cover
Contact Name
Arie Hardian
Contact Email
arie.hardian@lecture.unjani.ac.id
Phone
+6285720197346
Journal Mail Official
jurnal-abdimas-kwk@unjani.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi, 40531 Telp. (022) 663 1858
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
ISSN : 27210367     EISSN : 27163512     DOI : https://doi.org/10.26874/jakw.v1i1.9
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma merupakan jurnal ilmiah yang berisi kumpulan artikel yang berasal dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Lingkup Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma mencakup seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang sains, teknologi, sosiohumaniora, atau kombinasi dari bidang-bidang tersebut. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma menerbitkan 2 nomor per tahun di bulan Maret dan Oktober. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma dapat diakses melalui versi cetak (ISSN 2721-0367) dan elektronik (ISSN 2716-3512).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 564 Documents
Optimalisasi Pemasaran Melalui Pendampingan Re-Branding Logo UMKM Keripik Ubi Ungu Ibu Tawar Ariq Yusran; Vivi Ristanti
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1461

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pendampingan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memproduksi keripik ubi ungu milik Ibu Tawar yang berada di Kecamatan Jampang Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Produk yang dihasilkan memiliki potensi produk yang cukup baik karena memanfaatkan bahan baku lokal dengan cita rasa yang khas. Namun demikian, usaha ini masih menghadapi kendala pada aspek identitas merek, khususnya dalam kekuatan visual branding yang belum optimal. Program ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM dalam memperkuat identitas brand melalui proses rebranding, meliputi pembaruan nama merek dan desain logo. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, dimulai dari observasi, perancangan konsep visual, hingga implementasi pada kemasan produk. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya perubahan identitas merek dari “Keripik Ubi Ibu Tawar” menjadi “Purple Chips” yang dinilai lebih modern dan mampu menarik perhatian konsumen, khususnya generasi muda. Penggunaan warna serta elemen visual yang sesuai dengan karakter produk memberikan kesan yang lebih profesional dan meningkatkan citra usaha. Dengan adanya rebranding ini diharapkan produk mampu meningkatkan nilai jual dan daya saing secara berkelanjutan.
Model Intervensi Senam Tera untuk Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Psikologis pada Ibu Nifas Yuliana Yuliana; Dyeri Susanti; Widya Putriastuti; Ryka Juaeriah; Endah Sri Lestari
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1464

Abstract

Masa nifas merupakan periode yang rentan terhadap gangguan psikologis seperti depresi postpartum yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Upaya deteksi dini dan pencegahan sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan mental ibu nifas. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah skrining menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) serta intervensi non-farmakologi berupa senam tera yang berfungsi meningkatkan relaksasi dan kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan PAR (Participatory Action Research) dengan metode partisipatif dan edukatif yang melibatkan ibu nifas, keluarga, dan tenaga kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di TPMB “LK” Kabupaten Bandung dengan sasaran 17 ibu nifas (0-42 hari postpartum). Evaluasi dilakukan melalui hasil skrining dan observasi perubahan pemahaman serta respon peserta terhadap kegiatan. Hasil skrining menunjukkan seluruh responden 17 orang (100%) memiliki skor EPDS < 13 yang mengindikasikan tidak adanya gangguan psikologis yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa secara umum kondisi psikologis ibu nifas pada saat pelaksanaan kegiatan berada dalam keadaan stabil. Hasil ini didukung dari wawancara kepada responden yang menyampaikan bahwa peran suami dan keluarga terdekat dalam membantu dan berbagi tugas selama periode masa nifas, seperti membantu memandikan bayi, mengganti popok, menemani begadang, membantu pekerjaan rumah tangga, memasak dan lain lain. Senam tera dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi sederhana, murah, dan efektif dalam mendukung kesehatan mental ibu nifas, serta dapat diintegrasikan dalam pelayanan kebidanan berbasis komunitas.
Pelatihan Strategi Marketing Berbasis Digital untuk Mendukung Pemberdayaan Janda di Yayasan Rumah Bunda Mulia Kabupaten Bekasi Gita Prawesti; Ade Supriatna; Sarah Isniah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1465

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan, khususnya janda binaan Yayasan Rumah Bunda Mulia di Kabupaten Bekasi, melalui optimalisasi pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman tentang platform digital dan belum adanya strategi pemasaran yang sistematis. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menekankan partisipasi aktif peserta, serta dipadukan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pengembangan potensi yang dimiliki peserta. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan strategi berupa penyuluhan, pelatihan teknis, praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran. Peserta mampu membuat akun bisnis, menyusun konten promosi yang lebih menarik, serta mulai menerapkan strategi pemasaran digital secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan kepercayaan diri dan perubahan pola pikir menjadi lebih adaptif terhadap teknologi. Meskipun peningkatan penjualan belum signifikan, terdapat indikasi peningkatan visibilitas produk dan interaksi konsumen. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam pemberdayaan ekonomi perempuan serta menjadi langkah awal menuju kemandirian usaha berbasis digital yang berkelanjutan.
Sosialisasi Tanaman Obat Tradisional sebagai Budaya Kearifan Lokal kepada Siswa MA Bina Mulia Depok Deni Nasir Ahmad; Luluk Setyowati; Westri Andayanti
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1470

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat tradisional merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Indonesia yang telah diwariskan secara turun-temurun dan memiliki potensi sebagai alternatif dalam menjaga kesehatan. Namun, seiring perkembangan zaman, pemanfaatan tanaman obat tradisional mulai berkurang karena rendahnya pengetahuan generasi muda mengenai manfaat, cara penggunaan, serta jenis-jenis tanaman obat yang ada di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa MA Bina Mulia Depok mengenai manfaat tanaman obat tradisional sebagai bagian dari budaya kearifan lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap observasi untuk mengidentifikasi kebutuhan mitra, pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan mengenai jenis, manfaat, serta pemanfaatan tanaman obat tradisional, kemudian diakhiri dengan evaluasi melalui sesi diskusi dan umpan balik bersama peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan berpartisipasi aktif dalam diskusi maupun sesi tanya jawab. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan sosialisasi diterima dengan sangat baik oleh peserta, yang ditunjukkan melalui meningkatnya pemahaman mengenai tanaman obat tradisional serta adanya masukan agar kegiatan serupa dilaksanakan dengan durasi yang lebih panjang dan dilengkapi dengan praktik atau pelatihan secara langsung. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi siswa mengenai tanaman obat tradisional sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melestarikan kearifan lokal sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat.
Pengaruh Latihan Diamond Passing dan Triangle Passing terhadap Keterampilan Passing Klub Sepak Bola SMK Negeri 4 Bone Khalid Rijaluddin; Wafiq Ismail; Andi Temmassonge
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan diamond passing dan triangle passing terhadap kemampuan passing pemain sepak bola pada ekstrakurikuler SMK Negeri 4 Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest-post-test two-group design. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok latihan diamond passing dan kelompok latihan triangle passing. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan passing sepak bola yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan passing pemain ( p < 0,05). Kelompok latihan diamond passing mengalami peningkatan nilai rata-rata dari 13,60 menjadi 19,00 (t = 14,548; p < 0,05), sedangkan kelompok latihan triangle passing meningkat dari 13,30 menjadi 18,80 (t = 8,199; p < 0,05). Dengan demikian, kedua metode latihan efektif dalam meningkatkan kemampuan passing pemain sepak bola dan dapat dijadikan sebagai alternatif program latihan untuk mengembangkan keterampilan teknik dasar passing, khususnya pada peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola.
Hubungan Antara Ketersediaan Sarana Dan Prasarana Dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran PJOK Peserta Didik di MTs DDI Maspul Andi Temmassonge; Taufiq Hidayat; Khalid Rijaluddin; Andi Ogo Darminto; Maria Herlinda Dos Santos; Alif Aryadi Hardi
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1473

Abstract

Ketersediaan sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang menuntut aktivitas fisik secara optimal. Berdasarkan hasil observasi awal di MTs DDI Maspul, diketahui bahwa fasilitas pembelajaran PJOK masih terbatas sehingga berpotensi memengaruhi hasil belajar siswa. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketersediaan sarana dan prasarana dengan hasil belajar PJOK. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi berjumlah 86 siswa, sedangkan sampel sebanyak 20 siswa ditentukan menggunakan teknik random sampling. Data mengenai ketersediaan sarana dan prasarana dikumpulkan melalui angket, sedangkan hasil belajar PJOK diperoleh dari dokumentasi nilai rapor siswa. Analisis data menunjukkan adanya hubungan positif antara ketersediaan sarana dan prasarana dengan hasil belajar PJOK. Semakin memadai sarana dan prasarana yang tersedia, semakin baik pula capaian hasil belajar siswa. Temuan ini memberikan implikasi bahwa penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran PJOK di sekolah. Oleh karena itu, pihak sekolah diharapkan terus meningkatkan pengelolaan dan penyediaan sarana serta prasarana agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan mampu menghasilkan capaian belajar yang optimal.
Pemanfaatan Akun Instagram @btsbase7ina Sebagai Media dalam Membangun Komunikasi di Kalangan Penggemar BTS (ARMY) Shinta Sukmawati Khiran; Vivien Febri Astuti
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1491

Abstract

Di era pesatnya perubahan teknologi, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sebagai media komunikasi bagi banyak komunitas di ruang digital, termasuk komunitas K-Popers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan akun Instagram @btsbase7ina sebagai media komunikasi di kalangan penggemar BTS (ARMY), serta bentuk interaksi dan partisipasi antara pengelola akun dengan pengikut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun Instagram @btsbase7ina dimanfaatkan sebagai media informasi sekaligus ruang komunikasi antar penggemar BTS (ARMY). Interaksi terjadi melalui komentar, pesan langsung, mengunggah ulang, pemungutan suara, siaran langsung, berbagi konten, dan berbagai aktivitas lainnya. Gaya komunikasi admin yang santai dan komunikatif, relevansi konten, serta konsistensi unggahan menjadi faktor yang mempengaruhi keterlibatan pengikut. Penelitian ini menunjukkan bahwa akun Instagram @btsbase7ina memang dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan partisipasi oleh penggemar BTS (ARMY) di media sosial Instagram.
Transformasi Digital UMKM Batik Tulis Lasem Melalui Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat untuk Peningkatan Daya Saing Dian Anita Sari; Ahmad Aviv Mahmudi; Muhammad Choiru Zulfa; Chendy Mahendra; Rizal Sebastian; Anggisca Yofiananda Putri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1167

Abstract

Batik Tulis Lasem merupakan salah satu produk unggulan daerah Kabupaten Rembang yang memiliki nilai sejarah dan seni tinggi serta menjadi identitas budaya lokal sejak abad ke-13. Meskipun telah mengalami pertumbuhan pesat pascapandemi Covid-19, sebagian besar pelaku UMKM batik masih menghadapi kendala dalam aspek manajemen usaha, produksi, dan pemasaran. UMKM Batik Tulis Sekar Gading sebagai salah satu produsen aktif mengalami keterbatasan dalam pengelolaan keuangan, penguasaan desain digital, serta strategi pemasaran berbasis teknologi. Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing mitra melalui penerapan digitalisasi pada tiga aspek utama, yaitu manajemen usaha, proses produksi, dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participant learning center (PLC) melalui pelatihan, serta participatory action (PA) melalui pendampingan langsung. Program yang dilaksanakan meliputi pelatihan manajemen usaha profesional, pengelolaan keuangan digital, desain batik digital, pemanfaatan e-commerce, serta pembuatan konten digital untuk promosi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap kemampuan mitra dalam menerapkan pencatatan keuangan digital, penguasaan teknologi desain, serta perluasan jangkauan pemasaran melalui marketplace dan media sosial. Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 1 – No Poverty dan SDG 9 – Industry, Innovation, and Infrastructure) dengan memperkuat ekonomi lokal berbasis industri kreatif. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi terhadap implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi.
Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Arsip Digital Berbasis Google Drive pada Karang Taruna Argaloka melalui Pendekatan PAR Diah Ayu Kusumawati; Dian Essa Nugrahini; Verina Purnamasari
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1404

Abstract

Transformasi digital mendorong berbagai organisasi, termasuk organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna, untuk meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan administrasi berbasis teknologi informasi. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah pengelolaan arsip yang masih dilakukan secara manual, sehingga berisiko menimbulkan kehilangan dokumen, rendahnya efisiensi, dan kesulitan dalam proses pencarian data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota Karang Taruna Argaloka dalam pengelolaan arsip digital melalui pemanfaatan Google Drive sebagai media penyimpanan berbasis cloud. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Krobokan, Kota Semarang, dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 22 peserta, terdiri atas pengurus dan anggota aktif Karang Taruna. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, observasi, dan refleksi, sedangkan evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai peserta dari 51,25 pada pre-test menjadi 84,75 pada post-test. Selain itu, peserta mampu menerapkan sistem pengarsipan digital yang lebih terstruktur melalui pengelompokan dokumen, pengaturan hak akses, serta pemanfaatan Google Drive sebagai media penyimpanan dan kolaborasi organisasi. Program ini juga mendorong terbentuknya tata kelola arsip yang lebih efektif, mudah diakses, dan berkelanjutan. Dengan demikian, pendekatan Participatory Action Research terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas digital Karang Taruna sekaligus mendukung transformasi tata kelola organisasi yang lebih modern, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Demplot Hortikultura Desa Golo, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai Inosensius Harmin Jandu; Lorensius Santu; Yosef Kurniawan Ukar; Ronaldus Don Piran; Ester Nurani Keraru; Paulus Every Sudirman; Maria Salestina Ngoni; Wensislaus Arman Ndau
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1406

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani di Desa Golo melalui demplot hortikultura merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Meskipun potensi besar, program ini menghadapi kendala seperti kurangnya pengetahuan dan keterampilan petani. Kegiatan ini meliputi penguatan kelembagaan kelompok tani, peningkatan kapasitas petani, pengembangan varietas unggul, dan pemantauan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, pelatihan, dan evaluasi. Program pemberdayaan kelompok tani melalui demplot hortikultura di Desa Golo berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan petani melalui praktik pertanian modern. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi dan penguatan kelompok tani untuk membangun komitmen dan pemahaman demplot. Selanjutnya, pelatihan dan pendampingan diberikan mengenai pemilihan benih unggul, pengolahan lahan, pemupukan, pengendalian hama terpadu (PHT), serta panen dan pascapanen. Program juga menyediakan sarana produksi awal untuk meringankan beban dan menjamin kualitas. Hasilnya terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan petani, yang berdampak pada peningkatan produktivitas, kualitas panen, dan diversifikasi usaha tani. Petani menjadi lebih mahir dalam berbagai aspek budidaya, termasuk pemanfaatan lahan optimal. Selain itu, kelompok tani menjadi lebih kuat dan aktif, berperan sebagai wadah diskusi dan pengambilan keputusan, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani di Desa Golo.