cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
Pelatihan Pengembangan Produk Kreatif Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah di Kelurahan Talang Betutu, Provinsi Sumatera Selatan A Malik A. A; A. Budiarto; A. Rakmawati; T.W Setiati; M.F.E Putra; D. Permatasari; Sugiono Sugiono; Faturrahman Faturrahman
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2893

Abstract

Produk kreatif lilin aromaterapi merupakan produk ramah lingkungan berbasis ekonomi sirkular dengan menggunakna kembali minyak jelantah. Produk ini banyak dikembangkan oleh kelompok ibu rumah tangga sebagai bagian dari implementasi konsep 3R (reduce, reuse, recycle). Berbagai program pelatihan yang difasilitasi oleh pemerintah daerah telah mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat. Namun, masih terdapat keterbatasan inovasi yang menyebabkan produk yang dihasilkan belum memiliki daya saing optimal. Permasalahan utama meliputi keterbatasan variasi bentuk produk, kombinasi warna dan aroma, serta pemasaran yang masih terbatas. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas produk lilin aromaterapi yang telah diproduksi oleh ibu rumah tangga menjadi produk kreatif dengan nilai estetis dan jual yang meningkat, khususnya di Kelurahan Talang Betutu. Kegiatani dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan desain bentuk dan warna, penerapan teknologi tepat guna berupa cetakan inovatif dan pemasaran digital, serta pendampingan produksi dan manajemen usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam membuat lilin aromaterapi dengan variasi bentuk bunga, warna dan aroma yang harmonis. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan nilai estetis produk yang ditunjukkan melalui penambahan 5-6 bentuk baru lilin serta aroma dan warna yang digunakan, serta peningkatan pemasaran produk secara online.
Edukasi Kesehatan Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Tentang Kesehatan Mental pada Remaja Putri di SMK Negeri 1 Bukateja Devara izky Bimantoro; Noor Yunida Triana; Mariah Ulfah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2894

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja karena berpengaruh terhadap cara berpikir, bertindak, dan berinteraksi sosial. Rendahnya pengetahuan serta adanya perilaku berisiko seperti self-harm menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang tepat di lingkungan sekolah, termasuk di SMK Negeri 1 Bukateja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan mental melalui edukasi berbasis video animasi. Metode yang digunakan meliputi pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal, pemberian materi melalui pemutaran video animasi yang disertai diskusi interaktif, serta post-test sebagai evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 35 siswa kelas XI DPB 2. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, dimana sebelum edukasi sebagian besar siswa berada pada kategori cukup (71,43%) dan kurang (20%), sedangkan setelah edukasi mayoritas berada pada kategori baik (91,43%). Peningkatan ini menunjukkan bahwa siswa lebih memahami konsep kesehatan mental, termasuk tanda dan gejala, faktor risiko, serta upaya pencegahan dan penanganannya. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penggunaan video animasi sebagai media edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan remaja dalam menghadapi permasalahan kesehatan mental.
Pendampingan Mayarakat dengan Edukasi dan Skrinning Hipertensi sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat di RT 9–12 Kelurahan 13 Ulu Palembang Suzanna Suzanna; Hana Tasya Fannanah; Era Wahyuni; Erni Tamara; Meilia Safitri; Niken Damayanti; Rintan Putri Arianie; Rosmitha Aizah Putri; Setya Indah Wahyuni; Tegar Muhammad Galib
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2896

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular di berbagai negara, termasuk Indonesia. Peningkatan prevalensi hipertensi dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup masyarakat seperti konsumsi garam berlebih, kurang aktivitas fisik, stres, serta rendahnya kesadaran pemeriksaan kesehatan rutin. Berdasarkan hasil pengkajian komunitas di RT 9–12 Kelurahan 13 Ulu Kota Palembang, ditemukan 46% kelompok dewasa dan 27% lansia memiliki riwayat hipertensi dengan kepatuhan kontrol yang rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui edukasi kesehatan, skrining tekanan darah, serta intervensi aktivitas fisik berupa senam hipertensi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kategori pengetahuan baik dari 30% sebelum intervensi menjadi 80% setelah intervensi. Program ini efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi berbasis komunitas serta berkontribusi terhadap peningkatan perilaku hidup sehat masyarakat.
Implementasi ice breaking pada Pelatihan Vokasi Pariwisata dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat di SMK Pariwisata Metland Cileungsi, Kabupaten Bogor Pratiwi Pratiwi; Yuli Setiawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2898

Abstract

Menjaga keterlibatan dan konsentrasi peserta menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pelatihan vokasi, terutama ketika kegiatan berlangsung dalam format penyampaian materi yang cenderung satu arah. Kondisi tersebut dapat memengaruhi efektivitas proses pembelajaran dan membuat peserta lebih mudah kehilangan fokus selama pelatihan berlangsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menerapkan ice breaking sebagai bagian dari strategi pembelajaran interaktif pada pelatihan vokasi pariwisata. Kegiatan berlangsung selama dua jam dan melibatkan 41 siswa dari berbagai program keahlian. Pelaksanaan pelatihan mengombinasikan penyampaian materi dengan aktivitas ice breaking yang diterapkan pada awal kegiatan, saat transisi antar sesi, dan selama proses pelatihan berlangsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta pengamatan langsung terhadap perilaku peserta selama kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 4,22 menjadi 5,88 pada skala satu sampai enam. Selain peningkatan pemahaman, peserta juga menunjukkan perubahan perilaku yang terlihat dari meningkatnya perhatian, keterlibatan dalam diskusi, dan respons selama kegiatan berlangsung. Penerapan ice breaking membantu menciptakan suasana pelatihan yang lebih dinamis dan interaktif sehingga peserta dapat mengikuti materi dengan lebih fokus. Temuan ini menunjukkan bahwa ice breaking dapat digunakan sebagai pendekatan pendukung dalam kegiatan pelatihan berbasis pengabdian kepada masyarakat.
Pendampingan Optimalisasi Harga Jual melalui Perhitungan Harga Pokok Produksi pada UMKM Cakebytri di Kota Palembang, Sumatera Selatan Devi Febrianti; Kurnia Widya Oktarini; Anggeraini Oktarida; Nelly Masnila
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2899

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan UMKM Cakebytri di Kota Palembang dalam menghitung harga pokok produksi sebagai dasar penetapan harga jual yang lebih rasional, kompetitif, dan menguntungkan. Permasalahan utama mitra adalah penentuan harga jual yang masih didasarkan pada perkiraan, pengalaman, dan penyesuaian terhadap harga pasar sehingga belum mencerminkan biaya produksi yang sesungguhnya. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan edukasi dan pendampingan, serta evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan identifikasi kebutuhan mitra, observasi praktik pencatatan biaya, koordinasi waktu pelaksanaan, serta penyusunan materi dan lembar kerja simulasi. Tahap pelaksanaan meliputi penyampaian materi mengenai unsur biaya produksi, simulasi perhitungan harga pokok produksi, serta diskusi dan pendampingan langsung. Evaluasi dilakukan melalui penilaian terhadap hasil lembar kerja yang telah diisi mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menghitung biaya produksi sehingga dapat digunakan sebagai dasar penetapan harga jual yang lebih tepat dan mendukung efisiensi serta keberlanjutan usaha. Kegiatan ini juga memperkuat literasi akuntansi biaya dan kualitas pengambilan keputusan usaha mitra.
Penguatan Brand Awareness P4S Puri Leisa : Living Lab Mitra IKN Sari Astrini; Muhammad Ilham; Fenty Fauziah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2900

Abstract

Penguatan brand awareness P4S Puri Leisa sebagai Living Lab Mitra Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan langkah strategis dalam memperluas pengenalan, pemahaman, dan dukungan masyarakat terhadap keberadaan lembaga pelatihan pertanian dan perdesaan yang berperan dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia berbasis praktik langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta mengenai eksistensi, fungsi, dan keunggulan P4S Puri Leisa sebagai laboratorium hidup yang dapat menjadi ruang pembelajaran, inovasi, diseminasi teknologi, serta penguatan jejaring masyarakat di wilayah mitra IKN. Metode yang digunakan adalah diskusi partisipatif dengan menekankan pertukaran pengetahuan, pemetaan pemahaman peserta, serta penguatan peran peserta sebagai penyampai informasi kepada masyarakat luas. Hasil diskusi menunjukkan bahwa: (1) peserta telah mengenal P4S Puri Leisa, (2) peserta memahami pentingnya keberadaan P4S Puri Leisa sebagai Living Lab di wilayah mitra IKN, dan (3) peserta mampu bertindak sebagai agen diseminasi informasi dalam menyebarluaskan wawasan mengenai eksistensi serta keunggulan P4S Puri Leisa kepada masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan brand awareness tidak hanya berperan dalam meningkatkan pengenalan institusi, tetapi juga membangun keterlibatan sosial, memperluas jejaring komunikasi, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan P4S Puri Leisa sebagai pusat pembelajaran berbasis pengalaman. Dengan demikian, P4S Puri Leisa memiliki potensi strategis untuk memperkuat ekosistem pembelajaran pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi lokal yang relevan dengan pembangunan kawasan mitra IKN.
Penyuluhan Hukum Pencegahan Cyberbullying dan Kekerasan Terhadap Anak di SMK Negeri 1 Amandraya Berbasis Focus Group Discussion Siti Nur Angelika; Junaidi Lubis
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2901

Abstract

Kekerasan terhadap anak dan cyberbullying merupakan permasalahan multidimensional yang kian mengemuka di lingkungan pendidikan Indonesia. Rendahnya literasi hukum di kalangan pelajar menyebabkan banyak siswa tidak menyadari bahwa tindakan kekerasan, termasuk kekerasan berbasis siber, merupakan tindak pidana dengan konsekuensi hukum nyata. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum dan literasi regulasi siswa SMK Negeri 1 Amandraya terkait pencegahan kekerasan terhadap anak dan cyberbullying. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, simulasi kasus, dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) berbasis modul Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI. Evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta sebesar 94,7%, dari 4,70 menjadi 8,76. Peningkatan tertinggi terjadi pada dimensi mekanisme pelaporan kasus (+125,6%) dan pengetahuan regulasi hukum (+121,8%). Pasca-penyuluhan, 100% peserta mampu menyebutkan minimal dua saluran pelaporan kekerasan. Temuan ini membuktikan bahwa edukasi hukum yang terstruktur, kontekstual, dan partisipatif efektif meningkatkan literasi hukum peserta didik sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan lembaga penegak hukum dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan sadar hukum.
Pendampingan Mahasiswa Magang dalam Peningkatan Kinerja Audit di Kantor Akuntan Publik XYZ Surabaya Kharisma Widy Astuti; Tito IM. Rahman Hakim
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2907

Abstract

Kualitas sumber daya manusia di bidang audit menjadi faktor penting dalam mendukung kinerja Kantor Akuntan Publik (KAP). Program magang dengan pendampingan auditor sebagai pembimbing lapang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. Tujuan dari artikel ini adalah memaparkan proses pengabdian melalui aktivitas magang pada KAP XYZ, khususnya terkait peran mahasiswa magang dalam membantu efektivitas KAP dan peningkatan kemampuan audit mahasiswa magang. Penulis merupakan mahasiswa magang yang terlibat langsung dalam penyusunan kertas kerja audit, pengumpulan bukti audit, dan pengarsipan dokumen audit. Metode yang digunakan adalah pendampingan intensif sebgai mahasiswa magang MBKM. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap prosedur audit, kemampuan analisis laporan keuangan, ketelitian pemeriksaan data, serta keterampilan penyusunan kertas kerja audit. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan efektif meningkatkan pemahaman prosedur audit, kemampuan analitis, serta ketelitian dalam pemeriksaan laporan keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa pendampingan intensif dalam program magang memberikan manfaat ganda, baik bagi peningkatan kompetensi mahasiswa maupun kinerja KAP. Implikasinya adalah diperlukan penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan KAP dalam merancang program magang yang terstruktur, berkelanjutan, dan berbasis praktik nyata guna menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja.
Edukasi Fisioterapi tentang Flat Foot pada Orang Tua Balita di Posyandu Bunulrejo RW 12 Kota Malang, Jawa Timur Syah Rizal Maulidan Shidqy; Nungki Marlian Yuliadarwati; Tri Dewi Fransiska
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2908

Abstract

Balita merupakan kelompok usia yang sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan pesat sehingga rentan mengalami gangguan muskuloskeletal, salah satunya flat foot. Flat foot adalah kondisi menurunnya lengkung arkus longitudinal medial kaki sehingga hampir seluruh telapak kaki menyentuh permukaan tanah. Kondisi ini dapat memengaruhi keseimbangan, stabilitas, dan kemampuan berjalan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua balita mengenai definisi, faktor risiko, tanda dan gejala, pemeriksaan, serta latihan fisioterapi pada kasus flat foot. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi fisioterapi berupa promosi kesehatan menggunakan media poster, penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab kepada peserta. Kegiatan dilaksanakan pada komunitas orang tua balita di Posyandu Bunulrejo RW 12 Kota Malang dengan jumlah peserta sebanyak 11 orang. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi, ditunjukkan dari peningkatan pemahaman peserta dari 9,1% menjadi 90,9%. Kegiatan edukasi fisioterapi ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua balita terhadap pencegahan dan penanganan flat foot secara mandiri di rumah.
Penguatan Profesionalisme Guru SMAK Negeri Sumba Timur Melalui Pembelajaran Beretika dan Evaluasi Autentik dalam Pendidikan Inklusif Berkelanjutan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur Doni Ariani Leowandri Liu; Anita Adriance Hege Udju; Lodia Amelia Banik; Hasanuddin Manurung; Yonatan Foeh; Deswita Selan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2910

Abstract

Guru Sekolah Menengah Agama Kristen (SMAK) Negeri memiliki peran strategis dalam membentuk kompetensi akademik, spiritual, dan karakter peserta didik. Di Kabupaten Sumba Timur, guru menghadapi tantangan nyata dalam penguatan profesionalisme, khususnya pada aspek pembelajaran beretika, evaluasi autentik, serta kolaborasi sekolah–keluarga dalam kerangka pendidikan inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan profesionalisme guru melalui pendekatan pembelajaran beretika, penerapan evaluasi autentik, dan pengembangan kemitraan edukatif antara sekolah dan keluarga. Metode yang digunakan berupa workshop partisipatif berbasis penguatan konseptual dengan teknik pemaparan materi, ceramah interaktif, dan diskusi reflektif. Kegiatan diikuti oleh 24 guru SMAK Negeri Sumba Timur. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan respon sangat positif dari peserta: 87,5% menyatakan sangat setuju pada aspek pelaksanaan, 91,7% pada aspek materi, 83,3% pada aspek pemateri, dan 95,8% pada aspek manfaat kegiatan. Selain itu, guru mengalami peningkatan pemahaman terhadap aspek psikologis peserta didik, kemampuan merancang evaluasi autentik, serta kesadaran pentingnya pembelajaran beretika dan kolaborasi sekolah–keluarga. Kegiatan ini berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kompetensi, sikap profesional, dan komitmen guru menuju praktik pembelajaran yang inklusif, beretika, dan berkelanjutan.