cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,264 Documents
Analisis Sebaran Potensi Produksi Perikanan Tangkap di Provinsi Jawa Barat: The Potential of Capture Fisheries Production in Jawa Barat Province Rajib Bussalam; Junianto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6246

Abstract

Provinsi Jawa Barat memiliki potensi perikanan tangkap dengan estimasi potensi sumberdaya ikan mencapai 1.338.442 ton per tahun di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 573 yang meliputi perairan Utara Jawa Barat dan 1.034.484 ton per tahun di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 712 yang meliputi perairan Selatan Jawa Barat. Perikanan tangkap merupakan salah satu sektor penting dalam pengembangan ekonomi di Jawa Barat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran potensi produksi perikanan tangkap di Jawa Barat. Data diperoleh melalui metode survey dan dianalisis dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa perikanan tangkap di Jawa Barat memiliki potensi untuk ditingkatkan. Kesenjangan antara produksi aktual dan potensi kontribusi sumberdaya ikan mengindikasikan adanya peluang ekonomi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Perikanan tangkap Jawa Barat dapat dioptimalkan dengan modernisasi armada penangkapan ikan, pembangunan infrastuktur pendukung, peningkatan kapasitas nelayan, penerapan pengelolaan berkelanjutan, pengembangan industri hilir serta kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat. Pengelolaan yang cermat dan bertanggungjawab dapat meningkatkan produksi perikanan tangkap secara signifikan, memberikan manfaat ekonomi lebih besar dan memastikan keberlanjutan sumberdaya ikan untuk generasi mendatang.
Transformasi Kerja sama Indonesia-Singapura di Sektor Ketenagakerjaan: Mendorong Ekosistem Digital dan Inovasi Teknologi: Transformation of Indonesia-Singapore Cooperation in the Employment Sector: Encouraging the Digital Ecosystem and Technological Innovation Djoesept Harmat Tarigan; Sarah Shabirah; Dicky Ramadhani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6254

Abstract

Kerja sama bilateral Indonesia dan Singapura telah berkembang pesat di bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam meningkatkan ekosistem digital dan inovasi teknologi. Pengembangan sumber saya manusia, bakat teknologi, energi terbarukan, pertanian, kesehatan, dan perdagangan adalah beberapa industry yang ada dalam kerja sama ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana Indonesia dan Singapura bekerja sama, menemukan masalah yang timbul dan mengevaluasi dampak ekonomi digital setelah Indonesia dan Singapura bekerja sama, penelitian ini menggunakan metode strudi Pustaka dan analisis data triangulasi Dimana data yang dikumpulkan berasal dari berbagai sumber literatur. Kerja sama Indonesia-Singapura dalam bidang ketenagakerjaan ini berfokus pada ekosistem digital dan inovasi teknologi, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas ketenagakerjaan.
Lunturnya Hak Politik Kandidasi Calon Kepala Daerah Dalam Kekuasaan Partai Akibat Ongkos Pemilu Yang Mahal: The Erosion of Political Rights of Regional Head Candidates in Party Power Due to Expensive Election Costs Abdullah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i10.6255

Abstract

Demokrasi yang ideal harus memanuhi satu diantaranya adalah adanya sistem pemilihan pemimpin secara langsung baik ditingkat pusat maupun daerah. Pilkada mengharuskan figur yang memahami karakteristik diwilayahnya oleh sebab itu penentuan calon kandidasi kepala daerah membuka ruang bagi kekuasaan partai cenderung bersifat materialistik, sehingga mempermudah kekuatan oligarki sebagai pemilik modal untuk masuk. metode Penelitian ini menggunakan metode atau jenis penelitian yuridis normatif, yaitu pendekatan terhadap permasalahan dilakukan dengan mengkaji lunturnya hak politik calon kandidasi kepala daerah dalam kekuasaan partai akibat ongkos pemilu yang mahal. Menggunakan pendekatan yuridis normatif oleh karena sasaran penelitian ini adalah hukum atau kaedah norm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hilangnya hak politik calon kandidasi kepala daerah dalam pilkada disebabkan oleh beberapa faktor yang sangat urgen, diantaranya ialah adanya kekuatan penentu dari pantai politik, mengingat untuk bisa menjadi calon kepala daerah yang di usung oleh partai maka ada mahar politik yang harus disiapkan satu diantaranya adalah ongkos, ini sudah mencakup mulai dari biaya, administrasi, biaya kampanye, biaya tim sukses dll. Kemudian diketahui juga adanya peran serta pengaruh dari kekuatan oligarki yang cenderung bermain mengendalikan siapa yang mereka kehendaki untuk maju pada pilkada disuatu wilayah daerah, karena mereka menggunakan kekuatan parpol DPP yang memiliki legitimasi untuk menentukan calon kepala daerah yang akan di usung.
Pergeseran Transaksi Bisnis Dan Perlindungan Hukum UMKM Menuju Era Digitalisasi: Shifting Business Transactions and Legal Protection for MSMEs Towards the Digitalization Era Heru Wardoyo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i10.6256

Abstract

Sebelum adanya era digitalisasi seperti saat ini transaksi bisnis baik oleh UMKM kecil ataupun menengah keatas hanya dapat dilakukan secara tatap muka yaitu konsumen harus datang langsung ke toko, gerai, atau di pasar tradisional untuk bisa mendapatkan barang yang diinginkan. Tetapi seiring berjalannya waktu kegiatan semacam itu berangsur-angsur ditinggalkan oleh perkembangan zaman masyarakat modern. Motede penelitian yang digunakan penulis dalam menuyusun jurnal ini adalah metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan statue approach dan konseptual conceptual approach. Penelitian hukum yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Hasil penelitian, Pergeseran transaksi bisnis di Indonesia tidak terlepas dari perkembangan zaman yang semakin maju kedepan yaitu dengan di tandai adanya era industri 4.0 yang secara tidak langsung membentuk nuansa dagang yang harus mengikuti trend tersebut. Perlindungan hukum bagi UMKM di Indonesia sangat penting untuk dilakukan oleh pemerintah dengan memberikan fasilitas dan juga sosialisasi bagi pelaku UMKM salah satunya dengan mendaftarkan merek dari usaha yang dijual oleh UMKM tersebut. Apabila hak merek telah dimiliki oleh pelaku UMKM maka setiap produksi yang dihasilkan bisa terjamin haknya dan tidak mudah untuk di plegiasi oleh pihak lain.
Kajian Literatur: Efektivitas Berbagai Bahan Herbal Dalam Meningkatkan Sistem Imunitas Ikan: Literature Review: Effectiveness Of Various Herbal Ingredients In Improving The Fish Immune System Deswita Khansa Wulandari; Junianto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6257

Abstract

Budidaya ikan sebagai penyedia protein hewani bagi masyarakat sering mendapatkan masalah terutama kesehatan ikan pada saat proses budidayanya. Untuk mengatasinya menggunakan bahan kimia yang tentu akan merugikan bagi ikan dan lingkungan. Untuk itu studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan hasil penelitian terdahulu mengenai efektifitas dari berbagai komponen tumbuhan yang telah dilakukan uji coba pada penelitian terdahulu dalam peningkatan respon imun ikan, serta dampak yang ditimbulkan terhadap produktivitas budidaya perikanan. Metode penelitian dengan studi literatur untuk kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk studi literatur. Hasil dari analisis literatur ini didapatkan hasil bahwa bahan bahan herbal yang dikaji yaitu 1). Bawang putih dapat meningkatkan respon imun ikan dan menghambat serangan patogen dengan konsentrasi optimal diseluruh penelitian adalah 10 gr/kg, 2). Jahe dapat meningkatkan imunitas dan juga pengobatan ikan dari bakteri patogen, 3). Kunyit dapat meningkatkan kualitas imun dan memaksimalkan pertumbuhan ikan, 4). Temulawak dapat meminimalisir serangan bakteri patogen dan serangan parasit serta penyembuhan luka, dan 5). Daun ketapang dapat mencegah serangan parasit dan menyembukan luka pada ikan.
Hubungan Love of Money, Religiusitas, Locus of Control dan Persepsi Etis terhadap Perilaku Keuangan Pengurus Organisasi Keagamaan di Indonesia : The Relationship between Love of Money, Religiosity, Locus of Control and Ethical Perceptions of the Financial Behavior of Religious Organization Administrators in Indonesia Djamila Abbas
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6260

Abstract

Fenomena pelanggaran etika yang diakibatkan oleh perilaku keuangan berdampak buruk baik secara pribadi maupun organisasi, terutama ketika pengelolaan organisasi tersebut berada pada organisasi yang berlatar belakang agama, dalam hal ini Islam, yang sarat dengan persepsi etika dalam mengambil keputusan keuangan (harta). Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan penelitian eksplanatif yang berupaya untuk membangun hubungan antar variabel melalui pengujian hipotesis. Sedangkan data diperoleh melalui kuesioner untuk mengonfirmasi hipotesis yang dibangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir etika berdampak pada kehidupan sehari-hari para pengurus organisasi keagamaan Islam di Indonesia, dalam hal ini pengelolaan keuangan baik secara pribadi, maupun pada level profesional organisasi. Dengan demikian, terdapat hubungan yang sangat signifikan antara persepsi etika dengan perilaku keuangan para pengurus organisasi keagamaan Islam di Indonesia.
Kedudukan Istri dalam Pembagian Harta Gono-Gini Menurut Hukum Keluarga Islam dan Undang-Undang Perkawinan di Indonesia: The Position of the Wife in the Division of Marital Property According to Islamic Family Law and the Marriage Law in Indonesia Yohanes Don Bosco Watu; Christina Bagenda; Kalijunjung Hasibuan; Alief Akbar Musaddad; Mohammadong
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i10.6262

Abstract

Harta gono-gini adalah harta yang diperoleh selama pernikahan dan dianggap sebagai harta bersama antara suami dan istri dan dibagi ketika terjadi perceraian atau saat salah satu pasangan meninggal dunia. Pembagian harta ini biasanya mengikuti ketentuan hukum yang berlaku, baik itu hukum perdata, hukum agama, atau perjanjian pranikah yang telah disepakati sebelumnya. Menurut hukum keluarga Islam dan Undang-Undang Perkawinan di Indonesia terhadap harta gono-gini menunjukkan adanya pengakuan terhadap hak-hak perempuan. Karena kedudukan istri dalam pembagian harta gono-gini di Indonesia sangat diperhatikan baik dalam Hukum Keluarga Islam dan juga Undang-Undang Perkawinan. Istri memiliki hak yang jelas atas harta bersama, dan prinsip keadilan menjadi landasan dalam proses pembagian tersebut. Dalam hal perselisihan, mediasi dan pengadilan dapat menjadi jalan untuk menyelesaikan masalah ini secara adil.
Pengenalan Bentuk Sediaan Obat pada Anak PAUD : Drug Dosage Forms Introduction for Preschool Children Fika Nuzul Ramadhani; Umi Yuminarti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6267

Abstract

Pembelajaran pada anak usia dini dapat dimulai dengan segera karena ada masa peka atau sensitif di mana anak-anak mudah menerima berbagai pengaruh serta rangsangan dan dari luar diri melalui panca indranya. Sejak dini, orang harus belajar tentang profesi apoteker, obat, dan manfaatnya. Fakta bahwa anak-anak menolak untuk menggunakan obat saat mereka sakit karena rasanya yang pahit dan tidak enak membuat anak-anak menolak untuk menggunakannya, yang pada gilirannya menyebabkan penurunan kepatuhan pasien terhadap penggunaan obat, yang pada gilirannya menyebabkan tidak tercapainya tujuan terapi. Menurut wawancara dengan guru RAT Al Ishlah, peserta didik tidak mengenal bentuk sediaan obat apa yang diberikan kepada anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengubah perspektif siswa terhadap obat melalui contoh-contoh bentuk sediaan obat yang dikenalkan pada peserta didik. Kesimpulan pada kegiatan pengabdian ini adalah program pengenalan sediaan obat yang dilakukan pada anak PAUD memberikan gambaran serta informasi mengenai obat-obatan pada peserta didik sehingga peserta didik lebih mengenali serta menghilangkan pandangan negatif anak terhadap obat.
Analysis of Green Financing Literacy as Sustainable Financing for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the Food Processing Industry Sector Peby Selviona; Erike Anggraeni; Ersi Sisdianto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i10.6284

Abstract

This study aims to analyze green financing literacy as sustainable financing for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the food processing industry sector in Bandar Lampung City. The research method used is descriptive qualitative, focusing solely on MSME actors involved in the production of chips located on Pagar Alam Street in Bandar Lampung City. The study was conducted through interviews and research studies. Based on the analysis conducted, the results indicate that the level of green financing literacy among MSME actors is still low, with many not fully understanding the benefits and mechanisms of this financing. Additionally, challenges in accessing financing and implementing environmentally friendly practices have also been identified. This study is expected to provide recommendations for improving MSME literacy and access to green financing, thereby supporting the development of more sustainable businesses that are responsive to environmental challenges. There is a need for socialization about green financing for MSME actors and the loan procedures from financial institutions.
Review Artikel: Kandungan Logam Berat Pada Ikan Yang Ditangkap Di Waduk Dan Sungai indonesia : Review Article: Heavy Metal Content in Fish Caught in Indonesian Reservoirs and Rivers Junianto; Muhamad Seikei Shojikana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6286

Abstract

Produksi perikanan di indonesia mencapai 23,539 juta ton pada tahun 2023, angka tersebut lebih besar dibandingkan pada tahun 2022 sebesar 22,265 juta ton (KKP, 2024). Jumlah produksi perikanan juga mempengaruhi besarnya Angka Konsumsi Ikan Nasional (AKI) di indonesia. Angka Konsumsi Ikan pada tahun 2023 sebesar 57,61 kg perkapita, meningkat daripada tahun tahun sebelumnya sebesar 57,27 kg perkapita pada tahun 2022, dan 55,16 kg perkapita pada tahun 2021. Peningkatan Konsumsi ikan berkaitan erat dengan isu keamanan pangan, terutama mengenai kontaminasi logam berat.Metode pencarian artikel mengunakan pencarian melalui google scholar dan researchgate dengan tahun penerbitan 10 tahun terakhir (2014-2024) dengan batasan cangkupan penelitian yang dilakukan pada perairan waduk dan sungai di indonesia.Berdasarkan hasil review artikel yang telah dilakukan, ditemukan bahwa urutan kelimpahan logam berat yang terdapat pada ikan di sungai dan waduk indonesia adalah Pb>Cd>Hg>Zn>As>Mn>Cu>Cr. Logam berat Timbal (Pb) menunjukan kelimpahan terbanyak dengan berbagai jenis ikan di waduk dan sungai. Wilayah terbesar mengandung logam berat Pb berada di perairan Sungai Belumai dengan spesies ikan yaitu Channa striata memiliki konsentrasi total 49,8 mg/kg.Berdasarkan artikel review yang telah dilakukan dapat memberikan informasi terkait kandungan logam berat pada ikan di perairan Waduk dan Sungai di indonesia. Kandungan cemaran logam berat yang paling banyak terdeteksi pada ikan adalah logam berat Timbal (Pb) dengan konsentrasi tertinggi sebesar 49,8 mg/kg pada spesies ikan Channa striata di Sungai Belumai. Urutan kelimpahan logam berat yang terdapat pada ikan di sungai dan waduk indonesia yaitu Pb>Cd>Hg>Zn>As>Mn>Cu>Cr.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue