cover
Contact Name
Taufik Samsuri
Contact Email
empiric.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
empiric.journal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Empiricism Journal
ISSN : -     EISSN : 27457613     DOI : https://doi.org/10.36312/ej
Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural science.
Articles 328 Documents
Analisis Eksistensi Pariwisata Hiu Paus terhadap Keberlanjutan Ekowisata Sustainability di Desa Labuan Jambu, Sumbawa Kuswanto, Dedy; Zulkiflimansyah, Zulkiflimansyah; Yamin, Ahmad
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2400

Abstract

Pariwisata Hiu Paus di Desa Labuan Jambu, Sumbawa, telah menjadi daya tarik utama yang berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan pariwisata dan dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan campuran eksplanatoris sekuensial, dimulai dengan analisis data kuantitatif melalui survei dan analisis data sekunder, diikuti oleh wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk memperkaya temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi pariwisata Hiu Paus berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, dengan peningkatan kunjungan wisatawan hingga 5000 paket pada tahun 2024. Namun, keterlibatan masyarakat lokal dalam sektor pariwisata masih terbatas, dan pengelolaan lingkungan belum optimal, ditandai dengan tingginya tingkat pencemaran pesisir. Strategi pengelolaan yang terintegrasi, termasuk pengembangan infrastruktur ramah lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, diversifikasi ekonomi, dan kebijakan pemasaran yang berkelanjutan, menjadi prioritas untuk mengatasi tantangan tersebut. Hasil uji statistik menunjukkan korelasi signifikan antara peningkatan infrastruktur dan keberlanjutan pariwisata. Pariwisata Hiu Paus memiliki dampak positif terhadap keberlanjutan, tetapi diperlukan kebijakan yang lebih holistik, termasuk perlindungan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan tata kelola yang kolaboratif untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang. Analysis of the Existence of Whale Shark Tourism on Sustainability Tourism in Labuan Jambu Village, SumbawaAbstractWhale Shark Tourism in Labuan Jambu Village, Sumbawa, has become a major attraction contributing to local economic development. This study aims to analyze tourism management strategies and their impacts on environmental, social, and economic sustainability. The research employs a sequential explanatory mixed-methods approach, beginning with quantitative data analysis through surveys and secondary data, followed by in-depth interviews and participatory observations to enrich the findings. The results indicate that the existence of whale shark tourism significantly impacts local economic growth, with tourist visits reaching 5,000 packages in 2024. However, local community involvement in the tourism sector remains limited, and environmental management is suboptimal, as evidenced by high coastal pollution levels. Integrated management strategies, including the development of environmentally friendly infrastructure, community empowerment, economic diversification, and sustainable marketing policies, are prioritized to address these challenges. Statistical tests show a significant correlation between infrastructure improvement and tourism sustainability. Whale shark tourism positively impacts sustainability, but more holistic policies are required, including environmental protection, community empowerment, and collaborative governance, to ensure long-term sustainability.
Analisis Rasio Kinerja Perusahaan Manufaktur dan Perusahaan Dagang di Bursa Efek Indonesia Fikri, M. Ali; Atikah, Siti; Sasanti, Elin Erlina; Yanti , Yusifa Pasca
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kinerja perusahaan manufaktur dan dagang di Bursa Efek Indonesia tahun 2021 berdasarkan rasio keuangan ROA, CR, DER, dan return saham dengan pendekatan teori sinyal. Sampel penelitian mencakup 245 perusahaan, terdiri atas 177 perusahaan manufaktur dan 68 perusahaan dagang. Hasil analisis menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada rasio ROA, CR, dan DER antara kedua jenis perusahaan. Namun, terdapat perbedaan signifikan pada return saham, dengan perusahaan dagang mencatatkan return lebih tinggi dibandingkan perusahaan manufaktur. Temuan ini menyoroti fokus investor yang cenderung lebih tertarik pada pergerakan harga saham dibandingkan indikator kinerja keuangan lainnya. Hal ini mengindikasikan pentingnya informasi berbasis saham dalam pengambilan keputusan investasi. Performance Ratio Analysis of Manufacturing Companies and Trading Companies on the Indonesia Stock ExchangeAbstracthis study aims to analyze the performance differences between manufacturing and trading companies on the Indonesia Stock Exchange in 2021 based on financial ratios such as ROA, CR, DER, and stock return, employing signal theory. The research sample comprises 245 companies, including 177 manufacturing and 68 trading firms. Analysis using the Mann-Whitney test indicates no significant differences in ROA, CR, and DER ratios between the two company types. However, a significant difference was observed in stock returns, with trading companies recording higher returns than manufacturing firms. These findings highlight investors' focus on stock price movements over other financial performance indicators, emphasizing the importance of stock-based information in investment decisions.
Kajian Ontologi Peran dan Posisi Pestisida Kimia Sintetik dalam Pertanian Berkelanjutan Muthahanas, Irwan; Sarjan, Muhammad
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2448

Abstract

Pertanian berkelanjutan telah menjadi prioritas global dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, degradasi lahan, dan ketahanan pangan. Meskipun penggunaan pestisida kimia sintetik efektif dalam meningkatkan produktivitas pertanian, dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan, dan keanekaragaman hayati menimbulkan kekhawatiran serius. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis posisi dan peran pestisida kimia sintetik dalam sistem pertanian berkelanjutan melalui pendekatan ontologis. Kajian ini dilakukan dengan metode Literatur Review menggunakan publikasi ilmiah dari tahun 2018-2024. untuk mengeksplorasi dampak ekologis, kesehatan, dan sosial dari penggunaan pestisida kimia sintetik, serta membandingkannya dengan alternatif ramah lingkungan seperti biopestisida dan pengendalian hayati. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan pestisida kimia sintetik memiliki dampak kompleks terhadap kestabilan ekosistem dan biodiversitas, termasuk penurunan populasi mikroorganisme tanah hingga 40-60%, gangguan pada fauna tanah sebesar 35%, dan penurunan keragaman serangga polinator sampai 40% dalam lima tahun. Analisis komparatif mengungkapkan bahwa meskipun pestisida kimia sintetik memiliki efektivitas pengendalian hama 85-90%, metode pengendalian alternatif yang ramah lingkungan menunjukkan potensi signifikan dengan efektivitas 60-75% disertai keuntungan ekologis substansial. Penelitian ini merekomendasikan transformasi sistem pertanian melalui implementasi Pengendalian Hama Terpadu, pengembangan kapasitas petani, inovasi pestisida alternatif, reformasi kebijakan, dan adopsi teknologi ramah lingkungan untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan. Ontological Study of The Role Nnand Position of Synthetic Chemical Pesticides in Sustainable AgricultureAbstractSustainable agriculture has become a global priority in addressing the challenges of climate change, land degradation, and food security. Although the use of synthetic chemical pesticides is effective in increasing agricultural productivity, its impacts on the environment, health, and biodiversity raise serious concerns. This article aims to analyze the position and role of synthetic chemical pesticides in sustainable agricultural systems through an ontological approach. This study was conducted using the Literature Review method using scientific publications from 2018-2024. to explore the ecological, health, and social impacts of the use of synthetic chemical pesticides, and compare them with environmentally friendly alternatives such as biopesticides and biological control. The results of the analysis show that the use of synthetic chemical pesticides has complex impacts on ecosystem stability and biodiversity, including a decrease in soil microorganism populations by 40-60%, disturbances in soil fauna by 35%, and a decrease in insect pollinator diversity by 40% in five years. The comparative analysis revealed that although synthetic chemical pesticides have an 85-90% pest control effectiveness, environmentally friendly alternative control methods show significant potential with an effectiveness of 60-75% with substantial ecological benefits. This study recommends transformation of agricultural systems through the implementation of Integrated Pest Management, farmer capacity development, innovation of alternative pesticides, policy reform, and adoption of environmentally friendly technologies to realize sustainable agriculture.
Kontribusi BP3MF dalam Mewujudkan Universitas Mataram sebagai LPTK yang Unggul dan Berdaya Saing Internasional Nuriadi, Nuriadi; Verawati, Ni Nyoman Sri Putu; Jiwandono, Ilham Syahrul
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kecenderungan penelitian dosen FKIP Universitas Mataram terhadap isu-isu strategis nasional pada tahun 2020 dan 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan dosen dari empat jurusan di FKIP Universitas Mataram, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan penelitian hibah PNBP tahun 2020 dan 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian dosen berfokus pada bidang pendidikan, sosial, ekonomi, hukum, dan humaniora, dengan tingkat kesesuaian meningkat dari 94,32% pada tahun 2020 menjadi 98,25% pada tahun 2021. Namun, ditemukan kendala berupa ruang lingkup sub-topik penelitian yang terlalu sempit, serta tidak adanya penelitian di bidang ekonomi dan hukum meskipun relevan dengan program studi yang ada. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perluasan sub-topik penelitian dan optimalisasi pemetaan riset untuk mendukung pencapaian visi FKIP Universitas Mataram sebagai LPTK unggul dan berdaya saing internasional. BP3MF's Contribution in Realizing Mataram University as an Excellent and Internationally Competitive LPTKAbstractThis study aims to map the research trends of FKIP lecturers at Mataram University on national strategic issues over the past two years (2020–2021). A descriptive qualitative approach with a case study method was employed. Primary data were obtained through interviews with lecturers from four departments at FKIP, while secondary data were sourced from the 2020 and 2021 PNBP grant research reports. The results indicate that most lecturers' research focused on education, social sciences, economics, law, and humanities, with an increase in alignment from 94.32% in 2020 to 98.25% in 2021. However, the narrow scope of sub-topics limited exploration of national strategic issues, and no research was conducted in the fields of economics and law. This study recommends expanding the scope of research sub-topics and strengthening research mapping to support the institution's vision of becoming a quality and internationally competitive LPTK based on research.
Enhancing Infrastructure Development: The Role of Geophysical Methods in Civil Engineering Projects Sarjan, Achmad Fajar Narotama; Muchtaranda, Ismail Hoesein
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2458

Abstract

Geophysical engineering and civil engineering are related fields that are essential to the planning, building, and sustainability of infrastructure projects. Geophysical methods provide essential insights into subsurface conditions, enabling civil engineers to optimize infrastructure design, ensure long-term safety, and mitigate risks. The integration of geophysical techniques into civil engineering has transformed project workflows by offering non-invasive solutions for subsurface investigations, reducing the reliance on intrusive methods such as drilling and others that are disruptive to the environment. These methods are particularly valuable in high-cost infrastructure projects, such as bridges, tunnels, and dams, where understanding the subsurface is crucial for structural integrity. This study, based on a comprehensive literature review, analyzes the capabilities and applications of geophysical methods, including ground penetration radar, seismic method, and electrical resistivity in civil infrastructure projects. This study outlines the current state of knowledge and identifies potential to improve the use of geophysical techniques in civil infrastructure projects by combining findings from prior research.
Strategi Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Siswa di Era Digital Praekanata, I Wayan Indra; Yuliastini, Komang Sri; Zagoto, Sri Florina; Suarni, Ni Ketut; Dharmayanti, Putu Ari
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2477

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis siswa, dengan meningkatnya tekanan akademik, kecemasan akibat media sosial, serta stres emosional yang dihadapi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali strategi bimbingan konseling yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di era digital. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur, seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Subjek penelitian meliputi berbagai strategi konseling yang diterapkan di sekolah, serta teknologi yang digunakan dalam layanan konseling. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive, memilih literatur yang relevan dan terkini dengan topik ini. Instrumen yang digunakan adalah analisis konten terhadap sumber-sumber pustaka yang dipilih. Validitas instrumen dinilai berdasarkan kredibilitas sumber pustaka, sementara reliabilitasnya diperiksa dengan cara memastikan konsistensi dalam pemilihan literatur yang relevan dan berkualitas. Teknik analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, mengidentifikasi dan mengelompokkan temuan berdasarkan kategori strategi konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi strategi berbasis teknologi, mindfulness, dan nilai-nilai spiritual dapat secara signifikan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan bimbingan konseling yang holistik dan berbasis teknologi dapat membantu siswa mengelola tekanan emosional dan meningkatkan ketahanan mental mereka di era digital.Guidance and Counseling Strategies in Enhancing Students' Psychological Well-being in the Digital EraAbstractThe advancement of digital technology has significantly impacted students' psychological well-being, with increasing academic pressures, anxiety from social media, and emotional stress. This study aims to explore effective counseling strategies to improve students' psychological well-being in the digital age. The research is a library research, analyzing various literatures such as journals, books, and scholarly articles relevant to the topic. The research subjects include various counseling strategies applied in schools, as well as technologies used in counseling services. The sampling technique is purposive, selecting relevant and up-to-date literature on the subject. The instrument used is content analysis of the selected sources. The validity of the instrument is assessed based on the credibility of the sources, while reliability is ensured by maintaining consistency in choosing relevant and high-quality literature. Data analysis is conducted using a descriptive-qualitative approach, identifying and categorizing findings based on counseling strategies. The results indicate that a combination of technology-based strategies, mindfulness, and spiritual values can significantly improve students' psychological well-being. The conclusion of this study is that a holistic counseling approach, incorporating technology, can help students manage emotional pressures and enhance their mental resilience in the digital era.
Sinergi Tradisi Perang Topat dan Tri Hita Karana: Studi Hubungan Antara Religi, Sosial, dan Lingkungan dalam Masyarakat Lombok Samsuri, Taufik; Sutajaya, I Made; Suja, Wayan; Astawa, Ida Bagus Made; Pahriah, Pahriah; Sukroyanti, Baiq Azmi
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2480

Abstract

Tradisi Perang Topat di Lombok merupakan salah satu warisan budaya yang mencerminkan harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan, sebagaimana tercermin dalam filosofi Tri Hita Karana. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol toleransi antarumat beragama, tetapi juga sarana untuk menjaga keseimbangan ekosistem melalui penghormatan terhadap siklus agraris. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis Tradisi Perang Topat dalam konteks Tri Hita Karana, menyoroti tantangan pelestarian nilai-nilai tradisi ini di era modern, serta menawarkan solusi dan rekomendasi praktis untuk menjaga keberlanjutan tradisi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur, dengan mengumpulkan data dari artikel akademik, buku, dan dokumen digital. Analisis dilakukan berdasarkan tiga pilar Tri Hita Karana: Parahyangan (hubungan dengan Tuhan), Pawongan (hubungan dengan sesama), dan Palemahan (hubungan dengan lingkungan). Temuan menunjukkan bahwa Tradisi Perang Topat memainkan peran penting dalam memperkuat hubungan spiritual melalui doa lintas agama, menciptakan harmoni sosial melalui kerja sama lintas komunitas, dan menjaga keberlanjutan lingkungan melalui simbolisme agraris. Namun, tantangan seperti komersialisasi budaya, degradasi lingkungan, dan kurangnya keterlibatan generasi muda mengancam pelestarian nilai-nilai tradisi ini. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan penguatan pendidikan berbasis kearifan lokal, revitalisasi tradisi dengan pendekatan kreatif untuk melibatkan generasi muda, serta pengembangan pariwisata budaya yang berkelanjutan. Tradisi Perang Topat tidak hanya relevan sebagai warisan budaya lokal tetapi juga memiliki potensi untuk menjadi model harmoni sosial dan pelestarian lingkungan yang dapat menginspirasi dunia. The Synergy of Perang Topat Tradition and Tri Hita Karana: A Study of the Relationship Between Religion, Society, and Environment in Lombok SocietyAbstractThe Perang Topat tradition in Lombok is a cultural heritage that reflects harmony between humans and God, fellow humans, and the environment, as embodied in the philosophy of Tri Hita Karana. This tradition not only symbolizes interreligious tolerance but also serves as a means to maintain ecosystem balance through respect for the agrarian cycle. This article aims to analyze the Perang Topat tradition within the context of Tri Hita Karana, highlighting the challenges of preserving its values in the modern era and offering practical solutions and recommendations for its sustainability. The method used is a qualitative approach based on literature review, collecting data from academic articles, books, and digital documents. The analysis is conducted based on the three pillars of Tri Hita Karana: Parahyangan (relationship with God), Pawongan (relationship with fellow humans), and Palemahan (relationship with the environment). The findings indicate that the Perang Topat tradition plays a crucial role in strengthening spiritual relationships through interreligious prayers, fostering social harmony through cross-community cooperation, and maintaining environmental sustainability through agrarian symbolism. However, challenges such as cultural commercialization, environmental degradation, and the lack of youth involvement threaten the preservation of these traditional values. Therefore, this article recommends strengthening education based on local wisdom, revitalizing traditions with creative approaches to engage younger generations, and developing sustainable cultural tourism. The Perang Topat tradition is not only relevant as a local cultural heritage but also holds potential as a model for social harmony and environmental preservation that can inspire the world.
Sistem Rotasi Tanaman dalam Pemanfaatan Lahan untuk Menjaga Keseimbangan Kebutuhan Manusia dan Kelestarian Alam Hutan Kalimantan Suarno, Dendi Tri; Amanda, Riska Yulia Citra; Saputra, Jonatan; Fadila, Syani
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2494

Abstract

Deforestasi di Kalimantan terus meningkat, didorong oleh praktik ladang berpindah yang telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Dayak. Praktik ini, meskipun menjaga kesuburan tanah, secara tidak langsung mempercepat hilangnya hutan dan menurunkan keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem rotasi tanaman dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian hutan Kalimantan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Desa Peripin dan Desa Rintau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif terhadap enam petani yang telah menerapkan sistem rotasi tanaman selama lebih dari dua musim tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rotasi tanaman dapat meningkatkan hasil panen sebesar 30%, mengurangi penggunaan pestisida hingga 25%, serta mengurangi kebutuhan pembukaan lahan baru sebesar 30%. Selain itu, rotasi tanaman berkontribusi terhadap peningkatan biodiversitas hingga 40%, yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem lahan pertanian. Petani yang menerapkan sistem ini melaporkan peningkatan produktivitas tanah dan penurunan kerusakan lahan, yang berimplikasi pada pengurangan deforestasi di sekitar area pertanian. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa sistem rotasi tanaman merupakan solusi efektif yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelestarian hutan Kalimantan. Direkomendasikan agar pemerintah memperluas program pelatihan rotasi tanaman dan memberikan insentif berupa subsidi benih, pupuk organik, dan bantuan teknis untuk mendorong adopsi sistem ini di kalangan petani lokal. Crop Rotation System in Land Utilization to Balance Human Needs and Natural Sustainability of Kalimantan ForestAbstractDeforestation in Kalimantan continues to escalate, driven by shifting cultivation practices deeply rooted in the traditions of the Dayak community. While this practice helps maintain soil fertility, it indirectly accelerates forest loss and reduces biodiversity. This study aims to evaluate the effectiveness of crop rotation systems in balancing human needs with the conservation of Kalimantan's forests. A qualitative case study approach was conducted in Peripin and Rintau Villages, Sanggau Regency, West Kalimantan. Data collection involved semi-structured interviews and participatory observations with six farmers who have implemented crop rotation systems for more than two planting seasons. The findings reveal that crop rotation increases yields by 30%, reduces pesticide use by up to 25%, and decreases the need for new land clearing by 30%. Additionally, crop rotation enhances biodiversity by 40%, contributing to the ecological balance of agricultural lands. Farmers who adopted this system reported improved soil productivity and reduced land degradation, leading to a significant reduction in deforestation around farming areas. The study concludes that crop rotation systems provide an effective solution that supports food security while promoting forest conservation in Kalimantan. It is recommended that the government expand crop rotation training programs and provide incentives such as seed subsidies, organic fertilizers, and technical assistance to encourage the adoption of this system among local farmers.
Pengaruh Pemberian Air Kelapa Hijau Muda Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pederita Hipertensi Stadium I Auliah, Rezki
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2521

Abstract

Hipertensi atau yang sering disebut dengan tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi dimana darah mengalami peningkatan yang persisten. Setiap kali jantung berdetak, maka jantung akan memompa darah ke pembuluh darah, kemudian membawa darah ke seluruh tubuh. Pada orang dewasa, tekanan darah normal yaitu 120 mmHg sistolik dan 80 mmHg diastolik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh pemberian air kelapa hijau muda terhadap penurunan tekanan darah pada pederita hipertensi stadium I. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen Design yang bertujuan untuk mengetahui efek yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan/intervensi terhadap kelompok eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalet Control Group Design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 September - 8 Oktober 2021. Sampel penelitian yaitu masing-masing berjumlah 14 orang untuk 3 kelompok intervensi air kelapa muda dan begitupun untuk kelompok kontrol. Jadi keseluruhan sampel penelitian ini adalah 84 responden. Sampel yang diambil secara purposive berarti dengan sengaja mengambil atau memilih kasus ataupun responden berdasarkan pada kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti. Hasil dari penelitian, Penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi pemberian air kelapa muda lebih efektif dilakukan pada pemberian 3 kali seminggu dimana sistolik nilai t 4,578 diastolik nilai t 8,485 dengan nilai p-value < 0,05 dan pada kelompok kontrol tidak mengalami perbedaan dimana nilai p-value > 0,05. The Effect of Giving Light Green Coconut Water on Reducing Blood Pressure in Stage I Hypertension PatientsAbstractHypertension or what is often called high blood pressure is a condition where the blood experiences a persistent increase. Every time the heart beats, the heart pumps blood into the blood vessels, then carries the blood throughout the body. In adults, normal blood pressure is 120 mmHg systolic and 80 mmHg diastolic. The aim of this research is to see the effect of giving young green coconut water on reducing blood pressure in stage I hypertension sufferers. This research is a type of quantitative research using the Quasi Experimental Design method which aims to determine the effects that arise as a result of treatment/intervention on the group. experiment. The experimental design used in this research was Nonequivalet Control Group Design. This research was conducted on 8 September - 8 October 2021. The research samples were 14 people each for the 3 young coconut water intervention groups and the same for the control group. So the total sample for this research is 84 respondents. Samples taken purposively means deliberately taking or selecting cases or respondents based on criteria set by the researcher. The results of the research, the reduction in systolic and diastolic blood pressure in the intervention group by giving young coconut water was more effective when given 3 times a week where the systolic t value was 4.578, the diastolic t value was 8.485 with a p-value <0.05 and in the control group there was no difference. where the p-value is > 0.05.
Survei Kriteria Rumah Sehat di Kawasan Kampung Bugis: Tantangan dan Solusi Kesehatan Lingkungan Mujiburrahman, Mujiburrahman; Sofyandi, Arif
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2523

Abstract

Perumahan warga yang tidak memenuhi persyaratan rumah sehat akan mempengaruhi kualitas kesehatan dari masyarakat tersebut, masalah kesehatan yang akan ditimbulkan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tuberclosis (TBC), demam berdarah dengue (DBD), diare dan penyakit lainnya. Pendekatan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Deskriptif kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama membuat gambaran atau deskriptif suatu keadaan secara obyektif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kondisi perumahan di wilayah kampung Bugis, kecematan Ampenan, Kota mataram, NTB. Instrumen dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan form persyaratan rumah sehat menurut Kemenkes RI No.829/Menkes/ SK/VII/1999 tentang persyaratan kesehatan permukiman. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga kampung Bugis. Sampel dalam penelitian ini adalah adalah 15 orang. Lokasi penelitian di kampung Bugis. Hasil dari penelitian, penilaian rumah sehat ini adalah ditinjau dari 3 aspek ialah komponen rumah, sanitasi dan perilaku penghuni dari 15 rumah tersebut semuanya termasuk kategori tidak sehat. Survey of Criteria for Healthy Homes in the Bugis Village Area: Environmental Health Challenges and SolutionsAbstractResidential housing that does not meet the requirements for healthy housing will affect the quality of health of the community, resulting in health problems such as acute respiratory infections (ARI), tuberculosis (TBC), dengue hemorrhagic fever (DHF), diarrhea and other diseases. The approach to this research is quantitative descriptive. Quantitative descriptive is research carried out with the main aim of creating an objective picture or description of a situation. This research was conducted to determine the description of housing conditions in the Bugis village area, Ampenan sub-district, Mataram City, NTB. The instrument in this research was to use the healthy house requirements form according to the Indonesian Ministry of Health No.829/Menkes/SK/VII/1999 concerning residential health requirements. The population in this study were all residents of Bugis village. The sample in this study was 15 people. Research location in Bugis village. As a result of the research, the assessment of healthy houses is seen from 3 aspects, namely house components, sanitation and the behavior of the occupants of the 15 houses, all of which fall into the unhealthy category.