cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 451 Documents
Hubungan Hasrat Seksual dengan Kepuasan Seksual pada Pasangan Serodiscordant HIV Nurlin, Nurlin; Yusuf, Zuhriana K.; Rahim, Nirwanto K.
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5714

Abstract

Human Immunodeficiency Virus HIV yang menginfeksi sistem kekebalan tubuh manusia dan bekerja dengan cara merusak sel darah putih sehingga terjadinya penurunan fungsi pada sistem kekebalan tubuh seseorang.Hasrat seksual merupakan adanya stimulus erotic yang dapat menimbulkan rangsangan seksual melalui penglihatan, Pendengangaran, sentuhan dan imajinasi. Sedangkan kepuasan seksual merupakan kepuasan suami istri dalam melakukan hubungan seksual sebagai kesatuan fisik dari kedua belah pihak. Tujuan penelitian ini menganalisis Hubungan Hasrat Seksual dengan Kepuasan Seksual Pada Pasangan Serodiscordant Di RSUD Toto Kabila. Jenis penelitian ini menggunakan Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan sampling total sampling dengan jumlah populasi 37 responden dan analisa data menggunakan uji Chi-square.Hasil penelitian didapatkan hasrat seksual pasangan Serodiscordant HIV baik sebanyak 25 responden (67.6%), kurang sebanyak 12 responden (32.4%). Responden yang memiliki kepuasan seksual pasangan Serodiscordant HIV puas sebanyak 27 responden (73%), sedangkan kepuasan seksual pasangan Serodiscordant HIV Kurang Puas Sebanyak 10 Responden (27%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada Hubungan Hasrat Seksual dengan Kepuasan Seksual Pada Pasangan Serodiscordant HIV di RSUD Toto Kabila dengan (P Value=0.000). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan acuan untuk meningkatkan pengembangan program edukasi dan konseling yang lebih spesifik pada pasangan Serodiscordant HIV.
Pengaruh Pelatihan Konselor Sebaya untuk Pencegahan Perilaku Bullying Mutmainnah, Siti; Suharmanto, Suharmanto
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7320

Abstract

Penelitian di Indonesia tercatat 67,9% remaja SLTA dan 66,1% remaja SLTP mendapatkan perilaku bullying. Pencegahan bullying dapat dilakukan melalui konseling teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pelatihan konselor sebaya untuk pencegahan perilaku bullying. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-eksperimen one-group pretest-posttest design di Desa Marga Agung Lampung Selatan pada bulan April-September 2025. Populasi penelitian ini adalah seluruh pelajar sebanyak 990 orang dengan jumlah sampel 60 orang. Teknik pengambilan sampel proportional stratified simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pelatihan konselor sebaya. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah perilaku pencegahan bullying, yang meliputi pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan bullying. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan editing, coding, processing dan cleaning. Analisis data menggunakan uji T dependen. Pada kelompok intervensi sebagian besar responden berusia 15 tahun (50%), perempuan (63,3%). Pada kelompok kontrol sebagian besar responden berusia 21 tahun (70%), perempuan (63,3%). Pada kelompok intervensi ada perbedaan rata-rata skor pengetahuan dan sikap pada pengukuran pre dan post, sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada perbedaan rata-rata skor pengetahuan dan sikap pada pengukuran pre dan post. Pada kelompok intervensi didapatkan selisih rata-rata skor pengetahuan sebesar 8,667±3,916 dan selisih rata-rata skor sikap sebesar 4,667±3,736. Pada kelompok kontrol didapatkan selisih rata-rata skor pengetahuan sebesar 0,667±1,826 dan selisih rata-rata skor sikap sebesar 0,300±0,915. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan skor terbanyak ada pada kelompok intervensi.
Pemberian Aromaterapi Lavender pada Pasien CKD yang Menjalani Hemodialisa dengan Fatigue Novita Sabila; Arsyifa Inneza Hermoko; Fara Nabila; Nuriyatul Fitriyah; Arina Maliya; Dyan Kurniasari
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.170

Abstract

Fatigue merupakan salah satu gejala yang sering terjadi dan paling memberatkan pada pasien penyakit ginjal kronis (CKD) yang menjalani hemodialisa, dengan dampak terhadap kualitas hidup, kesehatan mental, dan kepatuhan terapi. Terapi farmakologis tidak selalu optimal menangani fatigue, intervensi non-farmakologis mulai banyak diminati karena risiko efek samping farmakoterapi jangka panjang. Aromaterapi lavender menjadi pilihan terapi komplementer karena kandungan senyawa aktif seperti linalool dan linalyl acetate yang memiliki efek relaksasi melalui sistem saraf pusat, menurunkan kecemasan, memperbaiki kualitas tidur, dan menurunkan tingkat kelelahan. Tujuan literature review ini adalah untuk menganalisis efektivitas aromaterapi lavender pada penurunan fatigue pasien CKD yang menjalani hemodialisa. Metode yang digunakan adalah literature review dengan melakukan pencarian database tahun 2020-2025 sehingga didapatkan 180 artikel dari tiga database yang kemudian dianalisis menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) dan didapatkan sepuluh literature yang membahas dampak aromaterapi lavender pada pasien hemodialisa dengan fatigue. Hasil review menunjukkan konsistensi manfaat pemberian aromaterapi lavender, baik dengan cara inhalasi maupun massage, secara signifikan mampu menurunkan skor fatigue, menurunkan tingkat kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Efek maksimal diperoleh melalui pemberian rutin minimal 2–3 kali seminggu selama dua minggu atau lebih, khususnya jika dikombinasikan dengan edukasi kesehatan dan dukungan keluarga. Satu kali intervensi tanpa edukasi terbukti kurang optimal. Faktor seperti usia lanjut, komorbiditas, dan kurangnya edukasi memperberat gejala fatigue. Kesimpulan literature review menegaskan bahwa aromaterapi lavender merupakan intervensi komplementer yang efektif, aman, dan layak diintegrasikan ke dalam praktik keperawatan berbasis bukti untuk menurunkan kelelahan pasien CKD yang menjalani hemodialisa.
Hubungan Lama Waktu Tunggu Pasien Triage Kasus Anak dengan Tingkat Kepuasaan Pasien BPJS di IGD Mustika Mustika; Muhammad Riduansyah; Malisa Ariani
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.180

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) beroperasi selama 24 jam dan memberikan layanan untuk berbagai tingkat kegawatdaruratan dengan cepat dan tepat. Meskipun waktu tunggu pasien sudah diatur secara global, tetap ada penantian di institusi kesehatan. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), rata-rata waktu yang dibutuhkan pasien di unit rawat jalan di Amerika adalah 22 hingga 24 menit. Mengetahui hubungan lama waktu tunggu pasien triage kasus anak dengan Tingkat kepuasaan pasien BPJS di IGD UPT RSUD Hanau. Jenis Penelitian adalah Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu anak pengguna BPJS. Sample penelitian ini 93 orang dengan accidental sampling. Instrument adalah kuesioner yang diambil dari RUSD Hanau. Uji bivariat yang digunakan ada Spearman rank. Berdasarkan hasil Penelitian menggunakan uji spearman Rank menunjukan nilai yang signifikan sebesar 0.000 yang lebih kecil dari 0.05 terdapat hubungan yang signifikan antara Lama Waktu Tunggu Pasien Triage Kasus Anak dengan Tingkat Kepuasaan Pasien BPJS di IGD UPT RSUD Hanau. Variabel ini menunjukkan ke arah positif dengan nilai 0.934. Perlu adanya evaluasi lama tunggu pasien sehingga kepuasaan dalam memberikan pelayanan dapat maksimal.
Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Hospital Readmission pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Vera Vera; Ahmad Syahlani; M. Sobirin Mohtar
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.183

Abstract

Salah stau kunci utama pengobatan diabetes melitus adalah melalui pola makan. Namun hal ini sering menjadi masalah dalam proses pengobatan diabetes melitus itu sendiri. Pola makan yang buruk akan mengakibatkan permasalahan lain seperti terjadinya hospital readmission. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian hospital readmission pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Jumlah sampel sebanyak 30 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner pola makan dengan analisa uji Two Sample kolmogrof-smirnov. Dari hasil uji statistik Two Sample kolmogrof-smirnov didapatkan nilai signifikan 0,06 > 0,05 menunjukkan tidak ada hubungan antara pola makan dengan kejadian hospital readmission pada pasien diabetes melitus tipe 2. Pola makan bukan merupakan satu-satunya faktor yang dapat meningkatkan kejadian hospital readmission, pada kenyataannya banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya hospital readmission diantaranya aktivitas fisik, gaya hidup, kepatuhan minum obat dan pengetahuan pasien tentang diabetes melitus.
Analisis Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasein Gagal Jantung Marisa Marisa; M Sobirin; Putri Vidiasari Darsono; Dede Mahdiyah
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.184

Abstract

Kelebihan cairan pada pasien gagal jantung dapat menyebabkan sesak, kebengkakan pada kaki, lutut dan perut, cairan yang terlalu banyak dapat membuat jantung bekerja lebih keras dan lebih sulit di pompa, sehingga dianjurkan untuk membatasi asupan cairan. Kepatuhan pasien sangat penting dalam pembatasan cairan ini. Maka dari itu diperlukan dukungan keluarga yang merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan program pengobatan pasien gagal jantung. Tujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal jantung di RSUD Sultan Suriansyah. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain korelasional dengan pendekatan crossectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 24 pasien gagal jantung. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner Dukungan Keluarga dan kuesioner Kepatuhan Pembatasan Cairan yang sudah teruji valid dan reliabel. Analisis data menggunakan Corelasi Rank Spearman. (1) Dukungan keluarga pada pasein gagal jantung pada dukungan keluarga cukup sebesar 41,7%. (2) Kepatuhan pembatasan cairan pada gagal jantung pada tingkatan patuh sebesar 58,3%. (3) Hasil uji statistik rank  Spearman pada tingkat kepercayaan 95% dengan  = 0,05 diperoleh rho () sebesar 0,664 dan  probabilitas (P) sebesar 0,000, artinya dukungan keluarga dan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal jantung memiliki hubungan positif. Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal jantung.
Pengaruh Teknik Pernapasan Buteyko terhadap Frekuensi Napas pada Pasien Dewasa dengan Asma Aida Sari; Ahmad Syahlani; Asmadiannoor Asmadiannoor; Onieqie Ayu Dhea Manto
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.185

Abstract

Asma bronkial merupakan masalah kesehatan yang terjadi di seluruh dunia, baik di negara maju maupun berkembang. Pada pasien dengan kegawatdaruratan Asma bronkhial, maka airway, breathing, dan circulation pasien akan mengalami gangguan, pasien akan mengalami sesak napas sehingga frekuensi pernapasan meningkat dan jika tidak ditangani dengan cepat akan menyebabkan hipoksia yang berujung pada kematian. Intervensi untuk mengatasi kegawatdaruratan pasien asma selain pemberian obat melalui nebulizer, terapi nonfarmakologis dengan teknik pernapasan Buteyko juga salah satu penanganan yang dapat diberikan. Menganalisis pengaruh teknik pernapasan Buteyko terhadap penurunan frekuensi napas pada pasien dewasa dengan Asma di Instalasi Gawat Darurat RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 31 pasien dewasa dengan Asma yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi berupa teknik pernapasan Buteyko dilakukan setelah pasien menerima terapi nebulizer. Frekuensi napas diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Rata-rata frekuensi napas responden setelah pemberian teknik pernapasan Buteyko adalah 21,55 x/menit. Ada pengaruh pemberian teknik pernapasan Buteyko terhadap penurunan frekuensi napas pada pasien dewasa dengan Asma, yang dibuktikan dengan uji paried sample t-test didapatkan p-value = 0,000 (α<0,05). Teknik pernapasan Buteyko efektif dalam menurunkan frekuensi napas pada pasien dewasa dengan Asma, dan dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis tambahan di layanan gawat darurat.
Hubungan Tingkat Pengetahuan terhadap Dukungan Keluarga dengan Anggota Keluarga Skizofrenia Nur Melita; Subhannur Rahman; M. Arief Wijaksono
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.187

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa yang akan menimbul penderitaan bagi individu dan beban bagi keluarga. Pengetahuan keluarga dapat mempengaruhi Dukungan keluarga dalam perawatan pasien skizofrenia. Keluarga  disarankan  untuk meningkatkan   pengetahuan dengan meminta  informasi tentang  skizofrenia  agar mempercepat    penyembuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan anggota keluarga skizofrenia di polikinik jiwa RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode analitik dengan desain crossectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 75 keluarga pasien yang anggota keluarganya skizofrenia. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tingkat pengetahuan dan kuesioner dukungan keluarga. Kuesioner pengetahuan nilai relibitas α=0,63 dan kuesioner dukungan keluarga relibitas α=0,64 . Analisis data menggunakan Rank Spearman. (1) Tingkat pengetahuan keluarga pasien dengan anggota keluarga skizofrenia pada tingkatan baik sebesar 21,33%, cukup sebesar 60%, dan kurang sebesar 18,67%.(2) Dukungan keluarga pasien dengan anggota keluarga skizofrenia pada tingkatan baik sebesar 53,33%, cukup sebesar 46,67%. (3) Hasil uji statistik rank  Spearman pada tingkat kepercayaan 95% dengan  = 0,05 diperoleh rho () sebesar 0,547 dan  probabilitas (P) sebesar 0,000, artinya tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga memiliki hubungan positif dan signifikan. Tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga memiliki peran besar untuk pengobatan dan penyembuhan pasien skizofrenia.  
Pengalaman Tenaga Kesehatan dalam Memfasilitasi Family Virtual Visit kepada Pasien di Ruang Isolasi Mutik Pitajeng; Krisyan Krisyan; Putri Diyanita Lestari; Wandira Lalitya
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.223

Abstract

Pasien yang dirawat di ruang isolasi tidak dapat ditunggu ataupun dikunjungi oleh keluarganya. Tenaga kesehatan membantu mempertahankan interaksi pasien dengan keluarnya melalui family virtual visit. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengalaman tenaga kesehatan dalam menfasilitasi family virtual visit dan menunjukkan indikasi serta tantangannya. Survey online dengan kuesioner terdiri dari pertanyaan terbuka dan tertutup dilakukan kepada dokter dan perawat yang pernah bertugas di ruang perawatan isolasi tentang pengalaman memfasilitasi family virtual visit. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan partisipan. Terdapat 39 partisipan yang terdiri dari 3 dokter dan 36 perawat terlibat dalam penelitian. Partisipan menjelaskan pengalamannya memfasilitasi family virtual visit dalam 3 tema yaitu kepedulian tenaga kesehatan kepada pasien, transaksi elektronik, dan manajemen pertemuan daring. Sebagian besar partisipan menyatakan indikasi utama family virtual visit adalah kunjungan langsung tidak diperbolehkan (89,7%), dan tantangan paling banyak dipilih adalah keluarga tidak menguasai teknologi (74,4%). Studi ini menyimpulkan bahwa kepedulian terhadap pasien di ruang isolasi menjadi alasan tenaga kesehatan melakukan family virtual visit. Kekhawatiran yang dirasakan oleh tenaga kesehatan dalam menfasilitasi family virtual visit meliputi keamanan data, kemampuan orang yang terlibat, dan peralatan selama kunjungan berlangsung.
Best Practice Pelayanan Instalasi Gawat Darurat RS Mata Cicendo dalam Perspektif Manajemen Mutu Rumah Sakit Dewanti Widya Astari
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.232

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan gerbang utama pelayanan rumah sakit yang memerlukan pelayanan cepat, tepat, dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan mutu yang telah dilaksanakan di IGD Rumah Sakit Mata Cicendo serta menyoroti keberhasilan dalam pencapaian indikator mutu utama, khususnya indikator waktu tunggu. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis dokumen dan data sekunder periode Juni 2024 hingga Mei 2025. Data dianalisis secara naratif dan visual untuk mengidentifikasi tren pencapaian dan praktik yang mendukung pencapaian mutu. Selama periode Juni 2024 hingga Mei 2025, capaian waktu pelayanan IGD kurang dari 4 jam mencapai rata- rata 97,0% dari total 5888 pasien yang dilayani. Hal ini menunjukkan bahwa hampir seluruh pasien mendapatkan layanan IGD yang cepat dan efisien sesuai standar mutu nasional. Capaian ini disertai dengan pemenuhan indikator lainnya seperti ketepatan identifikasi pasien 100 %, Emergency Respon Time I (ERT I) 1,97 menit, kepatuhan cuci tangan 92,05 %, dan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) 92,61 %. Studi ini memberikan gambaran praktik terbaik (best practice) dalam manajemen IGD, yang dapat menjadi referensi peningkatan mutu di rumah sakit lain.