cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 342 Documents
Dukungan Keluarga dan Self Efficacy dengan Harga Diri pada Kepala Keluarga yang Mengalami Stroke Suhariyati, Suhariyati; Sholilkah, Siti
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5952

Abstract

Stroke merupakan kondisi kecacatan jangka panjang yang mengancam kesehatan fisik dan emosional, khususnya pasien yang mempunyai tanggung jawab pada keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan self efficacy dengan harga diri pada kepala kepala keluarga yang mengalami stroke. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Lamongan dari Maret-Juni 2022. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 120 orang dengan metode consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji multiple linier regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya (93,4%) dukungan keluarga cukup, hampir seluruhnya (93,3%) Self effycacy pasien cukup, hampir seluruhnya (96,9%) harga diri diri sedang. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai R2=65,9%. Dengan dukungan keluarga nilai sig (p)= ≤0.000 dan self efficacy sig (p)= ≤0.02 dimana ρ< 0.05. Hasilnya yaitu ada hubungan dukungan keluarga dan self efficacy dengan harga diri pada kepala keluarga yang mengalami stroke. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dukungan keluarga bisa lebih optimal dan di dampingi self efficacy yang baik sehingga harga diri kepala keluarga yang mengalami stroke akan lebih baik.
Efek Samping Pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada Pasien Tuberkulosis Multiple Drug Resistance (TB MDR)” Maghfiroh, Isni Lailatul; Pradita, Priyanti Eka; Samantha, Harnina
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5998

Abstract

Pasien TB yang mengalami resistensi terhadap obat antimikroba akan menjalani pengobatan lini ke-2. Pengobatan ini membutuhkan waktu yang lama dan memiliki banyak efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efek samping pemberian obat anti-TB pada pasien TB MDR di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan prospektif pada 50 pasien TB MDR yang sedang menjalani pengobatan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien (100%) mengalami efek samping pengobatan, dengan 76% di antaranya muncul pada tahap awal pengobatan. Efek samping yang paling sering dialami adalah kesemutan (68%), mual (50%), anoreksia (40%), perubahan warna kulit menjadi lebih gelap (36%), dan kesulitan menelan (18%). Berdasarkan derajat keparahan, efek samping yang dialami pasien terbagi menjadi derajat sedang (64%), ringan (20%), dan berat (16%). Seluruh pasien TB MDR mengalami efek samping pengobatan, dengan sebagian besar muncul pada tahap awal terapi. Efek samping yang paling umum adalah kesemutan, mual, dan anoreksia. Mayoritas pasien mengalami efek samping dengan tingkat keparahan sedang. Oleh karena itu, pemantauan ketat terhadap efek samping obat perlu dilakukan untuk meningkatkan keberlanjutan pengobatan dan kualitas hidup pasien.
Pengaruh Rebusan Daun Sirsak terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Lansia Sudarso, Sudarso; Farida, Siti Nur
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.6046

Abstract

Menua adalah tahapan alami yang pasti dilalui manusia dalam hidup dan seringkali ditandai dengan penurunan atau perubahan keadaan fisik serta psikologis, perubahan keadaan fisik diantaranya ditandai dengan penyakit degeneratif pada lanjut usia, seperti hipertensi, asam urat, stroke, dan diabetes mellitus. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh dari rebusan daun sirsak terhadap penurunan kadar asam urat pada lanjut usia. Desain analisis mengunakan pra eksperimental melalui pendekatan One Group Pre test dan Post test Design. Populasi dalam penelitian seluruh lansia penderita asam urat sejumlah 35 responden. Sampel penelitian sejumlah 30 lanjut usia yang tercakup dalam standart inklusi dan eksklusi mempergunakan Non probability sampling dengan purposive sampling dimana semua lansia dikumpulkan dalam satu waktu secara bersamaan kemudian di ukur kadar asam uratnya sebelum di berikan intervensi selama 7 hari berturut turut dan pada hari ke 8 lansia dilakukan pengukuran kadar asam uratnya kembali setelah itu diujikan menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dalam menganalisis datanya. Variabel independen intervensi rebusan daun sirsak dan variable dependen kadar asam urat pada lanjut usia. Hasil penelitian menunjukkan rebusan daun sirsak berpengaruh secara signifikan untuk menurunkan kadar asam urat pada lanjut usia dengan nilai p value 0,003 < 0,05 mengartikan terdapat pengaruh intervensi rebusan daun sirsak untuk menurunkan kadar asam urat pada lanjut usia di Dusun Bangle Dapur Kejambon Jombang. Simpulan analisis yaitu pemberian rebusan daun sirsak berpengaruh secara signifikan untuk menurunkan kadar asam urat pada lanjut usia di Dusun Bangle Dapur Kejambon Jombang.
Efektivitas Posisi Elevasi Kepala 30° Dalam Meningkatkan Perfusi Serebral pada Pasien Cedera Kepala Ringan Nanda, Ginanjar Mukti; Susanti, Mayra Rizky; Ayuningjati, Krisma Giri; Wardani, Evita Cahya; Faozi, Ekan
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.6117

Abstract

Cedera kepala merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Cedera kepala ringan dapat berdampak pada perfusi serebral yang penting bagi pemulihan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas posisi elevasi kepala 30° dalam meningkatkan perfusi serebral pada pasien dengan cedera kepala ringan. Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus yang melibatkan tiga responden sesuai dengan kriteria inklusi. Intervensi dilakukan dengan memberikan posisi elevasi kepala 30° dan mengamati parameter fisiologis (tekanan darah, MAP, denyut jantung, laju pernapasan, dan saturasi oksigen) setiap 15 menit selama empat kali observasi kemudian dilakukan evaluasi berdasarkan hasil monitoring yang didapatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi elevasi kepala 30° meningkatkan perfusi serebral dengan memperbaiki stabilitas fisiologis. Terjadi penurunan tekanan darah sistolik, peningkatan MAP yang moderat, serta peningkatan signifikan pada saturasi oksigen (SpO2). Teknik elevasi kepala 30° terbukti efektif dalam mendukung perfusi serebral pada pasien cedera kepala ringan dan dapat menjadi intervensi sederhana namun efektif dalam penanganan darurat.
Fiacs Classroom Interaction Analysis of Teacher Talk in Teaching Narrative Text Using Android Media Kurniadi, Didit; Suprapto, Suprapto
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5881

Abstract

Teacher talk is crucial for classroom engagement since it helps students better understand the topic and motivates them to participate actively in learning. Based on the framework of the Flanders Interaction Analysis Category System (FIACS) created by Flanders, this qualitative study seeks to assess the forms of talks used by the teacher in classroom interaction. The objective of this study is to analyze the types and frequency of teacher talk in an English classroom and to examine how these interactions influence student participation. The researcher used audio recordings, observation for two class meetings, and an interview with the teacher in the 10th grade of a senior high school in Semarang, Central Java, Indonesia, to gather the data. The topic of the teaching material was narrative. The teacher used Android as the media in teaching English. The findings indicated that all seven categories of teacher discussion were present. Giving instructions came first among the most used (38.53). It is followed by asking questions with 30 instances (27.52%), encouraging or praising with 11 instances (10.1%), lecturing with 13 instances (11.92%), criticizing or defending authority with five instances (4.6%), accepting or using the ideas of students with six instances (5.50%), and accepting feelings (1.83). The low response from the students caused the domination by the teacher.
Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Lansia Penderita Hipertensi Audilla, Amita; Islamy, Aesthetica
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5989

Abstract

Penderita hipertensi diwajibkan untuk patuh minum obat agar tekanan darah mereka bisa turun, namun kepatuhan minum obat pada lansia yang menderita hipertensi masih buruk. Maka diperlukan motivasi seperti dukungan keluarga agar kepatuhan lansia dapat meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di Wilayah Desa Boyolangu. Penelitian ini dilakukan di Desa Boyolangu Kabupaten Tulungagung pada tahun 2024. Desain penelitian pada penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional, populasi adalah seluruh keluarga yang mempunyai lansia penderita hipertensi di desa Boyolangu kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung yang berjumlah 179 responden, dengan purposive sampling didapatkan 64 sampel dan data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank Test. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa hampir setengah responden memiliki dukungan keluarga yang cukup yaitu sebanyak 26 responden (40,6%) sedangkan yang memiliki dukungan keluarga kurang sebanyak 20 responden (31,3%) dan dukungan keluarga baik sebanyak 18 responden (28,1%). Sebagian besar responden tidak patuh dalam minum obat yaitu sebanyak 43 responden (65,6%) sedangkan yang patuh sebanyak 22 responden (34,3%). Hasil uji statistik Spearman-Rho Test didapatkan nilai Pvalue (Sig. 2 failed) sebesar 0,022, karena Pvalue< α (α = 0,05) maka H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di Wilayah Desa Boyolangu. Dukungan keluarga merupakan variabel yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kepatuhan lansia yang menderita hipertensi untuk minum obat.
Efektivitas dan Manfaat Daun Kelor dalam Manajemen Nyeri serta Perlindungan Kesehatan: Tinjauan berbagai Metode Pemberian Sulistiyowati, Nopi; Faozi, Ekan
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.6011

Abstract

Nyeri sendi akibat kadar asam urat tinggi merupakan salah satu masalah umum pada lansia yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Salah satu metode alami yang telah diteliti sebagai alternatif terapi adalah penggunaan kompres hangat berbahan daun kelor (Moringa oleifera), yang diketahui memiliki sifat meredakan nyeri serta mengurangi peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas penggunaan kompres hangat daun kelor dalam mengurangi nyeri pada penderita asam urat, serta merancang prosedur operasional yang standar untuk terapi ini. Kajian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber akademik, termasuk artikel ilmiah, jurnal penelitian, serta buku referensi yang relevan. Pemilihan sumber dilakukan berdasarkan kriteria inklusi, yaitu publikasi dalam lima tahun terakhir yang membahas sifat antiinflamasi dan analgesik dari daun kelor serta penerapan terapi kompres hangat dalam penanganan nyeri. Temuan dari berbagai penelitian dibandingkan guna mengevaluasi efektivitas serta mekanisme kerja kompres hangat daun kelor dalam meredakan nyeri sendi akibat asam urat. Berdasarkan penelitian terdahulu, penggunaan kompres hangat daun kelor terbukti dapat mengurangi intensitas nyeri pada lansia dengan asam urat. Manfaat terapi ini didukung oleh kandungan antioksidan dan senyawa bioaktif dalam daun kelor yang berperan dalam mengurangi peradangan pada sendi. Dengan metode yang sederhana serta biaya yang relatif terjangkau, kompres hangat daun kelor dapat dijadikan sebagai pilihan terapi non-farmakologis yang aman serta mudah diterapkan dalam upaya mengatasi nyeri akibat asam urat di kalangan masyarakat.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Keluhan Nyeri pada Pasien Low Back Pain Rizki, Muhammad Reza; Fazlylawati, Ellyza; Phonna, Reca Melati; Adha, Mohd. Rizal Fahmi; Nabella, Nabella
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.6080

Abstract

Low back pain atau nyeri punggung bawah adalah salah satu gangguan muskuloskeletal serta penyebab utama terjadinya kecacatan nomor dua di dunia, Hal ini cenderung sangat umum terjadi pada pasien sehat dengan berbagai gangguan kesehatan ataupun komplikasi penyakit yang berbeda-beda (komorbiditas) sehingga menyebabkan seseorang sulit untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik dan kondisi komorbiditas dengan kejadian low back pain. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional Study. Data dikumpulkan dari 237 responden yang dipilih dengan teknik non probability sampling dengan teknik convenience sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), Depression Anxiety and Stress Scale-21 (DASS-21), Self Administered Comorbidity Questionnaire (SCQ), Short Form McGill Pain Questionnaire (SF-MPQ) dan kuesioner faktor fisik yang sudah diuji validitas dengan nilai r tabel (0,632) dan reliabilitas dengan nilai Cronbach Alpha > 0,6. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan nyeri pada pasien dengan low back pain (p=0,000). Low back pain merupakan masalah umum yang sering dijumpai pada orang yang melakukan aktivitas fisik yang dapat terjadi karena kesalahan posisi tubuh saat bekerja atau penyakit penyerta.
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif pada Kadar Gula Darah pada Pasien dengan DM Tipe 2 Hartutik, Sri; Arifuddin, Muhammad; Shofiana, Salva
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5615

Abstract

International of Diabetic Federation (IDF) pada tahun 2019 sekitar 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes. Jumlah terbesar dengan penderita diabetes melitus yaitu berada di wilayah Arab-Afrika Utara sebanyak 12,2% dan Pasifik Barat sebanyak 11,4%. Wilayah Asia Tenggara sebanyak 11,3%, Indonesia berada di peringkat ke tujuh dengan jumlah penderita diabetes melitus sebanyak 10,7 juta penderita. Dampak jangka panjang DM bila tidak segera ditangani bisa menyebabkan risiko kehilangan penglihatan, kegagalan ginjal, ulkus kaki dan amputasi. Penatalaksanaan DM dapat dilakukan dengan teknik farmakologis dan non farmakologis. Salah satu penatalaksanaan non farmakologis adalah dengan Progressive muscle relaxation. Untuk mengetahui pengaruh Progressive Muscle relaxation terhadap kadar gula darah pada penderita DM tipe 2. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan pendekatan pretest and post test non quivalent control group dengan metode purposive sampling kelompok kontrol dan intervensi berjumlah 21 responden. Hasil; Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden mayoritas adalah umur 40-60 tahun sebesar 57,1 %, jenis kelamin perempuan sebesar 85,7%, tingkat pendidikan SD sebesar (53,5%), dan lama menderita DM mayoritas adalah 5-10 tahun sebesar 42,85 %. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan terapi progressive muscle relaxation terhadap penurunan gula darah pada pasien DM tipe 2 dengan hasil uji independent t test pada test kelompok intervensi menunjukkan p value 0,001(p<0,005). Ada pengaruh terapi progressive muscle relaxation terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2.
Studi Kasus: Efektivitas Minyak Zaitun (Olive Oil) dalam Mengurangi Ruam Popok (Diaper Rash) pada Bayi Usia 6-12 Bulan Rusmiati, Rusmiati; Yulianti, Ika
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5829

Abstract

Ruam Popok (Diaper Rash) merupakan inflamasi kulit umum pada area popok yang ditandai munculnya kemerahan pada kulit disertai lecet atau luka ringan pada kulit, berkilat, mirip luka bakar, bintik-bintik merah, yang disebabkan karena kulit terpapar urin dan feses yang berlangsung lama sehingga kulit menjadi lembab dan terjadinya gesekan tubuh bayi dengan popok. Minyak zaitun (Olive Oil) mengandung berbagai senyawa aktif yang dapat menjaga kelembaban kulit, memperbaiki sel-sel kulit yang rusak dan sifat perbaikan sel yang mengurangi bekas kemerahan pada kulit dan dapat melindungi kulit dari iritasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas Pemberian Minyak zaitun (Olive Oil) dalam Mengurangi Ruam Popok (Diaper Rash) Pada Bayi Usia 6-12 Bulan. Metode penelitian adalah Study Case Literature Review (SCLR) yaitu Studi kasus dengan penerapan langsung Asuhan kebidanan berdasarkan Evidence Based dan penelusuran rujukan ilmiah. Penelitian ini dilakukan di PMB Griya Bundo Kota Tarakan selama 7 hari pada bayi yang mengalami ruam popok dengan 1 responden yang diberi intervensi pemberian minyak zaitun (Olive Oil) dan 1 responden sebagai Kontrol yang diberi Perawatan Perianal Standar. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden yang diberi minyak zaitun (Olive Oil) memperlihatkan pengurangan ruam popok lebih cepat dibandingkan perawatan perianal standar. Kesimpulan: Olesan minyak zaitun (Olive Oil) terbukti efektif dalam mengurangi ruam popok (Diaper Rash) dan dapat dijadikan alternatif terapi nonfarmakologis untuk mengurangi ruam popok pada bayi.