cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
Kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka HUT IDI cabang padangsidempuan ke 73 tahun 2023: “Memperkuat Tradisi Luhur, Bersatu dan Mengabdi untuk Rakyat Indonesia” Rahayu, Lydia Ernawati; Nurkhalizah, Dena; Aulia, Nisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1162

Abstract

Currently in Indonesia the need for blood cannot be met optimally, therefore cooperation from all parties is needed so that this blood need can be met properly. Seeing this condition, in the context of the 73rd anniversary of IDI Padangsidempuan Branch, a blood donation social service activity was carried out. This blood donation activity is in collaboration with the Indonesian Red Cross (PMI) Padangsidempuan City. The technique of this blood donation activity is divided into several stages, the first is the registration process for donor participants through registration with the organizing committee, the second stage is registration or re-registration for all participants, the third stage is a health check for all donor participants, and the final stage is the process blood donation by donor participants who have passed the health test. This blood donation activity was attended by IDI administrators, Padangsidempuan city environmental health and medical personnel, Aufa Royhan University Blood Bank Technology Lecturers, TBD students, and the general public. There were 62 blood donor participants who registered, and after a health check, 41 people passed the health check and were able to donate blood. The blood obtained from this activity amounted to 41 bags. This blood donation activity is packaged in an attractive way, publicized and involves organizations/institutions in order to increase the level of community participation. Pada saat ini di Indonesia kebutuhan akan darah belum dapat terpenuhi secara maksimal, maka daripada itu dibutuhkan kerja sama semua pihak agar kebutuhan darah ini dapat terpenuhi dengan baik. Melihat kondisi ini, dalam rangka HUT IDI Cabang Padangsidempuan yang ke-73, dilakukan kegiatan bakti sosial donor darah. Kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padangsidempuan. Teknis kegiatan donor darah ini dibagi menjadi beberapa tahap, yang pertama dilakukan proses pendaftaran peserta donor melalui pendaftaran kepada panitia pelaksana, tahap kedua adalah registrasi atau pendaftaran ulang bagi semua peserta, tahap ketiga adalah pengecekan kesehatan kepada semua peserta donor, dan tahap yang terakhir adalah proses donor darah oleh peserta donor yang telah lulus tes kesehatan. Kegiatan donor darah ini diikuti oleh pengurus IDI, Tenaga Kesehatan dan Tenaga Medis lingkungan kota Padangsidempuan, Dosen Teknologi Bank Darah Universitas Aufa Royhan, mahasiswa TBD, serta masyarakat umum. Peserta donor darah yang mendaftarkan diri berjumlah 62 orang, dan setelah dilakukan cek kesehatan, terdapat 41 orang yang lulus cek kesehatan dan dapat mendonorkan darah. Darah yang didapat dari kegiatan ini berjumlah 41 kantong. Kegiatan donor darah ini yang dikemas secara menarik, publikasi dan melibatkan organisasi/ lembaga agar dapat meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat.
PENYULUHAN KELUARGA BERENCANA PADA MASA NIFAS DI LINGKUNGAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS BINJAI ESTATE TAHUN 2023: community dedication ; Family Planning Counseling; Postpartum Period sinaga, eliza Bestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1167

Abstract

ABSTRACT The family planning program is an integral part of the national development program and aims to create economic, spiritual and socio-cultural welfare of the Indonesian population in order to achieve a good balance with national production capabilities. The number of children in a family that is considered ideal is two children. The family planning program is one of the efforts that can be made to control the number of children in a family. Family planning is a movement to form healthy and prosperous families by limiting births, so as to control population growth. Birth restriction that can be done is to use contraceptives. According to the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, for the past 10 years the family planning program has not been successful enough to reduce the birth rate. This occurs because of the failure of the KB program that is running. Some of the factors that cause the failure of the family planning program include miscalculating the fertile period and forgetting the contraceptive schedule, so we lecturers together with students from Akbid kholisatur Rahmi Binjai want to provide counseling for family planning programs in the Working Area of the Binjai Estate Health Center.
PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA ANAK DI DESA SIMASOM KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN ANGKOLA JULU Harahap, Mei Adelina; Rangkuti, Juni Andriani; Rangkuti, Nur Aliyah; Gintings, Akhyar Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1169

Abstract

Abstrak Tingkat Kesehatan pada bayi perlu mendapatkan perhatian mengingat bayi atau anak sebagai generasi yang sehat yaitu dengan mengurangi tingkat morbiditas dan mortalitas pada anak salah satunya dengan pemberian imunisasi . Imunisasi merupakan salah satu strategi yang efektif dan efisien delam meningkatkan derajat kesehatan nasional .Imunisasi bertujuan untuk merangsang sistem imunitas tubuh agar membentuk kekebalan didalam tubuh. Imunisasi dasar lengkap mencegah terjangkitnya berbagai macam penyakit diantaranya penyakit tuberculosis, hepatitis B, tetanus toxoid, pertusis, influenza tipe B, dan campak. pemberian imunisasi terbukti cost effective bagi kesehatan masyarakat, karena bertujuan untuk menjaga kesehatan anak dan merupakan cara terbaik untuk melindungi anak dari berbagai macam penyakit. Rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap masih merupakan permasalahan yang sangat sulit dihadapai. Pengetahuan menjadi faktor dominan dengan kepatuhan melaksanakan imunisasi.Metode yang di gunakan adalah berupa penyuluhan . Pelaksanaan di lakukan di Desa Simasom Kecamatan Padangsidimpuan Angkola julu dan diikuti oleh ibu- ibu yang mempunyai aanak usia 0- 12 bulan . Kegiatan ini terlaksana dengan dengan baik bahkan para peserta terlihat antusias dan diharapkan perlu adanya dukungan dari pemerintah dalam media informasi sehingga dapat dilakukan secara berkesinambungan oleh kader posyandu dan bidan desa sehingga ibu mendapat informasi secara akurat. Abstract The level of health in infants needs to get attention considering that babies or children are a healthy generation, namely by reducing morbidity and mortality rates in children, one of which is by administering immunizations. Immunization is an effective and efficient strategy in improving national health status. Immunization aims to stimulate the body's immune system to form immunity in the body. Complete basic immunization prevents the spread of various diseases including tuberculosis, hepatitis B, tetanus toxoid, pertussis, type B influenza, and measles. immunization is proven to be cost effective for public health, because it aims to maintain children's health and is the best way to protect children from various diseases. The low coverage of complete basic immunization is still a problem that is very difficult to deal with. Knowledge is the dominant factor with adherence to immunization. The method used is counseling. The implementation was carried out in Simasom Village, Padangsidimpuan District, Angkola Julu and was attended by mothers with children aged 0-12 months. This activity was carried out well and even the participants looked enthusiastic and it is hoped that there will be support from the government in information media so that it can be carried out on an ongoing basis by posyandu cadres and village midwives so that mothers get accurate information.
Penerapan Teknik Thought Stopping (TS) Dalam mengatasi kecemasan pecandu Narkoba Pada Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tahun 2023 Simamora, Asnil Adli; Simamora, Febrina Angraini; sagala, nanda suryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1171

Abstract

Penyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan utama yang terus meningkat setiap tahunnya. Sumatera Utara satu provinsi dengan kasus tertinggi pada penyalahgunaan narkoba Kota Padangsidimpuan merupakan salah satu yang mengalami peningkatan penyalahgunaan narkoba pada tahun 2023. Kecemasan merupakan dampak yang tertinggi dialami pengguna narkoba, dimana kecemasan berlebihan menimbulkan ketidaknyamanan yang dapat mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari. Perlu upaya agar Warga Binaan saling menghargai dan menjalani pembinaan melalui Thought Stopping dimana bertujuan mengetahui penerapan Thought Stopping dalam mengatasi kecemasan pecandu Narkoba Pada Warga Binaan Lapas Kelas IIB. Kegiatan ini berupa pelatihan penghentian pikiran negative. Sasaran PkM adalah 27 Warga Binaan. Tehnik pelaksanaannya terbagi dalam 3 sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan, dalam menghentikan kecemasan warga binaan yang berkaitan penghentian pemikiran negative dalam merubah proses berfikir pada warga binaan yang menjalani rehabilitasi dilembaga pemasyarakatan kelas IIB Kota Padangsidimpuan kesimpulan pada penerapan teknik thought stopping ini dapat dilakukan lebih sering agar warga binaan dapat menangani pikiran-pikiran obsesif dan fobik thought stopping melatih dalam menghentikan sedini mungkin pemikiran yang tidak diinginkan, dengan menyerukan perintah berhenti untuk peringatan pikiran yang tidak diinginkan Drug abuse is a major problem that continues to increase every year. North Sumatra, one of the provinces with the highest number of drug cases, Padangsidimpuan City is one that will experience an increase in drug transmission in 2023. Anxiety is the highest impact experienced by drug users, where excessive anxiety causes discomfort which can interfere with daily life activities. Efforts are needed so that inmates respect each other and undergo training through Thought Stopping thepurpose was to find out the standards for implementing Thought Stopping in overcoming drug addiction among inmates in Class IIB prisons. This activity was in the form of negative thinking training. The community service target is 27 inmates. The implementation technique was described in 3 sessions. The results of the research show that there was a change in stopping the anxiety of the inmates which was related to the confirmation of negative thoughts in changing the thought process of the inmates undergoing rehabilitation at the class IIB correctional institution in Padangsimpuan City. The conclusion was this the application of this thought stop technique can be done more often so that the inmates can handle it. Obsessive and phobic thoughts- thought stop training in stopping as early as possible unwanted thoughts, with a sudden stop command to warn of unwanted thoughts
Penyuluhan PHBS dan Cara Mencuci Tangan yang Baik dan Benar di SD N 200411 Padangsidimpuan Hasibuan, Ahmad Safii; Sahriani, Henny
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1172

Abstract

Agar hidup sehat dapat terlaksana, maka setiap orang harus mampu memiliki perilaku yang baik, yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Perilaku cuci tangan yang baik dan benar akan dapat membantu menurunkan risiko penyakit menular salah satunya penyakit diare. Penyuluhan enam langkah cuci tangan yang baik dan benar ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya mencuci tangan pakai sabun dan cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar. Tujuan penyuluhan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan anak SD tentang PHBS dan cara mencuci tangan yang baik dan benar. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi senam cuci tangan. Adapun media yang digunakan berupa poster dan vidio senam cuci tangan. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini, semua siswa sudah mengerti apa itu PHBS dan bagaimana cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan mahasiswa kepada siswa SDN 200411 Padangsidimpuan mengenai PHBS dan cuci tangan yang baik dan benar terlaksana dengan baik. Semoga siswa SD 200411 mampu menerapkan apa yang telah disampaikan pada saat penyuluhan ke dalam kehidupan sehari-hari.
THE STUNTING PREVENTION EFFORTS THROUGH COUNSELING ACTIVITIES AND SUPPLEMENTARY FEEDING IN BATU HULA VILLAGE, BATANGTORU DISTRICT SOUTH TAPANULI DISTRICT: STUNTING PREVENTION EFFORTS THROUGH COUNSELING ACTIVITIES AND SUPPLEMENTARY FEEDING IN BATU HULA VILLAGE, BATANGTORU DISTRICT SOUTH TAPANULI DISTRICT Dongoran, Rini Fitriani; Nasution, Nurlaila; Sari, Apriana; Siregar, Isra Hotningsih; Amanda, Desi Latifa; Lestari, Maya; nuraini, Intan; Rangkuti, Salsabila; Siregar, Puja; Ramadani, Dandi; Komala, Sri Indah; Astuti, Yulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1174

Abstract

Batu Hula villages is one of the villages in kecamatan Batang Toru ,Kabupaten tapanuli selatan. Batu Hula Village is recorded to have a fairly high stunting rate, it is known that the latest data until August 2022 there are 2 children in Batu Hula Village who are indicated to be stunted. Stunting is caused by a lack of nutritional intake for a long time in the first 1000 days of life (HPK), which is a critical period, the lack of parental knowledge will greatly affect children's nutritional intake. So in this case, it is necessary to prevent stunting problems by providing understanding to the community in deciding the high stunting rate in Batu Hula Village. In this case, Batu Hula Village Stunting-Thematic KKN students carried out Stunting Counseling activities which were also coupled with the distribution of PMT (Supplementary Food Provision) for pregnant women and Toddler children aimed at increasing the knowledge of parents how important it is to maintain children's nutritional intake even during pregnancy to prevent stunting.
Pendidikan Kesehatan Tentang Pemilihan Sumber Gizi Untuk Mencegah Anemia Pada Anak SD Pendidikan Kesehatan Tentang Pemilihan Sumber Gizi Untuk Mencegah Anemia Pada Anak SD Rangkuti, Juni Andriani; Harahap, Mei Adelina; Rangkuti, nur Aliyah; Siregar, Putri Runggu; Nursalmah Habibah; Yuni Aflah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1177

Abstract

Anemia is a type of health disorder that has an indirect impact on human productivity. Apart from poor food intake, anemia is also caused by parasitic infections. As a result of a lack of hemoglobin levels, it causes symptoms of lethargy, weakness and fatigue when carrying out activities which will have an impact on decreasing concentration and learning achivement, and in the long term will have an impact on the quality of human resources, where children are the future generation of the nation who will later to support determining the next generation. The aim of carrying is to provide community service efforts in order to increase students’ knowledge about nutrition, selecting nutritional sources to prevent anemia. This activity took place on 29 September 2023 at SD N 100723 Aek Ngadol Village. This activity was attended by 30 students accompained by teachers. Activities are carried out using the lecture method, question and answer disqussions. The evaluation results show increase in students’ knowledge about nutrition, eating patterns that can prevent anemia and choosing nutrinional sources. Anemia merupakan jenis gangguan kesehatan yang memiliki dampak secara tidak langsung pada produktivitas manusia. Selain karena intake makanan yang kurang baik, anemia juga disebabkan oleh infeksi parasit. Akibat dari kekurangan kadar hemoglobin menimbulkan gejala lesu, lemah letih dan cepat lelah saat melakukan aktivitas yang akan berdampak menurunnya konstentrasi serta prestasi belajar, dan pada jangka panjang akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia, dimana anak-anak merupakan generasi masa depan bangsa yang nantinya akan mendukung menentukan generasi berikutnya.Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk upaya pengabdian masyarakat dalam rangka untuk peningkatan pengetahuan siswa tentang pengetahuan tentang gizi, pemilihan sumber gizi untuk mencegah anemia. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 29 september 2023 di SDN 100723 Desa Aek Ngadol. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta didik dengan didampingi bapak/ibu guru. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi tanya jawab. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang gizi, pola makan yang dapat mencegah anemia dan pemilihan sumber gizi.
Penyuluhan Cara Menggosok Gigi Yang Baik Dan Benar Di Sdn 200209/25 Sitamiang Kota Padangsidimpuan Tahun 2023 Simamora, Asnil Adli; Yasin, Kombang Ali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1178

Abstract

Menyikat gigi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan setiap hari pada pagi dan sore hari untuk menghilangkan kotoran atau serpihan (serpihan) yang menempel pada permukaan gigi, terutama yang menempel pada permukaan gigi. Dalam proses ini metode penyampaian yang digunakan adalah demonstrasi yaitu suatu cara penyajian, pemahaman, gagasan dan tanya jawab yang disusun secara matang untuk menunjukkan bagaimana melakukan suatu tindakan, adegan atau menggunakan suatu prosedur. Penyuluhan ini diikuti oleh 20 siswa kelas 1 SDN 200209/25 Kota Padangsidimpuanm. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa siswa melakukan demonstrasi menyikat gigi dengan baik dan benar dalam waktu yang bersamaan. Siswa mampu mendemonstrasikan cara menyikat gigi yang benar dan mampu menjelaskan kembali alasan tidak menyikat gigi serta manfaat menyikat gigi dengan baik dan benar. Kata Kunci: Menyikat gigi, penyebab dan manfaat menyikat gigi Brushing teeth is an activity that is carried out every day in the morning and evening to remove dirt or debris (splinters) attached to the surface of the teeth, especially those attached to the surface of the teeth. In this process, the delivery method used is demonstration, namely a way of presenting, understanding, ideas and questions and answers that are carefully prepared to show how to carry out an action, scene or use a procedure. This counseling was attended by 20 grade 1 students of SDN 200209/25 Padangsidimpuanm City. The results of the counseling showed that students carried out a demonstration of brushing their teeth properly and correctly at the same time. Students are able to demonstrate how to brush their teeth correctly and are able to explain again the reasons for not brushing their teeth and the benefits of brushing their teeth well and correctly
Peningkatan Pengetahuan Wanita Warga Binaan Lapas Kelas IIB Padang Sidempuan Tentang Kanker Payudara Wanita Usia Subur: Peningkatan Pengetahuan Wanita Warga Binaan Lapas Kelas IIB Padang Sidempuan Tentang Kanker Payudara Wanita Usia Subur Harahap, Irawati; Harahap, Nur Hamimah; Nasution, Nur Arfah; Mutia, Fatma; Mulia, Diana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1182

Abstract

Education and introduction about breast cancer is very important to reduce new cases through PKM (Community Service) outreach, increasing knowledge about the importance of recognizing the symptoms and impacts of breast cancer. The outreach activity aims to educate female residents of the class IIB Padang Sidimpuan prison about increasing knowledge of breast cancer. This activity will be carried out in December 2023 at the class IIB Padang Sidempuan prison. Carrying out activities for women inmates at the IIB prison providing PKM counseling by providing material (counseling) about breast cancer and BSE methods, then being taught awareness techniques and in the next stage, it is necessary to carry out breast examinations using a chest X-ray: to find out whether the cancer has spread to the lungs Bone scan: to find out whether the cancer has spread to the bones CT scan (computed tomography) MRI (magnetic resonance imaging) Ultrasound and mammography PET scan (positron emission tomography). One of the factors that triggers an increase in the incidence of breast cancer is the delay in early detection of breast cancer. The cause of delays in carrying out early detection is due to low knowledge and lack of education regarding how to detect breast cancer early. Early detection is the most effective way to reduce the death rate for breast cancer sufferers, namely by 25-30% and through early detection, the presence of cancer cells is known more quickly, so that appropriate therapy can be given to breast cancer sufferers.
Peningkatan Pengetahuan Wanita Warga Binaan Lapas Tentang HIV/AIDS Pada Wanita Usia Subur Harahap, Nur Hamima; Harahap, Irawati; Lubis, Arisa Harfa Said; batubara, Novita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1183

Abstract

HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai karena Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) sangat berakibat pada penderitanya. Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) Merupakan sekumpulan gejala penyakit yang menyerang tubuh manusia setelah sistem kekebalan dirusak oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Tujuan dari kegiatan ini yaitu Meningkatkan pengetahuan tentang penularan,pencegahan dan factor resiko HIV-AIDS pada wanita warga binaan lapas. Metode yang digunakan adalah edukasi (penyuluhan) menggunakan media leaflet dan power point. Penyakit AIDS dapat diartikan sebagai kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh HIV yang termasuk family retroviridae. Kata kunci : Pengetahuan, HIV,AIDS, WUS