cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 3" : 30 Documents clear
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN SANGGAU Herianto, Robertus; Suyatno, Adi; Kusrini, Novira
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.90878

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian di Kabupaten Sanggau. Metode analisis yang diterapkan menggunakan metode deskriptif kuantitatif . Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui perkembangan penyerapan tenaga kerja sektor pertanian, pertumbuhan PDRB sektor pertanian, upah minimum kabupaten. Analisis kuantitatif menggunakan metode analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian, faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian di Kabupaten Sanggau adalah PDRB sektor pertanian.
ANALISIS STATUS HARA N, P, K TANAH ENTISOL PADA TANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA RASAU JAYA TIGA KABUPATEN KUBU RAYA Vera, Vera Ardelia; Indrawati, Urai Suci Yulies Vitri; Chandra, Tino Orciny
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.92079

Abstract

Kubu Raya merupakan salah satu kecamatan yang menyumbang produksi kelapa sawit di Kalimantan Barat. Lokasi penelitian berada pada jenis tanah Entisol. Kekurangan tanah Entisol yaitu penyerapan unsur hara oleh tanaman tidak optimal. Alternatifnya adalah pemberian pupuk NPK. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis status unsur hara N, P, K serta memberikan rekomendasi pemupukan kelapa sawit berumur 7"“11 tahun. Pengamatan karakteristik tanah dilakukan dengan boring. Parameter yang diamati yaitu horizon, warna, tekstur, struktur, dan kedalaman muka air tanah. Pengambilan sampel tanah utuh dilakukan pada 4 titik pengamatan 4 lahan menggunakan ring sampler untuk analisis bobot isi. Pengambilan tanah terganggu pada kedalaman 0 "“ 30 cm dengan metode diagonal diambil di 4 titik pengamatan menggunakan bor tanah kemudian dimasukkan dalam plastik sampel sebanyak ±1 kg untuk analisis pH, C-Organik, nitrogen total, fosfor tersedia, kalium (K-dd), KTK, dan KBHasil penelitian menunjukkan nitrogen total berkriteria tinggi, fosfor sangat tinggi, kalium rendah, dan pH masam. Rekomendasi pemupukan NPK Phonska berdasarkan hasil analisis adalah A1: 2,66 kg/pohon, A2: 2,69 kg/pohon, A3: 2,43 kg/pohon, dan A4: 2,71 kg/pohon, dilakukan dua kali dalam setahun.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI SAWIT SWADAYA DI DESA TAMANG KECAMATAN NANGA MAHAP KABUPATEN SEKADAU Atwansah, Atwansah; Kusrini, Novira; Oktoriana, Shenny
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.82019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran usahatani kelapa sawit swadaya di Desa Tamang Kecamatan Nanga Mahap Kabupaten Sekadau, menganalisis pengaruh penggunaan faktor-faktor produksinya yaitu: (umur tanaman, tenaga kerja, luas lahan, pupuk NPK, pupuk Urea dan Herbisida). Daerah penelitian dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa pada daerah tersebut memiliki angka produktivitas tertinggi, sedang dan terendah. Waktu pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan selama 1 bulan yaitu bulan januari sampai februari 2024. Responden penelitian ini berjumlah 42 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa petani memiliki umur tanaman rata-rata sebesar 9 tahun, tenaga kerja rata-rata 18,0 HOK, luas lahan rata-rata 2 Ha, pupuk NPK rata-rata diberikan 275 kg, pupuk Urea rata-rata diberikan sebesar 251 kg dan Herbisida rata-rata diberikan 3 liter dalam 1 hektar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel umur tanaman, tenaga kerja dan pupuk NPK berpengaruh signifikan terhadap produksi sawit swadaya di Desa Tamang Kecamatan Nanga Mahap Kabupaten Sekadau.
PENGARUH ZPT DAN PUPUK KANDANG BEBEK TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK LADA ASAL SULUR PANJAT Santoso, Eka Rahmawati; Listiawati, Agustina; Wasi'an, Wasi'an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.92749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk kandang bebek dan konsentrasi ZPT yang terbaik untuk pertumbuhan setek lada asal sulur panjat pada tanah Podsolik Merah Kuning atau PMK. Penelitian ini berlokasi di Jalan Sepakat 8, Kecamatan Pontianak Kota, Kabupaten Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan dari Agustus - November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 5 tanaman sampel, sehingga terdapat 135 tanaman. Kombinasi perlakuan yang dimaksud yaitu : f1m1 = 100ppm ZPT dan 250 g/polybag pupuk kandang bebek, f2m1 = 200ppm ZPT dan 250 g/polybag pupuk kandang bebek, f3m1 = 300ppm ZPT dan 250 g/polybag pupuk kandang bebek, f1m2 = 100ppm ZPT dan 500 g/polybag pupuk kandang bebek, f2m2 = 200ppm ZPT dan 500 g/polybag pupuk kandang bebek, f3m2 = 300ppm ZPT dan 500 g/polybag pupuk kandang bebek, f1m3 = 100ppm ZPT dan 750 g/polybag pupuk kandang bebek, f2m3 = 200ppm ZPT dan 750 g/polybag pupuk kandang bebek, f3m3 = 300ppm ZPT dan 750 g/polybag pupuk kandang bebek. Variabel pengamatan meliputi tinggi tunas, jumlah daun, volume akar, dan persentase setek hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 300 ppm ZPT dan 500 g/polybag memberikan pertumbuhan setek lada terbaik pada media tanah PMK.
EVALUASI SENSORI DARK CHOCOLATE DENGAN PENAMBAHAN BUBUK DAUN PANDAN DENGAN METODE DESKRIFTIF Rahmayani, Vivi; Maherawati, Maherawati; Hartanti, Lucky
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.93154

Abstract

Dark chocolate merupakan jenis cokelat yang memiliki kandungan lemak kakao dan bubuk cokelat yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis cokelat lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sensori dark chocolate dengan penambahan bubuk daun pandan. Dark chocolate yang digunakan berasal dari biji kakao lokal Kalimantan Barat. Bubuk daun pandan ditambahkan sebanyak 2,5% dalam formulasi. Evaluasi sensori menggunakan metode deskriptif, dilakukan oleh 30 panelis semi-terlatih menggunakan skala deskriptif 1 hingga 5 berdasarkan empat parameter: rasa, aroma, warna, dan kesukaan keseluruhan. Hasil menunjukkan bahwa penambahan bubuk daun pandan memberikan pengaruh nyata terhadap parameter aroma dan rasa, serta meningkatkan skor kesukaan keseluruhan dibandingkan dark chocolate tanpa penambahan bubuk daun pandan.
KARAKTERISTIK KIMIA PEKASAM IKAN NILA DENGAN PENAMBAHAN KULTUR TUNGGAL ISOLAT BAKTERI ASAM LAKTAT Chaterina, Laura; Maherawati, Maherawati; Simamora, Cico Jhon Karunia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.90831

Abstract

Fermentasi pada pekasam sampai saat ini masih dilakukan secara tradisional dengan menerapkan fermentasi spontan. Produk fermentasi secara tradisional memiliki kelemahan yaitu mutu produk yang tidak seragam, jenis mikroba yang tumbuh sangat banyak dan sulit terkontrol, populasi awal BAL yang rendah menyebabkan bakteri pembusuk tumbuh cepat mendahului pertumbuhan BAL. Kelemahan ini perlu diperbaiki untuk menghasilkan pekasam dengan mutu yang baik dan seragam, salah satunya yaitu pembuatan pekasam dalam skala laboratorium dengan penambahan kultur starter bakteri asam laktat pada proses fermentasi. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kimia pekasam ikan nila yang dibuat dengan penambahan isolat bakteri asam laktat kultur tunggal. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan yaitu penambahan kultur starter tunggal dengan 6 taraf perlakuan (isolat 1, isolat 2, isolat 3, isolat 4, isolat 5, dan isolat 6) dan 1 kontrol (tanpa penambahan kultur starter). Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat 6 memiliki karakteristik kimia yang lebih baik dari kontrol yaitu kadar air 51,12%, kadar abu 5,85%, kadar protein 24,37%, karbohidrat 9,27% dan total asam 0,76%.
STRUKTUR POPULASI LABI-LABI (Amyda cartilaginea) DI DANAU ULAK KERAMAT KABUPATEN KAPUAS HULU Sidit, Oktavianus; Soetignya, Widadi Padmarsari; Anzani, Yunita Magrima
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.93246

Abstract

The Asiatic softshell turtle (Amyda cartilaginea) is a species of freshwater turtle that has been classified as vulnerable by the IUCN and inhabits rivers and lakes. Its utilization has been practiced for a long time, whether for food, traditional medicine, or as pets, which can disrupt the turtle's population. This study aims to examine the population structure, consisting of abundance and size distribution, growth patterns, sex ratio, and age structure, which can later serve as scientific information for conservation efforts. The research was conducted from July to August 2024 in Ulak Keramat Lake, Bika Subdistrict, Kapuas Hulu Regency. The data collected included curved carapace length (CCL), curved carapace width (CCW), weight, sex, and environmental conditions. Subsequently, the data were analyzed to determine abundance and size distribution, growth patterns, sex ratio, age structure, and diet. The study obtained 30 turtles with a CCL of 15"“70 cm, CCW of 14"“53 cm, and a weight of 0.3"“32 kg, exhibiting a positively allometric growth pattern (b=3.0922). The male-to-female ratio was 1.27:1, with the age structure dominated by adult turtles (67%). The lake environment was in good condition and supported the turtle's habitat.
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG RIAM PARANGEK DI DESA PISAK KECAMATAN TUJUH BELAS KABUPATEN BENGKAYANG KALIMANTAN BARAT Rava'ie, Adib Ravaie; Mulyadi, Ahmad; Hadinata, Fitra Wira
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.71784

Abstract

Riam Parangek, kawasan wisata air terjun yang menawarkan bermain air, duduk santai, melihat pemandangan, camping ground, dan arung jeram/ rafting, telah mengalami peningkatan jumlah wisatawan. Peningkatan ini mendorong dilakukannya penelitian untuk mengkaji kesesuaian sumber daya alam dan daya dukung kawasan guna mencegah penurunan kualitas lingkungan dan kerusakan sumber daya alam di lokasi wisata Riam Parangek. Penelitian telah dilaksanakan ±3 bulan, dari bulan November, Desember 2022, dan Januari 2023 di Riam Parangek Desa Pisak Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang. Pengamatan dilakukan sebanyak 2 kali ulangan dalam 1 hari, dari pagi saat wisata Riam Parangek dibuka sampai sore menjelang malam saat wisata Riam Parangek tutup. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Indeks kesesuaian wisata (IKW) Wisata Riam Parangek adalah sebesar 2,6 untuk kategori bermain air, 2,27 untuk kategori wisata duduk santai, 2,12 untuk kategori melihat pemandangan, dan 2,27 untuk kategori berkemah yang semua kategori wisatanya tergolong dalam kategori S2 (Sesuai). Daya Dukung Kawasan, wisata air terjun Riam Parangek dapat menampung 355 orang/hari untuk bermain air, 273 orang/hari untuk duduk santai, 437 orang/hari untuk melihat pemandangan, dan 21 orang/hari untuk kategori berkemah, wisata air terjun Riam Parangek dapat menampung 1086 orang/hari. Tingkat persepsi masyarakat terhadap kenyamanan wisata air terjun Riam Parangek adalah sebesar 86,66% (nyaman), sedangkan tingkat persepsi pengunjung terhadap keindahan sebesar 73,33% (cukup indah). Sehingga wisata air terjun Riam Parangek termasuk dalam kategori nyaman dan cukup indah.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT Yayan, Muhammad; Maherawati, Maherawati; Saputri, Nur Endah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.91185

Abstract

Ketahanan pangan bagi suatu negara merupakan hal yang sangat penting, terutama bagi negara yang mempunyai penduduk sangat banyak seperti Indonesia.   Menurut Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan penentuan atau pengukuran ketahanan pangan dapat dilakukan dengan menilai 9 indikator. Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2020 Kabupaten Ketapang memiliki 1 kecamatan yang termasuk dalam prioritas 3. Pada tahun 2021 dan 2022, jumlah kecamatan dengan prioritas 3 di Kabupaten Ketapang meningkat menjadi dua kecamatan. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan faktor-faktor penting yang mempengaruhi ketahanan pangan di Kabupaten Ketapang. Data dikumpulkan melalui data sekunder yang diperoleh dari buku Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) Provinsi Kalimantan Barat yang terdiri dari 9 indikator ketahanan pangan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan empat faktor yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketahanan pangan yaitu rasio konsumsi normatif, persentase rumah tangga tanpa akses listrik, persentase rumah tangga tanpa akses air bersih, dan persentase penduduk di bawah garis kemiskinan. Rasio kunsumsi normatif peningkatan jumlah penduduk tiap tahunnya dan produksi pangan yang menurun akibat alih fungsi lahan sehingga ketersediaan pangannya kurang, akses listrik yang belum mencapai daerah-daerah terpencil, akses listrik yang disebabkan oleh belum meratanya PDAM, serta tingginya persentase penduduk miskin yang menempatkan Kabupaten Ketapang pada peringkat ketiga di Kalimantan Barat.    
PENGARUH BOKASI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH ALUVIAL Fendi, Fendi; Anggorowati, Dini; Susana, Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.80955

Abstract

Kedelai edamame ( Glycine max (L) Merill) merupakan satu diantara komoditas pangan bergizi tinggi dan sumber protein nabati yang rendah Kolesterol. Kedelai edamame sangat digemari masyarat, sehingga permintaan kedelai edamame di Indonesia mengalami peningkatan. Peningkatan permintaan kedelai edamame tidak dapat dipenuhi Indonesia karena sulitnya meningkatkan produksi kedelai edamame. Upaya peningkatan produksi kedelai edamame dapat dilakukan diantaranya dengan memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Pemberian bokasi Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) bertujuan untuk memperbaiki kondisi fisik dan pupuk NPK untuk melengkapi kebutuhan unsur hara yang kurang pada tanah aluvial. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi terbaik pemberian bokasi TKKS dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai edamame pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan yang berlokasi di Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus "“ Oktober 2023 Penelitian menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor yang pertama yaitu bokasi TKKS dengan 3 taraf perlakuan yaitu b1 (20 ton/ha setara dengan 100 g/polibag), b2 (30 ton/ha setara dengan 150g/polibag) dan b3 (40 ton/ha setara dengan 200 g/petak ) dan faktor yang kedua yaitu pupuk NPK dengan 3 taraf perlakuan yaitu n1 (200 kg/ha setara 1,2 g/tanaman), n2 (300 kg/ha setara 1,875 g/tanaman), dan n3 (400 kg/ha setara 2 , 25 gr/tanaman). Variabel pengamatan terdiri dari tinggi volume tanaman akar, berat kering tanaman, berat kering akar, jumlah cabang produktif, jumlah polong pertanaman dan berat polong pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi bokasi TKKS 30 ton/ha dan pupuk NPK 300 kg/ha memberikan hasil terbaik pada volume akar, berat kering tanaman, tinggi tanaman 4 MST dan jumlah polong pertanaman pada tanaman kedelai edamame.

Page 3 of 3 | Total Record : 30