.672

Abstract

Pengembangan game edukatif dilatar belakangi rendahnya keterlibatan aktif siswa di dalam kelas. Rendahnya antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran membuat siswa kurang memperhatikan penjelasan guru serta masih terbatasnya variasi media pembelajaran yang digunakan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan game edukatif berbasis Construct 2 yang diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Game edukatif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 18 Payakumbuh dirancang agar siswa dapat belajar sambil bermain sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap materi yang dipelajari. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dikenal dengan istilah Reasearch Development (RD) dengan model pengembangan 4D. Model pengembangan ini terdiri dari empat tahapan yaitu,tahapan pertama pendefenisian (define), tahapan kedua desain (design), tahapan ketiga pengembangan (development), dan tahapan keempat penyebaran (disseminate). Uji validator media dilakukan oleh tiga orang validator yang terdiri dari dua orang validator ahli media dan satu orang validator ahli materi. Uji praktikalitas dilakukan kepada peserta didik SDN 18 Payakumbuh sebanyak 22 siswa kelas V untuk menguji kepraktisan produk game edukatif yang dirancang menggunakan aplikasi Construct 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game edukatif yang dikembangkan memperoleh validasi materi dengan persentase 86,6% dan termasuk dalam kategori “Sangat Valid”. Validasi media yang dilakukan oleh ahli media I memperoleh persentase 98%, sedangkan ahli media II memperoleh 93,33%, keduanya juga berada pada kategori “Sangat Valid”. Uji praktikalitas oleh peserta didik mencapai 89,24% dengan kategori “Sangat Praktis”. Selanjutnya, uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sebesar 79,73% sehingga dikategorikan “Sangat Efektif”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa game edukatif yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD, khususnya pada materi membedakan teks fiksi dan nonfiksi.
Efektivitas Model NHT Berbantuan Video Youtube Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Eli, Eli; Sulistiana, Devita; Fauzi, Adin
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.683

Abstract

Pengajaran IPAS di tingkat sekolah dasar masih menemui hambatan, salah satunya adalah materi yang sulit dipahami karena sifatnya tidak konkret, metode yang kurang variatif, serta keterbatasan media. Untuk meningkatkan hasil belajar dan partisipasi siswa, diperlukan pendekatan yang inovatif, interaktif, dan kolaboratif. Model Numbered Heads Together (NHT) menitikberatkan pada kerja sama tim dan tanggung jawab individu, sementara YouTube sebagai media pendukung menyajikan konten visual yang menarik guna mempermudah pemahaman materi. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas penerapan metode NHT berbasis YouTube terhadap peningkatan capaian belajar IPAS siswa SD. Studi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain eksperimen semu tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 54 siswa kelas V yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol, masing-masing berjumlah 27 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tes akademik, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mencakup uji normalitas, homogenitas, uji t dua sampel independen, serta perhitungan N-Gain. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Rata-rata Posttest kelompok eksperimen naik dari 56,96 menjadi 75,56 (N-Gain 0,43 kategori sedang), sedangkan kelompok kontrol dari 59,52 menjadi 69,59 (N-Gain 0,25 kategori rendah). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pendekatan Numbered Heads Together yang didukung oleh media YouTube mampu meningkatkan pencapaian akademik siswa serta membangun lingkungan pembelajaran yang lebih bermakna.
Pengaruh Waktu Belajar di Luar Jam Pelajaran Terhadap Hasil Belajar Ummi di SD Patra Dharma 3 Balikpapan Abadiah, Saadatul; Arofah, Arief Rohman
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh alokasi waktu belajar mandiri terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Al-Qur’an menggunakan Metode Ummi di SD Patra Dharma 3 Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 24 orang guru Al-Qur’an sebagai responden, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara variabel alokasi waktu belajar mandiri terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p 0,05) dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,668, yang menunjukkan bahwa sebesar 66,8% variasi hasil belajar siswa dipengaruhi oleh waktu belajar tambahan di luar jam pelajaran, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Temuan ini memperkuat asumsi bahwa alokasi waktu belajar di luar pembelajaran formal sangat berperan dalam meningkatkan pemahaman, ketepatan makhraj, kelancaran, dan kefasihan membaca Al-Qur’an sesuai standar Metode Ummi. Oleh karena itu, keterlibatan aktif siswa, dukungan guru, serta strategi pembelajaran yang mendorong kegiatan belajar mandiri sangat diperlukan guna mengoptimalkan pencapaian hasil belajar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan dalam merancang kebijakan pembelajaran Al-Qur’an yang lebih efektif melalui pemanfaatan waktu di luar jam pelajaran secara terstruktur dan berkelanjutan.