cover
Contact Name
Taufik Samsuri
Contact Email
empiric.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
empiric.journal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Empiricism Journal
ISSN : -     EISSN : 27457613     DOI : https://doi.org/10.36312/ej
Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural science.
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1: June 2023" : 39 Documents clear
Validitas Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Kooperatif Tipe Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Januarti, Lusi; ‘Ardhuha, Jannatin; Verawati, Ni Nyoman Sri Putu; Gunawan, Gunawan
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran berbasis model kooperatif tipe group investigation untuk meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik pada materi fluida statis. Jenis penelitian yag digunakan yaitu reaserch and development (R&D) dan desain yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Produk yang dikembangkan pada penelitian ini yaitu berupa silabus, RPP, bahan ajar, LKPD, dan instrumen tes hasil belajar. Kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi oleh validator ahli yang terdiri dari tiga dosen pendidikan fisika dan validator praktisi terdiri dari tiga guru mata pelajaran fisika. Data yang dihasilkan berupa data kuantitatif dan kulaitatif. Data kuantitatif didapatkan dari lembar validasi berupa nilai validitas dan reliabilitas sedangkan data kualitatif berupa saran dan masukan yang digunakan sebagai acuan dalam memperbaiki perangkat pembelajaran. Nilai reliabilitas dihitung menggunakan percentage of agreement (PA). Nilai validitas perangkat pembelajaran sebesar 86% dan nilai reliabilitas sebesar 93,7%. Hasil validitas dan reliabilitas menunjukkan keseluruhan perangkat yang dikembangkan memiliki nilai dengan kategori valid dan reliabel. Validity of Learning Tools Based on The Cooperative Model of Investigation Group Type to Improve Students Physics Learning Outcomes Abstract This study aimes to know the feasibility of cooperative model-based learning of the type of cooperative group investigation to improve students physics learning outcomes on static fluid topic. The type of research used in the reserch and development (R&D) and the design used is 4D model which consisted  of define, design, develop, and disseminate. The product developed in this study are syllabus, lesson plans, teaching materials, student worksheets and learning outcomes test instruments The feasibility of learning tools developed based on the results of validation by expert validators consisting of three physics education lecturers and practitioner validators consisting of three physics subject teachers. The resulting data is in the form of quantitative and qualitative data. Quantitative data is obtained from validation sheets in the form of validity and reliability values while qualitative data is in the form of suggestions and input which are used as a reference in improving learning tools. The reliability value is calculated using the percentage of agreement (PA). The validity value of the learning tools is 86% and the reliability value is 93.7%. The results of validity and reliability show that all the tools developed have values in the valid and reliable categories.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Upaya Pencegahan Penyakit Malaria di Posyandu Melati Wilayah Kerja Puskesmas Wawo Tahun 2021 Rahmad, Indra; Hendari, Rini; Dahlan, Dahlan
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1196

Abstract

Malaria merupakan salah satu jenis penyakit yang menyebar melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi oleh parasit dan bisa mematikan jika tidak ditangani dengan benar. Pengetahuan ibu tentang penyakit malaria sangat berpengaruh dalam menekan angka kejadian malaria, oleh karena itu penting bagi seluruh petugas kesehatan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi atau pendidikan perupa pelatihan kesehatan tentang penyebaran dan gejala-gejala penyakit malaria. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Cara pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan jumlah sampel 31 responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner, dan diuji menggunakan uji Spearman rank. didapatkan nilai p= 0.478 > nilai a = 0,05 yang berarti Ha ditolak. Sedangkan nilai r= -0,132 menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variable sangat lemah. Berdasarkan hal tersebut dinyatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap ibu dalam pencegahan penyakit malaria, akan tetapi seorang ibu harus mampu dalam menyikapi pencegahan penyakit malaria mengingat dampaknya yang sangat berbahaya terhadap kesehatan. Relationship between Mother's Knowledge and Attitudes in Efforts to Prevent Malaria at Posyandu Melati in the Work Area of the Wawo Health Center in 2021 Abstract Malaria is a type of disease that is spread through the bites of mosquitoes infected by parasites and can be deadly if not treated properly. Mother's knowledge about malaria is very influential in reducing the incidence of malaria, therefore it is important for all health workers to assist the community in obtaining information or education as well as health training about the spread and symptoms of malaria. This type of research is descriptive correlation with cross sectional design. The sampling method was total sampling, by the number of samples 31 respondents. The instrument used was a questionnaire sheet, and tested using the Spearman rank test. obtained p value = 0.478 > value a = 0.05 which means Ha is rejected. While the value of r = -0.132 indicate that correlation between both variables were very weak. Based on this, it is stated that there is no significant relationship between knowledge and attitudes of mothers in preventing malaria, but a mother must be able to respond to prevention of malaria considering its very dangerous impact on health.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMA Negeri 1 Lembar Maenah, Maenah
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1201

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan salah satunya adalah lemahnya inovasi dalam proses pembelajaran Biologi dimana seorang guru di tuntut mampu menciptakan perubahan pembelajaran yang out of the box dalam mendukung hasil belajar Biologi siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa, jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian ini menggunakan kelas XI MIPA sebanyak 30 siswa, metode penelitian yang di gundakan yakni deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian one gruop pretest-postest design, instrumen yang digunakan lembar prestest dan postest masing-masing 20 soal pilihan ganda dan isian serta lembar keterlaksanaan pembelajaran PBL berbantuan media audiovisual. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Pengambilan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tes pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada  siklus I yaitu 63,4 dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan yaitu 84,06 selain itu jika dilihat dari persentase ketuntasan klasikal siswa pada siklus I yaitu 40% sementara pada siklus II persentase ketuntasannya mengalami peningkatan yaitu 90%. Berdasarkan data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran PBL berbantuan media audiovisual dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Implementation of Problem Based Learning (PBL) Model Assisted with Audiovisual Media to Improve Biology Learning Outcomes Students in Senior High School 1 Lembar Abstract One of the problems faced by the world of education is the lack of innovation in the Biology learning process where a teacher is required to be able to create out of the box learning changes in supporting student Biology learning outcomes. The purpose of this study was to find out whether the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by audio-visual media can improve students' biology learning outcomes. This type of research is classroom action research (PTK). This research is a quantitative descriptive study with a one group pretest-posttest design. The instruments used were the pretest and posttest sheets, each of which consisted of 20 multiple choice questions and entry and implementation sheets of PBL assisted audiovisual media. This research was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of 3 meetings. Retrieval of research data is done by using a test in each cycle. The results of this study indicate that the average student learning outcomes in cycle I is 63.4 and in cycle II the average student score has increased, namely 84.06. II, the percentage of completeness has increased to 90%. Based on these data, it can be concluded that by applying the PBL learning model assisted by audiovisual media in the learning process can improve student learning outcomes.
Penggunaan Pendekatan Kelompok pada Program Pendampingan Keluarga Harapan Oktaviani, Ina Nur; Rawita, Ino Sutisno; Siregar, Herlina
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1185

Abstract

Pendekatan kelompok adalah salah satu cara paling efektif untuk memulai suatu kegiatan bersama. Secara individu masyarakat miskin tidak memiliki daya dan kekuatan yang menyebabkan masyarakat sangat sulit untuk dapat menyelesaikan suatu masalah yang terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan kepada penerima PKH di Kelurahan Kebon Pala yang berjumlah 16 orang yang terdiri dari 1 Pendamping PKH, 1 Koordinator Kelompok, 12 KPM PKH aktif, 2 KPM PKH graduasi mandiri, dan 2 KPM PKH graduasi alami. Hasil dari penelitian ini yaitu  Kelompok KPM PKH terbentuk karena adanya pergaulan, interaksi dan kesamaan tujuan, setiap kelompok KPM PKH terdiri dari 20 orang dengan Karakteristik penerima PKH berusia di atas rentang usia 40-50 tahun dan Tingkat pendidikan KPM PKH paling tinggi mencapai tingkatan sekolah dasar (SD). selain kurangnya fasilitas yang menunjang dalam program pendampingan adapaun Mekanisme pengambilan bantuan yang sering berubah-ubah. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kegiatan program pendampingan di Kelurahan Kebon Pala dilakukan dalam bentuk pendekatan kelompok yang dimana dalam pelaksanaan kegiatan pendamping sangat terbatas dengan fasilitas serta sarana yang diberikan oleh pemerintah dalam  melaksanakan kegiatan-kegiatan PKH di Kelurahan Kebon Pala serta sistem penyaluran bantuan yang sering berubah-ubah dan tidak tepat waktu. Use of a Group Approach in the Hope Family Assistance Program Abstract The group approach is one of the most effective ways to start an activity together. Individually, the poor do not have the power and strength which makes it very difficult for the community to be able to solve a problem that occurs. The method used in this research is descriptive qualitative. The technique used by researchers in collecting data was in the form of interviews, observations and documentation conducted for PKH beneficiaries in the Kebon Pala Village, totaling 16 people consisting of 1 PKH Facilitator, 1 Group Coordinator, 12 active KPM PKH, 2 KPM PKH independent graduates, and 2 KPM PKH natural graduation. The results of this study are that the PKH KPM group was formed due to association, interaction and common goals, each PKH KPM group consisted of 20 people with PKH beneficiary characteristics aged over the age range of 40-50 years and the KPM PKH education level was the highest at the elementary school level (SD). apart from the lack of supporting facilities in the mentoring program, there is a mechanism for taking assistance that often changes. Based on the results of research in the field, this research shows that the assistance program activities in the Kebon Pala Village are carried out in the form of a group approach where the implementation of the assistance activities is very limited with the facilities and means provided by the government in carrying out PKH activities in the Kebon Pala Village and the system distribution of assistance that often changes and is not timely.
Sifat Fisika Papan Laminasi Kombinasi Kayu Sengon dan Bambu Petung (Dendrocalamus asper) Wulandari, Febriana Tri; Amin, Radjali
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1200

Abstract

Penelitian ini mengkombinasikan bahan baku dari kayu sengon dengan non kayu yakni bambu petung menjadi produk laminasi. Sengon memiliki beberapa kelemahan yaitu berat jenisnyanya yang ringan yakni sekitar 0,33 dengan kelas kuat III-IV sehingga tidak layak digunakan sebagai bahan kontruksi karena masuk dalam kelas kuat. Sedangkan bambu petung memiliki karakteristik dasar mirip dengan kayu bahkan dalam beberapa hal bambu petung memiliki keunggulan dibandingkan kayu. Keunggulan bambu petung selain kekuatan mekaniknya yang kuat, bambu ini dapat mudah ditemukan di daerah tropis dan waktu tumbuh yang dominan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat labur terhadap sifat laminasi dari kombinasi kayu sengon dengan bambu petung dan mengetahui pengaruh pembuatan laminasi kombinasi kayu sengon bambu petung terhadap peningkatan kelas kuat. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kerapatan papan laminasi kayu sengon bambu petung yakni 0,50 gr/cm3, dengan kisaran nilai kadar air rata-rata yakni sebesar 13,86% Nilai kadar ini telah memenuhi standar JAS 234:2003 yaitu kurang dari 15%. Terjadi peningkatan kelas kuat menjadi kelas kuat III yang dapat digunakan sebagai bahan kontruksi ringan. Pengujian sifat fisika papan laminasi kayu sengon bambu petung telah memenuhi standar SNI 01-6240-2000 dan JAS SE-7 2003. Physical Properties of Combination Laminated Boards of Sengon Wood and Petung Bamboo (Dendrocalamus asper) Abstract This study combined raw materials from sengon wood with non-wood, namely petung bamboo, to produce laminated products. Sengon has several weaknesses, namely its light specific gravity which is around 0.33 with a strength class III-IV so it is not suitable for use as a construction material because it is included in the strength class. Meanwhile, petung bamboo has basic characteristics similar to wood, even in some ways petung bamboo has advantages over wood. The superiority of petung bamboo besides its strong mechanical strength, this bamboo can be easily found in tropical areas and has a dominantly fast growing time. This study aims to determine the effect of labur weight on the lamination properties of the combination of petung bamboo and sengon wood and to determine the effect of making a combination of petung bamboo sengon wood on the increase in strength class. The method used in this study used an experimental method with an experimental design using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD). The results showed that the average density of petung bamboo sengon wood laminated boards was 0.50 gr/cm3, with an average moisture content range of 13.86%. 15%. There was an increase in the strength class to become strong class III which can be used as a lightweight construction material. Testing of the physical properties of petung sengon bamboo wood laminated boards complied with SNI 01-6240-2000 and JAS SE-7 2003 standards.
Produksi Ayam KUB Selama Dua Tahun Pandemi Covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah Indarsih, Budi; Tamzil, Mohammad Hasil; Haryani, Ni Ketut Dewi; Jaya, I Nyoman Sukartha; Asnawi, Asnawi; Maudina, Maudina
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi ayam KUB selama dua tahun pandemi COVID-19 di Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai dengan September 2022. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, snowball sampling dan stratified sampling. Data yang dikumpulkan berupa data primer, hasil wawancara, observasi dan diskusi langsung peternak dengan menggunakan kuisioner. Data yang diperoleh  dianalisis secara deskriptif quantitative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, produksi ayam KUB menurun selama pandemi COVID-19. Produksi ayam KUB sebelum pandemi COVID-19 (Maret 2019–Februari 2020) mencapai 212.900 ekor, sedangkan pada tahun pertama pandemi COVID-19 (Maret 2020–Februari 2021) produksinya dari 48.300 ekor menjadi 164.600 ekor atau menurun 22,68%.  Pada tahun kedua Pandemi COVID-19 (Maret 2021–Februari 2022) produksi ayam KUB meningkat 18,34% (30.200) dibandingkan dengan tahun pertama pandemi COVID-19 dengan total produksi mencapai 194.800 ekor. Harga pakan yang tinggi merupakan kendala utama pengembangan usaha selama pandemi. Production of KUB Chickens During Two Years of the Covid-19  Pandemic in Central Lombok Abstract This study was conducted to evaluate the production of KUB chickens during two years the COVID-19 pandemic in Central Lombok from July to September 2022.  Purposive, snowball and stratified samplings were assigned to determine the samples or respondents. The data collected were primary data by direct interviews to the farmers using questionnaires, observation and discussion. The data obtained were analyzed by implementing a descriptive qualitative method. The results showed that, KUB chicken production decreased during the COVID 19 pandemic. KUB chicken production in Central Lombok before the COVID-19 pandemic (March 2019 – February 2020) reached 212,900 birds, while in the first year of the COVID-19 pandemic (March 2020 – February 2021) production decreased by 22.68% (48,300 birds) to 164,600 birds. In the second year of the COVID-19 pandemic (March 2021 – February 2022) KUB chicken production increased by 18.34% (30,200 birds) compared to the previous year with the total production reached 194,800 chickens. Increasing feed cost was the main challenge for developing  the farm business.
Pengaruh Iklim Organisasi dan Kompensasi Terhadap Loyalitas Guru Honor dengan Dimediasi Kepuasan Kerja (Studi pada SMKN se Kota Mataram) Rahman, Saiful; Hermanto, Hermanto; Saufi, Akhmad
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1216

Abstract

Aspek-aspek yang mempengaruhi kepuasan kerja dan loyalitas kerja guru di SMKN se Kota Mataram adalah iklim organisasi, ketidakpuasan terhadap kebijakan sekolah, ketidakpuasan terhadap honor/gaji yang diterima, ketidak harmonisan hubungan antara guru honorer dan guru yang telah berstatus PNS, peluang untuk menjadi ASN dan kondisi kerja yang masih belum memberikan kenyamanan bagi guru. Akan tetapi, hasil observasi awal yang dilakukan oleh peneliti belum dapat memberikan jawaban kongkrit mengenai apakah guru telah memiliki kepuasan kerja serta loyalitas terhadap lembaganya, atau sebaliknya. Kemudian apakah loyalitas dan kepuasan kerja guru tersebut berpengaruh terhadap iklim organisasi dan kompensasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Iklim Organisasi dan Kompensasi terhadap Loyalitas Guru Honor dengan Dimediasi oleh Kepuasan Kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian asosiatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 170. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu angket. Data dianalisis dengan menggunakan metode SMARTPls. Berdasarkan dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa iklim organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru honorer di SMKN se Kota Mataram. Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru honorer di SMKN se Kota Mataram. Iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas guru honorer di SMKN se Kota Mataram. Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas guru honorer di SMKN se Kota Mataram. Loyalitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru honorer di SMKN se Kota Mataram. Iklim organisasi tidak berpengaruh positif signifikan terhadap loyalitas dengan dimediasi oleh kepuasan kerja guru di SMKN se Kota Mataram. Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas dengan dimediasi oleh kepuasan kerja guru di SMKN se Kota Mataram. The Influence of Organizational Climate and Compensation on Honorary Teacher Loyalty Mediated by Job Satisfaction (Study at SMKN in Mataram City) Abstract Aspects that affect job satisfaction and job loyalty of teachers in SMKNs throughout Mataram City are organizational climate, dissatisfaction with school policies, dissatisfaction with the honorarium/salary received, disharmony in the relationship between honorary teachers and teachers who have PNS status, opportunities to become ASN and working conditions that still do not provide comfort for teachers. However, the results of initial observations made by researchers have not been able to provide concrete answers regarding whether teachers have job satisfaction and loyalty to their institutions, or vice versa. Then does the teacher's loyalty and job satisfaction affect the organizational climate and compensation. The purpose of this study was to determine the effect of organizational climate and compensation on honorary teacher loyalty mediated by job satisfaction. This research uses associative research method. The sample in this study amounted to 170. The instrument used in this study was a questionnaire. Data were analyzed using the SMARTPls method. Based on the results of the study, it can be concluded that organizational climate has no significant effect on job satisfaction of honorary teachers at SMKNs throughout Mataram City. Compensation has a positive and significant effect on the job satisfaction of honorary teachers at SMKNs throughout Mataram City. Organizational climate has a positive and significant effect on the loyalty of honorary teachers at SMKNs throughout Mataram City. Compensation has a positive and significant effect on the loyalty of honorary teachers at SMKNs throughout Mataram City. Loyalty has a positive and significant effect on job satisfaction of honorary teachers at SMKNs throughout Mataram City. Organizational climate has no significant positive effect on loyalty mediated by teacher job satisfaction at SMKNs throughout Mataram City. Compensation has a positive and significant effect on loyalty mediated by teacher job satisfaction at SMKNs throughout the city of Mataram.
Model Intens Berwirausaha terhadap Pengambilan Keputusan Karir Fresh Graduate Erta, Erta; Dewi, Hapsari Shinta Citra Puspita; Nugraha, Anggara Cahya; Fadilah, Ela Nur
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1225

Abstract

Salah satu metode terbaik untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia adalah kewirausahaan. Jika setiap orang di Indonesia didorong untuk menjadi wirausahawan, baik yang masuk dalam kategori angkatan kerja maupun yang bukan, angka pengangguran pasti akan menurun. Karena kewirausahaan menjadi sangat penting saat ini, tidak banyak penelitian dan konferensi ilmiah yang membahas masalah ini di Indonesia. Penelitian tambahan perlu dilakukan untuk menemukan dan mengembangkan model intensi berwirausaha yang paling sesuai untuk menunjukkan intensi berwirausaha individu, serta definisi paling akurat dari konsep ini. Dalam penelitian ini, model intensi berwirausaha akan dipelajari terkait dengan pengambilan keputusan karir Fresh Graduates. Model ini dapat memberikan gambaran yang tepat tentang kewirausahaan di Indonesia. Studi ini adalah kuantitatif. Fokus penelitian adalah mahasiswa baru Unesa. Jumlah sampel seratus orang yang terdiri dari Fresh Graduate Unesa diambil secara random. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t-hitung 11,693 lebih besar dari nilai t-tabel 1,994 dan signifikan pada tingkat signifikansi 5%. Nilai t-hitung juga signifikan pada tingkat p=0,000. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Persepsi Kemungkinan berdampak positif dan signifikan pada keinginan berwirausaha mahasiswa baru. Entrepreneurial Intense Model of Fresh Graduate Career Decision Making Abstract One of the best methods to overcome the problem of unemployment in Indonesia is entrepreneurship. If everyone in Indonesia is encouraged to become an entrepreneur, both those who are in the labor force category and those who are not, the unemployment rate will definitely decrease. Because entrepreneurship is so important nowadays, there are not many scientific studies and conferences discussing this issue in Indonesia. Additional research needs to be conducted to find and develop the most suitable model of entrepreneurial intention to indicate individual entrepreneurial intentions, as well as the most accurate definition of this concept. In this research, the entrepreneurial intention model will be studied in relation to the career decision making of Fresh Graduates. This model could provide an accurate picture of entrepreneurship in Indonesia. This study is quantitative. The focus of the research is new Unesa students. The number of samples of one hundred people consisting of Unesa Fresh Graduates was taken randomly. The results showed that the t-count value of 11.693 was greater than the t-table value of 1.994 and was significant at the 5% significance level. The t-count value is also significant at the p=0.000 level. Therefore, it can be concluded that Perception of Likelihood has a positive and significant impact on new students' entrepreneurial desires.
Profil Kesulitan Guru IPA dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 Adha, Ranika; Utami, Septiana Dwi; Samsuri, Taufik
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi oleh guru IPA dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 di SMP Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat, serta mendeskripsikan solusi yang diberikan oleh guru IPA untuk mengatasi kesulitan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sebanyak 10 guru IPA dari 6 sekolah SMP di Kecamatan Kediri Lombok Barat menjadi partisipan penelitian ini dan diwawancarai menggunakan angket untuk memperoleh gambaran kesulitan yang dialami oleh mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPA menghadapi kesulitan dalam berbagai komponen RPP Kurikulum 2013, seperti judul (30%), alokasi waktu (60%), kompetensi inti (35%), kompetensi dasar dan indikator (35%), tujuan pembelajaran (40%), materi pembelajaran (10%), model pembelajaran (26,7%), media dan sumber pembelajaran (15%), kegiatan pembelajaran (30%), dan instrumen penilaian (24%). Guru IPA menyarankan beberapa solusi untuk mengatasi kesulitan ini, antara lain bergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG), mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan mengikuti pertemuan workshop penyusunan RPP, dengan penyesuaian yang sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing. Profile of Difficulties of Science Teachers in Preparation of 2013 Curriculum Learning Implementation Plans (RPP) Abstract This research aims to identify the difficulties faced by science teachers in developing Lesson Implementation Plans (RPP) based on the 2013 Curriculum in junior high schools in the Kediri District of West Lombok Regency. It also describes the solutions proposed by the science teachers to overcome these difficulties. The research methodology employed a qualitative approach with a descriptive method. A total of 10 science teachers from 6 junior high schools in the Kediri District of West Lombok Regency participated in this study and were interviewed using a questionnaire to obtain an overview of the difficulties they encountered. The research findings indicate that science teachers face difficulties in various components of the RPP based on the 2013 Curriculum, including the title (30%), time allocation (60%), core competencies (35%), basic competencies and indicators (35%), learning objectives (40%), teaching materials (10%), teaching models (26.7%), learning media and resources (15%), learning activities (30%), and assessment instruments (24%). The science teachers suggested several solutions to address these difficulties, such as joining Teacher Working Groups (KKG), participating in Subject Teacher Meetings (MGMP), and attending workshops on RPP development, with adjustments according to the respective school's conditions.
Deskripsi Tingkat Kebugaran Jasmani Adaptif pada Anak Tuna Rungu Fitriatun, Erna; Irmansyah, Johan
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1275

Abstract

Penelitian ini diawali dari hasil observasi pada salah satu sekolah luar biasa (SLB) yang berada di Lombok Barat, dimana sekolah belum pernah melakukan tes kebugaran jasmani adaptif untuk siswanya yang berkebutuhan khusus tuna rungu. Tingkat kebugaran jasmani adaptif pada anak tuna rungu diukur dengan menggunakan tes Eurofit yang terdiri dari bent arm hang test; the sit and reach; tes lari 50 meter; tes keseimbangan flamingo; dan hardvard step test. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan subjek 26 siswa yang terbagi menjadi 14 laki-laki dan 12 perempuan. Hasil penelitian pada tes bent arm hang test untuk laki-laki 54% dan perempuan 46% pada klasifikasi kurang dan sangat kurang. Hasil penelitian pada tes the sit and reach untuk laki-laki 54% dan perempuan 46% pada klasifikasi baik, sedang, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian pada tes lari 50 meter untuk laki-laki 56% dan perempuan 44% pada klasifikasi sedang, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian pada tes keseimbangan flamingo untuk laki-laki 54% dan perempuan 46% pada klasifikasi sangat baik. Hasil penelitian pada hardvard step test untuk laki-laki 52% dan perempuan 48% pada klasifikasi sedang, kurang, dan sangat kurang. Description of Adaptive Physical Fitness Levels in Deaf Children Abstract This research began with the results of observations at one of the special schools (SLB) in West Lombok, where the school had never conducted an adaptive physical fitness test for students with special needs for the deaf. The level of adaptive physical fitness in deaf children is measured using the Eurofit test which consists of a bent arm hang test; the sit and reach; 50 meter run test; flamingo balance test; and hardvard step test. The research was conducted descriptively with the subject of 26 students divided into 14 boys and 12 girls. The results of the research on the bent arm hang test for men were 54% and women were 46% in the less and very less classification. The results of the study on the sit and reach test for men were 54% and women were 46% in the good, moderate, poor and very poor classifications. The results of the research on the 50 meter running test for men were 56% and women were 44% in the classification of being moderate, lacking, and very lacking. The results of the research on the flamingo balance test for 54% men and 46% women in the very good classification. The results of the research on the Harvard step test for men were 52% and women were 48% in the moderate, poor, and very poor classification.

Page 1 of 4 | Total Record : 39