cover
Contact Name
Stralen Pratasik
Contact Email
stralente@unima.ac.id
Phone
+6285124006074
Journal Mail Official
edutik@unima.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Unima, Tonsaru, Tondano Sel., Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
ISSN : 2798141X     EISSN : 2798141X     DOI : -
Jurnal Edutik merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Manado. Jurnal ini hadir sebagai wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkontribusi dalam pengembangan keilmuan di bidang Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Informatika, Teknologi Komunikasi, serta Ilmu Komunikasi. Dengan semangat untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Jurnal Edutik memberikan ruang bagi berbagai kajian yang berfokus pada inovasi dan penerapan teknologi dalam dunia pendidikan, perkembangan di bidang teknik informatika, serta dinamika komunikasi berbasis teknologi, termasuk isu-isu terkini yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan berbasis digital, kecerdasan buatan dalam pembelajaran, keamanan data dalam sistem pendidikan modern, dan transformasi komunikasi digital di era informasi. Ruang lingkup Jurnal Edutik mencakup berbagai aspek dalam ranah Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, termasuk pengembangan kurikulum berbasis teknologi, model pembelajaran digital, strategi implementasi e-learning yang efektif, serta teknologi pendidikan adaptif. Selain itu, jurnal ini juga mengakomodasi penelitian dalam bidang Teknik Informatika, yang meliputi Rekayasa Perangkat Lunak dengan fokus pada metode pengembangan agile, kecerdasan buatan dalam rekayasa perangkat lunak, serta integrasi cloud computing; Sistem Informasi, yang mencakup pengelolaan big data, keamanan sistem informasi, serta optimalisasi sistem berbasis blockchain; Jaringan dan Keamanan Komputer, yang menyoroti keamanan siber, deteksi ancaman siber berbasis AI, serta optimasi infrastruktur jaringan; serta Sistem Pendukung Keputusan, yang berfokus pada penerapan machine learning dalam pengambilan keputusan, sistem rekomendasi berbasis data, serta penerapan Internet of Things (IoT) dalam otomatisasi keputusan. Dalam ranah Teknologi Komunikasi, jurnal ini mencakup topik-topik seperti pengembangan infrastruktur komunikasi digital, teknologi 5G dan evolusi jaringan masa depan, integrasi media sosial dalam pengelolaan informasi, serta pemanfaatan platform komunikasi berbasis AI dalam interaksi sosial dan pendidikan. Sedangkan dalam bidang Ilmu Komunikasi, ruang lingkup meliputi kajian komunikasi digital, strategi komunikasi di era media baru, komunikasi antar budaya berbasis teknologi, penggunaan media digital dalam kampanye sosial dan pendidikan, serta dinamika perilaku komunikasi dalam masyarakat berbasis teknologi. Sebagai jurnal yang berorientasi pada perkembangan teknologi dan inovasi, Jurnal Edutik juga membuka peluang publikasi bagi penelitian terkait e-Government, termasuk transformasi digital dalam pelayanan publik, kebijakan keamanan data pemerintahan, serta pengelolaan administrasi berbasis AI; Aplikasi Mobile, dengan cakupan pengembangan aplikasi berbasis UI/UX, implementasi augmented reality dan virtual reality, serta aplikasi berbasis kesehatan dan pendidikan. Dengan cakupan yang luas dan multidisipliner, jurnal ini diharapkan menjadi referensi utama bagi para akademisi dan praktisi yang ingin menggali lebih dalam tentang peran teknologi dalam meningkatkan efektivitas pendidikan, pengembangan sistem berbasis digital, serta transformasi komunikasi modern. Melalui publikasi yang berkualitas, Jurnal Edutik berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan keilmuan dan kemajuan teknologi di era digital.
Articles 720 Documents
Hubungan Antara Konten Feed Instagram @lps_idic Dengan Literasi Keuangan Gen Z Terkait Program Penjaminan Simpanan Nadia, Putri; Hadiyanto, Hadiyanto
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11845

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini mengkaji hubungan antara kualitas konten feed Instagram @lps_idic dengan tingkat literasi keuangan Gen Z, khususnya terkait program penjaminan simpanan. Gen Z dipilih karena merupakan kelompok usia yang sangat aktif menggunakan media sosial, serta akan menjadi pelaku utama ekonomi di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan memanfaatkan uji validitas serta reliabilitas untuk memastikan instrumen kuesioner yang digunakan akurat dan konsisten. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 30 responden yang merupakan pengikut aktif akun Instagram @lps_idic dan memenuhi kriteria Gen Z. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kualitas konten yang mencakup aspek relevansi, kredibilitas, keunikan, kegunaan, daya tarik visual, ketepatan waktu, dan konsistensi identitas. Sementara itu, variabel dependen adalah literasi keuangan yang diukur dari indikator pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap, dan perilaku. Hasil awal menunjukkan bahwa responden menilai konten @lps_idic sebagai informatif, mudah dipahami, dan menarik secara visual. Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan telah memenuhi standar kelayakan pengukuran. Temuan ini memperkuat asumsi bahwa konten edukatif di media sosial, jika dikelola secara strategis, dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman keuangan di kalangan Gen Z. Penelitian ini juga memperkuat pentingnya strategi komunikasi digital dalam program literasi keuangan yang dijalankan oleh institusi pemerintah seperti LPS. ABSTRACT  This study examines the relationship between the quality of the Instagram feed content of @lps_idic and the level of financial literacy among Generation Z, particularly regarding the deposit insurance program. Generation Z was selected as the target group due to their high level of engagement with social media and their role as future key economic players. The study employs a quantitative approach with a correlational method and utilizes validity and reliability tests to ensure that the questionnaire instrument is accurate and consistent. Data were collected through an online questionnaire distributed to 30 respondents who are active followers of the @lps_idic Instagram account and meet the Generation Z criteria. The independent variable is the content quality, measured through indicators such as relevance, credibility, uniqueness, usefulness, visual appeal, timeliness, and brand consistency. The dependent variable is financial literacy, measured by indicators of knowledge, skills, confidence, attitudes, and behavior. Preliminary findings show that respondents perceive @lps_idic content as informative, easy to understand, and visually engaging. The validity and reliability tests confirm that the instrument meets the required measurement standards. These findings support the assumption that educational content on social media, when strategically managed, can positively influence the improvement of financial understanding among Generation Z. The study also emphasizes the importance of digital communication strategies in financial literacy programs conducted by government institutions such as the Indonesia Deposit Insurance Corporation (LPS).
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terpadu terhadap Brand Awareness Lembaga Pelatihan Bisa AI Academy di Era Digital Fitri, Anisa Nurul; Rahmawati, Alfi; Hamdani, Tasya Camila
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11846

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communication) terhadap brand awareness pada lembaga pelatihan BISA AI Academy di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner online menggunakan Google Form. Responden dalam penelitian ini adalah peserta yang telah mengikuti pelatihan atau program di BISA AI Academy serta mengikuti media sosial resmi lembaga tersebut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori komunikasi pemasaran terpadu dari Belch & Belch serta teori brand awareness dari Keller. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran terpadu berpengaruh signifikan terhadap peningkatan brand awareness BISA AI Academy. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi komunikasi pemasaran terpadu yang efektif melalui berbagai saluran digital untuk memperkuat posisi dan daya saing lembaga pelatihan berbasis teknologi di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif. Penelitian ini juga memberikan kontribusi praktis bagi BISA AI Academy dalam mengidentifikasi dimensi komunikasi pemasaran yang paling berpengaruh, serta memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur mengenai IMC dan brand awareness pada sektor pendidikan nonformal di era digital. ABSTRACT  This study aims to analyze the influence of Integrated Marketing Communication (IMC) on brand awareness at the BISA AI Academy training institution in the digital era. The research employs a quantitative approach with purposive sampling technique, where data were collected through online questionnaires distributed via Google Forms. The respondents in this study were participants who had attended training programs at BISA AI Academy and followed the institution's official social media accounts. Data analysis was conducted using the Integrated Marketing Communication theory by Belch & Belch and Keller’s brand awareness theory. The results indicate that Integrated Marketing Communication has a significant effect on enhancing brand awareness of BISA AI Academy. These findings emphasize the importance of implementing effective IMC strategies through various digital channels to strengthen the position and competitiveness of technology-based training institutions amid an increasingly competitive industry. This study also provides practical contributions for BISA AI Academy in identifying the most influential dimensions of marketing communication, as well as theoretical contributions to the development of literature on IMC and brand awareness in the non-formal education sector in the digital era.
Penerapan Teknik Human Interest dalam Penulisan Berita Soft News E-Magazine Radio PRFM News Channel Maturity, Shalihsya; Ramdani, Guruh
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11847

Abstract

ABSTRAK  Perkembangan media digital mendorong transformasi dalam penyampaian informasi, termasuk dalam bentuk e-magazine yang interaktif dan personal. Proyek ini bertujuan untuk menerapkan teknik human interest dalam penulisan berita soft news pada e-magazine Radio PRFM News Channel sebagai strategi untuk membangun keterikatan emosional antara pembaca dan isi berita. Teknik human interest dipilih karena mampu menghadirkan narasi yang menggugah empati dan menyajikan sisi kemanusiaan secara lebih mendalam, dengan mengangkat kisah-kisah personal yang relevan secara sosial dan emosional. Penelitian ini menggunakan metode proyek yang dilaksanakan di Radio PRFM News, dengan pendekatan human interest melalui wawancara dan studi literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan teknik human interest dalam soft news meningkatkan daya tarik konten, dengan penekanan pada penggunaan angle yang unik, gaya bahasa naratif, dan kutipan langsung dari narasumber. Namun, penulis menghadapi tantangan dalam menemukan narasumber yang tepat, keterbatasan informasi untuk menciptakan lead yang kuat, serta kebutuhan untuk mengemas berita secara kreatif agar sesuai dengan karakteristik audiens digital. Teknik human interest mampu memperkuat peran e-magazine sebagai media informasi yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga inspiratif dan menyentuh. Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas dan keterlibatan pembaca terhadap konten berita di era digital. ABSTRACT  The development of digital media has driven a transformation in information delivery, including the emergence of interactive and personalized formats such as e-magazines. This project aims to apply the human interest technique in writing soft news for the PRFM News Channel e-magazine as a strategy to build emotional connections between readers and the content. The human interest approach was chosen for its ability to present narratives that evoke empathy and highlight the human side of stories through personal, socially, and emotionally relevant experiences. This study utilized a project-based method conducted at PRFM News Radio, implementing the human interest approach through interviews and literature reviews. The results indicate that applying the human interest technique in soft news increases content appeal by emphasizing unique angles, narrative writing styles, and direct quotations from sources. However, the writer faced challenges such as finding appropriate sources, limited information to create compelling leads, and the need to craft content creatively to suit the preferences of a digital audience. The human interest technique strengthens the role of e-magazines as a medium that is not only informative but also inspiring and emotionally engaging. This approach is considered effective in enhancing the quality and reader engagement of news content in the digital era.
Proses Kreatif Desain Booklet Company Profile PT Bumi Hutama Properti untuk Memperkuat Corporate Identity Ferdiansyah, Rahmat; Ramdani, Guruh; Kuntoro , Diadji
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11848

Abstract

ABSTRAK  Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam bidang desain grafis, menjadikan media digital sebagai pondasi utama dalam proses kreatif dan produksi. Desain grafis kini berperan strategis dalam membangun identitas visual perusahaan, terutama di sektor properti yang kompetitif. PT Bumi Hutama Properti (Biumtiland), sebagai perusahaan properti yang berdiri sejak 2021, membutuhkan media komunikasi visual yang profesional dan konsisten untuk memperkuat citra dan daya saingnya. Pembuatan booklet company profile digital menjadi solusi strategis, berfungsi sebagai alat komunikasi tertulis, media pemasaran, dan representasi corporate identity yang mudah diakses serta diperbarui. Proses perancangan booklet ini menggunakan pendekatan teori proses kreatif Graham Wallas yang meliputi empat tahapan: preparation, incubation, illumination, dan verification. Tahap preparation dilakukan dengan pengumpulan referensi desain, observasi, dan wawancara untuk memahami kebutuhan visual perusahaan. Pada tahap incubation, tim kreatif mengeksplorasi konsep visual minimalis dan luxury, menyesuaikan dengan karakter Biumtiland. Tahap illumination menghasilkan konsep desain booklet dua halaman per spread dengan layout simetris, palet warna hijau gelap, kuning keemasan, krem, dan marun, serta tipografi modern untuk menampilkan kesan profesional dan elegan. Pada tahap verification, seluruh elemen desain dievaluasi bersama stakeholder untuk memastikan konsistensi dan efektivitas komunikasi visual. Seluruh proses produksi dilakukan menggunakan Canva Premium, yang memfasilitasi efisiensi, fleksibilitas, dan konsistensi desain. Hasil akhirnya adalah booklet company profile digital yang informatif, menarik, dan mampu memperkuat identitas visual PT Bumi Hutama Properti di era digital. ABSTRACT  The advancement of digital technology has driven a significant transformation in the field of graphic design, positioning digital media as the primary foundation for creative and production processes. Graphic design now plays a strategic role in building a company’s visual identity, especially in the highly competitive property sector. PT Bumi Hutama Properti (Biumtiland), a property company established in 2021, requires professional and consistent visual communication tools to enhance its image and competitiveness. The creation of a digital company profile booklet serves as a strategic solution—functioning as a written communication tool, marketing media, and representation of the company’s corporate identity that is easily accessible and updatable. The design process adopts Graham Wallas’ theory of the creative process, which consists of four stages: preparation, incubation, illumination, and verification. The preparation stage involved gathering design references, conducting observations, and interviews to understand the company’s visual needs. During incubation, the creative team explored luxury and minimalist visual concepts that align with Biumtiland’s character. The illumination stage produced a two-page spread layout design using a symmetrical structure, a color palette of dark green, gold, cream, and maroon, along with modern typography to convey a professional and elegant tone. In the verification stage, all design elements were reviewed with stakeholders to ensure consistency and effectiveness in visual communication. The entire production process was executed using Canva Premium, supporting efficiency, flexibility, and design consistency. The result is an informative and visually appealing digital company profile booklet that strengthens PT Bumi Hutama Properti’s visual identity in the digital era.
Pengaruh Key Opininon Leader (KOL) terhadap Keputusan Pembelian Produk Somethinc di Kalangan Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Sakinah, Nadiyah; Priatna, Wahyu Budi
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11860

Abstract

ABSTRAK  Kemajuan teknologi dan akses internet yang meluas telah mengubah lanskap strategi pemasaran secara signifikan, khususnya melalui media sosial, yang kini dianggap lebih efektif daripada platform tradisional. TikTok menjadi salah satu platform yang tumbuh pesat dalam dunia pemasaran digital, termasuk dalam industri kecantikan di Indonesia. Somethinc sebagai brand kosmetik lokal memanfaatkan strategi digital melalui kolaborasi dengan Key Opinion Leader (KOL) seperti Tasya Farasya, Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana Key Opinion Leaders (KOLs) memengaruhi keputusan pembelian produk Somethinc di kalangan mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University, dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif yang didukung oleh analisis regresi linier sederhana. Proses pengumpulan data melibatkan penyebaran kuesioner kepada total 100 mahasiswa di tiga program studi yang berbeda. Untuk menganalisis respons, beberapa teknik statistik digunakan, termasuk uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier sederhana, dan koefisien determinasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang mewakili Key Opinion Leaders (X) memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keputusan pembelian (Y), sebagaimana ditunjukkan oleh nilai p sebesar 0,000 (yang lebih kecil dari 0,05), bersama dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,545. Familiarity dan expertise menjadi dua indikator yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian mahasiswa Sekolah Vokasi IPB terhadap produk Somethinc.  ABSTRACT  The advancement of technology and the internet has brought significant changes to marketing strategies, particularly through social media, which is considered more effective than conventional media. One of the digital marketing platforms with the quickest rate of growth, especially in Indonesia's beauty sector, is TikTok. A local cosmetics company called Somethinc works with Key Opinion Leaders (KOLs) like Tasya Farasya to employ digital tactics. The purpose of this study is to examine how KOLs affect students at IPB University's Vocational School's decisions to buy certain products. The study uses a straightforward linear regression analysis method in conjunction with a descriptive quantitative approach. 100 respondents from three study programs were given questionnaires to complete in order to gather data. Among the techniques used for data analysis were tests for validity, reliability, simple linear regression, classical assumption testing, and coefficient of determination testing. With a significance value of 0.000 (< 0.05) and a R square of 0.545, the findings show that KOLs (X) have a positive and significant impact on purchasing decisions (Y). The two most important factors influencing IPB University Vocational School students' decisions to buy certain products were familiarity and expertise.
Perilaku Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Satuan Pendidikan (Studi Kasus pada SMP Negeri 5 Tagulandang) Tangkere, Patrik D.; Oroh, Rolly R.; Manggopa, Hiskia K.
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11932

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prilaku kepala sekolah sebagai pemimpin satuan pendidikan (studi kasus pada SMP Negeri 5 Tagulandang) dalam empat aspek berikut: kepemimpinan pendidikan yang melayani, kepemimpinan pendidikan yang memberdayakan, kepemimpinan pendidikan yang berorientasi kemanusiaan, dan kepemimpinan pendidikan yang berorientasi masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan perannya sebagai pemimpin yang melayani dengan membangun pendekatan yang baik kepada warga sekolah, menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, serta memberi teladan dalam kedisiplinan. Sebagai pemimpin yang memberdayakan, kepala sekolah melibatkan seluruh komponen sekolah secara aktif sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing tanpa tumpang tindih. Dalam orientasi kemanusiaan, kepala sekolah menunjukkan sikap saling menghargai, mempercayai bawahan, serta menghindari sikap otoriter dengan menggunakan bahasa yang santun dalam komunikasi. Adapun dalam orientasi masa depan, kepala sekolah responsif terhadap perkembangan teknologi dan informasi, serta mendorong guru-guru untuk terus mengikuti perkembangan zaman demi peningkatan mutu pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang holistik sangat berpengaruh terhadap efektivitas manajemen sekolah dan pencapaian tujuan pendidikan. ABSTRACT This study aims to describe the behavior of the principal as a leader of an educational unit (case study at SMP Negeri 5 Tagulandang) in the following four aspects: educational leadership that serves, educational leadership that empowers, educational leadership that is oriented towards humanity, and educational leadership that is oriented towards the future. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the principal carries it out as a leader who serves by building a good approach to the school community, providing adequate facilities and infrastructure, and setting an example in discipline. As an empowering leader, the principal actively involves all components of the school according to their respective duties and functions without overlapping. In the orientation of humanity, the principal shows an attitude of mutual respect, trusts subordinates, and avoids authoritarian attitudes by using polite language in communication. In the orientation of the future, the principal is responsive to developments in technology and information, and encourages teachers to continue to follow the times in order to improve the quality of education. This finding confirms that holistic principal leadership greatly influences the effectiveness of school management and the achievement of educational goals.
Penerapan Pendekatan Ekspositoris dan Partisipatoris dalam Penyutradaraan Film Dokumenter “Belongings Through Lines” Ismawan, Khalda Luqyana; Wirakusumah, Teddy Kurnia; Risanti, Yuliani Dewi
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11940

Abstract

ABSTRAK  Film dokumenter memiliki peran penting dalam menyampaikan realitas sosial dan membangun keterlibatan emosional antara pembuat film dan subjek. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses penyutradaraan film dokumenter Belongings Through Lines dengan menggabungkan pendekatan ekspositoris dan partisipatoris. Pendekatan ekspositoris digunakan untuk menyusun narasi informatif melalui wawancara, sedangkan pendekatan partisipatoris menekankan keterlibatan aktif pembuat film dalam kehidupan subjek. Penelitian ini menggunakan metode penciptaan (practice-led research) dengan tahapan pra-produksi, produksi, dan pascaproduksi. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi kedua pendekatan menghasilkan dokumenter yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman reflektif terhadap ruang dan memori. Dokumenter ini menempatkan ruang, benda, dan komunitas sebagai bagian penting dari konstruksi narasi visual yang sekaligus berfungsi sebagai arsip sosial budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa penyutradaraan dokumenter dapat menjadi praktik kreatif yang bersandar pada teori namun fleksibel terhadap dinamika lapangan.  ABSTRACT  Documentary films play a crucial role in conveying social realities and fostering emotional engagement between filmmakers and subjects. This study aims to explain the directing process of the documentary film Belongings Through Lines by combining expository and participatory approaches. The expository mode is used to structure informative narration through interviews, while the participatory mode emphasizes the active involvement of the filmmaker in the subject’s environment. This research applies a practice-led method involving pre-production, production, and post-production stages. The results show that the combination of both approaches leads to a documentary that not only delivers information but also offers a reflective experience of space and memory. The documentary positions space, objects, and community as integral elements of the visual narrative that also serve as a form of socio-cultural archiving. These findings demonstrate that directing documentaries can be a creative practice grounded in theory but adaptable to production dynamics
Strategi Perusahaan Palembang Ekspres dalam Mempertahankan Parameter Media yang Bebas dari Berita Hoaks Herlambang Putra, Anugrah; Saputra, Sepriadi; Setiawan, M. Arif
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11960

Abstract

ABSTRAK Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan kompleks di era digital, tantangan terhadap kredibilitas media kian menguat, terutama akibat maraknya penyebaran berita palsu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi yang diterapkan oleh media lokal Palembang Ekspres dalam menjaga akurasi informasi dan mempertahankan reputasi sebagai media yang bebas hoaks. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan wartawan dan editor, serta analisis dokumentasi internal redaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Palembang Ekspres menerapkan sistem kerja jurnalistik yang terstruktur dan profesional, meliputi verifikasi fakta mendalam, konfirmasi dari berbagai sumber, dan penyuntingan berlapis sebelum publikasi. Independensi redaksional dijaga ketat untuk menghindari intervensi eksternal, dengan fokus pada kepentingan publik serta prinsip akurasi. Strategi ini sejalan dengan teori agenda setting dan gatekeeping yang menempatkan media sebagai filter informasi. Selain itu, Palembang Ekspres juga aktif dalam pencegahan hoaks melalui interaksi media sosial, penyebaran informasi faktual, serta partisipasi dalam kegiatan literasi media. Mekanisme klarifikasi dan keterbukaan terhadap umpan balik pembaca memperkuat perannya sebagai media yang bertanggung jawab. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya praktik jurnalistik yang beretika dan partisipatif dalam menjaga kualitas ruang publik informasi di era digital.  ABSTRACT Amid the increasingly rapid and complex flow of information in the digital era, the challenge to media credibility has intensified, particularly due to the widespread dissemination of fake news. This study aims to identify the strategies employed by the local media outlet Palembang Ekspres to maintain information accuracy and uphold its reputation as a hoax-free media organization. Utilizing a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with journalists and editors, as well as document analysis of the newsroom's internal processes. The findings indicate that Palembang Ekspres implements a structured and professional journalistic workflow, including thorough fact-checking, multi-source confirmation, and layered editing prior to publication. Editorial independence is strictly maintained to avoid external interference, with a strong focus on public interest and informational accuracy. These strategies align with agenda-setting and gatekeeping theories, positioning the media as an information filter. Furthermore, Palembang Ekspres actively contributes to hoax prevention through social media engagement, dissemination of factual content, and participation in media literacy initiatives. Clarification mechanisms and openness to reader feedback further reinforce its role as a responsible media actor. These findings highlight the importance of ethical and participatory journalistic practices in maintaining the quality of public information spaces in the digital age.
Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka pada Jurusan Desain Komunikasi Visual di SMK Negeri 8 Bandar Lampung Rizalita, Rafiqa; Purnama, Aldi Surya; Saridewi, Kadek Novita; Syafitri, Mayang; Safitri, Rosdiyanna; Yandi, Ruzi; Sukma, Sefira Muti
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kurikulum Merdeka pada jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Negeri 8 Bandar Lampung, dengan fokus pada kesesuaian antara struktur kurikulum, metode pembelajaran, dan fasilitas penunjang terhadap kebutuhan industri kreatif masa kini. Pendekatan kualitatif digunakan melalui teknik wawancara, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka telah memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran melalui pendekatan project-based learning dan penyesuaian materi ajar berbasis kompetensi industri. Kegiatan magang, kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta penggunaan perangkat lunak desain terkini menjadi kekuatan utama. Namun, masih ditemukan beberapa kelemahan, seperti keterbatasan variasi mata pelajaran di kelas X dan kebutuhan peningkatan spesifikasi perangkat keras komputer. Evaluasi ini merekomendasikan penguatan variasi materi dasar di awal pembelajaran, pembaruan fasilitas digital, serta pelatihan berkelanjutan bagi guru. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum DKV yang lebih responsif terhadap dinamika industri kreatif.
Strategi Komunikasi Humas PT. Pertamina EP Pendopo Field dalam Melaksanakan Program CSR Faulensia, Angelina; Yenrizal, Yenrizal; Pebriana, Rina
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi yang efektif antara perusahaan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam keberhasilan program CSR, khususnya dalam upaya mendorong keberlanjutan dan pemberdayaan lokal. Kurangnya keterlibatan masyarakat dalam proses komunikasi seringkali menyebabkan program CSR tidak tepat sasaran dan minim dampak jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh bagian humas PT. Pertamina EP Pendopo Field dalam melaksanakan program CSR Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode yang bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis strategi komunikasi berdasarkan lima prinsip teori dialogis Kent & Taylor, lima prinsip utama: mutuality, propinquity, empathy, risk, dan commitment. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak Humas perusahaan dan masyarakat penerima manfaat program CSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi humas PT. Pertamina EP Pendopo Field telah mencerminkan penerapan prinsip-prinsip dialogis secara optimal. Mutuality terlihat dalam bentuk kerja sama dan kemitraan sejajar antara perusahaan dan masyarakat. Propinquity diwujudkan melalui komunikasi terbuka dalam pertemuan-pertemuan partisipatif. Empathy tercermin dari perhatian perusahaan terhadap kebutuhan dan kondisi petani. Prinsip risk terlihat dari kesediaan menerima masukan dan tantangan selama proses pelaksanaan. Sedangkan commitment tampak dalam pendampingan berkelanjutan dan konsistensi komunikasi. Program ini tidak hanya memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat, tetapi juga berkontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan petani lokal secara berkelanjutan.