cover
Contact Name
Aprilia Triaristina
Contact Email
aprilia@fkip.unila.ac.id
Phone
+6282175980724
Journal Mail Official
pesagi@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Gedung J FKIP Universitas Lampung, Jalan Prof. Soemantri Brodjonegoro No. 1 Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 27458717     DOI : https://doi.org/10.23960/pesagi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) adalah blind and peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari disiplin ilmu Pendidikan Sejarah. Artikel-artikel yang dipublikasikan di PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) meliputi hasil penelitian. PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Lampung. PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) menerima manuskrip atau artikel dalam bidang pendidikan sejarah dan sejarah dari berbagai kalangan akademisi.
Articles 451 Documents
Nilai-Nilai Karakter dalam Syair Lagu Bertema Perjuangan Karya Ismail Marzuki nurmaya, resti; Maskun, Maskun; Insani, Marzuki
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 2 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai-Nilai Karakter dalam Syair Lagu Bertema Perjuangan Karya Ismail Marzuki. Derasnya arus globalisasi, akibatnya bangsa Indonesia mengalami tantangan di antara cita-cita mengisi kemerdekaan dan kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai nasionalisme mendegradasi dan bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah upaya untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan nilai nilai karakter kepada generasi muda. Salah satu cara untuk memperbaiki keadaan tersebut adalah dengan mengedepankan pendidikan atau penanaman nilai-nilai karakter terhadap generasi muda. Salah satu cara untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada generasi muda adalah melalui lagu, seperti lagu perjuangan karya Ismail Marzuki yang selalu berpijak pada idealism dan nasionalisme. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai karakter apa saja yang terdapat dalam syair lagu-lagu bertema perjuangan Ismail Marzuki. Metodologi dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data Kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: dari 15 lagu-lagu perjuangan yang telah dianalisis, memuat 8 nilai karakter yang terkandung di dalamnya. Nilai karakter yang muncul adalah Cinta Tanah Air, Semangat Kebangsaan, Religius, Kerja Keras, Tanggung Jawab, Menghargai Prestasi, Cinta Damai, dan Peduli Lingkungan. Hal ini berarti lagu-lagu bertema perjuangan karya Ismail Marzuki memiliki nilai edukasi dan nilai-nilai karakter yang penting dan dapat ditanamkan pada generasi muda.Kata kunci: Lagu Bertema Perjuangan, Ismail Marzuki, Nilai Karakter.
Sejarah Perkembangan Pendidikan Pondok Pesantren Al Manshur Popongan Klaten mighfar, shokhibul; Ayu Anggraini, Nimas Haryudha; Lestari, Laraswati; Rochmadani, Novi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 1 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan pendidikan di Pesantren Al Manshur Popongan. Pesantren Al Manshur merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Metode sejarah digunakan dalam penelitian. Data diperoleh melalui wawancara, survey, dokumentasi, brosur dan studi referensi yang relevan, jurnal, file dan sumber dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pesantren Al Manshur didirikan ketika KH Muhammad Manshur menjadi menantu Haji Fadhil dan mulai mengajarkan Islam kepada masyarakat Popongan. Kemudian dengan bantuan warga sekitar, K.H. Muhammad Manshur membangun pondok pertama pada tahun 1926 dan Masjid Al Manshur pada tahun 1927. Dengan berdirinya pondok dan masjid tersebut, Pesantren Al-Manshur mengalami masa pertumbuhan (1926-1955). K.H. Muhammad Manshur mengajarkan Islam dengan metode Sorogan dan Wetonan klasik. Pada tahun 1955, K.H. Muhammad Manshur wafat dan masa kepemimpinannya digantikan oleh K.H.Salman Dahlawi. Di bawah kepemimpinan mbah Salman, yaitu dari tahun 1956 hingga 2010, Pesantren Al-Manshur mengalami masa perkembangan. Fase perkembangan ini ditandai dengan beberapa perkembangan baru yaitu Pondok Putra, Pondok Putri I, dan Pondok Putri II. Pesantren Al-Manshur sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki pengaruh besar dalam perbaikan lingkungan sekitarnya, khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam.
LATAR BELAKANG SEJARAH MAJUNYA PERADILAN DI INDONESIA PADA PERIODE PRA – IMPERIALISME DAN EKSPANSIONISME (BELANDA, JEPANG, MITRA) Munawwir, Munawwir; Alifi, Muhammad; Fahrudin, Muhammad; Muzakky, Muhammad; Ari Syahbana, Wildan
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 2 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Sejarah Majunya Peradilan di Indonesia Paa Periode Pra-Imperialisme dan Ekspansionisme (Belanda, Jepang, Mitra). Artikel ini membahas latar belakang Sejarah perkembangan sistem peradilan di Indonesia pada periode pra-imperialisme dan ekspansionisme oleh Belanda, Jepang, dan Mitra. Fokus utama artikel ini adalah menjelaskan bagaimana peradilan di Indonesia berkembang di bawah kekuasaan masing-masing kolonial dan pendudukan asing. Penelitian ini didasarkan pada referensi sejarah dan literatur hukum yang relevan. Melalui analisis sejarah, artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai perjuangan dan perubahan yang dialami sistem peradilan Indonesia pada periode ini.Kata Kunci : Peradilan, Sejarah, Pra-imperialisme, Belanda, Jepang, Mitra.
AKULTURASI BUDAYA LOKAL DALAM PROSES ISLAMISASI DI INDONESIA: STUDI HISTORIS DI JAWA DAN ACEH ABAD KE-13 HINGGA 17 Maliki, Muhamad Ikhsan; Gibran, M.; Nessa, Amelia; Afwan, Bahtiar; Abbas, Navil Alfarisi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 1 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses islamisasi di Indonesia merupakan fenomena kompleks yang tidak hanya melibatkan penyebaran agama Islam, tetapi juga integrasi budaya dan tradisi lokal yang beragam. Pengaruh budaya dan tradisi lokal sangat signifikan dalam proses ini, di mana para penyebar Islam, termasuk para pedagang dan ulama, beradaptasi dengan kearifan lokal dan tradisi setempat. Salah satu contohnya adalah penyebaran Islam di Jawa yang sangat dipengaruhi oleh tradisi Hindu-Buddha yang sudah mengakar kuat. Para Wali Songo, sebagai tokoh penyebar Islam di Jawa, menggunakan pendekatan budaya dengan menggabungkan ajaran Islam dalam kesenian lokal seperti wayang, gamelan, dan tembang. Hal ini memudahkan penerimaan Islam oleh masyarakat lokal tanpa harus mengalami konflik budaya yang signifikan. Di Sumatra, khususnya di daerah Aceh, Islamisasi berlangsung lebih intensif karena posisi geografisnya yang strategis sebagai pusat perdagangan. Tradisi dan adat istiadat Aceh yang kaya juga mempengaruhi cara Islam diterima dan berkembang, dengan pengadopsian syariat Islam yang diintegrasikan dengan hukum adat setempat.
(MAKNA FILOSOFIS JAMBAR JUHUT (PEMBAGIAN POTONGAN DAGING) NAMARMIAK (BABI) DALAM HUBUNGAN SOSIAL MASYARAKAT BATAK TOBA PADA PESTA PERNIKAHAN DI KECAMATAN METRO TIMUR KOTA METRO) Sihotang, Padot Tua; Sinaga, Risma Margaretha; Insani, Marzius
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 2 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini menemukan dan menggali makna filosofis dari setiap potongan jambar juhut sehingga sangat penting bagi masyarakat Batak Toba. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, kepustakaan dan wawancara serta menggunakan teknik analisis Miles & Huberman yaitu teknik kondensasi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan analisis trigonomi semiotika Charles Sanders Peirce. Hasil dari penelitian dan analisis yang telah di lakukan jambar juhut (potongan daging) memiliki makna filosofis yang terlihat dari sifat dan kegunaan bagian anggota tubuh namarmiak sebagai jambar yang mencerminkan penerimanya baik tugas dan sifat unsur dalihan na tolu sebagai penerimanya. Pembagian jambar pada suku Batak Toba ialah guna memperlihatkan hubungan kekerabatan (Tarombo) sehingga tiap orang pada suku Batak Toba dapat menahami sistem kekerabatannya masing-masing. Pembagian jambar juga dimanfaatkan guna mengenali sejarah dan tutur galurnya. Tujuan pembagian jambar ialah menghargai tiap unsur dalihan na tolu.
KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PERSPEKTIF SEJARAH: DARI JEJAK KOLONIAL HINGGA ERA MODERN Salsabila, Nitya; Ariana, Vilia; Sari, Juwita Permata; Imanita, Myristica; Rachmedita, Valensy
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 1 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Lampung City is the capital city of Bandar Lampung province. This research aims to find out Bandar Lampung City in historical perspective from colonial traces to the modern era. The method used in this research uses the historical method, which consists of, criticism, interpretation, and finally historiography. The results of this study show that at first the Dutch succeeded in controlling the Lampung region and the indigenous people were only used as workers in their own territory, but over time the Lampung region, especially Bandar Lampung, could develop into a modern city. To become a modern city is certainly not an easy thing, many have to be sacrificed such as wealth and soul, but all have paid off in the current era which is now known as Bandar Lampung becoming a Modern City. In addition, the development of Bandar Lampung City continues to increase every year both in terms of population growth, education, and the economy.
PERJUANGAN DARIUS SILITONGA MENGHADAPI AGRESI MILITER BELANDA II DI PRINGSEWU TAHUN 1949 Mahdi, Sufi Sopan; Arif, Suparman; Pratama, Rinaldo Adi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 2 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu wilayah yang mendapatkan serangan dari Belanda adalah Pringsewu.Usaha perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang terjadi di wilayah Pringsewu khususnya dilakukan oleh pasukan TNI dan dibantu para pemuda. Serangan pasukan Belanda ke Pringsewu dilakukan melalui dua arah yaitu dari arah Timur (Tanjung Karang pasukan bergerak menggunakan jalur darat dan udara) dan juga dari arah Barat (Kota Agung pasukan bergerak menggunakan jalur laut, darat, dan udara).Dalam berbagai pertempuran tersebut muncul nama salah satu tokoh yang andil dalam mempertahankan wilayah Pringsewu yaitu Darius Silitonga. Dari sinilah maka peneliti tertarik untuk meneliti bagaimanakah upaya perjuangan yang dilakukan oleh Darius Silitonga dalam menghadapi agresi militer Belanda II di Pringsewu Tahun 1949? Dan apa sajakah hasil perjuangan Darius Silitonga di Pringsewu?. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui upaya perjuangan yang dilakukan oleh darius Silitonga dalam menghadapi agresi militer Belanda II dan untuk mengetahui hasil dari perjuangan yang dilakukan oleh Darius Silitonga dalam menghadapi agresi militer Belanda II di Pringsewu Tahun 1949. Metodologi dalam penelitian ini adalah metode historis dengan empat langkah penelitian yaitu,heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis data historis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Dalam Agresi Militer Belanda II Tahun 1949 Darius Silitonga memimpin pasukan di Bukit Silitonga dengan senjata Kikangho 12,7 mm, menciptakan pertahanan andal terhadap serangan udara musuh.Dalam pertempuran di Pringsewu, Darius Silitonga berhasil mempertahankan wilayah dari serangan Belanda. Bukit Ungkal yang berhasil dipertahankannya, diubah menjadi Bukit Silitonga sebagai penghormatan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE DIGITAL UNTUK SEJARAH LOKAL: INTEGRASI ECOPEDAGOGY DENGAN SITUS PURBAKALA PUGUNG RAHARDJO Afwan, Bahtiar; Abbas, Navil Alfarisi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 2 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Website Digitalmenggunakan Situs Purbakala Pugung Rahardjo sebagai objek pembelajaran sejarah lokal Lampung. Media ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap sejarah dan kebudayaan lokal serta memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan imersif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil uji coba yang dilakukan dalam tiga tahapan (kelompok kecil, kelompok besar, dan uji coba luas) menunjukkan bahwa media  ini efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah. Media ini memperoleh skor rata-rata antara 4.4 hingga 4.6, dengan penilaian sangat baik pada aspek tampilan produk, penggunaan produk, serta kualitas audio dan gambar. Selain aspek teknis, media  ini juga mengintegrasikan prinsip eko-pedagogi, mengajarkan siswa untuk memahami pentingnya pelestarian situs sejarah dan keberlanjutan lingkungan. Penggunaan  tidak hanya memperkenalkan sejarah lokal, tetapi juga menanamkan kesadaran ekologis kepada siswa. Berdasarkan hasil uji coba, media  berbasis Situs Purbakala Pugung Rahardjo dapat digunakan secara efektif dalam pembelajaran sejarah, memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan dan mendalam, serta memiliki potensi besar dalam pendidikan berbasis teknologi dan keberlanjutan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMAN 1 TULANG BAWANG TENGAH TAHUN AJARAN 2022/2023 Afifah, Nur; Maskun, Maskun; Saputra, Cheri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 2 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu media efektif dalam mengimplementasikan nilai-nilai multikultural adalah melalui pembelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi teknik dan sumber. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa implemetasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah telah terimplementasi maksimal Implementasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Tulang Bawang Tengah tidak hanya diajarkan di dalam kelas saja, namun juga melalui pembelajaran di luar kelas.
DARI PESANTREN UNTUK NEGERI: KIPRAH KH. GHALIB DI PRINGSEWU DALAM BIDANG PENDIDIKAN ISLAM Zahra, Khesieya Maulana; Syfaa, Sabrina Elita; Sihotang, Cristo Andrean; Triaristina, Aprilia
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 1 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KH. Ghalib adalah seorang ulama kelahiran Modjosantren, Krian, Jawa Timur. Beliau lahir pada tahun 1899 dari sepasang suami istri yaitu K. Rokhani dan Nyai Muksiti. Eksistensi K.H Gholib di Pringsweu bagaikan sebuah lentera di tengah-tengah gelap gulitanya masyarakat Pringsewu pada saat itu. KH. Ghalib merupakan ulama masyhur yang sangat dihormati di Pringsewu. KH Ghalib juga mengukir berbagai sejarah di Pringsewu, khususnya pada bidang pendidikan islam yang sampai saat ini masih bisa dirasakan manfaatnya bagi khalayak ramai. Dalam tulisan ini, penulis berusaha menelusuri kiprah KH. Ghalib dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dan juga bertujuan sebagai media untuk mengenalkan kepada khalayak ramai bahwa KH. Ghalib memiliki peran penting dalam mengembangkan pendidikan Islam di Pringsewu. Metode kepenulisan yang digunakan adalah studi kepustakaan, yaitu metode mengumpulkan data dan sumber sejarah berupa jurnal, buku, artikel, arsip dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan  Kehadiran K.H Gholib di Pringsewu bagaikan sebuah lentera di tengah-tengah gelap gulitanya masyarakat Pringsewu pada saat itu. Beliau merupakan ulama masyhur yang sangat dihormati di Pringsewu. Beliau juga mengukir berbagai sejarah di Pringsewu, khususnya pada bidang pendidikan islam yang hingga masa sekarang ini masih dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh khalayak ramai.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 1 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 2 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 1 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 8, No 1 (2020): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 9, No 2 (2021): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 9, No 1 (2021): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 8, No 2 (2020): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 7 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 6 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 5 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 4 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 3 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 2 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 1 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 5 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 4 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 3 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 2 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 1 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 9 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 8 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 7 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 6 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 5 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 4 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 3 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 2 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 1 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 3 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 2 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 1 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 6 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 5 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 4 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 3 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 2 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 1 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 6 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 5 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 4 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 3 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 2 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 1 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 6 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 5 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 4 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 3 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 2 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 1 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) More Issue