Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
1. Flight Operation a) Pilot performance b) Flight Operation Officer performance c) Aerodynamics d) delays, aircraf changes and operational limitation e) flight deck 2. Aircraft Maintenance a) Aircraft Maintenance b) Aircraft Maintenance Engineering c) Maintenance, Repair, and Overhaul Industri 3. CNS/ATM a) Communications b) Navigations c) Surveillance d) Air traffic management e) Aerodrome Information Service f) PANS-OPS g) Air navigations economic h) Flight data processing i) Remotely control [AFIS/TWR] j) ATFM/CDM k) Airspace management l) AIM dan SWIM m) Performance based navigations 4. Airport Engineering, Operation and Service a) Airport operation and management b) Airport eletricity c) Airport design, planning and maintenance d) runway maintenance e) KKOP f) Water Aerdrome g) Airport Mechanical h) Airport elektronics 5. Airline Industry a) Future airline industry b) Airline customer satisfaction c) Collaborative 6. Safety & Human Factor a) Safety management system b) Human fatigue risk management system c) Human factor d) Aviation Human resources Management 7. Aviation Business a) Logistic management b) Supply chain management c) Airport Business d) Airline Business e) Regulated Agent Business f) Multi mode transportation 8. Aviation Sustainability & Environment a) Environment sustainability b) Organization sustainability c) Noise management d) Carbon offsetting and reduction scheme for internasional aviation (CORSIA) e) Aviation meteorology 9. Aviation Educational Technology a) Instructional design b) Educational evaluation c) Advance learning d) Long life learning (elderly students) e) Aviation English 10. Innovation of Aviation Technology a) Unmanned vehicle b) Vehicle innovation c) Cyber technology d) Artificial Intelligent in Air transport system e) Airframe and power plant f) Aircraft technology 11. Aviation Rules and Regulation a) Air Law b) National Aviation Regulation c) International Aviation Regulation
Articles
522 Documents
Pengaruh Jumlah Traffic Terhadap Situation Awareness Personel Pemandu Lalu Lintas Udara di Perum LPPNPI Cabang Tanjungpinang
Putri Permata Ridayanti;
Rany Adiliawijaya;
Martha Saulina
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 01 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/langitbiru.v14i01.401
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jumlah traffic terhadap situation awareness personel pemandu lalu lintas udara di Perum LPPNPI cabang Tanjungpinang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan teknik pengambilan data menggunakan studi dokumentasi dan kuesioner. Populasi yang digunakan ialah 52 personel pemandu lalu lintas udara di Approach Control Unit Tanjungpinang. Hasil penelitian menunjukan pengaruh positif dan searah antara jumlah traffic yang dikendalikan dengan situation awareness personel pemandu lalu lintas udara. Pengaruh positif menunjukan semakin rendah jumlah traffic yang dikendalikan maka semakin rendah tingkat situation awareness personel pemandu lalu lintas udara dan sebaliknya. Koefisien determinasi sebesar 36% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Persamaan regresi hasil penelitian ialah Y = 20,451 + 0,570 X.
Analisis Penanganan Bahan Berbahaya dalam Mempertahankan Tingkat Keselamatan dan Keamanan Pekerja di PT. Merpati Maintanance Facility Surabaya
Alvian Dwi Yulianto;
Lilies Esthi Riyanti;
A Nugroho Budi Rukisman
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 01 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/langitbiru.v14i01.402
Penelitian ini bertujuan untuk melengkapi dokumen safety management system PT. Merpati Maintenance Facility Surabaya. Metode yang digunakan pada penilitian ini yaitu dengan menggunakan pemodelan R&D (Research and Development) dan HIRAM (Hazard Identification, Risk Assesment and Mitigation) sebagai bentuk dari pengolahan data dan penilaian pada fasilitas dan aktifitas sehingga dapat dilakukan mitigasi untuk menurunkan tingkat risiko bahaya yang tinggi pada suatu pekerjaan menjadi acceptable. Dari hasil penelitian, terdapat beberapa aktifitas pekerjaan yang memiliki nilai risiko bahaya pada area tolerable sehingga perlu dilakukan mitigasi pada pekerjaan tersebut. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat beberapa risiko bahaya yang memiliki nilai tinggi sehingga harus dilakukan pengendalian untuk menurunkan risiko dari bahaya. Saran yang dianjurkan yaitu PT. Merpati Maintenance Facility melaksanakan semua mitigasi sehingga bahaya pada area tollerable dapat berpindah ke area acceptable.
Rancangan Standard Instrument Departure Runway 18 di Perum LPPNPI Cabang Manado
Charisma Topan HDP;
Rany Adiliawijaya;
Rino Laharto
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 02 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/langitbiru.v14i02.403
Penelitian ini bertujuan mengkaji SID RNP 1 untuk menunjang efisiensi penerbangan yang menggunakan SID Luang One Departure. Penelitian ini dilakukan pada Approach Control Unit di AirNav Indonesia Cabang Manado. Metode penelitian adalah Research and Development Level 1. Hasil penelitian ini, menyimpulkan bahwa tidak efisiennya pesawat dalam menggunakan SID Luang One Departure. Menurut hasil wawancara dengan beberapa ATC di Manado Approach beserta data 90% comply dengan RNP 1 Sehingga perlunya rancangan revisi SID Luang One Departure untuk penerbangan yang menuju ke ATS Route W32 . Dari hasil wawancara expert perancangan procedure tepat untuk menunjang efisiensi yaitu gradient 5% Terbebas dari Obstacle.Penelitian ini bertujuan mengkaji SID RNP 1 untuk menunjang efisiensi penerbangan yang menggunakan SID Luang One Departure. Penelitian ini dilakukan pada Approach Control Unit di AirNav Indonesia Cabang Manado. Metode penelitian adalah Research and Development Level 1. Hasil penelitian ini, menyimpulkan bahwa tidak efisiennya pesawat dalam menggunakan SID Luang One Departure. Menurut hasil wawancara dengan beberapa ATC di Manado Approach beserta data 90% comply dengan RNP 1 Sehingga perlunya rancangan revisi SID Luang One Departure untuk penerbangan yang menuju ke ATS Route W32 . Dari hasil wawancara expert perancangan procedure tepat untuk menunjang efisiensi yaitu gradient 5% Terbebas dari Obstacle.
Rancang Bangun Ignition System Untuk Turbocharger Gas Turbine Engine dengan Inducer Diameter 1,75 Inch
M. Zuhal Fachri A;
Wira Gauthama;
Zulham Hidayat
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 02 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/langitbiru.v14i02.405
Turbocharger adalah sebuah kompresor sentrifugal yang mendapat daya dari turbin yang sumber tenaganya berasal dari gas buang mesin. Pada perancangan ini turbocharger digunakan sebagai pengganti dari fungsi compressor dan turbine. Target dalam perancangan ignition system ini adalah dapat menghasilkan percikan api yang kuat sehingga mampu membakar bahan bakar yang masuk kedalam ruang bakar. Dari hasil pehitungan, didapatkan bahwa energi yang diperlukan untuk membakar 0,013 kg/s gas LPG sebesar 0,164 kW dan energi yang dihasilkan dari rancang bangun ignition system sebesar 326,286 kW. Dari hasil perhitungan maka rancang bangun ignition system yang penulis rancang dapat memenuhi energi untuk membakar 0,0013 kg/s gas LPG. Pada proses uji coba turbocharger gas turbine engine didapatkan bahwa engine dapat menyala secara continuous.
Rancang Bangun Oil System untuk Turbocharger Gas Turbine Engine Dengan Inducer Diameter 1,75 Inch
Noval Dwi Kurnianto;
Wira Gauthama;
Zulham Hidayat
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 01 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/langitbiru.v14i01.408
Rancang bangun mesin turbin gas dimulai dengan mengidentifikasi beberapa komponen yang dibutuhkan dalam membangun sebuah mesin turbin gas. Turbocharger yang terdiri dari kompresor dan turbin sebagai penyusun utama komponen ini diambil untuk dijadikan Kompresor dan turbin mesin turbin gas yang juga merupakan unsur utama dalam sebuah mesin turbin gas. Agar sebuah mesin turbin gas dapat beroperasi maka perlu dirancang beberapa system pendukung seperti Oil System, Fuel System, Ignation System, Combustion Chamber dan beberapa system yang lain. Pada perancangan ini, penulis mendapat bagian dalam perancangan Sistem pelumas (Oil System) dimana tantangan yang dihadapi adalah mendapatkan jenis oil yang tepat untuk mesin turbin gas yang akan dibangun. Adapun rumusan masalah dalam perancangan system pelumas ini antara lain bagaimana menentukan viskositas pelumas yang digunakan, menghitung critical pressure bearing, menghitung jumlah pelumas yang digunakan, menghitung head pompa dan menghitung kapasitas reservoir yang digunakan. Output akhir yang dihasilkan dari perancangan ini adalah suplai oli yang mampu untuk melumasi shaft bearing pada turbocharger sehingga tidak terjadi overheating yang menyebabkan keausan serta metal to metal contact. Dari hasil perhitungan, didapatkan tekanan oli sebesar 37 psi yang diperlukan untuk melumasi shaft bearing pada turbocharger. Dan dihasilkan pembakaran yang continuous.
Analisis Safety Risk Management pada Kegiatan Praktikum Taruna Teknik Pesawat Udara di Politeknik Penerbangan Indonesia
Bhima Shakti Arrafat
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 01 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/langitbiru.v14i01.409
Setiap aktivitas praktikum yang dilakukan oleh taruna pada program studi teknik pesawat udara, maka aktivitas tersebut memiliki risiko yang perlu tindakan mitigasi. Dalam safety risk management mengharuskan program studi untuk melakukan penilaian risiko yang dapat terjadi dari suatu aktivitas dengan menggunakan hazard identification, risk assessment and mitigation. Dengan mengidentifikasi jenis hazard, menilai risiko, mendapatkan hasil berupa risk matrix dan risk level dan mengidentifikasi tindakan mitigasi yang dapat dilakukan dan diterima. Selanjutnya menghasilkan dokumen hazard identification and risk assessment & mitigation (HIRAM), serta pengendalian risiko sampai pada tingkat acceptable dan tolerable dengan tindakan mitigasi. Safety risk management yang menjadi salah satu standard penerapan safety management system di Program Studi Teknik Pesawat Udara dapat terpenuhi.
Pengaruh Notam Latihan Militer Terhadap Pelayanan Pemanduan Lalu Lintas Penerbangan di Perum LPPNPI Cabang Pembantu Curug
Fatmawati Sari;
RB Budi Kartika W Wilatikta;
Susi Suhardianti
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 03 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/langitbiru.v14i03.410
The purpose of this research to know the effect NOTAM military exercise in air traffic control service at Perum LPPNPI sub-branch Curug. The method used in this research is quantitative research and data collected used questionnare. As for the population in this research are Air Traffic Controller personnels and pilot students 4 and 69 of PPIC. The result shows negative effect and opposite between NOTAM military exercise and air traffic control service. Negative effect shows increasing NOTAM military exercise so air traffic control service will be distrubed. Determination coefficient is 47,61% and the rest is determined by the other factors. The regression equation test is Y = 40,526 – 0,619X.
Analisis Kinerja Personel Air Traffic Control pada Approach Control Unit di Airnav Indonesia Cabang Pontianak
Rainaldo Neloe;
Endang Sugih Arti;
Fardan Zeda
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 02 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/langitbiru.v14i02.414
This research was conducted at Perum LPPNPI Pontianak Branch Office. The variable studied was a single variable, namely the performance of ATC personnel. The method used in this research is descriptive method with a mixed approach. The data technique used a questionnaire that was distributed to the sample and then carried out the data processing requirements in the form of validity, reliability and gap analysis tests. Analysis of research results is still protected for ATC personnel in providing flight traffic services. To overcome this problem, it is necessary to improve facilities and infrastructure as well as the division of Job Position in only 1 sector in order to improve the performance of ATC personnel in providing flight traffic services.
Pengaruh Koordinasi Terhadap Keselamatan Penerbangan di Airnav Indonesia Cabang Balikpapan
Muhammad Iqbal;
Endang Sugih Arti;
Weda Yuwana
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 01 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/langitbiru.v14i01.415
This study aims to obtain an overview of whether there is an influence between the coordination with flights at the Balikpapan branch of the LPPNPI Perum. The research was carried out at Perum LPPNPI Balikpapan Branch and the data processing was carried out at the Indonesian Aviation Polytechnic Curug - Tangerang requested from January 2020 to July 2020. The method used was quantitative research methods. Which method regulates the data using a questionnaire / questionnaire, and with a sample of 31 respondents and an error rate of 5% addressed to ATC personnel at the Balikpapan branch of LPPNPI Public Corporation. The study concludes that it is known that there is a significant relationship and influence between coordination and flight safety with simple regression analysis showing a significance value of 0.000 which is less than α = 0.025 and t-count = 15.342 which is greater than t-table 2.04523, therefore the decision is Ho is rejected, so it can be said that there is an influence between coordination (X) on flight safety (Y).
Analisis Harmonisa Tegangan dan Arus Listrik di Gedung Teknik Penerbangan Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Suse Lamtiar Simbolon;
Putri Anggraeni M;
IGK. Rai Darmaja
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 02 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/langitbiru.v14i02.416
Electrical equipment can affect power quality. Especially non-linear loads such as (computers, electronic equipment, energy saving lamps, etc.). Measurements are needed to determine the power quality (harmonics) in the PPIC Aviation Engineering building. Measurements were made on Monday 3 August 2020 - Wednesday 5 August 2020. The highest harmonic measurement data was on Monday, 3 August 2020 with the THD value of the R phase current of 67.98%, S of 29.73%, and T of 87. 13%. The harmonic value of the measurement results exceeds the standard set by IEEE 519-1992. From the simulation results of tuned passive filter installation using ETAP 12.6.0 the harmonic value can be reduced. Before installing the Passive Single Tuned filter, the harmonic value on bus 5 was 58.11%. After installing the filter the harmonic value on bus 5 can be reduced to 12.58%.