cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
Analisis Faktor Kejadian Stunting pada Balita Berbasis Transcultural Nursing di Desa Mantikole, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah: Analysis of Factors Influencing Stunting in Toddlers Based on Transcultural Nursing in Mantikole Village, Dolo Barat District, Sigi Regency, Central Sulawesi Province Rabiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8364

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan pola asuh yang kurang tepat. Pendekatan Transcultural Nursing memandang kesehatan sebagai bagian dari sistem budaya, sehingga pemahaman faktor budaya dan sosial menjadi penting dalam pencegahan stunting. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor kejadian stunting pada balita dengan pendekatan Transcultural Nursing di Desa Mantikole. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 60 balita usia 6–59 bulan, dipilih secara purposive sampling. Instrumen menggunakan kuesioner terstruktur mengacu pada teori Leininger yang mencakup tujuh komponen cultural care (nilai, kepercayaan, praktik perawatan, pola makan, dukungan keluarga, akses layanan, dan lingkungan). Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square (? = 0,05). Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh berbasis budaya (p=0,021), praktik pemberian makan tradisional (p=0,015), kepercayaan terhadap pengobatan tradisional (p=0,033), dan dukungan keluarga (p=0,027) dengan kejadian stunting. Faktor lingkungan fisik (p=0,082) tidak berhubungan signifikan. Kesimpulan: Faktor budaya, khususnya pola asuh, praktik pemberian makan, dan kepercayaan pengobatan, berpengaruh terhadap kejadian stunting. Intervensi pencegahan perlu memadukan edukasi gizi dengan penghormatan nilai budaya lokal.
Pengaruh Interaksi Kelompok Sebaya dalam Pembelajaran terhadap Kreativitas Peserta Didik: The Influence of Peer Group Interaction in Learning on Student Creativity Sheva Febriant Zahra Khoerunnisa; Dwina Nurmalia Putri; Carissa Noverina Althafah; Ali Azhar Herdiansyah; Nasha Indri Fazila; Annisa Eka Sunarya; Wina Mustikaati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan pola interaksi kelompok sebaya dalam pembelajaran serta menganalisis pengaruhnya terhadap kreativitas peserta didik sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara bebas terpimpin, data dikumpulkan dari empat guru sekolah dasar yang mewakili mata pelajaran berbeda. Instrumen penelitian memuat 14 indikator penilaian interaksi kelompok sebaya, mencakup aspek pembentukan kelompok, pemberian tugas terbuka, penerapan metode kolaboratif, hingga dukungan terhadap ide kreatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik interaksi kelompok sebaya telah diimplementasikan secara konsisten dengan frekuensi sering hingga selalu pada hampir seluruh indikator. Strategi pembelajaran kolaboratif yang diterapkan guru mampu menumbuhkan kreativitas peserta didik, seperti kemampuan memecahkan masalah dengan beragam strategi, memodifikasi media pembelajaran, dan menghasilkan ide orisinal. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan, terutama terkait keterbatasan waktu, ketidakseimbangan kontribusi anggota kelompok, dan perbedaan kemampuan akademik siswa. Disarankan agar guru mengoptimalkan manajemen waktu, menerapkan model pembelajaran variatif, serta memastikan distribusi peran yang adil untuk memaksimalkan potensi kreativitas seluruh peserta didik.
Pelaksanaan Pengelolaan Limbah Medis Covid-19 Di RSUD dr. Hasri Ainun Habibi: Implementation Of Covid-19 Medical Waste Management At Rsud dr. Hasri Ainun Habibie Kau, Mayangsari; Yanti Hz Hano; Nurhayati Marada
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8369

Abstract

Data limbah di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie tahun 2018 limbah medis yang dihasilkan mencapai 2.541,33 ton/tahun, kemudian pada tahun 2019 naik mencapai 7.104,71 ton, dan pada tahun 2020 mencapai 5.169,8 ton. Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan pengelolaan limbah medis di rumah sakit rujukan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie yang ditimbulkan dari penanganan COVID-19. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari informan kunci yaitu Kepala Pengelola Kesehatan Lingkungan dan informan biasa yaitu cleaning service. Analisis data menggunakan Contend Analysis. RSUD dr. Hasri Ainun Habibie telah disediakan tempat sampah untuk limbah medis yang dihasilkan oleh petugas dari pelayanan kesehatan kemudian dilakukan pemilahan limbah medis Covid-19. Untuk penyimpanan sementara limbah medis dan non medis berada di satu tempat tetapi dipisah dan dibatasi agar tidak tercampur. Pengangkutan limbah medis dilakukan setiap sebulan atau dua bulan sekali, dicatat atau dilakukan pendataan setiap minggu, bulan bahkan tahun. Pemusnahan limbah medis belum terlaksanakan karena belum memiliki alat pemusnah atau insenerator, tetapi rumah sakit sudah bekerja sama dengan pihak ketiga dalam pemusnahan limbah medis Covid-19. Diharapkan RSUD dr. Hasri Ainun Habibie dapat memiliki alat pengolahan limbah medis berupa insinerator atau autoclave untuk pengolahan limbah medis
Edukasi Perawatan Anjing dan Pencegahan Zoonosis di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UB Forest : Dog Care Education and Zoonosis Prevention in the Special Purpose Forest Area (KHDTK) of UB Forest Dahliatul Qosimah; Mochammad Roviq; Siti Azizah; Ahmad Reiki Darmawan; Gresia Ivena; Khairunnisa Syadza Wally; Salsabila Dzakiyar Rusda; Ardian Febriansyah; Nelly Nur Agustina; Salsabila Putri Rahmadhanti; Aisya Luna Weningati; Aurevia Putri Ardi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 9: September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8371

Abstract

Kawasan Hutan dengan Tujuan (KHDTK) UB Forest di Dusun Sumberwangi, Karangploso, dihuni komunitas petani yang memelihara anjing semi?liar sebagai penjaga rumah dan ladang. Literasi perawatan anjing dan pencegahan penyakit zoonosis yang rendah meningkatkan risiko penularan penyakit. Program pengabdian (Maret–Agustus 2025) oleh tim dosen–mahasiswa FKH UB bekerja sama dengan UPT KHDTK UB Forest bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik warga melalui pendekatan kontekstual?partisipatif berbasis One Health dan nilai agama. Kegiatan mencakup penyuluhan interaktif; pelatihan mengenali karakter/bahasa tubuh anjing; perawatan dasar dan grooming; edukasi vaksinasi; simulasi penyucian najis; distribusi vitamin hewan serta serta pelatihan pembuatan gel antiseptik berbasis sereh–pinus. Sasaran utama adalah kelompok ibu?ibu, pemilik maupun non?pemilik anjing. Evaluasi melalui pre–post test, observasi, wawancara, dan Indeks Kepuasan Masyarakat menunjukkan peningkatan skor pengetahuan, sikap lebih positif terhadap anjing, serta adopsi praktik perawatan. Hambatan utama ialah keterbatasan akses layanan veteriner. Kesimpulannya, model edukasi komunitas ini layak, dapat diterima; berkontribusi pada SDGs 3 dan 15 serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam kesehatan masyarakat pedesaan.
Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) Usia 45- 59 Tahun Melalui Penguatan Peran Kader Intergasi Layanan Primer (IIP) Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Palu: Early Detection of Non-Communicable Diseases (NCDs) in People Aged 45-59 Years Through Strengthening the Role of Primary Health Service Integration (IIP) Cadres in the Work Area of the Talise Palu Community Health Center Firdaus Hi. Yahya Kunoli; Azizah Saleh; Baharuddin Condeng
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8372

Abstract

Masalah yang dihadapi dalam pembangunan kesehatan saat ini adalah terjadinya pergeseran pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Menurut WHO penyakit Tidak Menular (PTM) sampai ini merupakan penyebab utama kematian di dunia dari 63% dari semua kematian pertahun. PTM membunuh lebih dari 36 juta orang setiap tahun. Tujuannya adalah untuk mendeteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) usia 45- 59 tahun melalui penguatan peran kader Intergasi Layanan Primer (ILP) Kesehatan di Wilayah kerja Puskesmas Talise Palu. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah seluruh kader ILP dan sasaran lansia di wilayah kerja Puskesmas Talise di Kelurahan Talise valangguni Palu sebanyak 30 sasaran. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan simulasi pengukuran tekanan darah, pengukuran lingkar perut, tinggi badan dan berat badan sesuai SOP kepada kader ILP dan melakukan pendampingan kepada kader dalam memberikan edukasi kepada lansia di Posyandu Lansia tentang perilaku gaya hidup dalam mencegah penyakit tidak menular (PTM). Hasil pendampingan penguatan peran kader Intergasi Layanan Primer (ILP) Kesehatan di Wilayah kerja Puskesmas Talise Palu berjalan dengan baik, para kader ILP sudah mampu mengukur tekanan darah, pengukuran lingkar perut, tinggi badan dan berat badan dengan benar sesuai SOP, memberikan edukasi tentang deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) kepada Lansia dengan lancar. Disarankan diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular dan kerjasama antara pihak puskesmas, kelurahan dan kader Integrasi Layanan Primer (ILP) kesehatan dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan dengan Media Leaflet dan Simulasi Terhadap Tindakan Mencuci Tangan pada Siswa Kelas V di SDN 27 Kota Palu: The Effectiveness of Health Education Using Leaflets and Simulation Media on Handwashing Actions for Fifth Grade Students at SDN 27, Palu City Nirvana Agil; Firdaus Hi. Yahya Kunoli; Ismunandar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8373

Abstract

Perilaku mencuci tangan dengan sabun masih belum menjadi kebiasaan rutin di kalangan siswa sekolah dasar, padahal praktik ini sangat penting dalam mencegah penularan penyakit menular seperti diare hingga 30% dan infeksi saluran pernapasan akut hingga sekitar 20% karena kurangnya fasilitas pendukung seperti ketersediaan air bersih dan sabun. Tujuan penelitian ini yaitu diketahuinya efektivitas penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet dan simulasi terhadap peningkatan tindakan mencuci tangan pada siswa kelas V di SDN 27 Kota Palu. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen desain two group pre test – post test. Variabel independen yaitu penyuluhan kesehatan dengan media leaflet dan simulasi, sedangkan variabel dependen yaitu tindakan mencuci tangan di SDN 27 Kota Palu. Penelitian dilakukan di SDN 27 Kota Palu pada tanggal 6 Mei 2025. Sampel sebanyak 50 siswa yang terdiri dari kelas VA sebanyak 25 siswa dan kelas VB sebanyak 25 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi 6 langkah mencuci tangan berdasarkan standar WHO. Uji normalitas dilakukan dengan Shapiro-Wilk, sedangkan untuk analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tindakan mencuci tangan yang signifikan pada kedua kelompok setelah penyuluhan (p < 0,001). Namun, hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua metode, dengan nilai p = 0,012 dan mean rank lebih tinggi pada kelompok simulasi. Kesimpulannya bahwa metode simulasi lebih efektif dibandingkan media leaflet dalam meningkatkan tindakan mencuci tangan siswa. Penelitian ini disarankan agar penyuluhan kesehatan di sekolah dasar lebih diarahkan pada pendekatan pembelajaran aktif seperti simulasi untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat.
Upaya Mitigasi Sumber Daya Air Mata Air Uwe Gusu : Uwe Gusu Spring Water Resources Mitigation Efforts Hamsiah; Sugeng Nuradji
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8374

Abstract

Mata air Uwe Gusu yang terletak di Jalan Uwe Gusu Kelurahan Mamboro Induk merupakan sumber air vital bagi masyarakat sekitar, digunakan untuk kebutuhan domestik, irigasi pertanian, dan aktivitas harian. Namun, keberlanjutannya terancam oleh eksploitasi berlebihan, pencemaran limbah domestik, dan dampak perubahan iklim. Dalam upaya mencegah terjadi ekploitasi yang berlebih yang dapat mengancam punahnya vegetasi disekitar maka dilakukan pengabdian masyarakat yang tujuan PKM dilaksanakan Upaya Mitigasi Sumber Daya Air Mata Air Uwe Gusu yang berlokasi di Kelurahan Mamboro Induk Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang dilakukan membantu menjelaskan informasi atas status keberadaan sumber mata air dan memberikan masukan terhadap program mitigasi sumber mata air termasuk tantangan dan rekomendasi untuk perbaikan agar sumber mata air terus dapat terjaga dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, khususnya untuk pengairan pertanian dan kebutuhan air dirumah tangga. Kesimpulannya, Dalam rangka menjaga keberlanjutan vegetasi di sekitar mata air Uwe Gusu, diperlukan upaya mitigasi sumber daya air yang mencakup evaluasi berkala terhadap kondisi lingkungan, komitmen nyata dari para pemangku kepentingan terhadap keberadaan mata air sebagai aset pembangunan jangka panjang, serta partisipasi aktif masyarakat setempat dalam menjaga dan melestarikan vegetasi di kawasan sekitar sumber mata air. merupakan pengabdian masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi dosen Program studi DIII Sanitasi Jurusan Kesehatan Lingkungan.
Implementasi Kebijakan Pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor (Polres) Poso: Implementation of the Police Certificate (SKCK) Service Policy at the Poso Police Resort (Polres) Mohammad Rusli Syuaib
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Kebijakan pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor (Polres)Poso. Data untuk penelitian ini berasal dari data primer serta sekunder. Adapun data primer adalah data yang dikumpulkan secara langsung melalui observasi dan wawancara, dan sedangkan untuk data sekunder, yang berupa data dari orgaisasi yang terlibat dalam objek penelitian. Selanjutnya data tersebut dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Edward III yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Birokrasi, sebagai indikator acuan dalam melakukan penelitian. Adapun untuk Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kebijakan pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor ( Polres) Poso adalah Implementasi proses pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor Poso menurut hasil wawancara dengan informan penelitian dan yang telah dijelaskan dalam pembahasan dapat dikatakan belum maksimal. Serta untuk faktor – faktor yang mempengaruhi implementasi Kebijakan pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor (Polres) Poso dari wawancara dengan informan penelitian dan yang telah dijelaskan dalam pembahasan maka faktor yang mempengaruhi adalah sumber daya manusia petugas dan pengurusan yang menggunakan system online.
Hubungan Mekanisme Koping Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruangan Hemodialisa RSUD Dr. M.M Dunda Limboto: The Relationship Between Coping Mechanisms and Anxiety Levels in Chronic Kidney Failure Patients in the Hemodialysis Ward of Dr. M.M Dunda Limboto Regional Hospital Saskia Kumadji; Nasrun Pakaya; Gusti Pandi Liputo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8376

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan gangguan pada fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, sehingga kemampuan ginjal gagal untuk mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit yang menyebabkan terjadinya peningkatan kadar urea dalam darah dan terjadi penurunan laju filtrasi glomerulus. Salah satu terapi pengganti ginjal adalah hemodialisa, Hemodialisa (HD) atau sering disebut cuci darah adalah proses pembersihan darah dari sampah sisa metabolisme dan cairan yang berlebih oleh bantuan ginjal buatan dari mesin hemodialisa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik di ruangan hemodialisa RSUD Dr. M.M Dunda Limboto. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 67 responden dengan besar sampel 40 responden dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Sperman Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil p-value = 0.000 yang lebih kecil dari a = 0,05 berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjla kronik di ruang hemodialisa RSUD Dr. M.M Dunda Limboto.
Pengaruh Edukasi terhadap Pengetahuan Ibu tentang Pemberian MPASI Puding Daun Kelor dalam Pencegahan Stunting: The Effect of Education on Mothers' Knowledge about Providing Moringa Leaf Pudding as Complementary Food in Preventing Stunting Alya Dwiaryanti Putri Adam; Zuhriana K. Yusuf; Cindy Puspita Sari Haji Fajar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8377

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang mencapai 21,6% pada tahun 2022, menempatkan Indonesia di urutan ke-5 Asia. Salah satu cara mencegah stunting adalah dengan cara meningkatkan pengetahuan ibu Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI puding daun kelor dalam pencegahan stunting. Metode penelitian menggunakan jenis rancangan eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Populasi penelitian yaitu Ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Jumlah balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Desa Hunggaluwa Kabupaten Gorontalo 37 orang. Sampel terdiri dari 37 responden, dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penilitian didapatkan nilai mean (rata-rata) Pengetahuan ibu sebelum diberikan edukasi yaitu 15,38 dan setelah diberikan edukasi hasil nilai mean (rata-rata) meningkat menjadi 22,62. Hasil uji statistic Wilcoxon mendapatkan nilai p value yaitu 0,000 Sehingga terdapat pengaruh pemberian edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI puding daun kelor dalam pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Desa Hunggaluwa Kabupaten Gorontalo. Diharapkan penelitian ini menjadi masukkan bagi tenaga kesehatan di Puskesmas memberikan intervensi edukasi tentang pemberian MPASI puding daun kelor dalam pencegahan stunting untuk meningkatkan pengetahuan ibu.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue