cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
UJI BEBERAPA VARIETAS MENTIMUN HIBRIDA PADA MEDIA TANAH GAMBUT AYU LITASARI; WARGANDA WARGANDA; WASI'AN WASI'AN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19780

Abstract

Pengembangan produksi dan produktivitas mentimun di Kalimantan Barat perlumendapat perhatian yang serius, untuk mencukupi kebutuhan dan permintaanpasar, maka salah satu usaha yang bisa dilakukan yaitu peningkatan produktivitaslahan dan penggunaan varietas unggul. Penelitian ini dilaksanakan di kebun petaniJalan Panca Bakti, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, KotaPontianak. Jenis tanah yang digunakan adalah gambut lama penelitian ± 3 bulandari April hingga Juni 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipertumbuhan dan hasil beberapa varietas mentimun hibrida pada media tanahgambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) denganempat perlakuan dan enam ulangan. Total dari seluruh penelitian adalah 24 petak.Perlakuan yang dimaksud adalah v1 = varietas Baby, v2 = varietas Hercules, v3varietas Mercy, v4 = varietas Monza f1. Variabel pengamatan yaitu berat keringtanaman, jumlah buah per petak, bobot buah per tanaman, bobot buah per petak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa varietas mentimun hibrida yangditanam pada media tanah gambut berpengaruh nyata pada variabel pengamatanjumlah buah per petak dan bobot buah per tanaman. Varietas mentimun yang diujiberpengaruh tidak nyata pada variabel pengamatan berat kering tanaman, danbobot buah per petak.Kata Kunci : Gambut, Mentimun, Varietas Hibrida,
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Sarang Burung Walet (Colacallia fuciphaga) Di Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang Yuniarti, Vina; Yurisinthae, Erlinda; Maswadi, Maswadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 1: April 2014
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha budidaya walet jinak di Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja yaitu di Kecamatan Matan Hilir Selatan dengan pertimbangan bahwa daerah ini merupakan salah satu Kecamatan yang memiliki letak geografis yang sesuai dengan kehidupan burung walet. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 43 penangkar burung walet. Penelitian ini menggunakan analisis finansial dengan 5 kriteria yaitu Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) dan Analisis Sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan menggunakan discount factor 12% menunjukan NPV sebesar Rp. 287,642,243.80,- Net B/C sebesar 2.27 dan IRR sebesar 21.79%. Payback Period menunjukan bahwa pengembalian investasi yaitu 2.1 yang artinya selama kurun waktu 2 tahun 1 bulan. Berdasarkan kegiatan tersebut usaha sarang burung walet ini layak untuk diusahakan secara finansial. Sementara Analisis Sensitivitas didapatkan bahwa kenaikan biaya operasional, kenaikan benefit, dan penurunan benefit sebesar 10% masih layak diusahakan dan dikembangkan.
COMBINATION OF CHICKEN FERTILIZER WITH RICE HUSK ON GROWTH AND RESULTS RED ON ALUVIAL SOIL Siti Aisyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.30537

Abstract

Alluvial soil has very low organic matter and N-total, so the use of chicken manure with rice husk is expected to improve the physical and chemical properties of the soil and increase the yield of shallots. The purpose of this study was to obtain the best combination of chicken manure with rice husk for growth and onion yield on alluvial soil. This research was carried out in Parit Bugis Village, Segedong District, Mempawah District with a duration of 3 months, from May 16 to August 14, 2018. The design used in this study was Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatment levels. Each treatment was 4 replications and 3 sample plants. The total number of plants is 72 plants. The variables observed in this research were plant height (cm), number of leaves (strands), number of tubers (fruit), wet weight of tubers (g), and dry weight of tubers (g). In addition, observations of environmental conditions were also carried out which included temperature (°C), humidity (%) and rainfall (mm). The results showed that various combinations of chicken manure with rice husk had a significant effect on the observed variables of plant height at 8 weeks and number of tillers, but were not significantly different from plant height 2, 4, 6 weeks, number of leaves in the 2nd week , 4, 6, 8, fresh weight of tubers per hill and dry weight of tubers per clump.Keywords: alluvial soil, chicken manure fertilizer, rice husk, shallot. 
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT KIKI PONDIKA; HENNY SULISTYOWATI; SURACHMAN SURACHMAN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.24005

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu tanaman rempah unggulan. Usaha budidaya bawang merah saat ini diarahkan menggunakan input berupa bahan organik. Air kelapa sebagai pupuk organik cair yang mengandung mineral, vitamin dan zat pengatur tumbuh merupakan sumber hara yang potensial dimanfaatkan dalam pengembangan budidaya bawang merah secara organik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan frekuensi air kelapa yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak selama 3 bulan, mulai 13 Agustus sampai dengan 11 Oktober 2017. Penelitian ini menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari 6 perlakuan frekuensi pemberian air kelapa yang berbeda, masing – masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan setiap satuan percobaan terdiri dari 3 sampel. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun, berat kering angin umbi per rumpun, berat kering angin per umbi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan tanaman bawang merah dengan pemberian air kelapa menunjukkan hasil yang baik, namun frekuensi pemberian air kelapa berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan.Kata kunci : Air kelapa, bawang merah, tanah gambut
RESPON TANAMAN UBI JALAR PADA PEMBERIAN PUPUK KOTORAN KAMBING DI LAHAN ALUVIAL ALAN NUARI; DWI ZULFITA; SURACHMAN SURACHMAN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.817 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman ubi jalar pada pemberian pupuk kotoran kambing di lahan aluvial dan mencari dosis pupuk kotoran kambing yang terbaik terhadap pertumbuhan dan  hasil ubi jalar di lahan aluvial. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2017 sampai 23 Juni 2017 yang berlokasi di jalan Alas Kusuma Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 1 faktor yaitu faktor dosis pupuk kotoran kambing (K) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, dimana setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah sebagai berikut: k1= 5 ton/ha pupuk kotoran kambing setara 131 g/tanaman, k2= 10 ton/ha pupuk kotoran kambing setara 262 g/tanaman, k3= 15 ton/ha pupuk kotoran kambing setara 393 g/tanaman, k4= 20 ton/ha pupuk kotoran kambing setara 524 g/tanaman, dan      k5= 25 ton pupuk kotoran kambing setara 656 g/tanaman. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah bobot isi tanah (g/cm3), jumlah klorofil daun (spad unit), berat kering tanaman (g), panjang batang utama (cm), jumlah umbi pertanaman (umbi), berat umbi pertanaman (kg), dan berat umbi perpetak (kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kotoran kambing dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil ubi jalar pada lahan aluvial. Pemberian pupuk kotoran kambing 20 ton/ha setara 524 g/tanaman merupakan dosis yang optimum untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil ubi jalar pada tanah aluvial.Kata kunci : Pupuk Kotoran Kambing, Tanah Aluvial, Ubi Jalar  
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT DI TANAH GAMBUT Simanungkalit, Efendi; Sulistyowati, Henny; Santoso, Eddy
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang kotoran ayam yang baik dan efisien bagi pertumbuhan dan hasil cabai rawit di tanah gambut. Metode eksperimen yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan dan setiap perlakuan terdapat 3 tanaman sampel. Adapun perlakuan tersebut terdiri dari a1(tanpa perlakuan pupuk kandang kotoran ayam), a2 (250g pupuk kandang kotoran ayam), a3 (500 g pupuk kandang kotoran ayam), a4 (750g pupuk kandang kotoran ayam), dan a5 (1000g pupuk kandang kotoran ayam). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar, jumlah cabang produktif, jumlah buah pertanaman, danberat buah pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang kotoran ayam memberikan hasil yang baik terhadap semua variabel yang diamati kecuali jumlah cabang produktif. Pemberian pupuk kandang kotoran ayam 500 g / polibag atau setara dengan 20 ton/ ha memberikan pertumbuhan dan hasil cabai rawit yang baik dan efisien dalam penggunaan pupuk kandang kotoran ayam. Kata kunci: cabai rawit, pupuk kandang, tanah gambut.
RELATIONSHIP OF LABELINGHEALTH WARNING AND SMOKING RISK PERCEPTION WITH CIGARETTE CONSUMPTION (IN PONTIANAK CITY) RAHIM RAHIM; DEWI KURNIATI; IMELDA IMELDA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.30160

Abstract

The number of smokers in Indonesia every year increases, various kinds of efforts that have been done by the government to reduce the number of smokers that exist but there is no awareness of the people who consume cigarettes. Cigarettes are a different health challenge compared to viruses and bacteria that humans can avoid, cigarettes actually become the needs of consumers. The purpose of this study was to analyze the relationship between cigarette warning labeling and the risk perception of smoking with cigarette consumption on 96 respondents by non-probability sampling with descriptive methods using correlation spearman rank (rho) analysis. The results showed that warning labeling and risk perception of smoking had a significant effect on cigarette consumption. The effort that must be done by the government is to increase labeling, increase the type of spooky image design and clarify the words listed on the cigarette packaging, and the community must be better at perceiving the dangers of smoking. Keywords :Labeling, Risk Perception, Cigarette Consumption, Correlation Spearman Rank (rho)
PRODUKTIVITAS KAMBING KACANG (Capra aegagrus) DI DESA RASAU JAYA III KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBURAYA AFRIANI, DINI AFRIANI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas kambing secara umum dipengaruhi lingkungan dan manajemen pemeliharaan. Tingkat keberhasil produktivitas kambing dapat dilihat dengan pencatatan rutin data seekor induk kambing yaitu litter size, kidding interval, bobot lahir, bobot sapih dan mortalitas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui Produktivitas kambing Kacang yang dipelihara oleh peternak di Desa Rasau Jaya III Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kuburaya. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk pengambilan data primer yaitu dengan pengamatan secara langsung pada peternak dan ternak, dengan variabel penelitian yang dihitung ialah jumlah anak sekelahiran (litter size), bobot lahir, bobot sapih dan mortalitas prasapih. Jumlah induk yang diamati dalam penelitian sebanyak 20 ekor dan anak kambing sebanyak 40 ekor. Variabel yang diamati selanjutnya dianalisis dengan uji rata-rata. Dari hasil pengamatan didapatkan rataan litter size anak 2,0±0,73, kidding interval induk yaitu 8,15 bulan dan rataan bobot lahir anak sebesar 1,51±0,37, sedangkan rataan bobot sapih anak sebesar 7,87±2,38 dan mortalitas anak dilokasi penelitian sebesar 10%. Hasil penelitian menunjukan bahwa produktivitas kambing Kacang di Desa Rasau Jaya masih termasuk baik untuk hasil litter size dan mortalitas, namun rendah pada bobot lahir dan bobot sapih, induk kambing kacang di Desa Rasau Jaya III dapat melahirkan 3 kali dalam kurum waktu 2 tahun.
PENGARUH BOKASHI LIMBAH AMPAS BATANG TEBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH ALLUVIAL Yusthiani, Fransiska; Nurjani, Nurjani; Sarbino, Sarbino
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendala sifat fisik tanah alluvial yang mampat dapat diatasi dengan pemberian bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis bokashi limbah ampas batang tebu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di Pontianak menggunakan rumah plastik mulai bulan Agustus sampai dengan bulan Desember 2012. Metode penelitian ini adalah eksperimen lapang Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan satu faktor yaitu dosis bokashi limbah ampas batang tebu (T) yang terdiri dari enam taraf perlakuan. Masing-masing taraf perlakuan diulang empat kali dan terdiri dari empat sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah T0 (tanpa penambahan bokashi limbah ampas batang tebu), T1 (dosis bokashi 28 g/polybag), T2 (dosis bokashi 428 g/polybag), T3 (dosis bokashi 828 g/polybag), T4 (dosis bokashi 1.228 g/polybag) dan T5 (dosis bokashi 1.628 g/polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi limbah ampas batang tebu pada tanah alluvial dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat, tetapi tidak dapat meningkatkan hasil tanaman tomat. Hasil panen tanaman tomat terendah diperoleh dari perlakuan T0 (tanpa penambahan bokashi) yaitu 200,18 g per tanaman dan hasil panen tomat tertinggi diperoleh dari perlakuan T4 (dosis bokashi 1.228 g/polybag) yaitu 260,04 g per tanaman atau setara dengan 5,98 ton per hektar. Kata kunci: Bokashi, Ampas Batang Tebu, Pertumbuhan, Hasil, Tanaman Tomat, Tanah Alluvial
pengaruh pemberian beberapa stimulator perombak bahan organik terhadap pengomposan tandan kosong kelapa sawit hutapea, leo cardi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research is conducted to acknowledge the best stimulator of all organic-reorganized stimulators, EM-4, Starbio, Orgadeg, and chicken's feces. This research applies a complete random design by using SPSS 20 for window, consisting of several kinds of organic-reorganized stimulators by controlling S0, S1 (EM-4), S2 (chicken's feces), S3 (starbio), S4 (orgadeg), and this research is 5 times retested containing 25 plot tests. The result of this research shows that by giving organic stimulators can fasten the process of decomposing for 20 days decomposing increases the temperature until 55 on S4 (chicken's feces), decomposing for 40 days increases pH, 9 on S2 (chicken's feces), the reduce of C/N-ratio 14,23 on the last decomposing on S4 (orgadeg). The increase of N on S1 (EM-4) for 2,93%, the increase of P for 1,85% on S4 (orgadeg), the increase of (K) for 2,72% on (S1) EM-4.

Page 20 of 191 | Total Record : 1901