cover
Contact Name
Dewi Amalia
Contact Email
dewi.amalia@polban.ac.id
Phone
+6281807906204
Journal Mail Official
difusi@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Difusi
ISSN : 26152363     EISSN : 27744981     DOI : https://doi.org/10.35313/difusi.v3i2
Jurnal Difusi (E-ISSN : 2774-4981, P-ISSN : 2615-2363) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel hasil Pengabdian Masyarakat setahun dua kali (Januari dan Juli). Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Jurnal ini terbit perdana pada Januari 2018 dengan fokus pengabdian masyarakat dan ruang lingkup Collaborative Governance, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Partisipatif, Ekonomi Kreatif, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pembangunan Inklusif, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, dan Literasi Informasi Digital. Setiap artikel yang dikirimkan ke Jurnal Difusi akan melewati proses penilaian dengan menggunakan sistem double-blind review yaitu penulis tidak mengetahui reviewer dan reviewer tidak mengetahui penulisnya. Jurnal ini sudah memiliki nomor DOI dengan prefix : 10.35313
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 111 Documents
ANALISIS SWOT IbKIK POLBAN DIGITAL PRINTING Irwan Setiawan; Fitri Diani; Radia Purba
Jurnal Difusi Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i1.2308

Abstract

Program Iptek bagi Kreativitas dan Inovasi Kampus Polban Digital Printing merupakan suatu unit usaha yang bergerak dalam bidang custom merchandise on demand printing. Unit usaha ini didirikan sebagai bentuk aktualisasi diri penulis dalam kegiatan PkM khususnya bidang wirausaha. Polban Digital Printing (PDP) menggunakan pendekatan analisis SWOT dalam pembuatan rencana strategis usahanya. Analisis SWOT merupakan metode yang digunakan untuk menganalisis posisi organisasi berdasarkan empat faktor, Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats. Metode analisis SWOT yang dilakukan terbagi kedalam lima tahapan, yaitu: melakukan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk yang diinginkan, identifikasi kekuatan dan kelemahan competitor, identifikasi kekuatan dan kelemahan PDP , identifikasi peluang dan ancaman bagi PDP, dan membuat matrik analisis SWOT. Analisis SWOT PDP telah selesai dilakukan dan dijadikan dasar pembuatan rencana strategis PDP untuk rentang waktu program yang diusulkan .
PENINGKATAN KEMAMPUAN DIGITAL MARKETING DAN KEPATUHAN PAJAK BAGI UMKM KULINER KOTA BANDUNG DI ERA PANDEMI COVID-19 Dian Imanina Burhany; Sulistia Suwondo; Muhamad Umar Mai; Iyeh Supriatna; Neneng Dahtiah; Arry Irawan; Etti Ernita Sembiring; Arif Afriady
Jurnal Difusi Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i1.3308

Abstract

Dampak ekonomi pandemi Covid-19 terhadap UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) masih berlangsung hingga tahun 2021 ini. Banyak UMKM yang merugi hingga gulung tikar karena menurun drastisnya penjualan akibat dibatasinya pergerakan masyarakat di luar rumah. Setelah pandemi berlangsung selama satu tahun, sudah seharusnya tahun 2021 ini menjadi tonggak untuk bangkitnya kembali UMKM. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan perluasan pemasaran melalui digital marketing. Digital marketing merupakan upaya penting yang dapat dilakukan untuk membantu pemasaran produk UMKM mengingat kondisi pandemi telah memaksa masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas secara online. Pelaku UMKM juga menghadapi masalah pajak. Tingkat kepatuhan pajak pelaku UMKM masih relatif rendah yang terlihat dari rendahnya jumlah pajak yang dibayarkan dan SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan) yang dilaporkan. Masalah digital marketing dan kepatuhan pajak ini juga dialami oleh pelaku UMKM kuliner Kota Bandung yang tergabung dalam Koperasi WJS (Wirausaha Baru Jawa Barat Sejahtera). Oleh karena itu solusi yang diberikan adalah dengan melaksanakan program PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknik digital marketing dan perpajakan bagi anggota Koperasi WJS pelaku UMKM kuliner Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan secara online. Evaluasi akhir yang dilakukan setelah pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan dan kemampuan peserta mengenai digital marketing dan perpajakan telah meningkat dibandingan sebelum pelatihan.
SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI K3 DI SMKN 1 CIMAHI: STUDI KASUS PENGUJIAN TEGANGAN DAN REGANGAN DI LABORATORIUM BENGKEL Sri Wuryanti Ramelan
Jurnal Difusi Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i1.3332

Abstract

Program pengabdian pada masyarakat (P2M) yang diselenggarakan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik Negeri Bandung, dari TIM Jurusan Teknik Konversi Energi mengadakan kegiatan pelatihan kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cimahi. Tema pelatihan mengenai pengujian tegangan dan regangan di laboratorium bengkel dalam rangka mendukung sosialisasi dan implementasi K3. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan institusi pendidikan berfokus menyiapkan calon lulusan terampil yang siap terjun di lapangan kerja. Para lulusan tersebut dituntut memiliki kompetensi sesuai yang telah diajarkan pada masa pendidikan, mampu beradaptasi dengan baik di dunia kerja nantinya dan memiliki daya saing tinggi. Sebagian besar lulusannya akan bekerja di industri yang siap kerja di lingkungan yang menuntut keselamatan, sehingga wajib mengedukasikan dan mengimplementasikan K3 kepada peserta didiknya. Penumbuhan pengetahuan serta pemahaman yang sesuai terkait dengan K3 dapat didukung dengan memberikan pengenalan wawasan, peningkatan skill dan Kegiatan sosialisasi dan implementasi K3. Siswa-siswi SMKN I Cimahi diberi pelatihan cara kerja dalam lingkungan yang beresiko, dengan melihat dan mendapat pengarahan langsung melalui Webinar tentang pengujian tegangan-regangan logam alumunium dan baja di laboratorium bengkel dengan peraga yang mengenakan alat-alat APD. Hasil dari pelatihan ini diharapkan menjadi aktivitas strategis untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan laboratorium dan kelak jika suda bekerja di Industri sebagai karyawan.
Program Pengembangan Daerah Binaan Pengembangan SOP Destinasi Wisata Kabupaten Kuningan Moh Farid Najib; Arie Indra Gunawan; Fatya Alty Amalia; Rafiati Kania; Benny Barnas; Neneng Nuryati
Jurnal Difusi Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i1.3408

Abstract

Tujuan dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat melalui bantuan dalam proses pengembangan Standar Prosedur Operasional (SOP) Pengembangan Destinasi Wisata Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Identifikasi masalah mitra dilakukan dengan studi dokumen pengembangan destinasi wisata di wilayah studi. Rancangan solusi masalah dengan memperhatikan penyebab sehingga didapatkan tiga solusi permasalahannya, yaitu; pengembangan SOP bidang Pengembangan Destinasi Wisata; Pengembangan SOP Pemberdayaan Masyarakat yang diberikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Destinasi wisata, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan. Luaran yang dihasilkan dari program Pengabdian kepada Masyarakat ini meliputi; (1) Luaran wajib. Luaran wajib yang dihasilkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kabupaten Kuningan berupa Teknologi Tepat Guna, dalam bentuk rancangan/desain SOP Pengembangan Destinasi Wisata Kabupaten Kuningan; (2) Luaran tambahan berupa artikel yang dipublikasi pada jurnal pengabdian. Hasil yang dikembangkan berupa SOP-AP Bidang Pengembangan Destinasi Wisata sebanyak 21 SOP-AP, keberlanjutan program masih banyak lagi upaya peningkatan layanan di bidang pengembangan pariwisata di Kabupaten Kuninga.
OPTIMALISASI KUALITAS AKUSTIK DI MASJID BAITUL MANSHURIN CINUNUK-CILEUNYI DENGAN METODE PENGATURAN ULANG POSISI KETINGGIAN DAN ARAH SPEAKER Tata Supriyadi
Jurnal Difusi Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i1.3432

Abstract

Kualitas akustik yang baik menjadi salahsatu syarat untuk Masjid yang baik. Kualitas akustik bisa diukur dari tingkat kejelasan ucapan (Clarity), tingkat kecukupan kekerasan suara (Sound Pressure Level-SPL) dan tingkat gema yang tidak terlalu panjang yang bisa mengganggu suara aslinya. Kondisi akustik yang kurang bagus dialami oleh Masjid Baitul Manshurin YBIBM yang terletak di Kp. Cijambe, Ds. Cinunuk , Kec. Cileunyi Kab. Bandung. Kondisi kualitas akustik yang kurang baik berdasarkan hasil observasi di ruangan Masjid lantai 1 berupa pengukuran gema ketika speaker diberi suara impulse sekitar 3 detik. Gema yang terlalu panjang ini menngganggu suara aslinya sehingga tingkat kejelasan suaranya berkurang. Selain itu berdasarkan hasil pengukuran SPL di tiap area Masjid tidak merata. Ada area yang cukup keras, ada juga area yang kurang keras dan kurang jelas. Setelah dilakukan analisis masalah ditemukan permasalahannya terletak di posisi penempatan loudspeaker yang terlalu tinggi sampai mendekati ketinggian plafon masjid sehingga suara dari loudspeaker ada yang dipantulkan oleh plafon. Sedangkan tingkat SPL yang tidak merata akibat dari arah (direction) suara loudspeaker yang kurang pas pengaturannya yang mengakibatkan suara menumpuk disalahsatu area masjid, tapi kurang di area yang lain. Metode yang digunakan untuk memperbaiki kondisi akustik tersebut yaitu dengan mengatur ulang posisi ketinggian loudspeaker ke ketinggian yang lebih rendah supaya suara pantul oleh plafon akan berkurang. Untuk mendapatkan SPL yang merata yang dilakukan adalah mengatur ulang arah loudspeaker supaya diperoleh SPL yang merata. Hasil pengukuran SPL setelah dilakukan pengaturan posisi arah speaker dapat diperoleh nilai rata-rata di setiap area sebesar 75 dB. Untuk hasil tingkat kejelasan suara setelah dilakukan dengan metode persepsi subjektif diperoleh tingkat gema menurun dan kejelasan suara meningkat dengan nilai tingkat kepuasan jamaah sebesar 89%. Kata Kunci: optimalisasi, akustik, ketinggian louspeaker, gema, clarity, SPL, arah speaker, metode persepsi subjektif
ALAT MULTISENSOR PENDETEKSI KESEHATAN DAN KENYAMANAN BANGUNAN DALAM MEMPERSIAPKAN BANGUNAN SEKOLAH UNTUK PEMBELAJARAN TATAP MUKA Nonon Rofi Nurzakiah; Nabila Ayu Khairunnisa; Hilmi Dhiya Ulhaq; Widya Nurhikmah; Yunita Hasna Faridah; Moch. Yusup
Jurnal Difusi Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i1.3477

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi karena bangunan yang akan digunakan sebagai tempat belajar siswa harus dapat memberikan kondisi bangunan yang sehat dan nyaman bagi penggunanya. Tujuan dari pengabdian adalah untuk membuat alat pendeteksi kesehatan dan kenyamanan bangunan sehingga sekolah dapat meningkatkan kondisi yang sehat dan nyaman. Metode yang digunakan adalah persiapan, pembuatan dan pengujian, serta sosialisasi dan pendampingan. Hasil dari pengabdian ini adalah alat multi sensor BHCM (Building Health Care Multi Sensor) yang terdiri dari sensor cahaya; suara; api; gas; serta suhu dan kelembaban sehingga dapat mendeteksi kesehatan dan kenyamanan bangunan sekolah. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah didapatkan kebutuhan alat dalam ruangan berukuran 6 x 6 m adalah sebanyak 4 buah alat, kegiatan sosialisasi dan pendampingan telah dilaksanakan yang selanjutnya masih dapat dikembangkan menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna dan melanjutkan potensi keberlanjutan program.
PENINGKATAN LAYANAN KOPERASI KWP POLBAN BANDUNG MELALUI PENATAAN DOKUMEN BERBASIS ISO 9001-2008: - Purwihartuti, Koernia; Karnawati, Hennidah; Marwansyah; Angestiwi, Tiafahmi; Kristianingsih; Ishak, Jouzar Farouq
Jurnal Difusi Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i2.2247

Abstract

Hasil observasi pendahuluan diketahui bahwa Koperasi KWP belum dapat dikategorikan sebagai organisasi profesional terutama dari aspek penataan dokumennya. Karena itu, langkah strategis yang perlu dilakukan KWP adalah melakukan penataan sistem, mekanisme dan prosedur dengan menggunakan ketentuan yang tertera dalam panduan ISO 9001-2008. Tujuan PKM ini adalah membantu KWP dalam melakukan penataan dokumen berbasis ISO 9001-2008 berupa manual mutu atau pedoman mutu, pemetaan proses kerja, kebijakan mutu dan sasaran mutu dan prosedur kerja. Grand theory yang digunakan sebagai dasar pembuatan dokumen mutu adalah standar ISO 9001-2008. Metode yang digunakan adalah Program Kemitraan Masyarakat berupa pembuatan dan penataan dokumen mutu berbasis ISO 9001-2008 dan pelatihan untuk sosialisasi perangkat yang sudah dibuat. Biaya yang dibutuhkan untuk Program Kemitraan Masyarakat ini adalah Rp 18.000.000,- yang bersumber dari dana DIPA POLBAN. Luaran dari program ini berupa luaran wajib dan luaran tambahan. Luaran wajib berupa laporan pelaksanaan PKM, video kegiatan PKM dan artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal “Difusi” POLBAN Luaran tambahan berupa poster yang didesiminasikan dalam seminar dan pameran (Sepa) Polban
PENINGKATAN KEMAMPUAN TEKNISI RHVAC DALAM MENANGANI SISTEM DENGAN REFRIGERAN RAMAH LINGKUNGAN Mitrakusuma, Windy Hermawan
Jurnal Difusi Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i2.2253

Abstract

Kebutuhan teknisi dalam bidang refrigerasi dan tata udara, akhir akhir ini sangat dibutuhkan mengingat dengan meningkatnya penggunakan alat alat pendingin dan juga tata udara. Perawatan alat/sistem refrigerasi dan tata udara menjadi meningkat pesat. APITU merupakan sebuah perkumpulan teknisi dan merupakan singkatan dari Asosiasi Pendingin dan Tata Udara. Perkumpulan ini cukup meliputi seluruh Indonesai dan terstruktur mulai dari pusat, daerah, dan cabang. Saat ini untuk DPC Bandung, mempunyai anggota kira kira 50 orang, dan beranggotakan teknisi refrigerasi dan tata udara di sekitar Bandung Raya. Mereka umumnya belajar tentang refrigerasi dan tata udara secara otodidak ataupun dari seniornya, dan kadang menggunakan video yang tersebat di youtube, atau melalui diskusi di antara mereka dalam grup media sosial. Untuk itu diperlukan suatu kegiatan yang mampu memberdayakan teknisi tersebut, sehingga bisa lebih kompeten didalam menangani pekerjaannya. Untuk menjawab hal tersebut diatas, maka kemudian Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara Politeknik Negeri Bandung (JTRA-POLBAN) melakukan sebuah kegiatan yang diharapkan kemudian mampu memberdayakan teknisi tersebut. Kegiatan ini berupa penyiapan bahan/alat untuk workshop/praktek, mentoring dan tutorial pembekalan keterampilan serta pelatihan terhadap teknisi berupa teori maupun praktek. Materi yang diberikan berupa, konsep sistem refrigerasi dan tata udara, prosedur standard pengopersian sistem refrigerasi dan tata udara, hal baru yang berhubungan dengan aspek lingkungan dan penghematan energi dalam sistem refrigersi dan tata udara, serta praktek penanganan sistem dengan refrigeran berbasis hidrokarbon. Dari hasil evaluasi kegiatan, diperoleh bahwa dengan pembekalan ini terjadi peningkatan pengetahuan, dan juga keterampilan peserta dalam menangani sistem AC Split serta hal penting yang harus diperhatikan dalam menangani refrigeran ramah lingkungan.
RANCANG BANGUN WEBSITE INFORMASI SEKOLAH DI MTS FATAHILLAH CIMAHI Asri Maspupah, Asri Maspupah; Fitri Diani; Ade Chandra Nugraha; Muhammad Riza Alifi; Hashri Hayati; Djoko Cahyo Utomo Lieharyani
Jurnal Difusi Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i2.2488

Abstract

Website merupakan salah satu media online untuk memberikan informasi pada pihak internal maupun eksternal. Salah satu upaya untuk memperluas jangkauan area promosi adalah melalui media online. Salah satunya dengan pembuatan profil sekolah melalui website. Website dapat digunakan sebagai sarana penyampaian informasi dari pihak internal kepada eksternal. Saat ini MTs fatahillah sudah memiliki website, namun masih terdaftar dalam blogspot dan belum memiliki nama domain sendiri. Tampilan website saat ini masih belum menunjukkan profil sekolah. Dengan demikian pengabdian ini mengusulkan tentang rancang bangun website informasi sekolah. Metode pengembangan website menggunakan metode software development life cycle yaitu identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis kebutuhan, perancangan website dan implementasi dan testing. Hasil dari rancang bangun website memperlihat 5 perbedaan antara website saat ini dengan website yang sudah dikembangkan. Hasil uji coba kepada mitra menunjukkan bahwa website telah sesuai harapan dan dapat dioperasikan dengan baik oleh pihak sekolah, yaitu dengan nilai skor rata-rata diatas 3,22 sebagai feedback dari mitra.
PENINGKATAN PENGETAHUAN UMUM TENTANG PENERANGAN JALAN UMUM TENAGA SURYA (PJUTS), WARGA RW 14, DESA CIWARUGA, KECAMATAN PARONGPONG, BANDUNG BARAT Yusuf, Erwin; Kastawan, I Made Wiwit Kastawan
Jurnal Difusi Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Difusi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/difusi.v5i2.3596

Abstract

RW 14 merupakan salah satu wilayah di Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Karena berada cukup dekat dengan kota Bandung maka hampir seluruh rumah tangga di RW 14 telah teraliri listrik dari jaringan distribusi PLN. Terdapat beberapa jalan atau lorong di RW 14 yang belum memiliki fasilitas penerangan jalan yang baik sehingga dapat membahayakan warga atau pengguna jalan lain yang melintasinya di malam hari. Upaya untuk memasang penerangan jalan umum dengan mengambil daya listrik dari rumah-rumah warga yang berdekatan umumnya menghadapi kendala terkait kesediaan dari warga-warga tersebut. Dengan mempertimbangkan masalah ini maka penggunaan lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) merupakan solusi yang dinilai tepat. Dengan PJUTS maka suplai daya listrik dapat diperoleh secara bebas tanpa perlu menarik daya dari rumah-rumah warga yang berdekatan. Mengingat bahwa teknologi PJUTS ini belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat umum, khususnya oleh warga di wilayah RW 14 yang sebagian besar bekerja di sektor informal perdagangan, pertanian dan bangunan, maka upaya untuk membantu pembangunan PJUTS perlu juga dibarengi dengan kegiatan pembekalan/pemberian pengetahuan-pengetahuan umum yang terkait dengan PJUTS. Setelah melalui kegiatan pembekalan/pemberian pengetahuan umum tentang PJUTS ini diharapkan bahwa warga di RW 14 dapat memahami manfaat positif dari penggunaan PJUTS, cara-cara untuk memilih PJUTS yang tepat, cara-cara untuk memasang PJUTS yang baik, cara-cara untuk memeriksa dan memperbaiki PJUTS yang rusak serta cara-cara untuk merawat PJUTS. Dengan bekal pengetahuan ini diharapkan PJUTS yang telah dibangun nanti dapat beroperasi dan dikelola dengan baik

Page 7 of 12 | Total Record : 111