cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
THE EFFECT OF VARIOUS NITROGEN FERTILIZER DOSAGE ON GROWTH AND YIELD OF Mentha piperita Linn. ON ALUVIAL SOIL Dwi Nirwanto; Siti Hadijah; Rahmidiyani .
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.41345

Abstract

Mentha piperita Linn is one of the annual herbaceous plants that has many benefits, such as mint oil which is used as an aroma and flavor enhancer in food and drinks, medicine, perfume, cosmetics, and other refreshing products. Efforts to increase mint plant production by expanding cultivation land on alluvial soils must be balanced with intensification efforts, such as applying nitrogen fertilizer because mint is a leaf-producing plant that requires a lot of N elements. This study aims to determine the best dose of nitrogen fertilizer in increasing growth and yield of mint on alluvial soils. This research was conducted from October 21, 2019 to January 24, 2020. The method used was a Completely Randomized Design. The treatments consisted of 5 levels namely n1 = 0.09 g N/polybag, n2 = 0.18 g N/polybag, n3 = 0.28 g N/polybag, n4 = 0.37 g N/polybag, n5 = 0.46 g N/polybag. All treatments were repeated 5 times, each treatment consists of 4 plant samples. The results showed that the best dose of nitrogen fertilizer for increasing Mentha piperita Linn. production was 0.46 g N/polybag on variable leaf weight per plant. Keywords: Alluvial Soil, Mentha piperita Linn, Nitrogen Fertilizer
UJI ISOLAT BAKTERI AZOTOBACTER ASAL KEBUN LIDAH BUAYA DENGAN PUPUK UREA TERHADAP SERAPAN NITROGEN PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.) DI TANAH GAMBUT nandung erlanda erlanda; Ismahan Umran; Feira Budiarsyah Arief
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45414

Abstract

ABSTRACTTanah gambut terutama yang berada di daerah tropis memiliki sifat fisika, kimia danbiologi tertentu yang mencerminkan ciri khas dari tanah tersebut. Tanaman Kedelai (Glycine max L.) merupakan komoditi pangan utama setelah padi dan jagung. Rendahnya hasil produksi tanaman kedelai pada lahan pertanian yang kurang optimal dalam budidayakan tanaman kedelai yang mennyebabkan rendahnya hasil produksi. Urea merupakan salah satu pupuk yang memiliki kandungan nitrogen. Pupuk urea adalah   pupuk   yang   mengandung   nitrogen   (N)   berkadar   tinggi.   Azotobacter merupakan kelompok bakteri yang umum ditemukan saat diisolasi dari tanah dan diketahui memiliki aktivitas fiksasi nitrogen. Bakteri ini dapat berperan untuk meningkatkan serapan nitrogen dan membantu pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi isolat bakteri azotobacter  dengan pupuk  urea  terhadap  serapan  nitrogen pada  tanaman kedelai (Glycine max L.) di tanah gambut. Penelitian dilakukan untuk membantu serapan nitrogen dalam tanah dan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia secara berlebihan.  Penelitian  ini  menggunakan  rancangan  acak  lengkap  (RAL)  yang menguji dua perlakuan dengan diberikan tambahan penggunakan pupuk urea yang tediri 4 taraf dan bakteri azotobacter yang terdiri 2 taraf sehingga semuanya terdapat24 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bakteri azotobacter asal kebun lidah buaya dan pupuk urea menunjukkan berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan reaksi pH tanah pada tanaman kedelai ditanah gambut, sementara itu variabel pengamatan populasi, tinggi tanaman, kadar N, N-total, berat kering tanaman, berat kering akar tanaman dan serapan N tanaman kedelai tidak berpengaruh nyata. Kata kunci : Tanaman Kedelai, Tanah Gambut, Bakteri Azotobacter, Pupuk Urea
Uji Toleransi Bayam Merah Terhadap Cekaman Salinitas Bruari Halim
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36519

Abstract

This research aimed to know level of tolerance red spinach to salinity stress. This research was conducted in Pontianak from July 9th to August 2nd 2019. The method used was the completely randomized design (CRD). Comprised of 6 concentration level. Concentration level was the: 0, 2.000, 4.000, 6.000, 8.000 and 10.000 ppm. The variables observed in this research were fresh weight, root volume, leaf area, root dry weight and shoot dry weight. The results showed that the red spinach was tolerance the salinity stress of 8.000 ppm NaCl but the more salt accumulation increased the stunted growth.Keywords : Tolerance Test, Red Spinach, Salinity Stress
SUBSTITUSI TAPIOKA OLEH PATI BIJI DURIAN DALAM PEMBUATAN NUGGET AYAM : KAJIAN KARAKTERISTIK SIFAT FISIKOKIMIA DAN SENSORI Domitila Benti; Yohana Kusumadewi; Shollahuddin Shollahuddin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7387

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kadar substitusi tapioka oleh pati biji durian yang terbaik dalam pembuatan nugget ayam melalui kajian karakteristik sifat fisikokimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor perlakuan yaitu substitusi tapioka oleh pati biji durian (D) yang terdiri dari lima perlakuan yaitu substitusi 0 g, 50 g, 100 g, 150 g, 200 g. Variabel pengamatan meliputi kadar air, kadar lemak, kadar protein, kadar abu, kadar karbohidrat dan uji sensori. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji F (ANOVA), jika berpengaruh nyata, dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur dengan taraf 5 %. Uji sensori menggunakan metode Kruskal-Wallis selanjutnya untuk mendapatkan hasil terbaik dilakukan uji indeks efektifitas. Hasil penelitian pembuatan nugget ayam yang menghasilkan perlakuan terbaik adalah nugget ayam 50 g pati biji durian. Nugget ayam yang dihasilkan memiliki karakter fisikokimia : kadar air 45,90%, kadar lemak 17,20%, kadar protein 22,90%, kadar abu 0,99%, kadar karbohidrat 13,79%, rasa 3,84 (enak), warna 3,67 (kuning), kekenyalan 3,20 (kenyal), kesukaan 3,76 (suka). nugget ayam, fisikokimia, sensori, substitusi, pati biji durian.
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SEPONTI KABUPATEN KAYONG UTARA Alfonsus Alfa Rexa; Riduansyah Riduansyah; Junaidi Junaidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66854

Abstract

Imbangan tingkat pemanfaatan lahan dengan daya dukung lahan menjadi ukuran kelayakan penggunaan lahan, sebaliknya jika pemakaian lahan telah melampaui kemampuan daya dukung lahan maka pemanfaatan lahan tidak dipakai secara efektif, maka secara jelas dapat dikatakan bahwa daya dukung lahan adalah kemampuan lahan untuk mendukung kebutuhan-kebutuhan manusia dalam bentuk penggunaan lahan, yang pada akhirnya tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia terutama bahan makanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui daya dukung lingkungan berbasis lahan sawah di Kecamatan Seponti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 satuan lahan dengan luasan yang bervariasi, satuan lahan I seluas 1.891,54 hektar (4,85%), sedangkan satuan lahan II seluas 4.087,73 hektar (10,48%), dan satuan lahan terluas adalah satuan lahan III dengan luasan 33.043,00 hektar (84,68%) luasan satuan lahan diketahui melalui analisis GIS. Pada hasil survei, pengamatan boring, dan minipit di lokasi penelitian, terdapat 2 ordo tanah yaitu Inceptisol dan Entisol. Berdasarkan hasil evaluasi kemampuan lahan kelas kemampuan lahan yaitu kelas III-s, w. Lahan pada kelas III dapat digunakan untuk tanaman semusim, tanaman yang  lindung dan cagar alam (LH No 17 Tahun 2009). Lahan pada kelas III ini cocok dijadikan lahan sawah, sesuai dengan penggunaan lahan pada LH No 17 Tahun 2009.  Ketersediaan lahan ditentukan berdasarkan dari data luasan lahan sawah yang diketahui melalui analisis GIS) di Kecamatan Seponti adalah 1.484,80 ha dan kebutuhan lahan di Kecamatan Seponti adalah 417,20 ha/tahun. Berdasarkan analisis daya dukung lahan yang dilakukan diperoleh hasil bahwa daerah penelitian memiliki nilai ketersediaan dan kebutuhan lahan yang berstatus surplus.
PENGARUH ABU SERBUK KAYU DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT PADA TANAH GAMBUT Antonia Nabella; Wasi'an Wasi'an; Eddy Santoso
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i4.58236

Abstract

Tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) merupakan salah satu tanaman komoditas hortikultura penting yang multiguna sebagai sayuran, minuman jus, bahan baku industri, kosmetika bahkan sebagai bahan obat-obatan. Pemanfaatan tanah gambut sebagai media tumbuh tanaman tomat dihadapkan pada beberapa kendala yaitu kandungan unsur hara dan pH (keasaman tanah)  yang rendah yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman tomat. Usaha yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut antara lain dengan cara menambahkan abu serbuk kayu (yang diperoleh dari hasil pembakaran bahan serbuk gergaji) dan pemberian pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis interaksi abu serbuk kayu dan pupuk NPK untuk pertumbuhan dan hasil tanaman tomat yang terbaik pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Sungai Raya Dalam Ujung, Dusun Parit Buluh, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian berlangsung dari tanggal 2 Maret 2022 sampai 27 Mei 2022. Penelitian ini menggunakan faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor perlakuan dan diperoleh 9 kombinasi perlakuan, setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap unit perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel sehingga total tanaman adalah 108 tanaman. Faktor pertama terdiri dari abu serbuk kayu yang terdiri dari 3 taraf yaitu : b1 = 55,1 ton/ha, b2 = 76,7 ton/ha dan b3 = 98,2 ton/ha. Faktor kedua adalah pupuk NPK Mutiara (16-16-16) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: k1 = 300 kg/ha, k2 = 450 kg/ha dan k3 = 600 kg/ha. Variabel yang diamati meliputi: tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat buah per buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara pemberian abu serbuk kayu dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah gambut. Pemberian abu serbuk kayu 76,7 ton/ha dan pupuk NPK 450 kg/ha menunjukkan dosis yang efisien untuk pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah gambut.Kata Kunci   : Abu Serbuk Kayu, Pupuk NPK, Tanah Gambut, Tomat
Peran Kelompok Tani dalam Penerapan Trichoderma di Desa Sungai Kakap Kabupaten Kuburaya Jamil Jamil; Jajat Sudrajat; Komariyati Komariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7757

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kelompok tani dalam penerapan trichoderma di Desa Sungai Kakap dan untuk mengetahui hubungan peran kelompok tani dengan tingkat penerapan trichoderma. Penelitian ini menggunakan metode survey, dan populasinya adalah anggota kelompok tani di Desa Sungai Kakap dengan jumlah sampel adalah 44 orang responden. Data dianalisis menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok tani dalam penerapan trichoderma adalah kurang baik. Hal tersebut terbukti dari hasil perhitungan bahwa sebanyak 28 responden (63,64%) menyatakan kurang baik. Tingkat penerapan trichoderma adalah kurang baik, hal tersebut terbukti dengan 43 responden (97,73%) menyatakan kurang baik. Terdapat hubungan yang kuat antara peran kelompok tani dengan tingkat penerapan trichoderma dibuktikan dari hasil uji korelasi Rank Spearman yaitu 0,731 dan nilai signifikan 0,05.   Kata kunci: Kelompok Tani, Penerapan, Peran, Trichoderma
PENGARUH PEMBERIAN PUKAN AYAM DAN PUPUK NPK TERHADAP KETERSEDIAAN NPK DAN HASIL TANAMAN JAGUNG DI TANAH ULTISOL Ernawati, Ernawati; Sulakhudin, Sulakhudin; Widiarso, Bambang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.75396

Abstract

Tanah berperan terhadap perkembangan dan pertumbuhan tanaman, sifat tanah yang berkaitan dengan tanaman yaitu sifat fisik dan sifat kimia tanah. Kesuburan tanah ultisol sangat rendah, kemasaman tanah tinggi, kejuhan Al tinggi, bahan organik rendah dan kandungan hara makro dalam tanah sangat miskin terutama unsur hara makro. Cara mengatasi permasalahan ini perlu pemberian ameliorant yaitu pukan ayam dan NPK. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pukan ayam dan NPK terhadap ketersediaan NPK dan hasil tanaman jagung manis dan mengetahui dosis terbaiknya. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak. Rancangan Penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, faktor pertama dosis pukan ayam terdiri dari 4 taraf dan faktor kedua dosis NPK yang terdiri dari 4 taraf diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi pukan ayam dan NPK berpengaruh nyata terhadap N-total, Fosfor-tersedia dan diameter batang. Nilai N-total tertinggi (0,25 %) pada kombinasi perlakuan pukan ayam 30 ton/ha dan NPK 400 kg/ha, nilai Fosfor-tersedia tertinggi (416,02 ppm) pada kombinasi perlakuan pukan ayam 20 ton/ha dan NPK 400 kg/ha, serta diameter batang tertinggi (31,07 g)pada kombinasi perlakuan pukan ayam 10 ton/ha dan NPK 400 kg/ha.Kata Kunci: Ultisol, Pukan Ayam, Pupuk NPK, Ketersediaan NPK, Hasil Tanaman Jagung
POLA PERTUMBUHAN KERANG AIR TAWAR (Margaritifera sp) DI SALURAN IRIGASI DESA SAMBORA KECAMATAN TOHO KABUPATEN MEMPAWAH Fenti Fenti; Ahmad Mulyadi; Sri Rahayu
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.43577

Abstract

Margaritifera sp shells can be found in the irrigation channel of Sambora Village. Clams are filter feeders groups or animals that take food by filtering water. The irrigation water flow in Sambora Village contains a substrate of muddy sand and sandy mud. This research aims to determine the morphometric characteristics and growth patterns as well as density of shells in the irrigation channel of Sambora Village, Toho Sub-district, Mempawah District. It used a purposive random sampling method. This research was conducted in March-May 2020 and the research location was divided into 3 stations. It found a total of 801 Margaritifera sp shells. All characteristics of average shell length (PC), shell height (TC), shell thickness (TBL), and total weight (BT) showed varying sizes between males and females in which the female has greater sizes than the male. The relationship between shell length and the total weight is in the range of b <3 which shows a negative allometry growth pattern. The density values ranged from 1.22 - 3.02 ind/m2. The density between stations was different with the highest at station II and the lowest at station I. The asymptotic length (L∞) of Margaritifera sp reached 126.97 mm for females and 121.42 mm for males.Keywords: Morphometric, Growth Pattern, Density, Margaritifera sp
KARAKTERISTIK MI BASAH DENGAN SUBSTITUSI EKSTRAK DAUN BAYAM (Amaranthus. Spp) Ferip Serbianto Lase; Tri Rahayu; Suko Priyono
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45774

Abstract

Sayur bayam merupakan jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi seperti protein, karbohidrat, vitamin A, B dan C. komoditi pangan masih belum banyak dimanfaatkan dan berbasis pangan lokal adalah bayam. Mi basah merupakan mi berbahan dasar terigu, untuk melengkapi kandungan gizi perlu ditambahkan daun bayam hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi mi basah dengan substitusi ekstrak daun bayam yang menghasilkan sifat fisikokimia dan sensori terbaik. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 1 (satu) faktoryaitu formulasi tepung terigu dan daun bayam yang terdiri dari 6 taraf (100% : 0%; 95% : 5%; 90% : 10%; 85% : 15%; 80% : 20%; dan 75% : 25%). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 (empat) kali. Parameter yang dianalisis adalah kadar air, kadar abu, uji sensoris dan penentuan perlakuan terbaik. Analisis data untuk karakteristik fisik dan kimia menggunakan F ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) (α=5%). Hasil penelitian menunjukkan substitusi ekstrak daun bayam terbaik adalah perlakuan tepung terigu 75% dan ekstrak daun bayam 25% mempunyai karakteristik fisikokimia sebagai berikut: kadar air 56,26%, kadar abu 2,49% dan nilai sensori terbaik yaitu warna 4,30 (suka), tekstur 3,96 (suka) dan rasa 3,90 (suka). Kata Kunci : Substitusi, mi basah, bayam