cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
PERSEPSI ANGGOTA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KUD “SEPUDAK” DI DESA GALING KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS yeni Hamid Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.6599

Abstract

ABSTRAK Koperasi Unit Desa “SEPUDAK” merupakan salah satu KUD yang didirikan dengan tujuan untuk memajukan kesejahteraan ekonomi dan kegiatan usaha anggota dan jajarannya.Akantetapisaatini KUD “SEPUDAK” menghadapikendaladalampengembangannya, baikdarisumberdayamanusia (SDM) dan,sumberdaya modal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi anggota tertadap kualitas pelayanan KUD “SEPUDAK” di Desa Galing Kecamatan Galing Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (porpusive sampling) yaitu di Desa Galing dengan pertimbangan bahwa Desa Galing merupakan tempat berdirinya KUD “SEPUDAK” dan merupakan KUD yang memegang peranan utama dalam menyalurkan sarana produksi pertanian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden dari  255 populasi yang rata-rata anggotanya adalah petani. Hasil penelitian tentang persepsi anggota terhadap kualitas pelayanan yang di analisis berdasarkan lima dimensi. Terdapat empat dimensi menunjukkan kategori kurang baik dengan rata-rata skor masing-masing dimensi yakni: dimensi bukti langsung sebesar 75 persen, dimensi kepedulian sebesar 72,68 persen, dimensi kehandalan sebesar 63,57 persen, dan dimensi daya tanggap sebesar 70,5 persen, sedangkan untuk dimensi jaminan berada dalam kategori baik dengan skor sebesar 78 persen.   Kata Kunci : Persepi, Kualitas Pelayanan, KUD “SEPUDAK”
Pengaruh Kombinasi Pupuk NPK dan Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Nanas terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda pada Tanah Gambut. Nia Amrianti Ariesta; Iwan Sasli; Dini Anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.49309

Abstract

Pengembangan produksi sawi pagoda masih terbatas, hanya secara hidroponik. Sawi pagoda merupakan salah satu komoditas hortikultura yang layak dibudidayakan di Kalimantan Barat. Salah satu jenis tanah yang dapat dimanfaatkan untuk budidaya Sawi Pagoda adalah tanah gambut. Budidaya pada lahan gambut memiliki kendala yaitu kandungan unsur hara yang rendah dan kondisi pH tanah yang rendah. Unsur hara yang rendah perlu perbaikan yaitu dengan penambahan pupuk diantaranya pupuk organik cair dan pupuk anorganik, diharapkan kombinasi pupuk NPK dan pupuk organik cair limbah kulit nanas meningkatkan kandungan unsur hara pada tanah gambut sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi pagoda pada tanah gambut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis pupuk NPK dan pupuk organik cair limbah kulit nanas yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil Sawi Pagoda pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di rumah penelitian agronomi Fakultas Pertanian Untan dimulai pada tanggal 19 Desember 2021 sampai dengan 28 Februari 2021 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan diulang sebanyak 6 kali dan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan yang di maksud yaitu :           P1 = 0,8 g/tanaman + 30 ml/l, P2 = 1,6 g/tanaman  + 25 ml/l, P3 = 2,4 g/tanaman + 20 ml/l, P4 = 3,2 g/tanaman + 15 ml/l. Variabel pertumbuhan dan hasil yang diamati dalam penelitian ini meliputi : jumlah daun, kadar  klorofil daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, volume akar. Kombinasi pupuk NPK dan pupuk organik cair limbah kulit nanas memberikan pengaruh yang tidak nyata untuk semua variabel pengamatan. Hasil penelitian tidak didapatkan kombinasi terbaik, kombinasi pupuk NPK dan POC kulit nanas memberikan pengaruh yang sama baiknya untuk semua variabel pengamatan
KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KERAJINAN ANYAMAN AKAR KELADI AIR (Sagittaria Guyanensis) Endang Sulistyawati; Eva Dolorosa; Anita Suharyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.67247

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen pada industri  kerajian anyaman akar keladi air (Sagittaria Guyanensis). Sampel dari penelitian ini terdiri dari 96 responden. Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil analisis data menunjukan bahwa hasil Importance Performance Analysis (IPA) yang menjadi prioritas utama yang harus ditingkatkanadalah keterjangkauan harga, kesesuaian harga dengan manfaat, akses transportasi kelokasi, periklanan. Tingkat Customer Satisfaction Index (CSI) dari atribut kepuasan konsumen secara keseluruan puas, ditunjukan oleh 72,1 persen. Tingkat kepuasan tertinggi adalah kualitas produk dengan skor rata-rata 3,900.sebaliknya atribut dengan tingkat kinerja terendah adalah akses transportasi kelokasi  dengan skor rata-rata 3,385.
ANALISIS FUNGSI KEUNTUNGAN MINYAK KELAPA MENTAH DI KILANG MINYAK SARI KEMBANG DESA HARAPAN KECAMATAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS Wulan Sari; Nurliza Nurliza; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8672

Abstract

Setiap perusahaan tentunya mengharapkan keuntungan yang maksimal dari hasil penjualan produknya. Dalam mencapai suatu keuntugan Kilang Minyak Sari Kembang harus mengoptimalkan sumberdaya yang ada atau terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan tingkat keuntungan, menganalisis kondisi skala usaha dan efisiensi usaha minyak kelapa mentah di Kilang Minyak Sari Kembang. Model analisis yang digunakan adalah fungsi cobb-douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat harga bahan baku dan upah tenaga kerja mempunyai pengaruh yang signifikan, untuk biaya bahan baku berpengaruh negatif dan upah tenaga kerja berpengaruh positif terhadap tingkat keuntungan minyak kelapa mentah. Hasil pendugaan kondisi atas skala usaha minyak kelapa mentah berada dalam kondisi skala usaha dengan kenaikan hasil yang menurun (decreasing return to scale). Oleh karena itu, sudah tidak layak lagi meningkatkan penggunaan input guna menambah hasil produksi. Analisis efisiensi diketahui bahwa dalam penggunaan input dalam usaha minyak kelapa mentah di Kilang Minyak Sari Kembang dalam keadaan tidak atau belum efesien. Penambahan input secara proporsional hanya akan memberikan tambahan tingkat keuntungan yang lebih sedikit. Kata Kunci: Minyak Kelapa Mentah, Fungsi Keuntungan Cobb-Douglas, Skala Usaha, Efisiensi
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL Christin Clarissariyani; Agustina Listiawati; Agus Hariyanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62056

Abstract

Perbanyakan jambu kristal secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara setek. Perbanyakan jambu kristal menggunakan setek menemukan beberapa kendala dimana akarnya sulit untuk tumbuh, maka diperlukan hormon tambahan untuk merangsang pertumbuhan akar yaitu hormon auksin. Budidaya setek jambu kristal tidak hanya memerlukan hormon, tetapi bergantung juga kepada media. Media tanam untuk budidaya setek sangat berperan untuk perkembangan akar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ZPT dan komposisi media tanam yang terbaik untuk pertumbuhan setek jambu kristal. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak (19 Agustus – 16 November 2022). Metode Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Split Plot yang terdiri dari dua faktor yaitu media tanam (m) sebagai main plot dan konsentrasi ZPT (k) sebagai sub plot dengan 9 taraf perlakuan ZPT dan media tanam. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap ulangan terdiri dari 5 tanaman sampel. Komposisi media tanam dan konsentrasi ZPT (ppm) yang diberikan yaitu m1k1=media tanam 2:1:2 dan 100 ppm; m1k2=media tanam 2:1:2 dan 200 ppm; m1k3=media tanam 2:1:2 dan 300 ppm; m2k1=media tanam 2:1:1 dan 100 ppm; m2k2=media tanam 2:1:1 dan 200 ppm; m2k3=media tanam 2:1:1 dan 300 ppm; m3k1=media tanam 2:2:1 dan 100 ppm; m3k2= media tanam 2:2:1 dan 200 ppm; m3k3= media tanam 2:2:1 dan 300 ppm. Variabel yang diamati meliputi persentase setek hidup, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, jumlah akar, panjang akar, dan pertambahan panjang setek. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ZPT 100 ppm-300 ppm yang digunakan dalam penelitian ini belum mempengaruhi pertumbuhan setek jambu kristal sampai akhir penelitian. Belum munculnya akar pada tanaman setek jambu kristal membuat komposisi media tanam belum bisa menampakkan pengaruhnya pada penelitian ini. 
PENGARUH KOMBINASI AMELIORAN DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA DUA KEDALAMAN MUKA AIR TANAH Manurung, Noval Martua; Abdurrahman, Tatang; Wasi’an, Wasi’an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.77212

Abstract

Produktivitas kubis bunga di Kalimantan Barat masih rendah karena pengembangannya dalam skala area kecil sehingga masih didatangkan dari luar daerah. Tanah aluvial yang cenderung bersifat masam mengakibatkan kubis bunga tidak dapat tumbuh optimal, sehingga penambahan unsur hara pada tanah aluvial dapat dilakukan dengan penambahan amelioran yang dikombinasikan dengan varietas menggunakan sistem budidaya jenuh air pada dua kedalaman muka air tanah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kedalaman muka air tanah, kombinasi amelioran dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga. Penelitian ini dilakukan di lahan Golden River Camp, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, pada 1 Juli 2023 sampai dengan 10 November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Split Blok, sebagai main plot yaitu kedalaman muka air tanah (D) dan sub plot yaitu kombinasi amelioran dan varietas (C). Terdapat 8 taraf perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 24 unit percobaan yang menggunakan 4 sampel tanaman dan 1 diantaranya menjadi sampel destruktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedalaman muka air tanah berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga, kombinasi amelioran dan varietas Larissa memberikan pertumbuhan dan hasil kubis bunga terbaik, serta tidak terdapat interaksi antara kedalaman muka air tanah dengan kombinasi amelioran dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga.Kata Kunci: Amelioran, Budidaya Jenuh Air, Kubis Bunga, Tanah Aluvial.
Penggunaan Biochar Sekam Padi dan Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Peranggi pada Tanah Aluvial Alfin Abdurrafi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.50655

Abstract

Tanah aluvial yang digunakan sebagai media tanam cabai peranggi memiliki kekurangan berupa tekstur tanah yang liat dan pejal sehingga mengurangi potensi akar untuk berkembang, selain itu kandungan kalium yang rendah juga mengurangi kemampuan tanaman dalam menghasilkan buah. Penggunaan biochar sekam padi dan pupuk KCl sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai peranggi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh biochar  sekam padi dan pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai peranggi di tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan yaitu pemberian biochar sekam padi dan pupuk KCl yang masing-masing terdiri dari 0 g/tanaman + 6,8 g/tanaman (b0), 225 g/tanaman + 5,6 g/tanaman (b1), 450 g/tanaman + 4,5 g/tanaman (b2) dan        675 g/tanaman + 3,4 g/tanaman (b3). Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan 3 sampel. Jumlah unit percobaan sebanyak 60 tanaman. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah cabang produktif (batang), jumlah buah per tanaman (buah) dan berat buah per tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan pemberian biochar sekam padi sebesar 450 g/tanaman setara 15 ton/ha dan pupuk KCl sebesar 4,5 g/tanaman setara 150 kg/ha merupakan perlakuan terbaik pada variabel volume akar dan berat buah per tanaman.Kata Kunci : Aluvial, Biochar, Cabai Peranggi, KCl
PENINGKATAN VIABILITAS BENIH PORANG MELALUI MOISTURIZING EKSTRAK BAWANG MERAH Wilhelmina Arini; Purwaningsih Purwaningsih; Tantri Palupi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.64308

Abstract

Perbanyakan tanaman porang dapat dilakukan dengan cara generatif menggunakan biji. Namun, kendala yang dihadapi perbanyakan secara generatif yaitu adanya masa dormansi pada benih porang. Upaya untuk mengatasi hal tersebut diperlukan perlakuan khusus untuk menyeragamkan dan meningkatkan viabilitas benih porang yang sedang dorman yaitu dengan metode moisturizing menggunakan ekstrak bawang merah sebagai zpt alami. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah terhadap peningkatan viabilitas benih porang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang diteliti adalah konsentrasi ekstrak bawang merah (B) terdiri dari 6 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali. Perlakuan yang dimaksud adalah: B0 = kontrol (moisturizing menggunakan air), B1 = moisturizing 30% ekstrak bawang merah, B2 = moisturizing 45% ekstrak bawang merah, B3 = moisturizing 60% ekstrak bawang merah, B4 = moisturizing 75% ekstrak bawang merah, B5 = moisturizing 90% ekstrak bawang merah. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, panjang plumula dan panjang radikula. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa moisturizing pada benih porang yang diberi perlakuan ekstrak bawang merah maupun yang tanpa diberikan ekstrak bawang merah dapat mematahkan dormansi benih porang dan meningkatkan pertumbuhan panjang plumula dan radikula benih porang. Konsentrasi yang efektif untuk pertumbuhan plumula dan radikula benih porang yaitu pada konsentrasi 45% ekstrak bawang merah.
PEMANFAATAN TEPUNG CANGKANG KEONG MAS SEBAGAI PENGGANTI KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH GAMBUT Kristoforus Cungkin; Ir.H. Asrifin Aspan,M.sc; Ir.Dwi Zulfita,Msc
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9190

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis pemberian tepung cangkang keong mas yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di lingkungan Asrama PBS Ketapang yang terletak di jalan Perdana no.53A Pontianak. Penelitian berlangsung dari tanggal 22 Maret sampai dengan 30 April 2014. Tanah yang digunakan untuk penelitian ini adalah tanah gambut. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 faktor, 5 taraf perlakuan pemberian tepung cangkang keong mas, dan 5 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah : k0 =  tanpa pemberian tepung cangkang keong mas, k1 =  60 gram/ polybag,  k2 =  120 gram/ polybag, k3 =  140 gram/ polybag, k4=  240 gram/ polybag. Variabel yang diamati  dalam penelitian meliputi: Volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah daun (helai), berat segar tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung cangkang keong mas dapat meningkatkan pH tanah gambut. Tepung cangkang keong mas dosis 240 g/polybag pada tanah gambut memberikan pertumbuhan dan hasil yang tertinggi pada semua variabel pengamatan tanaman kailan, namun dosis 60 g/polybag tepung cangkang keong mas merupakan dosis yang efisien.
PENGARUH BERBAGAI JENIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MELON PADA TANAH ALUVIAL eko eko darmansyah; dwi dwi zulfita; maulidi maulidi maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan yang berada di Jalan Parit Haji Muchsin, A.Yani II, Kabupaten Kubu Raya terhitung mulai tanggal 01 Agustus 2014 sampai dengan 31 Oktober 2014. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perhitungan data uji statistik anova dan uji lanjut BNJ, terdiri dari 5 taraf perlakuan dengan 5 blok sebagai ulangan dan setiap satu percobaan terdiri dari 3 tanaman sampel. Perlakuan tersebut adalah pupuk organik kotoran ayam (p1), kotoran bebek (p2), kotoran kambing (p3), kotoran kelinci (p4), kotoran ayam (p5). Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah volume akar, jumlah klorofil daun, berat kering tanaman, tinggi tanaman, waktu berbunga, berat buah, diameter buah, dan kemanisan buah. Hasil penelitian menunjukkan pupuk organik kotoran ayam merupakan jenis pupuk organik yang terbaik serta memberikan pengaruh nyata terhadap variabel berat kering tanaman dan hasil melon yaitu berat buah.