cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 4: APRIL 2024" : 24 Documents clear
Hak dan Kewajiban Advokat dalam Pendampingan Hukum bagi Klien Menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003: Hak dan Kewajiban Advokat dalam Pendampingan Hukum bagi Klien Menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Danggur Feliks; Dian Ratu Ayu Uswatun Khasanah; Megafury Apriandhini; Ronald Jolly Pongantung; Muhammad Zulhidayat
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.3812

Abstract

Advokat merupakan orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik didalam maupun diluar pengadilan. Dalam menjalankan tugas atau profesi sebagai advokat, ada kode etik atau pedoman yang harus dijadikan pijakan oleh para advokat. Disamping itu juga ada hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh advokat dalam memberikan jasa bantuan atau pendampingan hukum bagi kliennya. Hal tersebut secara tegas diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2003. Diantara hak-hak seorang advokat yaitu memiliki hak independence, hak imunitas, hak meminta informasi, hak ingkar, hak untuk menjalankan praktek peradilan di seluruh wilayah indonesia, hak berkedudukan sama dengan penegak hukum lainnya. hak memperoleh honorium dan melakukan retensi, hak untuk melindungi dokumen dan rahasia klien, hak memberikan somasi dan hak membuat legal coment atau legal opinion. Selain hak-hak tersebut, advokat memiliki kewajiban menjunjung kode etik profesinya, menegakkan hukum termasuk supremasi hukum dan hak asasi manusia dan bersungguh - sungguh melindungi dan membela kepentingan kliennya dalam hal jasa hukum tertentu yang telah mereka perjanjikan.
Analisis Kebijakan Rekalibrasi Tenaga Kerja di Malaysia untuk Pekerja Migran Indonesia Ilegal Berdasarkan Memorandum of Understanding Indonesia dan Malaysia 1 April: Analysis of Labor Recalibration Policy in Malaysia for Illegal Indonesian Migrant Workers Based on the Memorandum of Understanding between Indonesia and Malaysia 1 April Rizki Setia Damayanti Hasan; Ani Wijayati; Edward M. L Panjaitan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.3814

Abstract

Indonesia dan Malaysia memiliki perjanjian kerjasama yaitu Perjanjian Bilateral dalam pengiriman atau penempatan tenaga kerja di Malaysia. Indonesia dan Malaysia membuat perjanjian dengan bentuk Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penempatan dan Pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia Sektor Domestik di Malaysia, dan Pemerintah Malaysia membuat kebijakan atau program baru yaitu Rekalibrasi Tenaga Kerja. Rekalibrasi merupakan program pemutihan bagi Pekerja Migran ilegal yang berada di Malaysia. Terdapat 2 (dua) jenis rekalibrasi yaitu rekalibrasi pemulangan dan rekalibrasi tenaga kerja (tetap bekerja). Di dalam MoU tidak ada pengaturannya untuk Pekerja Migran Indonesia yang ilegal, bahkan regulasi nasional tidak ada pengaturannya yang khusus bagi Pekerja Migran Indonesia yang ilegal. Adanya kebijakan atau program rekalibrasi ini memberikan keuntungan, keadilan, dan upaya perlindungan hukum dari Malaysia terhadap seluruh Pekerja Asing Tanpa Izin (PATI) yang bermigrasi dan melalukan pekerjaan di Malaysia secara ilegal untuk menjadi legal dan memiliki perlindungan hukum untuk dirinya.
Analisis Lingkungan Kerja Non Fisik, Fasilitas Kerja dan Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil SMA Negeri 2 Binjai: Analysis of Non-Physical Work Environment, Work Facilities and Leadership on Job Satisfaction of Civil Servants at SMA Negeri 2 Binjai Ina Febrina; Kholilul Kholik
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.3990

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari lingkungan kerja non fisik, fasilitas kerja dan kepemimpinan terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil SMA Negeri 2 Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif-kuantitatif dengan model regresi linear berganda. Data penelitian diolah dengan SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lingkungan Kerja non Fisik, Fasilitas Kerja dan Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil SMA Negeri 2 Binjai baik secara parsial maupun secara simultan. Lingkungan Kerja Non Fisik secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil SMA Negeri 2 Binjai, dimana nilai thitung Lingkungan Kerja Non Fisik 2,037 > 1,999 dan signifikansi 0,046 < 0,050, sehingga H1 diterima.Fasilitas Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil SMA Negeri 2 Binjai. Dengan nilai thitung Fasilitas Kerja sebesar 2,079 > 1,999, dan nilai signifikansi 0.042 < 0.050, sehingga H2 diterima. Kepemimpinan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil SMA Negeri 2 Binjai, dimana nilai thitung Kepemimpinan sebesar 16,105 > 1,999 , dan nilai signifikan 0.000 < 0.050 sehingga H3 diterima. Lingkungan Kerja non Fisik, Fasilita Kerja dan Kepemimpinan secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil SMA Negeri 2 Binjai. Dimana nilai Fhitung > Ftabel , 123,922 > 2,755 pada signifikan 0,000 < 0,05, Maka hipotesis (H4) sebelumnya diterima. Dapat disimpulkan hipotesis H1, H2, H3, dan H4 terbukti benar dan dapat diterima karena hasil penelitian sejalan dengan hipotesis yang diajukan.
Implementasi Teknik Distraksi pada Pasien Anak dengan Diagnosa Nyeri Akut di Rumah Sakit Bhayangkara Palu: Implementation of Distraction Techniques in Children Patients with a Nursing Diagnosis of Acute Pain in a Hospital Bayangkhara Palu Hadija; Febrianti, Nur; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.4360

Abstract

Nyeri akut adalah pengalaman sensorik atau emosional yang terkait dengan kerusakan jaringan aktual atau fungsional yang dimulai secara tiba-tiba atau perlahan, berkembang dari ringan hingga parah, dan berlangsung kurang dari tiga bulan. Peneliti bertujuan untuk mengetahui hasil pelaksanaan teknik distraksi pada pasien anak dengan diagnosis nyeri akut di Rs Bhayangkara Palu .Metode studi kasus yang digunakan adalah studi kasus deskriptif. Studi kasus deskriptifAdalah jenis studi kasus yang memberikan gambaran khusus dan mengharuskan penelitian dimulai dengan menggunakan teori deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian secara teknis penelitian. Hasil yang didapatkan pada hari pertama sebelum dilakukan teknik distraksi menonton pasien mengeluh nyeri dibagian perut dan nyerinya hilang timbul dan setelah di berikan teknik distraksi menonton pasien merasa nampak tenang dan nyaman, hari kedua pasien mengatakan nyeri yang dirasakan mulai hilang, hari ketiga pasien mengatakan sudah tidak merasa sakit..Kesimpulannya setelah dilakukan implementasi teknik distraksi visual menonton video nyeri yang dirasakan berkurang, dan klien tampak kooperatif pada saaat dilakukan tindakan implementasi selanjutnya.
Implementasi Manajemen pada Balita dengan Masalah Diare: Implementation of Management in Toddlers with Diarrhea Problems H. Makuta, Astin; Rosita; Iriani, Indri; Buyandaya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.4361

Abstract

Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan berubahnya bentuk tinja dengan intensitas buang air besar secara berlebihan atau lebih dari 3 kali dalam kurun waktu satu hari yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistesi feses yang lembek sampai cair. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif yaitu suatu pengamatan terhadap prosedur tindakan yang dilakukan pada An. R yang dilaporkan secara lengkap tentang keadaan atau kondisi yang menjadi fokus studi yaitu Asuhan keperawatan anak dengan diare di Rumah Sakit Bayangkara Palu. Diare berhubungan dengan proses infeksi ditandai dengan data subjektif Keluarga pasien mengatakan An. R BAB 7x dalam sehari dengan konsistensi cair, dan muntah 2x dan data objektif suhu tubuh 36,50c, SpO2 100%, nadi 85x/m, RR 24x/m, hasil laboratorium RBC 6.50H*, HCT 51.7H*, PLT 622 H, PCT 0.53 h, P-LCC 148 h. Diagnosa yang di temukan pada An. R yaitu Diare. Setelah dilakukan implementasi H-1 manajemen diare terjadi penurunan frekuensi BAB yaitu 5x, warna kuning kecoklatan, konsistensi cair. Pada implementasi H-2 terjadi penurunan frekuensi BAB yaitu 4x, warna kuning kecoklatan, konsistensi cair dan pada implementasi H-3 terjadi penurunan frekuensi BAB yaitu 3x, warna kuning kecoklatan, konsistensi lembek. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa adanya penurunan frekuensi BAB setelah dilakukan tindakan manajemen diare. Pada hari pertama didapatkan hasil frekuensi BAB 7x sehari setelah dilakukan tindakan manajemen diare sampai hari ke-3, frekuensi BAB berangsur membaik mejadi 3x sehari.
Implementasi Terapi Murottal pada Pasien Lansia Diagnosa Nyeri Akut di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Murottal Therapy in Elderly Patients Diagnosed with Acute Pain at Undata Hospital, Central Sulawesi Province Nadia, Azalia; Febrianti, Nur; Edi Pakaya, Rahma
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.4362

Abstract

Lanjut usia adalah sekelompok manusia yang berusia 60 tahun keatas. Terapi murottal Al-Qur’an merupakan terapi religi dimana seseorang dibacakan ayat-ayat Al-Qur’an selama beberapa menit atau beberapa jam sehingga memberikan dampak positif bagi tubuh seseorang. Desain studi kasus yang diterapkan yaitu study kasus deskriptif, studi kasus deskriptif merupakan jenis studi yang memberikan deskripsi kasus tertentu, dan membutuhkan penelitian untuk memulai peneliatan dengan menggunakan teori deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian secara penelitian.Penelitian ditemukan dari pengkajian yang dilakukan kepada Ny. R ditemukan data subjektif, keluhan + 3 hari demam naik turun, sakit pada seluruh badan, nyeri pada bagian kepala pasien mengatakan sakitnya hilang timbul dan berskala nyeri 7. pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan hasil TD 100/60 mmHg, SpO2 90%, Nadi 96 x permenit, RR 20 x permenit, Suhu 36,4 oC. Diagnosa yang ditemukan pada Ny.R yaitu Nyeri akut. Setelah dilakukan tindakan keperawatan terapi murottal pada implementasi H-1 Keluarga pasien mengatakan merasa nyaman ketika diberikan terapi murottal, pada implementasi H-2 Keluarga pasien mengatakan merasa nyaman ketika diberikan terapi murottal, pada implementasi H-3 Keluarga pasien mengatakan pasien sudah merasa nyaman. Kesimpulan: Evaluasi hari pertama Keluarga pasien mengatakan merasa nyaman ketika diberikan terapi murottal. Hari kedua, Keluarga pasien mengatakan merasa nyaman ketika diberikan terapi murottal. Hari ketiga, Keluarga pasien mengatakan pasien sudah merasa nyaman.
Implementasi Terapi Inhalasi untuk Mengatasi Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Anak dengan Bronkopneumonia Diruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Inhalation Therapy to Overcome Ineffective Airway Clearance in Children with Bronchopneumonia in the Catelia Room of Undata Hospital, Central Sulawesi Province Yovika Bansoe, Yovika; Iriani, Indri; Asrum, Muhammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.4366

Abstract

Bronkopneumonia merupakan salah satu penyakit yang menyerang saluran nafas bagian bawah. Bronkupneumonia menjadi penyebab kematian terbesar penyakit saluran nafas bawah yang menyerang anak-anak dan balita hampir diseluruh dunia karena anak -anak masih memiliki sistem imun yang rendah kondisi ini yang membuat anak menjadi rentan alami penyakit bronkopneumonia.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain studi kasus deskriptif, populasi dalan penelitian ini adalah pasien anak dengan diagnosa Bronkopneumonia yang berada diruangan cateliya RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Sampel adalah pasien anak dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada kasus bronkopneumonia di RSUD undata Provinsi Sulawesi Tengah.Hasil penelitian ditemukan dari pengkajian yang dilakukan kepada An.N ditemukan data subjektif keluarga pasien mengatakan An.N dadanya sakitdisertai susah untuk bernapas dan batuk. Saat dilakukan pengkajian pasien mengatakan sesak, pada saat dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan hasil SpO2 96%, Nadi 114 x permenit, RR 48 x permenit, Suhu 36,8.?. Setelah dilakukan terapi inhalasi H-1 pasien mengatakan masih sesak. Pada implementasi H-2 pasien mengatakan sesaknya mulai berkurang.Kesimpulan dari peneliti ini bahwa sesak napas berkurang setelah dilakukan terapi inhalasi pada An.N. Pada hari pertama pengkajian merasakan sesak napas, setelah dilakukan tindakan terapi inhalasi sampai hari ke-2 sesak mulai berkurang.
Asuhan Keperawatan pada Ny.S Kasus Gastritis terhadap Penurunan Skala Nyeri dengan Teknik Relaksasi Nafas dalam di Ruangan IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Nursing Care for Mrs. S Gastritis Case to Reduce Pain Scale with Deep Breathing Relaxation Techniques in the Emergency Room of Undata Hospital, Central Sulawesi Province Fabiani, Miselin; Iriani, Indri; Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.4367

Abstract

Gastritis termasuk proses inflamasi atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi pada mukosa dan submukosa lambung. Salah satu manifestasi klinis yang terjadi pada pasien gastritis adalah nyeri. Nyeri akan berkurang dengan dilakukannya tindakan nonfarmakologis yaitu teknik relaksasi nafas dalam. Desain penelitian ini adalah desain studi kasus deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan diagnosa gastritis yang berada di Instalasi Gawat Darurat RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil penelitian dari pengkajian yang dilakukan kepada Ny.S ditemukan data subjektif, Ny.S mengatakan nyeri ulu hati tembus kebelakang, nyeri dirasakan sejak pagi hari, terasa mual, BAB cair lebih dari 4 kali serta merasa badannya lemas. P : nyeri memburuk jika ditekan, Q : seperti ditusuk-tusuk, R : nyeri perut bagian atas, S : skala nyeri 7 (nyeri berat), T : nyeri hilang timbul pasien tampak meringis, tampak gelisah TD :169/90 mmHg, Nadi : 64x/menit, Suhu : 36.5ºc, R : 24x/menit, SPO2 : 100%. Diagnosa yang ditemukan pada Ny. S yaitu Gastritis. Setelah dilakukan teknik relaksasi nafas dalam terjadi penurunan skala nyeri yaitu pada implementasi pertama hasilnya :keluhan nyeri pasien belum menurun yaitu tetap di angka 7, dan pada implementasi kedua nyeri menurun ke angka 5 Kesimpulan dari penelitian ini adalah dilakukan implementasi pertama nyeri belum menurun, dan setelah dilakukan implementasi yang kedua keluhan nyeri pasien menurun dari skala 7 menjadi skala 5
Pemberdayaan Kader dan Keluarga dalam Social Support dan Pencegahan Komplikasi Diabetes Mellitus: Empowerment of Cadres and Families in Social Support and Prevention of Diabetes Mellitus Complications Su’udi; Wahyuningsih Triana N; Roudlotul Jannah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.4368

Abstract

Penyakit DM dan komplikasinya merupakan masalah yang besar terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia dan berdampak bagi produktifitas manusia secara langsung. Penyakit ini mengakibatkan penderitanya mengalami keadaan disabilitas, kehilangan produktivitas serta menjadi beban bagi individu, keluarga dan masyarakat. Komplikasi penyakit DM bisa berupa akut yaitu hipoglikemi dan penyakit kronis seperti jantung, stroke, kebutaan, gagal ginjal, impotensi, kaki gangren yang bisa mengakibatkan kaki harus diamputasi, dan penyakit lainnya. Kurangnya dukungan sosial berdampak pada rendahnya aktifitas penyandang DM, distress emosional yang lebih besar, dan ketidakteraturan dalam kebiasaan diet. Tingginya angka kejadian DM di kabupaten Tuban perlu mendapatkan perhatian. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Su’udi, dkk (2021), didapatkan bahwa pemahaman instruksi menjadi faktor yang mempengaruhi kepatuhan mengikuti program prolanis. Pemahaman instruksi yang baik terbukti menjadikan individu lebih patuh mengikuti program prolanis dibandingkan individu yang kurang dalam pemahaman instruksinya. Sedangkan dukungan sosial/keluarga dapat memberikan pengaruh terhadap kepatuhan seseorang dalam mengikuti suatu terapi, termasuk program prolanis. Melalui pengabdian masyarakat ini didapatkan peningkatkan pengetahuan kader kesehatan maupun keluarga pasien diabetes mellitus sehingga komplikasi pada pasien diabetes mellitus dapat dihindari/tidak terjadi.
Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga dan Pola Asuh Orangtua untuk Membentuk Perilaku Sosial Remaja (Studi Kasus Keluarga Kristen di Rusunawa Rawa Bebek): The Role of Christian Religious Education in the Family and Parenting Patterns to Shape Adolescent Social Behavior (Case Study of Christian Families in Rusunawa Rawa Bebek) Jacob Messakh
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 4: APRIL 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i4.4380

Abstract

Keluarga merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat, sehingga peran keluarga dalam memberi pondasi atau dasar untuk anak-anak mereka dapat menjalankan kehidupan ditengah-tengah masyarakat sangat krusial. Dalam hal ini maka peran pendidikan agama dan pola asuh orangtua memiliki kontribusi besar dalam membentuk perilaku social anak dalam keluarga.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran pendidikan agama kristen dalam keluarga dan pola asuh orangtua yang akan membentuk perilaku social anak dalam keluarga di usia remaja.Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pendidikan agama kristen dan pola asuh orangtua yang dilakukan sejak dini menjadi pondasi yang kuat dalam membentuk perilaku social karena Firman Tuhan menunjukkan secara eksplisit bahwa pendidikan dan pola asuh yang diberikan orangtua harus bersifat relegius dan membuat remaja dapat bertumbuh dalam perilaku yang kristiani.

Page 1 of 3 | Total Record : 24


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue