cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
PENYULUHAN DAN PELAYANAN SENAM NIFAS DI DESA PANGARIBUAN KECAMATAN ANGKOLA MUARA TAIS TAHUN 2023 Appripan, rika -
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1084

Abstract

Masa nifas dimulai sesudah persalinan dan kelahiran bayi, plasenta, serta selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali organ kandungan seperti sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu pada masa nifas akan mengalami perubahan baik fisik maupun psikis. Perubahan fisik seperti otot mengalami penguluran, terutama otot rahim dan perut setelah melahirkan pasti terjadi pada setiap ibu pasca melahirkan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mempercepat proses kembalinya system reproduksi seperti semula adalah dengan melaksanakan senam Nifas.Senam Nifas merupakan senam atau latihan gerak yang dilakukan pada saat seorang ibu menjalani masa nifas atau masa setelah melahirkan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan ibu dalam melaksanakan senam nifas. Bahan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini dengan membagiikan leaflet kepada masyarakat. Dengan metode pemberian konseling terhadap ibu-ibu nifas, kemudian praktik bersama guna mengajarkan ibu cara senam nifas sendiri di rumah yang memliki banyak manfaat baik terhadap bayi, dan juga manfaat bagi ibu. Ibu diajarkan beberapa teknik dalam memijat bayi. Dengan Pengabdian ini ibu lebih paham manfaat senam nifas dan bisa melaksanakannya secara mandiri. Diharapkan kepada Bidan Desa untuk memotivasi ibu melakukan senam nifas dan membuat kelas bagi ibu nifas.
PELATIHAN BERPIDATO BAHASA INGGRIS PADA MAHASISWI DI AKADEMI KEBIDANAN BARUNA HUSADA SIBUHUAN Harahap, Yulina Oktaviani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1086

Abstract

Speaking is a crucial component of language proficiency that students need to possess in order to be able to communicate in English. One of the approach to improve their English-speaking skills, boost their self-esteem, exchange ideas, and express themselves to an audience in speech. The descriptive study's analysis of students' speaking capabilities was its main objective. During a speech at Akbid Baruna Husada academic year 2022/2023. Ten students who were chosen at random to participate in the study. The information was gathered through a speaking exam in which the students were required to present a speech that had been assessed based on speeches from [1] and [2], and included (a) organizing speech; (1) Introduction, (2) Body; primary theme; and supporting evidence, a connecting sentence, (3). Conclusion; mark the conclusion; vocal variation and pauses; reinforcement); (b) the speech's phrasing; (1) Word choice, (2) grammar. giving a speech; (1); and (c). Body language, eye contact, and facial expressions of the speaker movement. (2).Speaker articulation, pronunciation, and voice. The student's speaking skill in speech was classified as "good".
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR/RESUSITASI JANTUNG PARU DI ASRAMA PUTRI UNIVERSITAS AUFA ROYHAN: PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR/RESUSITASI JANTUNG PARU DI ASRAMA PUTRI UNIVERSITAS AUFA ROYHAN Sagala, Nanda Suryani; Napitupulu, Natar Fitri; Siregar, Hotma Royani; Harahap, Eky Maryo; Sujoko, Edy; Dalimunthe, Kombang Ali Yasin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1088

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan WHO (world health organisazition) di Indonesia penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab kematian nomer satu. Dari data WHO tahun 2014, disebutkan bahwa 37% angka kematian di Indonesia disebabkan karenan penyakit kardiovaskuler. (world health organization, 2014) di Indonesia sendiri belum didapatkan data yang pasti mengenai jumlah prevelensi kejadian henti jantung dikehidupan sehari-hari atau diluar rumah sakit. Namun diperkirakan 10.000 warga per tahun yang berarti 30 orang per hari mengalami henti jantung. Kejadian terbanyak dialami oleh penderita jantung coroner dan stoke yang di perkirakan akan terus meningkat mencapai 23,3 juta kematian pada tahun 2030 (Riskesdas,2013) di NTB sendiri berdasarkan data dari riset kesehatan dasar tahhun 2013 berdasarkan diagnosis dokter prevelensi penyakit jantung coroner sebesar 0,2% atau diperkirakan sekitar 6.405 orang, sedangkan berdasarkan diagnosis/gejala sebesar 2,1% atau diperkirakan sekitar 67.257 orang. Tujuan Penyuluhan Kesehatan ini adalah memberikan edukasi terkait Bantuan Hidup Dasar/Resusitasi jantung Paru. Kegiatan dilakukan pada hari senin, 26Juni 2023 di Asrama Putri Universitas Aufa Royhan. Metode yang dikaukan adalah materi edukasi tentang Bantuan Hidup Dasar/Resusitasi jantung Paru secara mandiri dan kegiatan ini dilakukan di Asrarma Putri Universitas Aufa Royhan. Hasil yang didapatkan setelah penyukuhan ini adalah kemampuan mahasiswi Universitas Aufa Royhan Dapat memperaktekkan Resusitasi Jantung Paru. Kata kunci : Resusitasi jantung paru (RJP), bantuan dasar hidup (BHD)
A MANFAAT SENAM LANSIA UNTUK MENGATASI HIPERTENSI DI PUSKESMAS TANAH TINGGI nanda, febri yus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1089

Abstract

Health development according to the 2009 law on health aims to increase awareness, willingness and ability to live healthily for each individual in order to realize the highest degree of health for the community, as a form of developing socially and economically productive human resources. One of the goals of achieving health development is that each individual is obliged to live a healthy life. At this time there has been a change in one's healthy life or lifestyle, which has an impact on the 2020 shift in disease patterns where the burden of disease is no longer dominated by communicable diseases, but also non-communicable diseases such as hypertension (RI Ministry of Health, 2016). Hypertension or blood pressure disease High blood pressure is a disturbance in the blood vessels resulting in the supply of oxygen and nutrients. This condition causes blood pressure in the arteries to increase and the heart has to work harder to meet this demand. The number of people with hypertension every year around the world continues to increase. Exercises that can be done by the elderly to reduce blood pressure are by doing the SKJ exercise for the elderly. The SKJ exercise for the elderly is carried out with movements that involve most of the body's muscles, according to daily movements and contain movements against body weight by giving weight between the right halves. and left equally. This community service activity has benefits for both students and patients. After doing elderly exercise there is a difference in blood pressure before and after being given the elderly exercise treatment in systolic and diastolic hypertension.
PELAKSANAAN PENYULUHAN KESEHATAN DAN CARA SIKAT GIGI BERSAMA ANAK SD Negeri 200311 DI PUDUN JAE KOTA PADANGSIDIMPUAN Antoni, Adi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1091

Abstract

Kebiasaan menggosok gigi adalah kebiasaan sehat yang perlu dilakukan anak untuk menjaga kebersihan gigi dan mulutnya. Terlebih lagi ketika usia anak semakin bertambah dan anak mulai mengkonsumsi berbagai jenis makanan, diantaranya makanan yang manis seperti jus buah, permen dan coklat. Makanan manis seperti itu dapat merusak kesehatan gigi anak dan bisa menimbulkan masalah gigi berlubang, gigi berwarna hitam keropos dan bau mulut tidak sedap. Oleh karena itu, penting sekali bagi para orang tua untuk mengajarkan cara menggosok gigi secara teratur kepada anak. Anak-anak sebelumnya telah mengetahui tentang keharusan untuk menggosok gigi tapi mereka belum mengetahui tentang cara sikat gigi yang benar, sehingga program ini dianggap perlu untuk dilaksanakan. Tujuan kegiatan ini adalah membiasakan anak-anak untuk menyikat gigi dari sedini mungkin dan memberikan pengetahuan tentang cara sikat gigi yang baik dan benar. Pelaksanaan program praktek merawat gigi pada anak meliputi tahapan proses ceramah, tanya jawab, dan praktek. Keberhasilan kegiatan ini dilihat dari diikutinya program praktek merawat gigi pada anak ini oleh seluruh anak SD Negeri 200311 Pudun Jae.
Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pemanfaatan Daun Bakung (Crynum Asiaticum L) Dalam Meredakan Rematik Pada Persendian Lansia Di Desa Ujung Gurap Nasution, Nurul Hidayah; Ritonga, Sukhri Herianto; Nurlaila, Nurlaila; Dalimunthe, Abdul Rahim; Harahap, Nova Khairani; Simamora, Della Yusra; Jufri, Soleman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1094

Abstract

Modern society does not have much time and adequate rest. The high demands of work and limited time make them trapped in stress. As a result, many people experience various health problems. One of these diseases is rheumatism. Rheumatism or rheumatoid arthritis is a condition that can cause pain, swelling and a burning sensation in the joints. This activity has the benefit of increasing community knowledge and skills in the hope of creating community independence so that the elderly can be healthy, independent, active and productive. This activity uses a participatory model that involves community components such as village heads, elderly cadres and the community, especially the elderly. The number of participants was 30 people. The location of this community service was carried out in the Ujung Gurap Village Hall, Padangsidimpuan Batunadua District, Padangsidimpuan City. This type of service is health promotion by providing information, demonstrating the use and use of lily leaves. The methods used in this activity include providing information, demonstrations, training, discussions and questions and answers. The media used in this activity are leaflets, guidebooks and ppt slides. The final result that can be seen from this training activity is that the majority of people are able to know the materials and tools needed to practice using daffodil leaves and know exactly the steps needed in the process of using them. The community looked orderly and in accordance with what was directed by the team in this activity. The activity of practicing the use of lily leaves to relieve rheumatic pain in the elderly in Ujung Gurap Village was successfully carried out.
EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN TINDAKAN IBU HAMIL TENTANG MENGURANGI NYERI PINGGANG DENGAN KOMPRES HANGAT Utami, Siswi; Annisah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1131

Abstract

Berbagai masalah yang timbul pada usia kehamilan trimester III merupakan masalah psikologis yang sering dikeluhkan pada ibu hamil seperti nyeri punggung, namun nyeri punggung juga dapat menimbulkan kualitas tidur yang buruk. Nyeri punggung saat hamil terjadi pada daerah lumbosacral, karena akan bertambah intensitas nyeri seiring bertambahnya usia kehamilan yang disebabkan adanya pergeseran pada pusat gravitasi dan perubahan postur tubuh (Yuliana, Sari and Nia Risa Dewi, 2021). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dan tindakan ibu hamil tentang kompres hangat terhadap nyeri punggung ibu hamil. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan. Peserta kegiatan adalah ibu hamil. Saat kegiatan berlangsung peserta terlihat antusias terlihat dari sesi diskusi. Peserta mengetahui tindakan kompres hangat.
Edukasi Tentang Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Pederita Hipertensi Estiyani, Arum; Putri, Alviona Febrianti Drisya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1132

Abstract

Hipertensi adalah meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 mmHg dan atau diastolik lebih besar dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu 5 menit dalam keadaan cukup istirahat (tenang). Hipertensi didefinisikan oleh Joint National Committee on Detection, Evaluation and Treatment of High Blood Pressure sebagai tekanan yang lebih tinggi dari 140/90 mmHg (Andrea, 2013).Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi pemanfataan aroma terapi lemon untuk mengurangi hipertensi. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi. Bahan yang digunakan yaitu materi penyuluhan leaflet, lembar balik. Peserta kegiatan adalah ibu masyarakat. Saat kegiatan berlangsung peserta terlihat antusias terlihat dari sesi diskusi. Peserta mengetahui aroma terapi lemon. Peserta perlu mendapatkan pengetahuan dan pendidikan kesehatan tentang aroma terapi lemon untuk mengurangi hipertensi.
Edukasi Tentang Metode Akupresur Untuk Mengurangi Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Yulaeka, Yulaeka; Prastika, Yurika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1133

Abstract

Kehamilan adalah suatu hal yang alami dan normal pada wanita. Kehamilan juga diikuti dengan perubahan fisik dan perubahan psikologis. Perubahan-perubahan yang terjadi baik secara fisik maupun psikologis karena berbagai faktor selama hamil ini biasanya akan menimbulkan berbagai keluhan dan ketidaknyamanan selama kehamilan. Salah satu keluhan yang dirasakan pada awal kehamilan adalah mual muntah (Irianti and Husin, 2014). Mual dan muntah adalah gejala yang sering ditemukan pada kehamilan trimester pertama. Mual biasanya terjadi pada pagi hari, tetapi dapat pula timbul setiap pagi dan malam hari. Gejala-gejala ini kurang lebih terjadi 6 minggu setelah hari pertama haid terakhir dan berlangsung selama kurang lebih 10 minggu. Mual dan muntah seringkali diabaikan karena dianggap sebagai sebuah konsekuensi pada awal kehamilan (Aritonang, 2015). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi mengatasi mual muntah. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi. Bahan yang digunakan yaitu leflet, proyektor. Peserta kegiatan adalah ibu hamil. Saat kegiatan berlangsung peserta terlihat antusias terlihat dari sesi diskusi. Cara mengatasi mual dan muntah Peserta perlu mendapatkan pengetahuan dan pendidikan kesehatan mengatasi mual dan muntah.
EDUKASI STUNTING PADA ANAK SEKOLAH DALAM PEMILIHAN SUMBER GIZI MAKANAN DI KELURAHAN SABUNGAN JAE TAHUN 2023 Arinil Hidayah; Khairunnisa Butar - Butar; Elmi Sahriani; Anita Amelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1137

Abstract

Stunting is one of the most significant obstacles in producing quality human resources in every country. Stunting is a growth and development disorder experienced by children under five due to long-term malnutrition, recurrent infectious diseases, and lack of psychosocial stimulation. Stunting events can be prevented starting from adolescence, where teenagers are the generation of prospective mothers and prospective fathers, so it is necessary given good knowledge about balanced nutrition and choosing the right food to prevent stunting from an early age. One effort to increase teenagers' knowledge is by providing nutrition education. Nutrition education is very necessary to increase adolescent nutritional knowledge, form a positive attitude towards nutritious food in order to form good eating habits. The more they have good nutritional knowledge, the more an individual will consider the type and quality of food they choose to consume. In the first stage the material provided is balanced nutrition for teenagers and in the second stage the material is selecting the right menu in accordance with the principles of balanced nutrition. there is an increase in skills in preparing healthy daily menu choices and paying attention to the principles of balanced nutrition. All participants were enthusiastic in taking part in the activity.