cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN BUSANA RUMAH PADA PESERTA BLK KOTA PADANGSDIMPUAN Hasibuan, Elfi Husnita; Butar - butar, Khairunnisa; -, Nurlaila; Mon Harahap, Olivia Feby
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 3 (2020): Vol. 2 No. 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v2i3.1047

Abstract

Abstract Training on making home clothes is one of the efforts to increase human resources, especially mothers, in this case BLK participants in Padangsidimpuan City. This skill can be used as a filler in spare time and used as a business opportunity that can increase income for household life. The aim of the research is to describe the instructor's activities, learning outcomes and the responses of the trainees. This type of research is quasi-experimental research with a One Shot Case Study design. The training was held in 2 meetings. Data collection methods used are observation and questionnaires. Analysis of instructor activity data used the mean value, learning outcomes and participant responses used percentages. The results of the research on the instructor's activities during the training for making home clothes got a very good mean. Mean Instructor activity at meeting I got 3.76 good category (Good) and meeting II got 4.05 very good category (SB). The learning outcomes of the participants were seen from the process starting from cutting patterns, placing patterns, cutting materials, moving pattern marks, sewing pockets, slits, sides, fitting I and II, was 85% in the Very Good category (SB), while taking measurements, making patterns, sewing the hem, neatness is 70% Good category (B) and the resulting negligee is 50% Good category (B). The results of the participants' response to the negligee making training were 100% very good (SB), participants felt happy, useful, needed further development, the instructor's activities made it easier to make negligee, and on time, the material was easy to understand, which was new. It can be concluded that the instructor's activities as a whole are good, the learning outcomes are good and the response of the trainees is very good. Abstrak Pelatihan pembuatan busana rumah merupakan salah satu upaya peningkatan Sumber Daya Manusia khususnya ibu-ibu dalam hal ini peserta BLK Kota Padangsidimpuan. Keterampilan ini dapat dijadikan sebagai pengisi waktu luang dan dijadikan sebagai peluang usaha yang dapat menambah penghasilan bagi kehidupan rumah tangga. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan aktifitas instruktur, hasil belajar dan repon peserta pelatihan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain One Shot Case Study. Pelatihan dilaksanakan 2 kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket. Analisis data aktifitas instruktur menggunakan nilai mean, hasil belajar serta respon peserta menggunakan persentase. Hasil penelitian aktifitas instruktur selama pelatihan pembuatan busana rumah mendapatkan mean sangat baik. Mean Aktifitas instruktur pertemuan I Mendapatkan 3,76 kategori baik (Baik) dan pertemuan II mendapatkan 4,05 kategori Sangat Baik (SB). Hasil belajar peserta dilihat dari proses mulai dari memotong pola, meletakkan pola, memotong bahan, memindahkan tanda pola, menjahit saku, belahan, sisi, pengepasan I dan II, adalah 85% kategori Sangat Baik (SB), sedangkan mengambil ukuran, membuat pola, menjahit belahan, kerapian adalah 70% kategori Baik (B) dan hasil jadi daster adalah 50% kategori Baik (B). Hasil respon peserta terhadap pelatihan pembuatan daster 100% sangat baik (SB), peserta merasa senang, bermanfaat, perlu dikembangkan lebih lanjut, aktivitas instruktur mempermudah pembuatan daster, dan tepat waktu, materi mudah dipahami, merupakan hal baru. Dapat disimpulkan bahwa aktifitas instruktur secara keseluruhan adalah baik, hasil belajar baik dan respon peserta pelatihan sangat baik.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT ISPA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SADABUAN Wisudawan, Owilda; ahmad, haslinah; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.1050

Abstract

ABSTRACT In the GBHN, it is stated that the basic pattern of national development is in essence the complete Indonesian human development and the development of Indonesian society. ISPA is still an important health problem because it causes quite high infant and under-five deaths, which is approximately 1 in 4 deaths. The purpose of this service is for the public to know the danger signs, calcifications, prevention and ways to eradicate ISPA. This service uses lecture, discussion and question and answer methods using leaflets, LCDs, and sound systems. The results of this dedication show that the enthusiasm of the people in the Working Area of ​​the Sadabuan Health Center can take part in counseling with so many questions about the Prevention of ARI Diseases delivered by the speakers. The conclusion from this activity is that residents who take part in this counseling already know the danger signs, calcifications, prevention and ways to eradicate ARI. Dalam GBHN, dinayatakan bahwa pola dasar pembangunan Nasional pada hakekatnya adalah Pembangunan Manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia. ISPA masih merupakan masalah kesehatan yang penting karena menyebabkan kematian bayi dan balita yang cukup tinggi yaitu kira – kira 1 dari 4 kematian terjadi. Tujuan dari pengabdian ini untuk agar masyarakat mengetahui tanda bahaya, kalsifikasi, pencegahan dan cara pemberantasan ISPA. Pengabdian ini menggunkan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan menggunakan leaflet, LCD, serta sound system. Hasil dari pengabdian ini terlihat antusias dari masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sadabuan tersebut dapat mengikuti penyuluhan dengan begitu banyak memberikan pertanyaan seputar Pencegahan Penyakit ISPA yang disampaikan pemateri. Kesimpulan dari kegiatan ini warga yang mengikuti penyuluhan ini sudah mengetahui tanda bahaya, kalsifikasi, pencegahan dan cara pemberantasan ISPA.
Pelatihan Pijat Oksitosin Pada Ibu Menyusui Untuk Memperlancar ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Labuhan Rasoki Kota Padangsidimpuan Batubara, Novita Sari; Hidayah, Arinil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 1 No. 1 (2019): Vol. 1 No. 1 Desember 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan pemberian ASI ekslusif di Indonesia pada tahun 2013 sebanyak 42%, dan meningkat menjadi 65% di tahun 2016, akan tetapi masih belum mencapai target Nasional pencapaian ASI eksklusif adalah 80%. Masalah produksi dan pengeluaran ASI pada hari-hari pertama setelah melahirkan karena kurangnya rangsangan hormon prolaktin dan oksitosin, menjadi kendala dalam pemberian ASI secara dini. Dibutuhkan usaha intensif untuk membantu produksi dan pengeluaran ASI, salah satunya dengan pijat oksitosin. Tim PKM berinisiatif utk melakukan demonstrasi pijat oksitosin yang dilakukan di aula puskesmas Labuhan Rasoki. Kegiatan berupa pemberian pendidikan tentang ASI Eksklusif, pembagian leaflet dan demonstrasi pijat oksitosin. Jumlah peserta kegiatan berjumlah 30 orang. Hasilnya didapatkan dari 30 orang yang dilakukan pijat oksitosin, terdapat 20 orang yang mengalami peningkatan produksi ASI. Masyarakat terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan dan memberikan feedback. Masyarakat mampu mempraktikkan pijat oksitosin untuk memperlancar ASI. PKM tentang demonstrasi terapi non-farmakologi untuk menurunkan memperlancar ASI dapat dilaksanakan secara rutin dengan jenis terapi komplementer yang berbeda seperti terapi herbal dalam memperlancar ASI.
SOSIALISASI DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID 19 DI AREA MESJID AL-MAHMUDAH Nasution, Nurul Hidayah; Yaturramadhan, Hasni; Angraini, Widya; Yolandi, Silvia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 3 (2020): Vol. 2 No. 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The corona pandemic has currently hit 216 countries. The Task Force for the Acceleration of Handling Covid-19 announced that the total data on the number of positive corona cases in Indonesia until 19 May 2020 were 18,496 people. Governments in both developed and developing countries are still working to stop the spread of this new type of corona virus (SARS-CoV-2). The mosque is one of the places that can be used in an effort to socialize the prevention of the spread of covid-19. The purpose of community service so that the Al-Mahmudah congregation can easily find out information about covid-19 and efforts to prevent the spread of covid-19 in the mosque / mosque area. The socialization was carried out using posters. The population and sample of this service is the congregation of Mesjid Al- Mahmudah with a total of 40 people. The results of this community service were enthusiastically received by the congregation at the Al Mahmudah mosque which can be seen from the many employees who asked about information about efforts to prevent the spread of Covid-19 in the mosque / mosque area as well as efforts to detect, isolate and protect Covid-19 in everyday life. . It is recommended that socialization activities in an effort to prevent the spread of Covid-19 in the Al Mahmudah Mosque Area can be carried out regularly with a more frequent frequency and the range of information dissemination can also be extended to the families of the Al Mahmudah mosque congregation in general so that everyone, family and community will know more, understand more. and can practice efforts to prevent the spread of covid-19 in the mosque / musholla area as well as efforts to detect, isolate and protect Covid-19 in everyday life which can ultimately improve the degree of public health
PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) PENGARUH PROMOSI TERHADAP HASIL WIRAUSAHA STUDI KASUS DI KOPERASI AGRO RIMBA NUSANTARA (AGRINA) Nasution, Nurlaila; Tambunan, Agustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 3 (2020): Vol. 2 No. 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the effect of promotion on entrepreneurial outcomes carried out at the Agro Rimba Nusantara (AGRINA) Cooperative in Parsalakan village. Products from salak products are still difficult to find, especially Padangsidimpuan. It is still difficult to find in shops selling products from Koperasi Agro Rimba Nusantara (AGRINA). The lack of promotion made the public less familiar with the products marketed by the Agro Rimba Nusanta Cooperative (AGRINA). One solution that can be done is to increase promotions such as on social media, whether on Facebook, Instgram, Twitter, Whatsaap, joining buying and selling groups and even collaborating with shops in various regions. The purpose of holding this promotion is so that people are more familiar with the products made by the Agro Rimba Nusantara Cooperative (AGRINA) so that they can increase sales. The method of implementation is by presenting the material using the media percentage (PPT) through the help of Infocus, LCD and sound system. Meanwhile, the tools and materials used are print out of the material presented. The result of this activity was the enthusiasm of the participants at the Agro Rimba Nusantara Cooperative (AGRINA) in listening to the material presented by the speakers and the questions and answers between the presenters and the participants in the Agro Rimba Nusantara Koprasi, Parsalakan Village, Angkola Barat Tapanuli Selatan District.
PEMANFAATAN LULUR KOPI PERAWATAN PADA IBU NIFAS UNTUK MEMUDARKAN STRECTH MARK DI PMB BD. ELIZA BESTARI SINAGA SINAGA, SST, M.Kes, Bd. ELIZA BESTARI; Ningsih, SST, M.Kes, Fifi Ria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1057

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang memiliki banyak kekayaan flora maupun fauna. Flora dan fauna serta mineral yang berkhasiat sebagai obat yang harus dikembangkan dan disebar luaskan agar semaksimal mungkin dapat dimanfaatkan dalam upaya-upaya kesehatan masyarakat. Kenyataan menunjukkan bahwa dengan bantuan obat obatan asal bahan alam tersebut, masyarakat dapat mengatasi masalah-masalah kesehatan, pengetahuan tentang obat dan pengobatan merupakan salah satu bidang terpenting dari pengetahuan tradisional yang dimiliki oleh semua masyarakat. Seperti halnya masyarakat diwilayah Kelurahan Gambir Baru Kisaran Timur Kabupaten Asahan khususnya wilayah Praktek Bidan Mandiri Eliza tentang pemanfaatan Lulur Kopi. Lulur bisa menjadi salah satu perawatan tradisional pasca melahirkan yang sering dilakukan, lulur dipercaya dapat mencegah kulit kendur setelah melahirkan. Salah satu lulur yang sering digunakan, yaitu cokelat dan kopi. Melansir ACS Sustainable Chemistry & Engineering, bubuk kopi dapat membantu meremajakan kulit dan juga mencegah kulit kendur. Tak hanya itu, khasiat dari bubuk kopi ini juga bisa melembapkan kulit dan mencegah timbulnya stretch mark. Lakukan lulur dengan sering agar kulit pasca melahirkan tetap sehat dan terjaga
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG RESUSITASI JANTUNG PARU SEBAGAI PERTOLONGAN PERTAMA UNTUK PENDERITA SERANGAN JANTUNG PADA PELAJAR DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Ritonga, Sukhri Herianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1060

Abstract

ABSTRAK Resusitasi Jantung Paru (RJP) adalah tindakan pertama untuk menolong pasien dengan henti nafas dan henti jantung. Perawat diharapkan bisa melakukan tindakan tersebut untuk dapat menolong pasien atau korban kecelakaan yang mengalami henti nafas dan henti jantung. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada Siswa SMK Negeri Pertanian Pembangunan terkait prosedur RJP. Metode pelaksanaan kegiatan penyuluhan adalah dengan pendampingan secara luring yang dilatih oleh tenaga professional dan menguasai tentang RJP. Guna melihat nilai bagaimana pengetahuan peserta penyuluhan, maka sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan, peserta diminta untuk mengisi kuesioner Pre-Test dan Post-Test tentang tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil penilaian menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pemberian materi adalah 44,00 dan 90,00. Kegiatan penyuluhan ini dapat berjalan dengan lancar. Kesimpulanya adalah terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang prosedur resusitasi jantung paru dari pentingnya 3A, assessment, Call for Help, melakukan RJP dengan benar hingga evaluasi akhir dan terdapat peningkatan motivasi peserta yang sebelumnya enggan melakukan RJP menjadi termotivasi untuk melakukan RJP.
Edukasi Program Keluarga Berencana dan Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pus (Pasangan Usia Subur) Di Desa Simatorkis Sisoma Lingkungan 7 Batubara, Rini Amalia; Antira, Siti Ayu; Pasaribu, Usrawati; Manurung, Mutiara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1061

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya yang efektif untuk mengendalikan jumlah penduduk sekaligus meningkatkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya pada keluarga miskin. Ketersediaan informasi dan layanan penyuluhan penting untuk meningkatkan keikutsertaan Pasangan Usia Subur (PUS) pada keluarga miskin dalam mengakses layanan KB. Tujuan PKM ini adalah untuk memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan PUS tentang penggunaan kontrasepsi. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media leaflet kepada PUS di desa Simatorkis Sisoma Lingkungan 7. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan memberikan evaluasi kedapa PUS yaitu tanya jawab seputar materi KB dan kontrasepsi, peserta dapat menjawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh penyuluh/pemateri. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan peserta yang mengikuti kegiatan terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan.
EDUKASI KESEHATAN DALAM MENERAPKAN HIGIENE SANITASI DAN KEAMANAN MAKANAN JAJANAN DI PASAR TRADISIONAL KOTA PADANGSIDIMPUAN Ramadhini, Delfi; Ritonga, Nefonavratilova
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.1062

Abstract

Consumption of food can be dangerous for health, because food can be a source of transmission or cause of health problems. The National Poisoning Information Center (SIKer) of the National Food and Drug Administration (2014) shows that there were 29 incidents of food poisoning in January-March 2014. A total of 5 incidents of poisoning due to consuming food snacks. Street food is food that is sold at street stalls, roadside, in public places, residential areas and other similar locations. The purpose of this PKM is to provide health education in implementing sanitation hygiene and food safety in traditional markets in Padangsidimpuan City. PKM activities are carried out using the health education method by using a checklist sheet to snack food traders at Sagumpal Bonang Market. The results of this counseling activity were continued by providing an evaluation to the hawker food vendors at Sagumpal Bonang Market, namely questions and answers about the material provided. There were a number of questions given by the extension worker to the hawker food vendors at Sagumpal Bonang Market. Based on the answers given, it shows that the hawker food vendors at Sagumpal Bonang Market understand the material provided by the extension workers. The PKM activities carried out went well. Snack food vendors at Sagumpal Bonang Market who took part in the activity seemed enthusiastic in participating in the counseling activity. The result of this activity is increasing public knowledge and educating the community about sanitation hygiene and food safety.
Pendidikan Kesehatan Tentang Laktasi dan ASI Eksklusif di Desa Simatorkis Pebrianthy, Lola; Nasution, Zubaidah; Saragih, Sarli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1063

Abstract

Keunggulan ASI tidak bisa ditandingi oleh apapun, baik ditijau dari segi zat gizi yang dikandungnya maupun aspek menyusui atau pemberian ASI itu sendiri (Agustina, 2016). ASI merupakan makanan yang memiliki gizi sempurna sesuai dengan kebutuhan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. ASI juga mengandung zat zat berkualitas tinggi yang berguna untuk perkembangan kecerdasan dan kekebalan tubuh, sehingga bayi tidak mudah sakit dan mengalami kekurangan asupan gizi. Manfaat memberikan ASI tidak hanya menjalin kasih sayang, tetapi juga dapat mengurangi perdarahan setelah melahirkan, mempercepat pemulihan kesehatan ibu, menunda kehamilan, dan mengurangi resiko terkena kanker payudara (Roesli, 2008). Laktasi merupakan teknik menyusui mulai dari ASI dibuat sampai pada keadaan bayi menghisap dan menelan ASI. Laktasi merupakan bagian kelengkapan dari siklus reproduksi mamalia termasuk manusia. Masa laktasi berguna untuk menambah pemberian ASI dan meneruskan pemberian ASI sampai anak berumur 2 tahun dengan baik dan benar serta anak memperoleh kekebalan tubuh secara alami (Wiji & Mulyani, 2013). Proses laktasi menurut (Wiji & Mulyani, 2013) mempengaruhi hormonal, adapun hormon-hormon yang berperan dalam proses laktasi adalah : Progesteron, Estrogen, Follicle Stimulating Hormone (FSH), Luteinizing Hormone (LH), Prolaktin, Oksitosin dan Human Placental Lactogen (HPL). Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan informasi tentang apa itu Laktasi dan ASI Eksklusif dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan hampir seluruh peserta telah paham dan tahu apa itu Laktasi dan ASI Eksklusif. Dengan adanya pendidikan kesehatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang Laktasi dan ASI Eksklusif sehingga target capaian ASI Eksklusif dapat meningkat.