cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,264 Documents
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Perawat Baru dalam Pelaksanaan Proses Keperawatan di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo: Analysis of Factors Related to the Performance of New Nurses in the Implementation of the Nursing Process at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional Hospital, Gorontalo City Alfina Latief; Herlina Jusuf; Rachmawaty D. Hunawa; Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8264

Abstract

Kinerja perawat dinilai melalui proses keperawatan yang dilaksanakan. Perawat baru seringkali belum siap menghadapi tugas dan tanggung jawab baru, serta belum mengenal populasi pasien, kebijakan, peralatan, sistem dokumentasi, dan lingkungan kerja. Masalah adaptasi ini berdampak pada rendahnya kinerja perawat baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat baru dalam pelaksanaan proses keperawatan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling terhadap 53 responden. Variabel independen meliputi kemampuan, motivasi, beban kerja, dan penghargaan atau imbalan, sedangkan variabel dependen adalah kinerja perawat baru. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji correlation spearman. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value untuk hubungan antara kemampuan dan kinerja perawat baru adalah 0,000; motivasi dan kinerja perawat baru 0,000; beban kerja dan kinerja perawat baru 0,020; serta penghargaan atau imbalan dan kinerja perawat baru 0,039. Nilai p < 0,05 menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keempat faktor tersebut dengan kinerja perawat baru. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara kemampuan, motivasi, beban kerja, serta penghargaan atau imbalan dengan kinerja perawat baru dalam pelaksanaan proses keperawatan. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi rumah sakit untuk meningkatkan kinerja perawat baru.
Implementasi Pelayanan BPJS Kesehatan dalam Meningkatkan Pelayanan Administrasi Penanganan Penyakit Ringan di Puskesmas Rambung Kota Binjai (Studi Kasus: Penyakit Flu dan Batuk): Implementation of BPJS Health Services in Improving Administrative Services for Handling Minor Illnesses at the Rambung Community Health Center in Binjai City (Case Study: Flu and Cough) Nadhilah Hasibuan; Zahra Andini; Fitriani Pramita Gurning
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8269

Abstract

Pelayanan kesehatan dasar melalui puskesmas memegang peranan penting dalam penanganan penyakit ringan seperti flu dan batuk. Sejak diberlakukannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan, terjadi perubahan signifikan dalam sistem pembiayaan dan pelayanan kesehatan di Indonesia, termasuk dalam aspek administrasi penanganan penyakit ringan di puskesmas. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi pelayanan BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi terhadap kasus flu dan batuk di Puskesmas Rambung. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi pada petugas administrasi BPJS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pelayanan BPJS mengikuti standar operasional yang telah ditetapkan, mulai dari pengambilan nomor antrian hingga pengambilan obat, tanpa perbedaan perlakuan antara pasien BPJS dan pasien umum. Kendala utama yang ditemukan adalah gangguan sistem dan jaringan yang memperlambat proses administrasi, namun pelayanan medis tetap berjalan dengan pencatatan manual dan komunikasi alternatif. Persepsi efektivitas pelayanan BPJS dinilai cukup efektif dengan tingkat kepuasan sekitar 80%, meskipun efektivitas ini sangat bergantung pada stabilitas sistem informasi dan kualitas sumber daya manusia. Kesimpulannya, pelayanan BPJS di puskesmas telah memberikan kemudahan akses dan administrasi yang lebih baik dalam penanganan penyakit ringan, namun perlu peningkatan infrastruktur teknologi dan pelatihan petugas untuk mengatasi kendala teknis dan meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh.
Hubungan Peran Keluarga Dengan Keberhasilan Toilet Training Pada Anak Usia Toddler Di Wilayah Puskesmas Limboto: The Relationship Between Family Roles and the Success of Toilet Training in Toddlers in the Limboto Community Health Center Area Olganita Paputungan; Nanang Roswita Paramata; Rini Wahyuni Mohamad; Sri Yulian Hunowu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8273

Abstract

Toilet training merupakan tahap penting dalam perkembangan anak usia toddler yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama peran keluarga. Kurangnya keterlibatan keluarga dapat menyebabkan keberhasilan yang rendah dalam proses ini. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubugan peran keluarga dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler di wilayah Puskesmas Limboto. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian ini yakni keluarga (orang tua/wali) yang mempunyai anak usia 12-36 bulan di wilayah Puskesmas Limboto yang berjumlah 76 orang dengan teknik pengambilan sampel yakni Purposive Sampling. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan peran keluarga dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler di wilayah Puskesmas Limboto yakni p-value (0,000) yang berarti (p£0,05) dengan tingkat kemaknaan a = 0,05. Kesimpulannya, peran aktif dan responsif keluarga sangat mempengaruhi keberhasilan toilet training. Disarankan agar keluarga lebih terlibat secara konsisten dalam mendampingi dan memberikan penguatan positif kepada anak selama proses toilet training.
Gambaran Persepsi Perawat Dalam Penggunaan Instrumen CPOT Untuk Mengukur Nyeri Pada Pasien Kritis Di Ruang ICU RSUD Toto Kabila: Description of Nurses' Perceptions in Using the CPOT Instrument to Measure Pain in Critical Patients in the ICU of Toto Kabila Regional Hospital Maudy Balqish Pataria; Zulkifli B. Pomalango; Nirwanto K. Rahim
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8274

Abstract

Di ruang Intensive Care Unit (ICU) pengkajian nyeri yang dilakukan pada pasien kritis belum berjalan secara optimal, dimana belum diterapkannya instrumen pengkajian nyeri yang tepat terutama pada pasien dengan penurunan kesadaran. Salah satu instrumen yang dapat digunakan adalah Critical care pain observation tool (CPOT). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana persepsi perawat dalam penggunakan instrumen Critical Pain Observation Tool untuk mengukur nyeri pada pasien kritis di ruang ICU RSUD Toto Kabila. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja diruang ICU Rsud Toto Kabila. Jumlah sampel 20 responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Hasil penelitian didapatkan responden penelitian memiliki persepsi baik terhadap penggunaan instrumen CPOT untuk mengukur nyeri pada pasien kritis di ruang ICU Rsud Toto Kabila yaitu 20 responden dengan presentasi (100%). Instrumen CPOT dianggap mudah untuk dipahami, cepat untuk digunakan, mudah untuk diselesaikan dan indikatornya juga jelas saat digunakan mengukur nyeri pada pasien kritis. Instrumen CPOT juga memberikan pengaruh positif dan bermanfaat dalam praktik keperawatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perawat memiliki persepsi baik dalam penggunaan instrumen CPOT untuk mengukur nyeri pada pasien kritis. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi kepada perawat mengenai instrumen pengkajian nyeri yang tepat bagi pasien kritis.
Persepsi Perawat Tentang Konsep Safe Hospital di RSUD Dr. MM. Dunda Limboto: Nurses' Perceptions of the Safe Hospital Concept at Dr. MM. Dunda Limboto Regional Hospital Farhamnah Pantu; Zuhriana K. Yusuf; Rachmawaty D. Hunawa; Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8275

Abstract

Bencana merupakan kejadian atau rangkaian kejadian yang membahayakan serta mengganggu kehidupan dan mata pencaharian masyarakat, yang dapat dipicu oleh faktor alam, non-alam, atau faktor manusia. Rumah sakit yang aman terhadap bencana atau yang biasa disebut safe hospital merupakan rumah sakit yang layanannya tetap dapat diakses dan beroperasi sepenuhnya sebelum, selama, dan segera setelah situasi darurat dan bencana. Pencegahan dan perencanaan sangat penting untuk menciptakan lingkungan perawatan pasien yang aman dan mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi perawat tentang konsep safe hospital di RSUD. Dr. MM. Dunda Limboto. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu 70 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar responden memiliki persepsi cukup yaitu sebanyak 38 responden (54,28%), responden yang memiliki persepsi kurang yaitu sebanyak 29 responden (41,42%), sebagian kecil responden memiliki persepsi baik yaitu sebanyak 3 responden (4,28%).
Tinjauan Pemahaman Konsep Kinematika Dan Dinamika Mahasiswa: Review of Students' Understanding of Kinematics and Dynamics Concepts Adelyna Oktavia Nasution; Aldino Fany; Agus Rio Rahmat Susilo; Mumtazah Dhyfa Nazha; Aliyyah Syafiqah Lubis
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8276

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara komprehensif tingkat pemahaman mahasiswa terhadap konsep kinematika dan dinamika, yang merupakan pilar utama dalam pembelajaran fisika dasar. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif, angket tertutup disebarkan kepada 25 mahasiswa lintas program studi. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya 32% responden yang benar-benar memahami materi gaya gesek, menjadikannya topik dengan tingkat pemahaman tertinggi. Sebaliknya, sebesar 68% mahasiswa mengalami kesulitan serius dalam menerapkan rumus-rumus fisika, yang mencerminkan lemahnya keterkaitan antara konsep teoritis dan praktik numerik. Ketidakpahaman juga dominan pada topik momentum dan impuls (48%) serta dinamika rotasi (28%). Temuan ini menunjukkan bahwa kesenjangan konsep tidak hanya berasal dari minimnya penguasaan matematika, tetapi juga dari kurangnya strategi pengajaran yang kontekstual dan representatif secara visual. Oleh karena itu, diperlukan transformasi dalam metode pembelajaran fisika yang lebih terintegrasi, partisipatif, dan relevan dengan pengalaman nyata mahasiswa agar pemahaman konseptual dapat meningkat secara signifikan.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Stress Kerja Pada Polisi Di Polres Bone Bolango: Analysis of Risk Factors for Occupational Stress Incidents in Police at the Bone Bolango Police Station Fitriyanti Kasim; Irwan; Ulfa Aulia
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8277

Abstract

Stres adalah keadaan internal yang dapat diakibatkan oleh tuntutan fisik dari tubuh atau kondisi lingkungan dan sosial yang dinilai potensial membahayakan, tidak terkendali atau melebihi kemampuan individu untuk mengatasinya. Stres dapat timbul dari berbagai macam sumber, diantaranya adalah tuntutan. Tuntutan terhadap pekerjaan bisa merupakan sumber stres yang potensial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian stress kerja pada Polisi di Polres Bone Bolango. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel untuk penelitian ini adalah seluruh populasi menjadi sampel atau disebut total sampling yang berjumlah 35 orang. Instrumen pada penelitian ini adalah kuesioner untuk mengetahui stress kerja pada polisi Polres Bone Bolango. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian di dapatkan dari 35 Polisi, bahwa ada hubungan antara rutinitas dengan tingkat stress kerja (p=0,002), tidak ada hubungan antara umur dengan tingkat stress kerja (p=0,574), ada hubungan antara masa kerja dengan tingkat stress kerja (p=0,026), dan ada hubungan antara rekan kerja dengan tingkat stress kerja (p=0,004). Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa massa kerja, rekan kerja dan rutinitas berhubungan dengan stress kerja. Disarankan kepada Polres Bone Bolango sebaiknya menyelenggarakan pelatihan rutin mengenai identifikasi dini gejala stres dan strategi koping yang efektif bagi seluruh anggota.
Faktor Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan BPJS pada Pelayanan Kesehatan di Puskesmas (Literature Review): Factors Influencing the Utilization of BPJS in Health Services at Community Health Centers (Literature Review) Salsabilla Julianda Sumpeno; Sofia Raniah; Fitriani Pramita Gurning
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8278

Abstract

Pemanfaatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada pelayanan kesehatan di Puskesmas merupakan salah satu indikator keberhasilan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan BPJS di Puskesmas melalui metode tinjauan pustaka (literature review). Kajian ini mengumpulkan dan menelaah sepuluh artikel ilmiah yang relevan, dengan fokus pada aspek pengetahuan dan persepsi peserta, aksesibilitas fasilitas, faktor sosial ekonomi dan demografis, kualitas pelayanan tenaga kesehatan, serta pengaruh budaya dan dukungan sosial. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut secara signifikan berperan dalam menentukan tingkat pemanfaatan BPJS oleh masyarakat. Temuan ini memberikan gambaran penting bagi pengelola layanan kesehatan dan pembuat kebijakan untuk merancang strategi yang efektif dalam meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan BPJS di Puskesmas.
Analisis Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Customer Satisfaction Index di Wilayah Kerja Puskesmas Tilango: Customer Satisfaction Analysis Using the Customer Satisfaction Index Method in the Tilango Community Health Center Work Area Nurazkiyah Lamasai; Laksmyn Kadir; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8280

Abstract

Kepuasan pelanggan adalah perasaan senang atau kecewa yang dirasakan pelanggan setelah membandingkan produk atau jasa yang mereka terima dengan harapan mereka. Rumusan Masalah bagaimana analisis kepuasan pelanggan menggunakan metode customer satisfaction index di wilayah kerja Puskesmas Tilango. Tujuan penelitian untuk menganalisis kepuasan pelanggan menggunakan metode customer satisfaction index di wilayah kerja Puskesmas Tilango. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden Pasien Rawat Inap, penelitian ini menggunakan total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data disajikan dalam bentuk presentase dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 38 responden karakteristik dalam tangible kategori sangat puas sebanyak (84,2%) dan kategori cukup puas sebanyak (15,8%) karakteristik dalam emphty kategori sangat puas sebanyak (89,5%) dan kategori cukup puas sebanyak (10,5%) karakteristik dalam reliability kategori puas sebanyak (94,7%) dan kategori cukup puas sebanyak (5,3%) karakteristik dalam responsiveness kategori puas (57,9%) kategori cukup puas sebanyak (26,3%) dan kategori tidak puas sebanyak (15,8%) dan karakteristik dalam assurance kategori puas sebanyak (84,2%) dan kategori cukup puas sebanyak (15,8%). Dapat disimpulkan nilai tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan Puskesmas Tilango secara keseluruhan berada pada kategori puas dengan nilai CSI sebesar 71,55%. Disarankan kepada pihak Puskesmas Tilango agar dapat memberikan pelaksanaan upaya perbaikan harus dipantau agar kepuasan pelanggan benar-benar terpenuhi.
Pengaruh Bridging Exercise Terhadap Perubahan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Di RSUD Toto Kabila: Pengaruh Bridging Exercise Terhadap Perubahan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Di RSUD Toto Kabila Nurul Fitrah Akadji; Nasrun Pakaya; Andi Mursyidah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8281

Abstract

Stroke merupkan penyebab utama kecacatan yang berdampak pada kelemahan otot dan gangguan mobilitas. Data menunjukkan prevalensi stroke terus meningkat di Indonesia, sehingga diperlukan rehabilitasi yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup. Salah satu interfensi non-farmakologis adalah Bridging exercise, yaitu latihan sederhana yang bertujuan untuk mempekuat otot sekitar panggul dan tulang belakang serta meningkatkan stabilitas tubuh pasien stroke. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-experimental dengan rancangan Two-group pre-test post-test control group design. Varibel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen Bridging Exercise dan variabel dependen perubahan kekuatan otot. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden (15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol). Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur kekuatan otot adalah Manual Muscle Test (MMT) dan uji Wilcoxon untuk analisa data dengan hasil nilai p-value <0,05 yang artinya ada pengaruh antara Bridging exercise terhadap perubahan kekuatan otot pada pasien stroke di RSUD Toto Kabila. Kesimpulannya terdapat pengaruh yang signifikan antara Bridging exercise terhadap perubahan kekuatan otot pada pasien stroke di RSUD Toto Kabila. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Instansi RSUD Toto Kabila dalam menerapkan intervensi ini sebagai bagian dari program rehabilitsi untuk mempercepat pemulihan fungsi motorik pasien stroke.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue