cover
Contact Name
Istikomah
Contact Email
tashorruf@unmuhjember.ac.id
Phone
+6282247793366
Journal Mail Official
tashorruf@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah jember Jl. Karimata No.49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
At-Tasharruf : Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah
ISSN : 26852802     EISSN : 2715369X     DOI : https://doi.org/10.32528/at
Core Subject : Economy,
Jurnal At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Merupakan Jurnal yang memuat artikel tentang Kajian Muamalah, Ekonomi dan Bisnis Syariah. Jurnal ini pertamakali diterbitkan bulan april 2019, dikelola oleh Prodi Ekonomi Syariah dan diterbitkan Oleh universitas Muhammadiyah Jember
Articles 43 Documents
ANALISIS PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (STUDI LAPANGAN PADA LAZISMU KEBUPATEN JEMBER) Dhofir Catur Bashori
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol 1, No 1 (2019): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.712 KB) | DOI: 10.32528/at.v1i1.2484

Abstract

Zakat merupakan kewajiban yang dibebankan kepada setiap muslim guna membersihkan harta yang dimilikinya. Selain itu, zakat juga berfungsi sebagai sarana untuk mengikis kemiskinan dimasyarakat. Mengingat bahwa jumlah umat muslim di Indonesia besar, maka sejatinya potensi pendapatan zakat di Indonesia juga besar. Maka dari itu diperlukan terobosan untuk benar-benar dapat memaksimalkan potensi zakat itu dengan sebai-baiknya. Salah satunya adalah dengan menggalakkan pendistribusian zakat produktif dibidanga ekonomi. Disinilah peran yang sangat penting bagi Lembaga Amil Zakat untuk mewujudkan hal tersebut. Salah satu LAZ yang ada dikota Jember adalah LazisMu Jember. Maka penelitian ini mencoba untuk melihat bagaimana LazizMu mengelola zakat produktif, serta melihat praktik dilapangannya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), dengan metode kualitatif-deskriptif untuk kemudian dianalisis. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa menejemen pelaksanaan zakat produktif di LazisMu sudah cukup baik, meski ada beberapa evaluasi yang harus dilakukan terlebih dari sisi pengawasan dan pembinaan para mustahiq. Kemudian dari sisi pelaksanaan dilapangan, bahwa zakat produktif telah mammpu mendayagunakan masyarakat dari sisi perokonomian. Maka perlu diperluas kembali sasaran dan target para penerima zakat produktif.
Implikasi Covid 19 Desease Terhadap Kinerja Keuangan Dan Profitabilitas Perbankan Syariah (Studi Atas Laporan Keuangan Bank Syariah Mandiri 2019-2020) Abd Rohman Fahruddin; Miftahul Hasanah
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol 3, No 1 (2021): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.699 KB) | DOI: 10.32528/at.v3i1.6084

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan jawaban dari dampak Covid 19 Desease (X) terhadap kinerja keuangan Bank Syariah Mandiri (BSM) (Y1) dan profitabilitas BSM (Y2). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan alat analisis menggunakan SEM-PLS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Covid-19 berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan dan profitabilitas BSM. Hal ini bisa dilihat dari semakin banyaknya para nasabah BSM yang menggunakan aplikasi layanan digital yaitu Mandiri Syariah Mobile (MSM). Aplikasi tersebut menyajikan berbagai layanan perbankan yang real time tanpa harus keluar rumah atau mengantri di kantor pelayanan. Hal tersebut semakin memberikan alternatif bertransaksi di tengah pandemi mengingat adanya larangan dan pembatasan aktifitas diluar rumah. Diharapkan dari penelitian ini kedepan Perbankan Syariah, khususnya BSM dapat meningkatkan digitalisasi layanan perbankan.
Peran Orientasi Pasar dan Inovasi dalam Menciptakan Keunggulan Bersaing dan Kinerja Pemasaran Kalangan Konsumen Muslim/ Muslimah pada UKM Batik di Wilayah Jember Dimas Herliandis Shodiqin; Ainur Rhain
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol 2, No 1 (2020): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.972 KB) | DOI: 10.32528/at.v2i1.3518

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh orientasi pasar terhadap keunggulan bersaing pada UKM Batik di Kabupaten Jember; untuk menguji pengaruh Inovasi produk terhadap keunggulan bersaing pada UKM Batik di Kabupaten Jember; untuk menguji pengaruh orientasi pasar terhadap kinerja pemasaran pada UKM Batik di Kabupaten Jember; untuk menguji pengaruh Inovasi produk terhadap kinerja pemasaran pada UKM Batik di Kabupaten Jember; untuk menguji pengaruh keunggulan bersaing terhadap kinerja pemasaran pada UKM Batik di Kabupaten Jember.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian explanatory. Populasi penelitian adalah Konsumen Batik Asli Jember Seperti Batik Rolas, Notohadinegoro Dan Batiak Sumber Jamber di Kabupaten Jember. Sampel penelitian sebanyak 100 orang. Metode analissi data menggunakan Structural Equations Model (SEM) dengan uji validitas dan reabilitas konstruk, uji asumsi SEM dan pengujian hipotesis. Haisl penelitian ini menunjukkan  bahwa orientasi pasar dan inovasi produk terhadap keunggulan bersaing dan kinerja pada UKM Batik di Kabupaten Jember;
Analisis Willingness To Pay Konsumen Terhadap Mie Instan Besertifikat Halal (Studi Kasus Masyarakat Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji Jember ) Siti Khayisatuzahro Nur
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol 1, No 1 (2019): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.764 KB) | DOI: 10.32528/at.v1i1.2489

Abstract

Sertifikasi halal LP POM MUI dibentuk untuk melindungi konsumen khususnya umat muslim Indonesia. Sertifikasi ini merupakan fatwa tertulis dari Majelis Ulama Indonesia (melalui LP POM MUI) yang berlandaskan syariat Islam.Salah satu produk yang dapat disertifikasi LP POM MUI adalah mie instan besertifikat halal.Tujuan diadakannya penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik konsumen mie instan besertifikat halal, menganalisis variable kepedulian dan keyakinan yang mempengaruhi, dan menghitung besarnya willingness to pay responden responden terhadap pembayaran tambahan sertifikasi halal pada produk mie instan besertifikat halal.Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi, dan contingent valuation method. berdasarkan hasil yang diperoleh, faktor-faktor yang mempengaruhi WTP responden aadalah kepedulian dan keyakinan responden untuk mengkonsumsi mie instan besertifikat halal. nilai rataan WTP (EWTP) mie instan kuah, sebesar Rp 2.400,00, mie instan goreng sebesar Rp 2.500,00, mie instan cup sebesar Rp 3.300,00, mie instan sachet sebesar Rp 1.400,00. Berdasarkan hasil penelitian terbukti bahwa secara parsial kepedulian tidak berpengaruh terhadap analisis Willingnes to pay. Sedangkan, keyakinan berpengaruh terhadap analisis Willingnes to pay. Penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa kepedulian dan keyakinan secara simultan berpengaruh terhadap analisis Willingnes to pay terhadap mie instan besertifikat halal.Sertifikasi halal LP POM MUI dibentuk untuk melindungi konsumen khususnya umat muslim Indonesia. Sertifikasi ini merupakan fatwa tertulis dari Majelis Ulama Indonesia (melalui LP POM MUI) yang berlandaskan syariat Islam.Salah satu produk yang dapat disertifikasi LP POM MUI adalah mie instan besertifikat halal.Tujuan diadakannya penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik konsumen mie instan besertifikat halal, menganalisis variable kepedulian dan keyakinan yang mempengaruhi, dan menghitung besarnya willingness to pay responden responden terhadap pembayaran tambahan sertifikasi halal pada produk mie instan besertifikat halal. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi, dan contingent valuation method. berdasarkan hasil yang diperoleh, faktor-faktor yang mempengaruhi WTP responden aadalah kepedulian dan keyakinan responden untuk mengkonsumsi mie instan besertifikat halal. nilai rataan WTP (EWTP) mie instan kuah, sebesar Rp 2.400,00, mie instan goreng sebesar Rp 2.500,00, mie instan cup sebesar Rp 3.300,00, mie instan sachet sebesar Rp 1.400,00. Berdasarkan hasil penelitian terbukti bahwa secara parsial kepedulian tidak berpengaruh terhadap analisis Willingnes to pay. Sedangkan, keyakinan berpengaruh terhadap analisis Willingnes to pay. Penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa kepedulian dan keyakinan secara simultan berpengaruh terhadap analisis Willingnes to pay terhadap mie instan besertifikat halal.
Manajemen Pengembangan Sukuk Wakaf Berdasarkan Akad Syar’i Sebagai Instrumen Keuangan Islam Di Bank Syariah Mandiri Cabang Jember Muhammad Syafi’i; Dhofir Catur Bashori
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol 2, No 2 (2020): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.613 KB) | DOI: 10.32528/at.v2i2.5609

Abstract

Wakaf adalah salah satu instrument keuangan sosial yang pada era modernisasi sekarang sudah mulai diperhatikan kembali dengan design produk-produk terbaru. Perkembangan wakaf di Indonesia awalnya tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan, hal ini dikarenakan adanya beberapa masalah, seperti: adanya stagnasi pemikiran umat islam di Indonesia yang mengartikan wakaf hanya bisa berupa tanah atau bangunan, kurangnya dukungan regulasi serta perhatian dari pemerintah. Pemerintah mulai menyadari akan potensi keuangan sosial dari umat islam, maka dari itu pemerintah mulai serius memperhatikan wakaf dengan melakukan beberapa langkah, seperti membentuk regulasi baru, membentuk Lembaga pengelola wakaf, memperkuat potensi para nadzir serta menggandeng stake holders (Lembaga keuangan, perusahaan, UMKM serta Lembaga lainnya) untuk turut serta membantu mengembangkan potensi wakaf ditanah air. Disamping itu pemerintah juga memfasilitasi wakaf dengan regulasi baru seperti UU. No. 41 tahun 2004 tentang wakaf, PP. No 42 tahun 2006 tentang pelaksanaan teknis wakaf serta diperkuat dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dikeluarkan pada tanggal 11 Mei 2002 tentang wakaf tunai. Dengan adanya regulasi tersebut menjadi pijakan hukum dalam mengembangkan serta memodifikasi wakaf agar lebih mudah diaplikasikan oleh kalangan umat islam di Indonesia. Bentuk modifikasi terbaru tentang wakaf salah satunya dengan produk Suku Wakaf yang sekarang juga dikembangkan oleh Lembaga perbankan Syariah, yaitu Bank Mandiri Syariah Cabang Jember. Penelitian ini masuk dalam penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data observasi, interview dan documenter. Data yang dikumpulkan dianalisa dengan metode deskriptif, dan keabsahan datanya menggunakan Teknik ketekunan atau keajegan pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian yang kami lakukan dapat disimpulkan: 1) produk wakaf yang diaplikasikan oleh bank Syariah mandiri adalah sukuk wakaf. 2) strategi pemasaran yang dilakukan dalam mengembangkan sukuk wakaf adalah: Melakukan sosialisasi internal mengenai CWLS Retail 00, Membuat webinar dengan nasabah existing, satuan kerja BO2, BUMN, Dokter, Rumah sakit dan Priority, Pemasaran melalui marketing funding dan landing, Pemasaran melalui seluruh pegawai dan staff Bank Syariah Mandiri Area Jember. 3) akad yang diaplikasikan dalam produk sukuk wakaf adalah akad ijarah, yang sewaktu-waktu dana dari si wakif akan dikembalikan berikut beserta ujroh yang disepakati antara kedua belah pihak
PANIC BUYING DI MASA PANDEMI DAN RELEVANSINYA DENGAN IKHTIKAR DALAM PADANGAN ISLAM Siti Khayisatuz Zahra
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol 1, No 2 (2019): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.833 KB) | DOI: 10.32528/at.v1i2.3471

Abstract

Selain berdampak pada kesehatan, ternyata Pandemi Corona juga berdampak pada perubahan perilaku masyarakat secara keseluruhan. Baik dari sisi Pendidikan, Sosial maupun Ekonomi. Panic buying adalah salah satu respon masyarakat dalam menghadapi Pandemi. Tujuan menjaga diri menjadi alasan utama masyarakat melakukan perilaku Panic Buying. Dengan tindakan tersebut, maka secara langsung dapat berpengaruh pada ketidaksetabilan harga dan komoditas di sektor pasar yang diakibatkan karena pembelian secara berlebihan. Maka Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindakan Panic Buying dan relevansinya dengan Ikhtikar dalam pandangan Islam. Adapun metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah Studi Pustaka yang bersumber dari sumber dan teori yang relevan dan dikaji secara mendalam. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa tindakan Panic Buying dimasa Pandemi tidak dapat diperkenankan dengan berbagai alasan apapun. Karena perilaku tersebut mewujudkan sikap serakah dan mementingkan diri sendiri. Bahkan dalam Islam sudah dijelaskan, bahwa tindakan Panic Buying dapat digolongkan pada perbuatan Ikhtikar yang termasuk salah satu transaksi yang dilarang dalam Islam. Untuk menghindari perilaku tersebut, hendaknya diperlukan konsolidasi dan kerjasama dari beberapa pihak terkait guna mengendalikan peredaran barang di pasaran. Selebihnya, masyarakat juga dituntut untuk berperilaku bijak dan membeli sesuai dengan perencaanan serta dihimbau untuk meningkatkan kesadaran berempati terhadap orang-orang yang lebih membutuhkan untuk menciptakan suasana yang aman di tengah pandemi.
MANAJEMEN PENDISTRIBUSIAN ZAKAT PRODUKTIF BERDASARKAN AKAD SYAR’I DALAM MENGEMBANGKAN UMKM DI BAZNAS KABUPATEN JEMBER 2018-2019 Muhammad Syafi’i
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol 1, No 1 (2019): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.145 KB) | DOI: 10.32528/at.v1i1.2485

Abstract

Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar, sehingga zakat bisa menjadi pilar pendanaan ekonomi Negara dan sarana untuk mengentaskan kemiskinan. Dalam hal ini, pemerintah mengatur pendayagunaan zakat dengan Undang-undang tentang Pengelolaan Zakat yaitu UU No. 23 Tahun 2011 mengatur tentang Peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta pendistribusian dana zakat produktif. Sedangkan teknik pengelolaan dana zakat produktif secara khusus disebutkan dalam Peraturan Kementerian Agama RI No. 52 Tahun 2014.  Dengan demikian, semua sistem operasional lembaga Amil Zakat harus merujuk pada peraturan tersebut. Salah satu Lembaga atau badan yang mengelola zakat adalah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Lembaga BAZNAS khususnya cabang Jember memiliki banyak program dalam pendistribusian dananya, baik dalam sektor sosial, pendidikan, dan juga dalam sektor ekonomi khususnya sektor zakat produktif yang berpengaruh positif terhadap kehidupan para mustahik sehingga banyak para mustahik yang kemudian menjadi muzakki. Berkaitan dengan BAZNAS kabupaten Jember ini, peneliti ingin 1) Mendeskripsikan bentuk manajemen pengelolaan serta pendistribusian dana zakat produktif di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Jember. 2) Mendiskripsikan akad syar’i yang digunakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Jember dalam mendistribusikan dana zakat produktifnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi, Interview dan Dokumenter. Data yang didapat, dianalisa menggunakan metode Deskriptif. Keabsahan data menggunakan teknik ketekunan atau keajegan pengamatan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan, 1) dalam metode pengumpulan dana zakat Lembaga BAZNAS Jember menggunakan media social baik di facebook, youtobe, web. dan media-media yang lain. Disamping itu juga berperan aktif dalam mensosialisasikan zakat terhadap beberapa instansi, selalu aktif untuk bertemu dengan para pengusaha dengan tujuan bisa bekerjasama dalam mengoptimalkan dana zakat. Dan yang terakhir dengan membentuk Unit Pengumpul Zakat yang dibantu oleh para relawan-relawan diluar struktur kepengurusan BAZNAS Kabupaten Jember. Dalam hal pengelolaan BAZNAS Kabupaten Jember mempunyai program: bidang ekonomi (Jember Makmur), bidang Pendidikan, bantuan dalam bidang kesehatan, pengembangan bidang dakwah dan advokasi dan terkahir dalam bidang kemanusiaan. 2) dalam hal pendistribusian dana zakat dalam sektor ekonomi, pihak BAZNAS Kabupaten Jember tidak menggunakan akad syar’i yang berbasis profit apapun, akad yang digunakan adalah akad an taaradhin (saling kepercayaan antara dua belah pihak). BAZNAS Kabupaten Jember beralasan karena dana zakat produktif tersebut masih difokuskan kepada usaha kecil yang agak berat untuk dikembalikan dalam pengelolaan dananya, disamping itu BAZNAS Kabupaten Jember beralasan karena dana tersebut sudah menjadi hak dari si mustahiq yang tidak perlu dituntut pengembaliannya.
Minat Nasabah Bank Konvensional Menggunakan Produk Dan Layanan Bank Syariah Studi Pada Masyarakat Desa Air Payang Kecamatan Pulau Laut Rofiul Wahyudi; Niken Sri Rahayu
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol 3, No 1 (2021): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8677.831 KB) | DOI: 10.32528/at.v3i1.5948

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis dan mengetahui tingkat minat masyarakat nasabah bank konvensional yang ada di Desa Air Payang Kecamatan Pulau Laut untuk menggunakan Bank Syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Air Payang Kecamatan Pulau Laut. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden. Dalam membuktikan dan menganalisis hal tersebut, maka digunakan uji validitas dan reliabilitas serta menggunakan tenik analisis data deskriptif produk moment. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa minat masyarakat Desa Air Payang untuk menggunakan bank syariah sebanyak 13,36% hal ini berarti masyarakat berminat menggunakan produk dan layanan di bank syariah. selanjutnya, diikuti oleh faktor agama sebanyak 30,67 %, faktor pendidikan 8,37 %, faktor pribadi 29,90%, faktor promosi 21,67%, faktor lokasi 12,94%. Faktor Agama menjadi faktor yang paling dominan bagi masyarakat untuk berminat menjadi nasabah di bank syariah, kemudian diikuti dengan faktor pribadi, faktor promosi, faktor lokasi, serta faktor Pendidikan. Saran untuk penelitian berikutnya adalah menambahkan jumlah sampel yang lebih besar agar mendapatkan gambaran lebih luas dan mewakili.
Optimalisasi Penerapan Akad-Akad dalam Produk Digital Perbankan Syariah Dimas Herliandis Shadiqin; Salahuddin Rijal Arifin
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol 3, No 2 (2021): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/at.v3i2.6356

Abstract

Pertumbuhan teknologi dan informasi menuntut Perbankanuntuk meningkatkan model pelayanan secara digital. Berbagai model aplikasi digital sudah dapat diakses oleh masyarakat dalam berbagai transaksi perbankan. Aplikasi yang digunakan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat secara cepat dan tepat. Dalam penerapan produk digital Perbankan syariah yang aman dan sesuai dengan ketentuan syariah. Maka pihak Perbankan syariah berupaya mendesain model aplikasi yang sesuai dengan penerapan akad-akad syariah. Selain itu upaya meningkatkan penggunaan digitalisasi Perbankan Syariah dapat diwujudkan dengan melakukan beberapa hal diantaranya:(1) melakukan sosialisasi kepda masyarakat teriakit produk digital Perbankan Syariah,(2) menyebarluaskan di berbagai media sosial terkait penggunaan produk digital Perbankan Syariah, (3) memberikan regulator baru bagi nasabah dalam menggunakan berbagai model produk digital Perbankan Syariah.
Exchange Trade Fund (ETF) Syariah: Alternatif Investasi Syariah Yang Halal dan Menjanjikan Miftahul Hasanah; Abd. Rohman Fahruddin; Badrut Tamami
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol 3, No 2 (2021): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/at.v3i2.6764

Abstract

Perkembangan pasar modal Syariah kian pesat seiring dengan makin beragamnya berbagai alternatif instrument investasi yang dapat dipilih oleh investor dengan mudah sesuai dengan tujuan investasinya. Salah satu instrument investasi Syariah yang kini makin diminati yaitu Exchange Trade Fund (ETF) yang mulai dikenal secara luas pada tahun 2013. ETF merupakan kolaborasi dari saham dan reksadana yang bisa diperdagangkan pada pasar modal. Instrument ini juga memiliki banyak keuntungan bagi investor, diantaranya aksesnya mudah dan fleksibel, terjangkau, serta real time. Sebagai negara dengan sebagian besar penduduk Muslim, Indonesia menjadi pasar potensial dalam pengembangan pasar modal Syariah. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta mendiskusikan peluang dan tantangan ETF Syariah di Indonesia yang dapat dijadikan alternatif instrument investasi yang halal dan menjanjikan berdasarkan sumber data dari berbagai literatur yang relevan.