cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pendampingan Inovasi Body Scrub Kopi Robusta Kabupaten Kepahiang, Propinsi Bengkulu Heti Rais Khasanah; Resva Meinisasti; Nadia Pudiarifanti; Krisyanella Krisyanella
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2911

Abstract

Pendahuluan: Indonesia adalah produsen kopi terbesar keempat dunia dengan rata-rata 711,3 ton/tahun. Desa Batu Ampar, Kepahiang, Bengkulu merupakan sentra kopi robusta seluas 312,5 ha dengan produksi 210 ton/tahun dan menjadi mata pencaharian 89% kepala keluarga. Pemanfaatan pascapanen masih terbatas pada biji &bubuk kopi minuman, kopi robusta mengandung asam klorogenat, kafein, dan antioksidan yang potensial sebagai bahan kosmetik eksfolian alami. Lidyawati et al. (2025) membuktikan scrub berbasis kopi stabil secara fisikokimia. Permasalahan:76% ibu rumah tangga tidak paham fitokimia kopi dan 84% belum pernah dilatih diversifikasi produk kosmetik, sehingga terjadi ketergantungan ekonomi pada perkebunan. Kegiatan “Pemberdayaan IRT melalui Pendampingan Inovasi Body Scrub Kopi Robusta” dilaksanakan Juli–Desember 2025. Metode: 1) Persiapan: pra-survei, identifikasi kebutuhan, penyiapan bahan dan instrumen. 2)Penyuluhan: edukasi potensi bioaktif, teknis produksi, dan keamanan. 3)Demonstrasi & pelatihan: praktik mandiri pembuatan scrub di bawah supervisi. 4) Pendampingan & evaluasi: pre-test/post-test, observasi ketrampilan. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan dari kategori Cukup-Kurang ke kategori baik sekali dan peningkatan jumlah sangat baik dari 4% menjadi 72%. Pemahaman peserta mengenai cara pembuatan meningkat hingga 100%. Setelah dilakukan kegiatan ini dampak yang dapat dirasakan oleh mitra berupa peningkatan kapasitas untuk merintis usaha scrub kopi robusta berbasis potensi lokal. Peningkatan pemahaman, ketrampilan dan motivasi peserta diharapkan dapat mendorong terciptanya peluang usaha baru guna mendukung peningkatan ekonomi keluarga.
Penguatan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar pada Kegiatan KKM di Kecamatan Taktakan, Kota Serang Delsa Miranty; Yusti Fargianti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2912

Abstract

Kegiatan KKM ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya pemanfaatan teknologi sebagai sarana literasi digital bagi siswa sekolah dasar di Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Siswa pada umumnya telah mengenal gawai dan internet, tetapi penggunaannya masih dominan untuk hiburan, seperti menonton video dan bermain gim, sehingga pemanfaatannya belum optimal dalam mendukung kegiatan belajar. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan penggunaan teknologi secara edukatif melalui penguatan literasi digital dasar, meliputi pemanfaatan media digital untuk belajar, pencarian informasi sederhana, penggunaan aplikasi edukatif, serta pemahaman awal tentang etika dan keamanan digital. Metode kegiatan dilakukan melalui observasi, koordinasi dengan sekolah, penyampaian materi, demonstrasi, praktik sederhana, serta evaluasi melalui tanya jawab, kuis singkat, dan refleksi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti kegiatan tersebut. Persentase pemahaman siswa terhadap penggunaan teknologi sebagai media belajar meningkat dari 62,6% sebelum kegiatan menjadi 81,8% setelah kegiatan, sedangkan kemampuan siswa dalam menggunakan aplikasi edukatif sederhana meningkat sebanyak 19,2 poin. Selain itu, siswa mulai memahami pentingnya menggunakan teknologi secara aman, bijak, dan produktif, terutama dalam memilih konten pembelajaran, menjaga data pribadi, dan membatasi penggunaan gawai. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan penggunaan teknologi yang bijak, produktif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar.
Mewujudkan Generasi Sehat dengan Gigi Kuat melalui Edukasi pada Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Seberang Padang Vivi Sari; Oryce Zahara
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2919

Abstract

Stunting pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan dan kualitas hidup anak. Upaya pencegahan stunting umumnya berfokus pada intervensi gizi, sementara aspek kesehatan gigi dan mulut belum terintegrasi secara optimal. Karies gigi yang tidak tertangani dapat menyebabkan nyeri dan gangguan makan yang berpotensi memperburuk status gizi balita stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai kesehatan gigi dan mulut, melakukan deteksi dini karies gigi, serta memperkenalkan rapor kesehatan gigi balita sebagai media monitoring berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut pada balita stunting, edukasi personal kepada orang tua, serta pencatatan hasil pemeriksaan dalam rapor kesehatan gigi. Kegiatan dilaksanakan pada 34 balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Seberang Padang, Kota Padang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar balita stunting mengalami karies gigi dengan kategori sedang dan orang tua belum sepenuhnya memahami keterkaitan antara kesehatan gigi dan risiko stunting. Edukasi dan pemeriksaaan yang dilakukan meningkatkan pemahaman orang tua serta mendorong keterlibatan aktif dalam perawatan gigi anak. Kegiatan ini berpotensi mendukung upaya mencegahan stunting secara lebih komprehensif di tingkat masyarakat.
Green Accounting Berbasis Limbah Produksi sebagai Model Penguatan Keberlanjutan UMKM PCGR Industries Susilaningdyah Mustikawati; Rina Trisnawati; Mujiyati Mujiyati; Sayekti Endah Retno Meilani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2920

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, tetapi pengelolaan limbah produksi pada banyak UMKM masih belum dilakukan secara terstruktur. PCGR Industries sebagai UMKM konveksi jersey menghadapi permasalahan berupa limbah sisa kain, tinta sablon, kertas, kardus, dan plastik yang sebelumnya dijual tanpa pemilahan serta belum dicatat sebagai komponen biaya dan pendapatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi mitra dalam menerapkan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi guna meningkatkan nilai tambah dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi awal, sosialisasi, pelatihan identifikasi dan pemilahan limbah, pendampingan pemanfaatan limbah bernilai ekonomi, serta penyusunan pencatatan biaya lingkungan dan pendapatan limbah secara sederhana pada periode 10 Januari sampai 30 April 2026. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan nyata pada mitra, yaitu meningkatnya pemahaman konsep green accounting dari 15 menjadi 85, keterampilan pemilahan limbah dari 10 menjadi 95, pengelolaan limbah bernilai ekonomi dari 25 menjadi 90, serta kedisiplinan pencatatan kas lingkungan dari 0 menjadi 80. Selain itu, limbah yang sebelumnya dijual secara campuran mulai dipilah berdasarkan jenis dan nilai jual, area produksi menjadi lebih tertata, dan mitra memperoleh tambahan pendapatan dari hasil penjualan limbah terpilah yang dicatat dalam buku kas lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi mampu memperkuat efisiensi operasional, menambah nilai ekonomi limbah, dan mendukung keberlanjutan UMKM. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, tetapi pengelolaan limbah produksi pada banyak UMKM masih belum dilakukan secara terstruktur. PCGR Industries sebagai UMKM konveksi jersey menghadapi permasalahan berupa limbah sisa kain, tinta sablon, kertas, kardus, dan plastik yang sebelumnya dijual tanpa pemilahan serta belum dicatat sebagai komponen biaya dan pendapatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi mitra dalam menerapkan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi guna meningkatkan nilai tambah dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi awal, sosialisasi, pelatihan identifikasi dan pemilahan limbah, pendampingan pemanfaatan limbah bernilai ekonomi, serta penyusunan pencatatan biaya lingkungan dan pendapatan limbah secara sederhana pada periode 10 Januari sampai 30 April 2026. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan nyata pada mitra, yaitu meningkatnya pemahaman konsep green accounting dari 15 menjadi 85, keterampilan pemilahan limbah dari 10 menjadi 95, pengelolaan limbah bernilai ekonomi dari 25 menjadi 90, serta kedisiplinan pencatatan kas lingkungan dari 0 menjadi 80. Selain itu, limbah yang sebelumnya dijual secara campuran mulai dipilah berdasarkan jenis dan nilai jual, area produksi menjadi lebih tertata, dan mitra memperoleh tambahan pendapatan dari hasil penjualan limbah terpilah yang dicatat dalam buku kas lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi mampu memperkuat efisiensi operasional, menambah nilai ekonomi limbah, dan mendukung keberlanjutan UMKM.
Pelatihan Pelafalan Bahasa Inggris Berbasis IPA bagi Pemandu Wisata Binaan Disbudpar Kabupaten Bandung Yelly Andriani Barlian; Ira Wirasari; Sri Nurbani; Sri Soedewi; Bambang Melga Suprayogi; Yosa Fiandra; Asep Kadarisman
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2921

Abstract

Ketika mendampingi wisatawan asing, pemandu wisata perlu melafalkan istilah destinasi secara jelas. Kegiatan pengabdian ini dilakukan bersama 12 pemandu wisata binaan Disbudpar Kabupaten Bandung untuk mengenalkan International Phonetic Alphabet (IPA) sebagai alat bantu membaca bunyi bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan melalui penjelasan singkat, contoh dari kamus digital, latihan berulang, rekaman suara sebelum dan sesudah pelatihan, serta refleksi peserta. Hasil evaluasi memperlihatkan perubahan yang nyata: pada awal kegiatan tidak ada peserta yang mengenal simbol fonetik, sedangkan setelah pelatihan seluruh peserta telah mengenal fungsinya. Skor rata-rata kepercayaan diri pelafalan naik dari 3,43 menjadi 4,36 pada skala 5. Dalam praktik, peserta mulai lebih berani mengucapkan kata seperti destination, heritage, dan hospitality karena memiliki acuan bunyi, bukan hanya menebak dari ejaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengenalan IPA yang dikaitkan dengan kosakata wisata dapat menjadi cara sederhana untuk mendukung kesiapan komunikasi pemandu wisata saat melayani wisatawan asing.
Pendampingan Partisipatif dalam Meningkatkan Keberanian Siswa pada Kegiatan Pramuka di MI Bandung III Jombang Lilik Nur Fadhilah; Dhoyfun Akbar; Hasan Abidin; Ibnu Mas’ud Luthfi; Choirul Anam
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2922

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler pramuka memegang peranan krusial dalam membentuk karakter dan aspek emosional siswa sekolah dasar. Namun, hasil observasi di MI Bandung III Jombang menunjukkan adanya hambatan berupa rasa takut, sikap pasif, serta kurangnya rasa percaya diri pada sebagian siswa kelas III selama kegiatan berlangsung. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keberanian, rasa percaya diri, dan partisipasi aktif siswa melalui pendekatan pendampingan yang partisipatif dan humanis. Metode: Metode pelaksanaan yang diterapkan berbasis model experiential learning yang mencakup tahapan observasi awal, pelaksanaan ice breaking, permainan edukatif kelompok, pendampingan langsung secara emosional, refleksi, serta evaluasi kualitatif terhadap 25 siswa kelas III. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan perilaku positif yang signifikan; siswa menjadi lebih berani berbicara, aktif berpendapat, mampu bekerja sama dalam tim, dan antusias tampil di depan kelompok. Di samping itu, guru pembina memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya pendekatan psikologis dan penguatan positif dalam mentoring. Kesimpulan: Pendekatan pendampingan partisipatif dan humanis ini terbukti efektif dalam membantu siswa mengatasi rasa takut serta membangun karakter percaya diri mereka pada kegiatan pramuka.
Implementasi Edukasi Terapi Latihan Sederhana bagi Guru SLB dalam Mendukung Fungsi Gerak dan Proses Belajar di SLB B YPALB Perwari, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat Andi Yuliana Kamaluddin; Irfan Fadillah Ramadhan; Fildzah Maharani Oddang; Adijanto
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2928

Abstract

Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) memiliki peran strategis namun kompleks dalam mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), termasuk membantu aktivitas fisik siswa secara langsung selama pembelajaran. Keterbatasan pengetahuan guru terkait prinsip terapi latihan yang aman dan efektif menjadi hambatan dalam optimalisasi layanan pendidikan bagi ABK. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru SLB dalam menerapkan terapi latihan sederhana, khususnya latihan protective extension (parachute reflex), guna mendukung fungsi gerak ABK dalam konteks pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan pada Februari 2026 di SLB B YPALB Perwari, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dengan melibatkan 44 peserta yang terdiri dari guru, orang tua murid, dosen, dan mahasiswa Program Studi S1 Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Kuningan, melalui metode sharing session, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara keseluruhan, dengan rata-rata persentase jawaban benar meningkat dari 72,3% pada pre-test menjadi 94,7% pada post-test dan kemampuan peserta menerapkan terapi latihan sederhana dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari
Gerakan Berkurban sebagai Media Penguatan Jiwa Filantropi Berbasis Masjid pada Generasi Muda (Studi Kasus: Masjid Nurroh Binti Ibrahim Al Anqori, Desa Ngenep, Jatipuro, Karanganyar) Nizar Naufal; Haidar Athif; Ihsan Budi Raharjo; Burhanie Yuswanta; Muhammad Malik Fajar Usman; Triono Ali Mustofa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2930

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Nurroh Binti Ibrahim Al Anqori, Desa Ngenep, Jatipuro, Karanganyar, Jawa Tengah. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat berkurban sebagai sarana memupuk jiwa filantropi pada generasi muda dan masyarakat melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang mencakup empat tahap: persiapan, edukasi, pelaksanaan kurban, serta distribusi dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah 1444 H/2023, melibatkan 35 pemuda aktif dalam kepanitiaan, dengan keberhasilan menyembelih 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing yang dagingnya didistribusikan kepada 120 kepala keluarga penerima manfaat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi generasi muda secara signifikan, tumbuhnya kesadaran berbagi, serta penguatan solidaritas sosial dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah komunitas. Program ini berhasil menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat berbasis nilai keagamaan, sekaligus membuktikan bahwa ibadah kurban yang dikelola secara partisipatif dan edukatif mampu menanamkan jiwa filantropi secara berkelanjutan pada generasi muda.
Pelatihan Penyusunan Makalah Berbasis Microsoft Word Bagi Siswa SMPN 1 Asembagus Situbondo Zaehol Fatah; Siti Akila Nisrina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2931

Abstract

Di era digital saat ini, dunia pendidikan mewajibkan siswa menguasai literasi teknologi, salah satunya kecakapan mengoperasikan software pengolah kata demi kelancaran tugas akademis. Kendati begitu, optimalisasi fungsionalitas Microsoft Word untuk menyusun karya ilmiah tingkat dasar di kalangan pelajar terpantau masih sangat minim. Berangkat dari problem tersebut, inisiasi pengabdian masyarakat ini digelar dengan fokus mendongkrak keahlian pembuatan makalah terstruktur menggunakan Microsoft Word bagi murid SMP Negeri 1 Asembagus Situbondo. Agenda ini menerapkan skema Participatory Action Research (PAR) melalui strategi bimbingan berbasis praktik langsung, yang polanya terbagi atas observasi lapangan, sosialisasi, tahapan training, pendampingan intensif, serta evaluasi akhir. Adapun target sasaran melibatkan 20 pelajar yang dijaring berlandaskan urgensi kebutuhan program. Merujuk pada rekapitulasi penilaian, tingkat keberhasilan siswa dalam menyerap materi fungsi dasar Microsoft Word tergolong sangat tinggi dengan perolehan skor rerata 1,10. Sebaliknya, tantangan nyata masih dijumpai sewaktu peserta mengoperasikan menu penataan tingkatan naskah (document hierarchy), terutama pada fungsionalitas pembuatan daftar navigasi isi otomatis yang mencatatkan indeks rerata 2,45. Kendati demikian, intervensi ini secara kolektif efektif memicu peningkatan pemahaman sekaligus kapabilitas teknis siswa dalam memformat draf karya tulis ilmiah menjadi lebih rapi dan terorganisasi.
Pengendalian Hipertensi Berbasis Komunitas Melalui Pendekatan Latihan Senam Anti Hipertensi dan Brisk Walking, Monitoring, dan Peer Support di Desa Nambo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Liza Laela Abida; Ganesa Puput Dinda Kurniawan; Yudhia Fratidhina; Restu Arya Pambudi; Asyifa Triana; Danisywar Bari; Kely Febriyanti; Nashwa Camilla Zulaikha; Nashwa Felisya; Anisah Fairuz Tsurayya; Bratara Halif Wijaya; Carollina Zaenal; Clarisya Ardilla; Lutfiah Rachmadani; Meyra Anugrahthiany Pasha
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2932

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat melalui senam sehat anti hipertensi dan brisk walking dilaksanakan di Desa Nambo sebagai upaya preventif dalam menanggulangi tingginya kejadian hipertensi di masyarakat. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering tidak disadari (silent killer), namun berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke, sehingga diperlukan intervensi berbasis komunitas yang mudah diterapkan. Kegiatan ini melibatkan 106 responden di RW 04. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan mengenai faktor risiko dan pencegahan hipertensi, disertai praktik senam anti hipertensi dan brisk walking, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden yang signifikan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 6,60 menjadi 8,25 serta 94,3% responden mencapai kategori pengetahuan sangat baik. Selain itu, intervensi senam anti hipertensi dan brisk walking terbukti efektif menurunkan rata-rata tekanan darah sistolik dari 135,07 mmHg menjadi 132,28 mmHg dan diastolik dari 83,61 mmHg menjadi 81,71 mmHg. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis aktivitas fisik sederhana dan edukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Program ini berpotensi menjadi strategi berkelanjutan dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi di tingkat komunitas.