cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
info@idpublishing.org
Phone
+62818240698
Journal Mail Official
info@idpublishing.org
Editorial Address
Gg. Broto Manunggal V, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa
ISSN : -     EISSN : 27213749     DOI : https://doi.org/10.47134/village
Core Subject : Social,
The scopes of the journal include Village government/ governance, Affairs of population, Affairs of finance, Affairs of development and, Other administration, Village Consultative Body (BPD), institution traditional and, Village Enterprise (BUMDes).
Articles 200 Documents
Implementasi Strategi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Solok Selatan Putra, Vigo; Mubarak, Adil
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.328

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Solok Selatan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Balai Latihan Kerja (BLK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah telah berjalan cukup efektif melalui tiga sektor utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan. Program pendidikan difokuskan pada pembangunan dan peningkatan mutu guru, sektor kesehatan diarahkan pada pengendalian stunting serta layanan kesehatan, sedangkan sektor ketenagakerjaan melalui pelatihan vokasi meningkatkan keterampilan masyarakat. IPM Kabupaten Solok Selatan meningkat dari 69,04 (2020) menjadi 72,24 (2024), meskipun masih di bawah rata-rata Provinsi Sumatera Barat dan nasional. Diperlukan pemerataan program, optimalisasi anggaran, dan penguatan evaluasi agar strategi peningkatan IPM lebih efektif dan berkelanjutan.
Evaluasi Upaya Pemerintahan Nagari Sicincin dalam Penyelesaian Sengketa Lahan Tol Padang–Sicincin Amalia, Natasya; Putri, Nora
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.329

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi upaya Pemerintahan Nagari Sicincin dalam menangani sengketa pembebasan lahan untuk proyek Jalan Tol Padang–Sicincin, yang timbul dari tumpang-tindih antara ketentuan hukum negara dan hak tanah adat (pusako tinggi) yang bersifat komunal. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, peneliti mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan perangkat nagari, Kerapatan Adat Nagari (KAN), dan warga terdampak, serta observasi lapangan dan kajian dokumen. Evaluasi diarahkan pada lima indikator menurut William N. Dunn: efektivitas, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Temuan menunjukkan nagari berfungsi lebih sebagai mediator kultural dan fasilitator komunikasi daripada otoritas administratif penuh. Meski prosedur sesuai UU No. 2/2012 telah dilaksanakan, capaian substantif terbatas akibat konflik internal kaum dan ketidakpuasan terhadap besaran ganti rugi. Namun demikian, peran nagari membantu mempertahankan stabilitas sosial dan memungkinkan kelanjutan proyek meskipun sengketa cenderung bergeser menjadi perselisihan keluarga. Penelitian ini menambah kajian evaluasi kebijakan yang sensitif terhadap konteks adat.
Implementasi Kebijakan Identitas Kependudukan Digital dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Sari, Nurul; Magriasti, Lince
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pelaksanaan kebijakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dalam upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi yang melibatkan pihak kecamatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan masyarakat. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pelaksanaan IKD belum mencapai hasil yang maksimal. Dari sisi komunikasi, kegiatan sosialisasi sudah dilakukan namun efektivitasnya masih rendah karena masyarakat belum sepenuhnya memahami manfaat IKD. Dari aspek sumber daya, aparatur pelaksana memiliki kemampuan yang memadai, tetapi dukungan fasilitas seperti jaringan dan perangkat masih terbatas. Sikap pelaksana menunjukkan komitmen positif, sementara struktur birokrasi belum memiliki pedoman operasional yang baku. Secara umum implementasi IKD masih berada pada tahap transisi dengan tingkat partisipasi masyarakat yang rendah. Diperlukan penguatan komunikasi, penyediaan sarana yang memadai, serta penyusunan SOP agar kebijakan dapat berjalan lebih efektif dan partisipasi masyarakat dapat ditingkatkan.
Strategi Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) di Desa Tutul Kecamatan Balung Kabupaten Jember Bigum, Savina; Asmuni
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi BUMDesa dalam mengembangkan usaha, dukungan sumber daya serta dampak BUMDesa pada organisasi dan pada kelompok masyarakat. Jenis penelitian pada penelitian ini yaitu menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai merupakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Permasalahan yang dihadapi BUMDesa Kian Santang terletak pada belum optimalnya pengelolaan potensi desa, khususnya sektor kerajinan yang sebenarnya menjadi unggulan Desa Tutul, karena perhatian lebih difokuskan pada usaha simpan pinjam  perempuan. Selain itu, pemahaman masyarakat terhadap manfaat dan peran BUMDesa masih sedikit sehingga partisipasi masyarakat dalam pengelolaan BUMDesa rendah. Dalam hasil penelitian menyatakan bahwa pada strategi program, BUMDesa mengembangkan tiga unit usaha: kerajinan yang tidak lagi berjalan, Simpan Pinjam Perempuan yang bermanfaat luas namun terkendala pengembalian dan air mineral isi ulang yang stabil dan berdampak sosial dan ekonomi. Program BUMDesa memberikan dampak positif terhadap organisasi dan masyarakat, khususnya kelompok pengrajin dan pemuda, namun masih memerlukan penguatan pada aspek pemasaran dan tata kelola. Strategi sumber daya meliputi sarana prasarana memadai, pemanfaatan sumber daya alam yang efektif, serta sistem keuangan manual yang perlu digitalisasi.
Peran Program Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dalam Mengurangi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Wilayah Binaan 1 (Andalas) Kota Padang Al Farisi, Salman; Slipilia, Intan
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran Program Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dalam Mengurangi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Wilayah Binaan 1 (Andalas) Kota Padang. Fenomena anak tidak sekolah masih menjadi permasalahan serius dalam pembangunan sumber daya manusia, sehingga diperlukan intervensi melalui pendidikan nonformal seperti SKB. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan dari Dinas Pendidikan, pamong SKB, pihak kelurahan, orang tua, dan peserta didik. Analisis dilakukan menggunakan teori peran pemerintah menurut Gito Saputro (dalam Mustanir, 2020), yang meliputi peranan sebagai pemecah masalah, fasilitator, penghubung sistem, motivator, dan komunikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SKB berperan penting dalam menyediakan akses pendidikan kesetaraan melalui program Paket A, B, dan C serta pelatihan keterampilan praktis. Peran sebagai pemecah masalah dan fasilitator telah berjalan, namun belum optimal karena keterbatasan tenaga pamong belajar, minimnya dana operasional, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Peran sebagai penghubung sistem dan komunikator dilakukan melalui kerja sama antara Dinas Pendidikan, kelurahan, dan pamong SKB untuk mendata dan memotivasi ATS agar kembali belajar. Meskipun menghadapi beberapa kendala, keberadaan SKB terbukti membantu mengurangi angka anak tidak sekolah dan mendukung pemerataan pendidikan di Kota Padang.
Kualitas Pelayanan Publik Pasca Pemekaran Nagari di Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Muherti, Rani; Mubarak, Adil
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik pasca pemekaran Nagari di Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat. Pemekaran yang diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 10 Tahun 2022 diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan publik, namun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana prasarana, sumber daya aparatur, dan belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik pasca pemekaran tergolong cukup baik namun belum optimal. Berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, aspek keandalan dan daya tanggap meningkat karena wilayah pelayanan lebih kecil, sedangkan kecepatan pelayanan masih terhambat oleh keterbatasan aparatur dan fasilitas. Aspek empati tergolong baik namun belum merata di seluruh petugas, sementara bukti fisik dan jaminan masih perlu ditingkatkan. Pemekaran nagari berdampak positif terhadap akses pelayanan, tetapi peningkatan kualitas tetap diperlukan melalui penyusunan SOP, peningkatan kompetensi aparatur, dan penyediaan fasilitas yang memadai.
E-Government Pelayanan Administrasi Persidangan di Bagian Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Garut Sumiati, Imas; Kusmayanto, Zidan
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan E-Government dalam pelayanan administrasi persidangan di Bagian Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Garut. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh tuntutan reformasi birokrasi dan perkembangan teknologi informasi yang menuntut adanya pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian diketahui bahwa ditemukan 2 tema meliputi: Kapasitas SDM dan Transformasi Digital, 11 kategori meliputi: Dukungan pimpinan, kebijakan SOP, pengelolaan e-government, kualitas pegawai, literasi digital pegawai, lingkungan kerja digital, digital persidangan, kondisi infrstruktur, dokumen dan informasi, manfaat e-government, adaptasi teknologi dan 75 code dalam E-government Pelayanan Administrasi Persidangan di Bagian Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pendekatan fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Informan dalam penelitian ini meliputi : Sekretaris, Kasubag Hukum dan Persidangan, Staff Bagian Hukum dan Persidangan, serta Anggota Dewan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data model interaktif (Miles dan Huberman) yang terdiri dari beberapa komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan alat bantu Software Atlas.ti versi 9.
Pernikahan Dini di Desa Bagan Jawa Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Rahayu, Anggi Sri; Resdati, Resdati; Bahri, Syamsul
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.350

Abstract

Pernikahan dini di Desa Bagan Jawa terdapat anak remaja yang menikah yang dilakukan oleh individu yang masih sangat muda dalam usianya. Pernikahan ini juga sering kali melibatkan keterbatasan pemahaman, kedewasaan emosional, serta kesiapan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatar belakangi pernikahan dini serta mengetahui dampak posiif beserta dampak negatif pernikahan dini pada desa Bagan Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif dengan pendekatan teori tindakan sosial Max Weber. Subjek penelitian terdiri dari sembilan orang yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data primer dan sekunder dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak yang menikah dini di Desa Bagan Jawa dikarenakan terdapat faktor-faktor yang membuat subjek melakukan pernikahan dini, yaitu 1. faktor tindakan rasional intrumental yang dimana terdapat karena untuk menstabilkan ekonomi dan menghindari pengaruh dari lingkungan, terdapat juga karna 2. faktor sosial rasional yaitu membangun keluarga sejak dini dan pendidikan yang terbatas. 3. Tindakan tradisional yaitu karena tradisi keluarga dan untuk menghindari sial, serta faktor yang terakhir adalah karena 4. tindakan afektif atas dasar cinta dan mencari kebahagiaan. Terdapat dampak postif yaitu menjalankan fungsi keluarga yang dimana mereka menjalankan fungsi sosialisasi, bekerja sama dalam stabilitas ekonomi, pemeliharaan emosional, menjaga reproduksi. Dampak negatif yang dirasakan adalah keterbatasan dalam berkarya dan tanggung jawab yang berlebihan.
Peran Orang Tua dalam Kehidupan Prososial Anak di Perumahan Engku Putri Kecamatan Pangkalan Kerinci Pelalawan Riau Sitepanus, Ardika Ridoh; Yusuf, Yusmar
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.351

Abstract

Peran orang tua dalam kehidupan prososial anak di Kompleks Perumahan Engku Putri sangatlah penting, karena mereka berperan sebagai pendidik utama, pendukung moral, serta pemberi kasih sayang dan perlindungan. Namun, secara umum, peran keluarga dalam kehidupan sosial anak di masyarakat belum terdefinisi secara jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran keluarga dalam kehidupan bermasyarakat dan dalam kehidupan sosial anak-anak di Kompleks Perumahan Engku Putri. Penelitian ini menekankan pentingnya interaksi sosial anak, keterlibatan orang tua, serta pengaruh lingkungan sekitar dalam membentuk perilaku prososial seperti empati, kerja sama, dan kepedulian. Di lingkungan perumahan Engku Putri, orang tua memiliki peran penting dalam menanamkan dan mensosialisasikan nilai-nilai keberagaman sosial kepada anak-anak mereka. Masyarakat di wilayah ini cukup beragam dalam hal suku, budaya, dan agama. Sebagian besar orang tua di Engku Putri tidak menggunakan pendekatan formal atau terjadwal, melainkan memanfaatkan momen-momen sehari-hari sebagai kesempatan untuk mendidik. Mereka memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih teman dan aktivitas, namun tetap membimbing ketika terjadi penyimpangan dari nilai-nilai keluarga, seperti menghormati orang lain, tidak mengejek, serta bersikap adil.
Evaluasi Penerbitan Kartu Identitas Anak Melalui Pelayanan Sederhana Sekali Urus Administrasi Kependudukan (Nasi Uduk Inhil) di Kabupaten Indragiri Hilir Ramadinah, Novia Sheila; Putri, Risky Arya
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.352

Abstract

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melakukan inovasi pelayanan Sederhana Sekali Urus Administrasi Kependudukan (Nasi Uduk Inhil) untuk menjangkau akses layanan, khususnya penerbitan Kartu Identitas Anak. Dalam pelaksanaannya, penerbitan Kartu Identitas Anak melalui program Nasi Uduk Inhil masih belum berjalan optimal. Hal ini menyebabkan masyarakat belum dapat memperoleh dokumen kependudukan secara cepat dan akurat, sehingga diperlukan evaluasi untuk mengetahui hambatan dan upaya perbaikannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi menurut Stufflebeam (Winaryati et al., 2021) yang menekankan pada evaluasi konteks, evaluasi masukan, evaluasi proses, dan evaluasi produk. Hasil penelitian ini melihat bahwasanya program Nasi Uduk Inhil sebagai inovasi pelayanan kependudukan sudah memberikan dampak berupa kemudahan dalam proses pengurusan dokumen, baik dari sisi masyarakat maupun petugas. Keunggulan lain dari program ini adalah efisiensi waktu dan kemudahan akses layanan sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat terpencil. Keberhasilan program Nasi Uduk Inhil tidak terlepas dari berbagai tantangan, diantaranya adalah kurangnya sosialisasi kepada masyarakat karena jangkauan pelayanan yang tidak merata, mengalami kendala jaringan dan infrastruktur teknologi, dan proses penerbitan Kartu Identitas Anak yang tidak tepat waktu sesuai standar operasional prosedur. Sehingga untuk perbaikan kedepannya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indragiri Hilir perlu melakukan sosialisasi secara berkala untuk pemerataan kualitas layanan serta penguatan kapasitas yang dilakukan oleh petugas agar tujuan pelayanan administrasi kependudukan dapat tercapai secara merata dan optimal.