cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 332 Documents
Implementasi kebijakan jaminan kesehatan nasional melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS): Systematic literature review Dasopang, Lailatul Mahpuja; Sagala, Shinny Syafitri; Pasaribu, Riska Fadilla; Fanisa, Siti; Purba, Sri Hajijah
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.960

Abstract

Penerapan strategi Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKN) melalui Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diharapkan dapat memperbaiki kualitas pelayanan kesejahteraan di Indonesia. Meski begitu, ada hambatan dalam pelaksanaannya di berbagai daerah. Berdasarkan tinjauan literatur yang komprehensif, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan JKN diterapkan melalui BPJS untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei penulisan teratur dengan memecah 6 artikel terkait pelaksanaan strategi BPJS Kesehatan di berbagai wilayah di Indonesia. Eksekusi strategi BPJS Kesehatan secara umum telah berjalan dengan baik, namun terdapat beberapa kendala seperti kurangnya korespondensi dan sosialisasi, terbatasnya SDM dan kurangnya kantor, miskomunikasi antar mitra strategi, penyampaian bantuan yang timpang, dan persyaratan khusus. Meskipun implementasi kebijakan BPJS Kesehatan meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan, namun tetap diperlukan perbaikan dan evaluasi berkelanjutan untuk mengatasi kendala yang ada.
Pemanfaatan limbah sekam padi (Oryza sativa L.)  sebagai pengisi pada tablet yang dibuat dengan granulasi kering Ayuni, Helda Riska; Adrianto, Dimas; Krismayadi, Krismayadi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.968

Abstract

Limbah Sekam padi mengandung mikrokristalin selulosa yang dapat digunakan sebagai bahan pengisi tablet menggunakan metode granulasi kering. Tablet merupakan sediaan yang banyak digunakan dalam sediaan farmasi dibandingkan sediaan lain karena pemberiannya dilakukan secara oral. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dan bertujuan untuk membandingkan variasi formula yang berbeda pada bahan pengisi  sekam padi (Oryza sativa L.) dengan konsentrasi 15%, 20%, dan 25% dengan bahan pengisi yang biasa digunakan pada granulasi kering yaitu Pregelatine starch dengan konsentrasi 20%. Penelitian ini meliputi proses proses pembuatan bahan pengisi sekam padi, proses granulasi kering, uji evaluasi granulasi berupa uji organoleptis, uji waktu alir, uji sudut diam, dan uji indeks kompresibilitas dan uji evaluasi stabilitas tablet berupa uji organoleptis, uji keseragaman bobot, uji kekerasan tablet, uji kerapuhan tablet, dan uji waktu hancur. Pada formula III  dengan konsentrasi kulit besar 25% memiliki hasil maksimal dengan kekerasan 6,8 kg/cm2, kerapuhan 0.76%, dan waktu hancur 8 menit. Analisis data menggunakan deskriptif dan uji One Way Anova dengan software SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula III dengan konsentrasi 25% yang paling baik selama pengamatan enam minggu dilihat dari hasil uji keseragaman bobot, uji kekerasan, uji kerapuhan dan uji waktu larut yang paling memenuhi persyaratan.
Efektivitas program pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan di Puskesmas Tuntungan 1 Harahap, Jesi Wanda; Laoli, Ananda Nurmairani; Gurning, Fitriani Pramita
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.971

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Puskesmas Tuntungan 1 Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali implementasi program melalui wawancara dengan tenaga kesehatan dan peserta BPJS. Temuan menunjukkan tingkat efektivitas yang bervariasi, dengan perubahan positif dalam akses layanan kesehatan dan kesadaran masyarakat, namun terdapat tantangan dalam pemahaman program, ketepatan sasaran, dan ketepatan waktu pembayaran iuran. Meskipun program ini telah mengurangi beban finansial untuk penyakit kronis dan tindakan medis yang mahal, masih ada ruang untuk perbaikan dalam upaya sosialisasi, sistem pendataan, mekanisme pembayaran, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini diakhiri dengan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas program guna mencapai tujuan idealnya dengan lebih baik
Pengetahuan dan perilaku tenaga kesehatan dalam menggunakan APD di ruang rawat inap Rumah Sakit Hermina Bekasi Mulyati, Susi; Mahanani, Dian
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.978

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karakteristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Rumah sakit merupakan tempat kerja yang mempunyai risiko tinggi terhadap penyakit akibat kerja maupun penyakit akibat kecelakaan kerja. Resiko kontak dengan agen penyakit menular, darah, cairan tubuh maupun tertusuk jarum suntik yang berperan sebagai transmisi berbagai penyakit, seperti hepatitis B dan HIV/AIDS. Pengetahuan dan perilaku kepatuhan tenaga kesehatan dalam penggunaan alat pelindung diri sangat mempengaruhi untuk terhindarinya akibat kecelakan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada tenaga kesehatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Hermina Bekasi Tahun 2023. Metode yaitu survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dengan total sampling dan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tentang alat pelindung diri adalah baik (100,0%) dan perilaku dalam penggunaan alat pelindung diri adalah yang patuh (73,3%) yang tidak patuh (26,7%). Diharapkan pihak rumah sakit dan tenaga kesehatan terus meningkatkan pengetahuan dan perilaku kepatuhan dalam penggunaan alat pelindung diri di rumah sakit.
Asuhan keperawatan keluarga pada penderita diabetes melitus Salsabila, Cut Filwulanda; Atika, Syarifa; Mulyati, Dini
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.981

Abstract

Background: Non-communicable diseases (NCDs) are the highest cause of death in the world that must be addressed in health development efforts. Individuals who have a family history or risk factors for diabetes mellitus should immediately take preventive measures as early as possible. Aim of Research: This study aims to provide an overview of nursing care for families with diabetes mellitus and gout problems. Research Method: This research uses a case study conducted by home visit. Results of Study: The family nursing intervention provided refers to five family health tasks, namely health education about the disease process and diet for diabetes mellitus sufferers, providing support to increase family motivation, teaching diabetes foot exercises, modifying the environment to prevent diabetes foot wounds, and utilizing service facilities health. Conclusion: After being given the intervention, families showed an increase in knowledge about diabetes mellitus and gout, skills and family motivation to improve health status by fulfilling five family health tasks. Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia yang harus dihadapi dalam upaya pembangunan kesehatan. Individu yang memiliki riwayat keluarga atau faktor risiko diabetes melitus segera melakukan upaya pencegahan sedini mungkin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan Gambaran tentang asuhan keperawatan pada keluarga dengan masalah diabetes melitus dan asam urat. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus yang dilakukan dengan kunjungan rumah (home visit). Hasil: Intervensi keperawatan keluarga yang diberikan merujuk pada lima tugas kesehatan keluarga yaitu pendidikan kesehatan tentang proses penyakit dan diet bagi penderita diabetes melitus, memberikan dukungan untuk meningkatkan motivasi keluarga, mengajarkan senam kaki diabetes, modifikasi lingkungan untuk mencegah luka kaki diabetes, dan memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Kesimpulan: Setelah diberikan intervensi, keluarga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang diabetes melitus dan asam urat, keterampilan dan motivasi keluarga untuk meningkatkan status kesehatan dengan memenuhi lima tugas kesehatan keluarga.
Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi menular seksual melalui prostitusi online di Kota Kendari Tahun 2024 Gamasatri, Andi Ermira Nanda; Sabilu, Yusuf; Lestari, Hariati
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.988

Abstract

Introduction: Online prostitution is the practice of prostitution using the internet network or social media as a means of liaison or communication for pimps, sex workers and their users. In the context of online prostitution, the incidence of sexually transmitted infections (STIs) is a public health problem because it can increase the risk of contracting sexually transmitted infections (STIs). This research aims to determine knowledge factors, environmental factors and attitude factors related to the incidence of sexually transmitted infections through online prostitution in West Kendari District, Kendari City. Methods: The sampling technique used was total sampling. The population in this study was 59 people recorded at the Southeast Sulawesi Regional Police with a total sample of 59 people. Results: The research results show that knowledge has no relationship with the p significance value, namely 0.826, the environment has a relationship with the p significance value, namely 0.032, attitude has a relationship with the p value, namely 0.015. Conclusions: Based on the results of this research, it is hoped that there will be an increase in respondents' awareness of taking steps to prevent STIs, namely using safety precautions consistently and always checking their health conditions and carrying out treatment if they are indicated to be suffering from an STI. Pendahuluan: Prostitusi online adalah penggunaan internet dan jejaring sosial sebagai sarana kontak dan komunikasi antara mucikari, pekerja seks, dan kliennya. Prevalensi Infeksi Menular Seksual (IMS) dalam konteks prostitusi online menjadi perhatian kesehatan masyarakat karena meningkatkan risiko tertular IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pengetahuan, faktor lingkungan dan faktor sikap berhubungan dengan kejadian infeksi menular seksual melalui prostitusi online di Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari. Metode: Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 59 orang yang terdata di Polda Sulawesi Tenggara dengan total sampel yaitu 59 orang. Hasil:  Hasil Penelitian menunjukan bahwa pengetahuan tidak memiliki hubungan dengan nilai signifikasi p yaitu 0.826, lingkungan memiliki hubungan dengan nilai signifikasi p yaitu 0.032, sikap memiliki hubungan dengan nilai p yaitu 0.015. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan adanya peningkatan kesadaran responden untuk melakukan tindakan pencegahan IMS, yaitu penggunaan pengaman dengan cara konsisten dan senantiasa memeriksakan kondisi kesehatan serta melakukan pengobatan jika terindikasi menderita IMS.
Faktor risiko kejadian hepatitis b pada ibu hamil di Kabupaten Bombana tahun 2024 Basir, Andi Radya Tulmuayada; Sabilu, Yusuf; Karimuna, Siti Rabbani
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.1002

Abstract

The impact of hepatitis B Transmission from infected mothers to children is a significant contributor to the high prevalence of hepatitis B in Indonesia. This study seeks to analyze the risk factors associated with pregnant women who have Hepatitis B in Bombana Regency in 2023. The research utilizes a quantitative case-control study design with a retrospective approach.The number of samples in this study involved 33 pregnant women positive for hepatitis b, and 33 negative people for hepatitis b using the total sampling technique of the results of the study there were differences in knowledge with a p-value of 0.003 (p 0.05), contact history with a p-value of 0.001 (p 0.05), the role of health workers with a p-value of 0.004 (p 0.05), and the environment with a p-value of 0.026 (p 0.05) with Hepatitis B Patients in Pregnant Women in the District Bombana in 2024conclusion there are differences between knowledge, contact history, the role of health workers, and the environment with hepatitis B patients in pregnant women in Bombana District in 2024. Angka prevalensi hepatitis B pada anak di Negara Indonesia cenderung meningkat akibat adanya riwayat hepatitis B pada ibu. Adapun tujuan dari terlaksanaya penelitian ini yaitu mengevaluasi faktor risiko ibu hamil yang menderita hepatitis B periode 2023 di Kabupaten Bombana. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif case control study dan mengimplementasikan metode pendekatan retrospektif, Jumlah sampel ynag ditetapkan sejumlah 33 orang ibu hamil positif hepatitis b, dan 33 orang negatif hepatitis b dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil Penelitian terdapat perbedaan pengetahuan dengan nilai p-value sebesar 0,003 (p 0,05), riwayat kontak dengan nilai p-value sebesar 0,001 (p 0,05), peran tenaga kesehatan dengan nilai p-value sebesar 0,004 (p 0,05), dan lingkungan dengan nilai p-value sebesar 0,026 (p 0,05) Dengan Penderita Hepatitis B Pada Ibu Hamil di Kabupaten Bombana Tahun 2024. Kesimpulan terdapat perbedaan antara pengetahuan, riwayat kontak, peran tenaga kesehatan, dan lingkungan Dengan Penderita Hepatitis B Pada Ibu Hamil di Kabupaten Bombana Tahun 2024.  
Hubungan pengetahuan, paritas dan dukungan suami terhadap penggunaan kontrasepsi implant di Kota Kendari tahun 2023 Andriani, Asri; Sabilu, Yusuf; Liaran, Rastika Dwiyanti
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.1008

Abstract

Introduction Based on data from the Southeast Sulawesi Provincial Health Office regarding the use of implantable contraceptives from 2019 to 2022, it shows that there are 441,180 active acceptors and 29,153 implantable contraceptives.  The use of implantable contraceptives in the city of Kendari from 2019 to 2022 shows that there are 44,991 active acceptors and 1,944 contraceptives. This study aims to find out the relationship between knowledge, parity, and support of husbands for implant contraceptive users at the UPTD Kemaraya Health Center in 2023. Methods: This type of research is quantitative using a cross sectional design. The total population in this study was 198 respondents. Sampling used total sampling. Data analysis used univariate and bivariate analysis with the chi-square tes. Results: The results of the study showed that there was no connection of parity (p=0.645) on the use of contraceptive implants at the Kemaraya Community Health Center UPTD. Meanwhile, there is a relationship between knowledge (p=0.004), husband's support (p=0.003) on the use of contraceptive implants at the Kemaraya Health Center UPTD. Conclusions: Based on the results of this study, it is hoped that it can immediately provide complete information about contraception to family planning acceptors and organize various programs such as increasing counseling on types of contraception so that family planning acceptors can choose the most appropriate contraception according to their needs and conditions. Pendahuluan: Berdasarkan data dinas Kesehatan provinsi Sulawesi Tenggara tentang penggunaan kontrasepsi implant pada tahun 2019 sampai tahun 2022 menunjukan bahwa akseptor aktif sebanyak 441.180 dan kontrasepsi implant sebanyak 29.153.  Penggunaan kontrasepsi implant di kota Kendari pada tahun 2019 sampai tahun 2022 menunjukan bahwa akseptor aktif sebanyak 44.991 dan kontrasepsi sebanyak 1.944. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui hubungan pengetahuan, paritas dan dukungan suami terhadap pengguna kontrasepsi implant di UPTD Puskesmas Kemaraya Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini yakni sebanyak 198 responden. Pengambilan sampel menggunakan total sampling.  Analisis data menggunakan analisis univariat dengan bivariat dengan uji chi-square. Hasil:  Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan paritas (p=0,645) terhadap penggunaan kontrasepsi implant di UPTD Puskesmas Kemaraya. Sedangkan ada hubungan pengetahuan (p=0,004), dukungan suami (p=0,003) terhadap penggunaan kontrasepsi implant di UPTD Puskesmas Kemaraya. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat segera memberikan informasi lengkap tentang kontrasepsi kepada akseptor keluarga berencana dan menyelenggarakan berbagai program seperti meningkatkan penyuluhan jenis-jenis kontrasepsi sehingga akseptor KB dapat memilih kontrasepsi yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisinya.  
Hubungan asupan lemak, karbohidrat, zat besi (Fe) dan Kurang Energi Kronik (KEK) dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Parigi Kabupaten Muna Rahim, Marlin; Sabilu, Yusuf; Yunawati, Irma
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.1011

Abstract

Anemia is a nutritional problem that often occurs in developing countries, one of which is Indonesia, which is most often experienced by young women. The aim of this study was to determine the relationship between fat intake, carbohydrate intake and KEK with the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 1 Parigi. The type of research used is quantitative with a cross sectional approach. The population in this study were all young women at SMAN 1 Parigi in grades X and XI, totaling 113 female students. The sample size was determined based on the Slovin formula so that a sample of 88 female students was obtained. The sampling technique used was proportionate random sampling with inclusion and exclusion criteria. Data analysis used the chi square test. The results of the study showed that there was no relationship between fat and carbohydrates and the incidence of anemia with a p value = 0.109; 0.296 (p>0.05), and there is a relationship between the mineral Fe and KEK and the incidence of anemia in female students at SMAN 1 Parigi with a value of p=0.000; 0.000 (p<0.05). It is hoped that female students can pay attention to the intake they consume, especially foods high in fat, carbohydrates, Fe minerals, and also maintain their diet so as to avoid anemia and CED. Anemia merupakan masalah gizi yang banyak terjadi di Negara-negara berkembang  salah satunya Indonesia yang paling banyak dialami oleh remaja putri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan lemak, asupan karohidrat dan KEK dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Parigi Kabupaten Muna. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh remaja putri SMAN 1 Parigi dengan jenjang kelas X dan XI yang berjumlah 113 siswi. Besar sampel ditetapkan berdasarkan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 88 siswi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionate random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat hubungan antara lemak serta karbohidrat dengan kejadian anemia dengan nilai p=0,109; 0,296 (p>0,05), serta terdapat hubungan antara mineral Fe dan KEK dengan kejadian anemia pada siswi di SMAN 1 Parigi dengan nilai p=0,000; 0,000 (p<0,05). Diharapkan agar siswi dapat memperhatikan asupan yang mereka konsumsi terutama makanan tinggi zat lemak, karbohidrat, mineral Fe, dan  serta menjaga pola makan sehingga terhindar dari anemia dan KEK.
Uji kualitatif dan kuantitatif logam berat berbahaya merkuri pada sediaan krim pemutih dan hand body lotion yang diperoleh dari toko offline dan online menggunakan metode ICP-OES Komarudin, Dede
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 5 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i5.1014

Abstract

Background: Masyarakat Indonesia percaya bahwa wanita cantik adalah yang berkulit putih dan bersinar seperti orang Korea. Krim pemutih adalah jenis kosmetik yang digunakan untuk mencerahkan noda hitam atau coklat kulit. Sama halnya dengan hand body lotion adalah kosmetik pelembut yang mengandung lebih banyak air daripada minyak, sehingga lebih cepat diserap oleh kulit membuat kulit menjadi lebih cerah dan melembabkan. Saat ini krim pemutih dan hand body lotion yang dijual di toko kosmetik offline ataupun online ditemukan tidak memiliki label merek dan tidak terdaftar BPOM, kosmetik ilegal sering mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri. Tujuan: Untuk mengetahui terdapat ataupun tidaknya merkuri dan berapa kadar yang terkandung dalam sediaan kosmetik krim pemutih dan hand body lotion yang berasal dari toko offline dan online. Metode: Sampel yang digunakan berasal dari empat toko offline dan satu toko online yang paling banyak penjualannya dengan total sampel lima krim pemutih dan lima hand body lotion, sampel tersebut diujikan secara kualitatif dengan pereaksi KI dan NaOH. Sampel yang diduga positif merkuri dilanjutkan pengujian secara kuantitatif menggunakan metode ICP-OES. Hasil: Kelima sampel krim pemutih yang diperoleh dari toko offline dan online yaitu  tiga  positif terkandung merkuri dengan rincian dua yang berasal dari toko offline dan satu positif yang berasal dari toko online. Kelima sampel hand body lotion yang diperoleh dari toko offline dan online tidak terdapat kandungan merkuri. Kadar merkuri yang terkandung dalam sampel krim pemutih, krim pemutih A, B, C yaitu dengan kadar 3103,70 mg/kg, 1754,39 mg/kg dan 1057,60 mg/kg.