cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/about/editorialTeam
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language and Health
ISSN : 27220311     EISSN : 27223965     DOI : https://doi.org/10.37287/jlh
Core Subject : Health, Education,
Journal of Language and Health (JLH) is a peer-reviewed journal which promotes discussion on a broad range of the relationships between language and health. Catering for the linguistic expressions of health condition (including clinical and pathological), the journal publishes conceptual and empirical articles in the area. Submissions may include experimental, review, and theoretical discussion articles, with studies of either quantitative and/or qualitative frameworks. Articles may relate to any area of the intersections between language and health with regard, but not limited, to etiological issues, diagnosis, intervention, and theoretical frameworks.
Articles 342 Documents
The Exploring Health Sciences Students Reflections on Emergency Response Learning Antoni, Marcel; Suparto, Suparto; Willian, William; Hermawan, Stepanus Maman
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6578

Abstract

Sudden cardiac arrest is a crita Sudden cardiac arrest is a critical medical condition requiring immediate intervention and basic emergency competencies among future healthcare professionals. Learning experiences related to emergency response are essential for health sciences students as they prepare for clinical responsibilities. This study explores students' reflections on their experiences in learning emergency response interventions, emphasizing perceived challenges and expectations for improved learning processes. A descriptive qualitative design was adopted, and data were collected through in-depth interviews with 12 health sciences students who had recently completed a formal emergency response learning module. Thematic analysis revealed four key areas: difficulty in maintaining correct procedural techniques, limited familiarity with emergency devices, performance anxiety under simulated pressure, and insufficient opportunities for repetition and feedback. Students expressed the need for extended practice time, realistic scenario-based learning, and formative assessments to reinforce competence and confidence. These reflections offer valuable insights for educators to develop more responsive, participatory, and psychologically supportive approaches in emergency response education, ultimately enhancing students' preparedness for real-life clinical challenges. ical medical condition requiring immediate intervention and basic emergency competencies among future healthcare professionals. Learning experiences related to emergency response are essential for health sciences students as they prepare for clinical responsibilities. This study explores students' reflections on their experiences in learning emergency response interventions, emphasizing perceived challenges and expectations for improved learning processes. A descriptive qualitative design was adopted, and data were collected through in-depth interviews with 12 health sciences students who had recently completed a formal emergency response learning module. Thematic analysis revealed four key areas: difficulty in maintaining correct procedural techniques, limited familiarity with emergency devices, performance anxiety under simulated pressure, and insufficient opportunities for repetition and feedback. Students expressed the need for extended practice time, realistic scenario-based learning, and formative assessments to reinforce competence and confidence. These reflections offer valuable insights for educators to develop more responsive, participatory, and psychologically supportive approaches in emergency response education, ultimately enhancing students' preparedness for real-life clinical challenges. Keywords: Education, Emergencies, Learning, Readiness, Reflection
Hubungan Fungsi Manajemen Pengarahan Kepala Ruangan dengan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Talibo, Norman Alfiat; Yahya, Irma M.
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6585

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan bagian penting dalam pelayanan keperawatan yang berfungsi sebagai bukti tertulis dan dasar pengambilan keputusan dalam pemberian asuhan kepada pasien. Tujuan penelitian diketahuinya hubungan antara pengarahan kepala ruangan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah sakit Tk. III Bhayangkara Manado. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Sampel berjumlah 41 responden dengan teknik Sampel adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengarahan kepala ruangan dan pendokumentasian asuhan keperawatan, selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan uji analisis statistik chi square. Hasil penelitian yang didapatkan adalah nilai p = 0,000 lebih kecil dari nilai α ≤ 0,05, yang artinya ada hubungan antara pengarahan kepala ruangan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan.
Pendidikan Kesehatan Menggunakan Video Edukasi Islam terhadap Minat Berhenti Merokok pada Mahasiswa” Jurwita, Linda; Irawan, Dedi; Maulidya, Nurul; Fitria, Sarah Dwi
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6606

Abstract

Merokok merupakan salah satu perilaku yang sangat merugikan. Fenomena saat ini merokok menjadi trend di semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa dan tidak menutup kemungkinan untuk mereka yang sebelumnya sudah merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi islam terhadap minat berhenti merokok pada mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest-postest. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan teknik Total Sampling dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian, jadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa sebanyak 20 orang. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata minat berhenti merokok sebelum diberikan pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi islam adalah 26,8 dengan median 25 dan standar deviasi 4,234 dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi islam adalah 32,8 dengan median 34 dan standar deviasi 5,644. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi islam terhadap minat berhenti merokok pada mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana Universitas Sains Cut Nyak Dhien dengan p-value 0,001 (p<0,05).
Penerapan Senam Nifas dalam Mempercepat Proses Involusi Uteri pada Ibu Post Partum Delianti, Nosi
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6641

Abstract

Post Partum merupakan masa sesudah persalinan atau nifas yang memerlukan waktu pemulihan selama 6 minggu. Senam nifas menjadi salah satu intervensi dalam mempercepat proses involusi uteri pada ibu post partum. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses involusi uteri pada ibu post partum. Desain penelitian ini bersifat deskritif dengan metode pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan fisik dengan responden berupa 2 orang ibu post partum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan TFU sebelum dilakukan intervensi pada subjek I yaitu 2 jari dibawah pusat dan pada subjek II yaitu 2 jari dibawah pusat. Setelah dilakukan intervensi pada subjek I penurunan TFU 3 jari dibawah pusat terjadi pada hari ke lima dengan kontraksi uterus keras sedangkan pada subjek ke II didapatkan pada hari ke tujuh TFU setinggi 3 jari dibawah pusat dengan kontraksi uterus keras. Penelitian ini membuktikan bahwa terapi senam nifas berpengaruh dalam mempercepat proses involusi uteri pada ibu post partum.
Pengaruh Stunting pada Tumbuh Kembang Anak Periode Golden Age: Literatur Review Maulida, Maulida; Hayani, Mela; Yennizar, Yennizar; Nazari, Nuri; Morian, Popy Citra Sari
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6665

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronik yang sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, terutama pada masa golden age (0–5 tahun). Pada masa ini, pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat, sehingga gangguan asupan gizi akan berdampak serius terhadap kualitas hidup anak di masa depan. Di Indonesia, prevalensi stunting masih tergolong tinggi dan telah menjadi ancaman bagi kualitas sumber daya manusia. Kurangnya pemahaman orang tua mengenai gizi, pola pengasuhan yang tidak tepat, serta rendahnya akses dan pemanfaatan layanan kesehatan dasar menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara komprehensif faktor-faktor penyebab dan dampak stunting terhadap tumbuh kembang anak pada masa golden age, serta mengevaluasi efektivitas berbagai intervensi yang telah dilakukan guna mencegah dan menangani masalah tersebut. Penataan Literature review ini diawali dari proses pencarian jurnal hingga penyaringan dikumpulkan jadi 6 artikel. Hasil dari berbagai studi menunjukkan bahwa stunting memiliki pengaruh signifikan terhadap aspek fisik, kognitif, dan afektif anak. Anak dengan status gizi kurang memiliki risiko lebih tinggi mengalami keterlambatan perkembangan, baik secara motorik maupun mental. Di berbagai daerah seperti Yogyakarta, Aceh, dan Tasikmalaya, faktor dominan penyebab stunting adalah kurangnya pemenuhan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan, pengetahuan gizi yang rendah, serta kebiasaan makan anak yang tidak sehat. Intervensi berbasis edukasi terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua serta kader posyandu dalam mendeteksi dini penyimpangan perkembangan anak.
Hubungan Beban Kerja dengan Perilaku Caring Perawat Kamar Operasi Rumah Sakit X Denpasar Yuniarti, Lucia Ni Luh; Sari, Ni Luh Putu Mira Santana; Sudiarta, I Ketut; Antara, I Dewa Ketut Adi
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6676

Abstract

Prilaku caring merupakan inti dari praktik keperawatan. Perawat berperan penting pada pasien dan bertanggung jawab terhadap pelayanan pasien selama 24 jam. Tuntutan kerja yang tinggi menyebabkan aktivitas kerja perawat juga meningkat serta dapat menjadikan beban kerja tersendiri bagi perawat termasuk perawat kamar operasi. Di kamar operasi, perawat dihadapkan pada kondisi kerja yang kompleks, tekanan waktu tinggi, serta tanggung jawab besar terhadap keselamatan pasien. Beban kerja yang tinggi dapat mempengaruhi pelayanan perawat dan menurunkan caring perawat, sehingga menimbulkan keluhan terhadap pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara beban kerja dengan prilaku caring perawat di kamar operasi Rumah Sakit X Denpasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu deskriptif korelational dengan pendekatan cross sectional. Penentuan sampel menggunakan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 51 responden. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner beban kerja dan kuisioner prilaku caring. Analisa data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil uji ststistik yang telah dilakukan dari 51 responden didapatkan nilai p-value sebesar 0,018 (<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan prilaku caring di kamar operasi Rumah Sakit X Denpasar. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin rendah beban kerja yang dimiliki oleh perawat makan akan semakin tinggi prilaku caring perawat.
Strategi Pengembangan Inovasi Manajemen Sumber Daya Manusia di Rumah Sakit: Literature Review Wijaya, I Wayan Septa; Rosita, Ni Putu Indah; Wira, Ida Ayu Dwidyaniti; Nijyoti, Nitya; Suwedia, I Nyoman Gede Bayu Wiratama
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6677

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan menghadapi tantangan organisasi yang dinamis dan kemajuan teknologi yang pesat di era digital. Oleh karena itu, strategi inovatif dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan menjaga daya saing rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengulas dan merangkum berbagai strategi pengembangan inovasi dalam manajemen SDM di rumah sakit melalui tinjauan literatur. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis artikel-artikel yang diperoleh dari mesin pencari Google Scholar dalam rentang tahun 2020 hingga 2024. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian meliputi “human resource management”, “hospital”, dan “innovative management strategies”. Dari total 37 artikel yang ditemukan, sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi digunakan dalam kajian ini. Artikel yang dipilih merupakan artikel original, berbahasa Indonesia dan Inggris, bersifat open access, dan tersedia dalam versi full-text. Analisis dilakukan dengan menelaah isi artikel terkait pendekatan, metode, dan temuan utama mengenai inovasi strategi manajemen SDM di rumah sakit. Kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif dan kolaboratif menjadi faktor utama pendorong inovasi di rumah sakit. Berbagai inovasi pelatihan SDM seperti pembelajaran berbasis teknologi, microlearning, penggunaan simulasi, dan gamifikasi terbukti meningkatkan keterlibatan dan efektivitas pembelajaran. Penerapan e-learning memungkinkan fleksibilitas pembelajaran sesuai kebutuhan individu. Selain itu, penggunaan analisis data dan komunikasi yang efektif turut berkontribusi dalam pengambilan keputusan strategis dan peningkatan produktivitas staf. Pengembangan strategi manajemen SDM yang inovatif dan berbasis teknologi sangat penting agar rumah sakit mampu beradaptasi dan bertahan dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
Pengaruh Murottal Al Qur’an terhadap Kualitas Tidur Bayi 6-12 Bulan Yulianti, Yulianti; Jasmani, Jasmani
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6719

Abstract

Masa bayi merupakan masa emas dalam pencapaian pertumbuhan dan perkembangan anak yang tentunya memerlukan perhatian khusus. Salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi adalah tidur dan istirahat. Tidur nyenyak sangat penting bagi pertumbuhan bayi, karena saat tidur pertumbuhan otak bayi mencapai puncaknya. Mengatasi gangguan tidur pada bayi dapat dilakukan dengan cara farmakologi dan nonfarmakologi. Secara nonfarmakologi yaitu dengan terapi musik, salah satu terapi musik murrotal Al Qur’an. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh murottal Al Qur’an terhadap kualitas tidur bayi 6-12 bulan di wilayah kerja puskesmas wara selatan. Jenis penelitian yang digunakan Pre-Experimental dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design yaitu dengan memberikan pretest atau pengamatan awal terlebih dahulu sebelum diberikan perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja puskesmas wara selatan yang berjumlah 34 bayi dan sampel sebanyak 34 bayi. Hasil penelitian menggunakan uji statistik wilcoxon didapatkan nilai sig. 0,000 < 0,005.
Hubungan Hasrat Seksual dengan Kepuasan Seksual pada Pasien ODHIV Akase, Kurniawan A.; Djamaluddin, Nurdiana; Rahim, Nirwanto K.
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5712

Abstract

HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pasien dengan HIV/AIDS (ODHIV) tidak hanya menghadapi tantangan fisik terkait dengan penyakit tersebut, tetapi juga masalah emosional, psikologis, dan sosial yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka. Salah satu aspek penting dari kualitas hidup adalah kesehatan seksual, yang mencakup hasrat seksual dan kepuasan seksual. Tujuan penelitian mengetahui hubungan hasrat seksual dengan kepuasan seksual di ruang VCT HIV RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yaitu korelasional dengan pendekatan cross-sectional study. Variabel bebas yaitu hasrat seksual dan variabel terikat yaitu kepuasan seksual. Populasi penelitian yaitu ODHIV di VCT RSUD Toto Kabila. Sampel berjumlah 35 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ODHIV yang memiliki hasrat seksual rendah cenderung memiliki tingkat kepuasan seksual kurang sebanyak 12 responden (34%). Sementara ODHIV yang memiliki hasrat seksual rendah dan menyatakan puas sebanyak 3 responden (9%). ODHIV yang memiliki hasrat seksual tinggi dan menyatakan kurang puas saat melakukan aktivitas seksual adalah 8 responden (23%), dan ODHIV yang memiliki hasrat seksual tinggi dan puas secara seksual sebanyak 12 responden (34%). Hasil uji chi-square menunjukan nilai p-value 0.000 (< 0.05). Hasrat seksual rendah namun puas dalam melakukan aktivitas seksual, karena adanya foreplay dan komunikasi yang baik antar pasangan. Kesimpulannya terdapat hubungan hasrat seksual dengan kepuasan seksual di ruang VCT HIV RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango. Oleh karena itu, diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam pelayanan pada ODHIV khususnya terkait masalah aktivitas seksual.
Hubungan antara Tingkat Stres dengan Kecanduan Judi Online pada Dewasa Awal Ulumuddin, Muhammad Ikmal; Rochmawati, Dwi Heppy; Susanto, Wigyo
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5900

Abstract

Stres adalah respons psikologis dan fisik terhadap tekanan hidup yang meningkat, terutama pada dewasa awal. Jika tidak dikelola, stres dapat berdampak negatif secara fisik dan mental. Judi online sering dijadikan pelarian dari stres, namun dapat memicu kecanduan dan memperburuk tekanan. Judi online menarik perhatian karena peluang keuntungan, meski hasilnya tidak pasti. Studi pendahuluan menunjukkan 9 dari 10 mahasiswa Fakultas X Universitas X mengalami stres yang terkait kecanduan judi online akibat masalah ekonomi. Tujuan: Mendeskripsikan hubungan antara tingkat stres dengan kecanduan judi online pada dewasa awal. Metode: Penelitian kuantitaif dengan pendekatan cross sectional. Partisipan penelitian direkrut dari mahasiswa angkatan 2021yang terdaftar dari Fakultas X Universitas X. Sampel menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 137 responden. Uji korelasi yang digunakan adalah uji chisquare Hasil: Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa dari 137 responden penelitian sebagian besar memiliki karakteristik usia 22 tahun sebanyak 59,9% dengan karakteristik tingkat stres berat sebanyak 67,2%. Hasil penelitian juga menunjukan 16,1% responden kecanduan judi online ringan, 17,5% responden kecanduan judi online sedang, dan 66,4% responden kecanduan judi online berat.Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kecanduan judi online pada dewasa awal (p value<0,05).