cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,287 Documents
Gertak Jantung (Gerakan Serentak Jaga Jantung): Edukasi Asuhan Holistik Untuk Ibu Hamil Daerah Binaan Di Kelurahan Lambara Kecamatan Tawaeli Kota Palu: Gertak Jantung (Simultaneous Movement to Guard the Heart): Holistic Care Education for Pregnant Women in the Assisted Area in Lambara Village, Tawaeli District, Palu City Hadriani; Hastuti Usman; Nurfatimah; Yuli Admasari; Zakiah Radjulaeni; Yulianur; Ayu Tantri T. Sinau; Najwa Fevandra Kirana; Fani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.11093

Abstract

Program pengabdian masyarakat GERTAK JANTUNG (Gerakan Serentak Jaga Jantung) dilaksanakan di Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan deteksi dini risiko kardiovaskular pada ibu hamil melalui pendekatan asuhan holistik berbasis komunitas. Kegiatan meliputi edukasi kesehatan, pelatihan kader, serta skrining tekanan darah dan anemia pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah one-group pretest–posttest untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh indikator. Pengetahuan tentang perubahan fisiologis jantung meningkat dari 20% menjadi 93,3%, tanda bahaya gangguan jantung dari 13,3% menjadi 93,3%, serta beberapa indikator lain seperti anemia, tekanan darah normal, dan tujuan pemeriksaan kehamilan mencapai 100% pada post-test. Selain itu, kader kesehatan menunjukkan peningkatan kompetensi dalam melakukan skrining dan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan skrining berhasil mengidentifikasi ibu hamil dengan faktor risiko, sehingga dapat dilakukan tindak lanjut berupa edukasi lanjutan maupun rujukan. Program ini juga meningkatkan keterlibatan keluarga dalam mendukung kesehatan ibu hamil. Secara keseluruhan, program GERTAK JANTUNG terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan deteksi dini risiko kardiovaskular pada ibu hamil, serta berpotensi menjadi model intervensi promotif dan preventif berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Di Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh: Factors Related to the Incidence of Stunting in Pining District, Gayo Lues Regency, Aceh Province Fadhila Azzahra Pardosi; Rani Suraya
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11094

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta penyakit infeksi berulang, dan menjadi perhatian serius di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 75 ibu yang memiliki balita, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pernikahan dini (p = 0,634), pendidikan ibu (p = 0,246), dan pemberian ASI eksklusif (p = 0,529) dengan kejadian stunting. Sementara status gizi ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,403). Faktor-faktor seperti pernikahan dini, tingkat pendidikan ibu, dan pemberian ASI eksklusif berpengaruh terhadap kejadian stunting di Kecamatan Pining. Diperlukan edukasi lebih lanjut kepada masyarakat terkait pentingnya gizi dan pernikahan pada usia matang.
Peran Aktivitas Musik Ritmis Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak ADHD Di Sekolah Dasar: The Role of Rhythmic Music Activities on Gross Motor Development of ADHD Children in Elementary Schools Aida Nurasyipha; Karin Auliani; Lisna Maulia; Sahrany Nurmalasari; Verga Delasiana; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktivitas musik ritmis terhadap perkembangan motorik kasar anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur, melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam rentang waktu terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa anak ADHD memiliki karakteristik gangguan motorik kasar seperti kesulitan koordinasi gerak, keseimbangan, serta ketidaksesuaian gerakan dengan irama. Aktivitas musik ritmis, seperti gerak dan lagu, senam irama, serta permainan alat musik sederhana, terbukti mampu memberikan stimulasi multisensorik yang efektif dalam meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan kontrol gerak anak. Selain itu, musik ritmis juga berpengaruh terhadap peningkatan fokus perhatian, pengendalian impulsivitas, serta kemampuan sosial anak. Dengan demikian, aktivitas musik ritmis dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran dan intervensi yang efektif dalam mendukung perkembangan motorik kasar anak ADHD di sekolah dasar, khususnya dalam konteks pendidikan inklusif.
Peran Ibu dalam Transmisi Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini : The Role of Mothers in the Transmission of the Kaili Local Language to Early Childhood Rabiah Al’adawiya; Wisman; Syamsidar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk peran ibu dalam mentransmisikan bahasa daerah Kaili dialek Tara pada anak usia dini serta menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi peran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian adalah tiga orang ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun, fasih berbahasa Kaili dialek Tara, dan bertempat tinggal di Kecamatan Parigi Tengah, Sulawesi Tengah. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles-Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk peran ibu meliputi: (1) peran sebagai model bahasa yang masih bersifat situasional dan tidak konsisten; (2) peran sebagai penentu kebijakan bahasa keluarga yang memprioritaskan Bahasa Indonesia; dan (3) peran dalam aktivitas stimulasi seperti bercerita, bermain peran, dan bernyanyi yang masih terbatas pada kosakata tertentu. Faktor penghambat yang teridentifikasi meliputi rendahnya konsistensi, dominasi Bahasa Indonesia, minim dukungan suami, minim bahan bacaan, kekhawatiran orang tua, dan kesibukan ibu. Adapun faktor pendukung meliputi kemampuan bahasa Kaili ibu, motivasi melestarikan identitas, ketertarikan anak pada lagu daerah, dukungan kakek/nenek, model dari sekolah, serta kreativitas ibu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transmisi bahasa Kaili dialek Tara masih lemah karena faktor penghambat lebih dominan, namun terdapat modal sosial dan kultural yang dapat dioptimalkan untuk penguatan peran ibu di ranah keluarga.
Ulumul Qur’an sebagai Ilmu: Perkembangan Disiplin Ulumul Qur’an sebagai Sains Islam: Ulumul Qur’an as a Discipline: The Development of Ulumul Qur’an as an Islamic Science Muhammad Rahmat; Achmad Abubakar; Firdaus
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11139

Abstract

Ulumul Qur’an merupakan disiplin ilmu yang membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan Al-Qur’an, mulai dari proses turunnya wahyu, kodifikasi, hingga metode penafsiran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Ulumul Qur’an sebagai sebuah ilmu yang memiliki struktur sistematis, objek kajian yang jelas, serta metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui pengkajian terhadap kitab klasik seperti Al-Itqan fi Ulum al-Qur’an karya As-Suyuthi dan Al-Burhan fi Ulum al-Qur’an karya Az-Zarkasyi, serta didukung oleh literatur dan jurnal ilmiah kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulumul Qur’an telah memenuhi kriteria sebagai suatu disiplin ilmu karena memiliki objek material berupa Al-Qur’an, objek formal berupa cara memahami kandungan Al-Qur’an, serta metode yang beragam seperti pendekatan linguistik, historis, dan tematik. Selain itu, Ulumul Qur’an memiliki ruang lingkup yang luas yang mencakup berbagai cabang ilmu seperti asbabun nuzul, nasikh-mansukh, qira’at, dan tafsir. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penguasaan Ulumul Qur’an sangat penting dalam memahami Al-Qur’an secara komprehensif dan kontekstual, sehingga mampu menjawab berbagai persoalan umat di era kontemporer. Dengan demikian, Ulumul Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu dalam memahami teks wahyu, tetapi juga sebagai disiplin ilmu yang dinamis dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Hubungan Antara Beban Kerja dengan Motivasi Kerja Pada Tenaga Vokasi Farmasi di Apotek X Pekanbaru: The Relationship Between Workload and Work Motivation Among Pharmacy Technicians at Pharmacy X in Pekanbaru Mira Febrina; Yohandita Suci; Wulan Desmawati; Rahidatul 'Aisy; Fauziah Cania Wulandari; Nur Fadhilah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11140

Abstract

Motivasi kerja merupakan faktor penting dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Motivasi kerja didefinisikan sebagai dorongan internal berupa keinginan atau kebutuhan yang mendorong seseorang untuk bekerja dan mencapai tujuan tertentu. Sementara itu, beban kerja merupakan sejumlah tugas atau aktivitas yang harus diselesaikan oleh individu atau kelompok dalam jangka waktu tertentu. Apotek X merupakan salah satu apotek besar di Pekanbaru yang menyediakan obat bebas, obat resep, serta alat kesehatan. Tingginya jumlah pasien yang datang menyebabkan tenaga kefarmasian harus melaksanakan berbagai tugas secara bersamaan, seperti pelayanan pasien, pencatatan administrasi, dan pengelolaan stok obat. Kondisi ini berpotensi menimbulkan beban kerja yang cukup tinggi dan dapat memengaruhi tingkat motivasi kerja tenaga kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan motivasi kerja pada tenaga vokasi farmasi di Apotek X Pekanbaru dan diharapkan menjadi informasi bagi Apotek dan karyawan dalam mengelola tugas sesuai dengan kapasitas sehingga tercipta semangat kerja yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa skala untuk mengukur dua variabel, yaitu motivasi kerja dan beban kerja dan sampel yang digunakan berupa tenaga vokasi farmasi yakni 1 orang apoteker dan 3 orang asisten apoteker yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan perhitungan interval dan persentase yang disajikan dalam bentuk diagram batang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara beban kerja motivasi kerja, dimana semakin kecil beban kerja maka motivasi kerja semakin meningkat. Rata-rata beban kerja berada pada kategori sedang sedangkan motivasi kerja berada pada kategori tinggi. Persentase tertinggi pada aspek motivasi kerja terdapat pada indikator rasa aman sebesar 83,33%, yang menunjukkan bahwa jaminan kerja mampu meningkatkan motivasi kerja meskipun beban kerja tergolong sedang
Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar: Studi Komparatif antara Indonesia dan Thailand: Character Education in Elementary Schools: A Comparative Study between Indonesia and Thailand Muhammad Ali Akbar; Annisa Fitri; Siti Intan Rahmawati; Marissa Salsabilla; Ika Kurnia Sofiani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11141

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji serta membandingkan penerapan pendidikan karakter pada tingkat sekolah dasar di Indonesia dan Thailand guna mengatasi dampak globalisasi serta kemerosotan moral di kalangan generasi muda. Pendekatan yang dipakai adalah studi literatur dengan metode kualitatif melalui penguraian beragam sumber pustaka. Temuan utama mengungkap bahwa kedua negara menganggap pendidikan karakter sebagai elemen krusial dalam kerangka pendidikan nasional. Indonesia mengadopsi strategi terintegrasi dan adaptif lewat kurikulum, proses belajar-mengajar, serta iklim budaya sekolah, sementara Thailand menerapkan model yang lebih terorganisir via mata pelajaran tersendiri dan pembentukan kebiasaan berlandaskan nilai-nilai budaya serta agama. Kedua negara memiliki kesamaan dalam pengembangan nilai karakter seperti integritas, disiplin, rasa tanggung jawab, dan empati sosial, tetapi berbeda pada mekanisme pelaksanaan dan derajat penataan sistematisnya. Faktor pendorong mencakup regulasi pemerintah, kontribusi pendidik, suasana sekolah, serta partisipasi orang tua dan komunitas, sedangkan kendala utama meliputi kekurangan kualifikasi guru, minimnya penilaian yang quantifiable, pengaruh arus globalisasi, dan variasi latar belakang sosial murid. Kesimpulannya, masing-masing negara punya kekuatan tersendiri, sehingga disarankan pengembangan lebih lanjut dengan mengintegrasikan praktik unggulan untuk mengoptimalkan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Identifikasi Prosedur Operasional Standar (Sop) dan Alur Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Pada Industri Herbal Pt Khalila Tramed Indonesia, Klaten, Jawa Tengah: Identification of Standard Operating Procedures (SOPs) and the Flowchart of the Wastewater Treatment Plant (WWTP) at the Herbal Industry of PT Khalila Tramed Indonesia, Klaten, Central Java Gressy Novita; Dwi Setyaningsih; Vaula Yones Tessa; Alfitra Ramadhan; Nanda Rahma Tri Cahyaningrum
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11142

Abstract

Industri obat tradisional menghasilkan limbah cair dengan konsentrasi organik tinggi yang berpotensi mencemari ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alur proses IPAL dan efektivitas Prosedur Operasional Standar (SOP) pada PT Khalila Tramed Indonesia, Klaten, Jawa Tengah melalui metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan pengolahan limbah dilakukan melalui empat unit kolam utama: kolam ekualisasi/sedimentasi, kolam filtrasi bertingkat, kolam bioremediasi bakteri aerob, dan kolam aerasi akhir. Proses pendiaman di kolam awal efektif menstabilkan debit limbah. Penggunaan mikroba aerob terbaru (Bacillus sp. dan Nitrosomonas sp.) direkomendasikan untuk menggantikan oksidator kimia guna mengoptimalkan degradasi zat organik secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan landasan bagi industri herbal menengah dalam menyusun manajemen IPAL yang sesuai regulasi lingkungan terbaru. ABSTRACT The traditional medicine industry produces liquid waste with high organic concentrations that have the potential to pollute aquatic ecosystems. This study aims to identify the Wastewater Treatment Plant (WWTP) process flow and the effectiveness of Standard Operating Procedures (SOP) at PT Khalila Tramed Indonesia, Klaten, Central Java, using a descriptive qualitative method. Data were obtained through field observations and in-depth interviews with management. The results showed that waste treatment was carried out through four main pond units: an equalization/sedimentation pond, a multi-stage filtration pond, a bioremediation pond with aerobic bacteria, and a final aeration pond. The stabilization process in the first pond effectively equalizes waste discharge from the production unit. The use of the latest aerobic microbial consortium (Bacillus sp. and Nitrosomonas sp.) is recommended to replace chemical oxidants to optimize the degradation of complex organic substances sustainably. This research provides a framework for medium-scale herbal industries in developing WWTP management that complies with the latest environmental regulations.
Pengaruh Struktur Aset, Ukuran Perusahaan, dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik yang Terdaftar di BEI: The Effect of Asset Structure, Firm Size, and Profitability on Capital Structure of Transportation and Logistics Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange Tasya Sawa Adilia; Ardian Adhiatma
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh struktur aset, ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap struktur modal pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari 105 data laporan keuangan tahunan perusahaan dari 21 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 31. Hasil penelitian ini menunjukkan struktur aset tidak berpengaruh terhadap struktur modal, ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap struktur modal, dan profitabilitas berpengaruh negatif terhadap struktur modal. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan pendanaan serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang keuangan perusahaan.
Strategi Pengembangan Sumberdaya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kecamatan Mantikulore): Human Resource Development Strategy In Improving The Quality Of Public Services (Study Of Mantikulore District) Filo Leonardo Tinggogoy; Syugiarto
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sumberdaya manusia apparat kecamatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di kantor Kecamatan Mantikulore. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini melihat proses pengembangan sumberdaya manusia yang dilakukan oleh Camat Mantikulore kepada aparat pemerintahannya. Tahap awal dalam penelitian ini yaitu melakukan penelitian dengan mewawancarai langsung aparat pemerintah kecamatan. Tahap selanjutnya yaitu melihat Implikasi Strategi Pengembangan SDM Terhadap Kualitas Pelayanan di Kecamatan Mantikulore. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pengembangan SDM berdasarkan teori Ndraha (1999), yang mencakup kecerdasan, kreativitas, dan imajinasi, sangat berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Mantikulore. Kecerdasan pegawai dibina melalui pendidikan dan pelatihan, kreativitas didukung oleh lingkungan kerja inovatif, serta imajinasi diasah lewat visi jangka panjang dan pelatihan soft skill. Penerapan strategi ini meningkatkan modernisasi, keandalan, responsivitas, profesionalisme, empati, dan kepuasan publik, sehingga layak menjadi contoh praktik terbaik bagi wilayah lainnya

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue