cover
Contact Name
Damis
Contact Email
jikan@umsrappang.ac.id
Phone
+628114120207
Journal Mail Official
jikan@umsrappang.ac.id
Editorial Address
Jl. Angkatan 45 No. 1A, Lotang Salo, Sidrap, Sulawesi Selatan
Location
Kab. sidenreng rappang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI PERIKANAN (JIKAN)
ISSN : -     EISSN : 27769887     DOI : -
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan (JIKAN) merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan sebagai sarana dalam menyebarluaskan hasil karya tulis ilmiah dalam bidang perikanan dan kelautan. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Imu Perikanan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Tulisan-tulisan yang dimuat pada jurnal ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi dalam menunjang perkembangan penelitian mengenai perikanan dan kelautan dan menjadi masukan bagi para pelaku usaha perikanan dan kelautan serta pihak-pihak terkait. Bidang : budidaya perikanan, teknologi perikanan, sistem perikanan, sosial-ekonomi perikanan, penanganan hasil perikanan, manajemen perikanan, oseanografi perikanan, estimasi stok dan konservasi perikanan, ekominawisata dan ilmu kelautan.
Articles 77 Documents
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP DAYA TARIK WISATA PANTAI AMMANI DI KABUPATEN PINRANG PROVINSI SULAWESI SELATAN Bibin, Muhammad; Kaswiran, Kaswiran; Wahyudi, Adi
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 2 No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v2i2.765

Abstract

Ammani Beach is a beach tourist attraction that has quite a variety of attractions. This beach tourism activity is included in the recreational category, which is the type of activity that is most dominantly carried out by tourists. Ammani Beach tourism seems to be in the involvement phase. The involvement phase is marked by an increase in visitors who encourage local residents to offer facilities exclusively to visitors/tourists. In this phase, there is pressure on the government to provide supporting facilities for tourists. A tourist attraction will develop because of the presence of tourists, without tourists visiting a tourist attraction location, the tourist attraction will be difficult to develop. This study aims to describe tourists' perceptions of objects and natural tourist attractions, infrastructure and facilities in the Ammani Beach area. Sampling in this study was carried out on tourists visiting the Ammani Beach area as many as 30 people using the accidental sampling method. Data collected using questionnaires and analyzed through descriptive analysis. The results showed that the perception of tourists about Ammani Beach is very good in terms of tourism support facilities, the condition of the beach is still natural and clean. Public transportation facilities to the tourist sites of Ammani Beach are still lacking. The local community is very friendly and open to the presence of tourists because their awareness of increasing the economic sector in their area can prosper the community if the beach is crowded with tourists.
MANAJEMEN PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DALAM MENUNJANG KEPARIWISATAAN DI PANTAI MATTIROTASI KOTA PAREPARE D, Damis; anti, surianti; anti, Hasrianti; yanti, Fitri
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 2 No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v2i2.766

Abstract

Based on the results of research in the management of coastal areas in increasing tourists visiting Mattirotasi Beach, it is known that the results of the analysis of the coastal tourism environment are known to have a coastal height of 0-3 meters above sea level with a slope of 0-8%, coastal bathymetry in the city of Parepare, wind speeds ranging from 173.4 m. /min to 117.6 n/min can generate sea waves with a height of 0.5-1.2 meters. Meanwhile, in the East monsoon, which has a range of wind speeds between 133.2-45 m/s, it is able to generate waves that reach a height of 0.4 – 1.4 meters. up to 0.1852 m/s. With wave intervals ranging from +1.1 meters to 1.5, and seeing the potential for attraction, there is the Nusantara Port which functions as one of the main gates as access to Tanjungpinang City. This area stretches for ± 5 Km and is directly adjacent to the waters, so it has the potential to be developed as a recreational area with the potential to present a sunset view by the beach and Suppa Bay. This condition is also supported by the strategic position of the City of Parepare as a Madya City which is a connecting node in the central part of South Sulawesi Province towards West Sulawesi and the northern part of South Sulawesi Province. Therefore, the Mattirotasi coastal area is a coastal tourist attraction that has quite a variety of attractions. This beach tourism activity is included in the recreational category, which is the type of activity that is most dominantly carried out by tourists.
Uji Orgoleptik Mutu Terasi Ikan Sagela dengan Menggunakan Metode Fermentasi INAYAH, ASTRINA NUR; Laboko, Asriani; Mahieu, Olyvia Carnevia
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 3 No 1 (2023): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v3i1.885

Abstract

Indonesia merupakan Negara kepulauan yang memiliki banyak kekayaan alam salah satunya dengan beraneka ragam jenis ikan. Di Sulawesi Utara ikan sagela mempunyai nama lokal yaitu Ikan Roa (Herihamphus sp). Upaya untuk menghambat pembusukan dilakukan proses pengawetan dan pengolahan. Kegiatan pengolahan ikan sagela dalam pembuatan terasi yang paling umum adalah melakukan pengolahan minimal dengan cara pengeringan, pengasinan dan fermentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perlakuan yang terbaik terhadap pembuatan terasi ikan sagela. Metode yang digunakan menggunakan tiga perlakuan yaitu T1 = ikan sagela 25 g, T2 =ikan sagela 50 g, T3 = ikan sagela 75 g, menggunakan uji organoleptik yaitu metode hedonik atau uji kesukaan panelis membutuhkan sebanyak 25 orang meliputi tekstur, warna, aroma, rasa. Hasil uji prganoleptik menunjukkan bahwa rasa tingkat kesukaan panelis rata-rata menyukai T2 dengan nilai (3.56), pada aroma (3.48), tekstur (3.72), rata-rata menyukai T2 (3.68).
DAMPAK PENAMBANGAN PASIR TERHADAP ABRASI PANTAI DI PANTAI GALESONG KABUPATEN TAKALAR PROVINSI SULAWESI SELATAN AGUSTINA, AGUSTINA; Djafar, Andi Utomo Muhammad; D, Damis
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 3 No 1 (2023): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v3i1.891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: untuk mengetahui seberapa besar dampak penambangan pasir terhadap abrasi pantai selama 5 tahun terakhir (2016 sampai 2020) dengan menggunakan aplikasi pengindraan jauh dan sisrem informasi geografi di Pantai Galesong Utara Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat sebagai data dasar (data base) dalam pengambilan keputusan untuk penanganan kawasan pantai Kabupaten Takalar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey dan pemetaan. Hasil interpretasi citra menunjukkan bahwa luas perubahan garis pantai akibat abrasi pada stasiun pertama di Desa Aeng Batu-Batu sebesar 20,8 m, stasiun dua Desa Tamalate sebesar 18,1 m dan stasiun ke tiga Desa Tamasaju sebesar 27 m dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2016 sampai 2020).
NILAI TUKAR NELAYAN LAMPARA DASAR DI KECAMATAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS Agam, Beryaldi; Muslimah, Muslimah; Apriandi, Apriandi
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 3 No 1 (2023): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v3i1.897

Abstract

The high fisherman terms of trade has a significant effect on the welfare level of the fishing community. This study aims to determine the income and welfare level of mini trawler fishermen in Pemangkat City Village. The research was conducted using a descriptive research method located in Pemangkat City Village. This study used a sample of small fishermen using mini trawler fishing gear, totaling 53 respondents. The technique used to take the sample is non-probability sampling with purposive sampling method, the data obtained will be analyzed by the income formula and analysis of the fisherman terms of trade. The results showed that the income of mini trawl fishermen was Rp. 5,367,715 are categorized as very high income and the exchange rate of mini trawl fishermen shows an average of 1.208265 so that the level of community welfare is classified as prosperous and can meet the needs of life.
PENGELOLAAN SAMPAH PESISIR BERBASIS MASYARAKAT (STUDI KASUS : MASYARAKAT PESISIR DI DESA LAMURUKUNG) Wijayanti Risa, Nurul Eka; Mapparimeng, Mapparimeng
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 3 No 1 (2023): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v3i1.898

Abstract

Sampah merupakan isu yang sangat penting dalam masalah lingkungan. Kebanyakan sampah ditemukan pada wilayah pesisir dikarenakan sebagain besar penduduknya berada pada wilayah pesisir. Sampah yang berada pada wilayah pesisir umumnya berasal dari aktivitas manusia seperti, hasil limbah dari rumah tangga, wisatawan maupun bawaan yang berasal dari sungai. Desa Lamurukung merupakan salah satu wilayah pesisir yang berada di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Pada wilayah pesisir tersebut dapat dijumpai sampah yang berserakan di wilayah pesisir. Hal ini dikarenakan kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan mengandalkan laut sebagai tempat pembuangan yang efektif. Kurangnya kesadaran terhadap kebersihan lingkungan tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan pesisir, tetapi juga akan mempengaruhi kesahatan masyarakat dan penurunan pendapatan karena menurunnya produktivitas perairan. Salah satu upaya yang diharapkan dapat mendukung kebersihan pesisir adalah adanya sistem pengelolaan sampah yang sesuai serta kerterlibatan dari masyarakat yang tinggal pada wilayah tersebut untuk menjaga kebersihan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Memperoleh gambaran dan menginventarisasi permasalahan pengelolan sampah pada wilayah pesisir di Desa Lamurukung dan (2) Merekomendasikan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat pesisir di Desa Lamurukung. Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis deksriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan permasalahan yang terkair dengan fokus ruang lingkup penelitian. Data yang diperoleh akan di analisis menggunakan metode triangulasi dengan cara memperoleh informasi melalui observasi, survei dan wawancara terstruktur kepada beberapa responden. Hasil wawacara yang telah dilakukan akan diuji keabsahannya melalui wawancara informan yang berbeda untuk memperoleh prespektif yang berbeda serta menggunakan data yang relevan seperti gambar/foto pada lokasi penelitian Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa terdapat beberapa permasalahan yang terindikasi dalam pengelolaan sistem sampah di wilayah pesisir Desa Lamurukung meliputi; 1)Tidak terdapat fasilitas pembuangan sampah yang memadai, 2) Partisipasi masyarakat yang terbatas dan 3) Komunikasi yang belum efektif antara pemerintah dan masyarakat setempat.
PERTUMBUHAN, REPRODUKSI, DAN KEBIASAAN MAKAN IKAN TAWES (Barbodes javanicus) Ardelia, Vera; Fahleny, Ria; Karolina, Anita; Irawan, Reno
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 3 No 1 (2023): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v3i1.900

Abstract

Tawes (Barbodes javanicus) termasuk dominan dan mempunyai nilai ekonomi. Penelitian dilakukan dari bulan Maret sampai April tahun 2022. Analisis di laboratorium perikanan Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung. Analisis data mencakup panjang berat, indeks dan tingkat Dari hasil penelitian, ikan tawes memiliki bobot tubuh sebesar 147 gram, dari 39 ikan tawes yang diamati, bobot ikan terbesar yaitu 460 gram dan bobot ikan tawes terkecil adalah 70 gram. Rasio kelamin ikan tawes jantan lebih mendominasi dari ikan tawes betina. ikan tawes menghasilkan nilai b = 3.3229 , memiliki pola pertumbuhan allometrik positif. Ikan tawes betina memiliki tingkat gonad yaitu pulih salin. Indeks kematangan gonad (IKG) yang dihasilkan sebesar 2,03 %. Data ikan tawes indeks preponderan kelompok fitoplankton yaitu sebesar 75,5%, zooplankton sebesar 9,97%, bagian hewan sebesar 4,24% dan detritus sebesar 10,24%. Ikan tawes ini memiliki kebiasaan makan dengan menjadikan beberapa jenis dari fitoplankton sebagai pakan utama dan beberapa jenis dari zooplankton dan detritus sebagai kelompok pakan pelengkap
EVALUASI DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE DI PULAU KARAMPUANG KABUPATEN MAMUJU Ardi, Muhammad Ardiansyah; Asri, Haryanto; D, Damis
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 3 No 1 (2023): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v3i1.908

Abstract

Evaluasi dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove di Pulau Karampuang Kabupaten Mamuju. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove di Pulau Karampuang kabupaten Mamukju. Kegunaan penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat dan pihak – pihak terkait lainnya sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan pengelolaan ekosistem mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner. Data mengenai faktor internal yaitu karakteristikin dividu peserta dalam pengelolaan mangrove di kawasan wisata mangrove yang dilakukan dengan mengisi kuesioner dan wawancara. Hasil Partisipasi masyarakat terhadap kriteria 76,66 % memiliki tingkat partisipasi yang tinggi dengan menunjukkan bahwa nilai rata- rata skala linkert menunjukkan rentang positif. Sementara 23,33 % kriteria menunjukkan tingkat partisipasi yang rendah dengan nilai rentang negative, dengan kata lain sebagian masyarakat menganggap bahwa mangrove tidak memiliki manfaat bagi masyarakat Pulau Karampuang
STRATEGI PENINGKATAN KONSUMSI IKAN DI KELURAHAN BANGKALA DAN DESA ONGKO Adi Wahyudi, adiwahyudi; Bibin, Muhammad; anti, hasrianti
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 3 No 2 (2023): OCTOBER
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v3i2.973

Abstract

Masalah kasus gizi buruk menjadi beban pembangunan, karena menghambat perkembangan kognitif dan menurunkan produktivitas kerja usia dewasa. Ikan sebagai sumber pangan hewani seharusnya dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kondisi gizi buruk. Ikan memiliki kandungan protein sangat tinggi dengan komposisi kandungan asam amino esensial yang seimbang. Tujuan penelitian ini menganalisis pola konsumsi ikan di masyarakat, menganalisis persepsi masyarakat terhadap produk ikan dan menyusun strategi pengembangan peningkatan konsumsi ikan. Responden dalam kajian berjumlah 60 responden anggota rumah tangga dan informan berjumlah 5 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya terdapat satu faktor yang paling dominan mempengaruhi konsumen untuk mengkonsumsi ikan, yakni usia. Strategi pengembangan produk yang perlu dilakukan adalah mendekatkan ikan segar yang bermutu baik kepada masyarakat dan pengembangan produk olahan ikan bakso ikan, nugget ikan dan ikan kaleng, pengenalan ragam produk olahan dengan media yang tepat, serta mendekatkan ikan kepada masyarakat dengan harga terjangkau.
PENGARUH DOSIS OBAT METHYLENE BLUE TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG TERSERANG PENYAKIT WHITE SPOT Sulistiani, Sulistiani; Surianti, Surianti; Sahni Putri, Rini
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 3 No 2 (2023): OCTOBER
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v3i2.1126

Abstract

Ikan nila (Oreochromis nilocitus) merupakan salah satu jenis ikan komsumsi yang bernilai tinggi sehingga terus menerus dibudidayakan secara intensif di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis obat Methylene blue yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila yang terserang penyakit. Ikan nila yang digunakan memiliki berat 80,1 gr dan dipelihara di baskom sebanyak 6 dengan volume air 25 liter. Rancangan percobaan yang menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) 3 perlakuan 2 ulangan. Perlakuan A dengan dosis obat Methylene blue 5 ml; prelakuan B dengan dosis obat Methylene blue 10 ml; perlakuan C dengan dosis obat Methylene blue 15 ml. Hasil penelitian menunjukkan pemberian dosis obat yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan tetapi tidak berpengaruh pada kelangsungan hidup ikan nila. Pertumbuhan tertinggi tertinggi terdapat pada perlakuan C dengan dosis obat Methylene blue 15 ml yaitu 132,00±.0,00%, kemudian perlakuan B dengan dosis obat Methylene blue 10 yaitu 119,91±.0,28% dan yang terendah terdapat pada perlakuan A dengan dosis obat Methylene blue 5 yaitu 119,11±.0,00%. Kelangsungan hidup ikan nila tertinggi diperoleh dari dosis obat Methylene blue 15 ml yaitu 100%.