cover
Contact Name
Pizian
Contact Email
jurnaltadbir21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltadbir21@gmail.com
Editorial Address
https://journal.staidk.ac.id/index.php/attadbir/about/editorialTeam
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
At-Tadbir : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
At Tadbir: Journal of Islamic Education Management which is open-access for anyone who will contribute as a writer or reader. Our journal is focused on research results and critical analysis reviews of various reference books. This journal is published twice a year, namely January-February and July-August. The scope of our journal is the result of research in the field of Islamic Education Management with all its variants.
Articles 67 Documents
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PKWN) MELALUI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DI SMK NW TEMBENG PUTIK TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Mashun, Mashun; Wahyuni, Sri
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2022): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v2i01.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Jigsaw.  Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan pada guru dan siswa SMK NW Tembeng Putik jurusan Teknik komputer dan jaringan (TKJ)  yang berjumlah 12 orang siswa, tepatnya mata pelajaran yang digunakan adalah pendidikan pancasila dan kewarganegaraan (PKWn). Metode pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan Prestasi belajar Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. hal ini dapat dilihat melalui indikator sebagai berikut: kemampuan dalam mengemukakan gagasan berpikir saat kegiatan belajar mengajar ada 4 siswa setelah tindakan menjadi 8 siswa. keaktifan bertanya kepada guru dalam kegiatan belajar mengajar ada 3 siswa setelah tindakan menjadi 9 siswa. kemampuan berdiskusi dengan kelompok belajar ada 5 siswa setelah tindakan menjadi 11 siswa. siswa yang memiliki nilai memenuhi KKM (≥75) ada 5 siswa setelah tindakan menjadi 10 siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan (Pkwn) siswa kelas XI SMK NW Tembeng Putik.
KOMUNIKASI KEPEMIMPIN DALAM MENCARI RESOLUSI KONFLIK ANTAR GURU DI MTSN 3 LOMBOK TIMUR Hidayah, Zohratul
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2022): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v2i01.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi kepemimpinan yang di lakukan kepala sekolah dalam mencari resolusi konflik antar guru di MTSN 3 Lombok Timur. MTsN 3 LOTIM, adalah salah satu satuan pendidikan dengan jenjang MTs di BERIRI JARAK, Kec.Wanasaba, Kab. Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Dalam menjalankan kegiatannya, MTsN 3 Lotim di bawah naungan kementerian agama. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber informasi di dapatkan dari guru. penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan di analisisi dengan pendekatan kualitatif, yang di sesuaikan dengan kodisi dan situasi di lapanagan. Hasil penelitian adalalah sebagai berikut : 1.  Pola komunikasi kepemimpinan dalam mencari resolusi konflik antar guru di MTsN 3 LOTIM, yaitu : Berdasarkan hasil dari wawancara, observasi dan dokumentasi bahwa komunikasi kepemimpinan dalam mencari resolusi konflik antar guru di MTsN 3 LOTIM memakai tiga pola (bentuk) komunikasi  yaitu komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok dan komunikasi organisasi. Dari hasil pengamatan yang peneliti lakukan bahwa sikap kepala sekolah MTsN 3 LOTIM dalam mengatasi konflik yaitu bersikap netral dan objetif, tidak membeda-bedakan antar guru, memberikan kesempatan kepada semua guru untuk menyampaikan pendapat dan selalu memotivasi guru dan memberi penghargaan bagi guru yang berprestasi. 2. Hambatan komunikasi kepemimpinan dalam mencari resolusi konflik antar guru di MTsN 3 LOTIM, Yaitu : Dari wawancara tersebut kendala yang di hadapi kepala sekolah dalam menyelesaikan konflik yaitu adanya perbedaan pendapat/pandangan, namun hal tersebut di anggap biasa saja/ hal yang wajar oleh kepla sekolah sehingga tidak terlalu di beratkan. 3. Solusi terhadap kendala yang dihadapi dalam komunikasi kepemimpinan dalam mencari resolusi konflik antar guru di MTsN 3 LOTIM, yaitu: Jadi setiap permasalahan yang ada kepala sekolah selalu melaukan diskusi dan musayawarah sehingga permasalaha yang terjadi langsung di tangani tanapa harus di tunda-tunda menunggu waktu yang tepat.
MANAJEMEN KELAS DALAM MENINGKATKAN PROSES BELAJAR MENGAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 1 AIKMEL KECAMATAN AIKMEL KABUPATEN LOMBOK TIMUR NTB Niayah, Niayah; Shanti Ariani, Sri
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2022): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v2i01.302

Abstract

Pendidikan sangatlah penting dalam peningkatan mutu, sehingga diperlukanlah peningkatan pendidikan yang berkaitan dengan peningkatan proses belajar-mengajar. Oleh karena itu, diperlukan manajemen kelas yang baik agar tujuan belajar-mengajar dapat tercapai. Dalam manajemen kelas, guru harus senantiasa memperhatikan dan menciptakan suasana kondusif di dalam kelas, dengan adanya guru yang berkompeten dan berkualitas diharapkan mampu dalam menciptakan suasana belajar-mengajar yang efektif di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kelas dalam meningkatkan proses belajar-mengajar pendidikan agama Islam dan mengetahui faktor pendukung serta faktor penghambat manajemen kelas dalam meningkatkan proses belajar-mengajar  pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan teknik dokumen. Analisis data menggunakan analisis data secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kelas dalam meningkatkan proses belajar-mengajar  pendidikan agama Islam sudah berjalan dengan baik tetapi belum maksimal. Faktor pendukung manajemen kelas berasal dari guru, fasilitas dan peserta didik, faktor penghambatnya adalah adanya kegiatan sekolah yang mengorbankan jam pelajaran, kelas yang mendapat jam terakhir, peserta didik kurang aktif dan kurang disiplin dalam mengerjakan tugas dan peserta didik yang sering keluar masuk kelas dengan alasan ke kamar kecil.
Implementasi Metode Pembelajaran Timeline untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs NW Suralaga Harmonika, Sri; Sadaruddin, Muhamad; Supiarmo, M Gunawan
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2022): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v2i01.304

Abstract

Sejarah kebudayaan Islam atau SKI termasuk pelajaran yang sulit dipahami siswa dibandingkan dengan mata pelajaran lain, karena SKI mempelajari sesuatu yang sudah terjadi, dan tidak dialami langsung oleh siswa. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah metode pembelajaran timeline. Pendekatan timeline adalah metode garis waktu yang dibuat secara runtun dan sistematis. Pendekatan Garis waktu lebih menarik disajikan secara bergambar atau simbol-simbol, sehingga pembahasan mengenai peristiwa SKI dapat dipahami dengan jelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran SKI melalui penerapan pembelajaran timeline. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen jenis one group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri atas 18 siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebelum memberikan pembelajaran timeline yaitu 62,50. Adapun setelah menerapkan metode timeline, nilai rata-rata siswa sebesar 79,17. Kemudian melalui hasil uji-t diperoleh nilai signifikansi 0,000, artinya nilai signifikansi (2 tailed) < 0,05. Maka dapat dikatakan bahwa penggunaan metode pembelajaran timeline dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam.
PENERAPAN MIND MAPPING SEBAGAI MEDIA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VII MTS MANBAUL BAYAN SAKRA Yahya, Fizian; Yayuk, Yayuk
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2022): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v2i01.305

Abstract

Latar belakang masalah berorientasi pada penggunaan media pembelajaran yang menggunakan media berbasis komputer. Padahal tidak semua daerah di Indonesia sudah mempunyai sarana dan prasarana yang memadai untuk melaksanakan pembelajaran berbasis media komputer sehingga pembelajaran terbatasi oleh adanya sarana dan prasarana tersebut. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah penerapan Mind Mapping sebagai media dapat meningkatkan kemampuan belajar IPS pada siswa kelas VII Manbaul Bayan Sakra. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan media, 2) untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa, 3) untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa. Penelitian dilakukan melalui tiga siklus, dimana masing-masing siklus melakukan tindakan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII Mts Manbaul Bayan Sakra yang berjumlah 15 siswa. Data hasil belajar siswa diperoleh melalui tes penilaian posttest, dengan lembar observasi aktivitas siswa sebagai pendukung. Analisis data hasil belajar siswa setelah tindakan siklus I dapat diketahui bahwa nilai rata-rata 53,57 dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 25%. Setelah tindakan siklus II nilai rata-rata 72,31 dengan ketuntasan belajar klasikal 76,92%, Hasil analisis aktivitas siswa pada tindakan siklus I diperoleh hasil 60% dengan kriteria cukup. Aktivitas siswa pada siklus II mencapai 73,33% dengan kriteria baik. Dari analisis data penelitian dengan judul Penerapan Mind Mapping sebagai Media dalam Meningkatkan Kemampuan Belajar IPS pada Siswa Kelas VII Mts Manbaul Bayan Sakra dapat meningkatkan kemampuan belajar serta aktivitas siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar guru memanfaatkan media Mind Mapping dalam pembelajaran agar dapat meningkatkan pemahaman siswa serta meningkatkan kemampuan belajar siswa.
Pemanfaatan waktu luang asrama putra untuk mengaji di pondok pesantren darul kamal Jayadi, Iqbal
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2022): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v2i2.479

Abstract

It is not surprising that the Arab community adorns the speed of time with the flash of a sword, al-waqt Ka al-saif fa in lam taqtha "hau gatha' aka (time is like a sword if you don't use it, it will cut you)." Meanwhile, quoting from a personal devotional book in the summary of 5000 Pearls that we must be vigilant and careful about the rotating wheel of time because if we are complacent it will be crushed. By seeing how important the value of time is and how great God's grace is hidden in it. The Qur'an pays great attention to the problem of time seen from various angles and various forms of personification. Allah swears at the beginning of certain chapters in the Qur'an by using certain phases of time such as wal laili wan nahari (by the night and day), wal fajr (by the time of dawn), wad dhuha (by the time of Duha), and walashr (by the time of dawn). asr time).
Strategi pemasaran pendidikan dalam menarik minat siswa di SMA muhammadiyah di Lombok Mardiana, Lina
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2022): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v2i2.480

Abstract

Seeing the current situation, many educational institutions are standing, causing intense competition between institutions, so a business approach is also used in the world of education so that institutions can survive and be better known by many people. This study aims to find out how the educational marketing strategy for SMA Muhammadiyah Masbagik Kec. Masbagik Kab. East Lombok Province. NTB and what are the supporting and inhibiting factors in marketing? The method used by researchers is descriptive qualitative. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis through data reduction, data presentation, and data verification. To check the validity of the data through tests of credibility, transferability, dependability, and confirmability. The results of the study show that the educational marketing strategy in attracting students' interest in SMA Muhammadiyah Masbagik Kec. Masbagik Kab. East Lombok Province. NTB namely forming a marketing team, market identification, market segmentation by looking at the location of the area, outreach to schools, outreach to the community, distributing brochures, installing banners, and using social media such as Facebook, while the marketing mix has implemented 7 elements namely product, price, place, promotion, people, physical evidence, process. And the supporting factors when marketing is facilities and infrastructure as icons, marketing costs, teacher empowerment, school status, and flagship programs. Meanwhile, the inhibiting factor is the addition of quotas at public schools and a large number of public schools such as SMKs, community understanding, and the influence of friends.
Manajemen kesiswaan dalam membangun budaya disiplin Peserta didik sekolah menengah pertama di Lombok Samsiniwati , Baiq Yayuk
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2022): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v2i2.481

Abstract

Culture is one of the tasks carried out by education to pass on noble cultural values to students in order to form a good personality through education. For this reason, one of the school cultures that has been developed is discipline towards students. The purpose of this study was to describe student planning, student implementation and supporting and inhibiting factors in the implementation of student discipline culture at SMP N 1 Masbagik. The type of research used by the author in this research is descriptive research with a qualitative approach, data is collected using observation techniques, interviews, and documentation. Sources of data are school principals, student vice presidents, teachers, and students. data analysis techniques consist of data reduction, data presentation, and verification of conclusions. Data validity was carried out by source triangulation and technique triangulation. Because in this study the data obtained will be collected and the truth will be known. The results showed that: 1) student management planning in building a student discipline culture includes: analysis of student needs, student recruitment, student selection, student orientation, student placement, student recording and reporting. 2) student development in an effort to build a disciplined culture of students, the implementation of student guidance consists of (a) fostering school rules by giving a statement regarding the readiness of students to comply with school rules. (b) coaching through activities such as; orientation activities namely by socializing the rules and regulations at school, holding morning calls and returning home from school to provide directions and advice to students. (c) coaching through scout extracurricular activities to train students in terms of discipline. Both time discipline, discipline in dress and discipline in behavior. 3) supporting and inhibiting factors in the implementation of student discipline culture, namely supporting factors: commitment of the committee and principal, all school members, and school environment. The inhibiting factor is the student's own awareness, the student's parents.
Implementasi metode brainstorming dalam implementasi pembelajaran pendidikan agama islam pada siswa SMA di Bukittinggi Pratama, Andy Riski
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2022): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v2i2.482

Abstract

The background of this research is because students are still lacking in the learning process, especially in Islamic Religious Education subjects at SMA Negeri 4 Bukittinggi. The purpose of this research is to find out how successful the implementation of the Brainstorming method is in Islamic Religious Education subject matter Syaja'ah and its relation to the problem of moral degradation today in class XI SMA Negeri 4 Bukittinggi. This research was conducted through a qualitative descriptive type approach using key informants, namely Islamic Religious Education subject teachers and supporting informants were class X students. In collecting data the authors used observation and interview data to test the accuracy of the data. Based on the results of the study there are obstacles in the application of the Brainstorming method to learning Islamic Religious Education, the use of the Brainstorming method cannot be applied optimally, in practice it is not in accordance with the steps of the Brainstorming method
Kebijakan dan kepemimpinan pendidikan islam di indonesia pada masa orde reformasi Sahbana, M. Dwi Rahman; Dinata, Syaiful
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2022): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v2i2.483

Abstract

The purpose of this study is to analyze the policies and leadership of Islamic education in Indonesia during the Reformation Order. Research in this paper uses literature study, namely research whose subject is in the form of literature. The results of this study say that the government at that time had different policies in national education and religious education, including Islam. In this study, there were five presidential terms, namely those of Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, SBY and Jokowi. With different leadership and policies by each president, the author analyzes national education policies and Islamic education during his reign. The results of the analysis are that first Habibie made the campus free from NKK intervention and review and changed PTN status to BHMN, Second Abdurrahman Wahid issued regional financial balancing laws, Third Megawati Soekarnoputri raised the degree of religious subjects or courses which became number one in education, equalizing between education under the auspices of the Ministry of Education and Culture and KEMENAG, both in terms of institutions, teachers and lecturers and students who are involved in it, Fourth SBY emphasized the administration of institutions and the prosperity of teachers, Fifth Jokowi the most famous breakthrough was the implementation of online learning due to the impact of Covid-19