cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
PERSEPSI ANGGOTA PENERIMA PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP PENGEMBANGAN KOPERASI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT MINAMAS PLANTATION DI KECAMATAN MARAU KABUPATEN KETAPANG Anggitama, Tezar
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan suatu komitmen berkelanjutan di dunia bisnis untuk bertanggung jawab atas dampak negatif yang ditimbulkan dan mencegah agar dampak negatif yang ditimbulkan tidak merugikan masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat penerima program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap pengembangan koperasi perkebunan kelapa sawit PT Minamas Plantation menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) di Kecamatan Marau. Penelitian kuantitatif dengan metode survei digunakan terhadap 75 responden menggunakan teknik acak sederhana (Simpel Random Sampling) dengan pertimbangan untuk mempermudah dalam pengolahan data dan untuk hasil pengujian yang lebih baik. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner dan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Hasil penelitian menunjukan bahwa pelayanan koperasi kebun Mitra Usaha Tani Sejahtera berdasarkan kepuasan masyarakat menggunakan indeks kepuasan masyarakat (IKM) di Kecamatan Marau secara keseluruhan sudah baik yaitu dengan memperoleh hasil Konversi IKM 74,25.
Pengaruh Limbah Sludge Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Tanah Podsolik Merah Kuning bambang sujito; maulidi maulidi; elly mustamir
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.304 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24453

Abstract

PENGARUH LIMBAH SLUDGE KELAPA SAWIT TERHADAP   PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Bambang Sujito(1) Maulidi(2) Elly Mustamir(3)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis limbah sludge kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung 24 Juli 2017 sampai tanggal 23 September 2017. Metode yang digunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan, dan 3 tanaman sampel. Pemberian limbah sludge kelapa sawit yaitu s1 6% (setara dengan 655 g/polibag ), s28% (setara dengan 887 g/polibag),s3 10% (setara dengan 1.104 g/polibag), s4 12% (setara dengan 1.309 g/polibag), dan s5 14% (setara dengan 1.502 g/polibag). Pengamatan yang dilakukan yaitu jumlah daun, jumlah anakan, berat segar umbi, dan berat kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah sludge kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap variabel berat segar umbi dan berat kering umbi namun berpengaruh tidak nyata pada variabel pengamatan jumlah daun dan jumlah anakan perumpun. Berdasarkan hasil selama penelitian dapat di simpulkan bahwa pemberian limbah sludge kelapa sawit sebanyak 8% merupakan perlakuan yang efektif dalam meningkatkan berat kering angin umbi sebanyak 4,81 ton/ha. Kata kunci : Bawang merah, limbah sludge kelapa sawit, podsolik merah kuning.   Effect of Palm Sludge Wastes on Growth and Red onion Result on Ultisol Bambang Sujito (1) Maulidi (2) Elly Mustamir (3)(1) Student of Faculty of Agriculture and (2) Faculty of Agriculture FacultyUniversity of Tanjungpura Pontianak ABSTRAK This study aims to determine the dosage of palm sludge waste to the growth and yield of onion crops in ultisol soil This research was conducted on experimental farm Faculty Of Tanjungpura Pontianak University which took place July 24, 2017 until 23 September 2017 The method used is Completely Randomized Design Trial (RAL) consisting of 5 treatments, 5 replications, and 3 sample plants. Sludge oil palm waste is s1 6% (equivalent to 655 g / polybag), s2 8% (equivalent to 887 g / polybag), s3 10% (equivalent to 1.104 g / polybag), s4 12% (equivalent to 1,309 g / polybags), and s5 14% (equivalent to 1.502 g / polybags). Observations made were number of leaf, number of tillers, fresh weight of tubers, and dry weight of tubers The result of this research showed that the effluent of oil palm sludge had significant effect to the fresh weight and tuber weight, but it was not significant in the observation variable of the number of leaves and the number of tillers. Based on the results during the research can be concluded that the provision of waste oil palm sludge as much as 8% is an effective treatment in increasing the dry weight of tuber bulbs as much as 4.81 tons / ha. Keywords: Red Onion, Sludge Waste Palm Oil, Ultisol
STUDI KUALITAS AIR UNTUK IRIGASI DI SUB DAS NGARAK DAS MANDOR florianus selvinus vivin; Saifudin Saifudin; Bambang Widiarso
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.651 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3390

Abstract

ABSTRAK Daerah aliran sungai (DAS) merupakan daerah dimana semua airnya masuk ke dalam sungai yang dipisahkan oleh topografi, keadaan DAS pada suatu daerah akan menunjukan kondisi lingkungan yang ada di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui klasifikasi kesesuain air untuk irigasi di daerah aliran sungai (DAS) Ngarak Kecamatan Mandor. Penelitian ini di lakukan pada 2 (dua) outlet yang terdapat pada DAS ngarak Kecamatan Mandor yaitu outlet A dan outlet B. Penelitian ini berlangsung mulai bulan Desember 2012 samapai bulan Mei 2013 dengan luas keseluruhan kurang lebih 6.750 ha. Penelitian ini diawali dengan mengupulkan data biofisik DAS yang meliputi kelas lereng, jenis tanah, penggunaan lahan, hurah hujan dan pertanian. Metode analisi kualitas air yang dilakukan yaitu pengukuran langsung di lapangan dan pengukuran di laboratorium dengan parameter pengamatan meliputi ; Salinitas, Boron, SAR, RSC, Temperatur, pH Air, Debit Aliran, Kecerahan, Alkalinitas, dan Kandungan Sedimen. Hasil pengukuran sampel air menunjukan nilai rata-rata Salinitas berkisar antara 0,0073 ds/m 0,077 ds/m, kadar Boron rata-rata berkisar antara 0,017 mg/l 0,018 mg/l. Nilai SAR rata-rata berkisar antara 1,003 1,486, RSC rata-rata berkisar antara 0,0062 meq/l 0,0314 meq/l, dan variabel pendukung yaitu, Temperatur air rata-rata berkisar antara 26,68 C0 27,12 C0, pH air rata-rata berkisar antara 6,73 6,85, Debit Aliran rata-rata berkisar antara 0,979 m3/detik 2,017 m3/detik, Kecerahan air rata-rata berkisar antara 48,6 cm 110,8 cm, dan Alkalinitas rata-rata berkisar antara 5,26 mg/l 7,18 mg/l serta Kandungan Sedimen rata-rata berkisar antara 5,4 mg/l 18,8 mg/l. Berdasrkan hasil analisis dan perhitungan variabel utama dan variabel pendukung, air pada DAS Ngarak Kecamatan Mandor dapat digunakan untuk irigasi karena berdasarkan klasifikasi kesesuaian air untuk irigasi, DAS Ngarak Kecamatan Mandor pada kriteria sesuai untuk klas irigasi.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN SAWAH TADAH HUJAN UNTUK TANAMAN PADI ( Oryza sativa L) DAN SEMANGKA (Citrullus Lanatus Tunb) DI DESA TEMPAPAN KUALA KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS HADALI HADALI; JONI GUNAWAN; ARI KRISNOHADI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10812

Abstract

Evaluasi lahan merupakan suatu pendekatan atau cara menilai potensi sumber daya lahan. Hasil evaluasi lahan akan memberikan informasi dan arahan penggunaan lahan yang diperlukan, dan akhirnya nilai harapan produksi yang kemungkinan akan diperoleh. Penelitian ini mengidentifikasi karakteristik serta faktor pembatasnya untuk tanaman padi dan tanaman semangka di Desa Tempapan Kuala Kecamatan Galing Kabupaten Sambas dan membuat kelas kesesuaian lahan aktual dan potensial untuk tanaman padi dan semangka di Desa Tempapan Kuala Kecamatan Galing Kabupaten Sambas. Penelitian ini dilaksanakan di di Tempapan Kuala yaitu salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang kemudian dilanjutkan dengan analisis sampel tanah di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini dimulai dari Desember 2014 sampai dengan Februari 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua Satuan Peta Tanah yaitu Pada SPT 1 klasifikasi tanahnya termasuk ke dalam sub group Sulfic Endoaquents dan SPT 2 Typic Sulfaquents. Kelas kesesuaian lahan aktual pada lokasi penelitian adalah S3, rc, nr pada SPT 1 dan N, rc pada SPT 2 untuk tanaman padi dan S3, rc, nr, fh pada SPT 1 dan N, rc pada SPT 2 untuk tanaman semangka.Faktor penghambat untuk tanaman padi yaitu kedalaman tanah (rc) yang dangkal dan pH (nr) yang rendah pada SPT 1 dan untuk SPT 2 faktor penghambatnya adalah kedalaman tanah (rc) yang dangkal, dan faktor penghambat untuk tanaman semangka adalah kedalaman tanah (rc) yang dangkal, pH (nr) yang rendah dan genangan dan tinggi banjir (fh). Rekomendasi  adalah perbaikan drainase dan tata air serta pengapuran. Selain drainase dan tata air serta pengapuran yang direkomendasikan juga ada hal yang tidak bisa dilupakan dan dianggap remeh yaitu penggunaan bibit atau benih unggul untuk menunjang produksi tanaman padi dan semangka.
EFFECT OF ARBUSCULAR MYCORRHIZAL INOCULATION AND THE KIND OF MANURE ON GROWTH AND YIELD OF CORN IN PEAT SOIL FEBRIYANTI AS; Dwi Zulfita; Putu Dupa Bandem
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.30704

Abstract

ABSTRACTThe research aims to know the best of between interaction Arbuscular MycorrhizalFungi (AMF) inoculations and the kind of manure on the growth and yield of cornon peat soil. Research conducted at the Jl. Reformasi Gg. Racana Untan, KelurahanBansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, of date of April 4, 2018 until June 24,2018. The design used was a Randomized Competely Block Design (RCBD) withtwo factors that AMF inoculation (M) and the kind of manure (P). There are 6combination of treatment, 3 replications and each replication there were 3 plantsamples. The treatments were as follows without AMF inoculation + chickenmanure (m0p1), without AMF inoculation + goat manure (m0p2), without AMFinoculation + cow manure (m0p3), inoculation AMF + chicken manure (m1p1),inoculation AMF + goat manure (m1p2), AMF inoculation + cow manure (m1p3).The variables observed in this study were plant height (cm), leaf number (sheet),root infections by mycorrhizal (%), root volume (cm3), leaf chlorophyll (spad unit),leaf area (cm2), dry weight (g), cob weight without skin (g), cob length (cm), cobdiameter (cm), and the weight a dry grain (g). The results of the research showedthere is interaction between AMF inoculations and the kind of manure on thegrowth and yield of corn on peat soil. The interaction between AMF inoculationand chicken manure showed the best growth and yield of corn on peat soil.Keywords: arbuscular mycorrhizal, animal manure, corn, peat soil.
PENGARUH BERBAGAI MEDIA DAN INOKULAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ANGGREK VANDA (Vanda sp) ASAL KULTUR JARINGAN eni septiarni; agustina listiawati; sri rahayu
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 3: DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i3.12234

Abstract

Komoditas hortikultura, terutama tanaman hias anggrek merupakan kebutuhan manusia dalam memenuhi kepuasaan estetika. Banyak permintaan terhadap anggrek Vanda sp akan tetapi tidak diimbangi dengan produksi bibit yang memadai. Belum banyak penelitian tentang media yang memenuhi syarat pertumbuhan anggrek Vanda sp, sehingga perlu dilakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media dan inokulan mikoriza yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit anggrek Vanda sp asal kultur jaringan. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapang dalam bentuk Faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor, faktor pertama adalah jenis media tanam (M) yang terdiri dari 4 taraf yaitu m1 media arang kayu, m2 pakis, m3 serbuk gergaji dan m4 sabut kelapa dan faktor kedua adalah inokulasi mikoriza (C) yang terdiri dari 2 taraf yaitu c1 tanpa inokulan mikoriza dan c2 dengan inokulan mikoriza 100 g. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah persentase hidup, jumlah daun, pertambahan panjang daun, pertambahan lebar daun, jumlah akar, panjang akar dan persentase akar terinfeksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara media dan inokulan mikoriza terhadap pertumbuhan bibit anggrek Vanda sp asal kultur jaringan. Tanaman dengan pemberian mikoriza tumbuh lebih baik dari pada tanaman tanpa pemberian mikoriza. Perlakuan media yang baik adalah media pakis dan serbuk gergaji, dengan penambahan inokulasi mikoriza 100 g. Kata kunci : Anggrek vanda, kultur jaringan, media tanam, mikoriza
UJI PATOGENISITAS NEMATODA PATOGEN SERANGGA (NPS) Steinernema carpocapsae ISOLAT TANAH GAMBUT TERHADAP MORTALITAS Plutella xylostella L. LILI LILI; INDRI HENDARTI; TRIS HARIS RAMADHAN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22322

Abstract

UJI PATOGENISITAS NEMATODA PATOGEN SERANGGA (NPS) Steinernema carpocapsae ISOLAT TANAH GAMBUT TERHADAP MORTALITAS Plutella xylostella L.Lili(1), Indri Hendarti(2), dan Tris Haris Ramadhan(2)ABSTRAKNematoda patogen serangga (NPS) merupakan salah satu agens hayati yang berpotensi dalam mengendalikan hama tanaman, contohnya seperti P. xylostella. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh patogenisitas NPS isolat tanah gambut terhadap mortalitas P. xylostella . Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 6 perlakuan ( 0 Ji/ml (kontrol), 50 Ji/ml, 100 Ji/ml, 200 Ji/ml, 400 Ji/ml dan 800 Ji/ml) dengan 5 kali ulangan. Pengujian dilakukan menggunakan larva P. xylostella instar III. Efektivitas suspensi NPS diukur berdasarkan mortalitas, periode letal dan virulensi, jumlah NPS yang keluar, jumlah pupa dan jumlah imago yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penambahan konsentrasi NPS maka semakin tinggi mortalitas P. xylostella. Konsentrasi 800 Ji/ml memiliki nilai mortalitas tertinggi yaitu 94 % sedangkan konsentrasi 50 JI/ml memiliki nilai mortalitas terendah yaitu 40 %. Periode letal yang dihasilkan NPS dalam membunuh serangga uji rata - rata 3 hari setelah infeksi. Rerata jumlah NPS yang keluar menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi NPS yang diberikan maka jumlah NPS yang keluar semakin banyak. Rerata NPS keluar per ekor pada konsentrasi 800 Ji/ml 1170,60 ekor dan konsentrasi 50 Ji/ ml 422,00 ekor. Suspensi NPS sangat mempengaruhi perkembangan P. xylostella sehingga pupa dan imago yang dihasilkan tidak sempurna.Kata Kunci : Mortalitas, NPS isolat tanah gambut, Periode letal, P. xylostella, Virulensi
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT DI TANAH ALUVIAL Bambang Raharjo Raharjo; Suko Priyono; Setia Budi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.2392

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frustescens L.) adalah salah satu tanaman sayuran yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Tanah aluvial atau Inceptisol yang bermasalah adalah sulfaquepts mengandung horizon sulfuric (cat clay) yang sangat masam. Budidaya cabai rawit merupakan upaya meningkatkan hasil cabai rawit dengan cara meminimalkan penggunaan pupuk kimia, dengan demikian menggunakan pupuk hayati pada tanaman cabai rawit diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai rawit di tanah aluvial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Hayati terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit di tanah aluvial. Penelitian ini dilakukan di dalam rumah plastik yang berlokasi di Jalan Alianyang gang kencana 1 Kota Pontianak, Propinsi Kalimantan Barat. Penelitian dimulai April 2012 sampai November 2012. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dalam bentuk Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu faktor pupuk hayati. Ada 6 perlakuan terdiri dari 4 ulangan, setiap perlakuan terdapat 3 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), waktu keluar bunga pertama (hari), berat kering tanaman (g), jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman (g), jumlah cabang produktif tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman (cm), waktu keluar bunga pertama (hari), berat kering tanaman (g), jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman (g), jumlah cabang produktif tanaman. Kata kunci : Pupuk Hayati, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit, Tanah aluvial.
IDENTIFICATION OF LAND CHARACTERISTICS IN DRAGON FRUITS PLANTS (Hylocerreus undatus) Natalis Rahmat Gonzaga; Rini Hazriani; Joni Gunawan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.19 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25212

Abstract

This study aims to identify land characteristics (soil physical characteristics and soil chemistry). Identifying land characteristics for dragon fruit plants (Hylocerreus undatus) and explaining land characteristics based on soil and plant observation parameters.This research was conducted in Purun Besar Village, Segedong District, Mempawah Regency. Then followed by conducting soil analysis at Soil Chemistry and Soil Fertility Laboratory, Soil Physics and Soil Conservation Faculty of Agriculture, Tanjungpura University Pontianak. The research method starts from preparation, field survey, soil analysis in the laboratory, data interpretation, and presentation of results. The parameters observed in this study are divided into 2 parts: field observation and laboratory analysis. Parameters in the field are groundwater depth (cm), rooting medium, soil maturity, soil structure, sulfidic depth, surface rock and rock outcrop.  The parameters in the laboratory are C-Organic (%), Cation Exchange Capacity (cmol (+) kg-1), N-Total (%), P content available (ppm), K-dd content (cmol (+) kg-1 ), soil reaction (pH), Al saturation, salinity, soil texture, plant height, number of branches in stem and data processing and potential land analysis. Keywords: Land Characteristics. Dragon fruit
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KCl DAN BOKASI KULIT PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH ALUVIAL Ripawati, Ripawati; Safwan, Mulyadi; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan dosis terbaik dari kombinasi pupuk KCl dan Bokasi Kulit Pisang (BKP) terhadap pertumbuhan dan hasil tomat pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Oktober 2017 sampai Januari 2018 di rumah penelitian yang terletak di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 taraf perlakuan kombinasi pupuk KCl dan BKP yaitu: A = 3,1 g/polibag  KCl + 0 BKP, B = 3,1 g/polibag KCl + 500 g/polibag BKP, C = 4,4 g/polibag KCl  + 500 g/polibag BKP, D = 5,6 g/polibag KCl  + 500 g/polibag BKP, E = 6,9 g/polibag KCl  + 500 g/polibag BKP, F = 8,1 g/polibag KCl  + 500 g/polibag BKP. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman, volum akar, berat kering, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat per buah. Hasil analisis keragaman pada penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi pupuk KCl dan BKP berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, volum akar, berat kering dan berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat per buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pemberian pupuk KCl dan BKP 4,4 g/polibag KCl  + 500 g/polibag setara dengan 20 ton/ha BKP memberikan pertumbuhan dan hasil yang efektif terhadap tanaman tomat pada tanah aluvial. Kata kunci : Aluvial, Bokasi Kulit Pisang dan KCl, Tomat.

Page 22 of 191 | Total Record : 1901