cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
Rancangan Database Untuk Penjadwalan Dan Pengendalian Material Dalam Pelaksanaan Multiproyek Konstruksi Filipus Sibi; M. Indrayadi; - Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.93 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.31933

Abstract

Seiring perkembangan zaman pekerjaan proyek konstruksi semakin rumit oleh sebab itu fungsi manajemen proyek yang baik sangat diperlukan. Pada saat ini, bagi seorang kontraktor mengerjakan lebih dari satu proyek di lokasi yang berbeda merupakan sebuah tantangan. Kontraktor harus dituntut untuk bisa mengendalikan permintaan, pengeluaran dan pengendalian material antara proyek yang satu dengan proyek yang lainnya. Untuk itu kontraktor perlu melakukan manajemen dalam proyek konstruksi, dalam hal ini mengenai pengelolaan material dengan suatu metode perancangan yang berbasis  sistem database demi kemudahan memperoleh informasi yang diperlukan dalam penjadwalan dan pengendalian material. Pada penulisan ini merancang konsep yang berasal dari teori buku, teori jurnal dan informasi-informasi penting  yang berkaitan dengan penjadwalan dan pengendalian material dengan menggunakan sistem database. Analisis perancangan dalam pembuatan sistem database sederhana ini menggunakan bantuan DFD, ERD dan aplikasi Xampp. Semua teori yang berkaitan dengan penjadwalan dan pengendalian material dalam multiproyek konstruksi digunakan sebagai dasar untuk mengumpulkan informasi dan data yang berfungsi untuk membuat relasi tabel, entity relationship diagram dan database sederhana yang dilengkapi dengan interface. Pada penulisan ini,dapat disimpulkan database menjadi bagian yang sangat penting pada penjadwalan dan pengendalian material karena laporan akhir yang diproses oleh sistem database berfungsi sebagai alat pengambilan keputusan terkait perkembangan pekerjaan proyek, khususnya multiproyek konstruksi. Kata kunci : database, material, multiproyek, ERD (entity relationship diagram), laporan
STUDI KELAYAKAN GEOMETRI JALAN PADA RUAS JALAN SANGGAU - SEKADAU Maulana, M Azmi; Erwan, Komala; Sulandari, Eti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.214 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.16418

Abstract

Jalan raya adalah salah satu prasarana transportasi yang paling banyak dipergunakan untuk menunjang perekonomian maupun kegiatan-kegiatan manusia sehari-hari. Jalan raya berfungsi untuk melewatkan lalu lintas diatasnya dengan cepat, aman dan nyaman. Untuk mendapatkan jalan yang baik dan nyaman, sesuai dengan kelas jalan yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu Direktorat Jenderal Bina Marga maka perlu ditinjau aspek geometriknya sebagai dasar perencanaan untuk menentukan kecepatan rencana yang layak untuk jalan tersebut. untuk mengetahui Jalan tersebut telah memenuhi Standar perencanaan perlu adanya tijauan pada geometrik jalan tersebut, salah satunya adalah meninjau geometrik horizontal Apakah geometrik tersebut telah memenuhi standar perencanaan geometrik menurut Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota No.38/1997 Direktorat Bina Marga, dan memberikan solusi perbaikan Geometrik ,jalan tersebut. Tinjauan dilakukan berdasarkan data  primer  yang diporleh dari survei langsung ke lapangan seperti tracking dan marking lokasi diambil 10 sampel tikungan kemudian dipilih 4 tikungan yang dianggap paling ekstrim dibandingkan tikungan lain mengacu pada sudut tangen terbesar dan korrdinasi antar tikungan terpendek dan dilanjutkan dengan pengkukuran kerangka horizontal dan titik detail pada tikungan tersebut  untuk memperoleh data jenis lengkung horizontal, jari jari tikungan  dan superelevasi eksisting. Hasil tinjauan geometrik  ruas jalan nasional Sanggau – Sekadau Kalimantan Barat terdapat 4 (empat) tikungan yang diangap ekstrim yaitu tikungan 6,8,9 dan 10. Berdasarkan hasil analisa dapat  dilihat bahwa kondisi eksisting desain tikungan masih belum memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. Kondisi eksisting lebar lajur 5,00 m sedangkan syarat ketentuan menurut standar RSNI tahun 2004 merekomendasikan dengan lebar 7,2 m. Kondisi eksisting kemiringan superelevasi tikungan 6 sebesar 2,13 %, tikungan 8 sebesar 3,61%,, tikungan 9 sebesar 3,28% ,dan tikungan 10 sebesar 2.00% sedangkan syarat ketentuan menurut standar RSNI tahun 2004 merekomendasikan superelevasi minimal berdasarkan kecepatan dan jari jari rencana adalah 6.00 %, sedangkan untuk solusi perbaikan kecepatan dari kondisi existing 30km/jam menjadi 40 km.jam dengan jarak pandang untuk tikungan 6,8,9dan 10 44,60m kebebasan samping tikungan 6 = 54,812 m, tikungan 8 = 84,812 m, tikungan 9 = 54,812 m, tikungan 10 = 144,812 m, dan pelebaran perkerasan untuk tikungan 6 = 2,32 m, tikungan 8 = 1,58 m, tikungan 9 = 2,32 m, tikungan 10 = 1,43 m, Untuk tikungan gabungan 8-9 dan 9 – 10 memiliki jarak antar tikungan yang melebihi jarak minimal (20m)yaitu 20.322 m.dan 20.041 Untuk evaluasi tikungan maka dilakukan dengan meningkatkan  kecepatan rancana yang berpengaruh pada jari jari,superelevasi, jarak pandang henti,kebebasan samping dan jenis tikungan. Kata Kunci : Kecepatan Rencana (Vr),Jari-Jari (R), Kebebasan Samping (e), Jarak pandang henti (Jh),Superelevasi, Jarak antar tikungan, Alinyemen Horizontal
STUDI KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON PADA PERKERASAN KAKU TERHADAP VARIASI SARINGAN AGREGAT KASAR Riduan, -; Sulandari, Eti; Sumiyatinnah, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.218 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.20493

Abstract

Rigid pavement construction is widely used in underlying soil conditions that hasa low bearing capacity, or on a soil with a conditions that has a non-uniform bearing capacity.However, in the fieldsometimes the work implementers had an issue with the limited materials that not meet the specifications that has been planned, so the use of the new materials or the existed materials in the location around are being chosen as an alternative. The methodology of this study is about the study of a compressive strength and flexural strength, with concrete cylinder testand theconcrete beam. The concrete mixtureis planned by using SNI 2002 method with two variations of the filter arrangements whichare a normal filter arrangement and a filter arrangement withoutthe filter with size 9,5 mm. After the test and the study being conducted, the result of the cylinder compressive strength test on concrete using normal filter arrangement yielded an average compressive strength of 41,84 MPa while for concrete using filter arrangement withoutfilter with size of 9,5 mm has an average around 45,11 MPa. The maximum compressive strength is achieved on the variation using both aggregates with an initial plan of 30 MPa. For the use of the filter arrangement without the filterwith size of 9.5 mm isincreased by 7.24%. The result of bending strength test on concrete using normal filter arrangement is around 4.32 MPa and while for the concrete without filter with size 9.5 mm has an average of 4.71 MPa. The maximum flexural strength of the concrete were achieved on the variation using the granules from the aggregate fraction of the sieve with an initial plan of 4 MPa, and while without the filter with size 9.5 mm stretched by 8.28% from the normal aggregate fraction. The stability value on the aggregate fraction of the filter strain without the filter with size of 9.5 mm has a higher compressive strength value than the aggregate fraction of the normal filter arrangement. Hence that the coarse aggregate fraction without 9.5 mm filter are more subtle, so the concrete pores are less formed and have a better density than the normal filter arrangement.   Keyword :compressive strength, flexural strength, variation of  the aggregate filter
ANALISIS TUNDAAN KENDARAAN PADA U-TURN DI RUAS JALAN JOHAN IDRUS – JALAN M. SOHOR – JALAN SUTOYO PONTIANAK Kashogi, Tessar Abdillah; Kadarini, Siti Nurlaily
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.234 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.27163

Abstract

The problem of congestion in Pontianak is quite complex. Congestion that occurred causing the length of travel time in traveling from origin to destination. One of the factors influencing traffic jam in Pontianak City is the number of vehicles that do turning (U-Turn), thus inhibiting the smooth flow of traffic. This study aims to determine the amount of delay due to vehicles that make U-turn in several streets in Pontianak City, such as Jalan Johan Idrus, Jalan M. Sohor, and Jalan Letjen Sutoyo.The regression analysis method is used to generate a numerical form and to see how two variables (simple regression analysis) or more than two variables (multiple regression analysis) are interrelated. The survey was conducted to observe the normal travel time of U-turn vehicles, the length of vehicle movement due to queue of vehicles, and the length of queue of vehicles due to U-Turn. Meanwhile, the geometric data of each road are also measured, such as the width of the lane, the width of the road, the median opening, the median width that is considered to influence the research results.The analysis results show that the duration of movement and delay of four or more wheeled vehicles that do the reverse is influenced by 2 variables, ie the opposite direction volume and the median width. The best model for a single U-Turn is: long movement Y = 12.050 + 0.003 X2 - 3.145 X5; delay Y = 5.499 + 0.003 X2 - 3.145 X5. The best model for Double U-Turn is: long movement: Y = 16.921 + 0.0009 X2 - 2.756X5; delay Y = 10.370 + 0.0009 X2 - 2,756 X5. The recommendations that can be given in this research are the geometric changes of the road, in this case the widening of the lane and the median to shorten the length of the delay of the U-turn vehicle.
PERANCANGAN TEMPAT PENYIMPANAN SPUN PILE DAN MINI PILE DI LOKASI PADAT AKTIVITAS (STUDI KASUS GEDUNG LABORATORIUM UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK) Asnah, Nurul; Mulyani, Endang; Rafie, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.253 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.33592

Abstract

Penempatan pile dirancang dengan kondisi tanah lempung yang sebagian besar ada di daerah Pontianak. Digunakan variabel fungsi objektif Traveling Distance (TD) dan Safety Index (SI) seminimal mungkin dari skenario yang dibuat. Pemindahan tata letak dilakukan sebanyak tiga skenario. Selain penentuan tata letak yang optimal, dilakukan juga penyesuaian terhadap situasi dan kondisi terhadap tanah yang ada dilokasi perletakan. Penyesuaian kondisi tanah meliputi material yang digunakan untuk permukaan tanah, luasan yang diperlukan dan site plan keseluruhan dari pelabuhan menuju lokasi proyek. Dari ketiga skenario didapat hasil nilai TD minimum sebesar 4079 meter dan nilai (SI) minimum sebesar 161,44 meter yang ada pada skenario 3 dengan mengalami penurunan 0,48% untuk TD dan 29,58% untuk SI dari kondisi eksisting. Material tambahan pelapis pile digunakan geotextile sebanyak 3 lembar dengan luas 48 m2  dan balok kayu persegi sebanyak 6 batang. Selisih pekerjaan pondasi dan kedatangan pile adalah 146 hari dan juga termasuk lama pile di penyimpanan sebelum dipancang.Kata kunci: site facility, Traveling Distance, Safety Index, situasi perletakan , kondisi tanah, waktu pekerjaan pondasi.
ANALISIS DAN EVALUASI KINERJA BUNDARAN SMP NEGERI 1 PONTIANAK Kartika, Sulung Wahyu; ., Syafaruddin AS; ., Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.085 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.14318

Abstract

Planning the roundabout which has the shape of traffic is part of planning road that is very important. At the roundabout there is a conflict between the interests of different vehicles, the origin and purpose. The intersection of the four arms roads,  namely the General Urip Sumoharjo, HOS Cokroaminoto, Merdeka and Johar at this time regulated by roundabout. A roundabout geometric was introduced several years ago and until now have not changed, but along with the increasing population who have settled in the city of Pontianak increasingly. Based on this matter, then the purpose of writing this research was to analyze and evaluate the performance of the roundabout in existing condition. So we get an alternative plan at the intersection. In writing this research, researchers used survey methodology. Which observed the development of traffic flow on the roundabout at SMP Negeri 1 Pontianak. To conduct this research the necessary support in the form of survey tools and dvr cctv camera as recorder. Then compile the data that has been collected is processed by using The Manual Indonesian Highway Capacity (MKJI) 1997 quantitatively. Furthermore, the data that has been processed is the basis of researchers in developing an alternative plan to the roundabout in accordance with the standards for Intersection Roundabout Planning (Ministry of Settlement and Regional Infrastructure).Ultimately, this research will provide the conditions existing traffic flow patterns and geometric at the roundabout SMP Negeri 1 Pontianak 2015. Then the researchers to deduce the results of the analysis with the Manual Indonesian Highway Capacity (MKJI) 1997 and planning for the Roundabout Intersection (Ministry of Settlement and Regional Infrastructure). This is done to provide better solutions in overcoming problems of intersection in the town of Pontianak. Key words: crossroads, roundabout, traffic
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA PADA JALAN KOMYOS SUDARSO – JALAN UMUTHALIB KOTA PONTIANAK Dinata, Welly Arya; Erwan, Komala; Sumiyattinah, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.368 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.22966

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu prasarana bagi kelancaran lalu-lintas baik disuatu kota maupun pedesaan atau daerah lainnya. Semakin pesatnya pembangunan suatu daerah atau kota semakin ramai pula lalu-lintasnya. Hal ini disebabkan karena meningkatnya pendapatan penduduk sehingga mampu mempunyai kendaraan sendiri. Persimpangan merupakan titik pertemuan dari jaringan jalan raya, Hal ini disebabkan karena pada persimpangan sering menimbulkan berbagai hambatan lalu lintas juga disebabkan karena persimpangan merupakan sumber konflik lalu lintas salah satunya kemacetan. Dengan memperhatikan hal tersebut dan perkembangan lalu lintas yang terjadi pada waktu yang akan datang maka persimpangan pada Jalan Komyos Sudarso dan Jalan Umuthalib ini dirasakan perlu mendapatkan pengaturan lalu lintas yang lebih baik dan efesien, Untuk menjawab permasalahan penanganan alternatif lalu lintas persimpangan sebagaimana diuraikan di atas, diperlukan analisis pada persimpangan agar kebijakan tersebut dapat meminimalisir tingkat kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan raya yang akan berdampak bagi wilayah itu sendiri.Data volume lalu lintas diperoleh dengan melakukan survey dan mencatat secara manual jumlah kendaraan yang melewati lokasi tinjauan. Survey lalu lintas ini dilakukan selama 3 (tiga) hari yaitu dari tanggal 25 Maret 2017 sampai dengan tanggal 27 Maret 2017 yaitu pada hari Sabtu, Minggu dan Senin .Waktu Survey  dilakukan pada pukul 06.00 – 18.00 WIB dengan interval satu maka didapat Volume Jam Puncak (VJP) pada hari senin jam 06.00 - 07.00 sebesar 4153 kend/jam. setelah data diperoleh ,selanjutnya dilakukan analisis kinerja lalu lintas simpang serta perencanaan bundaran dan lampu lalu lintas (traffic light).   Pada analisis persimpangan diperoleh derajat kejenuhan pada jam sibuk yang sangat tinggi yaitu pada tahun 2017 = 1,0. Dari analisa DS telah melebihi angka 0,80 artinya tidak terlalu efektif dan sering terjadi kemacetan dan untuk mengatasinya dilakukan pengaturan fase sinyal dan bundaran. Pada perencanaan dengan bundaran didapatkan Derajat Kejenuhan untuk bagian jalinan A-B = 0,662, bagian jalinan B-C = 0,508  dan bagian jalinan C-A = 0,613  dan pada perencanaan dengan lampu lalu lintas didapatkan Derajat Kejenuhan untuk bagian pada Jl.Umuthalib = 0,7 Jl.Komyos Sudarso(A) = 0,8 dan Jl.Komyos Sudarso(B) = 0,8 .dari hasil perencaanaan bundaran dan pengaturan lampu lalu lintas dapat dibandingkan berdasarkan kinerja nya , maka dapat direkomendasikan bahwa pada perencanaan simpang tersebut lebih mengarah kepada perencanaan bundaran. Kata Kunci : Derajat Kejenuhan , Volume Jam Puncak , Bundaran , Traffic Light
ANALISA ANGKUTAN SEDIMEN SUNGAI JAWI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Sood, Muhammad Furqan; Kartini, -; Gunarto, Danang
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.067 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.29167

Abstract

Sungai Jawi merupakan salah satu sungai primer yang menampung dan mengalirkan limpasan air di saluran. Meningkatnya aktivitas manusia di sepanjang aliran Sungai jawi telah memberi pengaruh terhadap ekosistem perairan. Kegiatan yang sering dilakukan penduduk sehari-hari memberikan dampak terhadap aliran seperti limbah domestik, pertanian dan perkebunan. Hal ini menyebabkan meningkatnya pengikisan di sepanjang aliran sungai, sebagai dampaknya jumlah sedimen di dalam sungai bertambah dan menyebabkan pendangkalan, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya angkutan sedimen (Suspended Load dan Bed Load) dan besarnya angkutan sedimen total (Total Load) yang dipengaruhi pasang surut, serta mengetahui besarnya angkutan sedimen layang (Suspended Load) yang dipengaruhi hujan. Penelitian ini dilakukan di 3 tempat, yaitu Parit Haruna, Alsintan dan PDAM/ Puskesmas. Analisa sedimen pasang dan surut menggunakan metode sesaat, Leo Van Rijn dan Meyer Peter Muller sedangkan analisa sedimen pasang, surut dan hujan hanya menggunakan metode sesaat. Metode penelitian dengan menggunakan data primer berupa data hidrometri. Penelitian dilakukan dua kali yaitu pada kondisi hujan dan tidak ada hujan selama 24 jam dengan interval waktu pengukuran per 2 jam. Berdasarkan hasil analisa analisa angkutan sedimen melayang dengan metode sesaat pada kondisi pasang dan surut di lokasi Parit Haruna sebesar 16,456 Kg/hari, Alsintan sebesar 23,996 Kg/hari dan PDAM/Puskesmas sebesar 129,601 Kg/hari, sedangkan pada kondisi pasang, surut dan hujan di lokasi Parit Haruna sebesar 65,140 Kg/hari, Alsintan sebesar 82,898 Kg/hari dan PDAM/Puskesmas sebesar 286,923 Kg/hari. Analisa angkutan sedimen dengan metode Leo Van Rijn tidak dapat digunakan karena analisanya mengendap. Hasil analisan angkutan sedimen dengan metode Meyer Peter Muller di lokasi Parit Haruna sebesar 76,474 Kg/hari, Alsintan sebesar 822,813 Kg/hari dan PDAM/Puskesmas sebesar 867,303 Kg/hari, sehingga perbedaan besar kecilnya jumlah angkutan sedimen di setiap lokasi dengan metode yang digunakan yaitu untuk metode sesaat dipengaruhi oleh lebar, kedalaman, kecepatan aliran sungai yang berbeda setiap daerah, sedangkan untuk metode Leo Van Rijn dan Meyer Peter Muller dipengaruhi oleh ukuran butir tanah, berat jenis tanah, kecepatan dan kedalaman sungai. Kata kunci: sedimen layang, sedimen dasar, pasang surut, hujan
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA K3 DAN PENGENDALIAN RISIKO TERHADAP PEKERJAAN PADA KEGIATAN PEMBONGKARAN (PENGEBORAN DAN PELEDAKAN) DI PT. SULENCO WIBAWA PERKASA DESA PENIRAMAN, KECAMATAN SUNGAI PINYUH, KABUPATEN MEMPAWAH, PROVINSI KALIMANTAN BARAT Herwandi, Gusti Muhammad; -, Syahrudin; Syafrianto, M. Khalid
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.279 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v7i1.40214

Abstract

Perlu adanya peningkatan pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan perbaikan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pada beberapa kegiatan penambangan agar kegiatan K3 yang ada dapat berjalan secara optimal, tepat sasaran, dan terasa manfaatnya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi bahaya dan pengendalian risiko kecelakaan kerja pada pekerja tambang batuan granit di PT. Sulenco Wibawa Perkasa. Tujuan dari JHA untuk membantu manajemen memahami bahwa proses yang benar memberikan wawasan dan peningkatan yang sangat baik ke dalam sistem keselamatan jika diterapkan dengan benar dan dipertahankan. Metode yang digunakan dilapangan menggunakan metode observasi dan wawancara kepada pekerja yang bersangkutan. Hasil penelitian dalam bentuk tabel yang telah diidentifikasi dan dinilai  menunjukkan bahwa pada tahap pengeboran terdapat 7 kegiatan kerja dan 10 potensi bahaya dengan tingkat risiko terbesar mencapai 100 dan terkecil bernilai 0,25. Sedangkan pada tahap peledakan terdapat 6 kegiatan kerja dan 9 potensi bahaya dengan tingkat risiko terbesar hanya mencapai 12 dan terkecil mencapai 0,25. Setelah menilai, peneliti melakukan pengendalian yang salah satunya terdapat standar operasional prosedur untuk perusahaan.
PERMODELAN PENGEMBANGAN ANGKUTAN PELAJAR KHUSUS SMP NEGERI DI KOTA PONTIANAK Dahriansyah, Robi; Pratiwi, Nana Novita; Wulandari, Agustiah
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.148 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.34367

Abstract

Pemerintah Kota Pontianak telah menyediakan bus rapid transit yang ditargetkan untuk pelajar dalam penerapan Undang-Undang No.22 Tahun 2009, namun pelayanan bus tersebut belum mencakup seluruh wilayah Kota Pontianak sehingga masih ada beberapa pelajar yang menggunakan kendaraan pribadi. Sehingga diperlukan adanya permodelan pengembangan angkutan pelajar khusus SMP negeri di Kota Pontianak. Tujuan penelitian ini menyusun rekomendasi pengembangan angkutan umum khusus pelajar SMP Negeri di Kota Pontianak berupa pengoptimalan operasional angkutan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis model gravitasi DCGR dan pembobotan. Hasil penelitian ini menunjukan Kecamatan Pontianak Selatan dan Kecamatan Pontianak Utara memiliki jumlah SMP Negeri terbanyak di Kota Pontianak, sehingga berpotensi sebagai zona penarik yang tinggi dibandingkan kecamatan lainnya. Namun, saat ini pelayanan bus tersebut belum mencakup Kecamatan Pontianak Utara sehingga diperlukannya perluasan cakupan pelayanan dengan pengintegrasian terhadap angkutan lokal. Hasil permodelan gravity DCGR menunjukan persebaran pergerakan terbesar berada pada zona internal Kecamatan Pontianak Barat, sedangkan pergerakan antar zona sedikit. Hal ini disebabkan rute yang dilalui angkutan pelajar lebih banyak melayani Kecamatan Pontianak Barat. Dalam penyetaraan persebaran penumpang memerlukan penambahan rute dan armada bus untuk melayani kawasan antar zona. Persebaran halte di Kota Pontianak tersebar ditempat keramaian dan disekolah, serta jumlahnya kurang sehingga diperlukannya penambahan halte. Kata kunci: Bus Rapid Transit (BRT), Persebaran Pergerakan, Pemilihan Moda, Kota Pontianak

Page 31 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue