cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
Implementasi Teknik Relaksasi Genggam Jari Untuk Mengurangi Nyeri Pada Pasien Dispepsia Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Implementation of Finger Grasp Relaxation Technique to Reduce Pain in Dyspepsia Patients with Acute Pain Nursing Problems in the Emergency Room of Undata Hospital, Central Sulawesi Province Sitti Nur Aysah Sabrillah; Sri Yulianti; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.7190

Abstract

Dispepsia salah satu jenis penyakit yang tidak menular namun akibat paparan penyakit tersebut dapat menyebabkan mortalitas yang sangat tinggi. Penyakit degeneratif yang disebabkan oleh gaya hidup, pola makan yang tidak sehat, kualitas lingkungan yang tidak sehat, dan kondisi psikologis, stres, atau depresi berkepanjangan, telah menjadi penyebab kematian tertinggi di seluruh dunia, salah satunya adalah dispepsia. Dispepsia adalah penyakit gangguan saluran pencenaan dengan gejala berupa rasa nyeri di bagian ulu hati atau rasa tidak nyaman pada lambung. Kondisi ini sebagai gangguan fisik yang disebabkan reaksi tubuh terhadap lingkungannya. Sehingga menyebabkan ketidakseimbangan metabolisme yang sering menyerang orang-orang dalam usia produktif. Tujuan penelitian ini melaksanakan gambaran tentang implementasi teknik relaksasi genggam jari untuk mengurangi nyeri pada pasien dispepsia. Relaksasi genggam jari adalah teknik nonfarmakologi yang dimana perpaduan dari relaksasi nafas dalam dan genggaman jari yang dapat dilakukan dalam waktu yang singkat. Terapi relaksasi genggam jari adalah tindakan yang dapat mengontrol tingkat nyeri. Desain studi kasus yang digunakan merupakan studi kasus deskriptif. Dimana peneliti ingin mengetahui hasil penerapan relaksasi genggam jari untuk mengurangi Tingkat nyeri pada pasien Dispepsia di Instalasi Gawat Darurat RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Berdasarkan analisa data Setelah dilakukan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Didapatkan hasil bahwa pasien mengalami nyeri pada perut bagian atas (prosesus xipoideus). Setelah dilakukan tindakan teknik relaksasi genggam jari pada pasien dispepsia didapatkan hasil bahwa pasien mengalami penuruan nyeri dari skala nyeri 4 (sedang) menjadi skala nyeri 1 (ringan). Ditandai dengan adanya tanda tanda vital, Tekanan darah : 100/70 mmHg, Nadi : 86x/menit, Suhu : 36,6oC, Respirasi : 22x/menit, Saturasi oksigen : 96%. Kesimpulan bahwa sesuai dengan tahapan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi didapatkan hasil bahwa tingkat nyeri sebelum diberikan relaksasi genggam jari di dapatkan kategori nyeri sedang, dan sesudah diberikan kategori nyeri ringan. Secara signifikan ditunjukkan bahwa tehnik relaksasi genggam jari adalah tehnik yang efektif dalam mengurangi intensitas nyeri
Ruang Ijtihad dalam Pelaksanaan Ibadah Mahdah: Ijtihad Room in the Implementation of Mahdah Worship Mahsyar; Ambo Dalle
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.7193

Abstract

Tulisan ini mengeksplorasi konsep Ruang Ijtihad dalam konteks penerapan Ibadah Mahdah, dengan fokus pada bagaimana penalaran individu diterapkan pada praktik keagamaan yang khusyuk di kalangan umat Islam. Ibadah Mahdah mengacu pada ritual devaqah murni yang dilakukan semata-mata untuk ibadah kepada Allah, termasuk sholat harian (Salat), puasa selama Ramadhan, dan haji. Studi ini menyelidiki kerangka hukum yang memungkinkan ijtihad (penalaran independen) ketika menafsirkan teks dan ritual agama di mana bimbingan eksplisit dari Al-Qur'an dan Hadis ambigu atau tidak ada. Melalui metodologi kualitatif yang menggunakan analisis tekstual dan wawancara dengan ulama agama, penelitian ini mengidentifikasi batas-batas dan peluang untuk ijtihad dalam Ibadah Mahdah. Ini membahas bagaimana isu-isu kontemporer dan keadaan yang berubah memengaruhi penerapan ijtihad, membantu menyesuaikan praktik ibadah dengan konteks modern sambil mempertahankan nilai-nilai intrinsiknya. Temuan ini menyoroti interaksi dinamis antara tradisi dan penilaian pribadi, menunjukkan kemampuan beradaptasi yurisprudensi Islam untuk mengakomodasi tantangan baru sambil menjaga integritas agama.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Lansia di Desa Lambara Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura: The Influence of Health Counseling on Increasing the Knowledge of the Elderly in Lambara Village, Kamaipura Health Center Working Area Muhammad Agung; Itha Puspita; Isdayanti; Agustina; Ince Rahmi; Milka Djono; Rochmat Jasin; Mashatim Yakub; Siti Nurani; Ayu Andira; Rahma Febi; Antika Tahir; Fatni Kidjab; Yusra Hasrun; Sudirman; Eka Prasetia Hati Baculu; Subardin; Franing Desi Badu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.7202

Abstract

Pendidikan kesehatan sangat penting karena penyakit Diabetes Mellitus adalah penyakit yang berhubungan terhadap gaya hidup sehingga perlu peningkatan pengetahuan untuk merubah gaya hidup. Berdasarkan data Puskesmas Kamaipura Tahun 2023 menunjukan bahwa Desa Lamabara masuk urutan ke tiga besar kasus penyakit tidak menular salah satunya Diabetes Melitus terdapat 146 Kasus dan masuk dalam kategori 10 penyakit terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Kamaipura.Metode penelitian ini adalah preexperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 22 orang lansia. Sampel berjumlah 22 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji paired sample t-test (uji-t berpasangan). Hasil penelitian menunjukkan hasil uji independent sampel test diketahui nilai pengetahuan signifikansi sebesar 0,337 > 0,05, nilai Sikap signifikansi sebesar 0,117 > 0,05, dan nilai Tindakann signifikansi sebesar 0,807 > 0,05. Jika nilai P value diatas 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa t i d a k ada pengaruh penyuluhan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan tidak ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan lansia sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan di Desa Lambara Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura.
Perilaku Masyarakat Tentang Pencegahan Stunting Sebelum dan Sesudah Edukasi Kesehatan di Desa Lambara Kecamatan Tanmbulava Kabupaten Sigi: Community Behavior Regarding Stunting Prevention Before and After Health Education in Lambara Village, Tanmbulava District, Sigi Regency Nurlaela; Rizka; Slamet Raharjo; Helvi Etmawati Gae; Meyti; Dewi Ningsih; Asmiyanti Mahmud; Nur Anisa; Zuhrivina; Fatni Kidjab; Vivi Walangadi; Silkawati Humu; Asri Praputri; Dewi Farha; Rizka Mutthoharoh; Nur Afni; Muh Syukran; Sunarti Hanafi; Robert V Pelima
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.7203

Abstract

Stunting adalah suatu masalah yang dialami oleh balita karena kekurangan gizi kronis sehingga menyebabkan tinggi badan balita tidak sesuai dengan usianya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dan remaja putri setelah diberikan penyuluhan terkait pencegahan stunting.Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Responden terdiri dari 30 ibu dan remaja putri yang dipilih melalui teknik total sampling.. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi oleh responden sendiri. Analisa data dalam penelitian ini yaitu analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan (p=0,046), sikap (p=0,000), dan tindakan (p=0,022) setelah diberikan penyuluhan. Sebelum penyuluhan, proporsi pengetahuan, sikap, dan tindakan baik masing-masing sebesar 53,3%, 66,7%, dan 70%. Setelah penyuluhan, proporsi meningkat menjadi 73,3%, 70%, untuk pengetahuan dan sikap.Namun, perubahan pada tindakan masyarakat (pretest 70% menjadi posttest 76,7%) tidak signifikan secara statistik.
Pengaruh Penyuluhan Tuberkulosis Terhadap Pengetahuan, Sikap, Tindakan Masyarakat di Desa Sibowi Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura: Community Service Report: The Influence of Tuberculosis Education on Community Knowledge, Attitudes and Actions in Sibowi Village Kamaipura Community Health Center Working Area Sfandy Rusly; Tri Rizkiyanti Alwi; Yulfiana; Anik Wijayanti; Fitriana; Priescilla Arlyani; Sunarsih; Meylan Adam; Dewati Kahar; Nur Ain; Tarknkhimba; Fauzia Dedi; Idal Fitri; Rizkah; Budiman; Fathurrahmi; Basri Umar; Veni Mornalita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.7204

Abstract

Latar belakang: Masalah tuberkulosis (TBC) ini merupakan masalah yang telah lama dihadapi berbagai negara di dunia, Pemerintah memiliki komitmen kuat untuk segera mencapai eliminasi TBC pada tahun 2030, WHO melaporkan kasus TB secara global bahwa estimasi jumlah orang terdiagnosis TB tahun 2021 secara global sebanyak 10,6 juta kasus atau naik sekitar 600.000 kasus dari tahun 2020 yang diperkirakan 10 juta kasus TBC. Dari data yang diambil oleh peneliti pada petugas kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kamaipura Kabupaten Sigi mengatakan terdapat 12 penderita TB didesa Sibowi. Tujuan: Untuk melihat pengaruh penyuluhan tuberkulosis terhadap pengetahuan, sikap, tindakan masyarakat di Desa Sibowi Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura Kabupaten Sigi. Metode:Desain penelitian yang digunakan adalah preexperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 Responden (Total populasi). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon signed Rank test (data tidak berdistribusi normal) uji paired sample t-test (data berdistribusi normal) Hasil:. tidak terdapat pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,221 (>0,05), Terdapat pengaruh penyuluhan terhadap Sikap dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (<0,05), Terdapat Pengaruh Penyuluhan terhadap Tindakan Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Kesimpulan: variabel pengetahuan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara penyuluhan tuberkulosis terhadap peningkatan pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan namun pada variabel sikap dan tindakan ada pengaruh yang signifikan antara penyuluhan tuberkulosis terhadap peningkatan sikap dan Tindakan responden sebelum dan sesudah penyuluhan.
Factors Related to Ground Support Equipment (GSE) Damage (Case Study PT Gapura Angkasa Makassar): Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kerusakan Ground Support Equipment (GSE) (Studi Kasus PT Gapura Angkasa Makassar) A. Ferina Herbourina Bonita; Rendhar Putri Hilintang; Ummu Kamilah; Amilah Eka Putri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.6509

Abstract

Human factors or work behavior, characteristics or work environment factors, equipment and material factors and work method factors are sources that cause accident risk. PT Gapura Angkasa Sultan Hasanuddin Airport has hundreds of employees, in the GSE Division. Judging from the process during operation, GSE is not free from danger and risk. This indicates that there is a cause of damage to the GSE so that the stability of workers continues to run well and the smooth operation of aircraft and passengers. This research aims to determine factors related to damage to Ground Support Equipment (GSE) at PT Gapura Angkasa Makassar. This research method is an analytical observational study using a cross sectional research design. The population in this study is the total number of engineering workers.The sample in this study consisted of 44 GSE operators who were determined using the total sampling method where all members of the population were used as samples and the data collected was analyzed using the chi squared test. The results of the analysis using the chi squared test showed that the knowledge variable was not related to GSE damage (p=0.143), attitudes were not related to GSE damage (p=0.062), actions were related to GSE damage (p=0.039), unsafe action (unsafe action) not related to GSE damage (p=0.277), and unsafe conditions not related to GSE damage (p=0.038). It can be concluded that the attitude and unsafe condition variables have a relationship to GSE damage and the knowledge, action and unsafe action variables have no relationship to GSE damage. It can be concluded that the unsafe action variable is an intervening variable for the influence of work shifts, work fatigue, on work accidents. It is hoped that future researchers will expand the population and sample size to obtain better research results
Implementasi Pemberian SPA Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Klinik Rizky Wound Care Centre: Implementation of Foot Spa Provision in Type II Diabetes Mellitus Patients with Acute Pain Nursing Problems at the Rizky Wound Care Center Clinic Moh. Faisal Akbar; Rabiah; Sri Yulianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.6559

Abstract

Diabetes melitus Tipe II merupakan kondisi penyakit yang disebabkan oleh kegagalan tubuh memanfaatkan insulin sehingga mengarah pada pertambahan berat badan dan penurunan aktivitas fisik. Ketika Penyandang DM Tipe II mengalami stres mental, gula darah penderita akan meningkat. Stress muncul di pengaruhi oleh peningkatan adrenalin dan hormon kortisol sehingga hormon ini yang dapat meningkatkan gula dalam darah serta meningkatkan energi dalam tubuh. Desain studi kasus yang diterapkan yaitu study kasus deskriptif, studi kasus deskriptif merupakan jenis studi yang memberikan deskripsi kasus tertentu, dan membutuhkan penelitian untuk memulai peneliatan dengan menggunakan teori deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian. Pada laporan akhir studi kasus ini peneliti mendapatkan data pada pengkajian awal dengan melakukan anamnesa pada pasien dan buku status pasien. Data yang didapatkan seorang pasien bernama Tn. S dengan umur 42 tahun berjenis kelamin laki-laki masuk dengan keluhan utama nyeri pada kaki yang luka, nyeri dirasakan saat beraktivitas seperti tertusuk-tusuk dengan skala nyeri 3 (ringan), pasien mengatakan memiliki riwayat diabetes melitus tipe II. Hasil pemeriksaan hasil TD : 148/90 MmHg, S : 36,4OC, N : 94x/ menit, R : 18x/ menit, Saturasi Oksigen : 98%. Dari pengkajian yang dilakukan peneliti berpendapat adanya masalah keperawatan yakni nyeri akut. Nyeri yang dirasakan pasien ditandai dengan adanya hasil klien mengatakan nyeri pada kaki yang klien rasakan seperti tertusuk-tusuk. Kesimpulan dari peneliti ini bhawa terapi bahwa pemberian SPA kaki terhadap pasien diabetes mellitus tipe 2 cukup efektif untuk menghilangkan nyeri yang dirasakan pasien, didapatkan hasil keluhan nyeri menurun.
Work Fatigue Among Apron Workers in the Mutiara Sis Al-Jufri Airport, Palu, Central Sulawes : Kelelahan Kerja Pada Pekerja Apron di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu Sulawesi Tengah A. Ferina Herbourina Bonita; Amilah Eka Putri; Ummu Kamilah; Rendhar Putri Hilintang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.6703

Abstract

Fatigue has been reported to decrease the body's physical condition, work performance, and motivation. Previous studies revealed that working in the apron section of the airport with heavy work duration can cause tiredness. The common symptoms of fatigue include a low level of activity and motivation from various internal and external factors. Therefore, this study aims to determine the factors related to fatigue in apron workers. This is a quantitative and analytical observational study with a cross-sectional design. The sample population consists of 35 workers who were selected with the total sampling technique. The data obtained were analyzed with Univariate and Bivariate Analysis using a chi-square test. The results showed that a total of 1, 30, 3, and 1 respondents were in the very high, high, moderate, and low fatigue categories, accounting for 2.9%, 85.7%, 8.6%, and 2.9%, respectively. The results of the chi-square statistical test revealed that there was a relationship between age (p = 0.0026), length of work (p = 0.021), and gender (p = 0.000), while there was no significant association during work (p = 0.527). There was also no relationship between working period and work burnout among apron workers. Furthermore, airport authorities are advised to provide knowledge in the form of seminars or training on work fatigue to educate employees on how to overcome fatigue and the contributing factors. Apron workers must also rest and avoid forcing themselves to work during fatigue
Implemetasi Teknik Pernapasan Buteyko pada Pasienasma Bronkial dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu Sulawesi Tengah : Implementation of Buteyko Breathing Technique of Bronchial Asthma Patient with Ineffective Breathing Patternsnursing Problem in Kamonji Public Health Center Working Area Palu City of Central Sulawesi Kiki Cahyani Asril; Rosita; Sri Yulianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.6726

Abstract

Asma bronkial merupakan hipersensitivitas jalan napas akibat inflamasi kronik yang ditandai dengan adanya mengi (wheezing), sulit bernapas, dada terasa sesak atau berat dan batuk, yang terutama terjadi pada malam hari atau menjelang pagi. Teknik pernapasan buteyko merupakan salah satu teknik yang dapat mengurangi gejala serta keparahan asma, untuk memperbaiki pola napas dengan cara menjaga keseimbangan kadar CO2 serta nilai oksigen. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efek teknik pernapasan buteyko dalam mengurangi sesak napas pada pasien asma bronkial dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif di wilayah kerja puskesmas kamonji kota Palu Sulawesi Tengah. Desain penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan observasional melewati studi kasus agar memperoleh gambaran penerapan teknik pernapasan Buteyko pada pasien asma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi yang dilakukan di hari pertama memonitor pola napas, didapatkan hasil : RR 24x/menit spo2 98% namun belum ada perubahan pada pola napas. Implementasi hari kedua memonitor pola napas hasil : RR 22x/ menit, spo2 99%, pasien bisa menahan napas selama 3 detik. Implementasi hari ke tiga memonitor pola napas hasil : RR 20x/ menit, Spo2 99%, pasien bisa menahan napas atau control pouse dari 3 detik menjadi 7 detik. Kesimpulan pada penelitian ini setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari dan dilakukan intervensi implementasi serta evaluasi kemudian pengkajian yang didapatkan pada kasus nyata pasien yang mengalami asma bronkial dengan RR 24x/ menit spo2 98%. Didapatkan hasil pasien bisa menahan napas atau control pouse dari 3 detik menjadi 7 detik setelah diberikan teknik pernapasan buteyko selama 10-15 menit.
Implementasi Tindakkan Fisioterapi Dada pada Anak Bronkhitis Akut Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif di Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Implementation of Chest Physiotherapy Actions in Children with Acute Bronchitis with Ineffective Airway Clearance Nursing Problems at Undata Hospital, Central Sulawesi Province Sopia Jamila; Sri Yulianti; Rahma Edy Pakaya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.6743

Abstract

Bronkhitis adalah peradangan pada selaput lendir bronkus (saluran pernapasan dari trakea hingga saluran napas di dalam paru-paru). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain studi kasus deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah pasien anak dengan diagnosa Bronkithis akut yang berada di Ruang Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengkaji, mengidentifikasi diagnosa, melakukan perencanaan, melakukan implementasi, dan melakukan evaluasi pada pasien anak dengan masalah bersihan jalan nafas tidak efektif pada Bronkhitis akut. Hasil penelitian ditemukan dari pengkajian yang dilakukan pada An.M Setelah hasil penelitian didapatkan setelah dilakukan implementasi mulai tanggal 22 sampai dengan 28 Agustus 2024 latihan fisioterapi dada yang pertama didapatkan pasien masih sulit mengikuti arahan yang dianjurkan serta masih sulit mengeluarkan dahak, hasil implementasi kedua didapatkan klien sudah bisa mengikuti arahan yang dianjurkan, masih batuk namun dahak sudah berkurang, dan implementasi hari ketiga didapatkan klien sudah mampu mengikuti arahan yang diberikan perawatan dan mampu melakukan batuk efektif. Kesimpulan bahwa sesuai dengan tahapan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue