cover
Contact Name
Safaruddin
Contact Email
sarthi339@gmail.com
Phone
+628113212014
Journal Mail Official
sarthi339@gmail.com
Editorial Address
Desa Wage Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Tumur Indonesia 61257
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27982661     EISSN : 2798267X     DOI : https://doi.org/10.53621/jippmas
Core Subject : Education,
JIPPMas merupakan Singkatan dari Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat merupakan media publikasi dalam bentuk artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang diterima untuk dipublikasikan di JIPPMas meliputi bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diterbitkan oleh Indonesia Emerging Literacy Education, setelah dinyatakan memenuhi syarat melalui peer-reviewed oleh para sejawat di bidangnya. Untuk menjamin kualitas artikel, maka tim editor melakukan seleksi dengan menggunakan sistem double-blind peer review dengan melibatkan minimal 2 orang reviewer dalam satu artikel dari berbagai perguruan tinggi Negeri maupun Swasta sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Pelatihan Seni Kriya Gerabah Bermotif Astha Dewata sebagai Upaya Revitalisasi Warisan Budaya Bali I Gusti Agung Ayu Wulandari; Arina Zaida Ilma; I Wayan Mudra; Gusti Ngurah Sastra Agustika; Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.636

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi warisan budaya Bali melalui pelatihan seni kriya gerabah bermotif Astha Dewata di WK Gerabah Desa Kapal, Kabupaten Badung. Pelatihan difokuskan pada pengembangan motif simbolik yang merepresentasikan nilai harmoni dan keseimbangan dalam budaya Bali, sebagai upaya memperkuat identitas seni kriya lokal dan meningkatkan daya saing ekonomi kreatif. Kegiatan dilakukan dengan metode partisipatif melalui tiga tahap utama: workshop desain motif, praktik langsung, dan aplikasi motif pada produk gerabah. Sebanyak 38 peserta terlibat aktif dalam pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan desain peserta, dengan delapan motif baru yang berhasil dikembangkan dan diaplikasikan pada produk fungsional dan dekoratif. Evaluasi kepuasan peserta menunjukkan kategori tinggi dengan rata-rata 4,48 atau 89,5% yang menandakan pelatihan dinilai relevan, inspiratif, dan bermanfaat. Kegiatan ini juga memperkuat kesadaran budaya perajin terhadap nilai-nilai estetika tradisional sebagai warisan takbenda yang dapat diadaptasi ke konteks modern. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis seni dan budaya dapat menjadi strategi efektif untuk pemberdayaan masyarakat dan pelestarian kriya tradisional di era ekonomi kreatif.
Evaluasi Pelatihan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) Terhadap Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Dewi Sekar Ayu; Uswatun Nizham
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.641

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan kontributor besar terhadap perekonomian Indonesia, akan tetapi masih banyak UMKM belum memahami peraturan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT). Kesenjangan kepatuhan ini mewakili tantangan kompetensi sumber daya manusia yang signifikan. Berdasarkan hasil pengawasan Kementerian Perdagangan tahun 2023, hanya 54,98% produk yang diawasi memenuhi ketentuan. Direktorat Metrologi bekerja sama dengan Balai Pelatihan SDM Metrologi Mutu dan Jasa Perdagangan (BPMJP) mengadakan pelatihan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pelaku usaha di lima kota besar pada tahun 2024. Pelatihan dilakukan secara tatap muka (offline) kepada pelaku usaha. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas intervensi ini dengan menganalisis hasil pembelajaran. menggunakan metode One Way ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam materi alat ukur, BDKT, dan kemasan pada beberapa kota. Hasil ini menunjukkan bahwa Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Need Analysis) penting dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan pelatihan di masa depan guna memastikan efektivitas pembelajaran dan mendorong transfer ilmu dalam pelatihan.
Implementasi Tracer Study Digital untuk Meningkatkan Tata Kelola dan Keterserapan Lulusan SMK Nur Asrawati; Faihatuz Zuhairoh; M. Adnan Nur
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.643

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan vokasi menuntut adanya sistem pengelolaan data alumni yang efisien, akurat, dan berkelanjutan. Tracer study menjadi instrumen penting untuk menilai relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Namun, sebagian besar sekolah kejuruan masih melaksanakan tracer study secara manual tanpa dukungan teknologi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan sistem tracer study berbasis digital dan meningkatkan kapasitas guru SMK Kartika XX-1 Makassar dalam mengelola serta menganalisis data alumni secara efisien. Sebanyak 22 orang guru dan operator jurusan terlibat dalam program yang dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, implementasi sistem tracer study berbasis web, dan pendampingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru, yang ditunjukkan melalui tingginya tingkat kepuasan peserta pelatihan: 92% menilai materi mudah dipahami, 95% menilai penyampaian narasumber sistematis dan jelas, 90% merasa lebih percaya diri melakukan tracer study, dan 87% menilai tracer study digital mudah dioperasikan. Program ini menghasilkan website tracer study sekolah dan pembentukan tim tracer study internal yang siap mengelola data secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan efisiensi pengumpulan data dan memperkuat hubungan sekolah–industri. Digitalisasi tracer study berkontribusi terhadap peningkatan literasi digital guru serta penguatan tata kelola pendidikan vokasi berbasis data di SMK Kartika XX-1 Makassar.
Pelatihan Deep Learning dalam Kurikulum PAUD untuk Guru Pendidikan Anak Usia Dini Wiwik Adindan; Siti Nurul Aprida; Tantri Mega Sanjaya; Siti Sarwendah
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.649

Abstract

Pelatihan deep learning dalam Kurikulum PAUD merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, eksploratif, dan sesuai perkembangan anak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada 19 Juli 2025 di Kabupaten Lebak, melibatkan guru PAUD dari berbagai lembaga. Pelatihan mencakup pengenalan konsep deep learning, penyusunan RPPH berbasis eksplorasi, penggunaan teknologi pendukung, serta micro teaching. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif, demonstrasi, simulasi, pendampingan, dan evaluasi. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif, demonstrasi, simulasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru mengenai pembelajaran mendalam, kemampuan merancang kegiatan berbasis proyek, serta keterampilan mengelola kelas eksploratif. Peserta juga menunjukkan peningkatan dalam penggunaan media pembelajaran inovatif dan perubahan mindset dari pembelajaran berorientasi hasil menuju proses. Kegiatan ini diharapkan menjadi model berkelanjutan dalam peningkatan mutu guru PAUD di Kabupaten Lebak.
Pelatihan dan Pendampingan Guru dalam Pendesainan Soal PISA dan TKA Menggunakan Konteks Kearifan Lokal Zulkardi Zulkardi; Ratu Ilma Indra Putri; Novita Sari; Rahma Siska Utari
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.661

Abstract

Rendahnya capaian literasi matematika siswa Indonesia pada asesmen nasional maupun internasional menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun soal yang menuntut penalaran tingkat tinggi dan berbasis konteks nyata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru matematika SMP di Desa Meranjat dalam mengembangkan soal tipe PISA dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) berbasis kearifan lokal. Metode pengabdian ini dirancang berdasarkan pendekatan kegiatan PkM berbasis pelatihan dan pendampingan (training and mentoring model), yang menekankan alur sistematis mulai dari sosialisasi, pelatihan, produksi, digitalisasi, hingga implementasi untuk memastikan terbangunnya kompetensi guru secara berkelanjutan.. Sebanyak 33 guru mengikuti kegiatan, dengan analisis pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur peningkatan kompetensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman guru, dengan kenaikan rata-rata nilai dari 71,62 menjadi 91,17. Selain itu, guru mampu menghasilkan draf soal yang lebih berkualitas, memanfaatkan konteks budaya lokal seperti songket, pertanian, dan kuliner Meranjat, serta mempublikasikannya melalui platform digital, yakni Instagram. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan terarah dan pendampingan berkelanjutan efektif meningkatkan kapasitas guru dalam menyusun asesmen kontekstual, sekaligus mendukung penguatan literasi numerasi siswa di wilayah perdesaan.
Peningkatan Profesionalitas Guru dalam Penulisan karya Ilmiah melalui Pelatihan Mendeley dan Zotero Sahrun Sudirman; Ali Ajam; Awaludin Rizal; Mahdi Ahmad; Afidaa Wahid
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.677

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas guru dalam penulisan karya ilmiah melalui pelatihan penggunaan manajemen referensi pada guru SMPN 4 Kota Ternate. Berdasarkan hasil wawancara awal, guru mengalami hambatan dalam melakukan dan mempublikasikan hasil penelitian mereka, kurangnya keterlibatan riset kolaborasi, dan kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan referensi digital dalam penulisan karya ilmiah menggunakan aplikasi Mendeley dan Zotero. Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif oleh tim dosen dari ISDIK Kie Raha dan Universitas Khairun pada tanggal 23–24 Juli 2025, meliputi ceramah, demonstrasi, praktik mandiri, serta evaluasi pembuatan karya ilmiah mini, dengan jumlah peserta sebanyak 24 guru. Metode pelaksanaan bersifat eksperimental-praktik dengan pendekatan pelatihan tatap muka dan praktik langsung menggunakan Mendeley dan Zotero, diikuti evaluasi ketercapaian kompetensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan teknis peserta dalam menginstal, mengelola pustaka digital, serta menerapkan sitasi otomatis pada dokumen ilmiah; peserta berhasil menyusun karya ilmiah mini yang memenuhi kaidah sitasi digital. Keterbatasan waktu mengurangi kedalaman beberapa materi, sehingga direkomendasikan tindak lanjut berupa pendampingan berkelanjutan dan workshop lanjutan yang mengintegrasikan impor data dari basis terindeks seperti Scopus, Google Scholar, dan Web of Science. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan reference manager efektif meningkatkan kapasitas penulisan ilmiah guru dan mendukung budaya penelitian di lingkungan sekolah.
Peningkatan Kompetensi Guru dan Siswa melalui Pengembangan Virtual Lab Terintegrasi untuk Pengenalan Internet of Things Muhammad Koprawi; Senie Destya; Rina Pramitasari
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.686

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kemampuan guru dan siswa dalam bidang Internet of Things (IoT) melalui virtual lab yang dipadukan dengan perangkat fisik. Program dirancang untuk mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium di sekolah mitra, sehingga praktik IoT dapat dilakukan secara optimal. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) diterapkan agar guru dan siswa terlibat langsung dalam pengkajian kebutuhan, perencanaan kegiatan, hingga refleksi hasil pelatihan. Pelaksanaan program melalui lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan. Virtual lab digunakan sebagai langkah awal untuk memudahkan pemahaman konsep dasar sensor, aktuator, dan mikrokontroler sebelum praktik dengan ESP32 dan sensor fisik. Pendampingan teknis diberikan secara berkala agar peserta dapat menyelesaikan tantangan praktik dan meningkatkan keterampilan secara bertahap. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan signifikan. Sebelum pelatihan, mayoritas peserta berada pada kategori sangat rendah (40%) dan rendah (33%). Setelah pelatihan, kategori sangat rendah hilang, kategori rendah turun menjadi 20%, kategori sedang naik menjadi 47%, dan kategori tinggi serta sangat tinggi mencapai 33%. Hal ini membuktikan bahwa kombinasi virtual lab, praktik langsung, dan pendekatan PAR efektif dalam meningkatkan literasi dan keterampilan IoT di sekolah mitra.
Peningkatan Kompetensi Guru melalui Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis Zeep Quiz di Sekolah Dasar Negeri Fitria Carli Wiseza; Ibermarza Ibermarza; Mona Novita; Putri Khairunnisa; Nora Anggelia
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.687

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar dalam menerapkan pembelajaran mendalam melalui pemanfaatan media digital interaktif Zeep Quiz. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya kemampuan guru dalam merancang evaluasi berbasis teknologi serta terbatasnya wawasan mengenai strategi pembelajaran yang mendorong pemahaman konseptual. Pengabdian ini dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru secara aktif pada seluruh tahapan: (1) assessment of needs, (2) perencanaan aksi, (3) pelaksanaan aksi, dan (4) refleksi partisipatif. Kegiatan berlangsung dalam bentuk workshop selama tiga hari di SDN 101/II Muara Bungo dengan peserta sebanyak 30 guru. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, praktik penyusunan kuis digital, pendampingan individual, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam merancang soal berbasis pembelajaran mendalam serta memanfaatkan fitur gamifikasi Zeep Quiz secara efektif. Skor rata-rata pemahaman guru meningkat dari 63,2 menjadi 87,4 setelah pelatihan, dan guru melaporkan peningkatan motivasi mengajar serta keterlibatan siswa di kelas. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan PAR berbasis praktik langsung dan teknologi digital mampu memperkuat kapasitas pedagogik guru serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara lebih interaktif dan bermakna.
Pengembangan Profesionalisme Guru melalui Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah: Developing Teacher Professionalism through Scientific Writing Training Rina Ratih Sri Sudaryani; Nasrilia Rahmadina; Siti Salamah; Hermanto Hermanto
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v6i1.620

Abstract

Salah satu permasalahan dalam pengembangan profesionalisme guru adalah penulisan dan publikasi karya ilmiah melalui jurnal ilmiah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menulis karya ilmiah serta menumbuhkan motivasi menulis bagi guru. Solusi kegiatan untuk menyelesaikan masalah adalah (1) pelatihan penulisan karya ilmiah dan (2) pendampingan penguatan menulis karya ilmiah. Metode pelaksanaannya adalah ceramah, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan agustus 2025 di SMA Negeri 1 Tanjungpandan Belitung. Kegiatan diikuti oleh guru sebanyak 34 orang. Pengabdian dilaksanakan dalam tiga tahap, Pertama, tahap perencanaan. Kedua, tahap pelaksanaan. Ketiga, tahap refleksi dilakukan untuk melihat antusiasme dan partisipasi peserta dalam mengikuti pelatihan. Hasil dan dampak kegiatan berdasarkan pretes dan postes, (1) guru mengalami peningkatan pengetahuannya tentang menulis karya ilmiah sebanyak 90%, dan (2) guru termotivasi menyusun karya ilmiah sesuai dengan kompetensinya sebanyak 80%. Implikasi kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah guru.
Penguatan Literasi Digital di Kalangan Siswa SMA dalam Mendukung Budaya Akademik dan Karakter Positif Muthahharah Thahir; Ananda Rachmaniar; Andre Julius; Aulia Asyifani Putri; Rosiyanti Rosiyanti
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v6i1.693

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa di SMA Binar Ilmu Mekarmanik Bandung, khususnya dalam memanfaatkan teknologi secara produktif untuk mendukung budaya akademik dan pembentukan etika digital. Pengabdian dilakukan dengan metode Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi masalah, penyampaian materi literasi digital, praktik penggunaan teknologi, dan evaluasi ketercapaian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan kemampuan dalam mencari sumber ilmiah kredibel, menggunakan aplikasi pendukung pembelajaran, serta memahami etika digital seperti anti-plagiarisme dan keamanan data. Temuan ini signifikan karena menunjukkan bahwa pelatihan berbasis PAR dapat menjadi strategi efektif untuk mengimplementasikan literasi digital secara sistematis dalam lingkungan boarding school yang memiliki keterbatasan akses gawai, sekaligus mendukung penguatan budaya akademik dan karakter digital yang bertanggung jawab.

Page 11 of 13 | Total Record : 123