cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Inovatif
Published by CV Firmos
ISSN : 2808148X     EISSN : 28081366     DOI : https://doi.org/10.54082/jupin.IDPaper
Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan oleh CV Firmos dan terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2808-148X dan E-ISSN : 2808-1366 serta terdaftar di Crossref dengan Prefix DOI : 10.54082. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) dipublikasikan 3 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Semua penerimaan naskah diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 696 Documents
Faktor Hubungan Tingkat Kekambuhan Pada Penderita Asma Di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh Tahun 2023 Vira Magfirah Maisuri; Tahara Dilla Santi; Riza Septiani
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1467

Abstract

Asma merupakan penyakit kronis saluran pernafasan yang memicu batuk serta sesak nafas. Serangan asma timbul karena adanya faktor predisposisi dan paparan terhadap faktor pencetus. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kekambuhan asma di wilayah kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh. Penelitian bersifat kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien asma di Puskesmas Banda Raya yang berjumlah 52 jiwa. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling berjumlah 52 pasien yang tercatat mengalami asma dan melakukan pengobatan di Puskesmas. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square yang menggunakan aplikasi SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan penderita asma terkontrol penuh 15,3%, terkontrol sebagian 30,77% dan yang tidak terkontrol 53,58%. Responden yang terpapar asap rokok 59,62%, Aktivitas Fisik sedang 90,38%, stres 71,15%, terpapar polusi 59,62% dan cuaca 98,08 resiko. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara asap rokok (p value =0,024), polusi (p value =0,024), aktivitas fisik (p value =0,275), stres (p value= 0,035) dengan tingkat kekambuhan asma di wilayah kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh. Diharapkan petugas kesehatan dapat melakukan edukasi kesehatan kepada pasien  agar mereka mengetahui faktor yang dapat memicu kekambuhan asma. Dengan pemahaman yang baik, pasien lebih rutin memeriksa diri, sehingga dapat mengurangi kasus kekambuhan asma di wilayah kerja Puskemas Banda Raya Kota Banda Aceh.
Tinjauan Skoping Paparan Radon di Lingkungan Indoor dan Implikasinya terhadap Risiko Kesehatan Masyarakat Wisnu Wardana Widyatmoko; Naufal Aulia Bagas Putra; Kusuma Ayu Galih Dwi Rahardjo; Arya Indra Rabbani; Farahiyah Nur Ramadhanty; Tata Auliya Intan; Dhanny Achmad Ardiansyah Putra Hermawan; M. Ryan Ferdiansyah; Ratna Dwi Puji; Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani; Sudarmaji Sudarmaji; M. Farid Dimjati Lusno; Kusuma Scorpio Lestari
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1980

Abstract

Radon merupakan gas radioaktif yang terjadi secara alami dan merupakan kontributor terbesar terhadap paparan radiasi ionisasi pada manusia. Paparan radon di dalam ruangan secara kronis dapat menyebabkan masalah kesehatan, terutama kanker paru-paru. Kondisi ventilasi, karakteristik geologis, dan variasi iklim mempengaruhi konsentrasi radon di dalam ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah terkait paparan radon di dalam ruangan, termasuk metode pemantauan, penilaian risiko, dan dampak kesehatan. Pendekatan tinjauan skoping digunakan melalui pencarian literatur di PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar. Artikel yang ditinjau adalah publikasi berbahasa Inggris dari tahun 2015–2025 yang membahas paparan radon di rumah, sekolah, fasilitas kesehatan, atau tempat kerja. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif berdasarkan konsentrasi radon (Bq/m³), metode pengukuran, dan hasil kesehatan yang dilaporkan. Sepuluh studi memenuhi kriteria inklusi. Konsentrasi radon di dalam ruangan berkisar antara 10 hingga 2166 Bq/m³. Sebagian besar nilai yang dilaporkan berada di bawah pedoman WHO (100 Bq/m³) dan tingkat referensi ICRP (300 Bq/m³), meskipun beberapa lokasi dengan ventilasi buruk dan kondisi geologis tertentu melebihi batas-batas tersebut. Paparan radon meningkatkan risiko kanker paru-paru global sebesar 3–14% dan juga terkait dengan gangguan pernapasan serta efek neurologis potensial pada anak-anak. Faktor utama meliputi ventilasi bangunan, usia konstruksi, kelembapan, dan karakteristik tanah. Secara ilmiah, kajian ini mengukuhkan radon sebagai indikator krusial kualitas udara indoor, sekaligus memberikan landasan empiris bagi perumusan kebijakan kesehatan lingkungan dan standar konstruksi nasional.
Karakteristik Fisiko-Kimia Briket Bioarang Campuran Arang Kotoran Kambing, Tempurung Buah Lontar Dan Mayang Lontar Yakob R. Noah; Kristofel Natto; Grace Maranatha; Upik S. Rosnah; David A. Nguru
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1992

Abstract

Penelitian ini bertujuan utnuk mengetahui pengaruh kualitas fisiko-kimia briket bioarang campuran kotoran kambing,mayang lontar dan tempurung buah lontar. Rancangan yang digunakan adalah rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Empat perlakuan meliputi P1= Kotoran kambing 50%,Mayang lontar 10% dan Tempurung Lontar 40%, P2 = kotoran kambing 50%, Mayang lontar 20% dan Tempurung lontar 30%, P3 = Kotoran Kambing 50%,Mayang lontar 30% dan Tempurung Lontar 20%, P4= Kotoran Kambing 50%,Mayang lontar 10% dan Tempurung Lontar 40%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah rendemen briket, densitas, kadar air, kadar abu dan nilai kalor. Data yang diperoleh ditabulasi kemudian dilanjutkan dengan analisis sidik ragam (ANOVA).Jika ada perbedaan antara perlakuan dilanjutkan dengan uji Berganda Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan rendemen (357,44a), densitas (0,689bc), kadar air (4,32a), kadar abu (23,55d) dan nilai kalor (2637,41a). Disimpulkan bahwa penggunaan briket bioarang yang terbaik terdapat pada P4(arang kotoran kambing 50% + mayang lontar 10% + tempurung lontar 40 + perekat 6%) dengan parameter rendemen briket, densitas,kadar air, kadar abu dan nilai kalor.
Penggunaan Ampas Kelapa Terfermentasi dan Tidak Terfermentasi terhadap Efisiensi Protein dan Pertumbuhan Linear Ternak Babi Vinsensius Day; Sabarta Sembiring; Ni Nengah Suryani; David A. Nguru
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2111

Abstract

Tingginya serat kasar dan kerentanan terhadap pembusukan membatasi pemanfaatan ampas kelapa sebagai pakan babi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas fermentasi menggunakan Trichoderma viride dalam meningkatkan kualitas ampas kelapa sebagai bahan pakan alternatif. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan ampas kelapa fermentasi terhadap rasio efisiensi protein (REP) dan ukuran linear tubuh babi Landrace fase starter-grower. Metode: Sebanyak 12 ekor babi Landrace fase starter-grower dengan bobot awal rata-rata 17,04 kg (KV=30,29%), penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas tiga perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diuji meliputi P0 (ransum tanpa ampas kelapa), P1 (ransum mengandung 15% ampas kelapa tanpa fermentasi), dan P2 (ransum mengandung 15% ampas kelapa fermentasi Trichoderma viride). Variabel yang diamati adalah REP, panjang badan, tinggi badan, dan lingkar dada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap REP, tinggi badan, dan lingkar dada. Namun, perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap panjang badan babi Landrace. Simpulan penggunaan ampas kelapa fermentasi Trichoderma viride hingga level 15% dalam ransum menghasilkan performa yang relatif sama dengan ransum kontrol pada sebagian besar parameter, dan secara signifikan mampu meningkatkan panjang badan babi. Temuan ini mengindikasikan bahwa fermentasi dapat menjadi solusi efektif untuk mengoptimalkan pemanfaatan ampas kelapa sebagai pakan alternatif yang ramah lingkungan tanpa menurunkan kualitas pertumbuhan babi.
Perencanaan Strategis Sistem Informasi dalam Struktur Organisasi Modern di Era Transformasi Digital: Sebuah Systematic Literature Review Nayla An Nasywa; Ilham Ilham
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 3 (2026): JUPIN Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2120

Abstract

Perkembangan pesat teknologi informasi (TI) telah mengubah cara perusahaan beroperasi secara fundamental, namun banyak organisasi masih menghadapi tantangan besar dalam menyelaraskan struktur tata kelola internal dengan dinamika teknologi yang berubah cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya perencanaan strategis sistem informasi guna memastikan keselarasan yang optimal antara strategi bisnis dan infrastruktur TI dalam struktur organisasi modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menerapkan protokol PRISMA 2020 melalui analisis sintesis terhadap artikel-artikel ilmiah relevan yang diterbitkan dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Temuan diskusi menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti penyelarasan fungsi TI yang tepat, dukungan manajemen puncak, keterampilan karyawan, budaya organisasi, dan koordinasi antara unit bisnis menjadi penentu utama keberhasilan implementasi strategi sistem informasi. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya literatur manajemen sistem informasi serta memberikan implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang struktur tata kelola TI yang adaptif, kompetitif, dan berorientasi pada kinerja jangka panjang.
Persepsi Mahasiswa Farmasi Semester I terhadap Transisi Pembelajaran dari SMA ke Perguruan Tinggi di Universitas Muhammadiyah Purwokerto Dinda Permatasari; Salwa Mariyah Afaaf; Sanda Hidayah
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2191

Abstract

Transisi dari jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) ke perguruan tinggi merupakan fase krusial menuntut reorientasi akademik signifikan, terutama pada program studi dengan beban kerja teknis yang tinggi seperti Farmasi.  Ketidaksiapan dalam menghadapi diskrepansi sistem pembelajaran dapat memicu tekanan emosional dan penurunan performa akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi persepse mahasiswa Farmasi semester I terhadap perubahan pola pembelajaran, volume, tugas, dan tuntutan otonomi belajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan 24 mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis melelui statistik deskriptif. Hasilnya menunjukkan adanya kesadaran kritis mahasiswa terhadap perbedaan gaya mengajar dosen (mean = 4,46), namun manajemen waktu tetap menjadi hambatan adaptasi yang paling signifikan (mean= 3,50). Meskipun demikian, sebagian besar mahasiswa menunjukkan resiliensi akademik dengan persepsi adaptasi yang cenderung positif. Keberhasilan transisi mahasiswa tidak hanya bergantung pada kematangan pribadi, tetapi memerlukan intervensi institusional yang sistematis. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan program pendampingan akademik dan dosen wali untuk mengoptimalkan intergrasi mahasiswa baru dalam sistem Pendidikan tinggi.
Tata Kelola Multi-Aktor dalam Distribusi BBM Bersubsidi: Analisis Penanganan Kelangkaan di Bengkulu Pijar Qolbun Sallim; Fandi Ramadian; Andri Rusta; Irawati Irawati; Muhammad Fajri
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2214

Abstract

Artikel ini menganalisis tata kelola multi-aktor dalam distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Provinsi Bengkulu dengan menyoroti karakter struktural kelangkaan yang terjadi secara berulang. Masalah penelitian difokuskan pada pola koordinasi antar aktor kebijakan, kapasitas pengawasan distribusi, serta keterkaitan antara kebijakan energi dan infrastruktur logistik daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan acuan teori tata kelola multi-aktor. Data diperoleh dari dokumen resmi pemerintah, laporan BPH Migas, publikasi Pertamina Patra Niaga, serta pemberitaan media, dan dianalisis melalui teknik analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kelangkaan BBM bersubsidi di Bengkulu bersifat struktural dan lintas sektor, bukan semata persoalan teknis pasokan. Fragmentasi koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, dan badan usaha distribusi menyebabkan tidak terbangunnya mekanisme respons yang terintegrasi. Pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai merefleksikan lemahnya sinkronisasi kebijakan infrastruktur dan distribusi energi. Selain itu, pengawasan distribusi belum efektif karena belum terintegrasinya sistem digital dengan pengawasan lapangan serta keterbatasan kapasitas kelembagaan daerah. Temuan ini menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM di Bengkulu berakar pada desain tata kelola yang belum kolaboratif secara substantif, sehingga memerlukan penguatan mekanisme koordinasi lintas sektor yang terinstitusionalisasi dan berkelanjutan.
Penguatan Kebijakan Hukum Koperasi Merah Putih dalam Menumbuhkan Ekonomi Masyarakat Desa yang Inklusif Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Lampung Selatan Dauri Dauri; Eka Pratiwi; Misgi Puji Astuti
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2326

Abstract

Asta cita Presiden Republik Indonesia salah satunya adalah terkait dengan pangan dan ekonomi masyarakat. Ada 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di seluruh Indonesia, salah satunya di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Lampung Selatan. Akan tetapi dalam pembangunan koperasi merah putih tersebut terdapat banyak hambatan seperti terjadinya ketidak pastian antara aturan pemerintah dan kearifan lokal masyarakat desa. Prinispnya koperasi merah putih ini dilaksanakan atas dasar nilai-nilai kearifan lokal dalam mendorong kesejahteraan masyarakat desa. Di tengah tantangan modernisasi ekonomi, sering kali terjadi diskoneksi antara aturan hukum positif dengan praktik sosial di pedesaan dan juga terhadap regulasi pemerintah yang ada belum di sesuaikan dengan regulasi yang ada di desa terkait hadirnya koperasi merah putih. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris, studi ini mengevaluasi sejauh mana kerangka hukum Koperasi Merah Putih mampu mengakomodasi tradisi gotong royong sebagai instrumen perlindungan hukum dan penguatan ekonomi. Penelitian ini di Kabupaten Lampung selatan dengan menggunakan sampel yaitu Desa Rejomulyo (Jati Agung), Desa Bumisari (Natar), Desa Sidomulyo, dan rencana di Desa Bumidaya (Palas) serta Marga Agung.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi antara regulasi yang akuntabel dan kearifan lokal terbukti efektif menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana partisipasi masyarakat meningkat dan risiko konflik horizontal berkurang. Koperasi Merah Putih berperan tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai lembaga penjamin kepastian hukum bagi pelaku usaha mikro di desa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai lokal ke dalam tata kelola formal koperasi adalah kunci utama dalam mewujudkan kemakmuran desa yang berkelanjutan dan berkeadilan sosial sesuai amanat konstitusi.
Atmosfer dan Nostalgia dalam Ruang Pasar Bekas: Kajian Fenomenologi Budaya Terhadap Pengalaman Pengunjung Pasar Klitikan Yogyakarta Aninditya Ardhana Riswari; Febrian Putra
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2340

Abstract

Meningkatnya ketertarikan masyarakat urban terhadap pasar bekas menunjukkan bahwa ruang-ruang ini tidak lagi dipahami semata sebagai arena transaksi ekonomi, melainkan sebagai ruang pengalaman kultural. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman fenomenologis pengunjung Pasar Klitikan Yogyakarta, menganalisis bagaimana atmosfer pasar dan objek-objek bekas membentuk pengalaman nostalgia, serta memahami pasar bekas sebagai ruang budaya urban alternatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka fenomenologi budaya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap pengunjung dan pedagang, serta dokumentasi terbatas. Analisis data dilakukan secara interpretatif melalui tahapan reduksi data, pengkodean, kategorisasi tema, dan penafsiran makna pengalaman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa atmosfer pasar terbentuk melalui intensitas sensori, kepadatan ruang, dan interaksi sosial spontan yang menghasilkan pengalaman afektif khas. Objek-objek bekas berfungsi sebagai pemicu nostalgia dengan mengaktifkan ingatan personal dan kolektif melalui relasi tubuh, benda, dan ruang. Selain itu, praktik “melihat tanpa membeli” muncul sebagai praktik kultural yang didorong oleh rasa ingin tahu, pencarian narasi, serta kebutuhan sensori dan afektif.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pasar Klitikan Yogyakarta merupakan ruang atmosfer dan nostalgia yang berperan penting dalam lanskap budaya urban. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan kajian fenomenologi budaya dan studi budaya urban dengan menempatkan pasar bekas sebagai ruang produksi afeksi dan memori dalam kehidupan kota kontemporer.
Analisis Implementasi Pembelajaran Berbasis Contextual Teaching and Learning pada Siswa Kelas VIII MTs Ibnu Taimiyah Singkawang Khairun Nisa Suci; Ediat Ediat
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2343

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an Hadits memerlukan pendekatan yang mampu mengaitkan materi dengan pengalaman nyata peserta didik agar lebih bermakna. Namun, praktik pembelajaran di madrasah masih cenderung bersifat teacher-centered sehingga keterlibatan siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siswa kelas VIII MTs Ibnu Taimiyah Singkawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 19 informan yang terdiri dari satu guru mata pelajaran, kepala madrasah, dan 17 siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL telah diterapkan pada tahap perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran melalui pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari, penggunaan diskusi kelompok, dan interaksi komunikatif antara guru dan siswa. Namun, implementasi belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan sarana serta belum diterapkannya seluruh komponen CTL, khususnya refleksi dan penilaian autentik. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran Al-Qur’an Hadits yang lebih kontekstual, partisipatif, dan aplikatif di lingkungan madrasah.