cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik menjadi Produk yang Tepat Guna terhadap Siswa/i SMA N 1 Kampar Timur dalam Menciptakan Sekolah Berwawasan Lingkungan Shinta Elystia; Aryo Sasmita; Gunadi Priyambada; David Andrio; M. Reza; Ivnaini Andesgur; Jecky Asmura
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JAMSI - Maret 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1127

Abstract

Sampah merupakan sisa kegiatan berbentuk padat yang dihasilkan dari kegiatan keseharian manusia dan berisiko menimbulkan masalah lingkungan. Berbagai metode telah dikembangkan dengan harapan dapat menurunkan penggunaan barang sekali pakai hingga teknologi yang dapat mereduksi volume serta berat dari sampah yang dihasilkan. Proses pengolahan sampah organik dan anorganik secara tepat guna menjadi salah satu inovasi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Pengenalan sistem pengolahan sampah di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan edukasi dan mendukung program pemerintah sekolah adiwiyata di SMA Negeri 1 Kampar Timur yang berwawasan lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dan siswa/i kelas XI Jurusan IPA dan IPS dengan jumlah 34 orang. Prosedur yang dilakukan adalah dengan pelatihan pengolahan sampah organik menggunakan keranjang takakura yang dilengkapi system sirkulasi udara untuk mempermudah pelepasan panas dan mampu mempercepat pertumbuhan bakteri dekomposter sehingga menghasilkan pupuk kompos lebih cepat. Selain itu, pengenalan sistem 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dalam pengelolaan sampah anorganik menjadi produk kerajinan juga diterapkan sehingga mampu merangsang keinginan siswa/i untuk melihat celah potensi ekonomi. Hasil pengabdian ini 1) meningkatnya pemahaman siswa mengenai tata cara pembuatan kompos metode Keranjang Takakura, 2) Meningkatnya kepedulian siswa dalam pengelolaan sampah, dan 3) Tersedia Komposter Keranjang Takakura di lingkungan sekolah.
Workshop Pembuatan Konten Social Media Marketing dengan Menggunakan Canva di SMKN 3 Sekayu Sumatera Selatan Muhammad Fajar Ariwibowo
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JAMSI - Maret 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1131

Abstract

SMKN 3 Sekayu Sumatera Selatan merupakan sekolah yang berada di Kayu Ara, Kec. Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Indonesia. SMKN 3 memiliki 5 jurusan, yaitu, Teknik Kendaraan Ringan, Rekayasa Perangkat Lunak, Kuliner, Mekatronika, Geomatika. Semua jurusan yang dimiliki oleh SMKN 3 Sekayu Sumatera Selatan memiliki latar belakang teknik. Selain mampu memberikan ilmu teknik kepada siswa-siswi, SMKN 3 juga ingin agar guru - guru mereka mampu membuat konten digital marketing praktis yang akan membantu mereka untuk memasarkan produk atau pun jasa atau pun untuk kebutuhan karir mereka sendiri. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat di SMKN 3 Sekayu Sumatera Selatan ini adalah dengan menggunakan metode, Pendidikan masyarakat, Advokasi, Pelatihan,Evaluasi.Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat tersebut, maka penulis membuat sebuah survey melalui Google Form yang telah dikonversi menjadi bentuk penilaian skor dan didapatkan nilai 93,69% yang termasuk dalam kategori sangat puas. Artinya, peserta merasakan materi workshop bermanfaat, mudah dipahami serta puas dengan hasil workshop tersebut.
Program Pengembangan Potensi Desa Sokawera Menuju Desa Mandiri dengan Pemanfaatan Komoditas Singkong Puji Astuti; Attala Rasya Alamsyah; Wafa Nur Azizah; Vina Helmi Nur Istiqomah; Aqila Rahma Adiningrum; Adrian Panjaitan; Regita Ibdaul Khasanah Puspitasari; Fahmi Khairul Yusuf; Hilaliyah; Mahendra Alfiqih; Khansa Nabilah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1085

Abstract

Desa mandiri merupakan desa yang mampu memenuhi kebutuhan akan sarana prasarananya sendiri dan tidak semata bergantung pada bantuan dari pemerintah dan turut bertumpu pada trisakti desa; karsa, karya sembada. Total penduduk Desa Sokawera sebanyak 4.303 jiwa yang terdiri atas 2.234 laki-laki dan 2.069 perempuan. Sebagian besar penduduk Desa Sokawera bekerja sebagai petani, buruh dan pedagang. Komoditas singkong dapat menjadi potensi besar dalam mendongkrak perekonomian Desa Sokawera jika dimanfaatkan secara optimal sebab jumlah luas lahannya mencapai 29 hektare. Metode pelaksanaan bina desa terdiri dari persiapan (observasi data dengan wawancara pihak desa terkait, sosialisasi, dan kerja sama mitra) serta pelaksanaan (pengembangan dan pemasaran produk, dan evaluasi. Berdasarkan hasil pretest dengan keterangan ‘tidak pernah’ pada pertanyan kelima hingga ketujuh memiliki jumlah responden terbanyak yaitu masing-masing 30 orang, 32 orang, dan 31 orang dan hasil post-test terkait pengolahan pupuk kompos didapatkan data frekuensi keseluruhan 23 warga dengan nilai tertinggi 10 sebanyak 2 orang. Hal tersebut menunjukkan adanya kemajuan dan keingintahuan masyarakat dalam mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan marketing dan pemanfaatan limbah. Kegiatan pengabdian ini dapat menambah wawasan serta ilmu sehingga masyarakat dapat memanfaatkan potensi kekayaan alam desa dan dapat menjaga lingkungan sehingga menciptakan desa mandiri sejahtera.
Pendampingan Implementasi Formula BTO Baru di Rumah Sakit di Jawa Tengah melalui Pelatihan Kompetensi Statistik RMIK Edy Susanto; Elise Garmelia; Rizkiyatul Amalia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1110

Abstract

Setiap rumah sakit harus melaksanakan statistic yang up to date, yaitu tepat waktu, akurat dan sesuai kebutuhan. Pengelolaan data statistik dilakukan oleh petugas rekam medis pengelohan data khususnya bagian analising dan reporting guna dilakukan pelaporan. Grafik Barber Johnson merupakan salah satu indikator penilaian rumah sakit yang dilakukan dengan perhitungan BOR, LOS, TOI dan BTO.  Peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit terdiri dari beberapa indikator. Salah satu indikator yang penting yaitu penggunaan tempat tidur dalam atau lebih dikenal dengan BTO (Bed Turn Over). Penggunaan tempat tidur pada setiap rumah sakit mengalami perubahan setiap waktu. Formula atau rumus penghitungan indikator rawat inap yang sudah ada belum bisa mengakomodir kondisi riil yang terjadi di rumah sakit seperti penghitungan Bed Turn Over (BTO) apabila terjadi perubahan jumlah tempat tidur dalam suatu periode. Sehingga pengabdi menentukan formula pembanding yang mampu mengakomodir hal tersebut. Formula baru diberikan kepada para petugas pelaporan yang ada di unit rekam medis dalam bentuk kegiatan workshop yang bertujuan mengenalkan rumus tersebut guna mempermudah petugas dalam proses perhitungan. Capaian keberhasilan pendampingan 100% dan terdapat peningkatan kemampuan petugas rekam medis bagian pelaporan terhadap proses perhitungan statistik rumah sakit. Rumus BTO baru dapat di implementasikan di rumah sakit yang ada di Jawa Tengah.
Pembuatan Website sebagai Media Informasi Yayasan Bestari Nurul Quran Khoirunnisa Khoirunnisa; Tashia Indah Nastiti; Lia Susanti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1115

Abstract

Website merupakan salah satu media yang bisa digunakan sebagai penyebaran informasi. Penerapan website pada suatu instansi pendidikan atau yayasan dapat digunakan sebagai penyajian informasi untuk guru, murid dan masyarakat luas. Demikian pula pada Yayasan Bestari Nurul Quran yang masih menggunakan cara konvensional dalam menyajikan informasi. Hal ini menjadikan penyampaian informasi ke warga sekolah dan utamanya masyarakat menjadi kurang efektif dan efisien. Terutama untuk menarik calon donatur agar bergabung di Yayasan Bestari Nurul Quran. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan sistem informasi sekolah untuk membantu pihak Yayasan dalam mengolah informasi mengenai Yayasan Bestari Nurul Quran dengan mudah dan efisien serta dapat menyebar luaskan informasi kepada masyarakat secara digital. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang diterapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan metode CMS. Pengujian dilakukan dengan teknik black-box testing. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan studi pustaka. Berdasarkan uji black-box dihasilkan Sistem Informasi Sekolah Berbasis Website di Yayasan Bestari Nurul Quran memberikan banyak manfaat bagi masyarakat serta kemudahan dalam pengelolaan sistem informasi bagi operator dan membantu menyelesaikan masalah yang telah dikemukakan sebelumnya.
Digitalisasi Sekolah pada SD YPK Ermasu Merauke melalui Pengenalan Dasar Komputer Teknologi Informasi dan Komunikasi Rapha Nichita Kaikatui; Tri Kustanti Rahayu
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JAMSI - Maret 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1117

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan visi pendidikan Indonesia untuk terciptanya pelajar Pancasila. Proses pembelajaran dalam Merdeka Belajar merupakan bentuk pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan pembelajaran digital. Sehingga baik guru maupun para siswa tidak dapat menghindari untuk beradaptasi dengan perubahan ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu para guru untuk meningkatkan kompetensi digital dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini terdiri dari beberapa tahapan antara lain melakukan pengenalan dasar teknologi informasi dan komunikasi, sosialisasi dan workshop digitalisasi pembelajaran, dan melakukan pendampingan dalam penyusunan dalam pembuatan bahan ajar yang akan direalisasikan dalam kegiatan pembelajaran. Hasilnya kegiatan ini yaitu bahwa para guru dapat embuat bahan ajar menggunakan aplikasi Canva, selain itu bahwa 65% guru di SD YPPK Ermasu Merauke merasa sangat antusias terhadap kegiatan ini, dan 75% guru siap untuk menggunakan aplikasi Canva untuk menyusun materi pembelajaran pada semester berikutnya.
Strategi Pemasaran Bibit Tanaman dalam Meningkatkan Perekonomian di Desa Juwet Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk Jawa Timur Amira Indah Setyowati; Annisa Fitri Nur Aden; Nufaisa Nufaisa; Retno Retnawati; Ryszard Ken Sakti; Satrio Utomo; Sekar Rizky Margi Lestari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1122

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang berjudul strategi pemasaran bibit tanaman di Desa Juwet Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk bertujuan untuk menganalisa bagaimana strategi pemasaran bibit tanaman yang dilakukan oleh para warga di desa juwet kecamatan ngronggot kabupaten nganjuk. Pemilihan strategi pemasaran yang tepat dapat mempengaruhi tingkat penjualan yang lebih tinggi dari sebelumnya. Seperti pada salah satu pengusaha bibit tanaman di Desa Juwet yang mengalami peningkatan pemasaran hingga ke seluruh Indonesia dari salah satu strategi pemasaran digital. Di Desa Juwet sendiri para pengusaha bibit tanaman memiliki strategi pemasaran masing-masing yang berbeda. Dari hasil penelusuran ditemukan ada tiga strategi pemasaran yang dilakukan oleh para pengusaha bibit tanaman. Yaitu yang pertama adalah melalui jalur corporate, kedua melalui pemasaran digital, dan ketiga pemasaran melalui para reseller. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini peneliti menggunakan tiga teknik dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, serta dokumentasi.
Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga melalui Pembuatan Kue Gelang dan Kue Roda di Desa Kembes 1, Kab. Minahasa, Prov. Sulawesi Utara Yuli Rawun; Peggy Rumenser; Renato Mewengkang
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1126

Abstract

Desa Kembes 1 sampai saat ini 80 % mata pencaharian masyarakat adalah petani berkebun, dan hasil dari berkebun belum dapat memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga masih banyak keluarga yang berpenghasilan rendah, dari gambaran desa yag ada sangat dibutuhkan bantuan melalui program pemberdayaan kepada masyarakat yang diharapkan dari program pemberdayaan kepada masyarakat dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada. Ibu-ibu rumah tangga merupakan sasaran dari program pemberdayaan ini, untuk nantinya diberdayakan melalui ilmu pengetahuan dan keterampilan menjadi wirausahawan sehingga dapat meningkatkan penghasilan keluarga. Pemberdayaan melalui pembuatan kue gelang dan kue roda merupakan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat pemula (PMP), tujuan program ini membentuk kelompok usaha yang mandiri dan berkelanjutan dalam mengembangkan usaha kue gelang dan kue roda. Dan pada akhirnya melalui kelompok usaha Ibu-ibu rumah tangga yang ada di Desa Kembes 1 dapat menghasilkan produk kue khas daerah yang dapat dijual sampai ke luar daerah, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Peningkatan Keterampilan Diversifikasi Produk Perikanan: Bakso dan Nugget dari Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Indralaya Raya, Kabupaten Ogan Ilir Siti Hanggita Rachmawati; Dwi Inda Sari; Agus Supriyadi; Sherly Ridhowati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1129

Abstract

Masyarakat kelurahan Indralaya Raya, Kabupaten Ogan Ilir merupakan wilayah yang padat penduduk dengan jumlah penduduk sebanyak 7.079 jiwa. Kendala umum yang dirasakan yaitu tingkat pengetahuan masyarakat yag masih rendah terutama dalam menghasilkan pengolahan produk olahan hasil perikanan yang bermutu. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengembangan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir berdasarkan potensi yang dimiliki yaitu peningkatan pemahaman dan pengetahuan dalam produksi pangan dengan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat yaitu kegiatan pelatihan diversifikasi produk hasil perikanan berupa bakso dan nugget dari ikan Nila (Oreochromis niloticus). Kedua produk ini dipilih karena tingginya minat masyarakat akan produk tersebut. Metode yang dilakukan adalah demonstrasi melalui pelatihan, praktek, dan pendampingan mengenai peningkatan keterampilan masyarakat dalam menghasilkan produk olahan yang bermutu dan bergizi dengan teknologi yang tepat. Masyarakat sasaran mengikuti kegiatan pengabdian dengan antusias dan aktif. Peserta pelatihan ikut mempraktekan pembuatan produk hasil perikanan. Kegiatan bersifat dua arah, sehingga peserta dapat melakukan diskusi jika terdapat kendala dalam melakukan diversifikasi produk. Kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengolahan hasil perikanan. Dengan demikian dapat meningkatkan konsumsi protein ikan di masyarakat, dapat dijadikan sebagai kelompok usaha sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Peningkatan Kreativitas Siswa Melalui Pemanfaatan Bunga Telang Menjadi Sirup di SMP NU Medan Tuti Wardani Siregar; Dini Novita Sari; Chandra Sigalingging; Dewi Novina Sukapiring; Lily Novianty; Juhardi Sembiring; Nelfita Rizka S. Depari; Khairuna Utami; Emma Fadhilah; Mardiah Mardiah; Saiful Amir; Furqan Khalidy
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1130

Abstract

Bunga telang atau butterfly pea, memiliki nama latin Clitoria ternatea L. Disebut butterfly pea karena bentuknya menyerupai kupu-kupu. Tanaman yang hidupnya merambat ini dipercaya memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Bunga ini, dapat digunakan sebagai tanaman obat karena adanya senyawa kimia yang terkandung di dalamnya seperti: saponin, Flavonoid, alkaloid, Ca-oksaat dan sulfur. Bunga ini juga dimanfaatkan untuk mengobati mata, sedangkan rebusan akarnya digunakan sebagai obat untuk menghilangkan dahak pada bronkitis kronis, menurunkan deman, serta iritasi kandungan kemih dan saluran air seni. Melihat manfaat bunga telang yang bagus untuk Kesehatan perlunya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Proses pembuatan sirupcukup mudah, yakni dengan cara mengeringkan Bunga Telang dibawah sinar matahari, kemudian diseduh dengan air panas sehingga menghasilkan biang bunga telang, selanjutnya kita menyediakan gula pasir yang sudah dicairkan, selanjutnya kita menyatukan biang bunga telang dengan gula cair sehingga menjadi sirup bunga Telang. Tujuan kegiatan pengabdian ini dapat dicapai dengan baik berdasarkan ketertarikan siswa/siswi kelas VII SMP NU Medan terhadap pembuatan sirup dari bunga Telang.