cover
Contact Name
Safaruddin
Contact Email
sarthi339@gmail.com
Phone
+628113212014
Journal Mail Official
sarthi339@gmail.com
Editorial Address
Desa Wage Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Tumur Indonesia 61257
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27982661     EISSN : 2798267X     DOI : https://doi.org/10.53621/jippmas
Core Subject : Education,
JIPPMas merupakan Singkatan dari Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat merupakan media publikasi dalam bentuk artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang diterima untuk dipublikasikan di JIPPMas meliputi bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diterbitkan oleh Indonesia Emerging Literacy Education, setelah dinyatakan memenuhi syarat melalui peer-reviewed oleh para sejawat di bidangnya. Untuk menjamin kualitas artikel, maka tim editor melakukan seleksi dengan menggunakan sistem double-blind peer review dengan melibatkan minimal 2 orang reviewer dalam satu artikel dari berbagai perguruan tinggi Negeri maupun Swasta sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 88 Documents
Sertifikasi NIB: Peluang dan Tantangan bagi UMKM di Desa Sentong Ilmiyah, Dakhirotul; Fauziah, Alifiah Restu Ayu; Huda, Ahmad Nur; Dewi, Anggie Pravita; Putra, Muhammad Reihan Hardisyah
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.426

Abstract

Kegiatan abdi masyarakat ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM Desa Sentong, meliputi membuat akun pada web OSS; memahami proses pengurusan pada web OSS; mengedukasi mengenai pentingnya, peluang dan tantangan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendampingan mendapatkan NIB dilakukan dengan 3 tahap, yakni persiapan, pelaksanaan dan edukasi, serta penyerahan sertifikat NIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 UMKM di Desa Sentong yang berhasil mendapatkan NIB setelah dilakukannya sosialisasi, hasil menunjukkan adanya peningkatan sebesar 100% pada dusun Kademangan dan 300% pada dusun Krajan. Sementara untuk Dusun Selolembu dan Dusun Kedung Bringin tidak mengalami peningkatan absolut. Peluang yang didapatkan pelaku UMKM jika memiliki NIB yakni akses ke pasar yang lebih luas, adanya akses pendanaan dan investasi, memudahkan proses ekspor impor, memberikan kepastian usaha dan perlindungan hukum, serta digitalisasi dan e-commerce. Sedangkan tantangan yang didapatkan yakni menjamin keberhasilan implementasi jaminan produk halal, meningkatkan kualitas produk halal Indonesia melalui pengembangan teknologi, keuangan syariah untuk pengembangan sektor makanan halal.
Integrative Pedagogical Framework: Konstruksi dan Implementasi Pembelajaran Science, Islam, Technology (SIT) bagi Pendidik IPA di Sekolah Mitra Service Learning Inayah, Nailil; Arum, Wahyuni Fajar; Juhaeni, Juhaeni; Safaruddin, Safaruddin
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.431

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dalam menyusun dan mengimplementasikan desain pembelajaran yang mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan nilai-nilai keislaman berbantuan ICT sehingga mampu memperkuat karakter peserta didik. Metodologi pengabdian yang digunakan yakni menggunakan Asset Based Community Development (ABCD) dengan menerapkan 5 langkah Discovery (Pengkajian), Dream (Impian), Design (Prosedur), Define (Tujuan), Destiny (self determination). Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat Konstruksi dan Implementasi Pembelajaran Integrative Science, Islam, Technology (SIT) bagi Pendidik IPA sekolah Mitra Service Learning Prodi Pendidikan IPA telah terlaksana dengan baik dan berimplikasi terhadap peningkatan kompetensi guru IPA dalam menyusun dan mengimplementasikan desain pembelajaran yang mengintegrasikan IPA dengan nilai-nilai keislaman berbantu ICT sehingga mampu memperkuat karakter peserta didik. Adapun luaran dari dari hasil PkM sebagai bukti ada implikasi dari kegiatan diantaranya perangkat pembelajaran dengan desain pembelajaran SIT yang telah direview oleh pakar sebelum diimplementasikan dan video praktik pelaksanaan pembelajaran berbasis SIT.
Edukasi Kesehatan Berbasis Buku Saku Meningkatkan Pengetahuan Diet Nutrisi Diabetes Mellitus Mardiana, Sri Siska; Iza, Ifa Nailatul; Kumalasari, Novy; Aisya, Rizqi Widyan
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.480

Abstract

Ketidakpatuhan merupakan salah satu hambatan untuk tercapainya tujuan pengobatan dan penyebab pemeriksaan atau pengobatan yang sebenarnya tidak diperlukan. Kepatuhan diet Diabetes Mellitus (DM) harus diperhatikan oleh pasien untuk menstabilkan kadar gula dalam darah menjadi normal dan mencegah komplikasi. Upaya untuk meningkatkan kepatuhan dan kesadaran pasien terhadap terapi adalah dengan pemberian edukasi yang lengkap, akurat serta secara terstruktur tentang terapi tersebut. Edukasi gizi merupakan bagian integral dalam penatalaksanaan Gizi pasien DM terutama di lingkungan terdekat seperti lansia dan ortom Aisyiyah. Organisasi Aisyiyah memiliki potensi untuk berperan aktif dalam meningkatkan Kesehatan, namun permasalahan utama yang dialami adalah masih minimnya pengetahuan tentang Kepatuhan Diet DM. Tujuan kegiatan ini yaitu mengedukasi kepatuhan diet dengan buku saku yang berisi tentang pemahaman DM. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, pemberian intervensi diet DM, dan pengelolaan gizi menggunakan buku saku dan video visual serta tahap pendampingan kader dalam pelaksanaan diet DM dengan media buku saku. Kegiatan ini telah terlaksana pada bulan Oktober 2024 bekerjasama dengan Ranting Aisyiyah Pasuruhan Kidul Kabupaten Kudus berjalan dengan lancar dengan total 50 peserta. Variabel yang dinilai yaitu karakteristik lansia dan pasien DM. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Dari hasil identifikasi pemeriksaan GDS dan pemberian edukasi Diet Patuh diabetes Melitus awal didapatkan mayoritas peserta memiliki pengetahuan cukup tentang diet menggunakan buku saku sebanyak 33 anggota (66%). Evaluasi hasil pemberian edukasi diet pasien DM dengan buku saku akan diprogramkan rutin dan meluas ke ranting lainnya untuk lebih meningkatkan wawasan klien DM dengan tepat diet DM.
Edukasi Audio Visual Untuk Deteksi Dini Hipertensi Di Komunitas Aisyiyah Peganjaran Kudus Eswanti, Noor; Sukesih, Sukesih; Karyati, Sri; Islami, Islami
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.486

Abstract

Hipertensi merupakan sebuah penyakit yang terjadi disebabkan peningkatan tekanan darah. Hipertensi sering dialami pada kelompok rentan dengan usia ≥ 40 tahun. Bertambahnya usia seseorang cenderung akan meningkatkan tekanan darah, ini disebabkan karena perubahan pada jantung serta pembuluh darah dimana ini terjadi secara alami sebagai proses penuaan. Tujuan dari dilaksanakannya Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan edukasi terstruktur tentang deteksi dini hipertensi melalui media audio visual dengan harapan dapat membantu anggota aisyiyah untuk mengetahui resiko terjadinya hipertensi sebagai upaya pencegahan secara optimal. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini menggunakan pendekatan ABCD yang memanfaatkan sumber daya yang ada pada anggota PRA Peganjaran Bae Kudus melalui 3 tahapan yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat telah terlaksana pada tanggal 9 Agustus 2024 di PRA Peganjaran Bae Kudus berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 43 peserta. Variabel yang dinilai yaitu pengetahuan anggota aisyiyah tentang deteksi dini hipertensi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Dari hasil PKM didapatkan setelah diberikan edukasi kesehatan melalui audio visual mayoritas pengetahuan tingkat pengetahuan anggota Aisyiyah di PRA Peganjaran Bae Kudus berada pada kategori cukup sebanyak 22 anggota (51,1%). Media audio visual telah diakui sebagai media yang efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan. Model intervensi ini diintegrasikan dalam kegiatan pengajian Rutin Aisyiyah Kabupaten Kudus, khususnya dalam upaya promosi pencegahan terjadinya hipertensi.
Pendampingan Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Melalui Literasi Digital Bagi Peserta Didik Sekolah Menengah Atas Rohman, Miftahur; Waskito, Tejo
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.488

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama melalui literasi digital di SMA Negeri 12 Bandar Lampung. Berdasarkan hasil identifikasi masalah, ditemukan bahwa isu moderasi beragama masih minim terdengar di kalangan peserta didik, serta terdapat kecenderungan apatis terhadap ajaran agama yang berpotensi mengarah pada tindakan liberalisme yang tidak terarah. Sikap apatis ini didorong oleh pergaulan yang kurang sehat, konstruksi konten media sosial yang negatif, serta kurangnya pemahaman terhadap pentingnya nilai moderasi dalam beragama. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), pengabdian ini melibatkan peserta didik yang tergabung dalam aktivis OSIS dan ROHIS sejumlah 25 siswa. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan melibatkan guru dan pimpinan sekolah melalui FGD. Pelaksanaan pendampingan dilakukan selama delapan minggu melalui kegiatan seminar, workshop, dan pendampingan secara informal. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta didik menjadi lebih sadar akan pentingnya sikap moderat dan toleran dalam beragama, serta lebih kritis dalam menyikapi konten digital yang mereka konsumsi dan produksi. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk membentuk generasi muda yang mampu menerapkan nilai-nilai agama secara bijak dan relevan di era digital.
Pengembangan Ekonomi Kreatif Melalui Kain Tenun dengan Menggunakan Strategi Pemasaran Digital Latifah, Umi; Thohirin, Ahmad; Etiyasningsih, Etiyasningsih
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.489

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi industri kain tenun tradisional di Desa Wedani, dengan fokus pada aspek produksi, kualitas produk, teknik pembuatan, dan kontribusi terhadap perekonomian lokal. Melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi pelaku industri, seperti keterbatasan akses pasar, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap produk lokal, dan kurangnya inovasi dalam strategi pemasaran. Selain itu, pengabdian ini mengevaluasi strategi pemasaran tradisional yang diterapkan oleh pengrajin, menyoroti efektivitas dan kelemahan dalam menjangkau konsumen potensial. Selanjutnya, penelitian ini mengeksplorasi potensi pemasaran digital sebagai solusi untuk mengatasi tantangan yang ada. Penggunaan berbagai platform digital, termasuk media sosial dan e-commerce, diharapkan dapat meningkatkan jangkauan pasar dan penjualan produk kain tenun. Penelitian ini juga menganalisis dampak implementasi strategi pemasaran digital terhadap penjualan dan kesejahteraan pengrajin kain tenun, dengan penekanan pada perubahan volume penjualan, jangkauan pasar, dan peningkatan pendapatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan pemasaran digital tidak hanya mampu meningkatkan penjualan dan pendapatan pengrajin, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap produk lokal. Dengan demikian, penelitian ini menyarankan pentingnya integrasi strategi pemasaran digital dalam pengembangan industri kain tenun untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan ekonomi lokal di Desa Wedani.
Klinik Guru Digital: Pendekatan Inovatif Untuk Transformasi Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Abad 21 Askahar, Askahar; Akbar, Muhammad
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.490

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui program Klinik Guru Digital dengan menggunakan metode participatory action research (PAR) yang mengutamakan partisipasi aktif guru dalam seluruh proses kegiatan. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Pomalaa dengan pendekatan berbasis kebutuhan (needs-based approach) untuk mengidentifikasi tantangan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Program ini melibatkan 30 guru dari 9 madrasah dan dirancang dalam lima tahapan utama: konsultasi awal untuk pemetaan kebutuhan, pelatihan teknologi dasar, praktik pembuatan media pembelajaran digital, pendampingan implementasi di kelas, serta evaluasi program secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini sangat bermanfaat, dengan 80% responden menilai pelatihan ini relevan dan berdampak signifikan terhadap penguasaan teknologi. Sebanyak 87% guru mengalami peningkatan kemampuan dalam menggunakan platform pembelajaran online, dan 80% berhasil membuat materi ajar digital. Selain itu, program ini juga memfasilitasi terbentuknya komunitas digital antar-guru yang mendorong kolaborasi dan pengembangan kompetensi berkelanjutan. Temuan ini mendukung kerangka kerja Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan memperkuat hasil penelitian sebelumnya mengenai efektivitas pelatihan berbasis praktik. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan model pelatihan berbasis kebutuhan yang dapat direplikasi di berbagai konteks pendidikan untuk menjembatani kesenjangan keterampilan digital guru sekaligus membangun budaya kolaborasi untuk integrasi teknologi yang berkelanjutan dalam proses pembelajaran
Pendekatan TaRL (Teaching at the Right Level) dalam Mengembangkan Program Literasi pada Komunitas Baca Setyawati, Maunah; Indriani, Nina
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.493

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petugas Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kota Surabaya dalam menjalankan program literasi yang efektif dan berkelanjutan melalui pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL). TaRL merupakan pendekatan yang menyesuaikan metode pembelajaran dengan tingkat kemampuan peserta, bukan berdasarkan usia atau jenjang pendidikan formal. Pendekatan ini diterapkan di lima Taman Baca Masyarakat (TBM) untuk meningkatkan efektivitas program literasi berbasis komunitas. Pengabdian ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dengan tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion, observasi, dan wawancara dengan pengelola TBM serta peserta program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan TaRL meningkatkan keterampilan literasi dasar peserta dan kapasitas pengelola TBM dalam menyusun program yang lebih adaptif. Pengelompokan peserta berdasarkan kemampuan membaca memungkinkan pembelajaran lebih efektif dan inklusif. Program ini juga memperkuat jejaring komunitas dan keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan literasi. Hasil pengabdian ini berkontribusi dalam mengembangkan model pembelajaran literasi berbasis komunitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan, serta dapat diadaptasi di berbagai daerah untuk meningkatkan literasi masyarakat