cover
Contact Name
Doni Pranata
Contact Email
up4i@fkip.untan.ac.id
Phone
+6283125507573
Journal Mail Official
up4i@fkip.untan.ac.id
Editorial Address
Faculty of Teacher Training and Education, Pontianak. Universitas Tanjungpura, Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78115
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
ISSN : -     EISSN : 27152723     DOI : https://doi.org/10.26418/jppk
Core Subject : Science, Education,
Journal of Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JPPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JPPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Science education 2. Social Education 3. Literature and Language Education 4. Primary Education 5. Sport Science Education 6. Educational Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015" : 120 Documents clear
PENGEMBANGAN BUKU AJAR PEMISAHAN CAMPURAN DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK DAN MULTIREPRESENTASI KELAS VII SMP Pratiwi, Ana; Melati, Husna Amalya; Rasmawan, Rahmat
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.79 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan buku ajar dengan pendekatan konstruktivistik dan multirepresentasi pada materi pemisahan campuran kelas VII SMP yang dikembangkan berdasarkan hasil uji ahli (expert judgement). Penelitian ini berbentuk penelitian dan pengembangan dengan tahapan sebagai berikut: melakukan penelitian pendahuluan untuk mengumpulkan informasi, melakukan perencanaan dan mengembangkan jenis/bentuk produk awal. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah SMP Negeri 11, SMP Negeri 10 Pontianak, dan SMP Negeri 6 Pontianak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket kelayakan buku ajar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, persentase kelayakan rata-rata buku ajar yang dikembangkan sebesar 84.99 % ditinjau dari aspek kelayakan isi, penyajian, kebahasaan dan kegrafikan berturut-turut: 83,33%, 83,75%, 87,5%, 85,41%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa buku ajar yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran. Kata Kunci: buku ajar, pemisahan campuran, konstruktivistik, multirepresentasi.   Abstract : The aim of this research was to know the feasibility of mixture separation textbook based on constructivist and multiple representation for VIIth SMPN in Pontianak. The form of this research was research and development (R&D) which are consist of preliminary research and information collecting, planning, and develop preliminary form and product. Research subjects are SMPN 11 Pontianak, SMPN 10 Pontianak, and SMPN 6 Pontianak. A Sampling technique that used was purposive sampling. An instrument that is used in this research was textbook feasibility questionnaire. Results of the research shown that the average of feasibility percentage 84,99% consider from content, presentation, language, and graph feasibility respectively: 83,33%, 83,75%, 87,5%, 85,41%. Thereby, it can be concluded that the textbook which developed were very suitable to use as a learning material in learning process. Keywords: textbook, mixture separation, constructivistic, multiple representation  
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPS MENGGUNAKAN TALKING STICK DI KELAS III F 32111023, Mufaroha; ., Sukmawati; ., Sugiyono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.32 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang akurat tentang peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model kooperatif tipe talking stick pada pembelajaran IPS di kelas III SDN 03 Pontianak Selatan Provensi Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Bentuk Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas. Setting penelitian di kelas  III D SDN 03 Pontianak Selatan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III D yang berjumlah 30 peserta didik, menggunakan tiga siklus setiap siklus berisi satu kali pertemuan yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Aktivitas belajar  peserta didik pada base line sebesar 39.71% mengalami peningkatan sebesar 30.79 %  menjadi 64.71 % pada siklus I, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 14.30% menjadi 79.12% dan pada siklus III mengalami peningkatan sebesar  9.11 %  menjadi 88.23 %, Sedangkan hasil belajar peserta didik pada base line sebesar 65.15  mengalami peningkatan sebesar 11.32  menjadi 76.47  pada siklus I , pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 7.79  menjadi 84.26 dan pada siklus III mengalami peningkatan sebesar  4.12  menjadi 88.38. Dengan demikian kooperatif tipe talking stick ternyata dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci : Aktivitas, hasil, IPS, Talking Stick. Abstract: This study aimed to obtain accurate information about the increase in student learning activities dan outcomes using cooperative models talking stick the type of learning social studies in class III SDN 03 Pontianak Selatan  province Kalimantan Barat. The method used is descriptive method. The study forms were used that study to a Classromm Action Research. Setting research at III D grade SDN 03 Pontianak Selatan district. The subjects were students III D classes totaling 34 students, using three cycles each cycle contains one meeting that consist of planning, implementation, observation and reflection. Student learning activities at baseline by 39.71 % increased by 30.79% to 64.71%, on the second cycle increased by 14.30% to 79.12% and in the third cycle increased by 9.11% to 88.23%. Whereas Student learning outcomes at base line by 65.15 increased by 11.32 to 76.47, on the second cycle increased by 7.79 to 84.26 and in the third cycle increased by 4.12 to 88.38. Thus cooperative learning type talking stick it can increase student learning activities and outcomes.Keywords: Activities, Outcomes, IPS, Talking Stick
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA BERDASARKAN ASPEK INTERPRETATION DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Octavia, Selvie; Yusmin, Edy; Nursangaji, Asep
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.51 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa ditinjau dari aspek interpretation dalam penyelesaian masalah materi program linier di kelas XI SMA Negeri 4 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  dengan bentuk penelitian survei. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 4 Pontianak. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa ditinjau dari aspek interpretation secara keseluruhan berdasarkan skor hasil tes dan wawancara pada tiga indikator aspek interpretation yaitu mengkategorikan, menguraikan arti, dan mengklarifikasi maksud tergolong dalam kategori sedang. Sedangkan jika dilihat dari skor hasil tes dan wawancara untuk masing-masing indikator, kemampuan siswa pada indikator mengkategorikan tergolong sedang, pada indikator menguraikan arti tergolong sangat tinggi, akan tetapi pada indikator mengklarifikasi maksud tergolong rendah.   Kata kunci : Kemampuan Berpikir Kritis, Aspek interpretation Abstract: This reasearch aims to know students critical thinking skill based on interpretation aspect in problem solution of linear programm material in grade 11th at SMA Negeri 4 Pontianak. The research used descriptive method with survey research design. The sample of this research were students in grade XI MIA 4 at SMA Negeri 4 Pontianak. The data analyze result show that as whole, student critical thinking skill based on interpretation aspect from the score of  test result and interview in three indicators of interpretation aspect that are categorizing, decoding significance, and clarifying meaning  categorized in medium category. But, if we saw that from score of test result and interview in each indicator, students skill in categorizing classified in medium category, in decoding significance indicator classified in very high category, and in clarifying meaning indicator classified in low category. Keywords: Critical Thinking skill, interpretation aspect
PENGARUH METODE PEMBELAJARAAN MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP Sejlistu, Geogorius Addwarma; ., Halini; ., Bistari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.106 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan seberapa besar pengaruh penerapan metode pembelajaran mind map terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada materi sistem persamaan linear dua variabel di SMP Negeri 4 Sungai Ambawang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design . Dari hasil analisis data posttest menggunakan uji t, diperoleh harga thitung = 0,91 selanjutnya dibandingkan dengan harga ttabel dengan df = 30-1 = 29 dan dengan taraf signifikan (α) = 0,05 diperoleh ttabel = 2,04523. Ternyata thitung ≤ ttabel atau – 0,91 < 2,04523 artinya tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang di beri perlakuan menggunakan metode ekspositori dan metode mind map. Hasil perhitungan harga effect size adalah 0,18. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode mind map tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa.   Kata Kunci : Mind Map, Sistem Persamaan linear dua variabel Abstract: the purpose of this study was to describe the influence of an implementation mind mapping method on learning outcomes in material systems of linear equations two variables at grade VIII SMP Negeri 4 Sungai Ambawang. The methodology was quasi-experimental research design with Non-equivalent Control Group. The results of data analysis were the t test using posttest obtained the value of t-count = 0.91 which was compared to the value of t-table with df = 30-1 = 29 and with a significant level of (α) = 0.05 obtained t-table =2.04523. It was found that t-count ≤ t-table or – 0.91 < 2.04523, which means there is no difference on student learning outcomes whether the treatment using ekspository method or mind mapping method. The calculation result of effect size value was 0.18. Then it could be inferred that mindmapping method did not give significant effect on the learning outcomes of students. Keywords: Mind Mapping, System of Linear Equation in Two Variables
SELF-EFFICACY GURU DAN HUBUNGANNYA DENGAN HASIL BELAJAR KIMIA KELAS X SMA SE-KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG Fitrianingsih, Dian; ., Hairida; Rasmawan, Rahmat
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.962 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui self-efficacy guru, hasil belajar siswa serta hubungan antara self-efficacy guru dengan hasil belajar siswa kelas X SMA se-Kecamatan Sungai Ambawang. Lima guru kimia dan hasil ulangan umum kimia siswa kelas X se-kecamatan Sungai Ambawang menjadi subjek penelitian. Bentuk penelitian adalah deskriptif korelasional. Self-efficacy guru diukur menggunakan angket pernyataan positif, diadaptasi dari instrumen yang dikembangkan peneliti di Ohio State University. Terdiri dari 3 dimensi yaitu manajemen kelas, strategi instruksional, dan keterlibatan siswa. Hasil belajar siswa dilihat dari ulangan umum semester ganjil dan genap tahun 2014/2015. Analisis korelasi diuji menggunakan statistik korelasi Spearman-Brown. Hasil analisis menunjukkan self-efficacy guru dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 98,6. Kemampuan belajar siswa dalam kategori cukup dengan persentase 56,27%. Hubungan self-efficacy guru, dimensi manajemen kelas, strategi instruksional, dan keterlibatan siswa dengan hasil belajar siswa menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan koefisien korelasi berturut-turut 0,900; 0,975; 0,949; 0,900.   Kata Kunci: Self-efficacy, Manajemen, Instruksional, keterlibatan, Hasil belajar. Abstract. This study aims to know teacher?s self-efficacy, students? learning outcome, and relationship between teacher?s self-efficacy and learning outcome of year -10 students senior high school in subdistrict Sungai Ambawang. Five chemistry teachers and chemistry test results of year - 10 students subject of research. Form of research is correlational descriptive. Teachers self-efficacy was investigated using positive statement questionnaire, adapted from instrument developed researchers of Ohio State University. Consists 3 including classroom management, instructional strategy, and student?s engagement. The Student?s test results taken the final test first and second semester in academic years 2014/2015. Correlation analysis was tested using spearman-brown correlation statistic. The result showed teacher?s efficacy was high with average score 98,6. Student?s achievement was in the fair category percentage 56,67%. Correlation between teachers efficacy, dimensions classroom management, instruksional strategy, students engagement, and students? achievement showed positif significant relationship with correlational coefficient in a row 0,900; 0,975; 0,949; 0,900. Keywords: Self-efficacy, Management, Instructional, Learning Outcome.
KORELASI KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS VII MTS NEGERI 2 PONTIANAK Putri, Murni Pratiwi; ., M. Asrori; Astuti, Indri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.376 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Interaksi Sosial Siswa Kelas VII MTs Negeri 2 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 370 siswa MTs Negeri 2 Pontianak tahun akademik 2014/2015 dan sampelnya berjumlah 55. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bahwa kecerdasan emosional siswa kelas VII MTs Negeri 2 Pontianak mencapai 67% kategori penilaian cukup. Sementara interaksi sosial siswa MTs Negeri 2 Pontianak mencapai 68% kategori penilaian cukup. Hasil dari koreasi prodect moment kedua variabel didapat rhitung = 0,334 kemudian dibandingkan dengan rtabel = 0,266 dengan demikian  rhitung lebih besar dari rtabel yang artinya terdapat terdapat korelasi yang signifikan berkategori cukup antara kecerdasan emosional dengan interaksi sosial siswa kelas VII MTs Negeri 2 Pontianak. Kata kunci: Kecerdasan Emosional, Interaksi Sosial Abstract: The purpose of the study is to discover whether there is a correlation between the emotional intelligence and social interaction of the 7th grade students of  MTs Negeri 2 Pontianak. The population numbers of the study is 370 students of MTs Negeri 2 Pontianak with the sample is 55. The outcomes of data analysis showed that the emotional intelligence and social interaction of the 7th grade students of MTs N 2 Pontianak reached 67% and 68% both on fair catagories. The outcomes found of product moment correlation both variable rcalcutlate =  0,334 compared with rtable = 0,266 so as the result rcalculate is more substantial than rtable which mean there is a significant correlation between the social interaction and emotional intelligence of 7th grade student of MTs Negeri 2 Pontianak Key word: Emotional Intelligence, Social Interaction
MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN CERPEN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 SUNGAI RAYA Wulandari, Indah; Syam, Christanto; Heryana, Nanang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.104 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran cerpen yang dilaksanakan oleh guru bahasa Indonesia kelas VII SMPN 3 Sungai Raya tahun pembelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Bentuk penelitian ini ialah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, studi dokumenter, wawancara, tes, dan kuesioner. Adapun alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar pedoman observasi, alat perekam, lembar pedoman wawancara, lembar tes, lembar pengamatan aktivitas siswa, dan lembar kuesioner. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Sungai Raya sudah sesuai dengan kurikulum 2013. Hasil yang dicapai siswa dalam pembelajaran inkuiri pada pembelajaran cerpen juga memuaskan.   Kata Kunci: Pembelajaran Inkuiri, Cerpen, Deskriptif. Abstract: The purpose of the research is to describe theapplication of inquiry model in teaching short stories which is  conducted by the teacher of Bahasa Indonesia in the class VII of SMPN 3 Sungai Raya in the academic year 2014/2015. The method used in this research is  descriptive method. The research used qualitative form. The data collective techniques are observation,documentation,interview,test,and questionnaire. The tools used to collect the data are observation guide,recording tools,interview guidance page,test, observation page and questionnaire. Based on result of data analysis, the researcher concluded that applying inquiry model in the planning and the learning process of  teaching short stories to the class VII of SMP Negeri 3 Sungai Raya is relevant to the curriculum 2013. The students? study results are also satisfying. Key Words: Inquiry Learning,Short Stories, Descriptive.
PENGARUH GENDER DAN STRATEGI PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Hardy, .; Hudiono, Bambang; Rajiin, Mahdi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.17 KB)

Abstract

Abstrak :Tujuan utama penelitian ini adalah mengungkap pengaruh gender dan strategi pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas xi SMA Negeri 5 Kota Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan desain faktorial 2 x 3. Dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah diperoleh bahwa nilai sig untuk gender adalah sebesar 0,306 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dipengaruhi oleh gender. Nilai sig untuk strategi pembelajaran adalah sebesar 0,986 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dipengaruhi oleh strategi pembelajaran. Tidak terdapat perbedaan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah antara siswa laki-laki dengan perempuan yang mengikuti strategi pembelajaran.Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa tidak perbedaan rata-rata pemecahan masalah matematika yang dipengaruhi oleh gender.   Kata Kunci : Pemecahan Masalah, Strategi Pembelajaran, Gender.   Abstract:The main pupose of this research is to know the influence of gender and learning strategy toward the matematic problem solving ability of the elevent grade students in SMA Negeri 5 Kota Pontianak. This research used the quantitative approach by using factorial 2 x 3 design. The research  finding was obtained based on the matematic problem solving ability test. From the result of the problem solving ability test, it found that the gender sig score was 0,306 > 0,05, thus it concluded that there was no different on the student?s matematic problem solving ability average score which influenced by gender. The sig score for the learning strategy was 0,986 > 0,05, it can concluded that there was no different in the student?s matematic problem solving ability averagescore which was no different in the student?s average score between boys and girls on the problem solving ability. Based on the data analysis, it can concluded that there was no different on the matematic problem solving average scores which was influenuedbygender. Keywords: Problem-Solving, Learning Strategy, Gender.
IMPROVING STUDENTS’ VOCABULARY BY USING RIDDLE GAME A Classroom Action Research on the Seventh Grade Students of SMP Negeri 8 Pontianak in Academic Year 2014/2015 Sabriana, Ria; Supardi, Iwan; Novita, Dewi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.293 KB)

Abstract

Abstract: The aim of this research is to improve students’ vocabulary, especially in meaning and spelling of vocabularies. This research was conducted on the seventh grade students of SMP Negeri 8 Pontianak in academic year 2014/2015. In this research, the subject is class VII E that consists of 30 students. The researcher conducted a classroom action research in her research and acted as the teacher during the research period. The data were collected by using direct and measurement technique. The tools of data collecting were observation checklist, field note, and test. Riddle game was used as the technique in this research which is conducted the research in two cycles. The research findings showed that the mean score of students’ vocabulary test in the first cycle is 59.83 to 76.20 in the second cycle which means it successffully passed the KKM. It can be concluded that the students’ vocabulary taught by using riddle game was improved. Keywords: Vocabulary, Game, Riddle Game Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam kosakata. Penelitian ini telah dilakukan terhadap siswa kelas VII SMP N 8 Pontianak pada tahun akademik 2014/2015. Dalam penelitian ini sasaran penelitiannya adalah siswa kelas VII E yang terdiri dari 30 orang siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dan berperan sebagai guru selama masa penelitia berlangsung. Data dikumpulkan menggunakan tehnik penilaian dan observasi langsung dengan menggunakan tabel pemeriksaan, catatan lapangan, dan tes. Tehnik yang digunakan adalah riddle game dan dilaksanakan dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukan skor rata-rata tes siswa pada siklus pertama adalah 59,83 menjadi 76,20 pada siklus kedua yang berarti siswa dapat melewati standar KKM. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemahaman siswa terhadap kosakata, khususnya pada arti dan pengejaan kata dapat meningkat melalui pengajaran menggunakan riddle game.   Keywords: Kosakata, Permainan, Riddle Game
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERWUDHU MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RADHATUL ATHFAL BABUSSALAM PONTIANAK Gustinawati, .; ., Marmawi; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.11 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan umum  penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berwudhu melalui metode demonstrasi pada anak usia 5-6 tahun di RA Babussalam. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dalam 4 kali pertemuan. Setiap siklus meliputi perencanaa, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan analisa data maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut 1) Perencanaan pembelajaran yang tertuang dalam RKH dengan menggunakan metode demonstrasi pada anak usia 5-6 tahun  dalam siklus 1 diperoleh 77%, dan siklus II diperoleh 93%. 2) langkah-langkah dalam pembelajaran melalui metode demonstrasi a) kegiatan awal, b) Kegiatan inti, c) Penutup. Kesimpulan bahwa pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berwudhu melalui metode demonstrasi sesuai dengan yang telah dilaksanakan. Pelaksanaan yang dilakukan guru sudah dikategorikan “sangat baik” karena dilaksanakan secara sistematis , yaitu: Pendahuluan (apersepsi, membagi kelompok), Kegiatan Inti (dilakukan dengan cara yang disenangi anak yaitu dengan alat peraga sesuai kegiatan), Kegiatan penutup (mengevaluasi hasil main, memberi reward dan memotivasi anak). Kata Kunci : Kemampuan Berwudhu, Metode Demonstrasi Abstract: The general objective of this study was to determine the increase berwudhu capabilities through demonstration method in children aged 5-6 years in RA Babussalam. This research is a classroom action research conducted by 2 cycles in 4 meetings. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. Based on data analysis, it can be concluded as follows 1) Planning lessons contained in RKH using demonstration in children aged 5-6 years in cycle 1 was obtained 77%, and the second cycle was obtained 93%. 2) steps in learning through demonstration method a) initial activity, b) core activities, c) Cover. The conclusion that the implementation of learning in enhancing the ability berwudhu through demonstrations in accordance with the method that has been implemented. Implementation of the teachers have been categorized as "very good" because it systematically carried out, namely: Introduction (apersepsi, split the group), Core Activities (done in a way that favored the child is with props appropriate activity), activity cover (evaluating the results of the game, giving reward and motivate children).   Keywords : Ability ablution , Method Demonstration

Page 1 of 12 | Total Record : 120


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 01 (2026): JANUARI 2026 Vol 14, No 12 (2025): DESEMBER 2025 Vol 14, No 11 (2025): November 2025 Vol 14, No 10 (2025): OKTOBER 2025 Vol 14, No 9 (2025): September 2025 Vol 14, No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 14, No 7 (2025): Juli 2025 Vol 14, No 6 (2025): JUNI 2025 Vol 14, No 5 (2025): MEI 2025 Vol 14, No 4 (2025): APRIL 2025 Vol 14, No 3 (2025): Maret 2025 Vol 14, No 2 (2025): Februari 2025 Vol 14, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 13, No 12 (2024): Desember 2024 Vol 13, No 11 (2024): November 2024 Vol 13, No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 13, No 9 (2024): September 2024 Vol 13, No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 13, No 7 (2024): Juli 2024 Vol 13, No 6 (2024): Juni, 2024 Vol 13, No 5 (2024): Mei, 2024 Vol 13, No 4 (2024): APRIL 2024 Vol 13, No 3 (2024): Maret 2024 Vol 13, No 2 (2024): Februari 2024 Vol 13, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 1, No 01 (2024): Seminar Nasional Pendidikan (SNP) Tahun 2024 Vol 12, No 12 (2023): Desember 2023 Vol 12, No 11 (2023): NOVEMBER 2023 Vol 12, No 10 (2023): OkTOBER 2023 Vol 12, No 9 (2023): September 2023 Vol 12, No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 12, No 7 (2023): Juli, 2023 Vol 12, No 6 (2023): JUNI 2023 Vol 12, No 5 (2023): Mei, 2023 Vol 12, No 4 (2023): April, 2023 Vol 12, No 3 (2023): Maret 2023 Vol 12, No 2 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 11, No 12 (2022): DESEMBER 2022 Vol 11, No 11 (2022): NOVEMBER 2022 Vol 11, No 9 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 11, No 7 (2022): Juli 2022 Vol 11, No 6 (2022): Juni 2022 Vol 11, No 5 (2022): Mei, 2022 Vol 11, No 4 (2022): April, 2022 Vol 11, No 3 (2022): Maret, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Februari 2022 Vol 11, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11, No 10 (2022): OKTOBER Vol 10, No 12 (2021): Desember 2021 Vol 10, No 11 (2021): NOVEMBER 2021 Vol 10, No 10 (2021): OKTOBER 2021 Vol 10, No 9 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 8 (2021): AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): Juni 2021 Vol 10, No 5 (2021): MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): Maret 2021 Vol 10, No 2 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 1 (2021): Januari, 2021 Vol 9, No 12 (2020): Desember 2020 Vol 9, No 11 (2020): November : 2020 Vol 9, No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 9, No 9 (2020): September 2020 Vol 9, No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 9, No 7 (2020): Juli 2020 Vol 9, No 6 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 5 (2020): Mei 2020 Vol 9, No 4 (2020): April 2020 Vol 9, No 3 (2020): Maret 2020 Vol 9, No 2 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 8, No 12 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 11 (2019): Nopember 2019 Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 8, No 9 (2019): September 2019 Vol 8, No 8 (2019): AGUSTUS 2019 Vol 8, No 7 (2019): JULI 2019 Vol 8, No 6 (2019): JUNI 2019 Vol 8, No 5 (2019): MEI 2019 Vol 8, No 4 (2019): April 2019 Vol 8, No 3 (2019): Maret 2019 Vol 8, No 2 (2019): Februari 2019 Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 7, No 12 (2018): Desember 2018 Vol 7, No 11 (2018): Nopember 2018 Vol 7, No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 7, No 9 (2018): September 2018 Vol 7, No 8 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 7, No 7 (2018): Juli 2018 Vol 7, No 6 (2018): Juni 2018 Vol 7, No 5 (2018): Mei 2018 Vol 7, No 4 (2018): April 2018 Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018 Vol 7, No 2 (2018): Februari (2018) Vol 7, No 1 (2018): Januari (2018) Vol 6, No 11 (2017): Nopember 2017 Vol 6, No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 6, No 9 (2017): September 2017 Vol 6, No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 6, No 7 (2017): Juli 2017 Vol 6, No 6 (2017): Juni 2017 Vol 6, No 5 (2017): Mei 2017 Vol 6, No 4 (2017): April 2017 Vol 6, No 3 (2017): Maret 2017 Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017 Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 6, No 12 (2017): Desember Vol 5, No 12 (2016): Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016 Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016 Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016 Vol 5, No 9 (2016): September 2016 Vol 5, No 8 (2016): Agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): JULI 2016 Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): April 2016 Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016 Vol 5, No 2 (2016): Februari 2016 Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016 Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015 Vol 4, No 10 (2015): Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015 Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015 Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 4, No 7 (2015): Juli Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014 Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014 Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013 Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013 Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013 Vol 1, No 1 (2012): November 2012 More Issue