cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI SARI BUAH TAPUS (Curculigo latifolia Dryand) SIAP MINUM DENGAN PENAMBAHAN BAHAN PENSTABIL CMC DAN GUM ARAB Teyen Teyen; Suko Priyono; Eva Mayasari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28380

Abstract

Buah Tapus (Curculigo latifolia Dryand) adalah buah khas dari Kalimantan Barat yang memiliki citra rasa manis bahkan mampu memodifikasi rasa manis. Tujuan dari penelitian adalah untuk menentukan konsentrasi CMC dan Gum Arab terhadap karakteristik sari buah tapus dengan kualitas fisik, kimia dan sensori yang terbaik. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor: 1. Bahan penstabil, terdiri dari dua taraf perlakuan antara lain CMC dan Gum Arab. 2. Konsentrasi bahan penstabil, terdiri dari tiga taraf perlakuan antara lain 0,5%, 1,0%, 1,5%. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga jumlah perlakuan sebanyak 24 sampel. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah vitamin C, pH, total padatan terlarut (TPT), viskositas produk, dan stabilitas produk. Hasil uji terbaik menyatakan bahwa perlakuan terbaik adalah perlakuan Gum Arab dengan konsentrasi 1,5% yaitu 1.06, Vitamin C sebesar 17,60 mg/100g, pH sebesar 4,53, total padatan terlarut sebesar 13,27 0brix, viskositas sebesar 0,40 cp, stabilitas sebesar 47,50%. Hasil uji sensori yaitu rasa sebesar 5.48 (suka), aroma sebesar 4.48 ( agak suka), kenampakan sebesar 5.44 (suka).
STUDI STATUS HARA N, P DAN K TANAH ALUVIAL UNTUK TANAMAN PADI DUSUN MU’MIN KECAMATAN SELAKAU TIMUR KABUPATEN SAMBAS Gita Aprianti; Denah Suswati; Ari Krisnohadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.8044

Abstract

Studi status hara merupakan proses untuk mengetahui kandungan unsur hara yang ada di dalam tanah untuk pertumbuhan tanaman. Status hara diperoleh melalui survey lapangan dan analisis unsur hara di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara N, P dan K serta merekomendasi penggunaan hara N, P dan K pada tanah alluvial untuk meningkatkan produksi padi. Hasil rekomendasi menunjukkan bahwa status hara N, P dan K pada masing-masing petak sawah A, B, C, D dan E adalah rendah sampai sangat rendah. Pada masing-masing petak di lokasi penelitian unsur hara yang tersedia rendah sehingga perlu dilakukan pemupukan N, P dan K untuk petak sawah A (287,22 kg urea ha-1, 164,72 kg SP36 ha-1 dan 144 kg KCl ha-1). Petak sawah B (288,78 kg urea ha-1, 164,89 kg SP36 ha-1 dan142,7 kg KCl ha-1). Petak sawah C (287,74 kg urea ha-1, 164,89 kg SP36 dan ha-1 97 kg KCl ha-1. Petak sawah D (288,26 kg urea ha-1, 164,89 kg SP36 ha-1 dan 112,7 kg KCl ha-1). Petak sawah E (288,26 kg urea ha-1, 163,5 kg SP36 ha-1 dan 97 kg KCl ha-1 ). Dosis rekomendasi digunakan untuk meningkatkan produksi tanaman padi di Dusun Mu’min. Kata Kunci : Status Hara, Tanah Aluvial, Padi, Sawah, Rekomendasi Pemupukan.
IDENTIFIKASI STATUS HARA N, P DAN K PADA LAHAN TANAMAN KARET DI DESA SEMUNTAI KECAMATAN KETUNGAU HILIR KABUPATEN SINTANG Selvanus, Selvanus; Ir. H. Asripin Aspan, MS, Ir. H. Asripin Aspan, MS; Ir. Rita Hayati, M.Si, Ir. Rita Hayati, M.Si
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.223 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara N, P dan K pada lahan tanaman karet, rekomendasi umum hara N, P dan K untuk menunjang produksi yang baik. Penelitian ini di laksanakan di Desa Semuntai Kecamatan Ketungau Hilir Kabupaten Sintang dengan luas lokasi 4 ha. Metode yang digunakan dengan mengambil sampel langsung di lapangan, pengambilan sampel tanah yang harus dilakukan adalah menentukan titik lokasi, titik sampel dipilih untuk memilih blok perkebunan karet di lokasi penelitian, dengan menggunakan sistem acak yang terdiri dari 4 titik dengan kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm, masing-masing titik terdapat 5 sub sampel sehingga terdapat 4 sampel tanah dan dikompositkan. Parameter pengamatan reaksi tanah (pH), N-total tanah, P-tersedia, K dapat ditukarkan, C-organik tanah. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong rendah, N-total tanah tergolong rendah sampai sedang, Fosfor (p) tersedia tanah pada lokasi penelitian tergolong tinggi sampai sedang, kadar Kalium dapat dipertukarkan (K-dd) tanah pada lokasi penelitian tergolong rendah dan C-organik pada lokasi penelitian tergolong rendah sampai sedang. Pada Lokasi penelitian perlu penambahan unsur hara N, P dan K serta penambahan kapur.
THE CHARATERISTICS OF TEMPOYAK POWDER AS A CONDIMENT IN VARIOUS THE DRYING TEMPERATURES AND OF MALTODEXTRINS Susi Novianti; Sulvi Purwayantie; Sholah Uddin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34017

Abstract

Tempoyak was a processed product of durian fermentation spontaneously by lactid acid bacteria (BAL). The objective of this research was to know the effect of drying temperatures and addition of maltodextrins to characteristics condiment of tempoyak powder. This research was used factorial randomized block design (RBD) with two factors. The first factor was concentration maltodextrin (5 and 10%) and the second factor was drying temperature (40, 50 and 60ºC). The data was analyzed by ANOVA 5% if the effect was continued by the test Tukey 5%. The results showed there is no interaction between drying temperature and addition of maltodextrin on total acid, water absorption while the drying time occurs interaction. The treatment of maltodextrin was significant different for total acid, water absorption, and drying time while the drying temperature which was significant different was only drying time. The hedonic test of aroma attribute was different not real. The best treatment by descriptive was result by addition concentration maltodextrin 10% and drying temperature 60°C, with total acid 0.54%, water absorption 9.76%, 8,02 hours of drying time and hedonic value aroma attribute 5( like).Keyword: tempoyak, condiment, drying, maltodextrin
NILAI INDIVIDU DAN MUTU PRODUK PADA PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PRODUK PANGAN REKAYASA GENETIK Indriyana, Novie; Nurliza, Nurliza; Kurniati, Dewi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontribusi Pangan Rekayasa Genetik (PRG) sebagai sumber daya tinggi untuk mengatasi masalah kekurangan pangan masih menimbulkan pro dan kontra terhadap risiko yang ditimbulkan. Permasalahan tersebut memicu untuk perlu dilakukannya edukasi terhadap masyarakat sebagai konsumen agar dapat memiliki pengetahuan yang jelas dan benar terhadap produk dari hasil rekayasa genetika. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh nilai individu dan mutu produk terhadap produk PRG, pada 100 responden yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software Lisrel versi 8.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu produk berpengaruh positif terhadap perilaku konsumen, dengan indikator paling dipengaruhi adalah daya tahan produk, diikuti dengan ketersediaan produk, kemasan, kemudahan penggunaan, kandungan gizi, dan proses produksi. Hal ini dapat dimanfaatkan produsen untuk lebih memperhatikan mutu produk PRG melalui ketahanan dan daya simpan yang cukup lama, jaminan keamanan bahan baku, jaminan kandungan gizi, jaminan perizinan produk, serta eksklusifitas kenyamanan dan ketertarikan yang dapat membentuk loyalitas konsumen. Jika penggunaan bahan baku PRG yang melebihi ambang batas di atas 5%, maka produsen wajib mencantumkan keterangan pada label kemasan.Kata Kunci: mutu produk, nilai individu, perilaku konsumen, PRG, Structural Equation Modeling (SEM).
respon beberapa varietas jagung terhadap cekaman kekeringan pada fase perkecambahan rahmat, rahmat; palupi, tantri; asnawati, asnawati
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RESPON BEBERAPA VARIETAS JAGUNG TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN PADA FASE PERKECAMBAHAN Rahmatullah, Tantri Palupi dan Asnawati Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak Email: rachmatfaperta@yahoo.co.id   ABSTRAK Jagung merupakan komoditas pangan yang penting di Indonesia setelah padi, umumnya jagung dimanfaatkan sebagai pakan ternak tetapi di sebagian wilayah Indonesia Timur jagung digunakan sebagai makanan pokok. Varietas yang digunakan dalam penelitian ini adalah varietas Lamuru, Sukmaraga, Teluk Bayur, Malaya, Srikandi Putih, dan Srikandi Kuning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  respon beberapa varietas jagung terhadap cekaman kekeringan pada fase perkecambahan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan parameter pengamatan daya berkecambah (%), indeks vigor (%), kecepatan tumbuh (%/etmal), panjang akar (cm), panjang plumula (cm) dan berat kering kecambah normal (g). polietilena glikol (PEG) 6000 digunakan untuk simulasi cekaman kekeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa varietas jagung yang diuji terhadap cekaman kekeringan, varietas Malaya menunjukkan respon terbaik pada tolok ukur indeks vigor dan kecepatan tumbuh. Kata kunci : Varietas Jagung, Polietilen Glikol 6000, Respon Varietas
EKSPLORASI BAKTERI RIZOSFER LADA ( Piper nigrum L .) YANG BERSIFAT ANTAGONIS TERHADAP PATOGEN HAWAR BELUDRU (Septobasidium sp.) Nia Supriana; Sarbino -; Zakiatulyaqin -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 2: Agustus 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i2.2485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman bakteri rizosfer tanaman lada dan mengujinya sebagai antagonis terhadap Septobasidium sp. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, mulai dari bulan Juni sampai September 2012. Penelitian ini bersifat deskriptif, menggunakan metode survey dengan cara mengambil sampel tanah pada rizosfer tanaman lada di Desa Pasir Palembang Kecamatan Mempawah Kabupaten Pontianak. Pengamatan bakteri meliputi identifikasi morfologi koloni bakteri, uji Gram, uji Antagonis, dan uji Hipersensitivitas. Variabel yang diamati ialah keanekaragaman bakteri, daya antagonis terhadap Septobasidium sp. dan Reaksi Hipersensitif. Berdasarkan hasil isolasi dan identifikasi diperoleh 23 isolat bakteri. 7 isolat dari tanaman lada sehat tidak bergulma, 5 isolat dari tanaman lada sakit tidak bergulma dan 21 isolat dari tanaman lada sakit bergulma. Isolat C, D, E, F dan G merupakan bakteri yang selalu ada pada rizosfer tanaman lada. Isolat A dan B hanya ditemukan pada tanaman lada sehat tidak bergulma. Pada tanaman lada sakit bergulma selain isolat isolat tersebut juga terdapat isolat H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, dan W. Tingkat keanekaragaman bakteri rizosfer tergolong rendah. Hasil uji Gram menunjukkan 20 isolat bakteri rizosfer memiliki Gram negatif, isolat yang memiliki daya hambat tinggi yaitu isolat J sebesar 63,94% 9,15, G sebesar 49,45% 5,43 dan S sebesar 34,74% 3,65 sedangkan bakteri yang memiliki daya hambat terendah yaitu isolat E sebesar 15,38% 5,19 dan uji Hipersensitivitas menunjukkan 7 isolat bakteri memiliki reaksi positif. Kata kunci : Antagonis, bakteri rizosfer, Septobasidium sp.
ANALYSIS OF THE ACTIVITY OF SCHEDULING THE DISTRIBUTION OF CPO (CRUDE PALM OIL) AND PKO (PALM KERNEL OIL) PRODUCTS AT PT. MITRA ANEKA REZEKI (MAR) Siti Maulidia; Novira Kusrini; Dewi Kurniati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.32283

Abstract

ABSTRACTIndustry has a level of intense competition in the free market era, even at the distributor level. Consumers will feel satisfied with the service of distribution, if the product arrives on time, the right amount and the right quality. PT. Mitra Aneka Rezeki partners have a problem with the lack of inventory when there is an order and its distribution system, such as delivery time, the number and type of goods delivered to each company destination and the cost of goods distribution. Resulting in the occurrence of shortages or excess inventory in the company in question. This study aims to plan the scheduling of product distribution activities to be well coordinate and minimal distribution costs with the optimal number of shipments using the DRP method. DRP is a method for handling inventory procurement in a multi echelon distribution network. From the results of the research, the distribution of companies during 2017 was 144 shipments at a cost of Rp. 3.037.509.720,-., when appling the DRP method, distribution will only be carried out as much as 40 times at a cost of Rp. 2.928.412.580,-,resulting in a decrease in cost of Rp. 109.097.140,- or 3,6 %..Keyword : Aktivity, Distribution, scheduling
KAJIAN PEMBUATAN PERMEN JELLY NANAS (Ananas comosus (L) Merr): PERBANDINGAN BAGIAN BUAH NANAS Sandytia Permata Sari; Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi; Oke Anandika Lestari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31472

Abstract

ABSTRACT        Diversification of jelly-candy will be developed by pineaple flesh and core. the study of a pineapple jelly-candy (ananas comosus (l) merr): with different part of fruIt have find. The addition of pineapple core extract in the making of jelly-candy is a new breakthrough that makes jelly-candy more economical. The goal of this research was to find out of the best formulation of part of pineaple fruit best on physicochemical characterized and sensory evaluation. This research used randomized block design (RBD) of one factor, namely the proportion of flesh and core (f), consist of 5 levels are f(1): 100 % flesh; (f2):100 % core: f(3): 50 % flesh:50 % core; f(4): 25 % core:75 % flesh and f(5): 25 % flesh: 75 % core with 5 replications. The results showed that pineapple jelly candy-was produced by 100 % of core is the best formulation basev on physicochemical and sensory characterized. The physicochemical of pineapple jelly-candy were moisture content (12.40 %), ash content (0.46 %), Total Soluble Solid Solid  (27.14 °Brix), total acidity (0.06 %), Vitamin C (14.77 mg/100g), level of hardness (0.09 kgf). The best sensory characteristics were texture (3.8), the flavor of (3.20), aroma of (3.13), the color of (3.87), and preference 0f (3.63). The value of formulation De Garmo was (0.60).Keywords : core, flesh, pineapple, jelly-candy
BIOAKTIVITAS EKSTRAK BIJI KEBEN Barringtonia asiatica TERHADAP RAYAP TANAH Coptotermes curvignathus Holmgren Mirna Suhar; Edy Syahputra; Harnani Husni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9625

Abstract

Insektisida botani merupakan insektisida yang sumber bahannya berasal dari tumbuhan yang memenuhi syarat digunakan untuk mengendalikan serangga hama. Penelitian bertujuan mengevaluasi aktivitas insektisida botani ekstrak biji keben B. asiatica terhadap mortalitas dan penghambat makan terhadap rayap C. curvignathus. Pengujian dilakukan dengan metode residu pada penghambat pakan. Pemberian pakan perlakuan selama 21 hari. Pengamatan mortalitas serangga dilakukan setiap hari setelah perlakuan hingga 21` hari setelah perlakuan. Hubungan konsentrasi-mortalitas dianalisis dengan probit.. Pengujian antifeedant dilakukan dengan metode pilihan dan tanpa pilihan.  Ekstrak diuji pada konsentrasi setara LC25, LC50 dan LC75.  Luas kertas yang dikonsumsi rayap dihitung selanjutnya ditentukan persentase penghambatan makan serangga.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak biji B. asiatica memiliki aktivitas insektisida yang kuat terhadap rayap C. curvignathus dengan LC50 sebesar 0,17%. Aktivitas penghambatan makan ekstrak biji B. asiatica tersebut pada selang konsentrasi 0,05%-0,56% sebesar 47,77%-82,99%.

Page 26 of 191 | Total Record : 1901