cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 342 Documents
Effectiveness of Trauma Healing Therapy for Victims of Natural Disasters Rihartono, Anisa Nur Khalifah; Afriyanti, Desi; Syafhira, Aureal; Salamah, Naila Umi; Ningsih, Septiya; Yanmar, Siti Anisah
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5491

Abstract

Natural disasters like earthquakes, tsunamis, and floods have a significant psychological impact on both children and adults. Trauma healing aims to help victims cope with post-traumatic stress symptoms such as anxiety, flashbacks, insomnia, and emotional disturbances. For children, methods like play, art, and group activities are used to calm emotions, create safety, and help them express fears, manage emotions, and build self-confidence. For adults, trauma healing typically includes cognitive behavioral therapy (CBT), counseling, and exposure therapy to reduce trauma triggers. This study used a systematic review of articles from various databases, including Google Scholar, to gather relevant evidence published between 2020 and 2024. The results show that trauma healing is an effective, multidimensional approach, addressing psychological, social, cultural, and spiritual needs. It is tailored to different target groups such as children, adolescents, and adults. Trauma healing is essential for reducing anxiety and rebuilding confidence in disaster victims. Methods like play therapy and community-based approaches support individual and collective recovery. Prioritizing trauma healing in disaster response ensures comprehensive recovery and contributes to community resilience.
The Spiritual Caregiving Scale (SCGS) – Translation and Adaptation dalam Bahasa Indonesia Fangidae, Erniyati; Watania, Lani Natalia; Togatorop, Lina Berliana
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5584

Abstract

Asuhan spiritual yang optimal membutuhkan perawat yang memiliki persepsi yang baik mengenai asuhan spiritual. Meningkatkan kesadaran spiritual dibutuhkan pendidikan spiritual sehingga mahasiswa keperawatan memiliki pandangan yang lebih luas terkait spiritualitas dan asuhan spiritual. Instrumen yang valid dan reliabel versi bahasa Indonesia dibutuhkan untuk mengukur persepsi mahasiswa keperawatan mengenai spiritualitas dan asuhan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan translasi dan adaptasi instrumen Spiritual Care-Giving Scale (SCGS) kedalam Bahasa Indonesia. Proses translasi dilakukan sesuai dengan World Health Organization (WHO) guideline yang dimulai dari tahap forward translation, backward translation, panel expert, pretesting dan cognitive interview. Selanjutnya, penilaian I-CVI, S-CVI/Ave, dan uji validitas dan reliabilitas dilakukan. Beberapa pertanyaan pada tahap panel expert dan tahap pretesting dan cognitive interview perlu dimodifikasi. Skor I-CVI untuk 39 pertanyaan adalah 1,00, satu pertanyaan adalah 0,8 dan nilai S-CVI/Ave adalah 0,99 yang berarti kuesioner SCGS memiliki excellent content validity. Uji validitas menunjukan nilai r hitung antara 0,413-0,774 (> r tabel 0,361) dan Cronbach’s alpha 0,892 > 0,6 yang berarti kuesioner ini valid dan reliabel. 40 item pernyataan kuesioner SCGS versi Bahasa Indonesia yang telah di translasi dan di adaptasi dapat digunakan sebagai instrumen yang valid dan reliabel untuk mengukur persepsi mahasiswa keperawatan di Indonesia terkait spiritualitas dan asuhan spiritual.
Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Pekerja Perempuan Pembuat Kasur Pertiwi, Pertiwi; Salmawati, Lusia; Marselina, Marselina; Putri, Tri Yuliana
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5904

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang terjadi pada punggung bagian bawah dan sering dialami oleh pekerja dengan aktivitas fisik berulang. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi LBP di Indonesia mencapai 31,6% pada perempuan. Pekerja perempuan pembuat kasur kapuk memiliki risiko tinggi mengalami LBP akibat faktor usia, durasi kerja, dan postur tubuh saat bekerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan LBP pada pekerja perempuan pembuat kasur kapuk di Desa Dalaka, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 68 orang, yang diperoleh menggunakan teknik Slovin sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi langsung. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square pada taraf kepercayaan 95% (ρ<0.05). Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0.001) dan masa kerja (p=0.001) dengan keluhan LBP. Faktor lain seperti postur tubuh saat bekerja dan beban kerja perlu diteliti lebih lanjut. Kesimpulan: Usia dan masa kerja berhubungan secara signifikan dengan keluhan LBP pada pekerja perempuan pembuat kasur kapuk.
Faktor Risiko Keterlibatan Masyarakat terhadap Kejadian Malaria Mehue, Bruce; Abas, Muhamad; Ayomi, Andreas C.
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5905

Abstract

Annual Parasite Index (API) Malaria di Provinsi Papua tahun 2021 adalah 81,22 per 1.000 penduduk dan endemisitas malaria di lokasi penelitian ini yaitu Kabupaten Jayapura berada pada klasifikasi Tinggi-III (level tertinggi). Malaria sebagai penyakit serius dan fatal yang disebabkan oleh parasit Plasmodium sp yang menginfeksi species nyamuk Anopheles betina yang menghisap darah manusia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menargetkan eliminasi malaria di Papua pada tahun 2030 (target API=1 per 1.000 penduduk). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berkontribusi terhadap keterlibatan masyarakat dalam kejadian malaria di Sentani, Kabupaten Jayapura. Penelitian ini menganalisis faktor risiko keterlibatan masyarakat terhadap kejadian malaria dengan penelusuran retrospektif 56 penderita malaria sesuai rekam medik di Puskesmas Sentani sebagai kelompok kasus dan membandingkan dengan 56 tetangga terdekat yang tidak menderita malaria sebagai kelompok kontrol tanpa matching sampling yang keseluruhannya berjumlah 112 responden telah diwawancarai dan dianalisis secara mixed method yaitu studi observasional subjek kasus dan kontrol (case-control study) dan menggali informasi mendalam dengan wawancara (indepth interview). Penelitian ini membuktikan bahwa tidak pernah dilibatkannya responden pada kegiatan pencegahan, pengendalian dan pengobatan malaria merupakan faktor risiko kejadian malaria (ρ=0.002; OR=3,82; 95%CI=1,693-8,603). Penanganan malaria disarankan untuk melibatkan masyarakat setempat yaitu kepemimpinan tokoh adat (ondofolo-kose/big man), tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh masyarakat lainnya dalam perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan pencegahan, pengendalian dan pengobatan malaria.
Motivasi Diri dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Penyakit.TBC Paru Ramadani, Khairuni; Nurhayati, Evalatifah; Zai, Agus Krisnawati; Siboro, Markus; Mulia, Ima Riski; Lubis, Lisnawati
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5948

Abstract

Penyakit menular tuberkulosis, juga dikenal sebagai.TBC, adalah masalah kesehatan di seluruh dunia, terutama di negara-negara terbelakang seperti Indonesia. Penyembuhan.TBC paru-paru memerlukan waktu kurang dari enam bulan dan bergantung pada seberapa baik perawatan yang. diberikan kepada pasien. Sayang.nya, banyak.pasien.tidakmenerima perawatan. Peran keluarga.dan motivasi diri seseorang untuk pengobatannya.sangat penting untuk menentukan tingkat kepatuhan seseorang terhadap.pengobatannya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah motivasi diri dan dukungan keluarga berpengaruh terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis. Penelitian dalam penelitian ini bersifat cross-sectional dan berdasarkan analisis kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan melalu kuesioner yang dibagikan langsung ke responden dan dianalisa dengan univariat dan multivariat. Pada tahun 2024, di Puskesmas Kauko Gunungsitoli, terdapat korelasi yang kuat antara dukungan keluarga dan kepatuhan pengobatan pada pasien tuberkulosis, dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Dari sini dapat disimpulkan bahwa pasien TB yang mendapat dukungan dari keluarga cenderung lebih patuh dalam menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter.
Pengaruh Range of Motion (ROM) terhadap Penurunan Kekuatan Sendi Jari pada Pasien Penderita Rematik (Rheumatoid Arthritis) Popy, Rovita; Hia, Tri Paska; Hulu, Titonik; Halawa, Firman Hidayat; Nduru, Meiman Harapan; Silalahi, Kristina L
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5950

Abstract

Penderita Rematik merupakan komplikasi dari suatu kedaan yang sering menyebabkan sendi mengalami trauma terdapat pada pergelangan tangan, jari-jari tangan, pada lutut serta dipergelangan kaki. Range of Motion merupakan suatu cara yang di anggap telah dapat membantu serta memulihkan kembali serta peningkatan fungsi otot dan sendi manusia yang menghadapi penurunan kemampuannya akibat proses perjalan penyakitnya itu, terkhusus dapat berdampak pada sistem muskuloskeletal. Mengetahui apakah terdapat dampak range of motion (ROM) pada penurunan kekuatan sendi jari pada penderita rematik (rheumatoid arthtritis) di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti Medan merupakan tujuan dari di lakukan penelitian. Jenis penelitian yang digunakan ialah ekperimen semu dengan tahapan rancanan one group pre-test serta post-test design. Studi berikut berlangsung di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti Medan bulan September sampai November tahun 2024. Populasi diambil berdasarakan jumlah pasien penderita rematik (rheumatoid arthtritis) di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti. Metodologi total sampling, yang menentukan penelitian dengan memasukkan seluruh populasi ke dalam sampel penelitian, didasarkan pada ukuran sampel. Ada sebanyak 30 orang menjadi sampel penelitian ini. Adanya pengaruh setelah dilakukannya terapi Range of Motion (ROM) pada penurunan kekuatan sendi jari pada pasien penderita rematik (rheumatoid arthtritis) di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti Medan adalah hasil studi yang telah dicapai selama penelitian selesai dilakukan.
Pengaruh Penerapan Teknik Relaksasi Benson untuk Mengurangi Nyeri Sendi pada Pasien Arthritis Reumatoid Simangunsong, Yoka Stefani; Hutagaol, Tamara Angelina; Laia, Novelia; Manihuru, Jamari Jaya; Butar-butar, Eva Mei Linda; Silalahi, Kristina L
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5951

Abstract

Penderita rheumatoid arthritis sering kali mengalami rasa sakit dan kesemutan. Untuk mengelola rasasakit tersebut, terdapat dua pendekatan yang dapat dilakukan: medis dan non-medis. Salah satu metode non-medis yang digunakan adalah Terapi Benson, yang diterapkan di rumah sakit untuk membantu individu yang mengalami rasa sakit dan kecemasan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik relaksasi Benson dalam mengurangi nyeri sendi pada individu dengan rheumatoid arthritis di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bhakti Medan. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pendekatan pra-tes dan pasca-tes dalam satu kelompok. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bhakti Medan dari bulan September hingga November 2024, melibatkan 30 orang penderita artritis reumatoid sebagai populasi. Metode total sampling diterapkan untuk pengambilan sampel. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner dimana data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis dengan uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara penerapan teknik relaksasi Benson terhadap pengurangan nyeri sendi pada pasien arthritis rheumatoid, dengan nilai P-value sebesar 0,006 dan nilai Z sebesar -3,950.
Hubungan Body Image dengan Kejadian Bullying pada Remaja Putri, Sinta Asaliyah Annisa; Rochmawati, Dwi Heppy; Susanto, Wigyo
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5894

Abstract

Body Image yang positif berperan penting dalam kesehatan mental remaja. Namun, remaja sering kali mengalami masalah body image yang dapat berkontribusi terhadap kejadian Bullying. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara body image dan kejadian Bullying pada remaja di Semarang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, dari total populasi sebanyak 358 kelas X, peneliti mengambil sampel dengan pertimbangan tertentu yaitu berdasarkan nomor absen genap pada setiap kelas. Untuk menentukan besarnya sampel dihitung menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan total 189 responden. pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik Somers’d. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara body image dengan kejadian Bullying pada remaja, dengan nilai p < 0,05, yang menunjukkan bahwa body image yang buruk berhubungan dengan peningkatan kejadian Bullying.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara body image dengan kejadian Bullying pada remaja di Semarang, yang menunjukkan pentingnya perhatian terhadap body image dalam upaya pencegahan Bullying.
Hubungan antara Tingkat Stres dengan Citra Diri pada Mahasiswa Dewi, Perwita Rameka; Rochmawati, Dwi Heppy; Susanto, Wigyo
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5899

Abstract

Penampilan yang bersih dan cantik merupakan indikator penting dari keremajaan dan kesehatan seseorang. Hal pertama yang kita perhatikan tentang cerminan kepribadian seseorang adalah kerapian akan penampilanya. Di zaman modern sekarang ini, tidak sedikit kaum muda sedang lantang menampakkan kemudaan dan keelokkannya melalui wajah dan penampilan. Jika setiap adanya perubahan dari penampilan dan penampilan itu kurang ideal akan dipandang negatif. Stres dapat menjadi salah satu pemicu timbulnya citra diri yang negatif. Stres muncul sebagai respons terhadap rangsangan yang memicu reaksi di otak. Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengetahui adanya hubungan antara tingkat stres dengan citra diri pada mahasiswa fakultas agama islam. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Partisipan penelitian direkrut dari mahasiswa yang terdaftar di Fakultas Agama Islam, khususnya pada Program Studi Pendidikan Agama Islam. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling dengan total 138 responden. Pengambilan data dengan cara menyebarkan link kuesioner gform dengan koordinasi melalui komting kelas kemudian di share melalui grup angkatan masing-masing. Dalam menguji korelasi, penelitian ini menerapkan uji Spearman rho. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari 138 responden, mayoritas berusia antara 21 hingga 22 tahun, yaitu sebanyak 76 responden (55,1%), dan sebagian besar adalah perempuan dengan jumlah 116 responden (84,1%). Temuan penelitian ini juga mengungkapkan bahwa mayoritas mahasiswa Fakultas Agama Islam Program Studi Pendidikan Agama Islam menunjukkan tingkat stres dalam kategori normal dengan jumlah 59 responden (42,8%). Dalam hal citra diri, sebagian besar mahasiswa memiliki citra diri yang positif, tercatat sebanyak 127 responden (92%). Analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rho menghasilkan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05) yang mengarah pada penolakan H0 dan penerimaan H1. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan citra diri pada mahasiswa Fakultas Agama Islam Program Studi Pendidikan Agama Islam.
Penerapan Range of Motion (ROM) pada Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik dengan Stroke Priyana, Dwi Indri; Sumarni, Tri; Andini, Amelia
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5947

Abstract

Stroke ialah keadaan medis dengan ditanndai rusaknya otak fokal ataupun meluas yang berlangsung setidaknya selama dua puluh empat jam. Kondisi ini dapat mengakibatkan kematian atau gangguan berat karena aliran darah ke jaringan otak tidak mencukupi atau pendarahan spontan. Mobilitas fisik yang terganggu, atau keterbatasan kemampuan untuk menggerakkan satu atau lebih anggota tubuh secara mandiri, merupakan masalah keperawatan umum terhadap penderita stroke. Penelitian ini memakai format studi kasus dengan metodologi deskriptif. Pasien dengan mobilitas fisik yang buruk, yang didefinisikan sebagai kesulitan menggerakkan anggota tubuh, sendi kaku, dan kekuatan otot yang berkurang khususnya, tingkat 1 pada ekstremitas kiri adalah subjek penelitian ini.Intervensi yang diberikan kepada pasien yaitu dengan memberikan range of motion. Range of motion ialah pergerakan persendian berdasarkan gerakan yang terjadi kontraksi serta bergeraknya otot baik pasif ataupun aktif. Kegiatan studi kasus ini dilakukan pada 30 September - 2 Oktober 2023 di The Season Hospital Izumi Osaka Jepang. Penelitian dilakukan selama 3 hari dan memperoleh hasil bahwa intervensi yang diberikan selama 3 hari menghasilkan sedikit perubahan seperti kaku sendi mulai berkurang.