cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,264 Documents
Pengaruh Stres Akademik, Kecanduan Smartphone, Dan Manajemen Waktu Terhadap Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Abdul Azis Lamadjido : The Influence of Academic Stress, Smartphone Addiction, and Time Management on Academic Procrastination in Students of the Faculty of Economics and Business, Abdul Azis Lamadjido University Gerald; I Nyoman Swedana; Dwi Wahyono
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres akademik, kecanduan smartphone dan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penilitian adalah 41 mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis universitas abdul azis lamadjido yang dipilih menggunakan teknik pengambilang purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis regresi berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 25.0 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Ada pengaruh yang signifikan stres akademik, terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis universitas abdul azis lamadjido dengan arah yang positif, (2) Ada pengaruh yang signifikan kecanduan smartphone terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa universitas abdul azis lamadjido dengan arah yang positif, (3) Ada pengaruh yang signifikan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa universitas abdul azis lamadjido dengan arah yang negatif, (4) Ada pengaruh secara simultan stres akademik, kecanduan smartphone dan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis universitas abdul azis lamadjido, dengan nilai koefisien R Squere (R2) yang diperoleh sebesar 0,986 atau 98,6% yang berarti penelitian tersebut memeliki kontribusi secara bersama-sama sedangkan 1,4% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Keberhasilan Program Kewirausahaan Sosial Di Komunitas Lokal : The Influence of Organizational Culture on the Success of Social Entrepreneurship Programs in Local Communities Muh. Agung Paturungi
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap keberhasilan program kewirausahaan sosial di komunitas lokal. Budaya organisasi yang kuat diyakini dapat menciptakan nilai, norma, dan praktik kerja yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan komitmen dalam menjalankan program sosial berbasis kewirausahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada anggota komunitas yang terlibat dalam program kewirausahaan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi budaya organisasi seperti kepemimpinan partisipatif, nilai-nilai kolektif, dan komunikasi terbuka berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan program. Keberhasilan tersebut diukur melalui indikator keberlanjutan program, dampak sosial yang dihasilkan, dan partisipasi aktif anggota komunitas. Temuan ini menegaskan pentingnya pembentukan budaya organisasi yang mendukung dalam pengelolaan program kewirausahaan sosial, terutama di tingkat komunitas lokal yang memiliki dinamika sosial khas.
Analisis Kandungan Protein Dan Zat Besi Serta Uji Organoleptik Cookies Daun Kelor Dengan Substitusi Tepung Kacang Hijau: Analysis of protein and iron content and organoleptic test of moringa leaf cookies with mung bean flour substitution Aprilita Putri Salsabila; Sunarto Kadir; Tri Septian Maksum
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8234

Abstract

Cookies adalah cemilan yang umumnya dibuat dengan bahan baku tepung terigu, mentega, telur dan susu bubuk, oleh karena itu agar masyarakat dapat memanfaatkan bahan makanan lokal, maka dapat digunakan daun kelor dan tepung kaacang hijau yang tinggi protein dan zat besi. Rumusan masalah adalah bagaimana kandungan protein, zat besi dan penerimaan organoleptik cookies daun kelor dengan substitusi tepung kacang hijau. Tujuan adalah untuk menganalisis kandungan protein dan zat besi serta uji organoleptik cookies daun kelor dengan substituti tepung kacang hijau. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan uji kjedahl, spektofotometer UV-Visible dan uji organoleptik untuk mengetahui kandungan protein, zat besi dan penerimaan organoleptik cookies. Panelis yang digunakan adalah mahasiswa Peminatan Gizi Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo sebanyak 20 panelis. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian cookies daun kelor dengan susbtitusi tepung kacang hijau pada formulasi 10g, 15g, dan 20g mengandung protein berturut-turut sebanyak 11,11%, 11,78%, dan 12,24%. Kandungan zat besi ketiga formulasi berturut-turut sebanyak 73,11 mg/kg, 68,34 mg/kg, dan 90,36 mg/kg. Berdasarkan hasil uji organoleptik didapatkan hasil bahwa dari segi warna, aroma, tekstur,dan rasa yang paling disukai oleh panelis adalah cookies dengan formulasi 10g daun kelor. Cookies disukai karena warna hijau cerah dengan 18 panelis (90%), aromanya harum dengan 3 panelis (15%), tekstur renyah dengan 5 paneliS (25%), dan rasanya yang gurih dan manis dengan 11 panelis (55%). Disarankan melakukan penelitian lebih lanjut terhadap kandungan gizi lainnya, dan uji ketahanan cookies agar bisa diketahui berapa lama ketahanan dan layak konsumsi produk .
Hubungan Paparan Media Pornografi Dengan Perilaku Seksual Berisiko Pada Orang Dengan HIV/AIDS DI Rumah Sakit Umum Daerah Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango: The Relationship Between Exposure to Pornographic Media and Risky Sexual Behavior in People with HIV/AIDS at Toto Kabila Regional General Hospital, Bone Bolango Regency Ronaldi; Herlina Jusuf; Nirwanto K. Rahim; Sartika
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8235

Abstract

Peningkatan jumlah kasus HIV/AIDS diduga dipicu oleh perilaku seksual berisiko yang sering dilakukan oleh ODHA. Bentuk perilaku seksual yang paling sering dilakukan yaitu menonton video pornografi. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melaporkan telah memblokir 1,9 juta konten pornografi hingga september 2023. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen paparan media pornografi dan variabel dependen perilaku seksual berisiko pada orang dengan HIV/AIDS. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 35 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan uji Spearman-Rank untuk analisa data dengan hasil p-value 0,000 yang artinya ada hubungan antara paparan media pornografi dengan perilaku seksual berisiko pada orang dengan HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara paparan media pornografi dengan perilaku seksual berisiko pada orang dengan HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam serta memperkuat program edukasi dan konseling yang lebih fokus pada perilaku seksual yang aman bagi ODHA.
Gambaran Kesehatan Mental Cleaning Service di Universitas Negeri Gorontalo: Mental Health Overview of Cleaning Services at Gorontalo State University Sutri Dj. Eksan; Ika Wulansari; Cindy Puspita Sari Haji Jafar
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8236

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan seseorang karena mempengaruhi kemampuan dalam berpikir, merasa, bertindak, menghadapi masalah, serta kualitas hidup secara keseluruhan. Kesehatan mental cleaning service di Universitas penting karena mereka memainkan peran krusial dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih dan nyaman. Lingkungan bersih dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan bagi seluruh civitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesehatan mental cleaning service di Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh cleaning service di Universitas Negeri Gorontalo yang berjumlah 241 orang dengan sampel sebanyak 71 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner Mental Health Inventory (MHI) dengan teknik analisis data univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 71 responden sebagian besar berada pada kategori kesejahteraan psikologis yakni sebanyak 57 responden (80,3%) dan sebagian kecil berada pada kategori tekanan psikologis yaitu sebanyak 14 responden (19,7%). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi dan masukkan mengenai keadaan kesehatan mental cleaning service di Universitas Negeri Gorontalo sehingga cleaning service dapat lebih bijak dalam menghadapi masalah yang menyebabkan kesehatan mental terganggu.
Pengaruh Fasilitas Belajar Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Kinerja Guru Pada Sma Negeri 1 Torue: The Influence of Learning Facilities and School Environment on Teacher Performance at SMA Negeri 1 Torue Ni Komang Tasya
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh fasilitas belajar dan lingkungan sekolah terhadap kinerja guru SMA Negeri 1 Torue. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif vervikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMA Negeri 1 Torue yang diambil berdasarkan data guru pada petugas operator SMAN 1 Torue. Ukuran sampel dalam penelitian ini ditentuntukan dengan menggunkan teknik sampling jenuh, sehingga menghasilkan jumlah sampel sebanyak 65 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert, yang kemudian dianalisis melalui regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas belajar dan lingkungan sekolah berpengaruh positif dan signifikan, baik secara simultan maupun parsial, terhadap kinerja guru SMA Negeri 1 Torue.
Analisis Trend Penyakit Pada Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Di Puskesmas Gunung Tinggi: Trend Analysis of Diseases Among National Health Insurance Participants at Gunung Tinggi Community Health Center Fani Rulianda Ritonga; Nurul Anjaini; Fitriani Pramita Gurning
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8239

Abstract

Penyakit flu, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dan penyakit pencernaan merupakan penyakit yang sering ditemukan pada peserta BPJS di puskesmas. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa ISPA masih menjadi salah satu penyakit infeksi yang cukup sering dilaporkan di fasilitas kesehatan primer seperti puskesmas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui trend penyakit pada peserta jaminan kesehatan nasional di puskesmas gunung tinggi kabupaten deli serdang, sumatera utara pada tahun 2022-2025 bulan mei. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami secara mendalam tentang trend penyakit pada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilaksanakan di puskesmas gunug tinggi. Sumber data berasal dari data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data mencakup wawancara mendalam dengan satu informan kunci yaitu petugas PIC P-Care BPJS. Berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari pencatatan rutin di Puskesmas dalam 3 tahun terakhir, penyakit yang paling sering diderita oleh peserta BPJS adalah Influenza, virus not identified; Acute nasopharyngitis (common cold); dan Dyspepsia. Jumlah rujukan di Puskesmas meningkat setiap tahunnya tahun 2023 ke 2024. Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 776 peserta dirujuk, sedangkan pada tahun 2024 meningkat menjadi 1.036 peserta. Jenis penyakit yang paling sering dirujuk merupakan penyakit katastropik seperti penyakit jantung, paru-paru, kandungan, diabetes, hipertensi, dan gangguan pada mata.
Analisis Pelaksanaan Sistem Rujukan Persalinan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Di UPT Puskesmas Hah Hasan Payaroba Binjai: Analysis of the Implementation of the Childbirth Referral System for National Health Insurance Participants at the Hah Hasan Payaroba Binjai Community Health Center Amanda Putri Harsana; Sayyidati Zahira; Fitriani Pramita Gurning
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8241

Abstract

Angka kematian ibu yang masih tinggi di Indonesia menunjukkan rendahnya kualitas pelayanan kesehatan terutama kesehatan ibu. Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu diperlukan sistem rujukan yang efektif terutama untuk kasus dengan komplikasi. Sistem rujukan adalah sistem yang dikelola secara strategis, proaktif, pragmatis dan koordinatif untuk menjamin pemerataan pelayanan kesehatan maternal yang paripurna dan komprehensif bagi masyarakat, sehingga tercapai peningkatan derajat kesehatan ibu hamil melalui peningkatan mutu dan keterjangkauan pelayanan kesehatan maternal di wilayah mereka. Pada penelitian ini dilaksanakan pada puskesmas Hah Hasan kota Binjai dengan responden koordinasi program KIA, dokter umum, dan kepala tata usaha puskesmas. Pengumpulan data dengan metode wawancara mendalam untuk mendapatkan informasi dan data-data terkait yang diperlukan oleh informan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan sistem rujukan persalinan bagi peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas HAH Hasan Kota Binjai. Sistem rujukan memiliki peranan penting dalam menjamin kesinambungan pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu hamil yang memerlukan penanganan di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem rujukan di Puskesmas Hasan Binjai pada dasarnya sudah berjalan dengan baik, terutama dengan adanya pemanfaatan aplikasi P-Care yang memudahkan proses rujukan secara digital dan terintegrasi. Penggunaan aplikasi ini membantu dalam pencatatan, pengiriman data pasien, dan percepatan proses rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti optimalisasi jaringan internet, pelatihan petugas dalam penggunaan aplikasi secara maksimal, serta peningkatan pemahaman masyarakat terhadap prosedur rujukan agar sistem dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Hubungan Status Gizi dengan Kesehatan Reproduksi Wanita Usia Subur: The Relationship Between Nutritional Status and Reproductive Health of Women of Childbearing Age Rizqy Wahyuni Imran; Andhyka Kawa
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8242

Abstract

Kesehatan reproduksi wanita usia subur sangat dipengaruhi oleh status gizi yang dimilikinya. Status gizi yang baik mendukung fungsi hormonal, kesuburan, serta kehamilan yang sehat, sedangkan malnutrisi dapat menyebabkan gangguan menstruasi, infertilitas, hingga risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan kesehatan reproduksi pada wanita usia subur. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan data primer, penelitian ini mengkaji indikator status gizi seperti indeks massa tubuh (IMT) dan lingkar lengan atas (LiLA), serta indikator kesehatan reproduksi seperti keteraturan menstruasi, riwayat kehamilan, dan keluhan reproduksi lainnya. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dan indikator kesehatan reproduksi. Wanita dengan status gizi normal cenderung memiliki kesehatan reproduksi yang lebih baik dibandingkan mereka yang mengalami kekurangan atau kelebihan gizi. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi gizi sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan reproduksi wanita usia subur.
Analisis Faktor Utilitas Jaminan Kesehatan Nasional Pada Lansia Dikota Medan: Analysis Of Jkn Utility Factors In The Elderly In Medan City Israyani; Nur Hasanah; Fitriani Pramita Gurning
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8243

Abstract

Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai penyakit degeneratif dan kronis sesampai memiliki kebutuhan layanan kesehatan yang lebih tinggi. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir sebagai bentuk perlindungan sosial dari pemerintah untuk memastikan akses kesehatan yang adil dan terjangkau, termasuk bagi kelompok lansia. Namun dalam implementasinya masih terdapat kendala dalam pemanfaatan layanan tersebut oleh lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat utilitas JKN pada lansia di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap sembilan orang lansia pengguna JKN. Data dianalisis untuk mengidentifikasi pola-pola yang memengaruhi pemanfaatan layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun JKN sangat membantu dalam meringankan beban biaya pengobatan, pemanfaatannya oleh lansia masih terhambat oleh keterbatasan pengetahuan terhadap prosedur, rendahnya kualitas pelayanan dan juga ketergantungan pada dukungan keluarga. Didapatkan kesimpulan bahwa utilitas JKN pada lansia belum sepenuhnya optimal dan membutuhkan intervensi berupa edukasi, perbaikan layanan dan penguatan sistem pendampingan sosial untuk mendukung partisipasi lansia secara mandiri dalam layanan kesehatan.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue