cover
Contact Name
Dewi Amalia
Contact Email
dewi.amalia@polban.ac.id
Phone
+6281807906204
Journal Mail Official
difusi@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Difusi
ISSN : 26152363     EISSN : 27744981     DOI : https://doi.org/10.35313/difusi.v3i2
Jurnal Difusi (E-ISSN : 2774-4981, P-ISSN : 2615-2363) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel hasil Pengabdian Masyarakat setahun dua kali (Januari dan Juli). Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Jurnal ini terbit perdana pada Januari 2018 dengan fokus pengabdian masyarakat dan ruang lingkup Collaborative Governance, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Partisipatif, Ekonomi Kreatif, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pembangunan Inklusif, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, dan Literasi Informasi Digital. Setiap artikel yang dikirimkan ke Jurnal Difusi akan melewati proses penilaian dengan menggunakan sistem double-blind review yaitu penulis tidak mengetahui reviewer dan reviewer tidak mengetahui penulisnya. Jurnal ini sudah memiliki nomor DOI dengan prefix : 10.35313
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 111 Documents
PENGEMBANGAN JASA KONSULTASI KEUANGAN DAN AKUNTANSI DI JURUSAN AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI BANDUNG Dr. Iwan Setiawan, SE.,Me Iwan
Jurnal Difusi Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v4i2.2213

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah sektor usaha yang memiliki potensi besar untuk mendukung perkembangan perekonomian di Indonesia. UMKM memiliki kendala pengembangkan diri terkait kondisi kualitas SDM dan akses pendanaan yang bisa diperoleh. Tujuan makalah ini adalah untuk mengakaji permasalahan, kendala internal dan solusi pengembangan UMKM khususnya di wilayah Bandung Raya. Hasil kajian mengungkapkan bahwa UMKM menghadapi kendala terkait dengan upaya pengembangan dan akses dana dana yang dapat diperoleh. UMKM membutuhkan bantuan untuk mengatasi kendala kualitas SDM dan akses pendanaan. Dibutuhkan jasa konsultasi yang membantu pengelolaan laporan keuangan dan akuntansi. Dari hasil kajian disimpulkan bahwa dibutuhkan unit jasa konsultasi keuangan dan akuntansi. Melalui Unit Jasa Konsultasi Keuangan dan Akuntasi (UJKKA) Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung berpotensi untuk membantu permasalahan UMKM. UJKKA membantu pencatatan keuangan dan menghasilkan laporan keuangan bagi UMKM yang dapat diterima oleh pemberi pembiayaan serta perpajakan. Fokus konsultasi UJKKA adalah pembukuan perusahaan, laporan keuangan, perpajakan serta perencanaan dan anggaran perusahaan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN, PENCATATAN AKUNTANSI, DAN PENGELOLAAN KEUANGAN PADA UMKM (USAHA MIKRO KECIL MENENGAH) KULINER DI KOTA BANDUNG Etti Ernita Sembiring
Jurnal Difusi Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v4i2.2254

Abstract

Abstrak Jumlah UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Indonesia sangat besar. Demikian juga di Provinsi Jawa Barat dan di Kota Bandung. Walaupun secara individual usaha ini memiliki modal dan skala usaha yang kelihatannya tidak signifikan dibandingkan usaha besar, namun jumlahnya yang sangat banyak menyebabkan kontribusinya menjadi signifikan terhadap perekonomian negara. Namun masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh UMKM tersebut. Masalah umum yang dihadapi oleh pelaku UMKM kuliner Kota Bandung yang terhimpun dalam Koperasi WJS (Wirausaha Baru Jawa Barat Sejahtera) adalah masalah yang terkait dengan modal, baik dalam hal aksesnya maupun dalam hal pengelolaannya. Ini menyebabkan UMKM sulit untuk berkembang dan naik kelas. Oleh sebab itu tim PKM Polban berinisiatif untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Metoda yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan bagi peserta PKM untuk menyusun laporan keuangan yang bankable. Dari kegiatan PKM, peserta memperoleh pemahaman mengenai penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP, dasar pembiayaan oleh pihak bank, serta pengelolaan keuangan yang efektif. Kata kunci: Laporan keuangan,pencatatan akuntansi, pengelolaan keuangan
IMPLEMENTASI ENERGI TERBARUKAN (EBT) BAGI SISWA/SANTRI PONPES SURYALAYA siti saodah
Jurnal Difusi Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v4i2.2279

Abstract

Pondok Pesantren (Ponpes) adalah suatu lembaga yang menghasilkan insan-insan yang dapat berkontribusi terhadap bangsa, negara dan agama.. Berkaitan dengan bidang keenergian, Ponpres dapat dijadikan basis mengubah pola fikir penggunaan energi fosil ke Energi Baru Terbarukan (EBT) sekaligus tempat pengembangan EBT. Para santri memiliki posisi sangat strategis di mata masyarakat, karena pemahaman agama mereka sangat menunjang dan kata-kata mereka diikuti oleh warga. Oleh karena itu, mereka dapat dijadikan agen perubahan (agent of change) yang berpotensi merevolusi kondisi penggunaan EBT. Tantangan ini juga harus dijawab Ponpes Suryalaya. Media pembelajaran terkait energi baru terbarukan belum tersedia di Ponpes Suryalaya sehingga menjadi satu permasalahan tersendiri bagi pondok tersebut. Untuk menjembatani hal ini, dapat didukung dengan memberikan pengenalan wawasan, peningkatan skill dan penumbuhan pengetahuan serta pemahaman yang sesuai terkait dengan energi baru terbarukan (renewable energy). Kegiatan pengenalan dan pemahaman mengenai renewable energy ini bukan saja akan meningkatkan skill dan pengetahuan, tetapi juga sekaligus menjadi aktivitas strategis untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap pemanfaatan sumber energi baru terbarukan. Melalui program pengabdian pada masyarakat (P2M) yang diselenggarakan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik Negeri Bandung, tim P2M gabungan Jurusan Teknik Konversi Energi mengusulkan kegiatan pengenalan, sosialisasi dan implementasi renewable energy, dikhususkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kegiatan yang diusulkan ditujukan untuk meningkatkan skill, membuka wawasan yang diharapkan akan menjadi bekal dan dimanfaatkan untuk meningkatkan potensi diri lulusan. Manfaat lain kegiatan adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian pada energi terbarukan serta men-trigger kreativitas untuk pemanfaatannya dalam aplikasi kehidupan sehari-hari Melalui metode sosialisasi secara teori di kelas dan praktek langsung pemberdayaan siswa SMK untuk memahami pengetahuan tentang teknologi surya dan teknik instalasi system PLTS berhasil di pahami. Hasil kegiatan sosialisasi menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman pada para siswa rata-rata sebesar 20%.
PENGEMBANGAN MODUL KONTROL MOTOR AC BERBASIS PLLC UNTUK PEMBELAJARAN BIDANG KEAHLIAN PADA SMK NEGERI 1 CIPATAT KABUPATEN BANDUNG BARAT EDI RAKHMAN
Jurnal Difusi Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v4i2.2284

Abstract

SMK Negeri 1 Cipatat Bandung Barat adalah SMK negeri yang telah berdiri sejak tahun 2013. SMK Negeri 1 Cipatat mempunyai empat program keahlian yaitu Administrasi, Teknik Otomasi, Teknik Komputer dan Informatika, dan Teknik Ketenagalistrikan. Pada program keahlian Teknik Ketenagalistrikan terdapat mata pelajaran Instalasi Motor Listrik. Persoalan yang muncul sebagai sebuah kebutuhan urgen adalah belum memadainya modul praktikum untuk mata pelajaran tersebut, yakni modul pengendali motor AC 1 dan 3 fasa yang dapat dikendalikan secara lokal maupun jarak jauh. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh mitra tersebut maka perlu diberikan solusi yang dapat mengatasi permasalahan yang mereka hadapi: (1). Modul yang dibuat harus dapat dikendalikan secara lokal maupun jarak jauh;(2) Metode yang digunakan pada saat pelaksanaan praktikum adalah metode problem based learning (PBL). Untuk mengimplementasikan persoalan di atas diperlukan kontroller yang mampu dikendalikan secara jarak jauh dan termasuk kategori komponen tingkat industri, maka dipilih PLC dengan fitur yang mendukung sistem SCADA. Untuk memperkenalkan SCADA kepada para siswa, maka diajarkan cara membuat HMI sederhana menggunakan software SCADA umum. Luaran hasil kegiatan ini adalah rancangan dan implementasi modul kontrol motor AC 1 dan 3 fasa berbasis SCADA dan HMI untuk praktikum Instalasi Motor Listrik, panduan praktikum motor AC 1 dan 3 fasa dan panduan praktikum pembuatan HMI berbasis Problem Based Learning (PBL). Hasil pretest dan post test menunjukkan bahwa modul dan panduan praktikum yang dirancang dapat meningkatkan pengetahuan pengendalian motor AC 1 dan 3 fasa sebesar 36%.
PEMBUATAN GREEN HOUSE TERINTEGRASI DENGAN SISTEM IOT MENUJU ORGANIC FIELD SCIENCE CENTRE PADA KELOMPOK TANI Denih, Asep
Jurnal Difusi Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i2.4378

Abstract

Desa Neglasari merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Desa Neglasari memiliki potensi komoditas yang beragam diantaranya pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya. Di bidang pertanian, petani membutuhkan dukungan dalam penggunaan teknologi. Perkembangan teknologi digital modern menuntut masyarakat untuk lebih cenderung mengikuti proses pembangunan, beradaptasi dengan perkembangan, dan menjadi masyarakat yang kreatif, inovatif dan mandiri yang dapat memanfaatkan teknologi dan sumber daya lokal untuk menghasilkan produk yang berdaya saing. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi dan memberdayakan masyarakat untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan inovasi dalam pemanfaatan sumber daya alam yang dipadukan dengan Internet of Things (IoT) dan mendorong pembangunan ekonomi. Network Development Life Cycle (NDLC) adalah pendekatan yang mengandalkan proses pra-pengembangan seperti perencanaan strategis bisnis, siklus hidup pengembangan aplikasi, analisis distribusi data, dan lain - lain. Pendekatan top-down dapat dilakukan jika implementasi teknologi jaringan diterapkan secara efektif, akan memberikan sistem informasi yang memenuhi tujuan bisnis strategis. kegiatan ini menghasilkan sistem penyiraman otomatis yang dirancang untuk memudahkan petani dan pengusaha di bidang pertanian dalam mengontrol dan merawat tanaman, serta menyediakan air sesuai kebutuhan tanaman rumah kaca.
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI ORGANISASI IGTK-DEPOK DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DAN KOMPETENSI ADMINISTRASI, GURU DAN KEPALA SEKOLAH Mariam, Iis; Wartiningsih, Endah; Purwinarti, Titik; Putro, Zaenal Abidin Eko
Jurnal Difusi Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v6i1.4553

Abstract

The collaboration of professional organizations is now important in assisting the development of school organizations including the staff and school leaders so that the organization grows and is empowered. Currently, organizational change is becoming dynamic, requiring members and organizational leaders to be more creative and innovative so that the organization grows into a learning organization. Kindergarten education is one form of early childhood education (PAUD) which has an important role in developing a child's personality and as a foundation in entering the next level of education. In an effort to improve the quality of Kindergarten educational organizations, one part of the Pentahelix concept, namely the involvement of associations, plays an important role. The problems in this study are: (a) what is the role of the Depok-West Java Kindergarten Teacher Association (IGTK) in improving the competence of administrative staff, teachers and principals as a form of implementing the pentahelix concept?, (b) How is organizational communication from IGTK Depok in improving the quality of administrative services for administrative staff, teachers and school principals to students, parents and the community. This research is a follow-up to community service activities that have been carried out for teachers and kindergarten principals in Sawangan sub-district, Depok who are members of IGTK-Depok. The analytical method used in this community service training activity is descriptive qualitative. Data collection techniques were carried out through observation, interviews with school principals, head of IGTK Depok, and questionnaires distributed via google form to 23 people (teachers and kindergarten principals). The results of the training show that the role and function of IGTK is important. Answered strongly agree (73%) and IGTK has played a role in increasing the competence of administrative staff, teachers and principals answered strongly agree (67%), IGTK has had an impact on improving the service quality of kindergarten school organizations in students, parents and the community have answered strongly agree (70%), administrative staff, teachers and school principals are able to handle complaints from students/parents/community answered agree (73%). The Pentahelix concept also has an impact on the collaboration that is built not only between administrative staff, teachers and school principals but also with the government, the community (parents of students), and the media. with formal language followed by maintained voice intonation answered agree (60%), administrative staff, teachers and principals are friendly and polite in providing services to parents/community students answered agree (60%), administrative staff, teachers and principals providing solutions to students/parents regarding problems in the learning process answered strongly agree (53%), the services provided by administrative staff, teachers and principals have a positive impact on the school/organization (strongly agree (67%).
PENINGKATAN PEMASARAN DIGITAL PADA UKM SERBA SINGKONG CIREUNDEU Fatya Alty Amalia; Lina Setiawati; Arie Indra Gunawan; Widi Senalasari; Nugroho Hardiyanto; Adila Sosianika; Nono Wibisono; Dwi Suhartanto
Jurnal Difusi Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v4i1.2230

Abstract

UKM Serba Singkong Cirendeu (UKM SSC) yang terletak di Kampung Adat Cirendeu (KAC) secara aktif memproduksi dan menjual produk olahan singkong kepada para wisatawan yang berkunjung ke KAC. Saat ini, UKM SSC masih sangat mengandalkan penjualan offline dan promosi word of mouth untuk memasarkan produknya. Namun, cara ini dianggap kurang sesuai dengan tipe konsumen yang sekarang lebih banyak hadir di dunia “online”. Terlebih lagi, di masa pandemic COVID-19 penjualan UKM SSC menurun drastis akibat tidak adanya lagi wisatawan yang berkunjung ke KAC. Maka, untuk mengatasi permasalahan penjualan yang belum optimal ini, tim PKM menggagas suatu solusi berupa peningkatan adopsi UKM SSC dalam pemasaran digital. Gagasan ini dilakukan ke dalam lima tahap kegiatan, yaitu (1) Analisis program pemasaran UKM SSC saat ini, (2) Pemilihan media pemasaran digital yang tepat, (3) Penyiapan materi pelatihan pemasaran digital, (4) Pelatihan pemasaran digital, (5) Evaluasi. Tim PKM memilih platform Instagram sebagai media pemasaran digital yang tepat untuk memasarkan produk singkon UKM SSC dengan nama akun @serba_singkong_cireundeu. Selain itu, UKM SSC juga diberikan pelatihan mengenai pengelolaan Instagram. Dari pelatihan tersebut, kelima peserta pelatihan menilai bahwa penyampaian materi telah dilakukan dengan jelas oleh tim PKM dan materi yang disampaikan juga bermanfaat bagi pengembangan bisnis mereka.
PEMBERDAYAAN PENGURUS MASJID MELALUI PEMBUATAN APLIKASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN MASJID DI DESA RANCAMULYA Suhendar, Waway Qodratulloh; Hodijah, Ade; Junaedi, NS; Suhartini, Ida; Arsyad, Zulkifli; Juniwati, Endang Hatma; Habinuddin, Endang
Jurnal Difusi Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v6i1.2250

Abstract

Mitra yang terlibat dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah qoyyim (pengurus) masjid Riyyadhushsholihien yang berlokasi di Kampung Leuwidulang RT 03/01 Desa Rancamulya Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung, dan berjarak sekitar 20 KM dari Polban. Permasalahan prioritas yang dihadapi Mitra meliputi: 1) Permasalahan Pengelolaan kegiatan masjid berbasis ICT, 2) Permasalahan terkait dengan pengelolaan informasi kegiatan masjid, dan 3) Tools yang digunakan untuk pembuatan Sistem Informasi harus berbayar. Metode yang dilaksanakan dalam PKM ini adalah: 1) Pembuatan Sistem Informasi Masjid yang mampu dikelola oleh mitra, 2) Pelatihan manajemen informasi kegiatan masjid, dan 3) Pelatihan mengoperasikan aplikasi SIM masjid yang dirancang oleh tim pelaksana PKM. Hasil dari PKM ini adalah pembuatan aplikasi android QayyimMasjid yang memunculkan fitur profil masjid, kegiatan masjid, laporan keuangan, dan waktu shalat. Selain aplikasi android, program PKM tahun 2020 ini menyusun pula versi website, sehingga kegiatan masjid di lokasi mitra dapat diakses melalui aplikasi android, ataupun melalui website. Aplikasi QayyimMasjid ini digunakan untuk membantu pengurus masjid dalam mengelola kegiatan masjid beserta pencatatan pengeluaran biaya kegiatan masjid dan memberikan kemudahan untuk membuat pengumuman baik terkait kegiatan masjid tersebut juga pengumuman lainnya, seperti penemuan barang, informasi mesjid terdekat beserta jadwal shalat 5 waktu.
Peningkatan Kemandirian Komunitas Lokal Pengerajin dan UMKM di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang Melalui Pengembangan Lembaga Keuangan Koperasi Moh Farid Najib
Jurnal Difusi Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v4i1.2257

Abstract

Potensi yang dimiliki oleh komunitas harus digali dan dijadikan dasar dalam pemberdayaan masyarkat. Salah satu upaya dalam pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui meningkatan kemandirian komunitas lokal. Dari hasil indepth interview terhadap 10 pengerajin dan UMKM di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinagor, Kabupaten Sumedang menunjukkan adanya permasalahan. Diantaranya; keuangan, pemasaran, perizinan, sumber daya manusia, dan produksi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membantu meningkatkan kemandirian komunitas lokal melalui pembentukan lembaga pendanaan dan pengembangan teknologi tepat guna yang mampu meningkatkan produktivitas. Desain metode pelaksanaan solusi permasalahan berupa bantuan pendirian Koperasi Syariah dan Pengembangan Model Pengukuran Kualitas Layanan Koperasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa dokumen kelengkapan pendirian koperasi Syariah yang terdiri dari anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan business plan. Disamping itu, model pengukuran kualitas layanan koperasi Syariah dikembangkan guna menjamin kualitas layanan untuk meningkatkan daya saing.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI (TI) UNTUK MASYARAKAT PEDESAAN Sundari, Santi; Rahmani, Ani; Min, Joe Lian; Arsyad, Zulkifli; Jumiyani, Rahil
Jurnal Difusi Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v6i1.2320

Abstract

Posyandu merupakan salah satu upaya pemberdayaan kesehatan masyarakat, khususnya di pedesaan, yang dilaksanakan oleh kader yang telah memenuhi persyaratan. Saat ini, terdapat ribuan posyandu di seluruh Indonesia. Menurut catatan Kementerian Kesehatan, tidak lebih dari 50% yang masih aktif. Di samping menangani perkembangan kesehatan bayi, pada kenyataannya posyandu diharapkan dapat menopang aspek lain yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat secara umum, termasuk pendataan dan peta demografi kesehatan di wilayah terkecil. Salah satu kendala yang dihadapi oleh posyandu desa Sariwangi adalah sulitnya memperoleh data terbaru dan kelengkapannya disebabkan oleh pencatatan data yang masih manual (paper base) dan rawan ketidak sesuaian pencatatan (inkonsistensi). Saat ini, petugas kesulitan mengetahui peta data kesehatan masyarakat di desa Sariwangi, sehingga mempersulit pengawasan. Pemanfaatan TI pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan membantu memfasilitasi upaya pendataan data masyarakat desa Sariwangi melalui pengembangan aplikasi pengolahan data posyandu. Produk aplikasi ini diharapkan dapat membantu secara signifikan proses pencatatan dan rekapitulasi data posyandu, serta dapat memberikan informasi terkait secara lengkap dan cepat. Sehingga, pada akhirnya perangkat desa dapat melakukan pelayanan kesehatan melalui posyandu dengan lebih optimal. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah sebuah aplikasi untuk pengolahan data posyandu beserta petunjuk penggunaan aplikasinya, serta upaya pelatihan penggunaan aplikasi tersebut bagi perangkat desa Sariwangi, khususnya para kader posyandu. Keywords: posyandu, aplikasi pengolahan data

Page 8 of 12 | Total Record : 111